

NUMERASI
Presentation
•
Other
•
Professional Development
•
Easy
Subhan Munawar
Used 1+ times
FREE Resource
70 Slides • 2 Questions
1
Strategi
Penguatan
Numerasi
2
Konsep dan
Domain
Numerasi
Jenjang SMA
3
Poll
APAKAH PERNAH MEMBERIKAN AKM PMM NUMERASI KE SISWA
SELALU
SERING
JARANG
PERNAH
TIDAK PERNAH
4
Poll
APAKAH SERING MELAKSANAKAN PEMBELAJARAN BERBASIS NUMERASI BAIK MAPEL MATEMATIK ATAU LINTAS MATA PELAJARAN
SELALU
SERING
JARANG
PERNAH
TIDAK PERNAH
5
Berdoa
"Segala puji hanya kepada Allah, kita memuji-Nya,
memohon pertolongan dan ampunan kepada-Nya. Kita
berlindung kepada Allah dari kejahatan diri kita dan
kejelekan amal perbuatan kita.
Barang siapa yang Allah beri petunjuk, maka tidak ada
yang dapat menyesatkannya. Dan barang siapa yang
Allah sesatkan, maka tidak ada yang dapat
memberinya petunjuk.
Aku bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang
berhak disembah kecuali Allah, tidak ada sekutu
bagi-Nya, dan aku bersaksi bahwa Muhammad adalah
hamba dan Rasul-Nya,"
6
● Buat gambar wajah mu sendiri tetapi melukisnya ikuti petunjuk
dari fasilitator
● Tuliskan nama mu di atas kertas HVS tempat kamu
menggambar wajahmu tadi
● Tuliskan apa harapan Bapak/Ibu terhadap pelatihan ini
● Tuliskan apa yang akan anda lakukan untuk mencapai
harapanmu itu
● Perkenalkan dirimu dengan menunjukan gambar wajah dan
harapanmu kepada teman kanan dan kiri
● Buat kelompok yang berisi 6 orang berdasarkan kesamaan
gambar dan harapan
Ice Breaking
7
1.
2.
3.
4.
5.
8
https://forms.gle/VAFa8KSXCYDLDBt7A
Pre test
9
Kompetensi
Mampu memahami konsep numerasi dalam
kehidupan sehari-hari dan Framework AKM
Numerasi
Indikator Pencapaian Kompetensi
1. Memahami numerasi sebagai kemampuan
umum yang digunakan dalam kehidupan
sehari-hari.
2. Memahami Framework AKM Numerasi.
10
11
01. Menyampaikan
Kompetensi dan
Indikator
02. Curah Pendapat
03. Penugasan
mengerjakan LK
04. Presentasi dan
Diskusi
05. Penguatan materi
06. Refleksi
Skenario
12
Fakta pertama, UNESCO menyebutkan Indonesia urutan kedua dari bawah
soal literasi dunia, artinya minat baca sangat rendah. Menurut data UNESCO,
minat baca masyarakat Indonesia sangat memprihatinkan, hanya 0,001%.
Artinya, dari 1,000 orang Indonesia, cuma 1 orang yang rajin membaca!
https://www.kominfo.go.id/content/detail/10862/teknologi-masyarakat-indonesia-malas-baca-tapi-cerewet-di-medsos/0/sorotan_media
Riset berbeda bertajuk World’s Most Literate Nations Ranked yang dilakukan
oleh Central Connecticut State Univesity menyatakan minat baca warga
Indonesia rendah sekali. Padahal, dari segi penilaian infrastuktur untuk
mendukung membaca, peringkat Indonesia berada di atas negara-negara
Eropa.
Data wearesocial per Januari 2017 mengungkap orang Indonesia bisa
menatap layar gadget kurang lebih 9 jam sehari. hal kecerewetan di media
sosial orang Indonesia berada di urutan ke 5 dunia.
“Sering Membaca Tetapi Tidak Berliterasi”
Fakta yang ada
Berapa jumlah toko
buku yang Anda
ketahui ?
2019 ada 313 toko / 113 punya
gramedia.
Apa artinya ini ?
13
Banyak orang di Indonesia memiliki kesulitan dalam mengelola keuangan pribadi, seperti membuat anggaran,
menghitung pengeluaran, dan memahami konsep bunga dan investasi.
https://www.kominfo.go.id/content/detail/10862/teknologi-masyarakat-indonesia-malas-baca-tapi-cerewet-di-medsos/0/sorotan_media
Kemampuan untuk memahami dan menganalisis data statistik juga rendah di Indonesia. Hal ini dapat dilihat
dari kurangnya pemahaman tentang grafik, tabel, dan interpretasi data.
Banyak orang di Indonesia menghadapi kesulitan dalam menggunakan teknologi yang melibatkan angka,
seperti menggunakan aplikasi perbankan, menghitung penggunaan data internet, atau memahami konsep
dasar dalam teknologi digital.
“Sering Menghitung Tetapi Tidak Bernumerasi”
Fakta yang ada
Banyak orang di Indonesia mengalami kesulitan dalam mengukur dan mengestimasi jumlah atau jarak.
Misalnya, kesulitan dalam mengukur berat bahan makanan atau mengestimasi waktu tempuh perjalanan.
Banyak orang di Indonesia memiliki kesulitan dalam memahami konsep matematika dasar, seperti operasi
hitung, pecahan, persentase, dan rasio.
14
Fakta yang ada
Rendahnya keingintahuan siswa
15
Strategi Pengembangan
Aktivitas Literasi dan
Numerasi
Membangun Lingkungan Sekolah yang Kondusif
lingkungan sosial
afektif
(pembiasaan)
lingkungan
yang kaya teks
& angka
lingkungan
akademik
(pembelajaran)
1
2
3
16
Konsep dan
Miskonsepsi
Numerasi
17
Apa yang ada dibenak
Anda tentang numerasi ?
Tuliskan hanya dalam 1 kata saja
pada post’it yang telah disediakan
Silahkan argumentasikan kata
yang Anda tuliskan !
18
Apakah sama???
Apa perbedaannya???
19
Matematika adalah kemampuan individu untuk
bernalar secara teoritis serta merumuskan, menggunakan,
dan menafsirkan matematika untuk menyelesaikan masalah
dalam beragam konteks dunia nyata.
Numerasi adalah pengetahuan, keterampilan, dan
praktik yang berkaitan dengan penggunaan matematika di
konteks non-matematika dan secara khusus bagaimana
matematika digunakan di tempat kerja maupun masyarakat
Keduanya
berlandaskan pada
pengetahuan dan
keterampilan yang
sama
(https://pusmendik.kemdikbud.go.id/an/page/asesmen_kompetensi_minimum)
20
Konsep Numerasi
Kemampuan untuk menggunakan,
memahami, dan mengkomunikasikan
informasi matematika dalam berbagai
konteks.
Sumber: Lesh, R. (2003). Numeracy for the21st Century. In Kilpatrick, J., Martin, W., &
Schifter, D. (Eds.), A Research Companion to Principles and Standards for School
Mathematics (pp.3-16). NCTM.
Kemampuan berpikir menggunakan konsep,
prosedur, fakta, dan alat matematika untuk
menyelesaikan masalah sehari-hari pada berbagai
jenis konteks yang relevan untuk individu sebagai
warga negara Indonesia dan dunia.
(https://pusmendik.kemdikbud.go.id/an/page/asesmen_kompetensi_minimum)
Silahkan kumpulkan kata yang
Anda tulis tentang numerasi
untuk setiap kelompok dan
gabungkan kata tersebut,
apakah sudah sesuai dengan
konsep numerasi ?
21
Miskonsepsi Tentang Numerasi
Numerasi
identik
dengan soal
cerita.
Dibutuhkan
mata
pelajaran
khusus untuk
belajar
numerasi.
Numerasi
menjadi
tanggung
jawab guru
matematika.
Numerasi
adalah
Matematika.
Numerasi hanya
berhubungan
dengan proses
berhitung
22
Bapak- ibu silahkan
buka LK-01-Kegiatan 1
dan kerjakan secara
kelompok
Bahasan
23
Framework Assesmen
Kompetensi Minimal
(AKM) Numerasi
24
Framework apa yang menjadi landasan kita
dalam mengembangkan kemampuan
numerasi siswa di sekolah ?
KONTEN | DOMAIN
KONTEKS
PROSES KOGNITIF
kerangka kerja yang digunakan berdasarkan struktur
asesmen kompetensi minimal (AKM) pada ANBK.
PISA (Program for International Student Assessment)
Kompetensi Minimum
25
Sesuaikan dengan
mapel dalam proses
pembelajaran
KONTEKS
Numerasi
1.
Personal
Konteks ini berfokus pada masalah yang
dikasifikasikan pada seseorang,
keluarganya, atau kelompoknya
2.
Sosial Budaya
Masalah yang diklasifikasikan dalam
konteks ini adalah masalah komunitas
atau masyarakat (baik itu lokal/daerah,
nasional, maupun global)
3.
Saintifik
Masalah yang diklasifikasikan dalam
konteks ini berkaitan di alam semesta
dan isu serta topik yang berkaitan
dengan sains dan teknologi.
Semua Fase
26
Personal
Ariana membutuhkan kalori
sekitar 1.950-2.050 kkal dalam
sehari berdasarkan pola
dietnya.
Buatlah daftar menu makan
pagi, makan siang, dan
makan malam Ariana
sehingga mencukupi
kebutuhan kalorinya selama 1
hari.
27
Sosial Budaya
Peta Negara ASEAN
Perhatikan peta di samping,
tentukanlah letak lintang dan letak
bujur dari masing-masing negara ASEAN
pada tabel di bawah ini.
Apakah ada relevansinya antara
perbedaan letak lintang dan letak bujur
terhadap pola kebudayaan di setiap
negara ASEAN
28
Saintifik
Tingkat Kesejahteraan Penduduk
di Negara Anggota ASEAN
Berdasarkan gambar mengenai jumlah penduduk
dan angka GDP (Gross Domestic Product) atau
pendapatan domestik bruto per kapita, jawablah
pertanyaan di bawah ini.
1. Negara mana yang memiliki tingkat
kesejahteraan penduduk paling baik? Jelaskan.
2. Benarkah negara yang tingkat kesejahteraan
penduduknya paling rendah adalah Myanmar?
Bagaimana kamu mengetahuinya?
3. Apakah jumlah penduduk yang tinggi akan
mengakibatkan tingginya tingkat kesejahteraan
penduduk? Mengapa.
29
KONTEN | DOMAIN
Semua Fase
Konsep matematika yang digunakan
untuk menggambarkan dan mengukur
jumlah atau kuantitas suatu objek atau
fenomena
mempelajari struktur, relasi, dan
operasi pada objek matematika seperti
bilangan, variabel, dan pola.
mempelajari sifat-sifat, hubungan, dan
ukuran-ukuran objek dalam ruang.
mempelajari tentang informasi yang
diperoleh dari pengamatan,
pengukuran.
30
PROSES KOGNITIF
Level kognitif ini menilai kemampuan
pengetahuan peserta didik tentang fakta,
proses, konsep, dan prosedur
Level kognitif ini menilai kemampuan
matematika dalam menerapkan pengetahuan
dan pemahaman tentang fakta-fakta, relasi,
proses, konsep, prosedur, dan metode pada
konteks situasi nyata untuk menyelesaikan
masalah
Level kognitif ini menilai kemampuan penalaran peserta didik dalam
menganalisis data dan informasi, membuat kesimpulan, dan memperluas
pemahaman mereka dalam situasi baru, meliputi situasi yang tidak diketahui
sebelumnya atau konteks yang lebih kompleks
31
KOMPETENSI
MINIMUM
32
Siswa kelas 5
33
34
Siswa kelas 8
35
Siswa kelas 11
36
Numerasi bukan punyanya matematika,
walaupun domainnya matematika. Semua
mata pelajaran berkontribusi melatihkan
kemampuan numerasi berdasarkan
mapelnya
37
Contoh
Aspek
numerasi
dalam
mata
Pelajaran
non
matematika
Mata Pelajaran
Aspek Numerasi
Ilmu Pengetahun
Alam (IPA)
Numerasi dibutuhkan dalam sains ketika peserta didik mengajukan hipotesis berdasarkan generalisasi
yang dibuat dari data yang ada, mengembangkan ketepatan dalam mengukur dan menafsirkan data,
mengidentifikasi pola di alam dan perilaku dan menggunakan rumus dan penghitungan.
Pendidikan Jasmani
Olah Raga dan
Kesehatan (PJOK)
Numerasi dalam pendidikan jasmani, olah raga dan kesehatan muncul ketika, misalnya peserta didik
menggunakan penomoran, pola dan urutan dalam aktivitas fisik dan ketika mereka menunjukkan
pemahaman tentang hubungan antara waktu, ruang dan jarak untuk menganalisis prestasi fisik, serta
ketika peserta didik membandingkan teknik dan alat pengukuran tertentu untuk tujuan yang berbeda dan
menganalisis data dan statistik terkait masalah kesehatan.
Seni
Numerasi terlihat dalam seni ketika, misalnya, peserta didik mendesain produk menggunakan pengurutan
dan pola, pengukuran yang akurat dan pengertian bentuk, ukuran, dimensi, dan perspektif.
Mengumpulkan, menafsirkan, dan menganalisis data dalam kaitannya dengan pemirsa, dan perilaku
pengguna adalah contoh lain dari numerasi dalam seni.
38
Contoh
Aspek
numerasi
dalam
mata
Pelajaran
non
matematika
Bahasa Asing
Numerasi dibutuhkan dalam bahasa asing ketika peserta didik menggunakan dan memahami pola,
keteraturan dan hubungan di dalam bahasa. Ketika peserta didik mengembangkan pemahaman konsep
seperti waktu, bilangan dan ruang dalam budaya yang berbeda.
Bahasa Indonesia
Numerasi dibutuhkan dalam bahasa Indonesia ketika peserta didik menggunakan grafik dan tabel pada
presentasi lisan dan tulisan untuk mendukung argumen atau memanfaatkan pemahaman spasial
pengaturan untuk memahami dan kritik tata letak dan konstruksi teks.
Ilmu Pengetahuan
Sosial (IPS)
Numerasi dibutuhkan pada ilmu pengetahuan sosial ketika peserta didik menggunakan dan memahami
konsep waktu, saat peserta didik menggunakannya pola, lokasi dan kemampuan spasial dalam
membuat dan memahami peta, dan peserta didik mengumpulkan dan menganalisis data untuk
pengambilan keputusan sosial.
39
Contoh Tuntutan Numerasi yang dapat dikembangkan
40
Bapak- ibu silahkan
buka LK-01-Kegiatan 2
dan kerjakan secara
kelompok
Bahasan
41
Terima Kasih
42
.
PRAKTIK BAIK
PEMBELAJARAN
BERBASIS
NUMERASI
SMAN 109 Jakarta
Created By Subhan Munawar
43
Pembelajaran Numerasi
Lintas Kurikulum
Rencana
Pelaksanaan
Pembelajaran
44
● menganalisis manfaat menghindari sikap
temperamental (ghadhab), menumbuhkan sikap
kontrol diri dan berani dalam kehidupan
sehari-hari pengertian, dalil, macam dan
manfaatnya;
● menyajikan paparan tentang menghindari
perilaku temperamental (ghadhab),
menumbuhkan sikap kontrol diri dan berani;
● meyakini bahwa sikap temperamental (ghadhab)
merupakan larangan dan sikap kontrol diri dan
berani adalah perintah agama;
● menghindari sikap temperamental (ghadhab)
dan membiasakan sikap kontrol diri dan berani
dalam kehidupan sehari-hari.
●
Tujuan Pembelajaran
45
● Guru membuka proses pembelajaran dengan memberi
salam dan meminta petugas piket doa sesua unuk
memimpin doa (
● Guru menyapa peserta didik untuk menciptakan keakraban
● Guru mengecek kesiapan kelas (absensi, dan perlengkapan
lainnya),
● Guru mengajak peserta didik untuk tadarus Al-Qur’an
antara 5 menit
● meminta petugas piket untuk memimpin ice breaking
● Guru
menyampaikan
penjelasan
tentang
tujuan
pembelajaran yang akan dicapai,
● Guru melakukan appersepsi,
● Guru memanfaatan hasil tes awal kognitif pemahaman
peserta didik Dari test AKM literasi numerasi
● Guru mengadakan kuis rangking 1 (benar/salah) untuk
mengetahui kemampuan awal terhadap materi yang belum
disampaikan berupa permainan
Pendahuluan
46
● Kelompok 1 dan 4 dengan kegiatan
➢ Mengumpulkan data dari berita atau laporan kemudian Buat data statistik yang
menunjukkan dampak negatif dari sikap temperamental (ghadhab) terhadap
kesehatan fisik dan mental. tabel yang memvisualisasikan data tersebut, serta
buat grafik batang atau diagram lingkaran berdasarkan data yang telah
dikumpulkan, hitung persentase jenis dan menganalisis data untuk memahami
tren yang muncul.
➢ rekomendasi atau solusi untuk Menghindari Sifat Temperamental menggunakan
data untuk memperkirakan dampak dari rekomendasi(misalnya, berapa banyak
kasus yang bisa dikurangi dengan tindakan trtentu)
●
47
Padlet Kerja
Kelompok
AKHLAK
X-5
01
s.id/akhlak_1_X5
02
03
04
05
s.id/akhlak_2_X5
s.id/akhlak_3_X5
s.id/akhlak_5_X5
s.id/akhlak_4_X5
06
s.id/akhlak_6_X5
KEGIATAN INTI
● Siswa dibagi menjadi 6 kelompok.
48
KEGIATAN INTI
● Kelompok 2 dan 5 dengan kegiatan
➢ Mengumpulkan data dari berita atau laporan kemudian Buat data statistik
yang menunjukkan korelasi antara kontrol diri dan prestasi akademik.. bua
tabel yang memvisualisasikan data tersebut, serta buat grafik batang atau
diagram lingkaran berdasarkan data yang telah dikumpulkan, hitung
persentase jenis dan menganalisis data untuk memahami tren yang
muncul.
●
49
KEGIATAN INTI
● Kelompok 3 dan 6 dengan kegiatan
● Mengumpulkan data dari berita atau laporan kemudian Buat data statistik
yang menunjukkan contoh-contoh keberanian tokoh-tokoh dalam sejarah
Islam.. tabel yang memvisualisasikan data tersebut, serta buat grafik batang
atau diagram lingkaran berdasarkan data yang telah dikumpulkan, hitung
persentase jenis dan menganalisis data untuk memahami tren yang muncul.
● mendiskusikan
data
statistik
tentang
mengidentifikasi
masalah
di
lingkungan sekolah atau masyarakat yang memerlukan tindakan berani Buat
tabel dan grafik tabel yang menunjukkan nya.
● buat survei sederhana di kelas tentang seberapa sering mereka berani
mengatakan kebenaran dan alasannya, Hasil survei tersebut dianalisis dan
disajikan dalam bentuk grafik.
50
Penutup
●
Refleksi: Siswa merefleksikan pembelajaran hari
ini dan menyimpulkan pentingnya kontrol diri
dan keberanian.
●
Evaluasi: Guru memberikan umpan balik dan
penilaian terhadap kinerja siswa.
51
Menjaga Agama
Menjaga Jiwa
Menjaga Aqal
Menjaga Keturunan
Harta
dan Menjaga
100
200
100
200
300
300
300
300
200
200
100
100
PERMAINAN KAYA NUMERAS-GAME JEOPARDI
52
ATURAN PERMAINAN
• Skor ditentukan dari soal yang dipilih.
• JAWABAN berbentuk pertanyaan.( Setiap
kelompok membuat 1 pertanyaan).
• Permainan dilakukan 2 sesi, sesi pertama
GILIRAN,sesi kedua REBUTAN
• Apabila soal tidak terjawab maka akan
dilempar kepada kelompok selanjutnya tanpa
mengacungkan tangan kembali.
• Apabila salah menjawab atau melanggar
peraturan akan dikurangi 50 % poin yg
dipilih!
53
Alternatif
2. Menggunakn soal
AKM Literasi
Numerasi yang
tersedia di PMM
1. TES KEMAMPUAN AWAL
• Menyiapkan
instrumen secara
mandiri,: survey,
praktik,tes tulist
wawancara, tes
lisan, observasi dll
• Menganalisis
Rapor
sebelumnya
Jika diperlukan:
survey latar belakang
PD, minat, gaya
Belajar, dll
54
PENDEKATAN INTERVAL
NILAI
Nilai Test Kemampuan Awal yang berasal dari nilai tes tertulis atau ujian
Menggunakn soal
AKM Literasi
Numerasi yang
tersedia di PMM
Misalnya
55
PENDEKATAN INTERVAL
NILAI
Nilai Test Kemampuan Awal yang berasal dari nilai tes tertulis
atau ujian
Langkah
https://pusatinformasi.g
uru.kemdikbud.go.id/hc
/en-us/articles/7174034
884121-Mencari-AKM-K
elas
56
57
58
59
Nilai Test Kemampuan Awal X 1 yang diolah dari Rubrik
bins
Interval Frekuensi %
60
0-60
8
22%
80
61-80
10
28%
100
81-100
17
47%
Rumus Frekuansi
=FREQUENCY(H2:H276;J3:J5)
FREQUENCY(ArrayData; ArrayBins)
60
Refleksi
https://s.id/refleksi6topi-podcast
61
TERIMA KASIH
62
terima
kasih
Back to Agenda Page
63
Definisi Numerasi
•Numerasi adalah kemampuan berpikir menggunakan konsep,
prosedur, fakta, dan alat matematika untuk menyelesaikan
masalah sehari-hari pada berbagai jenis konteks yang relevan
untuk individu sebagai warga negara Indonesia dan dunia.
•Numerasi dimaknai sebagai kemampuan yang dimiliki oleh
seseorang dalam menggunakan pengetahuan matematika yang
dimilikinya dalam menjelaskan kejadian, memecahkan masalah,
atau mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari.
Kemendikbud, Framework Asesmen Kompetensi Minimum, 2020
64
4 Aspek
Penguatan
Numerasi
Sarana Lingkungan
Fisik
Lingkungan
Sosial-Afektif
Program Sekolah
Lintas Kurikulum
65
Sarana
Lingkungan
Fisik
Lingkungan sekolah
sebagai media
pembelajaran
numerasi – ekosistem
yang kaya numerasi
Tampilan informasi
yang memunculkan
numerasi dalam
berbagai konteks
Tampilan informasi
teks diperkaya
dengan unsur
numerasi
Menyediakan fasilitas
di sekolah yang
berhubungan dengan
numerasi
Permainan numerasi
di taman sekolah
Lingkungan berkarya
dengan alat
matematika dan
permainan tradisional
maupun permainan
papan
66
Lingkungan
Sosial-Afekt
if
Pesan positif (growth mindset)
Guru dan orang tua mengomunikasikan growth
mindset kepada peserta didik
Memunculkan tokoh masyarakat untuk
mengubah persepsi umum mengenai
matematika
Mengangkat topik mengenai pekerjaan di
masa yang akan datang dan peran penting
matematika
Mengubah paradigma bahwa semua turut
ambil andil dalam pengembangan kemampuan
numerasi
67
Lingkungan Akademis
• Penyediaan buku-buku yang berkaitan dengan
numerasi
• Program numerasi sekolah yang mengaitkan
matematika dengan kehidupan nyata
• Program numerasi PAUD dan SD melalui permainan
tradisional atau permainan papan
• Program membuat permaian numerasi yang
melibatkan orang tua
68
Numerasi
dalam
Pembelajaran
Matematika
Memberikan perhatian pada
konteks kehidupan nyata
Penerapan pengetahuan
matematika
Penggunaan alat fisik,
representasi dan digital
Peningkatan sikap positif terhadap
penggunaan matematika untuk
pemecahan masalah
Orientasi kritis untuk
menginterpretasi hasil matematika
69
Numerasi
Lintas Mata
Pelajaran
Mengidentifikasi tuntutan numerasi
spesifik dari mata pelajaran lain
Memberikan pengalaman dan peluang
belajar yang mendukung penerapan
pengetahuan dan keterampilan
matematika
Menyadari penggunaan yang benar
dari terminologi matematika di mata
pelajaran lain
70
Contoh
Numerasi
Lintas Mapel
Mata
Pelajaran
Contoh Numerasi
IPA
Mengestimasi pertumbuhan makhluk hidup menyatakan prediksi dengan
membuat bagan
IPS
Membuat grafik penggunaan air pribadi dan membandingkannya dengan
ketersediaan ari di berbagai daerah di Indonesia
Bahasa
Membandingkan istilah-istilah matematika yang memiliki pengertian
yang berbeda dari penggunaan sehari-hari
Sejarah
Menggunakan diagram batang untuk membandingkan persediaan makan
pada Perang Dunia II dengan konsumsi makanan peserta didik
Seni
Memperkirakan ruangan yang dibutuhkan untuk menggambar dengan
proporsi yang tepat
PJOK
Memperkirakan berapa kalori yang dibakar untuk kegiatan fisik tertentu
PKn
Membandingkan tingkat pertumbuhan ekonomi di berbagai era Presiden
Indonesia
71
Contoh
Berapa 50,000 dikurang 13,500?
50,000
-13,500
Membayar Rp. 50,000 untuk belanjaan Rp. 13,500. Bagaimana cara memberikan
kembaliannya?
72
Strategi
Penguatan
Numerasi
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 72
SLIDE
Similar Resources on Wayground
63 questions
Innisfree Oct 2023 Monthly Training
Presentation
•
Professional Development
65 questions
Quizizz & PGRI Jagakarsa
Presentation
•
Professional Development
62 questions
PEKIN KASEK
Presentation
•
Professional Development
68 questions
Kesehatan dan Gizi Anak Usia Dini 2022
Presentation
•
Professional Development
69 questions
3 Dosa Besar Dunia Pendidikan
Presentation
•
Professional Development
64 questions
Fun Games
Presentation
•
Professional Development
65 questions
Development Planning
Presentation
•
KG - University
66 questions
Diseminasi Upskilling sanjani
Presentation
•
KG - University
Popular Resources on Wayground
20 questions
"What is the question asking??" Grades 3-5
Quiz
•
1st - 5th Grade
20 questions
“What is the question asking??” Grades 6-8
Quiz
•
6th - 8th Grade
10 questions
Fire Safety Quiz
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
34 questions
STAAR Review 6th - 8th grade Reading Part 1
Quiz
•
6th - 8th Grade
20 questions
“What is the question asking??” English I-II
Quiz
•
9th - 12th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
47 questions
8th Grade Reading STAAR Ultimate Review!
Quiz
•
8th Grade