Search Header Logo
P5 Permainan Tradisional

P5 Permainan Tradisional

Assessment

Presentation

Other

5th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Farida Ariyani

FREE Resource

78 Slides • 0 Questions

1

media
media
media
media
media
media
media

AYO BERMAIN BERSAMA

Mengenal Keberagaman Budaya

“Kita Semua Bersaudara”
BHINEKA TUNGGAL IKA

10 kali pertemuan

2

media

Tentang Penulis

Tim Penulis :

Siti Qomariyah, S.Pd

Yuli Fitriana Sundara, S.Pd

Etik Suharyati, S.Pd

Nama Sekolah

PAUD TERPADU AL FURQAN JEMBER

Jl. WR Supratman II/20

Tahun Penyusunan 2023

3

media

Kurangnya pengetahuan anak tentang permainan
tradisional
Kegemaran anak bermain gadget membuat anak kurang
beraktifitas fisik
Kurangnya interaksi sosial yang memungkinkan anak akan
mengalami anti sosial
Tantangan di masa depan yang mengharuskan anak
mampu berpikir kritis dalam menghadapi situasi
lingkungan yang berbeda-beda

Latar belakang proyek

1.

2.

3.

4.

4

media
media
media
media
media

Gambaran Umum Proyek

Permainan tradisional sangat banyak ragamnya dan perlu diperkenalkan kepada

anak sejak dini. Permainan tradisional sangat bermanfaat dalam membangun

keterampilan fisik motorik karena anak akan diajak terlibat aktif dalam permainan

tersebut.

Melalui projek “ayo bermain bersama” harapannya anak akan lebih mengenal
macam-macam permainan tradisional yang ada di sekitarnya. Anak merasa
bangga terhadap kebudayaan yang ada disekitarnya memlalui permainan
tradisional. Mereka bisa bermain bersama, bekerjasama, mengidentifikasi

kekayaan budaya untuk dilestarikan.

Aspek sosial emosional anak akan banyak terstimulasi, anak dapat mengenal

bagaimana cara berinteraksi dengan teman, membangun kerjasama,

memecahkan masalah dan sebagainya. Selain itu aspek bahasa, kognisi, nilai

agama moral dan fisik motorik juga akan mengikuti.

5

media

Dimensi

Elemen

Sub Elemen

Alur perkembangan dimensi akhir fase paud

Bergotong

royong

Kolaborasi

Kerjasama

Terbiasa

bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan

kelompok (melibatkan 2 atau

lebih orang)

Koordinasi

sosial

Melaksanakan

aktivitas bermain sesuai dengan kesepakatan bersama dan

saling mengingatkan

adanya kesepakatan tersebut

Bernalar

kritis

Memperoleh

dan memproses

informasi dan

gagasan

Mengidentifikasi,

mengklarifikasi dan

mengolah informasi dan

gagasan

Mengidentifikasi

dan mengolah informasi dan gagasan sederhana

Menganalisis

dan mengevaluasi

penalaran dan
prosedurnya

Menganalisis

dan mengevaluasi

penalaran dan
prosedurnya

Menyebutkan

alasan dari pilihan atau keputusannya

Profil Pelajar Pancasila

6

media
media
media
media
media

Tujuan Proyek:

Anak terbiasa

bekerja

bersama dalam

melakukan

kegiatan
dengan
kelompok

(melibatkan 2

atau lebih

orang)

Anak melaksanakan

aktivitas bermain

sesuai dengan
kesepakatan

bersama dan saling

mengingatkan

adanya

kesepakatan

tersebut

Anak dapat

mengidentifikasi
dan mengolah
informasi dan

gagasan
sederhana

Anak dapat

menyebutkan

alasan dari
pilihan atau

keputusannya

1

2

3

4

7

media

Alur

Kegiatan

P

i

j

a

k

a

n

a

w

a

l

E

k

s

p

l

o

r

a

s

i
P

r

o

j

e

k

P

i

j

a

k

a

n

a

k

h

i

r

Aktivitas untuk

membantu anak dapat
terlibat dengan topik.

Aktivitas ini juga
sebagai sarana
asesmen awal

Aktivitas anak mencari
informasi terkait topik.

Aktivitas anak merancang
dan membuat produk atau

luaran sebagai hasil

belajar.

Aktivitas untuk

mereview

pengalaman mainnya

untuk membangun

1

2

3
4

8

media

Guru mengajak anak menyusun puzzle besar tentang permainan tradisional
(alternatif saja, guru dapat melakukan permainan awal sesuai media yang
disediakan). Sebelum melakukan permainan guru melakukan pijakan sebelum
main misalnya membuat kesepakatan aturan saat main

PIJAKAN AWAL

Cari tahu permainan tradisional yuk

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Kegiatan Pembelajaran:

Alat dan bahan :

Puzzle, gambar permainan tradisional

Catatan:

Guru menyiapkan beberapa gambar permainan tradisional
Guru membuat puzzle permainan tradisional

9

media
media
media
media
media

PIJAKAN AWAL

“siapa yang pernah melihat gambar ini, kira-kira mereka sedang apa?”
“adakah yang tahu apa yang sedang dilakukan anak-anak dalam gambar
tersebut?”
“pernahkah kalian bermain seperti di gambar ini, coba ceritakan
bagaimana cara bermainnya!”
“selain gambar tersebut pernahkah kalian bermain sejenis permainan
tersebut?”

2. Setelah permainan selesai, guru akan mengajak anak berdiskusi tentang
gambar puzzle yang sudah disusun.
Guru mengajak anak duduk melingkar kemudian berdiskusi tentang gambar
permainan tradisional .
Guru menggali pengetahuan anak dengan cara melakukan tanya jawab
menggunakan kalimat pertanyaan terbuka :

10

media

PIJAKAN AWAL

3. .Setelah melakukan diskusi guru akan menegaskan kembali sebutan
permainan permainan seperti dalam gambar tersebut
4.Guru dapat menunjukkan gambar lain yang menunjukkan macam-macam
permainan tradisional
5. Pada akhir kegiatan guru akan mereview kembali pengalaman main anak
hari ini, pengetahuan apa yang sudah di dapat anak hari ini
6. Guru dapat menginformasikan kepada anak untuk mencari tahu tentang
permainan tradisional dari berbagai sumber misalnya bertanya kepada orang
tua atau membaca buku.
7. Guru dapat menginformasikan kepada anak tentang kegiatan esok hari
misalnya “besok kita akan cari tahu apa saja permainan tradisional itu dengan
cara menonton video" atau "apabila kalian punya buku cerita tentang
permainan tradisional, boleh dibawa ke sekolah untuk dibaca bersama"

11

media
media
media
media
media

PIJAKAN AWAL

Guru dapat menyiapkan berbagai macam gambar puzzle
permainan tradisional
Guru dapat menggunakan berbagai macam alternatif
pertanyaan untuk menggali pengetahuan anak
Guru dapat menyederhanakan pertanyaan sesuai dengan
kemampuan anak.
Dalam setiap kegiatan guru selalu melibatkan anak terutama
dalam membuat kesepakatan sehingga anak tidak merasa
terdiskriminasi

Catatan

1.

2.

3.

4.

12

media

PIJAKAN AWAL

Contoh media yang disiapkan guru:

13

media

EKSPLORASI

Mana permainan yang pernah kamu lihat

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Kegiatan 1 menonton video
1.Guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan bersama saat menonton
video. Kesepakatan yang dibuat harus berasal dari pemikiran anak. ajaklah
mereka mengenal konsekuensi saat tidak melakukan kesepakatan yang sudah
dibuat.

Kegiatan Pembelajaran :

video, laptop dan LCD
Alat dan bahan :

Catatan :

Guru dapat menggunakan alternatif lain bila peralatan tidak ada misalnya
dengan membaca buku atau berkunjung ke perpustakaan

14

media
media
media
media
media

EKSPLORASI

“adakah dalam video itu permainan yang sudah kamu ketahui?”
“adakah permainan yang sama dengan hari kemarin?”
“sudah berapa permainan tradisional yang kamu ketahui?”

2. Setelah kegiatan menonton ajaklah anak berdiskusi tentang video.
Hubungkan dengan informasi sebelumnya apakah anak mengalami
peningkatan dalam pengetahuannya tentang permainan tradisional.

Gunakan pertanyaan pemantik untuk menghubungkan pengetahuan
sebelumnya dengan pengetahuan hari ini misalnya

15

media

EKSPLORASI

“adakah dalam cerita itu permainan yang sudah kamu ketahui?”
“adakah permaina yang sama dengan hari kemari?”
“sudah berapa permainan tradisional yang kamu ketahui?”

Kegiatan 2 membaca buku
1.Guru menyiapkan buku yang berisi informasi tentang permainan tradisional. Pijakan awal
sebelum membaca buku harus menjadi kesepakatan bersama dan selalu lahir dari ide dan
usulan anak.

2. ada dua cara yang dapat dilakukan dalam kegiatan membaca buku yaitu membacakan
dengan suara keras di depan anak atau anak membaca sendiri buku-buku yang disediakan

3.Setelah kegiatan membaca buku ajaklah anak berdiskusi tentang isi cerita dalam buku.
Hubungkan dengan informasi sebelumnya apakah anak mengalami peningkatan dalam
pengetahuannya tentang permainan tradisional.

Gunakan pertanyan pemantik untuk menghubungkan pengetahuan sebelumnya dengan
pengetahuan hari ini misalnya

16

media
media
media
media
media

EKSPLORASI

Setelah kegiatan menonton atau membaca buku, guru dapat mereview
pengatahuan anak misalnya meminta anak menceritakan kembali isi
buku atau video.
Guru dapat melakukan alternatif lain misalnya meminta anak untuk
menggambar informasi yang sudah didapat hari ini. Bagi anak yang
sudah bisa menulis mereka dapat menuliskan pengetahuan yang
didapat hari ini tentang permainan tradisional.
Selanjutnya guru mengajak anak untuk membuat perencanaan
beberapa permainan tradisional yang akan dimainkan selama proyek
“ayo bermain bersama”
Guru dan anak dapat membuat jadwal kegiatan main selama proyek
berlangsung

17

media

EKSPLORASI

Saat membuat perencanaan penyusunan jadwal kegiatan
main anak harus terlibat dan dapat menentukan sendiri kapan
waktu pelaksanaannya.
Buatlah media “jadwal kegiatan” yang dibuat dan digunakan
sendiri oleh anak
Bila anak sudah bisa menulis maka guru dapat menyiapkan
bahan dan alatnya biarkan mereka berkreasi untuk membuat
jadwal sendiri

Catatan :

18

media

Contoh media yang disiapkan guru:

EKSPLORASI

19

media
media
media
media
media
media
media
media
media
media

Contoh media yang disiapkan guru:

EKSPLORASI

20

media

PROYEK

Ayo lakukan proyekmu hari ini

Estimasi Waktu : 7 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional yang sudah diketahui,
ajaklah anak untuk mengenal nama, asal daerah bila ada, cara bermain dan aturan
mainnya. Guru dapat membuat kesepakatan dengan anak tentang aturan selama
melakukan kegiatan proyek.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Menyesuaikan dengan
permainan yang di jadwal

Catatan :
Guru dapat melakukan pengamatan selama
kegiatan proyek untuk mendokumentasikan
respon anak sesuai dengan tujuan pada
domain yang dipilih dan teknik penilaian yang
sesuai

21

media
media
media
media
media

PROYEK

2. Guru menyiapkan alat-alat yang sesuai dengan jenis permainan yang
akan dilakukan

3. Anak akan melakukan setiap permainan tradisional sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4. Guru harus selalu melakukan review setiap kegiatan bermain selesai,
kemudian mencatat bagaimana respon anak setiap harinya dalam
melakukan kegiatan main. Adakah anak yang tidak tertarik, apabila ada
maka lakukan evaluasi atau penelusuran kenapa anak tidak tertarik. bila
sangat antusias maka guru juga memberikan catatan tersendiri karena
bisa jadi permainan tersebut dapat diulang pada kurun waktu
selanjutnya.

22

media

PROYEK

Kegiatan proyek ini berupa permainan tradisional, maka
dalam menentukan permainan yang akan dilakukan dan
kapan waktunya harus sesuai dengan usulan anak
Siapkan alternatif main setiap harinya untuk memberikan
solusi kepada anak yang kemungkinan tidak tertarik
dengan permainan yang sudah disediakan
Kegiatan proyek yang dilakukan selama 7 x pertemuan
akan diuraikan dalam kegiatan proyek selanjutnya
menjadi proyek 1, proyek 2, dst

Catatan

1.

2.

3.

23

media
media
media
media
media
media

PROYEK

Pemetaan permainan tradisional

PERMAINAN
TRADISIONAL

TINDAKAN

PERMAINAN TANPA ALAT

PERMAINAN

DENGAN ALAT

Ular Naga
Engklek
Petak Umpet

Lompat tali/karet
Dakon
Bekel
Bakiak tali
Bakiak Sandal
Sapu tangan
Kempyeng
Kelereng
Dingklik

24

media
media
media
media
media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Lompat Tali
dimainkan oleh 3 orang atau lebih.
dua orang yang memegang tali,
satu orang yang akan melompat.
lompatan pertama di mulai dari
yang terendah yaitu saat di tanah
atau sesuai kesepakatan. pemain
yang tidak berhasil melompati tali
maka akan dinyatakan kalah dan
harus menggantikan memegang tali
salah satu pemain yang bertugas
memegang tali begitu seterusnya

Kempyeng
dimainkan oleh dua, ada 5 atau 7 kempyeng
(namun umumnya 5) yang dimainkan dengan
cara di lempar pelan (pyar=bahasa jawa)
diambil satu supaya kempyeng yang tersisa
jumlahnya genap. lalu pemain akan memantik
sesuai dengan petunjuk pemain lawan. setelah
semua di mantik pemain akan mencakup
(melemparkan kempyeng keatas punggung
tangan) lalu ditangkap, hasilnya dihitung
berapa jumlahnya
penentuan berganti pemain adalah saat
kempyeng yang dimantik tidak sampai maka
pemain akan otomatis berganti

25

media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Sapu tangan
Permainan ini biasa dimainkan oleh anak-anak, dan biasanya
terdiri dari 20 anak atau lebih ( seperti ukuran 1 kelas ) yang
masing masing duduk melingkar.
Cara Bermain :
Pemilik saputangan ( yang dipilih secara random atau acak
dalam awal permainan ) berlari memutari lingkaran,
sementara pada saat yang bersamaan, semua orang
menyanyikan lagu "Saputangan". Bila lagu yang dinyanyikan
sudah habis ( mencapai kata saya ) pemilik sapu tangan harus
melempar sapu tangan tersebut ke orang yang berada paling
dekat dengannya di lingkaran tersebut. Orang yang
mendapatkan saputangan harus mengejar si pelempar sapu
tangan. Orang yang sedang dikejar ( pelempar sarung tangan
) harus berlari mengitari 1 lingkaran untuk duduk di tempat
yang kosong ( tempat orang yang mendapatkan sapu tangan
). Jika orang yang sedang dikejar gagal ( terkena sapu tangan
) maka dia harus berlari ulang, bila dia berhasil maka orang
yang mendapatkan sapu tangan berlari memutari lingkaran
dan semuanya menyanyikan lagu "Saputangan" kembali
Dan seterusnya... ( Berulang )

Pemain harus membuat lubang di tanah minimal sebesar kelereng,
yang telah disepakati oleh para pemain lainnya.
Bila lebih dari 2 orang, pemain harus dibagi menjadi 2 kelompok.
Permainan telah dimulai dengan melemparkan kelereng masing-
masing ke arah mendekati lubang yang sebelumnya dibuat.
Pemain yang kelerengnya paling mendekati lubang berhak bermain
pertama, kemudian urutan selanjutnya disesuaikan dengan jarak
dekat antara kelereng yang dilempar dengan lubang yang dibuat.
Pemain yang berhasil memasukkan kelerengnya ke dalam lubang
mempunyai kesempatan untuk menyerang lawannya. Ketika lawan
terkena serangan tersebut, kelereng lawan tidak dapat dimainkan
lagi atau dikatakan “mati”.
Pemain yang belum memasukkan kelerengnya pada lubang yang
telah dibuat, tidak bisa menyerang dan mematikan kelereng yang
lain.
Setiap pemain boleh menembak kelereng mana saja, sehingga
memungkinkan untuk dapat mematikan kelereng temannya sendiri.
Untuk menghindari serangan lawan, pemain bisa meletakkan
kelerengnya di tempat tersembunyi, misal di bawah bebatuan atau di
sela-sela bebatuan.
Pemain yang dikatakan selesai apabila semua kelereng telah mati
dan hanya ada satu kelereng yang hidup, atau kelereng salah satu
regu yang masih hidup.

Kelereng

26

media
media
media
media
media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Anggota tim sebanyak 2-3 orang menggunakan
alas kaki bakiak dan mengambil posisi start.
Mulai berjalan dengan melakukan koordinasi
seluruh anggota tim agar dapat berjalan
serempak dengan langkah yang sama sehingga
takkan terjatuh.
Letakkan masing-masing kaki di bawa tali, kaki kiri
dan kanan harus bersamaan diangkat melangkah,
agar dapat berjalan cepat dan tidak terjatuh maka
di perlukan kekompakan antara pemain dalam
satu tim.
Supaya tim tetap kompak, para pemain harus
sepakat memulai mengangkat kaki kanan atau
kaki kiri dulu, kemudian anggota akan berjalan
sambil memberi komando pada langkah para
pemain lainnya seperti: "kanan!kiri!kanan!kiri!".
Tim yang mencapai garis finish adalah pemenang.

Bakiak sandal

Bakiak tali
permainan ini awalnya berupa permainan
bakiak dari bahan batok kelapa yang
dikasih tali
namun karena dimainkan anak-anak
maka di modifikasi dengan mengganti
batok dengan papn kayu bergambar kaki
mirip seperti sandal
cara bermainnya dengan cara
menjepitkan jari kaki pada tali lalu
berjalan secepat mungkin sampai garis
finish
mereka yang menang adalah yang
sampai duluan ke garis finish

27

media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Siapkan bola bekel dan 5 buah biji bekel
Pemain melakukan pengundian untuk menentukan urutan bermain
Permainan dilakukan dengan mengumpulkan biji bekel setelah bola
bekel dilambungkan ke udara, kemudian dilanjutkan dengan
mengambil kembali bola setelah satu kali pantulan bola
Pada babak pertama, pengumpulan biji bekel dilakukan secara
bertingkat. Pada babak pertama, pemain mengambil 1 buah biji
bekel pada pantulan bola pertama, mengambil 2 biji bekel pada
pantulan bola kedua, dan seterusnya
Permainan akan berganti ke pemain berikutnya apabila tidak
berhasil mengumpulkan biji bekel pada pantulan bola bekel atau
muncul pelanggaran yaitu menyentuh biji bekel lain saat mencoba
mengumpulkan biji bekel
Pada babak kedua, biji bekel diatur dengan posisi menunjukkan sisi
yang sama
Pada babak ketiga, biji bekel diatur sama dengan posisi
menunjukkan sisi berbeda dari babak kedua
Pemenang permainan ini adalah pemain pertama yang berhasil
menyelesaikan setiap babak dalam permainan.

Bekel
Permainan bekel biasanya dimainkan oleh 2-5 orang pemain dengan
cara bermain sebagai berikut:

Dakon
Cara bermain dakon adalah sebagai berikut:
a. Kedua pemain melakukan suit untuk menentukan siapayang
mendapat
giliran pertama bermain
b. Pemain yang mendapat giliran bermain mengambil
bijidakon dari arah satu
lubang yang menjadi miliknya.
c. Biji dakon diletakkan satu per satu pada lubang di
sebelahkanannya sampai
habis, termasuk ke lubang milik lawan.
d. Jika melewati lubang besar yang menjadi miliknya,
pemainmeletakkan satu
biji dakon di sana. Namun, jika melewati lubang besarmilik
lawan, pemain
tidak boleh meletakkan biji dakon di dalamnya.
e. Pemain yang mendapatkan biji dakon paling banyak
adalahpemain yang
keluar sebagai pemenang.
f. Setelah selesai satu putaran, permainan dapat
diulangkembali.

28

media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Engklek
Cara Memainkan Engklek Engklek dapat
dimainkan sendiri atau bersama-sama. Jika
dilakukan bersama-sama, pengundian urutan
pemain dapat dilakukan dengan hompimpa
atau suit. Permainan ini menggunakan alat
bernama gaco, yaitu berupa potongan
genteng atau batu yang pipih. Gaco dilempar
pada kotak pertama. Setelahnya, pemain
mulai melompat-lompat dengan satu kaki dari
satu kotak ke kotak lain secara berurutan,
kecuali kotak tempat gaco.
Kemudian, pemain kembali ke tempat asal
tetap dengan cara melompat dengan satu
kaki, sambil mengambil gaco

Dengklek
permainan yang menggunakan kursi
kecil yang biasa disebut dengklek
dimainkan 2-4 orang dengan masing-
masing orang menggunakan dua
dengklek
cara bermainnya dengan memindahkan
dengklek yang tidak diinjak
kemudian pemain berpindah pada
dengklek didepannya
pindahkan lagi dengklek yang sudah
begitu seterusnya sampai garis finish

29

media
media
media
media
media

PROYEK

nama permainan tradisional yang dipilih berikut uraiannya

Tentukan siapa yang berjaga dengan cara melakukan
suit atau hompimpa terlebih dahulu. Biasanya, pemain
yang kalah saat suit atau hompimpa inilah yang akan
berjaga.
Tetapkan benteng yang akan digunakan untuk si
pencari (orang yang berjaga).
Si pencari akan menutup mata dan menghitung
mundur. Sementara si pencari menghitung, pemain
lain harus mencari tempat untuk bersembunyi.
Pencari akan mulai mencari pemain lain. Tugas pemain
yang bersembunyi adalah berlari untuk memegang
benteng sebelum si pencari lebih dulu sampai ke
benteng dan meneriakkan nama pemain tersebut.
Dalam hal ini, jika pencari lebih dulu mencapai
benteng, maka si pemain dianggap kalah dan harus
berjaga di sesi permainan selanjutnya. Namun, jika
pemain lebih dulu mencapai benteng ketimbang si
pencari, maka pencari harus siap berjaga kembali.

Petak umpet

Ular naga
Cara bermain permainan ini adalah setiap anak berbaris
memanjang, dari depan ke belakang, setiap pemain memegang
pundak pemain yang ada di depannya. Kemudian ada dua
orang anak yang berperan sebagai gerbang. Barisan itu akan
bergerak melingkar kian kemari bagai Naga yang berjalan-jalan.
Sambil menyanyikan lagu, mereka mengitari gerbang yang
berdiri di tengah-tengah arena permainan.

Pada saat-saat tertentu sesuai dengan lagu, Ular Naga akan
berjalan melewati gerbang. Pada saat terakhir, ketika lagu
habis, seorang anak yang berjalan paling belakang akan
'ditangkap' oleh gerbang. Setelah itu, si "induk" dengan semua
anggota barisan berderet di belakangnya akan berdialog dan
berbantah-bantahan dengan kedua anak gerbang perihal anak
yang ditangkap. Seringkali perbantahan ini berlangsung seru
dan lucu, sehingga anak-anak ini saling tertawa. Sampai pada
akhirnya, si anak yang tertangkap disuruh memilih di antara dua
pilihan, dan berdasarkan pilihannya ditempatkan di belakang
salah satu "gerbang".

30

media

MEDIA

Contoh media yang disiapkan guru:

31

media
media
media
media
media
media
media
media

MEDIA

Contoh media yang disiapkan guru:

32

media

PROYEK 1

Permainan lompat tali

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional lompat tali
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional lompat tali baik nama,
asal permainan atau mungkin asal usulnya. Guru juga dapat menyampaikan atau
mendemonsrasikan bagaimana cara bermain lompat tali
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main lompat tali.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
tali yang terbuat dari
rangkaian karet gelang

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

33

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan
3. Anak akan melakukan kegiatan main lompat tali sesuai dengan pengetahuan
cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.
4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang kegiatan hari ini,
gali pengetahuan anak tentang permainan lompat tali misalnya cara bermain,
aturan, asal-iusul permainan tersebut.
5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di sepakati

PROYEK 1

Permainan lompat tali mungkin bagi sebagian anak sangat asing sehingga
peralatan yang digunakan dapat di siapkan di kelas agar anak dapat
menggunakannya sewaktu-waktu
guru harus selalu melakukan pengawasan ketika anak melakukan sendiri
permainan tersebut, memastikan keamanan anak saat bermain.

Catatan

1.

2.

34

media
media
media
media
media
media
media
media

PROYEK 1

Dokumentasi permainan lompat tali

35

media

PROYEK 2

Permainan kempyeng

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional kempyeng
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional kempyeng baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain kempyeng
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main kempyeng.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
tutup botol yang terbuat dari
seng

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

36

media
media
media
media
media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main kempyeng sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan
kempyeng misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan
tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 2

37

media

PROYEK 2

Dokumen kegiatan main kempyeng

38

media

PROYEK 3

Permainan Saputangan

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional saputangan
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional saputangan baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain saputangan
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main Saputangan.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
saputangan kecil

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

39

media
media
media
media
media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main saputangan sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan
saputangan misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan
tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 3

40

media

PROYEK 3

Dokumen kegiatan main Saputangan

41

media
media
media
media
media
media

PROYEK 4

Permainan kelereng

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional kelereng
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional Kelereng baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain Kelereng
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main Kelereng.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
kelereng

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan maion betrlangsung

42

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main Kelereng sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan
kelereng misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan
tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 4

43

media

PROYEK 4

Dokumen kegiatan main kelereng

44

media
media
media
media
media
media

PROYEK 5

Permainan bakiak tali

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional Bakiak tali
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional bakiak tali baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain Bakiak tali
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main Bakiak tali.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Bakiak tali

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan maion betrlangsung

45

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main Bakiak tali sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan bakiak
tali misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 5

46

media
media
media
media
media
media
media
media
media

PROYEK 5

Dokumen kegiatan main bakiak tali

47

media

PROYEK 6

Permainan bakiak sandal

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional Bakiak sandal
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional Bakiak sandal baik
nama, asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan
bagaimana cara bermain Bakiak sandal
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main Bakiak sandal.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Bakiak sandal

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

48

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main Bakiak sandal sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan Bakiak
sandal misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 6

49

media
media
media
media
media
media
media
media

PROYEK 6

Dokumen kegiatan main bakiak sandal

50

media

PROYEK 7

Permainan engklek

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional engklek
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional engklek baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain engklek
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main engklek

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
area bermain engklek

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

51

media
media
media
media
media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main engklek sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan engklek
misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 7

52

media

PROYEK 7

Dokumen kegiatan main engklek

53

media

PROYEK 8

Permainan Dengklek

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional Dengklek
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional Dengklek baik nama,
asal usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain dengklek
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main Dengklek.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Kursi kecil atau Dengklek

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

54

media
media
media
media
media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main Dengklek sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan
Dengklek misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan
tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 8

55

media

PROYEK 8

Dokumen kegiatan main dengklek

56

media
media
media
media
media
media

PROYEK 9

Permainan Dakon

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional dakon
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional dakon baik nama, asal
usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain dakon
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main dakon.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Dakon dan biji dakon

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

57

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main dakon sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan dakon
misalnya cara bermain, aturan, asal-usul permainan tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 9

58

media

PROYEK 9

Dokumen kegiatan main dakon

59

media
media
media
media
media
media

PROYEK 10

Permainan bekel

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Melakukan permainan tradisional bekel
1.Guru mengajak anak untuk berdiskusi permainan tradisional bekel baik nama, asal
usul permainan. Guru menyampaikan atau mendemonsrasikan bagaimana cara
bermain bekel
Kemudian guru mengajak anak untuk membuat kesepakatan tentang aturan selama
melakukan kegiatan main bekel.

Kegiatan Pembelajaran :

Alat dan Bahan :
Bola dan biji bekel

Catatan :
Guru dapat menyiapkan alat main yang di
butuhkan
Guru mencatat hasil pengamatan selama
kegiatan main berlangsung

60

media

2. Guru menyiapkan alat-alat yang diperlukan

3. Anak akan melakukan kegiatan main bekel sesuai dengan
pengetahuan cara bermain dan aturan yang sudah disepakati.

4.Setelah kegiatan main, guru dan anak melakukan review tentang
kegiatan hari ini, gali pengetahuan anak tentang permainan bekel
misalnya cara bermain, aturan, asal-iusul permainan tersebut.

5. Informasikan kegiatan main esok hari sesuai jadwal yang sudah di
sepakati

PROYEK 10

61

media
media
media
media
media
media
media
media

PROYEK 10

Dokumen kegiatan main bekel

62

media

PIJAKAN AKHIR

Permainan yang paling menyenangkan

Estimasi Waktu : 1 x pertemuan

Alat dan bahan :
Dokumentasi

Catatan :

kEGIATAN
1.Guru memberikan kesempatan pada anak untuk menceritakan pengalaman
kegiatannya selama melakukan kegiatan bermain macam-macam permainan
tradisional. Guru bisa menunjukan dokumentasi kegiatan main anak, mulai dari
proses awal projek sampai saat presentasi sebagai pemantik. Guru memberi
dorongan kepada anak untuk melihat bagaimana cara bermain bersama,
termasuk memberi apresiasi pada setiap keberhasilan anak

Guru menyiapkan area
untuk bercerita

63

media

PIJAKAN AKHIR

2.Anak dapat menyampaikan permainan apa yang paling disukai
dan alasan memilih permainan tersebut

3.Pada akhir kegiatan guru dapat menguatkan kembali
bagaimana pentingnya bekerjasama, mengenal informasi baru
tentang permainan tradisional serta bagaimana mereka ikut
berpartisipasi untuk melesatrikan budaya.

64

media
media
media
media
media
media
media

PIJAKAN AKHIR

Dokumen kegiatan review

65

media

PIJAKAN AKHIR

Dokumen kegiatan review

66

media
media
media
media
media
media
media

PIJAKAN AKHIR

Dokumen kegiatan review

67

media

PIJAKAN AKHIR

Dokumen kegiatan review

68

media

Mendokumentasikan proses kegiatan main anak. Dokumentasi berupa catatan
rekam proses, foto, video.
Mencatat hasil pengamatan tentang kebiasaan bekerja bersama dalam
melakukan kegiatan dengan kelompok (melibatkan 2 atau lebih orang),
melaksanakan aktivitas bermain sesuai dengan kesepakatan bersama dan
saling mengingatkan adanya kesepakatan tersebut, mengidentifikasi dan
mengolah informasi dan gagasan sederhana, serta menyebutkan alasan dari
pilihan atau keputusannya
Penilaian dengan menggunakan anekdot, foto berseri, checklist.

Assesment

1.

2.

3.

69

media
media
media
media
media

Nama Anak : Fathia Zannuba


Tujuan Proyek


Hasil Observasi


Nama Kegiatan

Catatan

1. Anak terbiasa bekerja bersama dalam melakukan kegiatan
dengan kelompok (melibatkan 2 atau lebih orang)

Cublak-cubak suweng
anak dapat bekerja ketika bermain, dengan teman-

temannya

2. Anak melaksanakan aktivitas bermain sesuai dengan
kesepakatan bersama dan saling mengingatkan adanya
kesepakatan tersebut

Lompat tali
anak bermain sesuai dengan aturan yang telah

disepakati

3. Anak mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan
sederhana

Main Engklek
Dapat memahami informasi tentang urutan main

engklek

4. Anak menyebutkan alasan dari pilihan atau keputusannya

Kempyeng
Memberikan lasan : dia senang bermain
kempyeng karena seru bermain bersama

Tabel Checklist

70

media

Judul Kegiatan: Bermain dingklik
Nama Anak: Rafif

Pengamatan

Indikator yang tercapai

1

2

3

4

Saat bermain Bakiak sandal, Rafif memilih Rey untuk
teman bermainnya. "Ayo Rey, aku sama kamu ya?"
Rey memegang pinggul Rafif, dan Rafif memegang
tangan rey

Bermain Engklek : Mengikuri aturan main yang sudah
diinformasikan dan mengingatkan temannya ketika
temannya tidak sesuai dengan aturan main

Main dingklik : menerima informasi dengan baik tentang
aturan main bermain dingklik

Recalling : Memilih bakiak sandal sebagai mainan yang
paling disukai, karena seru saat main bersama

Tabel Anekdot

Indikator yang ingin dicapai
1. Anak terbiasa bekerja bersama dalam melakukan kegiatan dengan kelompok.
2. Anak melaksanakan aktivitas bermain sesuai dengan kesepakatan bersama dan saling mengingatkan adanya kesepakatan tersebut
3. Anak mengidentifikasi dan mengolah informasi dan gagasan sederhana
4. Anak menyebutkan alasan dari pilihan atau keputusannya

71

media
media
media
media
media
media

Nama Anak : Rafif
Kegiatan : Membuat jadwal main selama P5

Foto Kegiatan

Analisa

anak memilih bahan yang akan digunakan
untuk membuat jadwal permainanan yang
akan di lakukan

Tabel Foto Berseri

72

media

Nama Anak : Rafif
Kegiatan : Membuat jadwal main selama P5

Foto Kegiatan

Analisa

anak membuat catatan nama permainan
pada potongan kertas warna-warni lalu di
tempel pada kertas manila tersusun
menjadi jadwal permainan yang akan
dilaksanakan

Tabel Foto Berseri

73

media

Nama Anak : Rafif
Kegiatan : Membuat jadwal main selama P5

Foto Kegiatan

Analisa

memajang hasil karya dan menjadi
panduan anak-anak dalam melaksanakan
kegiatan

Tabel Foto Berseri

74

media
media
media
media
media


Hal yang Dievaluasi

Catatan Penilaian

Kesesuaian tujuan dengan kegiatan

pemilihan tujuan sesuai dengan kegiatan yang di pilih sehingga tujuan

tersebut muncul dan terlihat dalam capaian diri anak

Ketepatan media yang digunakan

semua media yang di siapkan dapat digunakan dengan baik oleh anak
namun ada beberapa yang perlu pengawasan lebih intens agar anak

dapat menggunakan sesuai dengan aturannya

Ketepatan metode pembelajaran

pemilihan metode pembelajaran sesuai dengan kebutuhan di masing-
masing jenjang dapat dilakukan dan diterima dengan baik oleh anak

Kemampuan fasilitasi guru
guru dapat memfasilitasi sesuai kebutuhan anak

Kesesuaian narasumber

pemilihan nara sumber yang tepat dapat menjadi sumber pengetahuan

anak

Tabel Evaluasi Kegiatan

75

media

Tabel Evaluasi Kegiatan

Rencana Tindak Lanjut :
permainan ini sangat menarik bagi anak-anak sehingga permainan ini
dapat diulang kembali pada kurun waktu yang berbeda

76

media
media
media
media
media

GLOSSARIUM

Recalling : mengingat kembali
Review : kegiatan yang dilakukan oleh seseorang untuk
memberikan ulasan terhadap sesuatu hal pernah mereka coba
Check list : alat rekam observasi yang memuat sebuah daftar
prtnyataan tentang aspek-aspek yang mungkin erdapat dalam
sebuah situasi, tingkah laku dan kegiatan

77

media

https://amp.kompas.com/regional/read/2022/02/21/135943678/permainan-engklek-sejarah-cara-bermain-manfaat-dan-alat-yang-
digunakan

https://kumparan.com/kabar-harian/mengenal-permainan-kelereng-cara-bermain-dan-model-permainannya-1wSJv54W22J/full

https://www.wearemania.net/ngalam/bermain-dakon-masih-ingat-caranya/6330

https://amp.kompas.com/regional/read/2022/02/23/195823578/permainan-bakiak-asal-sumatera-barat-cara-bermain-dan-tujuan

https://indonesiakaya.com/pustaka-indonesia/bakiak-batok-permainan-tradisional-sunda-
bogor/#:~:text=Permainan%20tradisional%20bakiak%20batok%20biasanya%20dimainkan%20dengan%20menggunakan%20rintangan.,saat
%20berjalan%20akan%20dianggap%20gagal.

https://www.tgrcampaign.com/read/77/mengenal-permainan-tradisional-bekel

https://pariwisata.jogjakota.go.id/detail/index/796

https://regional.kompas.com/read/2022/02/21/135943678/permainan-engklek-sejarah-cara-bermain-manfaat-dan-alat-yang-digunakan?
page=all

Daftar Pustaka

78

media

PAUD TERPADU AL FURQAN JEMBER

Islami, Qur ani, Berprestasi

media
media
media
media
media
media
media

AYO BERMAIN BERSAMA

Mengenal Keberagaman Budaya

“Kita Semua Bersaudara”
BHINEKA TUNGGAL IKA

10 kali pertemuan

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 78

SLIDE