Search Header Logo
Mengamati dan Mendeskripsikan Karya Seni Rupa

Mengamati dan Mendeskripsikan Karya Seni Rupa

Assessment

Presentation

Arts

10th Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Injung Istria

Used 2+ times

FREE Resource

31 Slides • 11 Questions

1

media

Mengamati dan Mendeskripsikan Karya Seni Rupa

2

Draw

Bagaimana perasaanmu hari ini?

3

media

Bab
2

Mengamati dan Mendeskripsikan
Karya Seni Rupa

Sumber: shutterstock.com

4

TUJUAN PEMBELAJARAN

  1. Mendeskripsikan karya seni rupa yang diamati dengan tepat.

  2. Menganalisis karya seni rupa menggunakan metide apresiasi seni berdasarkan hasil pengamatan dengan baik.

  3. Menginterpretasi karya seni rupa berdasarkan pengetahuan dan pengalaman yang dimilikinya

  4. Menilai karya seni rupa berdasarkan kriteria kualitas karya yang telah dipelajarinya

  5. Mempresentasikan hasil pengamatan berdasarkan tahapan pembelajaran kritik dengan tepat

  6. Menguraikan contoh ruang publikasi karya seni yang ada di lingkungan sekitarnya

5

media

Mengamati karya seni rupa artinya
mengapresiasi karya dan penciptanya.
Apresiasi karya seni rupa dapat dilakukan
melalui berbagai kegiatan, seperti mengikuti
atau menonton pameran karya seni lukis,
pameran instalasi, pameran patung, dan
pameran karya seni lainnya, baik secara
daring maupun dengan melihat katalog karya seni rupa di internet maupun secara luring.

A. Apresiasi Karya Seni Rupa

Sumber: Pixabay.com

6

media

Sumber: shutterstock.com

Salah satu
langkah awal
mengapresiasi
karya seni rupa
adalah dengan
mendatangi
pameran, lalu
mengamati
karya dengan
saksama.

7

media

1. Dasar Apresiasi Karya Seni Rupa

Sumber: canva.com

Apresiasi karya seni rupa adalah aktivitas
menghargai, merasakan, menikmati, menghayati, dan mengindra nilai-nilai keindahan karya.
Apresiasi tersebut dilakukan dengan
mendeskripsikan segala sesuatu yang dilihat dan dipahami secara apa adanya, tanpa berusaha menambahkan segala sesuatu yang tidak terdapat dalam karya tersebut.

8

media

2. Tingkatan Apresiasi Karya Seni Rupa

Apresiasi empatik dilakukan dengan menilai tampilan visual karya
seni rupa melalui pengamatan secara sekilas.

a. Apresiasi empatik

Apresiasi estetis adalah menilai sebuah karya seni rupa dengan melibatkan pengamatan dan penghayatan.

b. Apresiasi estetis

Apresiasi kritik adalah kegiatan menanggapi sebuah karya dengan berfokus pada kelebihan dan kekurangannya.

c. Apresiasi kritik

9

media

3. Tahapan Apresiasi Kritik Seni Rupa

Deskripsi adalah tahapan untuk menemukan, mencatat, dan
menguraikan hasil tangkapan indra penglihatan secara apa adanya.

a. Deskripsi

Pada tahapan ini, dilakukan telaah terhadap karya berdasarkan struktur formal atau unsur-unsur pembentuknya.

b. Analisis formal

10

media

Tahapan interpretasi dilakukan dengan menafsirkan makna sebuah
karya seni yang mengacu pada tema yang digarap, simbol yang
dihadirkan, dan masalah atau fenomena yang diangkat.

c. Interpretasi

Tahapan evaluasi atau penilaian dilakukan untuk menentukan kualitas
sebuah karya seni melalui perbandingannya dengan karya seni yang
sejenis.

d. Evaluasi

11

media

B. Pendekatan Apresiasi Seni

Pendekatan dapat dimaknai sebagai cara
atau strategi dalam melakukan sesuatu.
Dalam seni, apresiasi dilihat sebagai proses menghargai seseorang sebagai seniman yang menciptakan karya seni. Apresiasi karya seni rupa dapat dilakukan secara aktif dan pasif.

Sumber: Pixabay.com

12

media

Sumber: pixabay.com

Apresiasi aktif, yakni dengan melibatkan peserta
secara langsung. Adapun apresiasi pasif, yakni
semata-mata mengamati sebuah karya seni tanpa
disertai usaha untuk mengkritik atau menilainya.

13

media

Sumber: shutterstock.com

Mengamati secara langsung pembuatan batik merupakan salah satu wujud
apresiasi seni.

14

media

1. Pendekatan Aplikatif

Sumber: canva.com

Apresiasi melalui pendekatan aplikatif
ditumbuhkan dengan melakukan kegiatan
berkarya seni secara langsung, seperti di
studio, kampus, rumah, atau ditempat-tempat
yang ada ruang kosongnya.

15

media

2. Pendekatan Problematik

Sumber: canva.com

Apresiasi melalui pendekatan problematik
menyoroti masalah serta liku-liku seni sebagai sarana untuk dapat menikmatinya secara semestinya, kemudian deretan problem-problem seni yang harus dibahas satu persatu.

16

media

3. Pendekatan Historis

Sumber: canva.com

Apresiasi dengan pendekatan historis
ditumbuhkan melalui pengenalan sejarah perkembangan seni. Pendekatan ini dapat dilakukan dengan meneliti dan mempelajari pengetahuan terkait asal-usul sebuah karya seni rupa, baik melalui buku maupun internet.

17

media

C. Tempat Mengapresiasi Karya Seni Rupa

1. Galeri

Galeri seni adalah ruang
kosong atau tempat yang
digunakan untuk
memamerkan karya seni.
Tempat ini biasanya
dikunjungi oleh orang-orang
yang memang memiliki
ketertarikan terhadap karya
seni rupa.

Sumber: shutterstock.com

Fungsi utama dari galeri seni adalah mewadahi

komunikasi antara produsen dan konsumen.

18

media

2. Museum

Museum adalah tempat
untuk menyimpan, merawat,
dan melihat benda-benda
bersejarah. Benda-benda
tersebut mengacu pada
segala hal yang memiliki nilai
tertentu sehingga
keberadaannya perlu
dilestarikan.

Sumber: shutterstock.com

Museum Ullen Sentalu di Yogyakarta yang menyimpan
berbagai koleksi karya seni rupa bernilai tinggi, seperti

lukisan, topeng, patung, dan sebagainya.

19

media

3. Ruang Alternatif

Sumber: canva.com

Ruang alternatif merujuk pada sebuah
lokasi untuk beraktivitas di luar tempat-
tempat konvensional (museum, galeri).
Tempat ini muncul sebagai dampak dari
perkembangan seni rupa kontemporer di
Indonesia yang dinamis.

20

media

4. Ruang Seni Virtual

Ruang seni virtual dapat
menjadi wadah dari para
seniman, khususnya seniman
muda untuk menampilkan
karya seni mereka. Berbagai
jenis karya seni rupa dapat
ditampilkan secara virtual
melalui platform digital,
misalnya situs web, sosial
media, dan sebagainya.

Sumber: 360indonesia.id

Museum virtual yang dapat digunakan untuk

melakukan kunjungan secara daring merupakan salah

satu bentuk ruang virtual.

21

media

5. Ruang Publik

Sumber: canva.com

Tempat-tempat umum seperti jalanan,
taman, dan gedung-Gedung yang
digunakan oleh masyarakat luas.
Misalnya: patung-patung di taman, mural,
graffiti, dsb.

22

media

D. Cara Mengapresiasi Karya Seni Rupa

Sumber: shutterstock.com

Karya seni rupa yang dipamerkan, misalnya patung, biasanya
merupakan karya yang memiliki nilai historis sehingga untuk
mengetahui latar belakangnya, seseorang dapat bertanya kepada
pemandu.

23

media

1. Bertanya kepada Seniman/Kurator/Pemandu Pameran

Sumber: canva.com

Pada era pascamodern sekarang, apresiasi karya
seni yang dilakukan masyarakat sudah lebih baik
dibandingkan zaman dahulu. Masyarakat dengan
sadar berusaha mendapatkan informasi
mengenai sebuah karya seni rupa dengan
bertanya langsung kepada orang-orang yang
lebih paham, seperti seniman, kurator, atau
pemandu pameran.

24

media

2. Mengunjungi Galeri Seni atau Tempat Pameran

Sumber: canva.com

Selain mencari informasi terkait karya seni
rupa, apresiasi juga dapat dilakukan dengan
mengunjungi galeri seni atau tempat pameran
untuk melihat wujud karya. Dengan
mengetahui wujud karya seni rupa, seseorang
tentu akan memiliki pengalaman, karena
kekagumannya maupun karena informasi yang
diperolah sehingga penilaian terhadap sebuah
karya menjadi lebih detail.

25

media

Sumber: canva.com

3. Tidak menyentuh karya

kecuali diperkenankan

4. Membagikan wawasan dan

apresiasi dalam bentuk
berbagai bentuk (contoh:
media sosial)

26

media
media

5. Mematuhi peraturan yang diberlakukan di ruang pameran. Di

setiap ruang pameran, tentu saja memiliki peraturan atau tata
tertib

yang

diberlakukan

di

Galeri

Nasional

Indonesia.

Dilarang merokok

Dilarang menyentuh karya

Dilarang memakai jaket

Dilarang membawa tas

Dilarang memakai topi dan kacamata hitam

Dilarang membawa hewan

Dilarang menggunakan flash kamera

Dilarang membawa makanan/minuman

Dilarang menggunakan flash kamera

handphone

27

media
media

Dilarang menggunakan tongsis/
selfie stick

Dilarang membuang sampah
Dilarang berisik

28

media

MENDESKRIPSIKAN DAN MENGANALISIS KARYA SENI

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mendeskripsikan
karya seni adalah :
Medium yang digunakan (teknik dan bahan)
Contoh : jika siswa melihat sebuah lukisan kanvas

yang menggunakan cat minyak, maka teknik yang
digunakan adalah melukis dan bahannya adalah cat
minyak dan kanvas

29

media
media

Unsur karya (obyek yang terlihat, warna-warna yang

nampak, bentuk yang terlihat)

30

media

Menganalisis karya seni rupa
Ada beberapa metode kritik yang dapat digunakan dalam mengapresiasi karya
seni seperti yang dikemukakan Chapman (1978), yaitu: metode induktif,
metode deduktif, metode empatik, dan metode interaktif.
Selain itu, siswa juga dapat menggunakan jenis kritik seni rupa menurut
Feldman (1967: 452-456) yang terdiri dari: Kritik Jurnalistik (Jurnalistic Criticism),
Kritik Pedagogik (Pedagogical Criticism), Kritik Akademik (Scholary Criticism),
Kritik Populer (Popular Criticism)

31

media

Contoh dampak karya seni bagi diri sendiri dan lingkungannya,
contoh:

• Memiliki muatan emosional/spiritual
• Memberikan nilai keindahan dan kepuasaan tersendiri
• Memberikan dampak psikologis (contoh: salah satu bentuk

terapi) dan kesenangan hati

• Meningkatkan dan mengasah kreativitas dan daya imajinasi
• Melepas penat dan coping stress

32

media
media
media

Pemaparan contoh karya seni yang berdampak untuk
diri sendiri dan lingkungan

33

Multiple Choice

Berikut tempat mengapresiasi karya seni rupa, kecuali ....

1

galeri

2

ruang publik

3

tempat ibadah

4

museum

5

ruang virtual

34

Multiple Choice

Hal-hal yang perlu diperhatikan saat mendeskripsikan karya seni, kecuali ....

1

medium yang digunakan (teknik dan bahan)

2

harga jual suatu karya

3

unsur karya (obyek yang terlihat, warna-warna yang nampak, bentuk yang terlihat).

4

menganalisis karya seni rupa

35

Multiple Choice

Jika siswa melihat sebuah lukisan kanvas yang menggunakan cat minyak, maka teknik yang digunakan adalah melukis dan bahannya adalah cat minyak dan kanvas. Diatas merupakan contoh mendiskripsiksn seni rupa ....

1

Medium yang digunakan (teknik dan bahan)

2

Unsur karya (obyek yang terlihat, warna-warna yang nampak, bentuk yang terlihat).

3

Menganalisis karya seni rupa

36

Multiple Choice

Di bawah ini kritik seni rupa menurut Feldman, kecuali ....

1

kritik sastra

2

Kritik Jurnalistik

3

Kritik Pendidikan

4

Kritik Akademik

5

Kritik Populer

37

Multiple Choice

Untuk mendeteksi kelemahan, mengupas kedalaman, serta membangun kekurangan pada karya seninya, adalah fungsi kritik seni ....

1

bagi apresiastor

2

paling utama

3

Bagi perupa

4

bagi penikmat

38

Multiple Choice

Metode mengapresiasi suatu karya seni menurut Brent G. Wilson, kecuali ....

1

Apresiasi Empatik

2

Apresiasi Kritik

3

Apresiasi Estetis

4

Apresiasi Sosial

39

Multiple Choice

Metode mengapresiasi suatu karya seni menurut Brent G. Wilson, bahwa menilai atau menghargai suatu karya seni dengan melibatkan pengamatan dan penghayatan yang mendalam, yaitu apresiasi ....

1

Kritik

2

Empatik

3

Estetis

40

Multiple Choice

Ruang untuk menampilkan karya seni dalam bentuk pameran, biasanya galeri dikelola secara komersial yang bertujuan untuk menjual karya seni. tempat tersebut adalah ....

1

galeri

2

museum

3

ruang public

4

ruang virtual

41

Multiple Choice

Question image
  1. Perhatikan peryataan di bawah ini!

  2. 1. Dilarang menyentuh karya

  3. 2. Dilarang merokok

  4. 3. Dilarang berisik

  5. 4. Dilarang membawa hewan

  6. 5. Dilarang membawa makanan/minuman

  7. 6. Dilarang menggunakan flash kamera/handphone

  8. Pernyataan di atas merupakan ....

1

Tata tertib galeri seni/pameran

2

Tata tertib sekolah

3

Tata tertib masuk bengkel

4

tata tertib masuk laboratorium

42

Multiple Choice

Berikut ini contoh dampak karya seni bagi diri sendiri dan lingkungan, kecuali ....

1

Memberikan nilai keindahan dan kepuasan tersendiri

2

Meningkatkan dan mengasah kreativitas dan daya imajinasi

3

Memberikan dampak psikologis (contoh: salah satu bentuk terapi) dan kesenangan hati

4

Menambah penghasilan sehari-sehari

5

melepas penat dan coping stress

media

Mengamati dan Mendeskripsikan Karya Seni Rupa

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 42

SLIDE