Search Header Logo
MODUL P5 PPRA "Habiskan Makananmu Untuk Selamatkan Lingkungan"

MODUL P5 PPRA "Habiskan Makananmu Untuk Selamatkan Lingkungan"

Assessment

Presentation

Other

3rd Grade

Practice Problem

Hard

Created by

Enyang Permata

FREE Resource

53 Slides • 0 Questions

1

media

ENYANG WULAN INDAH PERMATA, S.Pd.I

2

media

Habiskan Makananmu Untuk

Selamatkan Lingkungan

Gaya Hidup Berkelanjutan - Fase B

Topik: Pengurangan Jejak Karbon

ENYANG WULAN INDAH PERMATA, S.Pd.I

77 JP

3

media

Latar Belakang

Menghabiskan makanan merupakan salah satu wujud bersyukur terhadap makanan yang sudah diberikan Tuhan Yang Maha
Esa. Hal tersebut dapat diinisiasi di sekolah dengan melakukan kegiatan yang memiliki tujuan untuk mengurangi sampah sisa
makanan dengan menghabiskan makanan.

Modul projek ini akan sesuai dilaksanakan jika di sekolah Bapak/Ibu guru terdapat salah satu/lebih poin seperti di bawah ini:

Di sekolah saat istirahat terdapat peserta didik yang membeli makanan namun tidak dihabiskan dan ditemukan di
tempat sampah/ di lingkungan sekitar sekolah.

Di sekolah menerapkan kegiatan makanan siang, lantas ditemukan masih banyak peserta didik yang belum bisa
menghabiskan makanannya.

Sekolah mendapatkan laporan dari orang tua bahwa di rumah peserta didik masih belum bisa menghabiskan makanan
yang mereka makan.

Jika Bapak/Ibu guru menemukan salah satu/lebih keadaan di atas, maka sudah seyogianya modul projek ini dilaksanakan untuk
mengurangi sampah sisa makanan di sekolah Bapak/Ibu guru masing-masing.

4

media

01

Mengidentifikasi bentuk-bentuk sampah sisa makanan yang ada di
rumah

02

Mengidentifikasi

dampak negatif

sampah sisa

makanan bagi

lingkungan

03

Mengidentifikasi cara mengurangi jumlah dan mengelola sampah sisa
makanan di lingkungan sekitar

Tujuan Kegiatan

5

media

Alur Aktivitas

Pengenalan

Kontekstualisasi

Aksi

Refleksi

Tindak Lanjut

Membuat Mind Map

Melakukan Observasi

Peserta didik membuat
daftar dalam bentuk
tabel tentang “Sampah
Sisa Makanan di
Rumah” untuk
mengetahui sampah
sisa makanan di rumah.

Menuliska
n Temuan

Peserta didik membuat
artikel deskripsi tentang
Sampah Sisa
Makanan di Rumahku”.

Mencari Informasi

Menentukan projek

Diskusi menentukan
media kampanye.

Membuat projek

Peserta didik membuat
media kampanye “tips
menghargai makanan
atau dampak
makanan sisa
terhadap lingkungan
atau cara mengurangi
dan mengelola
sampah sisa
makanan”.

Melakukan Kampanye

Peserta didik
berlatih
melakukan
kampanye.

Peserta didik
melakukan
kampanye.

Peserta didik membuat

Peserta didik

mind map tentang “Apa

mengidentifikasi

saja makanan yang

informasi tentang : tips

ketika kamu makan

menghargai makanan,

pasti habis tak tersisa?

dampak sampah sisa


makanan, serta cara

Mencari
Fakta
Sampah

mengurangi dan
mengelola sampah
sisa makanan.

Peserta didik

Berbagi Informasi

menuliskan informasi
penting tentang
Sampah sisa
makanan di
Indonesia

Peserta didik berbagi
informasi yang sudah
ditemukan kepada
kelompok lain.

6

media

Alur Aktivitas

1

Peserta didik membuat peta
konsep tentang “Apa saja
makanan yang ketika kamu
makan pasti habis tak
tersisa?” .

2 JP

8

9

Peserta didik berlatih
melakukan kampanye.

Peserta didik melakukan
kampanye.

6 JP

2

Peserta didik menuliskan
informasi penting tentang
Sampah sisa makanan
di Indonesia”.

4 JP

7

Peserta didik berdiskusi
menentukan media kampanye.

2 JP

Keterangan Warna :

3

Peserta didik membuat daftar
dalam bentuk tabel tentang
Sampah Sisa Makanan di
Rumah” untuk mengetahui
sampah sisa makanan di rumah.

21 JP

6

Peserta didik berbagi informasi
yang sudah ditemukan kepada
kelompok lain.

8 JP

Tahap Pengenalan

Tahap Kontekstualisasi

Tahap Aksi

Tahap Refleksi

Tahap Tindak Lanjut

4

5

Peserta didik mengidentifikasi
informasi tentang : tips
menghabiskan makanan,
dampak sampah sisa
makanan terhadap lingkungan,
dan cara mengurangi dan
mengelola sampah sisa
makanan.

12 JP

Peserta didik membuat artikel
deskripsi tentang “Sampah Sisa
Makanan di Rumahku”.

4 JP

Peserta didik membuat media
kampanye “tips menghargai
makanan atau dampak
sampah sisa makanan
terhadap lingkungan atau
cara mengurangi dan
mengelola sampah sisa
makanan”.

18 JP

7

media

Dimensi, Elemen, dan Sub-Elemen

Dimensi

Elemen

Sub Elemen

Fase Capaian

Aktivitas

Beriman,
Bertakwa Kepada
Tuhan Yang Maha
Esa

Akhlak kepada alam

Menjaga lingkungan
alam sekitar

Terbiasa memahami
tindakan-tindakan yang ramah
dan tidak ramah lingkungan
serta membiasakan diri untuk
berperilaku ramah lingkungan

1, 2, 6, 5

Bernalar Kritis

Memperoleh dan
memproses
informasi dan
gagasan

Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
mengolah informasi
dan gagasan

Mengumpulkan
mengklasifikasikan,
membandingkan, dan
memilih informasi dan
gagasan dari berbagai
sumber

3, 4

Kreatif

Menghasilkan
karya dan tindakan
yang orisinal

Menghasilkan karya
dan tindakan yang
orisinal

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam bentuk
karya dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan

7, 8, 9

8

Nilai Profil Pelajar

Rahmatan lil ‘Alamin

Sub Nilai Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin

Capaian Perkembangan Profil Pelajar Rahmatan lil ‘Alamin

1.Berkeadaban

(ta’addub)

2.Musyawarah (Syūra)

3.Dinamis dan inovatif

(taṭawwur wa ibtikār)

1.Berkeadaban (Ta’addub)

Menghargai makanan sebagai anugerah Tuhan.

Berperilaku sopan dalam mengelola sampah

makanan.

Menjaga kebersihan lingkungan sebagai tanggung

jawab moral.

2.Musyawarah (Syūra)

Diskusi kelompok untuk menentukan media

kampanye.

Mendengarkan pendapat orang lain dengan penuh

penghormatan.

Mengambil keputusan bersama berdasarkan mufakat.

3.Dinamis dan Inovatif (Taṭawwur wa Ibtikār)

Menghasilkan media kampanye yang kreatif dan

menarik.

Mengelola sisa makanan menjadi produk baru (eco-

enzyme).

Beradaptasi dengan teknologi untuk menyampaikan

informasi secara efektif.

1.Berkeadaban (Ta’addub)

Capaian:

Peserta didik mampu menghargai makanan sebagai nikmat dari

Tuhan, menunjukkan sikap sopan dan tanggung jawab dalam

mengelola sampah makanan, serta menjaga kebersihan

lingkungan dengan kesadaran moral yang tinggi.

2.Musyawarah (Syūra)

Capaian:

Peserta didik terbiasa berpartisipasi aktif dalam diskusi

kelompok, mendengarkan pendapat orang lain dengan empati,

dan bersama-sama mengambil keputusan yang terbaik

berdasarkan prinsip mufakat.

3.Dinamis dan Inovatif (Taṭawwur wa Ibtikār)

Capaian:

Peserta didik mampu menghasilkan karya kreatif dalam bentuk

media kampanye, mengelola sisa makanan menjadi produk yang

bermanfaat, serta memanfaatkan teknologi untuk menyampaikan

pesan positif secara inovatif.

media

9

media

10

media

Rubrik Capaian Dimensi, Elemen, dan Sub Elemen

Sub Elemen

Mulai Berkembang

Sedang Berkembang
Berkembang

Sesuai
Harapan

Sangat Berkembang

Menjaga lingkungan alam
sekitar

Membiasakan bersyukur atas
karunia lingkungan alam
sekitar dengan menjaga
kebersihan dan menjaga
kebersihan dan merawat
lingkungan alam sekitarnya.

Membiasakan bersyukur atas
lingkungan alam sekitar dan
berlatih untuk menjaganya.

Terbiasa memahami
tindakan-tindakan yang
ramah dan tidak ramah
lingkungan serta
membiasakan diri untuk
berperilaku ramah
lingkungan.

Mewujudkan rasa syukur dengan

terbiasa berperilaku ramah

lingkungan dan memahami akibat
perbuatan tidak ramah lingkungan

dalam lingkungan kecil maupun

besar.

Mengidentifikasi,
mengklarifikasi, dan
mengolah informasi dan
gagasan

Mengidentifikasi dan mengolah
informasi dan gagasan
sederhana.

Mengidentifikasi dan
mengolah informasi dan
gagasan.

Mengumpulkan
mengklasifikasikan,
membandingkan, dan memilih
informasi dan gagasan dari
berbagai sumber.

Mengumpulkan
mengklasifikasikan,
membandingkan, dan memilih
informasi dan gagasan dari
berbagai sumber, serta
memperjelas informasi dengan
bimbingan orang dewasa.

Menghasilkan karya dan
tindakan yang orisinal

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan sederhana serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan.

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau
tindakan serta mengapresiasi
karya dan tindakan yang
dihasilkan.

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya sesuai
dengan minat dan
kesukaannya dalam bentuk
karya dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan

Mengeksplorasi dan
mengekspresikan pikiran
dan/atau perasaannya sesuai
dengan minat dan kesukaannya
dalam bentuk karya dan/atau
tindakan serta mengapresiasi
karya dan mengkritisi karya dan
tindakan yang dihasilkan.

11

media

Tahap Pengenalan

12

media

Aktivitas 1 : Makanan yang Selalu Aku Habiskan

2 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu menuliskan
apa yang mereka pikirkan dalam
peta konsep.

Alat dan Bahan :

Kertas manila

Spidol

Kertas origami (lipat)

Asesmen formatif: Peta konsep
(halaman selanjutnya)

Kegiatan Inti

Peserta

didik

duduk

bersama

kelompok.

Guru memberikan contoh membuat
peta konsep dengan pertanyaan
pemantik “Apa saja makanan yang
ketika kamu makan pasti habis tak
tersisa?”.

Peserta didik menuliskan jawaban
dengan membuat satu garis untuk
satu

jawaban

masing-masing

peserta didik.

Peserta didik menuliskan alasan
Mengapa

makanan

tersebut

selalu dihabiskan?”.

Peserta didik menuliskan ke dalam
kertas origami untuk di tempel di
kertas manila yang disediakan.

Kegiatan Penutup

Guru bertanya, “Kegiatan apa yang
sudah kita lakukan hari ini?”.

Peserta didik menjawab dengan
mengangkat tangan terlebih dahulu.
Jika tidak ada yang angkat tangan
guru bisa menunjuk perwakilan dari
masing-masing kelompok.

Guru menutup kegiatan dengan
sebuah pertanyaan “Apa yang akan
terjadi jika makanan yang kita
makan

tidak

kita

habiskan?

Sampai jumpa!”.

Catatan Aktivitas:

Pembagian

kelompok

dilakukan

guru, karena guru yang mengetahui
kemampuan peserta didiknya.

Peta

konsep

untuk

mengetahui

pengetahuan awal peserta didik.

Kegiatan Pembuka

Guru membuka kegiatan dengan
membuat kelompok.

Guru

membagi

kelompok

berdasarkan kemampuan peserta
didik (butuh bantuan, masih proses
dan sudah mampu).

Peserta didik berdiskusi memilih
penanggung jawab.

13

media

Apa saja makanan
yang selalu kamu

habiskan saat

makan?

Aktivitas 1 : Peta Konsep Makanan yang Selalu Aku Habiskan

Asesmen Formatif : Peta Konsep

Untuk menggali pengetahuan awal peserta didik terkait topik yang akan dipelajari.

Semua peserta didik wajib menuliskan jawaban dari pertanyaan yang ada.

Tidak ada jawaban benar atau salah karena apa yang ditulis peserta didik merupakan hal yang benar-benar mereka
ketahui.

Peta konsep dapat dibuat di kertas manila/kertas sejenis. Jika tidak ada bisa langsung ditulis di papan tulis.

14

media

Aktivitas 2 : Sampah Sisa Makanan Di Indonesia

4 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta

didik

mampu

menganalisis

keadaan

sampah

makanan di Indonesia dari teks
bacaan.

Alat dan Bahan :

Kertas HVS/buku tulis

Contoh teks bacaan (halaman
selanjutnya)

Asesmen

formatif

: menulis

informasi

penting

(halaman

selanjutnya)

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru menuliskan pertanyaan “Apa
yang akan terjadi jika makanan
yang kita makan tidak kita
habiskan?”

Kegiatan Inti

Peserta didik untuk menyampaikan
pendapat tentang pertanyaan yang
sudah dituliskan.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menyampaikan pendapat.

Peserta didik mendapat apresiasi
karena

sudah

menyampaikan

pendapat.

Guru membagikan sebuah bacaan
terkait

sampah

makanan

di

Indonesia. “Tuliskan minimal 5
informasi yang menurutmu
penting dari teks tersebut”.

Peserta

didik

membaca

teks

tersebut

kemudian

menuliskan

informasi penting dalam buku/kertas
HVS secara mandiri.

Peserta didik mengumpulkan hasil
pekerjaan yang sudah selesai.

Kegiatan Penutup

Peserta didik menyampaikan satu
informasi

penting

yang

sudah

mereka tulis secara bergiliran.

Peserta didik mendapatkan apresiasi
karena sudah bekerja sama hari ini.

Guru

menyampaikan

sebuah

pertanyaan

Apakah

kamu

termasuk yang menambah jumlah
sampah

sisa

makanan

di

Indonesia?

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 2 ini guru bisa menambah
sumber belajar siswa tidak hanya
mengacu pada materi yang ada di
modul projek ini.

15

media

Aktivitas 2 : Contoh Materi Sampah Sisa Makanan Di Indonesia

Sampah makanan di Indonesia termasuk tinggi hingga per tahunnya bisa dihasilkan sampah sebesar 16,3 juta ton.

Sampah makanan yang paling banyak ditemukan adalah beras. Padahal, masa tumbuh padi selama 3-4 bulan dan setelah
dipanen masih melalui proses yang panjang. Terlalu banyaknya sampah makanan, bisa mengancam krisis pangan dan ditambah
ke depan ada angka kelahiran yang terus maka harus segera dicari solusi. Pada tahun 2021 lalu, Agensi United Nation untuk
pangan, Food and Agriculture Organization (FAO), mengatakan bahwa pada tahun 2050 nanti jumlah penduduk dunia
diperkirakan akan tembus 10 miliar.

Untuk mengimbangi jumlah penduduk yang besar, maka produksi pangan dunia harus naik setidaknya 70 persen.

Artinya, jika produksi pangan tidak naik, maka krisis pangan tidak akan dapat dihindari. Sudah krisis pangan, masih ada
kebiasaan membuang sampah makanan.

Sumber:
https://www.kompas.com/edu/read/2022/08/31/091518071/sampah-makanan-indonesia-tembus-163-juta-ton-per-tahun-ini-k ata-
pakar-ugm?page=all.

media

16

media

Sumber :
https://dmm0a91a1r04e.cloudfront.net/TbZ3aKrSq4Bp3n5ZpDwQX-AW
Dy4=/1280x4505/https%3A%2F%2Fasset.kgnewsroom.com%2Fphoto%
2Fpre%2F2022%2F05%2F18%2Fbe7ef74b-a6bd-43d3-8a4a-39c49c42d5
01_png.png

Aktivitas 2 : Contoh Materi Sampah Sisa Makanan Di Indonesia

Sampah makanan menjadi jenis sampah terbesar di Indonesia. Dari data Sistem

Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) Kementerian Lingkungan Hidup dan
Kehutanan (KLHK) tahun 2020, sampah makanan mencapai 40 persen dari total sampah yang
dihasilkan masyarakat di 199 kabupaten/kota. Harian Kompas menghitung angka
pemborosan dari sampah makanan yang terbuang. Perhitungan menggunakan data konsumsi
makanan per kapita di kabupaten/kota dari Badan Pusat Statistik (BPS). Data BPS masih
menggunakan satuan porsi makanan. Satuan ini kemudian dikonversi menjadi berat setiap
porsi yang dimakan.

Sumber:
https://www.kompas.id/baca/ekonomi/2022/05/18/sampah-makanan-capai-lebih-rp-330-tril iun

17

media

Aktivitas 2 : Menuliskan Informasi Penting dari Teks Bacaan

Asesmen Formatif : Lembar Kerja Peserta Didik

Informasi Penting

Lembar kerja ini tidak harus menggunakan kertas

HVS, guru bisa menggunakan buku tulis.

Bentuk catatan peserta didik tidak dibatasi, bisa

berupa:

Poin-poin

Peta konsep

Atau bentuk yang lainnya

Guru fokus kepada hal yang dituliskan Peserta didik

bukan bentuk dari tulisan yang dibuat, karena

Peserta didik belajar dengan caranya masing-

masing.

Sampah Sisa
Makanan di
Indonesia

Sampah Sisa Makanan di Indonesia

…………………………………………………

…………………………………………………

…………………………………………………

…………………………………………………

18

media

Aktivitas 2 : Penilaian Formatif

Rubrik Penilaian:

Aktivitas 2 ini menjadi penilaian formatif dengan menggunakan rubrik.

Temuan informasi penting yang sudah ditulis oleh peserta didik menjadi fokus penilaian formatif.

Sub Elemen

Kriteria Penilaian

Mulai

Berkembang

Sedang

Berkembang

Berkembang Sesuai

Harapan

Sangat Berkembang

Mengidentifikasi gagasan

sederhana

Mengidentifikasi

gagasan

Mengumpulkan dan

mengklasifikasikan, gagasan

dari berbagai sumber

Mengumpulkan mengklasifikasikan,

membandingkan,gagasan dari berbagai
sumber dengan bimbingan orang dewasa

(guru)

Mengidentifikasi,

mengklarifikasi, dan

mengolah informasi dan

gagasan

Mengolah informasi
gagasan sederhana.

Mengolah informasi

gagasan.

Membandingkan, dan memilih

informasi dan gagasan dari

berbagai sumber.

Memilih informasi dan gagasan dari
berbagai sumber, serta memperjelas
informasi dengan bimbingan orang

dewasa.

(Menulis 2 informasi
penting sesuai teks)

(Menulis 3-4 informasi

penting sesuai teks)

(Menulis 5 informasi penting

sesuai teks)

(Menulis > 5 informasi penting sesuai

teks)

19

media

Tahap Kontekstualisasi

20

media

Aktivitas 3 : Sampah Sisa Makanan di Rumahku

21 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu mengisi data
sampah sisa makanan di rumah.

Alat dan Bahan :

Asesmen Formatif : Lembar kerja
“Sampah

Sisa

Makanan

di

Rumahku” (halaman selanjutnya)

Kegiatan Inti

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menyampaikan pendapat.

Peserta didik mendapat apresiasi
dari guru karena menyampaikan
pendapat peserta didik.

Guru membagikan lembar kerja
Sampah

Sisa

Makanan

di

Rumahku”. Guru menjelaskan cara
mengisi lembar kerja tersebut.

Peserta didik mengisi lembar kerja
untuk diisi mandiri di rumah.

Lembar kerja akan dibawa pulang
dan dibawa kembali ke sekolah
setiap harinya.

Lembar kerja dikumpulkan setiap
datang dan dikembalikan ke peserta
didik setiap pulang.

Kegiatan Penutup

Guru melakukan review lembar kerja
peserta didik.

Peserta didik mendapat apresiasi
karena disiplin mengerjakan lembar
kerja.

Guru juga memberikan saran kepada
peserta didik yang belum disiplin
mengerjakan lembar kerja.

Guru membagikan lembar kerja
kembali kepada peserta didik, hal ini
dilakukan

selama

satu

minggu

berturut-turut.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 3 ini berlangsung 7 hari
dengan pengisian lembar kerja di
rumah (2 JP) dan review di sekolah
bersama guru (1 JP) setiap harinya.

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru

menuliskan

pertanyaan

seperti di akhir pertemuan pertama
Apakah kamu termasuk yang
menambah jumlah sampah sisa
makanan di Indonesia?”.

21

media

Aktivitas 3 : Rincian Kegiatan Sampah Sisa Makanan di Rumahku

Rincian Kegiatan:

Peserta didik melakukan pengisian data (format tabel ada di halaman selanjutnya) sampah sisa makanan dalam

satu kali waktu makan setiap harinya.

Peserta didik melakukan pengisian data tersebut selama 7 hari.

Pengisian dilakukan setelah kegiatan makan di rumah selesai dan peserta didik mulai melakukan pengamatan

sampah sisa makanan yang dihasilkan setiap anggota keluarga.

Peserta didik bisa memilih pengisian data saat sarapan, makan siang, atau makan malam.

Guru melakukan pembahasan setiap harinya dengan meluangkan waktu 1 jam pelajaran.

Guru bisa bertanya kepada peserta didik tentang:

Siapa yang sudah mengisi tabel sampah sisa makanan di rumah?

Apa saja sampah sisa makanan yang dihasilkan di rumah?

Kalian apakan sampah sisa makanan tersebut?

Mintalah setiap peserta didik untuk melaporkan hasil pengamatan di rumahnya secara bergiliran.

22

media

Aktivitas 3 : Lembar Kerja Sampah Sisa Makanan di Rumahku

Asesmen Formatif : Lembar Kerja Peserta

Didik

Lembar kerja ini tidak harus dicetak, guru

bisa menuliskan format di samping pada

papan tulis kemudian peserta didik

menulis di buku masing-masing.

Peserta

didik

menuliskan

anggota

keluarganya, dan melakukan observasi

sisa makanan yang dihasilkan setiap

anggota keluarga.

Setiap

harinya

peserta

didik

akan

melakukan observasi selama satu kali

(makan pagi atau makan siang atau

makan malam).

Hari/Tanggal/
Keterangan
Waktu Makan

Anggota
Keluarga

Makanan

Habis

Makanan

Sisa

Keterangan

Sisa

Makanan

Senin, 31 Juli
2023 / Makan
malam

Bapak

v

-

Habis

Ibu

v

-

Habis

Ardi

-

v

½ piring :
nasi, sayur,

telur

Dila

-

v
2 sendok :
nasi, tempe

Selasa, 1
Agustus 2023

Bapak

-

v

23

media

Aktivitas 4 : Teks Deskripsi Sampah Sisa Makanan di Rumahku

4 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu merancang
dan menulis teks deskripsi tentang
sampah sisa makanan di rumah.

Alat dan Bahan :

Asesmen formatif : Lembar kerja
teks

deskripsi

“Sampah

Sisa

Makanan di Rumahku”

Kegiatan Inti

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menyampaikan pendapat.

Peserta didik mendapat apresiasi
karena

sudah

memberikan

pendapat.

Guru menuliskan informasi kegiatan
yang akan dilakukan anak:
Paragraf I berisi …. kalimat
tentang ….

Paragraf II berisi …. kalimat
tentang ….

Peserta

didik

dipersilakan

menuliskan ide pokok sesuai data
dari rumah.

Peserta

didik

menuliskan

teks

deskripsi

setelah

membuat

rancangan teks (ide pokok paragraf).

Kegiatan Penutup

Guru

bertanya,

Mengapa

kita

membuat teks tersebut?”.

Peserta

didik

meyampaikan

pendapat dengan angkat tangan
terlebih dahulu.

Guru memberikan pesan, “Melalui
tulisan kita bisa mengingat hal
yang sudah kita ketahui dan bisa
kita baca kembali di masa yang
akan datang”.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Jumlah kalimat dalam satu paragraf
menyesuaikan kemampuan peserta
didik

di kelas

Bapak/Ibu

guru

masing-masing.

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Peserta

didik

mengeluarkan

lembkar

kerja

Sampah

Sisa

Makanan di Rumah

Guru bertanya, “Apa ada yang
tahu kegunaan data itu?”.

24

media

Aktivitas 4 : Lembar Kerja Teks Deskripsi

Asesmen Formatif: Lembar Kerja Peserta Didik Teks Deskripsi

Lembar kerja ini tidak harus menggunakan kertas HVS, guru

bisa menggunakan kertas yang ada di sekolah. peserta didik

menulis langsung di kertas.

Jika sekolah memiliki komputer/laptop maka peserta didik

bisa diarahkan untuk menulis di buku baru diketik dengan

komputer/laptop.

Hasil kerja peserta didik dapat dijadikan sebagai penilaian

formatif terhadap perkembangan literasi peserta didik.

Judul

(Nama Lengkap Peserta didik)

…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………
…………………………………………………………………

………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………
………………………………

Ilustrasi Penjelas

25

media

Aktivitas 4 : Penilaian Formatif

Rubrik Penilaian:

Aktivitas 4 ini menjadi penilaian formatif dengan menggunakan rubrik di bawah ini.

Hasil tulisan yang sudah dibuat peserta didik menjadi pusat penilaiannya.

Sub Elemen

Kriteria Penilaian

Mulai Berkembang

Sedang

Berkembang

Berkembang

Sesuai Harapan

Sangat Berkembang

Mengidentifikasi,

mengklarifikasi, dan

mengolah informasi dan

gagasan

Mengolah informasi gagasan

sederhana.

(Bentuk kalimat SPO dibantu

oleh guru/teman)

Mengolah informasi gagasan.

(Bentuk kalimat SPO dibuat

mandiri)

Membandingkan, dan memilih

informasi dan gagasan dari

berbagai sumber.

(Bentuk kalimat SPOK dibuat

mandiri)

memilih informasi dan gagasan dari
berbagai sumber, serta memperjelas
informasi dengan bimbingan orang

dewasa.

(Bentuk kalimat SPOK, menggunakan
diksi yang beragam, dan dibuat mandiri)

26

media

Tahap Aksi

27

media

Aktivitas 5 : Menemukan Informasi Penting

12 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu menemukan
dan menuliskan informasi penting
tips

menghabiskan

makanan,

dampak

sisa

makanan,

dan

mengelola sampah sisa makanan.

Alat dan Bahan :

Teks bacaan, infografis, poster
(contoh halaman selanjutnya)

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru bertanya, “Apa solusi dari
banyaknya

sampah

sisa makanan?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menyampaikan pendapat.

Kegiatan Inti

Peserta

didik

berdiskusi

terkait

masalah tersebut.

Kegiatan diskusi diakhiri dengan
kesepakatan mencari topik:
Tips menghabiskan makanan

Dampak

sisa

makanan

terhadap lingkungan

Cara

mengurangi

dan

mengelola

sampah

sisa

makanan

Guru memberikan pertanyaan dan
kelompok yang bisa menjawab akan
memilih topik terlebih dahulu.

Peserta didik mencari dan menulis
informasi

dari

berbagai

sumber

sesuai topik bersama kelompok.

Kegiatan Penutup

Peserta

didik

menyampaikan

kemajuan

diskusi

dan

progres

menemukan

informasi

dalam

kelompoknya.

Guru memastikan semua kelompok
menulis

informasi

penting

yang

ditemukan.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 5 ini dapat berlangsung 6
kali dengan setiap pertemuan selama
2 JP.

Guru/peserta didik dapat mencari
materi mandiri, materi yang ada di
modul hanya sebagai contoh.

28

media

Aktivitas 5 : Contoh Materi Tips Menghabiskan Makanan

Mengunjungi Tempat Produksi Makanan
Mengunjungi tempat produksi makanan jika ada waktu saat senggang, kita bisa mengunjungi pabrik, pasar,
perkebunan, peternakan hingga sawah agar kita bisa melihat bagaimana bahan makanan dibuat. Upaya ini dilakukan
agar kita paham kalau menghasilkan suatu makanan itu dibutuhkan proses yang tak mudah. Sebelum menjadi nasi,
beras pun harus menunggu panen padi yang mencapai empat hingga 5 bulan.

Mulailah dari Porsi yang Lebih Kecil
Mari kita makan dengan porsi kecil. Jika masih kurang, maka kita bisa menambah lagi setelah makanannya habis.
Apabila kita langsung memberikan porsi besar, dikhawatirkan makanan jadi sampah.

Mari Mensyukuri Makanan
Dilansir dari Doorposts, Kita harus bersyukur kepada Tuhan atas makanan yang telah tersaji di hadapan kita. Ingat
kalau ada beberapa anak di luar sana yang tak seberuntung kita. Kita juga harus berterima kasih kepada orang yang
telah memasakkan makanan kita.

Jangan Ngemil Sebelum Makan
Dilansir Respectfood, mengonsumsi cemilan sebelum makan bisa membuat kenyang. Jadi, jangan sampai kita
mengonsumsinya saat mendekati waktu makan. Nantinya, dikhawatirkan kita tak bisa mendapat gizi yang cukup.

Sumber: https://lifestyle.kompas.com/read/2022/11/22/115509520/tips-agar-anak-menghargai-makanan?page=all.

29

media

Aktivitas 5 : Contoh Infografis Materi Makanan untuk Hidup Sehat

Sumber : https://indonesiabaik.id/infografis/hidup-sehat-dengan-gizi-seimbang

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160428135003-

258-127229/menilik-porsi-makan-seimbang-menurut-gizi

Sumber :

https://www.cnnindonesia.com/gaya-hidup/20160428135003-

258-127229/menilik-porsi-makan-seimbang-menurut-gizi

30

media

Sumber :

https://kumparan.com/kumparanfood/5-cara-enak-supaya-berat-badan-enggak-naik-selama-

dirumahaja-1tEbyMbxNaj

Aktivitas 5 : Contoh Infografis Materi Makanan Untuk Hidup Sehat

31

media

Aktivitas 5 : Contoh Materi Dampak Sisa Makanan Bagi
Lingkungan

Sampah sisa makanan bisa menyebabkan tanah mengandung gas metana yang berbahaya bagi atmosfer bumi.

Selain itu, efek rumah kaca juga dapat timbul dari karbondioksida yang dihasilkan dari sisa makanan sisa. Untuk mengangkut
sampah makanan sisa, TPA membutuhkan kendaraan, yang juga bisa menyebabkan polusi udara. Gas metana yang
dihasilkan oleh sampah organik di TPA 25 kali lebih kuat. Jumlah ini mengalahkan polusi karbon dari knalpot kendaraan
biasa.

Indonesia juga masuk dalam daftar negara kedua yang paling banyak menyumbang sisa makanan, setelah Saudi

Arabia. Jika diperhatikan sampah-sampah yang memenuhi kali atau sungai kebanyakan dari sampah sisa rumah tangga,
yang berupa sisa makanan. Dapat dikatakan juga, sampah yang membuat air kali atau sungai meluap adalah sampah
makanan.

Dari kenyataan berikut tentang bahayanya sampah sisa makanan bagi lingkungan. Hendaknya kita sadar untuk tidak

membuang-buang makanan. Di samping itu juga angka kelaparan yang dialami oleh penduduk Indonesia juga masih cukup
tinggi. Lebih baik bisa kita sumbangkan untuk yang membutuhkan, atau agar lebih bijak. Kita harus menjadi pembeli yang
cerdas, membeli bahan makanan yang dibutuhkan saja. Agar tidak ada lagi yang terbuang sia-sia.

Sumber: https://www.kompas.tv/klik360/201204/dampak-sampah-makanan-bagi-lingkungan

32

media

Aktivitas 5 : Contoh Materi Mengelola Sampah Sisa Makanan

Mengurangi (Reduce)

Mengurangi konsumsi makanan instan dengan beralih mengkonsumsi makanan yang diproduksi secara lokal.

Membuat perencanaan sebelum membeli sesuatu sehingga dapat berbelanja sesuai dengan kebutuhan.

Memasak bahan makanan dalam jumlah yang sesuai dengan kebutuhan agar tidak menjadi limbah.

Menyimpan makanan dengan baik agar dapat dikonsumsi untuk jangka waktu yang lama.

● Memanfaatkan kembali (Reuse)

Sisa sayur yang tak terpakai juga bisa digunakan untuk olahan makanan lain. Dilansir dari laman foodrevolution.org, Jumat

(22/4/2022), Mengolah sisa sayur atau sayuran yang mulai layu menjadi acar. Dengan cara tersebut, kita bisa menghemat
pengeluaran. Hal terpenting, acar buatan sendiri biasanya lebih terjamin ketimbang beli. Beberapa sayuran yang bisa diolah
menjadi acar adalah sawi, mentimun, wortel, kubis, lobak, bawang, dan cabai.

Diberitakan Kompas.id, Sabtu (21/5/2022), pengolahan sampah makanan rumah tangga menjadi ekoenzim menjadi salah

satu solusi untuk menekan jumlah sampah organik. Sebagai informasi, ekoenzim adalah cairan hasil dari fermentasi limbah
dapur organik, seperti ampas buah, sayur, dan gula, baik gula coklat, gula merah, maupun gula tebu. Dinukil dari laman
waste4change.com, Selasa (1/1/2019), ekoenzim memiliki beberapa fungsi, seperti untuk cairan pel, pembersih dapur,
pembersih buah dan sayur, pembasmi hama, serta pupuk tanaman.

Untuk membuat ekoenzim, Anda memerlukan sekitar 300 gram (gr) sampah kulit buah atau sisa sayuran, 100 gr gula, dan

1 liter air. Kemudian, campur dan aduk semua bahan tersebut di dalam wadah tertutup dan simpan pada tempat yang sejuk.
Umumnya, proses fermentasi dalam pembuatan ekoenzim berlangsung selama tiga bulan. Setelah cairan yang dihasilkan
berwarna coklat gelap dan memiliki aroma fermentasi asam manis, Anda sudah bisa memanfaatkan cairan tersebut.

Sumber: https://cimsa.ui.ac.id/2020/11/09/food-waste-dan-pengaruhnya-terhadap-lingkungan/
https://lifestyle.kompas.com/read/2022/07/27/142900520/agar-tak-terbuang-percuma-berikut-5-cara-mengolah-sampah-makan
an-di-rumah

33

media

Aktivitas 5 : Menuliskan Informasi Penting dari Sumber Belajar

Asesmen Formatif : Lembar Kerja Peserta Didik Informasi

Penting

Lembar kerja ini menggunakan buku tulis.

Bentuk catatan peserta didik tidak dibatasi, bisa berupa:

Poin-poin

Peta konsep

Atau bentuk yang lainnya

Guru fokus kepada hal yang dituliskan peserta didik

bukan bentuk dari tulisan yang dibuat, karena peserta didik

belajar dengan caranya masing-masing.

Cara Mengurangi

dan Mengelola
SampahSisa

Makanan

Cara Mengurangi dan Mengelola Sampah Sisa

Makanan

…………………………………………………

…………………………………………………

…………………………………………………

…………………………………………………

34

media

Aktivitas 5 : Penilaian Formatif

Rubrik Penilaian:

Aktivitas 4 ini menjadi penilaian formatif dengan menggunakan rubrik di bawah ini.

Hasil tulisan yang sudah dibuat peserta didik menjadi pusat penilaiannya.

Sub Elemen

Kriteria Penilaian

Mulai Berkembang
Sedang

Berkembang

Berkembang

Sesuai Harapan

Sangat Berkembang

Menjaga lingkungan alam

sekitar

Membiasakan bersyukur atas

karunia lingkungan alam
sekitar dengan menjaga
kebersihan dan menjaga
kebersihan dan merawat

lingkungan alam sekitarnya.

(Menemukan kurang dari 3

informasi penting dari sumber

belajar dengan bantuan

teman/guru)

Membiasakan bersyukur atas
lingkungan alam sekitar dan
berlatih untuk menjaganya.

(Menemukan 3-5 informasi
penting dari sumber belajar

secara mandiri)

Terbiasa memahami

tindakan-tindakan yang ramah
dan tidak ramah lingkungan
serta membiasakan diri untuk
berperilaku ramah lingkungan.

(Menemukan 5-7 informasi
penting dari sumber belajar

secara mandiri)

Mewujudkan rasa syukur dengan

terbiasa berperilaku ramah lingkungan
dan memahami akibat perbuatan tidak
ramah lingkungan dalam lingkungan

kecil maupun besar.

(Menemukan lebih dari 7 informasi
penting dari sumber belajar secara

mandiri)

35

media

Aktivitas 6 : Berbagi Informasi Penting ke Kelompok Lain

8 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu membagikan
informasi yang ditemukan kepada
kelompok lain.

Alat dan Bahan :

Hasil diskusi bersama kelompok.

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru

bertanya,

Apa

saja

informasi yang

sudah

kamu

temukan bersama kelompok?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk

menuliskan

jawaban

di

papan tulis.

Kegiatan Inti

Guru kembali bertanya, “Apa saja
materi yang belum kamu ketahui
dari yang ada di papan tulis?”.

Peserta didik mengangkat tangan
dan menyebutkan materi yang belum
dimiliki.

Guru menjelaskan aturan kegiatan
berbagi materi:
Setengah anggota kelompok
akan mengunjungi kelompok
lain

untuk

menerima penjelasan

dan

menulis

informasi

yang

didapat.

Setengah

lainnya

yang

tinggal akan menjelaskan ke
anggota

kelompok

lain

sembari menulis informasi
yang didapat.

Batas waktu berkunjung 15 menit

Semua kelompok saling berkunjung.

Kegiatan Penutup

Guru bertanya, “Apakah semua
sudah menulis dan
menerima penjelasan dari
kelompok lain?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menjawab pertanyaan.

Guru memberikan penguatan ulang
terhadap

topik

yang

sudah

ditemukan setiap kelompok.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 6 ini dapat berlangsung 4
kali dengan setiap pertemuan selama
2 JP.

Guru

tidak

harus

memaksakan

waktu berkunjung 15 menit, waktu
menyesuaikan keadaan.

36

media

Setengah anggota yang tinggal
menjelaskan kepada teman yang
berkunjung

04

01

Setengah anggota yang tinggal
menjelaskan kepada teman yang
berkunjung

Alur

Perpindaha
n

Kelompok

Setengah anggota yang tinggal
menjelaskan kepada teman yang
berkunjung

03

02

Setengah anggota yang tinggal
menjelaskan kepada teman yang
berkunjung

Setengah anggota

kelompok berkunjung

Aktivitas 6 : Alur Kegiatan Berbagi Informasi Penting

37

media

Tahap Refleksi

38

media

Aktivitas 7 : Diskusi Menentukan Media Kampanye

2 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu berdiskusi
untuk menentukan projek bersama
kelompok.

Alat dan Bahan :

Asesmen formatif: Lembar kerja
“Menentukan Media Kampanye”

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru bertanya, “Apa saja hal
yang sudah kita pelajari selama
ini?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk

menuliskan

jawaban

di

papan tulis.

Kegiatan Inti

Guru kembali bertanya, “Apa yang
akan

kita

lakukan

setelah

mempelajari

hal-hal

yang

dituliskan tersebut?”.

Peserta didik mengangkat tangan
dan menyebutkan materi yang sudah
dimiliki.

Guru menyampaikan, “Ketika kita
mengetahui hal baik seharusnya
kita membagikan ke orang di
sekitar kita. Dalam membagikan
hal baik kita

butuh

karya/media

untuk memudahkan

saat

berbagi”. Lakukan

diskusi untuk:
Menentukan

sasaran

dan

mengisi

rencana

kegiatan

kampanye.

Peserta didik berdiskusi menentukan
media kampanye.

Peserta didik melakukan presentasi
hasil diskusi.

Kegiatan Penutup

Guru menyampaikan, “Silakan pada
pertemuan

selanjutnya

media

kampanye dibuat sesuai diskusi
kelompok,

setiap

hari

mau

membuat

apa

ditentukan

bersama!”.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Kegiatan

menentukan

projek

dilakukan mandiri dalam kelompok.

Hasil

karya

yang

berbeda

menunjukkan peserta didik merdeka
dalam melakukan diskusinya.

39

media

Aktivitas 7 : Lembar Kerja Menentukan Media Kampanye

Asesmen Formatif : Lembar Kerja Peserta Didik

Menentukan Media Kampanye

Lembar kerja ini tidak harus menggunakan

kertas HVS, guru bisa menggunakan kertas

yang ada di sekolah. Peserta didik dapat

menulis langsung di kertas/buku.

Satu kelompok cukup satu hasil kerja yang

dibuat dan diserahkan kembali ke guru.

Namun semua anggota juga wajib menulis

hasil diskusi sebelum dikumpulkan ke guru.

Lembar ini menjadi pegangan guru untuk

mendampingi peserta didik membuat

projek.

40

media

Aktivitas 8 : Membuat Media Kampanye

18 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu membuat
media

kampanye

bersama

kelompok.

Alat dan Bahan :

Menyesuaikan kebutuhan peserta
didik

dalam

membuat

media

kampanye.

Kegiatan Inti

Guru memberikan pertanyaan dan
kelompok yang bisa menjawab akan
memilih

tempat

untuk

membuat

media kampanye lebih dulu.

Peserta

didik

membuat

media

kampanye berdasarkan topik yang
sudah diketahui:
Tips menghabiskan makanan

Dampak

sisa

makanan

terhadap lingkungan

Cara

mengurangi

dan

mengelola

sampah

sisa

makanan

Guru mengunjungi setiap kelompok
untuk memastikan kegiatan berjalan.

Peserta didik dapat bertanya dan
berdiskusi saat guru mengunjungi
kelompoknya.

Kegiatan Penutup

Guru bertanya, “Apakah rencana
yang sudah kalian tuliskan hari
ini tercapai?”.

Setiap

kelompok

menyampaikan

progres harian, masalah, dan solusi
yang dilakukan.

Guru

memberikan

tips

dalam

melakukan

pembuatan

media

kampanye sebagai timbal balik untuk
peserta didik.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 8 ini dapat berlangsung 9
kali dengan setiap pertemuan selama
2 JP.

Alat

dan

bahan

dapat

memanfaatkan

yang

mudah

didapatkan di lingkungan sekitar
sekolah.

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru bertanya, “Apa rencana
kalian pada hari ini?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menuliskan target capaian
harian.

41

media

Alur Aktivitas Membuat Poster

1

2

3

4

Menebalkan tulisan,
mewarnai ilustrasi,
dan menghias poster

Menggambar ilustrasi
dan menulis informasi
poster

Membuat desain poster

Menyiapkan

informasi
poster

Aktivitas 8 : Contoh Alur Aktivitas Pembuatan Media Kampanye

Tips Aktvitas Membuat Media Kampanye:

Guru bisa melihat contoh alur aktivitas pembuatan media kampanye di bawah ini.

Alur aktivitas di bawah ini hanya contoh, dan bisa disesuaikan berdasarkan keadaan yang ada di kelas Bapak/Ibu
masing-masing.

Setidaknya alur aktivitas ini bisa menjadi gambaran guru untuk mendampingi peserta didik melakukan aktivitas
membuatan media kampanye.

42

media

Alur Aktivitas Membuat Pentas Boneka

1

2

3

4

Membuat boneka dan

latar belakang cerita

Menentukan bahan

baku pembuatan
boneka

Membuat jalan cerita

Menyiapkan pesan

yang akan
disampaikan

Alur Aktivitas Membuat Drama

1

2

3

4

Membuat kostum, latar,

dan properti drama
lainnya

Membuat dialog
setiap tokoh dan
pembagian tugas

saat drama

Membuat jalan cerita

Menyiapkan pesan

yang akan
disampaikan

Aktivitas 8 : Contoh Alur Aktivitas Pembuatan Media Kampanye

43

media

Aktivitas 8 : Contoh Media Kampanye

Sumber :
https://klasika.kompas.id/baca/menentukan-porsi-makan/1108-porsi-tangan-infografik/

Sumber :
https://p2ptm.kemkes.go.id/infographic-p2ptm/obesitas/isi-piringku-se
kali-makan

44

media

Aktivitas 8 : Contoh Media Kampanye

Sumber : https://www.ibudanbalita.com/artikel/boneka-jari

Sumber :
https://1.bp.blogspot.com/-LbdZl6wyPlk/X5Fho7IS5II/AAAAAAAARG4/6eGRtQaAGbkMEe3
ZliRdi7NiI9GWXZusgCLcBGAsYHQ/s1024/10.jpeg

45

media

Tahap Tindak Lanjut

46

media

Aktivitas 9 : Melakukan Kampanye

4 JP

Tujuan Aktivitas :

Peserta didik mampu melakukan
kegiatan kampanye.

Alat dan Bahan :

Lembar kerja asesmen mandiri dan
sesama (halaman selanjutnya)

Rubrik asesmen sumatif (halaman
selanjutnya)

Kegiatan Inti

Guru bertanya, “Apa saja yang
harus

disiapkan

sebelum

melakukan kampanye?”.

Peserta didik mengangkat tangan
dan menyampaikan pendapat.

Guru

mempersilakan

kelompok

untuk:
Menentukan

tugas

setiap

anggota kelompok.

Berlatih melakukan kampanye.

Guru mengunjungi setiap kelompok
untuk memastikan kegiatan berjalan.

Peserta didik melakukan kegiatan
kampanye di kelas sasaran.

Guru memberikan apresiasi kepada
peserta

didik

karena

sudah

melakukan kegiatan kampanye.

Kegiatan Penutup

Guru membagikan lembar asesmen
mandiri dan asesmen sesama.

Peserta didik mengisi lembar kerja
tersebut

secara

mandiri

dan

diserahkan kembali ke guru.

Guru

menyampaikan

kesimpulan

akhir dari seluruh rangkaian kegiatan
yang sudah dilakukan.

Guru menutup pertemuan.

Catatan Aktivitas:

Aktivitas 9 ini dapat berlangsung 2
kali dengan setiap pertemuan selama
2 JP.

Kegiatan

berlatih

dan

kegiatan

kampanye

dapat

dipisah

pertemuannya, agar peserta didik
siap melakukan kampanye.

Kegiatan Pembuka

Peserta didik duduk berkelompok.

Dua peserta didik memimpin doa.

Guru bertanya, “Apa semua
media kampanye sudah siap?”.

Peserta didik mengangkat tangan
untuk menyampaikan pendapat.

47

media

Aktivitas 9 : Contoh Melakukan Kegiatan Kampanye

Rincian Kegiatan:

Kegiatan kampanye dilakukan seusai

sasaran kelas yang sudah disepakati

saat perencanaan kegiatan kampanye.

Peserta didik bisa mendatangi kelas

sasaran,

atau

membuat

lokasi

sederhana seperti

tampak pada

gambar. Peserta didik kelas sasaran

lantas menuju lokasi yang sudah

dipersiapkan.

Sumber : dokumentasi Sekolahku-MySchool Sleman Yogyakarta

48

media

Aktivitas 9 : Lembar Asesmen Mandiri dan Sesama

Asesmen Sumatif : Lembar Kerja Peserta Didik

Lembar kerja ini tidak harus menggunakan kertas HVS, guru bisa menggunakan kertas/buku yang ada di sekolah.

Peserta didik menulis langsung di kertas/buku.

Lembar kerja dikerjakan secara mandiri oleh masing-masing peserta didik.

Dari semua aktivitas dalam modul projek, hanya kegiatan asesmen mandiri dan sesama yang dilakukan secara

mandiri, selebihnya dilakukan bersama kelompok.

Lembar kerja ini menjadi salah satu penilaian kemampuan dan kontribusi peserta didik dalam kegiatan projek.

Lembar kerja asesmen mandiri dan sesama terdapat di halaman selanjutnya.

49

media

Hal baru yang kamu ketahui

dari kegiatan projek ini

Hal yang harus kamu

perbaiki untuk kegiatan

projek selanjutnya

Hal baik yang akan kamu

terus lakukan setelah

melakukan kegiatan projek

ini

Aktivitas 9 : Lembar Kerja Asesmen Mandiri

Kelas/ No. Presensi :

50

media

Aktivitas 9 : Lembar Kerja Asesmen Sesama

Kelas/ No. Presensi :

51

media

Aktivitas 9 : Asesmen Sumatif

Rubrik Penilaian Sumatif:

Aktivitas 9 ini menjadi penilaian sumatif dengan menggunakan rubrik di bawah ini.

Kegiatan kampanye dan konten media yang dibuat menjadi fokus penilaian.

Sub Elemen

Kriteria
Penilaian

Mulai Berkembang
Sedang

Berkemban
g

Berkembang

Sesuai
Harapan

Sangat Berkembang

Menghasilkan karya
dan tindakan yang

orisinal

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan pikiran

dan/atau perasaannya dalam
bentuk karya dan/atau tindakan
sederhana serta mengapresiasi

karya dan tindakan yang

dihasilkan.

(Media kampanye sesuai topik

diskusi dan penyampaian
sekedar membaca media)

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan pikiran

dan/atau perasaannya

dalam bentuk karya

dan/atau tindakan serta
mengapresiasi karya dan
tindakan yang dihasilkan.

(Media kampanye sesuai

topik diskusi dan

penyampaian membaca

media kampanye bercampur

dengan bahasa sendiri)

Mengeksplorasi dan

mengekspresikan pikiran

dan/atau perasaannya sesuai
dengan minat dan kesukaannya
dalam bentuk karya dan/atau
tindakan serta mengapresiasi

karya dan tindakan yang

dihasilkan

(Media kampanye sesuai topik
diskusi dan terdapat kalimat
ajakan serta tidak membaca
media kampanye sehingga

menggunakan bahasa sendiri)

Mengeksplorasi dan mengekspresikan

pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan
minat dan kesukaannya dalam bentuk karya
dan/atau tindakan serta mengapresiasi karya

dan mengkritisi karya dan tindakan yang

dihasilkan.

(Media kampanye sesuai topik diskusi,

terdapat informasi baru yang ditemukan dari

hasil diskusi/bertanya ke orang lain, dan

terdapat kalimat ajakan serta tidak membaca

media kampanye sehingga menggunakan

bahasa sendiri)

52

media

Penutup

Modul projek Habiskan Makananmu Untuk Selamatkan Lingkungan Fase B Sekolah Dasar disusun dan dibuat untuk

memudahkan Bapak/Ibu Guru melakukan kegiatan projek Pengembangan Profil Pelajar Pancasila (P5) di sekolah masing-masing.
Alat dan bahan dalam modul ini dapat dimodifikasi sesuai keadaan sekolah Bapak/Ibu masing-masing.

Dalam pelaksanaan kegiatannya Bapak/Ibu harap memperhatikan hal-hal di bawah ini:

Pembagian kelompok harus seimbang berdasarkan kemampuan: peserta didik butuh bantuan, peserta didik yang
sedang berkembang, dan peserta didik yang sudah mampu.

Kegiatan dari awal hingga akhir dilakukan secara berkelompok, kecuali tahap asesmen mandiri dan asesmen sesama.

Bekerja sama dengan orang tua wajib dilakukan untuk memastikan peserta didik melakukan kegiatan di rumah.

Hindari guru memberikan arahan yang mengakibatkan peserta didik menjadi pasif dalam melakukan kegiatan.
Gunakan selalu pertanyaan agar memacu peserta didik berpikir dan berdiskusi dalam kelompok.

Terima kasih atas perhatian dan kerja samanya, semoga modul ini dapat digunakan sebagai mana mestinya. Segala

kekurangan yang ada pada modul, kami selaku penulis mohon maaf dan akan menjadi perbaikan untuk penulisan yang akan
datang.

53

media

Terima Kasih

Tim Penulis

.

Tahun 2024

media

ENYANG WULAN INDAH PERMATA, S.Pd.I

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 53

SLIDE