Search Header Logo
Belum Berjudul

Belum Berjudul

Assessment

Presentation

Moral Science

2nd Grade

Practice Problem

Hard

Created by

AHMAD ARYA

FREE Resource

10 Slides • 1 Question

1

media
media

PANDUAN

PENYUSUAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN – ASISTENSI MENGAJAR

JULI – DESEMBER 2024

Oleh

Dr. Muhammad Adri, S.Pd., M.T
Dan Tim Pusat PLK LP3S UNP

PUSAT PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN

LEMBAGA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN PELAKSANA STRATEGIS

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2024

2

Multiple Choice

gffgghgthfrfhdghdgd

1

dfgfdhjfvjfv

2

dfsgdfgdhfrth

3

cfhfhjfghjd

4

dsgdsgsdgsxg

3

media


A. PENDAHULUAN

Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan penelitian pendidikan yang lebih khusus untuk
mengatasi permasalahan dalam kelas yang dihadapi oleh seorang pendidik. PTK digunakan
ketika seorang guru mempunyai masalah yang berkaitan dengan pendidikan yang perlu
dipecahkan, yang dapat berupa sebuah prosedur yang sistematis yang dilakukan oleh guru (atau
orang yang berkecimpung dalam bidang pendidikan) untuk mengumpulkan informasi tentang,
dan kemudian meningkatkan, cara guru merencanakan, mengajar, dan cara siswa belajar.
PTK menjadi salah satu agenda yang perlu dilakukan guru, agara tetap dapat melakukan
inovasi dan perbaikan berkelanjutan dalam pembelajaran, sehingga setiap saat guru dapat
melakukan perbaikan berdasarkan hasil temuan PTK yang didapatkan.

Sebagai seorang calon Guru, maka mahasiswa program Praktik Lapangan Kependidikan (PLK)
Asistensi Mengajar dilatih untuk mampu mencaritemukan permasalahan pembelajaran yang
dihadapinya di bawah arahan dan bimbingan seorang Guru Pamong yang mendampingi dan
membina mahasiswa selama proses praktik kependidikan ini. Oleh karena itu, maka selama
mengikuti PLK Asistensi Mengajar ini, mahasiswa belajar untuk melaksanakan sebuah
Penelitian Tindakan Kelas yang merupakan penelitian kolaborasi antara Mahasiswa, Guru
Pamong dan Dosen Pembimbing Lapangan PLK Asistensi Mengajar

Panduan penyusunan Proposal PTK ini dibuat sebagai pedoman awal bagi mahasiswa dalam
menyusun kerangka penelitian PTK selama Latihan Mengajar Terbimbing (LMT), yang nanti
akan diimplementasikan selama Latihan Mengajar Mandiri (LMM), agar mahasiswa dapat
mempersiapkan rencana penelitiannya lebih baik.


B. DEFINISI DAN SISTEMATIKA PROPOSAL PTK

1. Pengertian Penelitian Tindakan Kelas (PTK)
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah proses investigasi terkendliyangberulang
(siklik) dan bersifat reflektif mandiri, yang memiliki tujuan untuk melakukanperbaikan-
perbaikan terhadap sistem, proses, isi, atau situasi kelas-pembelajaran.PTK dilaksanakan di
dalam kelas saat pembelajaran berlangsung dengan tujuan untukmemperbaiki atau
meningkatkan kualitas pembelajaran. PTK dapat juga spesifik fokus padakelas atau pada
proses pembelajaran yang terjadi di dalam kelas.

Berdasarkan cakupan permasalahannya, seorang guru akan dapat menemukanpenyelesaian
masalah yang terjadi di kelasnya melalui PTK. Hal ini dapat dilakukan denganmenerapkan
berbagai ragam teori dan teknik pembelajaran yang relevan. Selain itu, PTKdilaksanakan
secara bersamaan dangan pelaksanaan tugas utama guru yaitu mengajar di dalam kelas, tidak
perlu harus meninggalkan siswa. Dengan demikian, PTK merupakan suatu bentukpenelitian
yang melekat pada guru, yaitu mengangkat masalah-masalah aktual yang dialamioleh guru di
lapangan.

Dengan melaksanakan PTK, diharapkan guru memiliki peran gandayaitu sebagai praktisi dan
sekaligus peneliti. Guru sebagai seorang peneliti perlu menyajikan hasil proyeknya dalam
bentuk tertulisyang terorganisasi melalui dua tahap:

a.Tahap awal yang menuntut penyiapan rancangan/usulan penelitian dan dituangkan

dalambentuk proposal penelitian,

4

media

b.Tahap akhir berupa penulisan ertikel publikasi hasil penelitian tindakan, yang

dipublikasikan pada Jurnal Pengalaman Lapangan Pusar PLK LP3S UNP.



2. Proposal Penelitian
Penyusunan proposal atau usulan penelitian merupakan langkah pertama yang perlu dilakukan
peneliti sebelum memulai kegiatan PTK. Proposal penelitian merupaka)n deskripsiyang berisi
langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh peneliti untuk melakukanpenelitiannya.
Penulisan usulan penelitian dapat menjadi langkah yang paling menentukan danpaling
menyenangkan dalam proses penelitian. Dalam usulan itu, peneliti menunjukkan apayang akan
dicari dan bagaimana melakukan pencarian tersebut, serta menjelaskan mengapapencarian itu
berguna.

3. Sistematika Proposal PTK
Proposal penelitian harus dibuat secara sistematis dan logis. Sugiyono menyebutkan bahwa
proposal penelitian minimal mengandung empat komponen utama, yaitu Permasalahan,
Landasan Teori dan pengajuan hipotesis, metode penelitian, organisasi dan jadwal penelitian
Untuk organisai (Mahasiswa, Guru Pamong dan Dosen Pembimbing Lapangan) dan jadwal
penelitian sesuai kebutuhan, jika diperlukan dapat ditambahkan.



Halaman Cover Judul
Halaman Pengesahan Dosen Pembimbing
Halaman Pengesahan Sekolah
Daftar Isi
Daftar Tabel
Daftar Lampiran

Bab I PENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
B.Perumusan dan Pemecahan Masalah
C.Tujuan Penelitian
D.Manfaat Penelitian

Bab II KAJIAN PUSTAKA
A.Dasar Teori
B.Kerangka Berpikir
C.Hipotesis Tindakan

BAB III. METODE PENELITIAN
A.Setting Penelitian
B.Prosedur Penelitian
C.Instrumen Penelitian
D.Teknik Pengumpulan Data
E.Teknik Analisis Data

DAFTAR PUSTAKA
LAMPIRAN

5

media

Uraian Komponen Sistematika Proposal Penelitian Tindakan Kelas

a. Judul Penelitian
Judul penelitian dinyatakan secara singkat dan spesifik tetapi cukup jelas menggambarkan
masalah yang akan diteliti, tindakan untuk mengatasi masalah serta nilai manfaatnya.
Formulasi judul dibuat agar menampilkan wujud PTK bukan penelitian pada umumnya.
Umumnya di bawah judul utama dituliskan pula sub judul. Sub judul ditulis untuk
menambahkan keterangan lebih rinci tentang subyek, tempat, dan waktu penelitian. Berikut
contoh judul PTK :

(1)Meningkatkan prestasi belajar siswa melalui pembelajanan berbasis proyek pada mata

pelajaran IPA di SD Pembangunan Laporatorium UNP.

(2)Penerapan pembelajaran model Problem Based Learning untuk meningkatkan

kemampuan pemecahan masalah pada mata pelajaran IPA Kelas VII di SMP
Pembangunan Laboratorium UNP

(3)Implementasi Model Pembelajaran Inkuiri pada Mata Pelajaran Biologi untuk

Meningkatkan Keterampilan Proses Sains di SMAN 1 Sumatera Barat


b. Latar Belakang Masalah
Bagian ini dimulai dengan mendikripsikan masalah penelitian secara jelas dengan dukungan
data faktual yang menunjukkan adanya masaah pada setting tertentu, pentingnya masalah untuk
dipecahkan. Uraikan bahwa masalah yang diteliti benar-benar nyata, berada dalam
kewenangan guru dan akibat yang ditimbulkan kalau masalah tidak dipecahkan. Tujuan utama
PTK adalah untuk memecahkan permasalahan pembelajaran. Untuk itu, dalam uraian latar
belakang masalah yang harus dipaparkan hal-hal berikut.

(1)Masalah yang diteliti adalah benar-benar masalah pembelajaran yang terjadi di sekolah.

Umumnya didapat dari pengamatan dan diagnosis yang dilakukan guru atau tenaga
kependidikan lain di sekolah. Perlu dijelaskan pula proses atau kondisi yang terjadi.

(2)Masalah yang akan diteliti merupakan suatu masalah penting dan mendesak untuk

dipecahkan, serta dapat dilaksanakan dilihat dari segi ketersediaan waktu, biaya, dan
daya dukung lainnya yang dapat memperlancar penelitian tersebut.

(3)Identifikasi masalah di atas, jelaskan hal-hal yang diduga menjadi akar penyebab dari

masaLah tersebut. Secara cermat dan sistematis berikan alasan (argumentasi)
bagaimana dapat menarik kesimpulan tentang akar masalah itu.


c. Perumusan dan Pemecahan Masalah
Masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya, sehingga akan terjawab setelah tindakan
selesai dilakukan. Diupayakan rumusan masalah ini dapat dirinci dalam proses, situasi, hasil
yang diperoleh. Pada bagian ini umumnya terdiri atas jabaran tentang rumusan masalah, cara
pemecahan masalah, tujuan serta manfaat atau kontribusi hasil penelitian.

(1)Perumusan Masalah, berisi rumusan masalah penelitian. Dalam perumusan masalah

dapat dijelaskan definisi, asumsi, dan lingkup yang menjadi batasan PTK. Rumusan
masalah sebaiknya menggunakan kalimat tanya dengan mengajukan alternatif tindakan
yang akan dilakukan dan hasil positif yang diantisipasi dengan cara mengajukan
indikator keberhasilan tindakan, cara pengukuran serta cara mengevaluasinya.

(2)Pemecahan Masalah; merupakan uraian altematif tindakan yang akan dilakukan untuk

memecahkan masalah. Pendekatan dan konsep yang digunakan untuk menjawab
masalah yang diteliti disesuaikan dengan kaidah PTK. Cara pemecahan masalah
ditentukan atas dasar akar penyebab permasalahan dalam bentuk tindakan yang jelas
dan terarah. Alternatif pemecahan hendaknya mempunyai landasan konseptual yang
mantap yang bertolak dari hasil analisis masalah. Di samping itu, harus terbayangkan

6

media

manfaat hasil pemecahan masalah dalam pembenahan dan/atau peningkatan
implementasi program pembelajaran. Juga dicermati artikulasi kemanfaatan PTK
berbeda dari kemanfaatan penelitian formal.


d. Tujuan Penelitian
Tujuan PTK dirumuskan secara jelas, dipaparkan sasaran antara dan sasaran akhir tindakan
perbaikan. Perumusan tujuan harus konsisten dengan hakikat permasalahan yang dikemukakan
dalam bagian-bagian sebelumnya. Sebagai contoh dapat dikemukakan PTK di bidang IPA yang
bertujuan meningkatkan prestasi siswa dalam mata pelajaran IPA melalui penerapan strategi
pembelajaran yang dianggap sesuai, pemanfaatan lingkungan sebagai sumber belajar mengajar
dan lain sebagainya. Pengujian dan/atau pengembangan strategi pembelajaran bukan
merupakan rumusan tujuan PTK. Ketercapaian tujuan hendaknya dapat diverfikasi secara
obyektif.

e. Manfaat Penelitian
Di samping tujuan PTK di atas, juga perlu diuraikan kemungkinan kemanfaatan penelitian.
Dalam hubungan ini, perlu dipaparkan secara spesifik keuntungan-keuntungan yang dapat
diperoleh, khususnya bagi siswa, di samping bagi mahasiswa pelaksana PTK, guru pamong
dan DPL, namun pengembangan ilmu bukanlah prioritas dalam menetapkan tujuan PTK.

f. Kerangka Teoretik dan Hipotesis Tindakan
Pada bagian ini diuraikan landasan konseptual dalam arti teoritik yang digunakan peneliti
dalam menentukan alternatif pemecahan masalah. Untuk keperluan itu, dalam bagian ini
diuraikan kajian baik pengalaman peneliti PTK sendiri nyang relevan maupun pelakupelaku
PTK lain di samping terhadap teori-teori yang lazim hasil kajian kepustakaan. Pada bagian ini
diuraikan kajian teori dan pustaka yang menumbuhkan gagasan mendasar usulan rancangan
penelitian tindakan. Kemukakan juga teori, temuan dan bahan penelitian lain yang mendukung
pilihan tindakan untuk mengatasi permasalahan penelitian tersebut. Uraian ini digunakan untuk
menyusun kerangka berpikir atau konsep yang akan digunakan dalam penelitian. Pada bagian
akhir dapat dikemukakan hipotesis tindakan yang menggambarkan indikator keberhasilan
tindakan yang diharapkan/ diantisipasi. Sebagai contoh, akan dilakukan PTK yang menerapkan
model pembelajaran kontekstual sebagai jenis tindakannya. Pada kajian pustaka harus jelas
dapat dikemukakan:

(1)Bagaimana teori pembelajaran kontekstual, siapa saja tokoh-tokoh dibelakangnya,

bagaimana sejarahnya, apa yang spesifik dari teori tersebut, persyaratannya, dll.

(2)Bagaimana bentuk tindakan yang dilakukan dalam penerapan teori tersebut pada

pembelajaran, strategi pembelajarannya, scenario pelaksanaannya, dll.

(3)Bagaimana keterkaitan atau pengaruh penerapan model tersebut dengan perubahan

yang diharapkan, atau terhadap masalah yang akan dipecahkan, hal ini hendaknya
dapat dijabarkan dari berbagai hasil penelitian yang sesuai.

(4)Bagaimana perkiraan hasil (hipotesis tindakan) dengan dilakukannya penerapan model

di atas pada pembelajaran terhadap hal yang akan dipecahkan.


g. Prosedur Penelitian
Pada bagian ini diuraikan secara jelas prosedur penelitian yang akan dilakukan. Kemukakan
obyek, waktu dan lamanya tindakan, serta lokasi penelitian secara jelas. Prosedur hendaknya
dirinci dan perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, evaluasi-refleksi, yang bersifat daur
ulang atau siklus. Sistematika dalam ini meliputi:

a.Setting penelitian dan karakteristik subjek penelitian. Pada bagian ini disebutkan di

mana penelitian tersebut dilakukan, di kelas berapa dan bagaimana karakteristik dari

7

media

kelas tersebut seperti komposisi siswa pria dan wanita. Latar belakang sosial ekonomi
yang mungkin relevan dengan permasalahan, tingkat kemampuan dan lain sebagainya.

b.Variabel yang diselidiki. Pada bagian ini ditentukan variabel-variabel penelitian yang

dijadikan fokus utama untuk menjawab permasalahan yang dihadapi. Variabel tersebut
dapat berupa (1) variabel input yang terkait dengan siswa, guru, bahan pelajaran,
sumber belajar, prosedur evaluasi, lingkungan belajar, dan lain sebagainya; (2) variabel
proses pelanggaran KBM seperti interaksi belajar-mengajar, keterampilan bertanya,
guru, gaya mengajar guru, cara belajar siswa, implementasi berbagai metode mengajar
di kelas, dan sebagainya, dan (3) variable output seperti rasa keingintahuan siswa,
kemampuan siswa mengaplikasikan pengetahuan, motivasi siswa, hasil belajar siswa,
sikap terhadap pengalaman belajar yang telah digelar melalui tindakan perbaikan dan
sebagainya.

c.Rencana Tindakan. Pada bagian ini digambarkan rencana tindakan untuk meningkatkan

pembelajaran, seperti:
1)Perencanaan, yaitu persiapan yang dilakukan sehubungan dengan PTK yang

diprakarsai seperti penetapan tindakan, pelaksanaan tes diagnostik untuk
menspesifikasi masalah, pembuatan skenario pembelajaran, pengadaan alat-alat
dalam rangka implementasi PTK, dan lain-lain yang terkait dengan pelaksanaan
tindakan perbaikan yang ditetapkan. Disamping itu juga diuraikan alternatif-
alternatif solusi yang akan dicobakan dalam rangka perbaikan masalah

2)Implementasi Tindakan, yaitu deskripsi tindakan yang akan dilakukan. Skenario

kerja tindakan perbaikan dan prosedur tindakan yang akan diterapkan.

3)Observasi dan Interpretasi, yaitu uraian tentang prosedur perekaman dan penafsiran

data mengenai proses dan produk dari implementasi tindakan perbaikan yang
dirancang.

4)Analisis dan Refleksi, yaitu uraian tentang prosedur analisis terhadap hasil

pemantauan dan refleksi berkenaan dengan proses dan dampak tindakan perbaikan
yang akan digelar, personel yang akan dilibatkan serta kriteria dan rencana bagi
tindakan berikutnya.

d.Data dan cara pengumpulannya. Pada bagian ini ditunjukan dengan jelas jenis data

yang akan dikumpulkan yang berkenaan dengan baik proses maupun dampak tindakan
perbaikan yang di gelar, yang akan digunakan sebagai dasar untuk menilai keberhasilan
atau kekurangberhasilan tindakan perbaikan pembelajaran yang dicobakan. Format
data dapat bersifat kualitatif, kuantitatif, atau kombinasi keduanya.

e.Indikator kinerja, pada bagian ini tolak ukur keberhasilan tindakan perbaikan

ditetapkan secara eksplisit sehingga memudahkan verifikasinya untuk tindakan
perbaikan melalui PTK yang bertujuan mengurangi kesalahan konsep siswa misalnya
perlu ditetapkan kriteria keberhasilan yang diduga sebagai dampak dari implementasi
tindakan perbaikan yang dimaksud.


h. Bagian Penunjang
Daftar Pustaka
Memuat semua sumber pustaka yang dirujuk dalam kajian teori yang digunakan dalam semua
bagian laporan, dengan sistem penulisan yang konsisten menurut ketentuan yang berlaku.
Lampiran-Lampiran
Berisi lampiran berupa kisi instrumen instrumen yang digunakan dalam penelitian, ujicoba
instrumen, lembar jawaban dari siswa, dan bukti lain yang dipandang penting.

8

media



C. PENUTUP
Penelitian Tindakan Kelas (PTK) merupakan sebuah proses investigasi terkendali yang
berulang (siklik) dan bersifat reflektif mandiri, yang memiliki tujuan untuk melakukan
perbaikan-perbaikan terhadap sistem, proses, isi, atau situasi kelas-pembelajaran.
Dengan melaksanakan PTK, diharapkan mahasiswa/ guru memiliki peran ganda yaitu sebagai
praktisi dan sekaligus peneliti. Guru sebagai seorang peneliti perlu menyajikan hasil proyeknya
dalam bentuk tertulis yang terorganisasi melalui dua tahap: penyusunan rancangan/ proposal
PTK, pelaksanaan, dan penulisan laporan hasil penelitian. Proposal penelitian merupakan
deskripsi yang berisi langkah-langkah yang akan dilaksanakan oleh peneliti untuk melakukan
penelitiannya. Proposal penelitian mengandung komponen: Permasalahan, Landasan Teori
dan pengajuan hipotesis, dan metode penelitian.




Padang, 16 Agustus 2024

Kepala Pusat PLK LP3S UNP

Dr. Muhammad Adri, S.Pd., M.T

NIP. 197505142000031001

9

media
media

FORMAT COVER PROPOSAL PENELITIAN KELAS

PROPOSAL

PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN – ASISTENSI MENGAJAR

JULI – DESEMBER 2024

Judul Penelitian Tindakan Kelas, diuraikan secara Spesifik yang memuat masalah dan

metode tindakan yang digunakan

Oleh

Nama Lengkap Mahasiswa

NIM/ Tahun Masuk

Program Studi

Sekolah

Guru Pamong

: .........................................

Dosen Pembimbing : .........................................

PUSAT PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN

LEMBAGA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN PELAKSANA STRATEGIS

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2024

10

media

FORMAT HALAMAN PENGESAHAN PROPOSAL PENELITIAN KELAS

HALAMAN PENGESAHAN DOSEN PEMBIMBING

PROPOSAL PENELITIAN KELAS

PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN – ASISTENSI MENGAJAR

JULI – DESEMBER 2024

Judul Penelitian Tindakan Kelas, diuraikan secara Spesifik yang memuat masalah dan

metode tindakan yang digunakan

Proposal Penelitian Tindakan Kelas ini disusun sebagai salah satu syarat dalam
menyelesaikan Program Praktik Lapangan Kependidikan Asistensi Mengajar

Universitas Negeri Padang

Semester Juli - Desember 2024

Penulis, 13 September 2024

Menyetujui,

Mahasiswa

Dosen Pembimbing Lapangan

Nama Lengkap dan Gelar

Nama Mahasiswa

NIDN/ NIP

NIM

11

media

HALAMAN PENGESAHAN SEKOLAH

PROPOSAL PENELITIAN KELAS

PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN – ASISTENSI MENGAJAR

JULI – DESEMBER 2024

Judul Penelitian Tindakan Kelas, diuraikan secara Spesifik yang memuat masalah dan

metode tindakan yang digunakan

Proposal Penelitian Tindakan Kelas ini disusun sebagai salah satu syarat dalam
menyelesaikan Program Praktik Lapangan Kependidikan Asistensi Mengajar

Universitas Negeri Padang

Semester Juli - Desember 2024

Penulis, 13 September 2024

Menyetujui,

Mahasiswa

Guru Pamong

Nama Lengkap dan Gelar

Nama Mahasiswa

NIP/ NUPTK/ NIK

NIM

Mengetahui

Kepala/ Wakil Kurikulum Sekolah/ Madrasah

Nama Lengkap dan Gelar

NIP/ NUPTK/ NIK

media
media

PANDUAN

PENYUSUAN PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS

PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN – ASISTENSI MENGAJAR

JULI – DESEMBER 2024

Oleh

Dr. Muhammad Adri, S.Pd., M.T
Dan Tim Pusat PLK LP3S UNP

PUSAT PRAKTIK LAPANGAN KEPENDIDIKAN

LEMBAGA PENGEMBANGAN PEMBELAJARAN DAN PELAKSANA STRATEGIS

UNIVERSITAS NEGERI PADANG

2024

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 11

SLIDE