

Pewarisan Sifat (Hukum Mendel 1&2)
Presentation
•
Biology
•
12th Grade
•
Easy
Ruth May
Used 5+ times
FREE Resource
17 Slides • 26 Questions
1
PEWARISAN SIFAT (HUKUM MENDEL)
2
Bapak Genetika
Gregor Johann Mendel
Mendel menemukan bahwa pewarisan sifat dari induk kepada keturunannya mengikuti suatu pola tertentu.
Penemuan itulah yang sampai sekarang kita sebut dengan nama Hukum Mendel.
Hukum Mendel 1 / Hukum Segregasi: “Setiap alel dari gen yang sama akan berpisah atau bersegregasi secara bebas pada saat pembentukan gamet.” Hukum ini berlaku pada persilangan Monohibrid (dengan 1 sifat beda)
Hukum Mendel 2 / Hukum Asortasi: “Setiap alel dari gen yang berbeda akan bergabung atau berasortasi secara acak pada saat pembentukan gamet.”Hukum ini berlaku pada persilangan Dihibrid (dengan 2 sifat beda)
3
Bapak Genetika
Gregor Johann Mendel
Untuk membuktikan kebenaran teorinya, Gregor Johan Mendel telah melakukan eksperimen dengan membastarkan tanaman-tanaman yang memiliki sifat beda. Tanaman yang dipilih adalah tanaman kacang /kapri/ercis (Pisum sativum), karena memiliki kelebihan-kelebihan sebagai berikut :
1. mudah melakukan penyerbukan silang
2. mudah didapat
3. mudah hidup dan dipelihara
4. cepat berbuah atau berumur pendek
5. terdapat jenis-jenis dengan sifat beda yang menyolok
4
Garis Besar Persilangan
Gen memiliki bentuk-bentuk alternatif yang mengatur variasi pada karakter turunannya. Inilah yang menjadikannya konsep akan dua macam alel, yakni
a) alel resesif (tidak selalu terekspresikan atau tidak selalu nampak dari luar, dinyatakan dengan huruf kecil, misalnya r; dan
b) alel dominan (akan selalu terekspresikan atau nampak dari luar, dinyatakan dengan huruf besar, misalnya R)
NOTE: ALEL = VARIAN GEN/SIFAT. ALEL BERASAL DARI KEDUA INDUK
5
Multiple Choice
Alasan Mendel menggunakan tanaman ercis sebagai bahan penelitian adalah….
Keturunan sedikit
Memiliki perbedaan sifat yang mencolok
Sulit disilangkan
Memiliki viabilitas yang rendah
6
Multiple Choice
Anggota suatu keluarga dalam beberapa keturunan memiliki bentuk wajah lonjong.
Hal tersebut menunjukkan bahwa gen wajah lonjong bersifat ....
Resesif
Letal
Intermediat
Dominan
7
Multiple Choice
Sifat alel yang tertutupi oleh sifat alel pasangannya disebut ....
dominan
resesif
intermediet
homolog
8
9
Cara Menentukan Gamet
10
Multiple Choice
Apel manis berbuah besar memiliki genotipe MMBb. Gamet dari genotipe tersebut adalah . . . .
MB
Mb
MB, Mb
MB, MB, mB, bb
11
Multiple Choice
Berdasarkan hukum Mendel, jumlah gamet yang terbentuk dari individu yang memiliki genotipe MmNnOOPp adalah . . . .
12
Multiple Choice
Berdasarkan hukum Mendel, jumlah gamet yang terbentuk dari individu yang memiliki genotipe AaBbCcDDEEFf adalah . . . .
13
Persilangan monohibrid adalah persilangan dengan satu sifat beda. Maksudnya adalah pada persilangan ini, kita hanya memperhatikan satu sifat saja, seperti warna bunga (merah, putih, dsb) atau bentuk buah (bulat, lonjong, dsb).
Persilangan Monohibrid
Pada persilangan monohibrid berlaku Hukum Mendel I karena pada saat pembentukan gamet , alel-alel yang sebelumnya berpasangan akan mengalami pemisahan secara bebas dalam dua sel gamet.
Secara bebas di sini maksudnya adalah pemisahan kedua alel tersebut tidak dipengaruhi atau mempengaruhi pasangan alel yang lainnya.
14
Contoh Persilangan Monohibrid Dominansi Penuh
Persilangan pada kasus dominansi penuh akan terjadi apabila sifat alel yang satu dapat menutupi sifat alel yang lainnya. Akibatnya, sifat alel yang lebih kuat itu dapat menutupi sifat alel yang lemah.
Dalam hal ini, alel yang memiliki sifat yang menutupi disebut alel dominan dan alel yang memiliki sifat yang ditutupi disebut alel resesif.
Hasil Genotipe F1 = 100% Bb
Hasil Fenotipe F1 = 100% Biji Bulat
15
Multiple Choice
Gen untuk sifat-sifat yang berbeda (alela) memisah secara bebas selama pembentukan gamet, hal tersebut merupakan pernyataan atau konsep dari ...
Mendel 1
Mendel 2
Mutasi
Genetika
16
Multiple Choice
Tanaman kacang berbunga merah disilangkan dengan kacang berbunga putih. Turunannya 100% berbunga merah. Hal ini berarti ....
Sifat merah resesif terhadap putih
Sifat merah intermediat terhadap putih
Sifat merah dominan terhadap putih
Sifat putih dominan terhadap merah
17
Multiple Choice
Tumbuhan kacang ercis yang memiliki bunga berwarna merah (MM) jika disilangkan dengan kacang ercis berbunga putih (mm), maka keturunannya yang pertama akan menghasilkan kacang ercis bergenotipe …
Mm
MM
MP
Mp
18
Multiple Choice
Ada tanaman kacang gen B (biji bulat) dominan terhadap b (biji kisut). Agar didapatkan fenotif kacang biji bulat : biji kisut = 3:1 pada keturunan berikutnya, maka genotif parentalnya adalah ...
Bb x BB
Bb x bb
Bb x Bb
BB x bb
19
Multiple Choice
perhatikan gambar berikut.
jika F1 disilangkan sesamanya maka F2-nya yaitu . . . .
100% berbatang tinggi
50% berbatang tinggi, 50% berbatang pendek
75% berbatang tinggi, 25% berbatang pendek
25% berbatang tinggi, 75% berbatang pendek
20
Multiple Choice
Jeruk berbuah tebal (BB) disilangkan dengan jeruk berbuah tipis (bb) . F1 yang dihasilkan adalah jeruk berbuah tebal (Bb). Jika sesama F1 disilangkan dihasilkan keturuna kedua (F2) sebagai berikut. Jika pada F2 diperoleh 240 keturunan, jumlah keturunan yang berbuah tipis adalah ...
60
120
90
240
21
Contoh Persilangan Monohibrid Dominansi Tidak Penuh (Intermediet)
Persilangan pada kasus intermediet terjadi apabila sifat dari salah satu alel tidak dapat menutupi sifat alel lain secara penuh. Akibatnya, individu heterozigot memiliki fenotipe intermediet (di antara) sifat kedua induknya.
Hasil Genotipe F1: 100% Mm
Hasil Fenotipe F1: 100% Merah muda
Hasil Genotipe F2:
1 MM : 2Mm : 1 mm atau
25% MM : 50%Mm : 25% mm
Hasil Fenotipe F2:
1 Merah : 2Merah muda : 1 putih
atau
25% Merah : 50% Merah muda : 25% putih
22
Multiple Choice
Ketika bunga mawar merah dikawin silang dengan mawar putih, bunga hasil
persilangan menunjukkan warna bunga mawar berwarna merah muda, maka
warna merah bersifat ....
intermediet
dominan
resesif
nondominan
23
Multiple Choice
rasio fenotipe F2 dari hasil persilangan monohibrid intermediet adalah . . . .
1 : 2 : 1
2 : 1 : 2
3 : 1
9 : 3 : 3 : 1
24
Jika pada persilangan monohibrid kita hanya memperhatikan satu sifat beda saja, maka pada persilangan dihibrid kita akan memperhatikan dua sifat beda. Misalnya warna buah dan bentuk buah, warna buah dan rasa buah, dsb.
Persilangan Dihibrid
Pada persilangan dihibrid berlaku Hukum Mendel II karena pada saat pembentukan F2, alel-alel dari gen yang berbeda akan bergabung (mengelompok) secara bebas saat pembentukan gamet.
Penggabungan secara bebas ini maksudnya adalah alel yang satu dapat secara bebas bergabung dengan alel dari gen yang lainnya tanpa adanya syarat tertentu.
25
Contoh Persilangan Dihibrid Dominan Penuh
26
Contoh Persilangan Dihibrid Dominan Penuh
27
Multiple Choice
Hukum Mendel yang mana yang berlaku pada persilangan dihibrid?
Hukum Mendel pertama
Hukum Mendel kedua
Hukum Mendel ketiga
Hukum Mendel keempat
28
Multiple Choice
Jika genotipnya AaBb, bagaimana gametnya?
AB, ab, Ab, aB
Ab, aB
AB, aB
ab, Ab
29
Multiple Choice
Berapakah perbandingan akhir yang dilakukan oleh Mendel pada persilangan dihibrid dua kacang kapri?
9:3:3:1
3:1
9:1:1:3
9:3:1:3
30
Multiple Choice
Persilangan antara tanaman terung berwarna ungu berbatang pendek (Uupp) dengan terung warna hijau berbatang tinggi (uuPp) akan menghasilkan tanaman terung warna ungu berbatang tinggi sebanyak
25%
30%
50%
75%
31
Multiple Choice
Persilangan antara tanaman mangga berdaging tebal – rasa asam (TTmm) dengan mangga berdaging tipis – rasa manis (ttMM) akan menghasilkan tanaman mangga berdaging tebal – rasa manis heterozigot. Jika tanaman F1 disilangkan dengan sesamanya maka akan diperoleh tanaman bergenotip berdaging tebal – rasa manis sebanyak....
1
3
6
9
32
Multiple Choice
Persilangan antara tanaman mangga berdaging tebal – rasa asam (TTmm) dengan mangga berdaging tipis – rasa manis (ttMM) akan menghasilkan tanaman mangga berdaging tebal – rasa manis heterozigot. Jika tanaman F1 disilangkan dengan sesamanya maka akan diperoleh tanaman bergenotip berdaging tebal – rasa manis homozigotik sebanyak....
1
3
6
9
33
Multiple Choice
Persilangan yang melibatkan dua sifat beda disebut
monohibrida
dihibrida
heterozigot
homozigot
34
Contoh Persilangan Dihibrid Intermediet
Pada dihibridisasi intermediet (dominansi tidak penuh), perbandingan fenotif tidak sama dengan salah satu induknya melainkan mempunyai sifat di antara kedua gen dominant dan gen resesif, seperti persilangan tanaman bunga kelopak lebar warna merah (LLMM) dengan bunga kelopak sempit warna putih (llmm) pada diagram di bawah ini !
35
Persilangan Resiprok
Umumnya, perkawinan resiprok dapat diterapkan pada perkawinan monohibrid maupun dihibrid, tetapi kebanyakan diterapkan pada monohibrid. Perkawinan resiprok dilakukan dengan menukarkan jenis kelamin pada individu yang dikawinkankan, tetapi genotifnya tetap sama. Perkawinan resiprok membuktikan hukum mendel I, bahwa pada saat pembentukan gamet, segregasi terjadi secara acak atau bebas. Perkawinan resiprok juga membuktikan bahwa jenis kelamin gamet tidak mempengaruhi sifat yang diwariskan kepada keturunan.
36
Persilangan Resiprok
Persilangan resiprok adalah persilangan ulang dimana gamet jantan dan gamet betina dipertukarkan, sehingga menghasilkan keturunan yang sama.
37
Multiple Choice
Kacang ercis jantan bulat hijau heterozigot galur murni disilangkan dengan kacang ercis keriput kuning galur murni secara resiprok, rasio fenotipnya adalah ...
4 : 3 : 3 1
1 : 1 : 1 : 1
9 : 3 : 3 : 1
9 : 3 : 4
2 : 3 : 1
38
Multiple Choice
Persilangan ulang yang dilakukan dengan menukarkan jenis kelamin induk adalah ...
Monohibrid
Dihibrid
Backcross
Testcross
Resiprok
39
Persilangan Back-Cross
Backcross (silang balik) adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya yang dominant, dan gamet dari parental kemungkinannya hanya satu macam.
40
Persilangan Test-Cross
Uji silang (test cross) adalah perkawinan antara individu F1 yang tidak diketahui genotifnya, dengan induk homozigot resesif.
41
Multiple Choice
Berikut yang benar tentang perkawinan uji silang atau Test cross adalah..
Uji Test cross tidak mempersoalkan jenis kelamin
Uji Test cross mengawinkan F1 dengan salah satu induknya
Uji Test cross mengawinkan suatu individu hasil persilangan dengan salah satu induknya yang homozigot resesif.
Uji Test cross adalah persilangan antara dua induk, di mana kedua induk berperan sebagai pejantan dalam satu persilangan, dan sebagai betina dalam persilangan yang lain
Uji Test cross merupakan perkawinan sebaliknya, umumnya menghasilkan keturunan yang sama
42
Multiple Choice
Alel besar pada mangga bersifat dominan (B) terhadap alel kecil (b). Alel manis bersifat dominan (A) terhadap alel asam (a). Testcross dilakukan terhadap tanaman besar manis dan menghasilkan keturunan sebanyak 25 besar manis, 22 besar asam, 19 kecil manis, dan 23 kecil asam. Bagaimanakah genotip individu pada testcross tersebut?
♀ BBAA x ♂ bbaa
♀ BBAa x ♂ BbAa
BbAa x ♂ BbAa
BbAa x ♂ bbaa
BBAa x ♂ bbAa
43
Multiple Choice
Berikut perbedaan yang benar antara Testcross dan Backcross adalah ….
Uji Testcross adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya sedangkan Backcross adalah perkawinan individu F1 dengan induknya yang bersifat homozygote resesif
Uji Testcross adalah perkawinan individu F1 dengan induknya yang bersifat homozygote resesif sedangkan uji Backcross adalah perkawinan kebalikan dari yang dilakukan semula
Uji Testcross adalah perkawinan individu F1 dengan induknya yang bersifat homozygote resesif sedangkan Backcross adalah perkawinan kebalikan dari yang dilakukan semula
Uji Testcross adalah perkawinan individu F1 dengan induknya yang bersifat homozygote resesif sedangkan uji Backcross adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya, induk betina atau jantan.
Uji Testcross adalah persilangan antara dua induk, di mana kedua induk berperan sebagai pejantan dalam satu persilangan, dan sebagai betina dalam persilangan yang lain sedangkan Backcross adalah perkawinan antara individu F1 dengan salah satu induknya, induk betina atau jantan
PEWARISAN SIFAT (HUKUM MENDEL)
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 43
SLIDE
Similar Resources on Wayground
38 questions
sistem pernapasan
Lesson
•
11th Grade
40 questions
Application Letter
Lesson
•
12th Grade
38 questions
MODUL P5 GAYA HIDUP BERKELANJUTAN
Lesson
•
11th Grade
35 questions
PEMANASAN GLOBAL
Lesson
•
12th Grade
40 questions
Food Safety Culture
Lesson
•
KG
37 questions
Materi Review 3. Dinamika Partikel
Lesson
•
12th Grade
38 questions
KONSEP DASAR ILMU SEJARAH FASE E
Lesson
•
12th Grade
40 questions
Penilaian Harian Jaringan Tumbuhan
Lesson
•
11th Grade
Popular Resources on Wayground
10 questions
5.P.1.3 Distance/Time Graphs
Quiz
•
5th Grade
10 questions
Fire Drill
Quiz
•
2nd - 5th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
15 questions
Hargrett House Quiz: Community & Service
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
20 questions
Context Clues
Quiz
•
6th Grade
20 questions
Inferences
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
4th Grade
Discover more resources for Biology
20 questions
Food Chains and Food Webs
Quiz
•
7th - 12th Grade
20 questions
Sex-Linked Traits
Quiz
•
9th - 12th Grade
22 questions
AP Biology: Unit 7 Review (CED)
Quiz
•
9th - 12th Grade
17 questions
Photosynthesis
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Pedigrees
Quiz
•
7th - 12th Grade
20 questions
Mitosis and Meiosis
Quiz
•
9th - 12th Grade
50 questions
Review for MP3 Quarterly
Quiz
•
9th - 12th Grade
68 questions
Unit 2 Summative 2 CMS Biology
Quiz
•
9th - 12th Grade