Search Header Logo
Pengantar Studi Aswaja An Nahdliyah

Pengantar Studi Aswaja An Nahdliyah

Assessment

Presentation

Education

University

Practice Problem

Easy

Created by

Muhammad Syifa’ussurur

Used 3+ times

FREE Resource

15 Slides • 7 Questions

1

Pengantar Studi Aswaja An Nahdliyah

Muhammad Syifa'ussurur, S. Sos., M. Pd

2

Open Ended

Question image

Bagaimana perasaan anda hari ini?

3

Open Ended

Question image

Hubungan apa yang kalian harapkan antara mata kuliah ini dengan prodi anda?

4

Open Ended

Question image

Apa Harapan Anda bergabung dengan program studi ini?

5

Open Ended

Question image

Apa yang anda ketahui tentang ASWAJA?

6

Open Ended

Question image

Apa harapan Anda dengan mengikuti perkuliahan dengan mata kuliah Aswaja An-Nahdliyah ini?

7

ASWAJA

Ahlus Sunnah Wal Jamaah

أَهْل : Pengikut
سنة : Segala sesuatu yang bersumber dari Nabi Muhammad dalam bentuk qaul (Ucapan), fi'il (Perbuatan), Taqriri (Ketetapan)
الجماعة : bermakna berkumpul, bersama, mayoritas.

An Nahdliyah
Aswaja yang dianut oleh Nahdlatul Ulama (NU)

8

عَنْ عَبْدِاللهِ بْنِ عَمْرٍو قَالَ ، قَالَ رَسُوْلُ اللهِ ص.م. اِنَّ بَنِيْ  اِسْرَائِيْلَ تَفَرَّقَتْ عَليٰ ثِنْتَيْنِ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً وَتَفْتَرَقَتْ اُمَّتِيْ عَليٰ ثَلاَثٍ وَسَبْعِيْنَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِيْ النَّارِ اِلاَّ مِلَّةً وَاحِيْدَةً قَالُوْا وَمَنْ هِيَ يَا رَسُوْلَ اللهِ ؟ قَالَ مَا اَنَا عَليْهِ وَاَصْحَبِيْ

Dari Abdullah bin Amr berkata: Rasulullah SAW bersabda: Sesungguhnya umat Bani Israil terpecah belah menjadi tujuh puluh dua golongan. Dan umatku akan terpecah belah menjadi tujuh puluh tiga golongan, kesemuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan yang akan selamat. Para sahabat bertanya: Siapa satu golongan yang selamat itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab: Yaitu golongan yang mengikuti ajaranku dan ajaran para sahabatku.
(HR Imam al-Tirmizi, 2565).

9

media
media
media
media

golongan yang berpaling dari Ali bin Abi Thalib

sering mengkafirkan orang Islam yang berbeda pendapat dengan mereka

​​Khawarij

mendukung hak Ali bin Abi Thalib dan keturunannya sebagai penerus sah kepemimpinan umat Islam. Mereka menolak kekhalifahan Abu Bakar, Umar, dan Utsman

​​Syiah

iman seseorang hanya bisa dinilai oleh Allah, dan mereka menangguhkan penilaian terhadap orang-orang yang terlibat dalam perpecahan politik.

​​Murji’ah

mengedepankan rasionalitas dalam memahami Islam. mengedepankan keadilan Tuhan dan kebebasan manusia

​​Mu’tazilah

Perpecahan Islam

10

عَنِ الْعِرْبَاضِ بْنِ سَارِيَةَ ، عَنِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ بَعْدِي عَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ

Artinya : Dari al-‘Irbazh bin Saariyah dari Nabi SAW, beliau bersabda : “Wajib atasmu berpegang dengan sunnahku dan sunnah khulafaurrasyidin yang terpetunjuk sesudahku. Maka peganglah kuat-kuat dengan gerahammu.”

Ahlus Sunnah Wal Jamaah

11

Pandangan teologis yang mengutamakan keselarasan antara syariat dan akal sehat, dengan menghindari ekstremisme dan mempromosikan moderasi dalam beragama (tawassuth) menganut pada kultur Nahdlatul Ulama

Aswaja An nahdliyah

rujukan kepada golongan mayoritas pemeluk agama islam yang di dalamnya terdapat ulama' ahlul haq dari berbagai keahlian bidang ilmu (Fiqh, kalam, hadis, tafsir, tasawwuf dsb)

Assawadul A'dhom

Ahlus Sunnah Wal Jamaah

12

Multiple Select

apa saja yang anda ketahui tentang Sumber-Sumber Ajaran Aswaja

1

Al Qur'an

2

Hadist

3

Ijma'

4

Qiyas

5

Pancasila

13

Sumber Ajaran Aswaja

Al Qur'an: wahyu Allah SWT yang diturunkan kepada nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril sebagai petunjuk bagi umat manusia.
Hadits: “Pernyataan, perbuatan, persetujuan diam-diam, atau sifat yang dinisbahkan kepada Nabi Muhammad saw.”
Ijma': kesepakatan semua mujtahid muslim atas penetapan hukum syara'.
Qiyas: menyamakan sesuatu peristiwa yang belum ada sumber hukum dengan peristiwa yang ada sumber hukumnya.

14

Match

Question image

Prinsip-prinsip Aswaja

Tawassuth

Tawazun

Tasamuh

I'tidal

Sikap Moderat

Sikap Keseimbangan

Sikap Toleransi

Sikap Adil

15

media

Dan demikianlah kami jadikan kamu sekalian (umat Islam) umat pertengahan (adil dan pilihan) agar kamu menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) manusia umumnya dan supaya Allah SWT menjadi saksi (ukuran penilaian) atas (sikap dan perbuatan) kamu sekalian. (QS al-Baqarah: 143).

at-tawassuth atau sikap tengah-tengah, sedang-sedang, tidak ekstrim kiri ataupun ekstrim kanan

وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطاً لِّتَكُونُواْ شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ وَيَكُونَ الرَّسُولُ عَلَيْكُمْ شَهِيداً

at-tawazun atau seimbang dalam segala hal, terrnasuk dalam penggunaan dalil 'aqli (dalil yang bersumber dari akal pikiran rasional) dan dalil naqli (bersumber dari Al-Qur’an dan Hadits)

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ
Sunguh kami telah mengutus rasul-rasul kami dengan membawa bukti kebenaran yang nyata dan telah kami turunkan bersama mereka al-kitab dan neraca (penimbang keadilan) supaya manusia dapat melaksanakan keadilan. (QS al-Hadid: 25)

16

media

al-i'tidal atau adil, tegak lurus.

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ كُونُواْ قَوَّامِينَ لِلّهِ شُهَدَاء بِالْقِسْطِ وَلاَ يَجْرِمَنَّكُمْ شَنَآنُ قَوْمٍ عَلَى أَلاَّ تَعْدِلُواْ اعْدِلُواْ هُوَ أَقْرَبُ لِلتَّقْوَى وَاتَّقُواْ اللّهَ إِنَّ اللّهَ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ
Wahai orang-orang yang beriman hendaklah kamu sekalian menjadi orang-orang yang tegak membela (kebenaran) karena Allah menjadi saksi (pengukur kebenaran) yang adil. Dan janganlah kebencian kamu pada suatu kaum menjadikan kamu berlaku tidak adil. Berbuat adillah karena keadilan itu lebih mendekatkan pada taqwa. Dan bertaqwalah kepada Allah, karena sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan. (QS al-Maidah: 8)

tasamuh atau toleransi menghargai perbedaan serta menghormati orang yang memiliki prinsip hidup yang tidak sama.

فَقُولَا لَهُ قَوْلاً لَّيِّناً لَّعَلَّهُ يَتَذَكَّرُ أَوْ يَخْشَى
Maka berbicaralah kamu berdua (Nabi Musa AS dan Nabi Harun AS) kepadanya (Fir'aun) dengan kata-kata yang lemah lembut dan mudah-mudahan ia ingat dan takut. (QS. Thaha: 44)

17

  1. imam Ghazali

  2. imam Junaid Al Baghdadi

  1. Imam Abu Al Hasan Al Asy'ari

  2. Imam Abu Mansur Al Maturidiy

Tasawwuf

Akidah - Fiqih - Tasawuf

Akidah

Fikih

  1. imam Syafi'i

  2. imam Maliki

  3. imam Hanafi

  4. Imam Hanbali

18

media
media
  1. ​Tidak mudah mengkafirkan orang lain

  2. ​orang masuk surga akan melihat Allah dengan izin-NYA

  3. Al Qur'an adalah firman, bukan makhluq

  4. Allah memiliki sifat

  5. Keadilan Allah dengan menempatkan sesuatu sesuai tempatnya

  6. dsb.

Imam Abu Al Hasan Al Asy'ari

Imam Abu Mansur Al Maturidiy

Aqidah

Tauhid

19

media
media

Qauli : mengikuti setiap perkataan Imamnya (Taqlid)
Manhaji : tidak mengikuti pendapat secara mutlak, namun tetap mengikuti istinbath hukumnya.

Cara bermadzhab

metode dan hukum tentang berbagai permasalahan yang telah dilakukan, diyakini, dan dirumuskan oleh para imam mujtahid

Madzhab

Syari'ah - Bermadzhab

20

media
media
  1. ​Bahasa; Jernih

  2. ​Istilah; Penjernihan hati dari berbagai kotoran dengan tujuan menghadap Allah dengan bersih seperti bayi yang baru lahir

Imam Ghazali

Imam Junaid Al Baghdadi

Tasawwuf

Akhlaq

21

media
media
media

Golongan yang tidak percaya tasawwuf dan hanya perpegang teguh pada syari'at

Golongan yang menjalankan tasawwuf berlebihan hingga meninggalkan syari'at

Golongan yang menerima tasawwuf tanpa meninggalkan syari'at dengan adil.

ASWAJA

Golongan dalam Tasawwuf

22

media

Thank You!

Pengantar Studi Aswaja An Nahdliyah

Muhammad Syifa'ussurur, S. Sos., M. Pd

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 22

SLIDE