

Lokakarya Pembelajaran dan Asesmen
Presentation
•
Social Studies
•
Professional Development
•
Practice Problem
•
Hard
Chandra Adi Prabowo
FREE Resource
65 Slides • 0 Questions
1
PEMBELAJARAN DAN
ASESMEN
UNIT MODUL PEMBELAJARAN DAN ASESMEN
2
1.
Peserta memahami pentingnya asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi.
2.
Peserta memahami cara merancang dan melakukan asesmen awal pembelajaran.
3.
Peserta memahami cara merancang pembelajaran terdiferensiasi sesuai dengan
hasil asesmen awal.
4.
Peserta (Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah) memahami bentuk pendampingan
kepada guru dalam penyusunan dan pelaksanaan asesmen awal pembelajaran dan
pembelajaran terdiferensiasi
TUJUAN LOKAKARYA
3
Agenda Kegiatan
Alur
Aktivitas
Pembukaan (15’)
Penjelasan agenda dan tujuan pendampingan.
Kesepakatan tata tertib selama pendampingan.
Perkenalan.
Monitoring PMO (45’)
Monitoring tindak lanjut aksi nyata dari kegiatan lokakarya sebelumya
Mulai dari diri (20’)
Peserta mengisi lembar reflektif mulai dari diri sesuai peran (LK1)
Eksplorasi konsep (90’)
Penjelasan konsep terkait asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi serta bentuk
dukungan/pendampingan yang dapat dilakukan oleh Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah
4
Alur
Aktivitas
Ruang kolaborasi (30’)
Peserta berkelompok sesuai peran dan mengerjakan Lembar Kerja 2:
Guru: identifikasi kesiapan belajar peserta didik dan strategi pembelajaran terdiferensiasi)
Pengawas Sekolah dan Kepala Sekolah: reviu/menyusun rancangan borang supervisi akademik
beserta rubrik penilaiannya
Demonstrasi Kontekstual
(60’)
Kelompok guru menyusun modul ajar berdasarkan skenario yang telah dibuat di sesi sebelumnya
Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah mendampingi dalam penyusunan modul sesuai dengan
rencana pendampingan yang telah dibuat di sesi sebelumnya
Elaborasi Pemahaman (60’)
Kelompok Guru mempresentasikan modul yang telah dibuat pada sesi Demonstrasi Kontekstual
Kelompok lainnya memberikan masukan terhadap modul yang telah dipresentasikan
(Rencana) Aksi Nyata (30’)
Berkelompok sesuai asal sekolah: Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah menyusun
rencana aksi nyata di satuan pendidikan masing-masing.
Penutup (10’)
Evaluasi dan Penutup
5
Kesepakatan Kelas
Hadir tepat waktu
Fokus dan
berpartisipasi aktif
pada kegiatan
lokakarya
Menerima telepon di
luar kelas
Menghargai pendapat
peserta lain (semua
pendapat dan
pertanyaan berharga)
Bertanya/
memberikan
pendapat dengan
tertib
6
MULAI DARI DIRI
7
Sudah di level
manakah kita saat ini?
8
Peserta mengunduh dan menjawab pertanyaan pada
LK 1 secara individu terkait pengalaman dalam
melakukan asesmen awal pembelajaran dan
merancang pembelajaran terdiferensiasi
PETUNJUK
9
EKSPLORASI KONSEP
10
MARI BERMAIN!
11
1.
Pembelajaran dan
asesmen merupakan
satu kesatuan yang
sebaiknya tidak
dipisahkan.
12
2. Hasil asesmen awal
digunakan agar guru dapat
merancang strategi
pembelajaran sesuai
dengan kebutuhan belajar
peserta didik.
13
3. Asesmen formatif
dapat berupa asesmen
pada awal pembelajaran
dan asesmen sepanjang
proses pembelajaran.
14
4. Asesmen formatif pada saat
pembelajaran dapat dijadikan
sebagai dasar dalam melakukan
refleksi terhadap keseluruhan
proses belajar yang dapat dijadikan
acuan untuk perencanaan
pembelajaran dan melakukan revisi
apabila diperlukan.
15
5. Peserta didik dapat
melanjutkan CP yang
sama meski sudah
berbeda fase jika CP
sebelumnya belum
tuntas.
16
6. Di Kurikulum
Merdeka peserta didik
wajib naik kelas.
17
7. Asesmen di awal
pembelajaran dilakukan untuk
mengetahui kesiapan peserta
didik untuk mempelajari materi
ajar dan mencapai tujuan
pembelajaran yang
direncanakan.
18
8. Tujuan dari
pembelajaran
terdiferensiasi adalah agar
setiap anak dapat
mencapai tujuan
pembelajaran yang
diharapkan.
19
9. Dalam melakukan pembelajaran
terdiferensiasi, pengelompokan
peserta didik berdasarkan capaian
atau hasil asesmen tidak mengarah
pada terbentuknya persepsi tentang
pengkategorian peserta didik ke
dalam kelompok yang “pintar” dan
tidak.
20
10. Dalam pembelajaran
terdiferensiasi
pengelompokan peserta
didik di fokuskan
berdasarkan gaya belajar
peserta didik.
21
Berapakah jawaban
BENAR Anda?
22
Jika MAYORITAS peserta
memperoleh skor BENAR lebih
dari 7, maka berlanjut pada
materi Asesmen Awal
Pembelajaran dan Pembelajaran
Terdiferensiasi.
Jika kurang dari 50% peserta
memperoleh skor BENAR di
bawah 7, maka Bapak/Ibu
diharapkan mereviu kembali
Panduan Pembelajaran dan
Asesmen (versi 2024) secara
mandiri
23
•Berdasarkan pengalaman Bapak/Ibu, apa saja yang
Bapak/Ibu pertimbangkan/lakukan ketika
merencanakan pembelajaran dan asesmen?
Selanjutnya mari kita merefleksikan
pengalaman yang kita miliki dengan
menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut
ini….
24
ASESMEN AWAL DAN
PEMBELAJARAN
TERDIFERENSIASI
25
ASESMEN AWAL PEMBELAJARAN
26
ASESMEN AWAL
“Transisi PAUD SD”
27
MATERI PENGAYAAN
“Metode Asesmen”
Pelatihan Mandiri | Materi Metode Asesmen (kemdikbud.go.id)
28
MATERI PENGAYAAN
“Mempersiapkan Asesmen Awal
Pembelajaran Numerasi Adaptasi
Pratham TaRL”
29
PEMBELAJARAN TERDIFERENSIASI
30
Bagaimana cara
menyusun perencanaan
pembelajaran?
31
Perencanaan pembelajaran disusun dalam bentuk dokumen
perencanaan pembelajaran yang:
Fleksibel
tidak terikat pada bentuk tertentu dan dapat
disesuaikan dengan konteks pembelajaran;
Jelas
mudah dipahami; dan
Sederhan
a
berisi hal pokok dan penting sebagai acuan
pelaksanaan pembelajaran. Sederhana tidak
selalu berarti mudah, melainkan jelas (clear)
dan dapat dilakukan.
32
Pembelajaran
Prinsip
Interaktif
memfasilitasi interaksi yang
sistematis dan produktif antara
pendidik dengan peserta didik,
sesama peserta didik, dan antara
peserta didik dengan materi
belajar. Pendidik berperan sebagai
fasilitator proses pembelajaran dan
tidak menjadi satu satunya sumber
pembelajaran.
Inspiratif
memberi keteladanan dan menjadi
sumber inspirasi positif bagi
peserta didik.
Menyenangkan
agar peserta didik mengalami
proses belajar sebagai pengalaman
yang menimbulkan emosi positif.
Menantang
untuk mendorong peserta didik
terus meningkatkan kompetensinya
melalui tugas dan aktivitas dengan
tingkat kesulitan yang tepat.
Memotivasi peserta didik
untuk berpartisipasi aktif
Memberikan ruang yang cukup
bagi prakarsa, kreativitas,
kemandirian sesuai dengan
bakat, minat dan
perkembangan fisik serta
psikologis peserta didik
33
Asesmen
Prinsip
Berkeadilan
Pendidik melakukan penilaian yang
tidak bias oleh latar belakang,
identitas, atau kebutuhan khusus
peserta didik
Objektif
Penilaian yang didasarkan pada informasi
faktual atas pencapaian perkembangan atau
hasil belajar peserta didik
Edukatif
Penilaian yang hasilnya digunakan
sebagai umpan balik bagi pendidik,
peserta didik, dan orang tua untuk
meningkatkan proses pembelajaran
dan hasil belajar.
34
Proses penyusunan perencanaan pembelajaran
Catatan: Proses perancangan kegiatan pembelajaran ini diperuntukkan bagi
pendidik yang akan merencanakan pembelajaran secara mandiri.
Menganalisis
Capaian
Pembelajaran
Menyusun Tujuan
Pembelajaran dan
Alurnya
Merencanakan
Pembelajaran dan
Asesmen
35
adalah kompetensi pembelajaran yang harus
dicapai peserta didik di akhir setiap fase.
Capaian Pembelajaran
Catatan: Dalam CP, “memahami” merupakan kemampuan yang dibangun melalui proses dan pengalaman
belajar yang memberikan kesempatan kepada mereka untuk dapat menjelaskan, menginterpretasi dan
mengaplikasikan informasi, menggunakan berbagai perspektif, dan berempati atas suatu fenomena.
(Understanding by Design, Wiggins & Tighe (2005))
36
Proses penyusunan perencanaan pembelajaran
Catatan: Proses perancangan kegiatan pembelajaran ini diperuntukkan bagi
pendidik yang akan merencanakan pembelajaran secara mandiri.
Menganalisis
Capaian
Pembelajaran
Menyusun Tujuan
Pembelajaran dan
Alurnya
Merencanakan
Pembelajaran dan
Asesmen
37
Bagaimana cara merumuskan tujuan pembelajaran?
38
Bagaimana mengurutkan tujuan pembelajaran menjadi alur
tujuan pembelajaran? (1)
Pengurutan
dari Konkret
ke yang
Abstrak
Metode pengurutan dari konten yang konkret dan berwujud ke konten yang
lebih abstrak dan simbolis. Contoh: memulai pengajaran dengan
menjelaskan tentang benda geometris (konkret) terlebih dahulu sebelum
mengajarkan aturan teori objek geometris tersebut (abstrak).
Pengurutan
Deduktif
Metode pengurutan dari konten bersifat umum ke konten yang spesifik.
Contoh: mengajarkan konsep database terlebih dahulu sebelum
mengajarkan tentang tipe database, seperti hierarki atau relasional.
Pengurutan
dari Mudah ke
yang Lebih
Sulit
Metode pengurutan dari konten paling mudah ke konten paling sulit. Contoh:
mengajarkan cara mengeja kata-kata pendek dalam kelas
39
Bagaimana mengurutkan tujuan pembelajaran menjadi alur tujuan
pembelajaran? (2)
Pengurutan
Hierarki
Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan keterampilan komponen konten yang
lebih mudah terlebih dahulu sebelum mengajarkan keterampilan yang lebih kompleks.
Contoh: siswa perlu belajar tentang penjumlahan sebelum mereka dapat memahami
konsep perkalian.
Pengurutan
Prosedural
Metode ini dilaksanakan dengan mengajarkan tahap pertama dari sebuah prosedur,
kemudian membantu siswa untuk menyelesaikan tahapan selanjutnya. Contoh: dalam
mengajarkan cara menggunakan t-test dalam sebuah pertanyaan penelitian, ada
beberapa tahap prosedur yang harus dilalui, seperti menulis hipotesis, menentukan
tipe tes yang akan digunakan, memeriksa asumsi, dan menjalankan tes dalam sebuah
perangkat lunak statistik.
Scaffolding
Metode pengurutan yang meningkatkan standar performa sekaligus mengurangi
bantuan secara bertahap. Contoh: dalam mengajarkan berenang, guru perlu
menunjukkan cara mengapung, dan ketika siswa mencobanya, guru hanya butuh
membantu. Setelah ini, bantuan yang diberikan akan berkurang secara bertahap. Pada
akhirnya, siswa dapat berenang sendiri.
40
Ilustrasi Alur Tujuan Pembelajaran
Catatan: Alur tujuan pembelajaran adalah urutan tujuan-tujuan pembelajaran, bukan
turunan dari tujuan pembelajaran.
41
Proses penyusunan perencanaan pembelajaran
Catatan: Proses perancangan kegiatan pembelajaran ini diperuntukkan bagi
pendidik yang akan merencanakan pembelajaran secara mandiri.
Menganalisis
Capaian
Pembelajaran
Menyusun Tujuan
Pembelajaran dan
Alurnya
Merencanakan
Pembelajaran dan
Asesmen
42
Rencana pembelajaran ini dapat berupa:
43
Perencanaan Pembelajaran
dibuat untuk membantu
mengarahkan proses
pembelajaran mencapai
tujuan pembelajaran
44
Bagaimana cara
mengimplementasikan
pembelajaran
terdiferensiasi?
45
Pembelajaran terdiferensiasi
Merupakan tindak
lanjut dari hasil
asesmen awal
Tidak mengarah pada
terbentuknya persepsi
pengkategorian peserta
didik ke dalam kelompok
yang “pintar” dan tidak.
Fokus pada kesiapan
atau capaian belajar
peserta didik
Pengelompokkan
bukan berdasarkan
gaya belajar visual,
auditori, dan
kinestetik
46
Pembelajaran
Karakteristik
Memanfaatkan asesmen
pada awal, proses, dan
akhir pembelajaran untuk
memahami kebutuhan dan
posisi peserta didik dalam
perjalanan belajarnya
Menggunakan
pemahaman tentang
kebutuhan dan posisi
peserta didik untuk
melakukan penyesuaian
pembelajaran
Didasarkan pada refleksi
atas kemajuan belajar
eserta didik yang
dilakukan secara
kolaboratif dengan
Pendidik lain
Memprioritaskan
terjadinya kemajuan
belajar peserta didik, di
atas cakupan dan
ketuntasan muatan
kurikulum yang
disampaikan
47
Pembelajaran dan Asesmen
Keterpaduan
Pendidik menyusun rencana pembelajaran,
termasuk di dalamnya rencana asesmen
mulai dari awal hingga akhir pembelajaran
Melaksanakan asesmen di akhir
pembelajaran untuk mengetahui
ketercapaian tujuan pembelajaran.
Hasil dari asesmen ini dapat
digunakan sebagai salah satu
alternatif untuk asesmen awal
pada pembelajaran berikutnya.
Pendidik melakukan asesmen di
awal pembelajaran untuk menilai
kesiapan setiap individu peserta
didik untuk mempelajari materi
yang telah dirancang.
Berdasarkan hasil asesmen, pendidik
mendetailkan rencana pembelajaran
dan/atau membuat perencanaan yang
sesuai dengan tahap capaian peserta
didik.
Melaksanakan pembelajaran dan
menggunakan berbagai metode
asesmen formatif untuk memonitor
kemajuan belajar.
48
Panduan dalam mengelompokkan peserta didik untuk
keperluan pembelajaran terdiferensiasi
1
Kelompok tidak permanen
sepanjang tahun atau
semester, dan tidak berlaku
di semua mata pelajaran
2
Perlu dipikirkan
bentuk-bentuk tantangan yang
lebih beragam bagi peserta
didik yang sudah mahir
3
Perlu dipikirkan bentuk
pendampinganbagi peserta
didik yang belum siap atau
perlu bimbingan
4
Ada beragam peran yang bisa
dipilih oleh peserta didik
untuk mendalami kompetensi
yang dibangun
49
Contoh diferensiasi pembelajaran 1
Proses pembelajaran dan
bentuk pendampingan
dapat didiferensiasi sesuai
kesiapan peserta didik
Proses
Menyediakan sumber
belajar yang bervariasi
Konten
Diferensiasi
pembelajaran dapat
dilakukan melalui produk
yang dihasilkan
Produk
50
Alternatif pembelajaran sesuai capaian peserta didik
Alternatif 1
Peserta didik di kelas yang sama dibagi menjadi dua atau lebih kelompok menurut capaian
belajar mereka, dan keduanya diajarkan oleh guru yang sama atau disertai guru
pendamping/asisten. Selain itu, satuan pendidikan juga menyelenggarakan programpelajaran
tambahan untuk peserta didik yang belum siap untuk belajar sesuai dengan fase di kelasnya.
Alternatif 2
Alternatif 3
Berdasarkan asesmen di awal pembelajaran menunjukkan perbedaan kompetensi peserta didik
yang tidak sesuai dengan usia tumbuh kembangnya. Pendidik memberikan pendampingan
sesuai kebutuhan belajar peserta didik tersebut.
Alternatif 4
Berdasarkan asesmen yang dilakukan di awal pembelajaran, pendidik mengajar seluruh
peserta didik di kelasnya sesuai dengan hasil asesmen tersebut. Untuk sebagian kecil peserta
didik yang belum siap, pendidik memberikan pendampingan setelah jam pelajaran berakhir.
Pendidik dapat juga merancang sendiri pendekatan yang lain
51
Contoh diferensiasi pembelajaran 2
Instrumen asesmen awal pembelajaran yang digunakan adalah soal isian singkat dan soal cerita yang berhubungan dengan
kehidupan sehari-hari terkait keliling segiempat, segitiga, dan lingkaran.
Berdasarkan hasil asesmen awal tersebut, pendidik melakukan pembelajaran terdiferensiasi sebagai berikut:
Kesiapan
Belajar
Mayoritas peserta didik telah
memahami konsep keliling dan dapat
menghitung keliling bangun datar.
Beberapa peserta didik dapat
memahami konsep keliling, namun
belum lancar dalam menghitung
keliling bangun datar.
Beberapa peserta didik
belum memahami konsep
keliling
Pembelajaran
terdiferensiasi
● Peserta didik mengerjakan
soal-soal yang lebih menantang
yang mengaplikasikan konsep
keliling dalam kehidupan
sehari-hari.
● Peserta didik bekerja secara
mandiri dan saling memeriksa
pekerjaan masing-masing.
● Pendidik menjelaskan cara menghitung keliling bangun datar
● Peserta didik diberi latihan untuk berkelompok menghitung
keliling bangun datar dengan menggunakan bantuan
benda-benda konkret.
● Jika mengalami kesulitan, diminta menerapkan bertanya
kepada 3 teman sebelum bertanya langsung kepada pendidik.
Pendidik akan sesekali mendampingi kelompok untuk
memastikan tidak terjadi miskonsepsi
52
CONTOH Perencanaan Pembelajaran Terdiferensiasi
MODUL AJAR:
1.
PAUD: https://guru.kemdikbud.go.id/perangkat-ajar/toolkits/vzZyP74mpd
2.
SD: https://drive.google.com/file/d/1cXsCNamDaPCfH1h3jXX60gIgaDOwz85z/view?usp=drive_link
3.
Fase B Kelas 4: FINAL MA_Literasi_Triska Fauziah_Bahasa Indonesia_Bijak Menggunakan Uang, Yuk!_IV.pdf - Google Drive
4.
SMP: https://drive.google.com/file/d/1bBlE1eZmCJaMPF1lKG_Kz70aAr8x8BGT/view
5.
SMA: https://drive.google.com/file/d/1fdWPZM5dfMVFvdwvR4VzMC4BR88TSTwY/view
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP)
1.
Fase A Kelas 1: https://drive.google.com/file/d/1J_P6vXRSpYE6guPbTSNsq8AP2AFFzczX/view?usp=drive_link
2.
Fase C Kelas 5: https://drive.google.com/file/d/1QL0osFkKFN0Rkj7lC-43erDDAEUUvRD2/view?usp=drive_link
3.
SMP: https://drive.google.com/file/d/18E2dUu8DbRHbo92yf6_MYwaZOcmPBXFA/view?usp=drive_link
Catatan:
Contoh ini bukan format baku. penyusunan RPP/modul ajar disesuaikan dengan gaya penulisan penyusun.
53
DUKUNGAN
KEPALA SEKOLAH
DAN PENGAWAS
SEKOLAH
“Percakapan Coaching dalam
Refleksi”
54
Bagaimana Percakapan Coaching dalam Refleksi?
55
Pengetahuan atau pengalaman baru apa yang
Bapak/Ibu dapatkan setelah mempelajari eksplorasi
konsep tentang asesmen awal dan pembelajaran
TERDIFERENSIASI?
Apa saja tantangan yang dihadapi ketika melakukan
asesmen awal dan pembelajaran terdiferensiasi?
Apa saja solusi untuk mengatasi tantangan tersebut?
56
Ruang Kolaborasi
57
Mekanisme Diskusi:
•Buatlah kelompok yang terdiri dari peran yang
sama
•Guru berkelompok sesuai jenjang atau sesuai
tingkat atau fase atau mata pelajaran sejenis
untuk menyusun Outline Identifikasi Kesiapan
Belajar Peserta Didik dan Skenario
Pembelajaran Terdiferensiasi.
•1 kelompok terdiri dari 4 - 6 orang
•Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah:
merancang bentuk dukungan terhadap
implementasi pembelajaran terdiferensiasi di
satuan pendidikan
•
Presentasikan hasil diskusi Bapak/Ibu
58
DEMONSTRASI
KONTEKSTUAL
59
Bapak/Ibu Guru silahkan menyusun rencana
pembelajaran (RPP atau Modul) berdasarkan
outline yang telah dibuat pada sesi
sebelumnya
Bapak/Ibu Kepala Sekolah dan Pengawas
Sekolah melakukan pendampingan dan
memberikan umpan balik kepada Guru.
60
ELABORASI
PEMAHAMAN
61
Mari berbagi hasil diskusi…
62
Apa yang dapat saya lakukan lebih
baik di satuan pendidikan saya
setelah menerima pelatihan ini?
(identifikasi berdasarkan peran)
Hal-hal apa saja yang masih perlu
didalami lebih lanjut terkait dengan
materi ini?
63
(Rencana) Aksi Nyata
64
1.
Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah dan Guru
berkelompok sesuai dengan satuan pendidikan asal
2.
Guru mempersiapkan satu modul ajar yang di
dalamnya terdapat pembelajaran terdiferensiasi dan
asesmen awal untuk disimulasikan di kelas
3.
Kepala Sekolah mengimplementasikan bentuk
dukungan terhadap guru untuk melakukan asesmen
awal dan pembelajaran terdiferensiasi
4.
Pengawas Sekolah menerapkan bentuk dukungan
terhadap sekolah untuk melakukan asesmen awal
dan pembelajaran terdiferensiasi
5.
Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan Guru
mengunggah praktik baik kegiatan supervisi
akademik di PMM
65
TERIMA KASIH
PEMBELAJARAN DAN
ASESMEN
UNIT MODUL PEMBELAJARAN DAN ASESMEN
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 65
SLIDE
Similar Resources on Wayground
57 questions
eksplorasi Rumah Pendidikan
Lesson
•
Professional Development
59 questions
Data Mining (A)
Lesson
•
University
58 questions
MANAJEMEN BENGKEL MITRA GARAGE
Lesson
•
University
58 questions
Konsep Dasar IPA: Pesawat Sederhana
Lesson
•
University
60 questions
PPLP
Lesson
•
University
59 questions
SSCE04DCP Recursos personales sociolaborales Mod 2
Lesson
•
Professional Development
58 questions
ISO 14001:2015 CL 4 - CL 6
Lesson
•
Professional Development
62 questions
PostTest P1
Lesson
•
Professional Development
Popular Resources on Wayground
8 questions
Spartan Way - Classroom Responsible
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
3 questions
Integrity and Your Health
Lesson
•
6th - 8th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
9 questions
FOREST Perception
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Social Studies
15 questions
LOTE_SPN2 5WEEK3 Day 2 Itinerary
Quiz
•
Professional Development
6 questions
Copy of G5_U6_L5_22-23
Lesson
•
KG - Professional Dev...
10 questions
March Quiz
Quiz
•
Professional Development
5 questions
Copy of G5_U6_L8_22-23
Lesson
•
KG - Professional Dev...
10 questions
suffixes FUL OR LESS
Quiz
•
Professional Development