Search Header Logo
pertemuan 3

pertemuan 3

Assessment

Presentation

Other

University

Practice Problem

Hard

Created by

rangga nalendra

FREE Resource

75 Slides • 3 Questions

1

media

PERTEMUAN 3

MENGEMBANGKAN DIRI

2

media

Arti dan Tujuan Mengembangkan Diri

Arti mengembangkan diri adalah:

Suatu usaha sengaja dan terus menerus, tanpa henti, yang
dilakukan

dengan

berbagai

cara

dan

bentuk,

untuk

membuat daya-potensi diri (jasmani rohani) dapat terwujud
secara baik dan optimal, yang menghantar seseorang pada
taraf

kedewasaan

sesungguhnya.

Usaha

besar

ini

merupakan

konsekuensi

dari

kedudukannya

sebagai

manusia, yang diberi akal budi

3

Word Cloud

APAKAH TALENTA ATAU BAKAT YANG ANDA PUNYA

4

media

Tujuan yang ingin dicapai dengan usaha pengembangan diri
ini adalah:

Realisasi optimal ke arah yang baik dari daya potensi yang
dimiliki diri sendiri, (jasmani rohani), yang menghantar
seseorang pada tingkat matang dewasa, yang membuat dia
sanggup membangun relasi yang semakin baik dengan
dirinya, dunia, sesama dan Tuhan.

Usaha

ini

melibatkan

diri

manusia

sepenuhnya

dan

menggunakan daya dukung yang tersedia baginya.

5

media

Cara Mengembangkan Diri
1. Mengenal dan menerima diri
2. Memiliki kemauan kuat untuk mengembangkan diri
3. Memanfaatkan kemungkinan yang terbuka
4. Belajar dari kesalahan

Hal-hal penting yang perlu dikembangkan sebagai bentuk
konkrit pengembangan diri sendiri adalah:
1. Mental yang sehat
2. Integritas diri
3. Mandiri, kreatif, dan inovatif
4. Motivasi diri

6

media

Kekuatan dan Ketahanan Mental

Pemaparan yang disajikan berikut ini diambil dari buku
Adversity

Quotient,

Mengubah

Hambatan

Menjadi

Peluang, karangan Paul G. Stolz, 2000.

1. Adversity Quotient (AQ): Penentu utama untuk sukses

2. Quitters, Campers, dan Climbers

3. Adversity

Response

Profile

(ARP):

Kemampuan

menghadapi Masalah dan Merespon serta menghadapi
setiap permasalahan.

7

media

Definisi Adversity Quotient (AQ)

Setelah

19

tahun

melewati

penelitian

yang

panjang

&

mengkaji

lebih

dari

500

referensi,

Paul

G.

Stoltz

mengemukakan satu kecerdasan baru selain IQ, EQ, SQ
yakni AQ.

Menurutnya,

AQ

adalah

kecerdasan

untuk

mengatasi

kesulitan. Bagaimana mengubah hambatan menjadi peluang.
Atau dengan kata lain, seseorang yang memiliki AQ tinggi
akan lebih mampu mewujudkan

cita-citanya dibandingkan

orang yang AQ-nya rendah.

8

media

Sebagai gambaran, Stoltz memakai terminologi para pendaki
gunung. Dalam hal ini, Stoltz membagi para pendaki gunung
menjadi tiga bagian:

1.Quitter (yang menyerah).
Para quitter adalah mereka yang sekadar bertahan hidup.
Mereka mudah putus asa dan menyerah di tengah jalan.

2.Camper (berkemah di tengah perjalanan)
Mereka

berani

melakukan

pekerjaan

yang

berisiko,

tetapi

risiko yang aman dan terukur. Cepat puas, dan

berhenti di tengah jalan.

3.Climber (pendaki yang mencapai puncak).
Berani menghadapi risiko dan menuntaskan pekerjaannya.

9

media

Untuk

dunia

pekerjaan

dan

kehidupan

sangatlah

jelas.

Banyak pekerja yang intelektualnya (IQ) rendah bisa saja
mengalahkan mereka yang ber IQ tinggi tetapi tidak punya
semangat dan keberanian untuk menghadapi masalah dan
bertindak. Dengan AQ dapat dianalisis bagaimana para
karyawan / pekerja mampu mengubah tantangan menjadi
sebuah peluang yang akan meningkatkan produktifitas dan
keuntungan perusahaan.

Itu tadi uraian singkat tentang Adversity Quotient. Bagaimana
dengan Anda?

winner never quits and quitter never wins”
“Pemenang

tidak

pernah

menyerah

dan

orang

yang

gampang menyerah tidak pernah menang "

10

media

David Cambell Ph.D menyatakan bahwa kreativitas
adalah kegiatan yang mendatangkan hasil dengan
kandungan ciri:

a) inovatif
b) berguna
c) dapat dimengerti

11

media

6Tugas Kelompok (keterlibatan dalam persiapan, saat
presen-tasi materinya, dan diskusinya)

7Tugas Mandiri (mengerjakan tepat waktu, dsb.)

8Keaktifan Keagamaan
(Keterlibatan Anda dalam aktivitas keagamaan Anda)

9Transformasi Diri
(Adanya perubahan sikap menjadi lebih baik, atau
stagnan/mandeg, dsb.)

JUMLAH

Puaskah Anda dengan perkembangan diri Anda?

TANDA TANGAN

(……………………….)

KESAN & PESAN:

12

media

13

Word Cloud

APA KEBIASAAN BAIK ANDA

14

Word Cloud

APA KEBIASAAN BURUK ANDA

15

media

KNOWLEDGE

SKILL

HABIT

DESIRE

What to do

How to do

Want to do

Why

16

media

WATAK
ADALAH

HIMPUNAN

DARI BERBAGAI

KEBIASAAN

17

media

Apa itu pribadi efektif?

PRIBADI

PENAMPILAN

WATAK

Kualitas individu

Kumpulan kebiasaan

Berorientasi jangka panjang

Perilaku : citra publik

Tata busana

Teknik bergaul

Berorientasi jangka pendek

18

media

EFEKTIVITAS

(ANGSA DAN TELUR EMAS)

• PRIBADI EFEKTIF, BILA P/PC

SEIMBANG

• P = PRODUK (TELUR EMAS)

• PC = KEMAMPUAN BERPRODUKSI

(ANGSA)

19

media

EFEKTIF

• MENCAPAI HASIL
• TUMBUH BERKEMBANG

20

media

Apa yang berkembang?

Aset kita

• Phisik : rumah, kendaraan, perabot,

dll

• Finansial : uang, tabungan, dll
• Manusia : Badan, pikiran, emosi

21

media

Bagaimana caranya?

Menyeimbangkan antara:

Produksi

dan

Kapasitas produksi

(Aesop: The goose and the golden eggs)

22

media

Mengubah paradigma


Mengubah cara pandang dari yang biasa
menjadi lebih lengkap dan berguna


Mengubah perilaku dan sikap sejalan
dengan cara pandang yang baru


Berhenti melakukan kebiasaan-kebiasaan
lama


Menyelaraskan peta (sistem nilai) dengan
kompas (correct principles)

23

media

KESALINGTERGANTUNGAN

KEMANDIRIAN

KETERGANTUNGAN

WUJUDKAN
SINERGI

KEMENANGAN

PUBLIK

BERFIKIR
MENANG/
MENANG

KEMENANGAN

PRIBADI

BERFIKIR

DARI
AKHIR

JADILAH
PROAKTIF

DAHULUKAN
YANG UTAMA

MENGHARGAI
LEBIH DULU

24

media

HABIT 1

Principles of

Personal Vision

25

media

STIMULUS
RESPON

MODEL REAKTIF

26

media

MODEL PROAKTIF

STIMULUS

RESPON
KEBEBASAN

Kesadaran diri

Imajinasi
Suara Hati

Kehendak Bebas

27

media

Menjadi Proaktif

• Mengambil inisiatif # agresif jangan menunggu,

lakukan sesuatu

• Bertindaklah, jangan sampai disuruh bertindak

• Jadilah bagian dari solusi, bukan bagian dari

masalah

• Jangan berkata: tidak bisa, harus, seandainya,

tetapi berkatalah : saya memilih, lebih suka, mau

28

media

PROAKTIF =

BERTANGGUNG-JAWAB

Tidak menyalahkan keadaan

Tidak menyalahkan lingkungan

Hasil dari pilihan secara sadar

Berdasarkan sistem nilai (values)

29

media

LINGKARAN PENGARUH

Circle of influence Vs Circle of Concern

Circle of
Concern
(have)

Circle of
Influence
(be)

MODEL PROAKTIF
MODEL REAKTIF

30

media

ORANG PROACTIVE


PERBUATANNYA TERKENDALI


BERTANGGUNG JAWAB

FOKUS PADA “CIRCLE OF
INFLUENCE”


KERJA TUNTAS


TIDAK DEFENSIF

31

media

HABIT 2

Principles of

Personal Leadership

32

media

Personal Leadership

SEGALA SESUATU

DICIPTAKAN DUA KALI

(All Things are Created Twice)

imajinasi
suara hati

33

media

Hasil Kebiasaan 2


PUNYA ARAH DALAM HIDUP


MERENCANAKAN SETIAP KEGIATAN


MEMELIHARA FOKUS JANGKA
PANJANG


MEMBERI ARAH PADA KELOMPOK
KERJA

34

media

MENGGALI MISI PRIBADI

PERSONAL MISSION STATEMENT:

• APA TUJUAN HIDUP SAYA?

• APA HAL YANG PALING BERNILAI

DALAM HIDUP SAYA?

• BAKAT APA YANG SAYA MILIKI?

• APA YANG INGIN SAYA CAPAI DI

AKHIR HIDUP SAYA?

35

media

Pentingnya Memahami Peranan Kita

PMS dibuat dengan menjabarkan Peranan

Peranan

adalah

kunci

menciptakan

keseimbangan hidup

Dalam setiap Peranan ada Sasaran

Sasaran : Jangka pendek, menengah, panjang

Sasaran harus sesuai PMS

36

media

Cara Membuat Misi Pribadi

(PMS)

• Tentukan

siapa

/

hal-hal

yang

mempengaruhi hidup kita

• Tentukan Peranan Hidup Anda (dalam

keluarga,

sekolah/kantor,

sosial-

masyarakat)

• Apakah Anda puas dengan kenyataan

tsb?

• Tentukan Anda ingin jadi siapa?
• Tulis draft PMS (lalu revisi, evaluasi)

37

media

HABIT 3

Principles of

Personal Management

38

media

I.

KRISIS

MASALAH MENDESAK

PROYEK YANG WAKTU

PENYELESAIANNYA SUDAH

DEKAT

II.

KEGIATAN TP

PERENCANAAN

MEMBINA HUBUNGAN

MELAKUKAN PERSIAPAN

MENCEGAH KRISIS

III.

RAPAT

-

RAPAT

HAL

-

HAL MENDESAK

KEGIATAN REGULER

IV.

MENGULUR WAKTU

SURAT DAN TELEPON YANG

TIDAK RELEVAN

NONTON TV

TIDAK MENDESAK

PENTING

MENDESAK

TIDAK

PENTING

39

media

I. HASIL


STRESS


BURNOUT


KRISIS


MUDAH MARAH

II

III

IV

40

media

I

II

III. HASIL

FOKUS JANGKA

PENDEK

KRISIS

BUNGLON

IV

41

media

I

II

III

IV

HASIL

Kurang punya rasa tanggung jawab

Dipecat dari pekerjaan

Sangat tergantung pada orang lain

maupun lembaga

42

media

II. HASIL

VISI PERSPEKTIF

KESEIMBANGAN

DISIPLIN

43

media

HASIL KEBIASAAN 3


FOKUS PADA HAL (ISSUE) PRIORITAS


DISIPLIN


MENGHINDARI KRISIS


MENDELEGASIKAN TUGAS


MENGOORDINASIKAN USAHA
PELAKSANAAN TUGAS

44

media

PRIVATE
VICTORY

45

media

RANGKUMAN KEBIASAAN 1,2,3

• Untuk

Proaktif,

Values

Perlu

Dirumuskan

Dengan Jelas

• Penulisan Pms Fokus Pada Values

• Mencapai P-m Tergantung Pada Peran Dan

Tujuan

Yang

Dipilih

Dan

Efektivitas

Pencapaiannya

• Evaluasi

Peran

Dan

Tujuan

Menurut

Prioritasnya

46

media

KESALINGTERGANTUNGAN

KEMANDIRIAN

KETERGANTUNGAN

WUJUDKA
N SINERGI

KEMENANGA

N PUBLIK

BERFIKIR
MENANG/
MENANG

KEMENANGA
N PRIBADI

BERFIKIR

DARI
AKHIR

JADILAH
PROAKTIF

DAHULUKAN

YANG
UTAMA

MENGHARGA
I LEBIH
DULU

47

media

EMOTIONAL BANK ACCOUNT (EBA)

(PARADIGMA II)

Siapa Yang Menanam Akan Menuai

Rekening Emosi Pada Diri Sendiri Dan Orang
Lain

Tumbuh Bila Ada “Trust”, Mati Bila Dikhianati

Harus “Sincere” _ Tulus

Diharapkan Selalu Menanam Kebaikan – Amal
– Cinta Kasih

Siapa Menabur Angin Akan Menuai Badai

48

media

EMOTIONAL BANK ACCOUNT
MENANAM-DEBET VS MENUAI-KREDIT

EBA DIISI TIAP HARI SEDIKIT DEMI SEDIKIT

CINTA KASIH VS IRI, DENGKI, SREI
MEMENUHI JANJI VS INGKAR JANJI
MEMENUHI HARAPAN VS MENGECEWAKAN
JUJUR VS BOHONG
SETIA VS BERKHIANAT
MINTA MAAF VS GENGSI

HUKUM CINTA DAN HUKUM KEHIDUPAN:

CINTA TANPA SYARAT MENIMBULKAN KEHIDUPAN

49

media

6 SIKAP YANG MEMBANGUN EBA


Memahami Orang Lain


Menghargai Hal-hal Kecil


Memelihara Komitmen


Membuka Diri


Menegakkan Integritas Diri


Bersikap Rendah Hati

50

media

HABIT 4

Principles of

Personal Leadership

51

media

6 SIKAP DASAR INTERAKSI MANUSIA

W-W : Mencari kesepakatan yang saling menguntungkan dan
memuaskan; bukan caraku atau caramu tapi cara yang
terbaik

W-L : Menjadi pemenang atau bintang cenderung otoriter,
menunjukkan kekuasaan. Sikap ini yg paling sering dipakai

L-W

: Menjadi anak manis; ya tetapi tidak melaksanakan,

makan ati

L-L

: Egois, konflik, cerai, sikap dari orang dependen atau

pendiam

Win

: Mementingkan diri sendiri, tidak peduli dengan orang

lain, yang penting menang

No deal: sepakat untuk tidak sepakat, tidak ada harapan
apapun

52

media

6 PARADIGMA

INTERAKSI ANTAR PRIBADI :

• WIN-WIN

: Kerjasama mutual benefit

• WIN-LOSE

: Kompetisi

• LOSE-WIN

: Kompetisi

• LOSE-LOSE

: Perang

• WIN

: Selamat dari bencana

• Lose

: Korban bencana

• WIN or NO DEAL

: Menunda transaksi

53

media

5 DIMENSI INTERAKSI WIN-WIN

1. WATAK (integritas, kedewasaan,

mentalitas berkelimpahan)

2. HUBUNGAN
3. KESEPAKATAN
4. SISTEM YANG MENDUKUNG
5. PROSES

54

media

LOSE / WIN

WIN / WIN

LOSE / WIN

WIN / LOSE

PERTIMBANGAN

RENDAH ------------------------ TINGGI

RENDAH ---------------- TINGGI

KEBERANIAN

55

media

THINK WIN-WIN

• Have an abundance mentality

• Share credit for successes

• Balance courage with

consideration

• Set up win-win agreements

56

media

HABIT 5

Principles of

Emphatic Communication

57

media

MODEL PROSES KOMUNIKASI

PIKIRAN

ENCODING

DIPAHAMI

DECODING

PENERIMAAN

PESAN
SALURAN

PERAN

UMPAN BALIK

GANGGUAN

(NOISE)

58

media

4 JENIS KOMUNIKASI

• MEMBACA
• MENULIS
• BERBICARA
• MENDENGARKAN

59

media

5 LEVEL MENDENGARKAN

• ACUH TAK ACUH
• PURA-PURA
• SELEKTIF
• ATTENTIF (PENUH PERHATIAN)
• EMPATIK

60

media

RESPON AUTOBIOGRAFI

• MENGEVALUASI
• MENYELIDIK

(BERTANYA)

• MENASEHATI
• MENAFSIRKAN

61

media

TAHAPAN EMPHATIC LISTENING

• Menirukan Isi Pesan

• Mengungkapkan Kembali Isi Pesan

• Merefleksi Perasaan

• Kombinasi Mengungkapkan Kembali Isi

Pesan Dan Merefleksikan Perasaan

62

media

Seek First To Understand, Then To

Be Understood

• Do not interrupt others
• Be sensitive to others feelings
• Seek

to

fully

understand

issues

• Understand

sork

group

concerns

• Communicate clearly

63

media

HABIT 6

Principles of

Creative Cooperation

64

media

65

media

SINERGI?

Keseluruhan lebih besar daripada jumlah

bagian-bagiannya

66

media

SINERGI

PRINSIP KERJASAMA KREATIF

• The Whole Is Greater Than The Sum Of Its Parts 1+1

= 14

• Sinergi Adalah Proses Mencari Alternatif Terbaik

• Sinergi Menghargai Perbedaan

• Menciptakan Sinergi = Menciptakan Kondisi Yang

Mendukung Kearah Itu Yaitu Sikap W-w, Berusaha

Memahami Dan Percaya Bahwa Kemampuan

Bersama Akan Memperoleh Alternatif Terbaik

67

media

INTISARI SINERGI

• Menghargai

perbedaan

(tidak

protektif,

tidak egois)

• Menghormati perbedaan (tidak defensif,

tidak mempolitisir)

• Membangun kekuatan (Tidak menghakimi,

tidak mendikte)

• Mengimbangi kelemahan (lebih memberi,

lebih mempercayai)

68

media

Defensif (win/lose atau lose/win)

Synergi (win/win)

Hormat (kompromi)

KERJA SAMA

KEPERCAYAAN

69

media

SYNERGIZE

• SUPPORT RESPONSIBLE

RISK TAKING

• USE OTHER PEOPLE’S

VIEWPOINTS

• BUILD TEAM UNITY
• SEARCH FOR ALTERNATIF

SOLUTIONS

• VALUE OTHER’S OPINION

70

media

PUBLIC
VICTORY

71

media

HABIT 7

Principles of

Balanced sel & Renewal

72

media

4 Bidang yang diasah

PHYSICAL

Exercise, nutrition, stress
management

MENTAL

Reading, visualising,

planning, writing

SOCIAL/EMOTIONAL

Service, emphaty, synergy,
intrinsic security

SPIRITUAL

Value clarifications

&commitment study &

meditation

73

media

MENGASAH FISIK

• Makan teratur dan 4 sehat 5

sempurna

• Istirahat cukup (6-8 jam sehari)
• Olah

raga

cukup

(endurance,

flexibility, strength, skill)

• Rutin check kesehatan

74

media

MENGASAH SPIRITUAL

• Belajar

dari

alam

:

mengamati,

mendengarkan alam

• Membaca buku kerohanian yang bagus
• Sembahyang, meditasi, berdoa
• Menikmati musik dan seni

75

media

MENGASAH MENTAL

• Meningkatkan kualitas pendidikan:

– Menonton acara TV yang bermutu
– Membaca buku-buku bermutu
– Membuat buku harian/jurnal
– Mengarang/menulis ilmiah
– Mengembangkan hobi tertentu

76

media

MENGASAH ASPEK

SOSIAL/EMOSI

• Mengisi rekening emosi

– Menolong/melayani orang lain
– Memberi perhatian
– Beramah tamah
– Pergi bersama (piknik bersama)
– Sharing/berbagi pengalaman

dengan rekan

77

media

Orang ini bersifat intelektual, objectif, rational, dan
seorang pengambil keputusan yang andal

Orang ini cenderung rapi, tergantung, konservatif,
dan teguh hati

Orang ini tidak mudah puas dengan jabatan, sangat
realistik, dan seorang risk-taker yang hebat

Orang ini bersifat intelektual, objectif, rational, dan
seorang pengambil keputusan yang andal

78

GAMESSS

media

GAMES AKAN DIKONVERSI MENJADI PENANDA ABSENSI

media

PERTEMUAN 3

MENGEMBANGKAN DIRI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 78

SLIDE