Search Header Logo
ASESMEN PPT

ASESMEN PPT

Assessment

Presentation

Education

12th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Murni Setiawati

Used 1+ times

FREE Resource

52 Slides • 0 Questions

1

media
media

PENGERTIAN DAN
JENIS ASESMEN

disusun oleh

2

media

UNTUK MEMAHAI PENILAIAN/ASESMEN LEBIH LENGKAP,

SILAHKAN BACA SALINAN PERMENDIKBUDRISTEK NO 21 TAHUN

2022 TENTANG STANDAR PENILAIN

PASAL 1
AYAT 2
PENILAIAN ADALAH PROSES PENGUMPULAN DAN PENGOLAHAN INFORMASI
UNTUK MENGETAHUI KEBUTUHAN BELAJAR DAN CAPAIAN PERKEMBANGAN
ATAU HASIL BELAJAR PESERTA DIDIK.

01

3

media

PASAL 1

((1) Perumusan tujuan Penilaian sebagaimana
dimaksud dalam Pasal 3 ayat (1) huruf a
memperhatikan keselarasan dengan tujuan
pembelajaran yang merujuk pada kurikulum yang
digunakan Satuan Pendidikan.
(2) Hasil perumusan tujuan Penilaian sebagaimana
dimaksud pada ayat (1) dimuat dalam perencanaan
pembelajaran.

(7) Penilaian sumatif pada jenjang pendidikan dasar
dan jenjang pendidikan menengah sebagaimana
dimaksud pada ayat (3) bertujuan untuk menilai
pencapaian hasil belajar Peserta Didik sebagai
dasar penentuan: a. kenaikan kelas; dan b.
kelulusan dari Satuan Pendidikan.
PASAL 5

PASAL 9

(1) Pemilihan dan/atau pengembangan instrumen
Penilaian sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3 ayat
(1) huruf b dilaksanakan oleh Pendidik dengan: a.
mempertimbangkan karakteristik kebutuhan
Peserta Didik; dan b. berdasarkan rencana Penilaian
yang termuat dalam perencanaan pembelajaran.

(8) Penilaian pencapaian hasil belajar Peserta
Didik sebagaimana dimaksud pada ayat (7)
dilakukan dengan membandingkan pencapaian
hasil belajar Peserta Didik dengan kriteria
ketercapaian tujuan pembelajaran

02

(4) Penilaian formatif sebagaimana dimaksud pada
ayat (1) huruf a bertujuan untuk memantau dan
memperbaiki proses pembelajaran serta
mengevaluasi pencapaian tujuan pembelajaran.

MURNI SETIAWATI, S.PD

4

media

PENGERTIAN ASSESMEN

Asesmen adalah proses sistematis untuk mengumpulkan, menganalisis,
dan menginterpretasikan informasi guna menilai pencapaian, kemampuan, atau kualitas tertentu dari individu atau kelompok.

MURNI SETIAWATI, S.PD
03

5

media

TUJUAN ASSESMEN

Tujuan utama dari asesmen adalah untuk memberikan umpan balik yang konstruktif, membantu dalam
pengambilan keputusan, dan merancang strategi pembelajaran yang lebih efektif

MURNI SETIAWATI, S.PD
04

6

media

Dalam konteks pendidikan, asesmen
sering digunakan untuk mengukur
pemahaman siswa terhadap materi
pelajaran, keterampilan yang telah
mereka kuasai, serta perkembangan mereka dalam berbagai aspek pembelajaran

MURNI SETIAWATI, S.PD
05

7

media
media
media
media

KURIKULUM MERDEKA

MURNI SETIAWATI, S.PD

FORMATIF

SUMATIF

LONG TIME

06

8

media

ASESMEN FORMATIF

1.

Asesmen yang bertujuan untuk memberikan umpan balik bagi pendidik dan peserta didik untuk memperbaiki proses belajar.

MURNI SETIAWATI, S.PD
07

9

media

A. ASESMEN AWAL

Asesmen di awal pembelajaran yang

dilakukan untuk mengetahui kesiapan

peserta didik untuk mempelajari
materi ajar dan mencapai tujuan
pembelajaran yang direncanakan

MURNI SETIAWATI, S.PD
08

10

media

B. ASESMEN PROSES

Asesmen di dalam proses pembelajaran yang dilakukan selama proses pembelajaran untuk mengetahui perkembangan peserta didik dan sekaligus pemberian umpan balik yang cepat.

MURNI SETIAWATI, S.PD
09

11

media

TEHNIK ASESMEN FORMATIF

Ujian Tertulis

1.

Observasi

2.

Wawancara

3.

Portopolio

4.

Kuis

5.

Diskusi kelas

6.

Penugasan, dsb

7.

10

12

media

TUJUAN ASESMEN FORMATIF

Memantau dan memperbaiki proses
pembelajaran,
Mengevaluasi pencapaian tujuan
pembelajaran
Mengidentifikasi kebutuhan belajar,
hambatan atau kesulitan
Memperoleh informasi perkembangan
peserta didik dalam proses pembelajaran.

MURNI SETIAWATI, S.PD
11

13

media

Informasi tersebut merupakan umpan
balik bagi pendidik dan peserta didik

MURNI SETIAWATI, S.Pd
12

14

media

MANFAAT BAGI PENDIDIK

Merefleksikan strategi pembelajaran
yang digunakan

Meningkatkan efektivitasnya dalam
merancang dan melaksanakan pembelajaran


Memberikan informasi tentang kebutuhan belajar

MURNI SETIAWATI, S.PD
13

15

media

MANFAAT BAGI PESERTA DIDIK

MELAKUKAN REFLEKSI, DENGAN
MEMONITOR KEMAJUAN BELAJAR,
TANTANGAN YANG DIALAMI,
MENGAMBIL LANGKAH- LANGKAH
YANG PERLU DILAKUKAN UNTUK
MENINGKATKAN TERUS CAPAIANNYA

MURNI SETIAWATI, S.PD
14

16

media

CATATAN PENTING UNTUK

PENDIDIK

Asesmen formatif dirancang untuk
tujuan pembelajaran dan tidak
seharusnya digunakan untuk
menentukan nilai rapor, keputusan
kenaikan kelas, kelulusan, atau
keputusan keputusan penting lainnya.

MURNI SETIAWATI, S.PD
15

17

media

menggunakan berbagai teknik
dan/atau instrumen.
dilaksanakan bersamaan
dengan proses pembelajaran
yang sedang berlangsung,
dapat menggunakan metode
yang sederhana,

CATATAN PENTING UNTUK PENDIDIK

16

18

media

CONTOH ASESMEN FORMATIF

Memulai kegiatan tatap muka dengan memberikan pertanyaan
berkaitan dengan konsep atau topik yang telah dipelajari pada
pertemuan sebelumnya.

1.

mengakhiri kegiatan pembelajaran di kelas dengan meminta
peserta didik untuk menuliskan 3 hal tentang konsep yang
baru mereka pelajari, 2 hal yang ingin mereka pelajari lebih
mendalam, dan 1 hal yang mereka belum pahami.

2.

Kegiatan percobaan dilanjutkan dengan diskusi terkait
proses dan hasil percobaan, kemudian pendidik
memberikan umpan balik terhadap pemahaman peserta
didik

3.

17

19

media

NAH, KALAU ASESMEN

SUMATIF????

18

20

media

2. ASESMEN SUMATIF

Asesmen yang dilakukan untuk memastikan ketercapaian tujuan pembelajaran. Asesmen ini dilakukan pada akhir lingkup materi atau dilakukan
sekaligus untuk dua atau lebih tujuan pembelajaran, atau akhir semester

MURNI SETIAWATI, S.PD
19

21

media

Asesmen sumatif menjadi bagian dari perhitungan penilaian di akhir semester, akhir tahun ajaran, dan/atau
akhir jenjang.Penilaian pencapaian hasil
belajar peserta didik dilakukan dengan membandingkan pencapaian hasil belajar peserta didik dengan Kriteria
Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP)

MURNI SETIAWATI, S.Pd
20

22

media

FUNGSI ASESMEN SUMATIF

Alat ukur untuk mengetahui pencapaian hasil belajar peserta didik dalam satu atau lebih tujuan pembelajaran di periode tertentu

Mendapatkan nilai capaian hasil belajar
untuk dibandingkan dengan kriteria capaian yang telah ditetapkan

Menentukan kelanjutan proses belajar
peserta didik di kelas atau jenjang berikutnya.

MURNI SETIAWATI, S.PD
21

23

media
media

MURNI SETIAWATI, S.PD
22

ASESMEN LONG TIME???

24

media

CATATAN

Jika pendidik merasa masih memerlukan
konfirmasi atau informasi tambahan untuk
mengukur pencapaian hasil belajar peserta didik,
maka dapat melakukan asesmen pada akhir
semester.
Sebaliknya, jika pendidik merasa bahwa data hasil
asesmen yang diperoleh selama 1 semester telah
mencukupi, maka tidak perlu melakukan asesmen
pada akhir semester

MURNI SETIAWATI, S.PD
23

25

media

24

26

media

25

27

media

26

28

media

27

29

media

28

30

media

29

(KKTP)

31

media

30

NAAH KALAU KKTP???

32

media

Penjelasan (deskripsi)
tentang kemampuan apa
yang perlu ditunjukkan/
didemonstrasikan peserta
didik sebagai bukti
(evidence) bahwa ia telah
mencapai tujuan
pembelajaran.

Penjelasan (deskripsi)
tentang kemampuan apa
yang perlu ditunjukkan/
didemonstrasikan peserta
didik sebagai bukti
(evidence) bahwa ia telah
mencapai tujuan
pembelajaran.

KRITERIA KETERCAPAIAN
TUJUAN PEMBELAJARAN

31

33

media

Kriteria ketercapaian ini juga
menjadi salah satu pertimbangan
dalam memilih/membuat instrumen
asesmen, karena belum tentu suatu
asesmen sesuai dengan tujuan dan
kriteria ketercapaian tujuan
pembelajaran.

32

34

media

Ketercapaian tujuan pembelajaran tidak
disarankan untuk menggunakan angka mutlak
(misalnya 75, 80, dan sebagainya) sebagai
kriteria. Yang paling disarankan adalah
menggunakan deskripsi, namun jika
dibutuhkan, pendidik diperkenankan untuk
menggunakan interval nilai (misalnya 70-85,
85-100, dan sebagainya).

33

35

media

Dengan kata lain, sebelum Pendidik
menetapkan angka pada interval nilai,
pendidik perlu terlebih dahulu menetapkan
kriteria atau deskripsi ketercapaian.
kriteria yang digunakan untuk menentukan
apakah peserta didik telah mencapai tujuan
pembelajaran dapat dikembangkan
pendidik dengan menggunakan beberapa
pendekatan

34

36

media
media

MENGGUNAKAN DESKRIPSI
KRITERIA;

1.

MENGGUNAKAN RUBRIK;

2.

MENGGUNAKAN SKALA ATAU
INTERVAL NILAI;

3.

MENGGUNAKAN PERSENTASE, ATAU
PENDEKATAN LAINNYA SESUAI
DENGAN KEBUTUHAN DAN
KESIAPAN PENDIDIK DALAM
MENGEMBANGKANNYA

4.

35

37

media

CONTOH PENDEKATAN
PENDEKATAN 1: MENGGUNAKAN DESKRIPSI KRITERIA

TUJUAN PEMBELAJARAN : PESERTA DIDIK MAMPU MENULIS
LAPORAN DARI GAGASAN, HASIL PENGAMATAN, PENGALAMAN
DAN IMAJINASI.
KRITERIA KETERCAPAIAN:

LAPORAN PESERTA DIDIK MENUNJUKKAN
KEMAMPUANNYA MENULIS TEKS EKSPLANASI,
HASIL PENGAMATAN, DAN PENGALAMAN SECARA
JELAS.

1.

LAPORAN MENJELASKAN HUBUNGAN KAUSALITAS
YANG LOGIS DISERTAI DENGAN ARGUMEN YANG
LOGIS SEHINGGA DAPAT MEYAKINKAN PEMBACA.

2.

36

38

media
media
media

37

39

media
media
media

PENDEKATAN 2: MENGGUNAKAN RUBRIK
CONTOHNYA, DALAM TUGAS MENULIS
LAPORAN, PENDIDIK MENETAPKAN KRITERIA
KETERCAPAIAN YANG TERDIRI ATAS DUA
BAGIAN: ISI LAPORAN DAN PENULISAN.
DALAM RUBRIK TERDAPAT EMPAT TAHAP
PENCAPAIAN, DARI BARU BERKEMBANG,
LAYAK, CAKAP HINGGA MAHIR.
DALAM SETIAP TAHAPAN ADA DESKRIPSI YANG
MENJELASKAN PERFORMA PESERTA DIDIK.
PENDIDIK MENGGUNAKAN RUBRIK INI UNTUK
MENGEVALUASI LAPORAN YANG DIHASILKAN
OLEH PESERTA DIDIK.
38

40

media
media
media

39

41

PENDEKATAN 3: MENGGUNAKAN INTERVAL NILAI
PENDIDIK DAPAT MENGGUNAKAN INTERVAL NILAI YANG DIOLAH
DARI RUBRIK. SEPERTI DALAM TUGAS MENULIS LAPORAN,
PENDIDIK DAPAT MENETAPKAN EMPAT KRITERIA KETERCAPAIAN:
• MENUNJUKKAN KEMAMPUAN PENULISAN TEKS EKSPLANASI DENGAN RUNTUT;
• MENUNJUKKAN HASIL PENGAMATAN YANG JELAS;
• MENCERITAKAN PENGALAMAN SECARA JELAS; DAN
• MENJELASKAN HUBUNGAN KAUSALITAS YANG LOGIS DISERTAI
DENGAN ARGUMEN YANG LOGIS SEHINGGA DAPAT MEYAKINKAN PEMBACA. UNTUK SETIAP KRITERIA TERDAPAT 5 (LIMA) SKALA PENCAPAIAN (1-5). PENDIDIK MEMBANDINGKAN HASIL TULISAN PESERTA DIDIK DENGAN RUBRIK UNTUK MENENTUKAN KETERCAPAIAN PESERTA
DIDIK. PENCAPAIAN PENULISAN LAPORAN DILIHAT DARI 3 UNSUR YAITU PEMBUKA, ISI, DAN PENUTUP

40

42

media
media
media

41

43

media
media
media

42

44

media
media
media

43

45

media
media

PENDEKATAN 4. MENGGUNAKAN PENDEKATAN
PERSENTASE
SEBAGAI CONTOH PENDIDIK MENGAJAR BAHASA
INDONESIA PADA FASE C.
MISALNYA PADA FASE C TERDAPAT 4 TUJUAN
PEMBELAJARAN.
PADA MASING-MASING TUJUAN PEMBELAJARAN TERDAPAT
5 KRITERIA/ INDIKATOR PEMBELAJARAN. SEHINGGA DALAM
SATU FASE PESERTA DIDIK MEMPUNYAI 20
INDIKATOR/KRITERIA PEMBELAJARAN. JIKA PESERTA DIDIK
A TELAH MENCAPAI 15 KRITERIA/INDIKATOR
PEMBELAJARAN, MAKA IA TELAH MENGUASAI 75%. PESERTA
DIDIK B DINYATAKAN TELAH MENCAPAI 18 KRITERIA
PEMBELAJARAN, DENGAN DEMIKIAN PESERTA DIDIK B TELAH
MENGUASAI 90% DARI KRITERIA PEMBELAJARAN YANG
TERDAPAT PADA TUJUAN PEMBELAJARAN.
44

46

media
media
media

45

47

media
media
media

46

48

media
media
media

47

49

media

50

media
media

MARI KITA

TEPUK TANGAN

SELESAI.....

51

media

SAYA MENGUCAPKAN

CUKUP SEKIAN

DAN

52

media

Beli pisau ujungnya bergerigi
dibelinya dari kota Tual
Mari manfaatkan Tehnologi
Untuk mendukung Literasi Digital

media
media

PENGERTIAN DAN
JENIS ASESMEN

disusun oleh

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 52

SLIDE