Search Header Logo
Perbaikan02

Perbaikan02

Assessment

Presentation

Instructional Technology

11th Grade

Hard

Created by

Yulkhainas Yulkhainas

Used 1+ times

FREE Resource

4 Slides • 0 Questions

1

media

C. DASAR-DASAR PERBAIKAN

Perbaikan sering disebut dengan istilah servis (perbaikan jasa) yaitu segala
kegiatan atau usaha untuk mengembalikan fungsi dan kondisi dari benda, alat
atau mesin yang rusak baik akibat dari proses pemakaian atau hal lain yang
menyebabkan kerusakan.

Proses perbaikan terkadang tidak mampu mengembalikan kondisi seperti semula
namun mengutamakan pada alat tersebut dapat digunakan kembali sebagaimana
fungsinya.

Perbaiakan/service tidaklah mudah setiap orang yang melakukan service harus
memiliki keterampilan khusus, keterampilan ini digunakan untuk mendiagnosa
(mencari bagian yang rusak) dengan tepat, apakah bagian tersebut harus di ganti,
di stel atau hanya pemeriksaan dan pembersihan komponen saja.

Seorang yang mempunyai keahlian khusus untuk melakukan perbaiakan/service
sering disebut teknisi, seorang teknisi dalam memperbaiki benda, alat atau mesin
sering dihadapkan dengan penggantian suku cadang (spare part), namun di
pasaran tidak tersedia atau mendekati harga baru dari alat tersebut, hal ini
memungkinkan pelanggan untuk membeli satu unit mesin/alat tersebut.

Perbaikan/service di tinjau dari tingkat kerumitan dan kecanggihan teknologi
yang digunakan pada mesin/alat membuat service ini dibedakan menjadi tiga
jenis yaitu service ringan, service sedang dan service berat.

D. PERBAIKAN OTOMOTIF

1. Jenis Perbaikan Otomotif.
Perbaiakan/service pada otomotif sangat banyak jenis dan macamnya mengingat
dunia otomotif dalam penggunaanya pada kendaraan seperti sepeda motor, mobil,
alat angkutan, alat berat dan lain sbagainya. Dalam perbaikan otomotif secara
garis besar dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yaitu perbaikan mesin
(Engine), perbaikan pemindah tenaga (Powertrain), perbaikan sasis (Chasis),
perbaikan kelistrikan (Electrical), perbaikan bodi (Body).

a. Perbaikan Mesin (Engine).
Perbaikan Mesin (Engine) meliputi berbagai aspek pendukung dalam
pengkonversian energi baik konversi dari bahan bakar menjadi gerak atau
konversi energi listrik menjadi gerak antara lain : mekanisme engine, sistem
bahan bakar (konvensional/Electronic Fuel Injection/common rail) , sistem
pelumasan, sistem pendingin dan lain sebagainya.

b. Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train)
Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) merupakan perbaikan pada sistem yang
mengolah

2

media
media

proses pemindahan tenaga yang di hasilkan mesin sampai keroda. Contoh
perbaiakan pemindah tenaga antara lain sistem kopling, sistem transmisi, sistem
differential, poros/sumbu roda, roda dan ban.

c. Perbaikan Sasis (Chasis)
Perbaikan Sasis (Chasis) yaitu perbaikan pada bagian kendaraan yang
berhubungan dengan kondisi jalan seperti : rangka, sistem rem, sistem suspensi,
sistem kemudi dan lain sebgainya.

d. Perbaikan Kelistrikan (Electrical)
Perbaikan Kelistrikan (Electrical) yaitu perbaikan yang meliputi sistem
penerangan, assesoris (audio dan lampu), sistem starter, sistem pengapian, sistem
pengisian baterai, sistem pengkondisian udara (Air Conditioner), sistem pengaman
dan lain sebagainya.

e. Perbaikan Bodi (Body)
Penggunaan kendaraan di jalan raya sangat rentan terhadap kecelakaan akibat
banyaknya kendaraan yang tidak di imbangi dengan pembangunan jalan raya,
kecelakaan yang umum terjadi karena adanya persinggungan, senggolan dan
saling tabrak antar satu kendaraan dengan kendaraan lainya.
Kecelakaan yang terjadi mengakibatkan beberapa kerusakan pada body luar
kendaraan seperti baret dan penyok.
Untuk mengatasi kerusakan tersebut terdapat beberapa teknik untuk
memperbaikinya antara lain :
1. Teknik vacum cup
Teknik yang digunakan untuk memperbaiki plat body dengan kerusakan masih
dalam batas elastisitasnya, apabila kerusakan plat melebihi batas elastisitas (plat
membentuk sudut) akan sulit untuk memperbaiki dengan hasil maksimal jika
menggunakan alat ini.


2. Teknik penarikan batang
Kerusakan plat body tidak beratudan dan bahkan membentuk sudut, teknik ini
lebih dianjurkan untuk perbaikan, ada dua cara dalam teknik ini yaitu dengan
membuat lubang dan memasang ring pengait pada palat body yang rusak. Setelah
selaesai perbaiakn plat baru dilakukan penambalan atau perataan pada plat yang
berlubang tadi.


3

media
media
media

3. Teknik press hidraulic
Teknik ini digunakan pada saat memerlukan penekanan atau penarikan yang
kuat pada plat mobil.

Gambar 4.4 Perbaikan dengan alat hidrolik

4. Teknik palu on dolly
Yaitu perbaikan dengan cara pemukulan pada plat body dengan menggunakan
palu dan dolly
Teknik palu on-dolly dilakukan dengan cara memukulkan palu pada bagian plat
yang rusak, sedangkan pada bagian bawahnya dilandasi dengan dolly. Pemilihan
dolly tergantung tingkat kerusakanya.



Gambar 4.5

4

media
media

5. Teknik palu off dolly
Teknik palu-off-dolly dilakukan dengan cara memukulkan palu pada bagian
sekitar plat yang rusak, atau tidak tepat pada dolly nya.



6. Teknik pengikiran
Teknik untuk meratakan plat yang sedikit bersudut, kadang dalam teknik
pengikiran saat ini kebanyakan menggunakan gerinda tangan dan amplas
untuk mempercepat proses perataan.
7. Teknik hot shringking
Teknik ini digunakan pada plat dengan memanfaatkan sifat logam yang
dipanaskan akan memuai dan bila didinginkan akan mengkerut, proses
perbaikan plat dengan memanaskan plat sampai merah kemudian didinginkan
secara kejut dengaan menggunakan air.
Pada komponen body kendaraan saat ini banyak yang menggunakan plastik
bukan plat logam, cara ini juga dapat digunakan proses pemanasan.
8. Teknik pendempulan
Sebelum melakukan pengecetan untuk menyempurnakan permukaan sesuai
bentuk aslinya maka digunakan pelapisan dempul.

Gambar 4.7 Proses pendempulan
Sumber : https://i0.wp.com/www.builder.id/
9. Teknik pemotongan dan penggantian body
Dengan mempertimbangkan biaya perbaikan pada plat body yang rusak parah
maka lebih baik melakukan pemotongan bagian body dan menggantinya
dengan yang baru.
10. Teknik painting dan finishing
Yaitu proses pelapisan cat sesuai dengan warna aslinya.
Proses painting atau pengecetan biasanya terdapat beberapa tahapan dari
pengamplasan, pelapisan cat dasar atau cat epoxy, pengamplasan halus,
pengecatan warna dan pengecatan varnish atau clear kemudian langkah
terakhir adalah pemolesan.

media

C. DASAR-DASAR PERBAIKAN

Perbaikan sering disebut dengan istilah servis (perbaikan jasa) yaitu segala
kegiatan atau usaha untuk mengembalikan fungsi dan kondisi dari benda, alat
atau mesin yang rusak baik akibat dari proses pemakaian atau hal lain yang
menyebabkan kerusakan.

Proses perbaikan terkadang tidak mampu mengembalikan kondisi seperti semula
namun mengutamakan pada alat tersebut dapat digunakan kembali sebagaimana
fungsinya.

Perbaiakan/service tidaklah mudah setiap orang yang melakukan service harus
memiliki keterampilan khusus, keterampilan ini digunakan untuk mendiagnosa
(mencari bagian yang rusak) dengan tepat, apakah bagian tersebut harus di ganti,
di stel atau hanya pemeriksaan dan pembersihan komponen saja.

Seorang yang mempunyai keahlian khusus untuk melakukan perbaiakan/service
sering disebut teknisi, seorang teknisi dalam memperbaiki benda, alat atau mesin
sering dihadapkan dengan penggantian suku cadang (spare part), namun di
pasaran tidak tersedia atau mendekati harga baru dari alat tersebut, hal ini
memungkinkan pelanggan untuk membeli satu unit mesin/alat tersebut.

Perbaikan/service di tinjau dari tingkat kerumitan dan kecanggihan teknologi
yang digunakan pada mesin/alat membuat service ini dibedakan menjadi tiga
jenis yaitu service ringan, service sedang dan service berat.

D. PERBAIKAN OTOMOTIF

1. Jenis Perbaikan Otomotif.
Perbaiakan/service pada otomotif sangat banyak jenis dan macamnya mengingat
dunia otomotif dalam penggunaanya pada kendaraan seperti sepeda motor, mobil,
alat angkutan, alat berat dan lain sbagainya. Dalam perbaikan otomotif secara
garis besar dapat digolongkan menjadi beberapa bagian yaitu perbaikan mesin
(Engine), perbaikan pemindah tenaga (Powertrain), perbaikan sasis (Chasis),
perbaikan kelistrikan (Electrical), perbaikan bodi (Body).

a. Perbaikan Mesin (Engine).
Perbaikan Mesin (Engine) meliputi berbagai aspek pendukung dalam
pengkonversian energi baik konversi dari bahan bakar menjadi gerak atau
konversi energi listrik menjadi gerak antara lain : mekanisme engine, sistem
bahan bakar (konvensional/Electronic Fuel Injection/common rail) , sistem
pelumasan, sistem pendingin dan lain sebagainya.

b. Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train)
Perbaikan Pemindah Tenaga (Power train) merupakan perbaikan pada sistem yang
mengolah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 4

SLIDE