Search Header Logo
Jurnal Pembelajaran

Jurnal Pembelajaran

Assessment

Presentation

Education

Professional Development

Practice Problem

Hard

Created by

Wayan Yasa

FREE Resource

31 Slides • 0 Questions

1

media

Tujuan Topik Merdeka Belajar

Pemahaman gagasan dan prinsip Pendidikan
brdasarkan pemikiran KHD

Pemahaman untuk memfasilitasi peserta
didik agar tumbuh sesuai dengan kodratnya

Penerapan pembelajaran yang
memerdekakan peserta didik

Merdeka Belajar

2

media

1

2

3

4

5

3

media

1

Selain mampu mengenali
karakteristik dan kebutuhan
peserta didik, pendidik juga
harus mampu mengenali
kekuatan dan kelemahan
diri sendiri

2

Menyelaraskan peran guru
yang relevan dengan konteks
peserta didik dan zaman

3

Bertutur kata lembut,
mendengarkan pendapat,
memotivasi supaya gemar
belajar

MENGENALI DAN MEMAHAMI

DIRI SEBAGAI PENDIDIK

Peran sebagai pendidik atau guru
yaitu kita perlu terus belajar agas
bisa menghantarkan siswa-siswi
untuk

berdaya

dan

menjadi

manusia yang merdeka

4

media

5

media

Agar siswa tumbuh menjadi pribadi
yang mandiri dan merdeka, pendidik
juga perlu menuntun peserta didiknya
untuk mengenali dirinya seniri, berdaya

untuk menentukan tujuan dan

kebutuhan belajarnya yang relevan

dan kontekstual terhadap lingkungan.

6

media

Mendidik adalah tindakan yang mencakup proses pengembangan karakter, nilai,
moral, dan etika seseorang. Pendidik bertanggung jawab untuk membentuk individu
secara holistik. Ini mencakup tidak hanya pengetahuan akademis, tetapi juga
pengembangan keterampilan sosial, emosional, dan moral. Pendidik juga membantu
siswa dalam pemahaman tentang dunia, budaya, dan nilai-nilai masyarakat. Dengan
kata lain, pendidik berusaha untuk membentuk kepribadian dan karakter siswa.

Mengajar lebih berfokus pada penyampaian pengetahuan dan keterampilan khusus
kepada siswa. Ini melibatkan metode penyampaian pelajaran, penggunaan materi
ajar,

pengorganisasian

pembelajaran,

dan

interaksi

langsung

antara

guru

(pembimbing) dan siswa. Mengajar lebih terkait dengan aspek praktis dari membantu
siswa memahami materi pelajaran dan mengembangkan keterampilan tertentu.

1

2

7

media

PENDIDIKAN

Tempat menabur benih-benih

kebudayaan yang hidup

dalam masyarakat sekaligus
sebagai intrumen tembuhnya

unsur peradaban

PENGAJARAN

Suatu cara menyampaikan
ilmu atau manfaat bagi hidup

anak-anak secara lahir

maupun patin

8

media

KI HADJAR
DEWANTARA

Lalu, apakah peran

pendidik ?

9

media

10

media

Semua usaha dalam Pendidikan
harus disesuaikan dengan kodrat

keadaan.

Kodrat Murid

Kodrat Keadaan

Kodrat Alam

Karakter alam dan lingkungan

budaya dan geografis.

Tuntutan atau tantangan perubahan
zaman, guru perlu membekali anak

didiknya dengan berbagai keterampilan

yang utuh dan menyeluruh.

Kodrat Zaman

11

media

Watak atau budi pekerti merupakan kodrat setiap manusia, sehingga kita sebagai

pendidik perlu memahami kodrat itu dan dapat mendampingi tumbuhnya

kecakapan budi pekerti murid dalam kegiatan-kegiatan pembelajaran yang di

alamai. Budi pekerti adalah hasil bersatunya gerak pikiran, perasaan, dan

kehendak sehingga menimbulkan tenaga.

Di sekolah, pendidik ikut turut serta berperan membantu
murid untuk menemukan budi pekerti dengan tuntutan

dan teladan yang sesuai dengan kebutuhan murid.

12

media

Menyokong perkembangan
hidup anak-anak, lahir dan
batin, dari sifat kodratnya

menuju arah peradaban dalam

sifatnya yang umum.

Pendidikan Budi Pekerti Ki Hajar Dewantara

Untuk memelihara ketertiban guna

mencapai rasa aman lahir dan
batin, baik untuk dirinya sendiri
maupun untuk masyarakat luas.

Pendidikan Budi Pekerti

13

media

Cara Mendidik & Melatih kecerdasan

Budi Pekerti

Melatih

keberanian
berpendapat

(olah akal)

Mengasah

perasaan dan
perilaku (olah

hati)

Memunculkan
kehendak (olah

karsa)

14

media

Teori Tabularasa yaitu

kodrat anak, ibarat kertas

kosong yang dapat diisi dan
ditulis oleh pendidik dengan
pengetahuan dan wawasan.

Teori Negatif yaitu kodrat
anak ibarat kertas yang
sudah tersimpan dengan
berbagai macam tulisan

dan coretan

15

media

1

2

3

4

5

16

media

SELAMAT DAN

BAHAGIA

Guru tidak hanya

mengajarkan materi

pelajaran, tetapi

mendorong murid untuk

menemukan

pemahaman bermakna
yang relevan dengan

kehidupannya.

Sebagai pendidik
sejatinya dapat

mengantarkan murid

untuk keselamatan dan

kebahagiaan.

17

media

SISTEM AMONG

Sistem Among bukan

sekedar metode
membimbing dan

mendampingi murid
belajar, lebih dari itu.

Sebagai guru kita

diharapakn memiliki

mindsite among terlebih

dahulu sebelum

mempraktikan metode

among.

“Among yaitu memberikan contoh tentang baik dan buruk

tanpa mengambil hak murid agar bias tumbuh dan

berkembang dalam suasana batian yang merdeka sesuai

dengan dasarnya”.

“Didepan memberikan contoh,
Ditengah Menyemagati,
Dibelakang mendorong”.

18

media

MERDEKA BELAJAR

ABAD 21

Saat ini tidak lagi menjadi satu-
satunya sumber pengetahuan
tetapi guru berperan sebagai
fasilitator yaitu memfasilitasi

dengan baik dan benar

sehingga dapat membangun

pemahaman murid secara

maksimal.

“TUNTUNLAH
MURID SESUAI
ZAMANNYA”

Tuntutan belajar abad 21:

1. Menjadi pemebelajar

sepanjang hayat

2. Membangun konteks diri serta

identitas sesuai bangsa.

19

media

MEMBIMBING MURID

MEMPERBAIKI BANGSA

Guru membimbing dan mendampingi murid dalam proses belajarnya.

Bukan hanya sekedar meningkatkan kecerdasan berpikirnya, melainkan

juga secara tidak langsung berperan memperbaiki bangsa.

20

media

PERAN KELUARGA,

SEKOLAH DAN
MASYARAKAT

Kita sepakat bahwa
Pendidikan bukan

hanya tanggung jawab
guru di sekolah, perlu

kerjasama dan

kolaborasi antara

keluarga, sekolah dan

masyarakat untuk

mewujudkan
lingkungan

pembelajaran yang
optimal dan kondusif

bagi peserta didik.

21

media

KESIMPULAN

“Merdeka belajar adalah gagasan dan prinsip
Pendidikan berdasarkan pemikiran KI Hajar

Dewantara, yaitu suatu proses belajar
mengajar yang memfasilitasi murid agar
tumbuh dan berkembang sesuai dengan

kodratnya, serta menerapkan suasana belajar

yang memerdekakan murid. Sehingga

kemerdekaan murid dalam belajar mampu

menjadikan Pendidikan sebagai sarana yang

mengantarkan keselamatan dan

kebahagiaan”.

22

media

DOKUMENTASI

KEGIATAN

23

media

Dokumentasi Kegiatan

Berkolaborasi dengan teman sejawat untuk menyampaikan kegiatan tentang “Mengkomunikasikan
Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belajar” untuk mendapatkan saran dan masukan dari Kepala
Sekolah dan teman-teman Guru.

24

media

Dokumentasi Kegiatan

Menyampaikan pemahaman terkait “Menyebarkan Pemahaman Merdeka Belaja” kepada peserta didik. Peserta
didik dengan antusias mendengarkan pemahaman yang saya sampaikan terkait “Menyebarkan Pemahaman
Merdeka Belaja.

25

media

UMPAN
BALIK

AUDIENS

Link Google Forms:

https://forms.gle/Ei2mGQMC4cPtM9cH8

26

media

Hasil Umpan Balik Audiens Guru

27

media

Hasil Umpan Balik Audiens Guru

28

media

Hasil Umpan Balik Peserta Didik

29

media

Hasil Umpan Balik Peserta Didik

30

media

REFLEKSI

Pada topik merdeka belajar banyak refleksi yang saya dapatkan, salah satu diantaranya:
1.Bagaimana memfasilitasi siswa agar mereka dapat tumbuh sesuai dengan kodratnya.

2.Pembelajaran yang baik adalah dengan pembelajaran yang memerdekakan siswa.

3.Gagasan dan prinsif Pendidikan berdasarkan pemikiran KHD yang perlu kita selerasikan
dengan kebutuhan belajar perserta didik saat ini.

Yang mengubah pandangan saya terhadap Kurikulum Merdeka adalah tantangan
untuk mempelajari, selanjutnya karakteristik siswa yang unik dan memilih beragam
cara serta media yang sesuai dengan kodrat mereka.
Rencana tindak lanjut selanjutnya adalah belajar topik lainnya di PMM, kemudian
berbagi praktik baik bagi rekan sejawat di komonitas belajar dan sekitarnya.

31

media

TERIMA KASIH

“Om Santih, Santih, Santih Om

media

Tujuan Topik Merdeka Belajar

Pemahaman gagasan dan prinsip Pendidikan
brdasarkan pemikiran KHD

Pemahaman untuk memfasilitasi peserta
didik agar tumbuh sesuai dengan kodratnya

Penerapan pembelajaran yang
memerdekakan peserta didik

Merdeka Belajar

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE