
LES IPS SMPN 1 Sukawati
Presentation
•
Social Studies
•
9th Grade
•
Practice Problem
•
Easy
Juli Suwirtana Putra
Used 4+ times
FREE Resource
54 Slides • 44 Questions
1
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
By Juli Suwirtana Putra
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
KURIKULUM MERDEKA
2
1. Keberadaan Diri dan Keluarga
Capaian Pembelajaran
Peserta didik memahami keberadaan diri dan keluarga di tengah lingkungan sosial terdekatnya
3
Sebagai Individu:
Memiliki tanggung jawab (contoh: belajar, membantu orang tua).
Menghargai perbedaan anggota keluarga.
Sebagai Anggota Keluarga:
Berkontribusi menciptakan harmoni (contoh: komunikasi baik, kerja sama).
Peran diri dalam keluarga
Keberadaan diri: Kesadaran akan identitas, peran, dan nilai diri dalam lingkungan sosial.
Keluarga: Unit terkecil masyarakat yang membentuk kepribadian, nilai, dan dukungan sosial.
Pengertian
Keberadaan diri dan Keluarga
4
Menghargai pendapat anggota keluarga.
Berpartisipasi dalam kegiatan sosial (contoh: kerja bakti, acara RT).
Contoh penerapan
Fungsi Keluarga:
Sosialisasi: Mengajarkan norma dan nilai sosial.
Perlindungan: Memberikan rasa aman dan dukungan.
Interaksi dengan Lingkungan:
Keluarga sebagai jembatan untuk beradaptasi di masyarakat (contoh: tetangga, sekolah).
Keluarga dalam Lingkungan Sosial Terdekat
Keberadaan diri dan Keluarga
5
Multiple Choice
Dari pernyataan di, manakah yang tidak mencerminkan sikap harmonis dalam lingkungan sosial terdekat?
Membantu tetangga yang sedang mengalami kesulitan.
Mengikuti kegiatan kerja bakti di lingkungan RT.
Menghindari interaksi dengan tetangga demi privasi keluarga.
Memberikan sumbangan saat ada warga yang mengadakan acara.
Meminjamkan peralatan rumah tangga saat tetangga membutuhkan.
6
Multiple Choice
Di suatu lingkungan, terdapat keluarga yang selalu menolak berpartisipasi dalam kegiatan sosial dengan alasan sibuk bekerja. Akibatnya, hubungan mereka dengan warga lain menjadi renggang. Jika kamu sebagai ketua RT, langkah apa yang paling tepat untuk menyikapi masalah tersebut?
Mengucilkan keluarga tersebut agar menyadari kesalahannya.
Memaksa mereka dengan ancaman denda jika tidak ikut serta.
Menghargai keputusan mereka dan membiarkan situasi tetap seperti itu.
Mengajak dialog secara baik-baik untuk memahami kendala mereka dan menawarkan solusi.
Melaporkan keluarga tersebut kepada pihak berwajib karena dianggap mengganggu kerukunan.
7
2. Mengenal Lokasi Tempat Tinggal
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat dan cara mereka beraktivitas
8
Kondisi Geografis
Pengertian: Letak suatu wilayah berdasarkan kenampakan alam (pegunungan, pantai, dataran rendah, dll.).
Contoh:
Pesisir/Pantai: Dekat laut, tanah datar, rawan abrasi.
Pegunungan: Udara sejuk, tanah subur, berbukit.
Dataran Rendah: Cocok untuk pertanian, transportasi mudah.
9
Pengaruh Kondisi Geografis pada Masyarakat
Mata Pencaharian:
Pantai → Nelayan, tambak ikan, wisata bahari.
Pegunungan → Petani sayur, perkebunan teh/kopi.
Dataran Rendah → Pertanian padi, industri.
Budaya:
Pantai: Rumah panggung, festival laut.
Pegunungan: Tradisi bertani, pakaian hangat.
Transportasi:
Pantai: Perahu, jalur pelabuhan.
Pegunungan: Jalan berkelok, angkutan darat.
10
Multiple Choice
Daerah pegunungan dengan tanah yang subur dan curah hujan tinggi sangat cocok untuk kegiatan pertanian. Jenis tanaman yang paling sesuai dikembangkan di wilayah tersebut adalah...
Padi dan jagung
Kelapa sawit dan karet
Teh dan sayuran
Tebu dan tembakau
Singkong dan ubi jalar
11
Multiple Choice
Sebuah desa pesisir yang mayoritas penduduknya bekerja sebagai nelayan mengalami abrasi parah sehingga garis pantai semakin mundur. Dampak sosial yang paling mungkin terjadi adalah...
Meningkatnya jumlah petambak garam
Migrasi penduduk ke daerah perkotaan
Berkembangnya industri pariwisata bahari
Penurunan harga hasil tangkapan ikan
Pembangunan bendungan untuk mencegah banjir
12
3. Pemetaan
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara kondisi geografis daerah dengan karakteristik masyarakat dan cara mereka beraktivitas
13
Pengertian Pemetaan
Pemetaan adalah proses pembuatan peta yang menggambarkan berbagai informasi geografis di permukaan bumi, baik fenomena alam (seperti sungai, gunung, hutan) maupun buatan manusia (seperti jalan, kota, sawah). Pemetaan bertujuan untuk menyajikan data spasial (berbasis lokasi) secara visual agar mudah dipahami dan dianalisis.
14
Judul Peta
Skala Peta
Legenda
Simbol
Arah Mata Angin (Orientasi)
Garis Astronomis (Koordinat)
Inset Peta
Sumber dan Tahun Pembuatan
Komponen Peta
15
Jenis Peta berdasarkan Isi
Peta Umum = Menampilkan berbagai fenomena geografis secara umum, baik alam maupun buatan manusia. Contoh : Peta Dunia/Negara → Menunjukkan batas negara, kota, sungai, dan gunung.
Peta Tematik = Menampilkan informasi khusus tentang suatu tema tertentu. Contoh : Peta Persebaran Penduduk → Kepadatan penduduk di suatu wilayah. Peta Iklim → Daerah beriklim tropis, subtropis, dll. Peta Geologi → Jenis batuan dan struktur tanah. Peta Transportasi → Jaringan jalan, rel kereta, bandara. Peta Pariwisata → Lokasi objek wisata dan fasilitasnya.
16
Jenis Peta berdasarkan Skala
Peta Kadaster (Skala Besar: 1:100 – 1:5.000)
Peta Skala Besar (1:5.000 – 1:250.000)
Peta Skala Menengah (1:250.000 – 1:500.000)
17
Jenis Peta berdasarkan Bentuk
Peta Digital = Dibuat menggunakan software GIS (ArcGIS, QGIS) atau aplikasi (Google Maps). Keunggulan: Mudah diperbarui, interaktif.
Peta Cetak (Analog) = Dicetak di kertas atau media fisik. Contoh: Atlas, peta dinding.
Peta Relief (3D) = Menunjukkan bentuk permukaan bumi secara 3 dimensi. Contoh: Peta bukit dan lembah di museum geologi.
18
Multiple Choice
Kondisi geografis suatu daerah dengan topografi berbukit-bukit dan tanah yang subur memengaruhi aktivitas ekonomi masyarakat di sekitarnya. Berdasarkan peta tematik penggunaan lahan, jenis aktivitas ekonomi yang paling mungkin berkembang di daerah tersebut adalah...
Perikanan tangkap di laut lepas
Pertanian hortikultura dan perkebunan teh
Industri tekstil skala besar
Pertambangan minyak bumi
Peternakan sapi secara intensif
19
Multiple Choice
Pada umumnya, wilayah daerah pesisir menunjukkan kepadatan tinggi sedangkan daerah pegunungan menunjukkan kepadatan rendah. Faktor geografis yang paling memengaruhi persebaran penduduk tersebut adalah...
Ketersediaan air bersih yang melimpah
Aksesibilitas transportasi yang lebih mudah
Kesuburan tanah untuk pertanian
Iklim yang sejuk dan nyaman
Potensi wisata alam yang menarik
20
4. Berkenalan dengan Lingkungan Sekitar
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mengeksplorasi kondisi sosial lingkungan sekitar.
21
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut tentang kondisi sosial di lingkungan sekitar:
Tingginya angka partisipasi masyarakat dalam kegiatan gotong royong.
Adanya kesenjangan ekonomi antara perumahan mewah dan permukiman kumuh.
Pembangunan taman kota yang tidak mempertimbangkan kebutuhan lansia dan disabilitas.
Meningkatnya jumlah warga yang menggunakan transportasi umum.
Dari pernyataan di atas, manakah yang menunjukkan masalah sosial dalam lingkungan masyarakat?
1 dan 2
2 dan 3
3 dan 4
1 dan 4
2 dan 4
22
Multiple Choice
Seorang peneliti melakukan observasi di sebuah kelurahan dan menemukan data berikut:
60% warga bekerja di sektor informal.
Fasilitas kesehatan hanya ada di pusat kelurahan.
Angka putus sekolah meningkat karena anak membantu orang tua bekerja.
Ada kelompok karang taruna yang aktif mengadakan pelatihan keterampilan.
Berdasarkan data tersebut, apa rekomendasi paling tepat untuk meningkatkan kesejahteraan sosial di kelurahan tersebut?
Membangun lebih banyak fasilitas kesehatan di pinggiran kelurahan.
Memfokuskan anggaran pada pembangunan gedung sekolah mewah.
Mengadakan program pelatihan keterampilan dan perluasan akses modal UMKM.
Melarang anak-anak membantu orang tua bekerja.
Menutup sektor informal agar warga beralih ke sektor formal.
23
5. Perubahan Sosial
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis faktor penyebab perubahan sosial
24
Pengertian Perubahan Sosial
Perubahan sosial adalah perubahan dalam struktur, pola, atau nilai-nilai masyarakat yang terjadi seiring waktu. Contoh: perubahan gaya hidup, teknologi, atau norma sosial.
25
Faktor Penyebab Perubahan Sosial
Faktor Internal (dari dalam masyarakat):
Penemuan Baru: Teknologi baru (contoh: smartphone mengubah komunikasi).
Inovasi: Ide kreatif (contoh: e-commerce mengganti cara berbelanja).
Konflik: Pertentangan kelompok (contoh: demo mahasiswa mengubah kebijakan).
Revolusi: Perubahan drastis (contoh: Revolusi Industri).
Faktor Eksternal (dari luar masyarakat):
Pengaruh Budaya Lain: Globalisasi (contoh: budaya K-Pop memengaruhi fashion).
Bencana Alam: Memaksa adaptasi (contoh: masyarakat pesisir pindah akibat tsunami).
Perang: Membawa perubahan politik/ekonomi (contoh: kemerdekaan Indonesia).
26
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
Faktor eksternal penyebab perubahan sosial ditunjukkan oleh nomor...
1, 2, dan 3
1, 2, dan 5
3, 4, dan 5
2, 4, dan 5
1, 3, dan 4
27
Multiple Choice
Perubahan sosial yang terjadi karena faktor demografis ditunjukkan oleh contoh...
Migrasi penduduk desa ke kota menyebabkan urbanisasi.
Pembelajaran daring meningkat selama pandemi COVID-19.
Adopsi budaya demokrasi setelah reformasi 1998.
Penemuan mesin traktor mempercepat proses pertanian.
Larangan adat menghambat modernisasi di suatu daerah.
28
6. Potensi Ekonomi Lingkungan
Capaian Pembelajaran
Peserta didik dapat mengidentifikasi cara masyarakat bekerja untuk memenuhi kebutuhan hidup dalam konteks lokal
29
Pertanian & Perkebunan (contoh: padi, jagung, kelapa sawit)
Perikanan & Kelautan (contoh: ikan, rumput laut, tambak udang)
Kehutanan (contoh: kayu, madu, rotan)
Peternakan (contoh: sapi, ayam, kambing)
Pariwisata Alam (contoh: pantai, gunung, desa wisata)
Kerajinan & Industri Kecil (contoh: anyaman, batik, tembikar
Jenis-jenis
Potensi ekonomi lingkungan adalah sumber daya alam dan manusia yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup masyarakat secara berkelanjutan.
Pengertian
Pengertian dan Jenis Potensi Ekonomi Lingkungan
30
Cara Masyarakat Memanfaatkan Potensi Ekonomi Lingkungan
Bercocok Tanam – Masyarakat menanam tanaman pangan untuk dijual atau dikonsumsi.
Nelayan & Budidaya Ikan – Memanfaatkan laut/sungai untuk mencari ikan atau membuat tambak.
Pengrajin & UMKM – Mengolah bahan alam menjadi produk bernilai ekonomi (contoh: kerajinan tangan).
Ekowisata – Membuka jasa wisata berbasis alam (contoh: homestay, pemandu wisata).
Pengelolaan Hasil Hutan – Memanfaatkan kayu dan non-kayu (misal: madu, getah karet) secara lestari.
31
Prinsip Pemanfaatan yang Berkelanjutan
Tidak Eksploitasi Berlebihan agar sumber daya tetap tersedia untuk generasi mendatang.
Pelestarian Lingkungan seperti reboisasi dan penangkaran ikan.
Inovasi Produk untuk meningkatkan nilai jual (contoh: pengolahan buah menjadi keripik).
32
Multiple Choice
Berdasarkan gambar tersebut, bagaimana masyarakat memanfaatkan potensi lingkungan untuk memenuhi kebutuhan hidupnya?
Mengimpor beras dari negara lain untuk mencukupi kebutuhan pangan.
Membangun pabrik industri besar di tengah sawah untuk menciptakan lapangan kerja.
Menggunakan lahan subur untuk bercocok tanam padi sebagai sumber pangan utama.
Menjual seluruh hasil panen ke luar negeri untuk mendapatkan keuntungan besar.
Mengalihfungsikan sawah menjadi permukiman padat penduduk.
33
Multiple Choice
Di daerah pesisir, sebagian besar masyarakat bekerja sebagai nelayan. Strategi apa yang paling tepat dilakukan untuk meningkatkan perekonomian mereka tanpa merusak lingkungan laut?
Menjual seluruh hasil tangkapan ke tengkulak dengan harga sangat murah.
Menggunakan jaring berukuran kecil agar ikan kecil juga ikut tertangkap.
Menangkap ikan dengan bahan peledak untuk mendapatkan hasil lebih banyak.
Membuang limbah industri langsung ke laut untuk menghemat biaya produksi.
Mengembangkan budidaya ikan keramba dan wisata bahari berkelanjutan.
34
7. Potensi Sumber Daya Alam
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami potensi sumber daya alam
35
SDA adalah segala sesuatu yang berasal dari alam yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Pengertian Sumber Daya Alam
36
SDA Hayati: Berasal dari makhluk hidup (contoh: hasil pertanian, perikanan, kehutanan).
SDA Non-Hayati: Berasal dari benda mati (contoh: mineral, batuan, udara, sinar matahari).
Berdasarkan Jenisnya:
SDA Terbarukan: Dapat diperbarui (contoh: air, tanah, tumbuhan, hewan).
SDA Tidak Terbarukan: Jumlah terbatas, habis jika digunakan terus (contoh: minyak bumi, batu bara, gas alam).
Berdasarkan Sifat Kelestarian
Jenis-jenis SDA
37
Potensi SDA di Indonesia
Pertanian & Perkebunan: Lahan subur → padi, kelapa sawit, karet, teh.
Perikanan: Laut luas → ikan, udang, rumput laut.
Kehutanan: Hutan tropis → kayu, rotan, obat-obatan.
Tambang: Emas (Papua), batu bara (Kalimantan), nikel (Sulawesi).
Energi Terbarukan: Panas bumi, air (PLTA), sinar matahari.
38
Multiple Choice
Berdasarkan karakteristik tersebut, kegiatan ekonomi yang paling tepat dikembangkan di wilayah tersebut adalah…
Perikanan tangkap skala besar
Pertanian padi dan palawija
Perkebunan kelapa sawit
Pertambangan batu bara
Pariwisata ekowisata dan hasil hutan non-kayu
39
Multiple Choice
Indonesia dikenal sebagai negara dengan keanekaragaman hayati terbesar kedua di dunia. Namun, eksploitasi berlebihan dapat mengancam kelestariannya. Upaya paling efektif untuk memanfaatkan keanekaragaman hayati secara berkelanjutan adalah…
Menerapkan sistem tebang pilih dan tanam kembali
Menambah kuota penebangan hutan untuk industri kayu
Membangun kebun raya sebagai konservasi ex-situ
Mengimpor bahan baku kayu dari luar negeri
Mengalihkan semua hutan menjadi lahan perkebunan
40
Sosialisasi dalam Masyarakat
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis berbagai macam sosialisasi dalam masyarakat
41
Sosialisasi Primer = Terjadi pertama kali dalam keluarga sejak kecil. Contoh: Anak belajar bahasa, sopan santun, dan nilai-nilai dasar.
Sosialisasi Sekunder = Terjadi di luar keluarga (sekolah, teman, media). Contoh: Siswa belajar disiplin di sekolah, interaksi dengan teman sebaya.
Sosialisasi Represif = Menggunakan hukuman untuk mengajarkan norma. Contoh: Orang tua menghukum anak karena melanggar aturan.
Sosialisasi Partisipatif = Melibatkan partisipasi aktif individu. Contoh: Diskusi dalam kelompok untuk memecahkan masalah.
Jenis-jenis sosialisawsi
Proses belajar individu untuk mengenal, menyesuaikan diri, dan menerima nilai, norma, serta peran dalam masyarakat.
Pengertian Sosialisasi
42
Multiple Choice
Perhatikan contoh situasi berikut:
"Rina, seorang siswa SMP, sering meniru cara berbicara dan berpakaian artis idolanya setelah menonton konten di media sosial. Ia juga mulai mengadopsi nilai-nilai yang dianggap 'keren' oleh kelompok sebayanya, meskipun bertentangan dengan ajaran keluarganya."
Berdasarkan kasus di atas, bentuk sosialisasi yang dominan terjadi adalah...
Sosialisasi primer melalui keluarga
Sosialisasi sekunder melalui media dan kelompok sebaya
Sosialisasi partisipatif melalui lingkungan kerja
Sosialisasi sekunder melalui lembaga pendidikan
Sosialisasi represif melalui hukuman fisik
43
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut:
Seorang anak belajar menghargai waktu karena di rumah selalu dibiasakan disiplin.
Andi mulai memahami pentingnya antre setelah guru memberinya sanksi karena menyerobot antrean.
Dina belajar bekerja sama melalui kegiatan ekstrakurikuler pramuka di sekolah.
Bayi belajar tersenyum saat melihat ibunya tersenyum.
Berdasarkan pernyataan di atas, manakah yang bukan contoh sosialisasi sekunder?
1 dan 4
3 dan 4
2 dan 3
2 dan 4
1 dan 2
44
10. Macam-macam kebutuhan Manusia
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu mengintervensi bermacam-macam kebutuhan manusia
45
Kebutuhan Jasmani: Berhubungan dengan fisik.
Contoh: Olahraga, makanan bergizi.Kebutuhan Rohani: Berhubungan dengan psikologis/spiritual.
Contoh: Ibadah, rekreasi, seni.
Berdasarkan Sifat
Kebutuhan Primer: Wajib dipenuhi untuk kelangsungan hidup.
Contoh: Makan, minum, pakaian, tempat tinggal.Kebutuhan Sekunder: Pelengkap hidup untuk kenyamanan.
Contoh: HP, meja belajar, hiburan.Kebutuhan Tersier: Kemewahan untuk gengsi/prestise.
Contoh: Mobil mewah, liburan ke luar negeri.
Berdasarkan Intensitas
46
Kebutuhan Individu: Berbeda tiap orang.
Contoh: Kacamata bagi yang berkebutuhan khusus.Kebutuhan Kolektif: Untuk kepentingan bersama.
Contoh: Jembatan, sekolah, rumah sakit.
Berdasarkan Subjek
Kebutuhan Sekarang: Mendesak.
Contoh: Obat saat sakit.Kebutuhan Masa Depan: Persiapan hari esok.
Contoh: Tabungan, asuransi.
Berdasarkan Waktu
47
Multiple Choice
Seorang petani di pedesaan membutuhkan traktor untuk mengolah sawahnya agar hasil panen meningkat. Namun, ia juga membutuhkan beras untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarganya. Jika ia harus memilih salah satu, manakah yang termasuk kebutuhan jasmani berdasarkan hierarki kebutuhan Maslow?
Traktor, karena membantu meningkatkan produksi pertanian
Beras, karena merupakan kebutuhan dasar untuk bertahan hidup
Keduanya, karena sama-sama penting bagi kehidupan
Traktor, karena termasuk alat modern untuk efisiensi kerja
Beras, karena termasuk kebutuhan rohani untuk kebahagiaan
48
Multiple Choice
Seorang pelajar ingin membeli laptop baru untuk menunjang pembelajaran daring, tetapi ia juga harus membayar uang sekolah. Jika ia memprioritaskan kebutuhan berdasarkan kegenerlijkheid (keluasan manfaat), mana yang sebaiknya dipilih?
Laptop, karena dapat digunakan untuk berbagai keperluan selain belajar
Uang sekolah, karena bersifat wajib untuk kelanjutan pendidikan
Menabung untuk keduanya agar tidak ada yang terlewat
Laptop, karena termasuk kebutuhan masa kini yang sangat penting
Uang sekolah, karena termasuk kebutuhan individu yang spesifik
49
11. Lembaga Sosial
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mengorganisasikan informasi dengan memilih, mengolah dan menganalisis informasi yang diperoleh.
50
Fungsi Manifest: Tujuan yang disadari (contoh: sekolah untuk pendidikan).
Fungsi Laten: Tujuan tidak langsung (contoh: sekolah juga membentuk jaringan pertemanan).
Fungsi Lembaga Sosial
Lembaga sosial adalah sistem norma/nilai yang dibentuk untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia dalam masyarakat. Contoh: keluarga, sekolah, agama, ekonomi, negara.
Lembaga Sosial
51
Memiliki tujuan jelas.
Ada norma yang mengikat.
Bersifat stabil tetapi bisa beradaptasi.
Ciri-ciri Lembaga Sosial
Keluarga: Sosialisasi nilai dasar.
Pendidikan: Transfer pengetahuan & keterampilan.
Agama: Pengaturan hubungan manusia dengan Tuhan.
Ekonomi: Produksi, distribusi, konsumsi.
Politik: Pengaturan kekuasaan (contoh: pemerintah).
Jenis-jenis Lembaga Sosial
52
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
Memberikan pedoman hidup bermasyarakat.
Menjaga keutuhan kelompok sosial.
Mengatur kebutuhan ekonomi individu.
Memberikan sanksi bagi yang melanggar norma.
Dari pernyataan di atas, manakah yang bukan termasuk fungsi lembaga sosial menurut teori sosiologi?
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 saja
4 saja
53
Multiple Choice
Seorang peneliti mengamati bahwa di suatu masyarakat, konflik sering terjadi karena ketidakjelasan aturan perkawinan antarkelompok. Untuk mengatasi masalah ini, lembaga sosial manakah yang paling tepat berperan?
Lembaga Hukum – karena membuat aturan formal yang mengikat semua pihak.
Lembaga Politik – karena berwenang menetapkan kebijakan publik.
Lembaga Pendidikan – karena memberi pemahaman tentang keragaman.
Lembaga Keluarga – karena menjadi unit terkecil yang membina anggota.
Lembaga Agama – karena mengatur perkawinan berdasarkan nilai spiritual.
54
12. Kondisi Geografis dan Interaksi dengan Bangsa Asing
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menghubungkan kondisi geografis dengan kegiatan ekonomi dan kedatangan Hindu-Buddha dan Islam di Indonesia
55
Jalur Pelayaran: Selat Malaka, Selat Sunda, dan Laut Jawa menjadi jalur utama perdagangan rempah-rempah, menarik bangsa asing seperti India, Tiongkok, Arab, dan Eropa.
Lokasi Strategis: Indonesia terletak di antara dua benua (Asia-Australia) dan dua samudra (Hindia-Pasifik), menjadikannya pusat perdagangan internasional sejak zaman kuno.
Pengaruh Letak Geografis Indonesia
56
Multiple Choice
Kondisi geografis Indonesia yang strategis sebagai jalur perdagangan maritim dunia pada masa lalu mendorong interaksi dengan bangsa asing. Berikut ini adalah dampak langsung dari interaksi tersebut terhadap kegiatan ekonomi di Nusantara, kecuali...
Munculnya pusat-pusat perdagangan seperti Sriwijaya dan Majapahit.
Masuknya teknologi pembuatan kapal dari bangsa Arab dan China.
Terbentuknya jaringan pelabuhan penghubung (emporium) seperti Barus dan Malaka.
Adanya pertukaran komoditas rempah-rempah dengan tekstil dari India.
Berkembangnya sistem kepercayaan Hindu-Buddha di masyarakat.
57
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan pada gambar!
Faktor geografis yang paling dominan memengaruhi kedatangan bangsa asing (India, Arab, China) ke Nusantara ditunjukkan oleh nomor...
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 4
1, 2, dan 4
58
Multiple Choice
Pada abad ke-7 hingga ke-15, pelabuhan Malaka berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. Berikut adalah hubungan kausal antara kondisi geografis Malaka dengan perkembangannya tersebut, kecuali...
Penguasaan teknologi navigasi oleh masyarakat setempat.
Lokasinya yang menghubungkan Samudra Hindia dan Laut China Selatan.
Ketersediaan air tawar dan perlindungan alam dari badai.
Kedatangan pedagang Muslim yang mendominasi aktivitas pelabuhan.
Letaknya yang dekat dengan sumber rempah-rempah di Sumatra dan Jawa.
59
14. Sumber Daya Alam
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis pemanfaatan sumber daya alam di Indonesia
60
Pemanfaatan SDA di Indonesia
Pertanian & Perkebunan: Lahan subur dimanfaatkan untuk padi, kelapa sawit, karet.
Pertambangan: Minyak bumi (Riau), batu bara (Kalimantan), nikel (Sulawesi).
Kehutanan: Kayu untuk industri, tetapi harus dijaga kelestariannya.
Perikanan: Laut Indonesia kaya ikan, udang, rumput laut.
Energi Terbarukan: Panas bumi (Jawa), tenaga air (PLTA), dan surya.
61
Multiple Choice
Analisis pemanfaatan sumber daya alam berikut ini!
"Indonesia memiliki cadangan batu bara yang melimpah, terutama di Sumatera dan Kalimantan. Namun, pemanfaatannya masih didominasi untuk ekspor dalam bentuk bahan mentah."
Berdasarkan pernyataan tersebut, dampak jangka panjang yang mungkin terjadi jika kebijakan ini terus dipertahankan adalah...
Meningkatnya devisa negara dari ekspor bahan mentah.
Berkembangnya industri hilir pengolahan batu bara di dalam negeri.
Ketergantungan pada negara pengimpor untuk produk olahan batu bara.
Menurunnya permintaan batu bara di pasar internasional.
Terjadi alih fungsi lahan pertanian menjadi tambang batu bara.
62
Multiple Choice
Perhatikan data berikut!
"Hasil perikanan laut Indonesia sangat melimpah, tetapi sebagian besar nelayan tradisional masih menggunakan alat tangkap sederhana seperti pancing dan jaring kecil. Sementara itu, industri perikanan modern cenderung menggunakan pukat harimau yang merusak ekosistem laut."
Berdasarkan data tersebut, solusi paling tepat untuk meningkatkan produktivitas nelayan tradisional tanpa merusak lingkungan adalah...
Meningkatkan ekspor hasil tangkapan nelayan tradisional ke pasar internasional.
Memberikan pelatihan dan teknologi ramah lingkungan seperti fish aggregating device (FAD).
Mengalihkan nelayan tradisional menjadi pekerja di industri perikanan modern.
Memberikan bantuan kapal besar kepada nelayan tradisional untuk menangkap ikan lebih banyak.
Melarang penggunaan pukat harimau dan menghentikan industri perikanan modern.
63
15. Sumber Daya Manusia
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu merancang upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia
64
Pendidikan → Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan.
Kesehatan → SDM produktif jika fisik dan mental sehat.
Pelatihan & Pengembangan → Meningkatkan kompetensi kerja.
Lingkungan → Dukungan keluarga, masyarakat, dan teknologi.
Faktor yang Mempengaruhi Kualitas SDM
SDM adalah kemampuan potensi fisik, pengetahuan, keterampilan, dan sikap yang dimiliki manusia untuk mendukung pembangunan.
Pengertian SDM
65
Upaya Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia
Pemerataan Pendidikan
Program wajib belajar 12 tahun.
Beasiswa untuk siswa kurang mampu.
Peningkatan Kesehatan
Penyediaan fasilitas kesehatan (puskesmas, posyandu).
Gerakan hidup sehat (PHBS).
Pelatihan Vokasi
Kursus keterampilan (teknologi, bahasa, kewirausahaan).
Magang untuk pengalaman kerja.
Pemanfaatan Teknologi
Pembelajaran digital (e-learning).
Akses informasi untuk pengembangan diri.
66
Multiple Choice
Indonesia memiliki jumlah penduduk usia produktif yang besar, namun kualitas SDM-nya masih perlu ditingkatkan. Berikut ini adalah upaya yang paling efektif untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia dalam jangka panjang agar mampu bersaing di era globalisasi, kecuali...
Meningkatkan akses dan kualitas pendidikan vokasi sesuai kebutuhan industri.
Memperbanyak program pelatihan kerja berbasis teknologi digital.
Meningkatkan anggaran kesehatan untuk mengurangi angka stunting pada anak.
Memberikan bantuan tunai langsung (BLT) kepada masyarakat miskin.
Mengembangkan program kewirausahaan pemuda dengan pendampingan intensif.
67
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
1. Meningkatkan angka partisipasi sekolah di jenjang SMA/SMK.
2. Memberikan insentif pajak bagi perusahaan yang melatih karyawannya.
3. Membatasi impor tenaga kerja asing untuk membuka lapangan kerja lokal.
4. Memperluas program Kartu Prakerja untuk semua usia produktif.
5. Membangun pusat inovasi teknologi di setiap provinsi.
Dari langkah-langkah di atas, manakah yang paling strategis untuk meningkatkan kualitas SDM Indonesia secara berkelanjutan?
1, 2, dan 3
1, 2, dan 5
2, 3, dan 4
3, 4, dan 5
1, 3, dan 5
68
16. Keragaman Aktivitas Ekonomi Masyarakat
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis hubungan antara keragaman kondisi geografis nusantara terhadap pembentukan kemajemukan budaya
69
Daerah dengan SDA melimpah (minyak, batu bara, emas) → pertambangan.
Hutan → industri kayu, madu, rotan.
Sumber Daya Alam
Daerah pantai → nelayan, tambak garam, wisata bahari.
Dataran rendah → pertanian (padi, sayur), perkebunan (tebu, kelapa sawit).
Dataran tinggi → perkebunan (teh, kopi), hortikultura.
Pegunungan → pariwisata, peternakan.
Perkotaan → industri, perdagangan, jasa.
Kondisi Geografis
Faktor Penyebab Keragaman Aktivitas Ekonomi
70
Multiple Choice
Aktivitas ekonomi masyarakat di daerah pegunungan dan dataran tinggi cenderung didominasi oleh sektor pertanian tertentu. Faktor geografis yang paling berpengaruh terhadap pola aktivitas ekonomi tersebut adalah...
Ketersediaan sumber daya mineral yang melimpah
Suhu udara yang sejuk dan tanah yang subur
Dekat dengan jalur transportasi laut
Tingkat urbanisasi yang tinggi
Adanya kawasan industri besar
71
Multiple Choice
Masyarakat pesisir pantai umumnya mengembangkan aktivitas ekonomi berbasis kelautan, seperti nelayan, budidaya tambak, atau wisata bahari. Dampak positif dari aktivitas ekonomi tersebut terhadap kemajemukan budaya adalah...
Meningkatnya homogenitas mata pencaharian penduduk
Tumbuhnya tradisi dan kearifan lokal terkait pengelolaan laut
Berkurangnya interaksi antarkelompok masyarakat
Dominasi satu etnis dalam penguasaan sumber daya laut
Hilangnya budaya agraris di daerah tersebut
72
Multiple Choice
Wilayah Indonesia yang memiliki tanah subur akibat aktivitas vulkanik cocok untuk pengembangan pertanian intensif. Namun, di daerah kapur seperti Gunung Kidul, aktivitas ekonomi masyarakat lebih didominasi oleh...
Peternakan sapi dan kambing serta industri gamping
Perkebunan kelapa sawit skala besar
Pertambangan minyak dan gas bumi
Kawasan industri tekstil
Pelabuhan internasional
73
Multiple Choice
Perbedaan kondisi geografis antara daerah pedalaman Kalimantan dan pesisir Jawa berpengaruh pada kemajemukan aktivitas ekonomi. Analisis yang tepat untuk menjelaskan fenomena ini adalah...
Masyarakat pedalaman Kalimantan cenderung bergantung pada hasil hutan karena akses transportasi yang terbatas, sedangkan pesisir Jawa berkembang sektor perdagangan dan jasa akibat lokasi strategis.
Kedua wilayah mengandalkan pertanian padi sawah karena memiliki iklim yang sama.
Urbanisasi menyebabkan aktivitas ekonomi di kedua wilayah didominasi industri manufaktur.
Masyarakat pesisir Jawa beralih ke pertambangan batu bara seperti di Kalimantan.
Kondisi geografis tidak memengaruhi keragaman aktivitas ekonomi.
74
18. Mobilitas Sosial
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu memahami bagaimana masyarakat saling berupaya untuk dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
75
Mobilitas Sosial
Perpindahan status/posisi seseorang/kelompok dalam struktur sosial (vertikal/horizontal).
Contoh:
Vertikal: Naik (promosi kerja) atau turun (PHK).
Horizontal: Pindah pekerjaan setara (guru jadi dosen).
76
Faktor Pendorong Mobilitas Sosial
Pendidikan: Akses pendidikan tinggi membuka peluang kerja lebih baik.
Ekonomi: Usaha keras untuk meningkatkan penghasilan.
Perubahan Sosial: Industrialisasi menciptakan lapangan kerja baru.
Keterbukaan Sosial: Diskriminasi berkurang (contoh: kesetaraan gender).
77
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
"Seorang anak dari keluarga petani miskin berhasil menjadi dokter setelah menempuh pendidikan dengan tekun dan mendapatkan beasiswa."
Fenomena tersebut merupakan contoh mobilitas sosial yang terjadi karena faktor...
Perubahan struktur sosial
Perkembangan ekonomi
Pendidikan
Perbedaan ras
Konflik sosial
78
Multiple Choice
Mobilitas sosial antargenerasi dapat terlihat ketika...
Seorang guru tetap bekerja di sekolah yang sama selama 20 tahun
Seorang anak nelayan menjadi pengusaha sukses di kota
Seorang karyawan dipromosikan menjadi manajer di perusahaannya
Seorang atlet pindah ke klub olahraga lain
Seorang seniman mengubah aliran karya seninya
79
19. Penjelajahan Samudera, Kolonialisme dan Imperialisme
Capaian Pembelajaran
Peserta didik diharapkan mampu mendeskripsikan hubungan kondisi geografis dengan kedatangan kolonialisme dan imperialisme di Indonesia.
80
Latar Belakang Penjelajahan Samudera
Faktor Pendorong:
Gold (kekayaan): Mencari rempah-rempah (lada, cengkeh, pala) yang harganya tinggi di Eropa.
Glory (kejayaan): Persaingan antar-kerajaan Eropa untuk memperluas wilayah.
Gospel (penyebaran agama): Misi Kristenisasi.
Revolusi Industri: Kebutuhan bahan baku dan pasar baru.
Perkembangan IPTEK = penemuan kompas, peta & teknologi pelayaran
Semangat Renaissance: Eropa mengalami kebangkitan ilmu pengetahuan, seni, dan eksplorasi.
81
Multiple Choice
Kondisi geografis Indonesia yang kaya akan rempah-rempah mendorong bangsa Eropa melakukan penjelajahan samudra. Faktor utama yang memicu kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia adalah...
Letak Indonesia di jalur perdagangan dunia
Iklim tropis yang cocok untuk perkebunan teh
Ketersediaan emas dan perak dalam jumlah besar
Adanya teknologi pelayaran yang canggih dari kerajaan lokal
Persaingan antara kerajaan-kerajaan di Nusantara
82
Multiple Choice
Salah satu dampak kolonialisme Belanda di Indonesia adalah diterapkannya sistem tanam paksa (cultuurstelsel). Tujuan utama Belanda menerapkan sistem ini adalah...
Meningkatkan kesejahteraan petani Indonesia
Mengisi kas pemerintahan Belanda yang kosong akibat perang
Memodernisasi pertanian tradisional di Indonesia
Memperkenalkan tanaman baru ke Indonesia
Mendorong industrialisasi di Jawa
83
20. Penjelajahan Samudera, Kolonialisme dan Imperialisme
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menganalisis pengaruh kolonialisme dan imperialisme di Indonesia
84
Pengertian Koloni
Replace this with your body text. Duplicate this text as many times as you would like. All provided templates can be reused multiple times. Wish you a good day.
Happy teaching!
85
Replace this text with your body text.
Duplicate this text as many times as you would like.
Imperialisme
Replace this text with your body text.
Duplicate this text as many times as you would like.
Kolonialisme
Pengertian Kolonialisme & Imperialisme
86
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
"Kedatangan bangsa Eropa ke Indonesia pada awalnya bertujuan untuk mencari rempah-rempah, tetapi kemudian berkembang menjadi penguasaan wilayah dan eksploitasi sumber daya alam."
Berdasarkan pernyataan tersebut, faktor utama yang mendorong perubahan tujuan kedatangan bangsa Eropa dari perdagangan menjadi kolonialisme adalah...
Persaingan antar-kerajaan di Indonesia yang memudahkan intervensi asing.
Keinginan untuk menyebarkan agama Kristen di Nusantara.
Kebutuhan untuk membangun pusat pemerintahan baru di Asia.
Keuntungan besar dari monopoli perdagangan rempah-rempah.
Perubahan iklim di Eropa yang mengurangi hasil pertanian.
87
Multiple Choice
Perhatikan dampak-dampak berikut!
Perebutan kekuasaan antar-kerajaan lokal dimanfaatkan oleh Belanda.
Sistem tanam paksa menyebabkan penderitaan rakyat Indonesia.
Masuknya budaya Barat mengikis tradisi lokal.
Pembangunan infrastruktur seperti jalan dan rel kereta api.
Berkembangnya sistem pendidikan modern ala Eropa.
Dari dampak-dampak di atas, manakah yang paling tepat mencerminkan pengaruh politik kolonialisme Belanda di Indonesia?
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
88
21. Pergerakan Kebangsaan Menuju Kemerdekaan
Capaian Pembelajaran
Peserta didik mampu menjelaskan proses bangsa Indonesia memperjuangkan kemerdekaan
89
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan berikut!
"Organisasi ini didirikan pada 1908 dengan tujuan memajukan pendidikan dan kebudayaan Jawa. Namun, dalam perkembangannya, organisasi ini menjadi inspirasi bagi pergerakan nasional Indonesia."
Organisasi yang dimaksud dalam pernyataan tersebut adalah...
Indische Partij
Sarekat Islam
Budi Utomo
Perhimpunan Indonesia
Partai Nasional Indonesia
90
Multiple Choice
Perhatikan tujuan berikut!
"Mencapai Indonesia merdeka dengan menggalang persatuan dari berbagai kelompok masyarakat, termasuk buruh dan petani, melalui aksi massa yang radikal."
Tujuan tersebut merupakan ciri dari strategi perjuangan yang diterapkan oleh...
Sarekat Islam
Partai Nasional Indonesia (PNI)
Partai Komunis Indonesia (PKI)
Perhimpunan Indonesia
Indische Partij
91
Multiple Choice
Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 memiliki arti penting dalam pergerakan kebangsaan Indonesia karena...
Menjadi awal pendirian organisasi Budi Utomo
Mempersatukan pemuda dari berbagai daerah dengan satu cita-cita kemerdekaan
Memperkuat perjuangan bersenjata melawan Belanda
Menandai berdirinya Partai Nasional Indonesia (PNI)
Menyebabkan Belanda memberikan kemerdekaan secara damai
92
Multiple Choice
Tujuan utama didirikannya organisasi Budi Utomo pada tahun 1908 adalah...
Memperjuangkan kemerdekaan Indonesia dengan cara revolusi
Menentang penjajahan Jepang secara langsung
Membentuk pasukan bersenjata untuk melawan Belanda
Meningkatkan pendidikan dan kebudayaan Jawa
Menyatukan seluruh organisasi pergerakan di Indonesia
93
23. Pembangunan Perekonomian Indonesia
Capaian Pembelajaran:
Peserta didik mampu merancang aktivitas penyelesaian konflik dan upaya meningkatkan integrasi sosial
94
Multiple Choice
Perhatikan pernyataan pada gambar!
Upaya yang paling tepat untuk meningkatkan integrasi sosial sekaligus mendukung pembangunan perekonomian Indonesia adalah...
1, 2, dan 3
1, 2, dan 4
2, 3, dan 5
3, 4, dan 5
1, 4, dan 5
95
Multiple Choice
Aktivitas berikut dapat menimbulkan konflik sosial jika tidak dikelola dengan baik, kecuali...
Pembangunan pabrik semen di kawasan karst yang mengancam ekosistem lokal.
Pembagian bantuan sosial yang tidak merata di daerah tertinggal.
Program transmigrasi tanpa persiapan lapangan kerja bagi pendatang.
Pelatihan kewirausahaan bagi pemuda desa berbasis potensi lokal.
Eksploitasi tambang oleh perusahaan asing tanpa melibatkan masyarakat setempat.
96
24. Dinamika Penduduk
Capaian Pembelajaran :
Peserta didik mampu menganalisis perkembangan penduduk negara Indonesia
97
Multiple Choice
Piramida penduduk Indonesia saat ini menunjukkan bentuk expansive dengan dasar lebar dan puncak sempit. Apa implikasi utama dari struktur penduduk seperti ini bagi pembangunan ekonomi?
Meningkatnya kebutuhan lapangan kerja untuk usia produktif.
Menurunnya angka ketergantungan penduduk tua.
Berkurangnya investasi di sektor pendidikan.
Stabilnya pertumbuhan penduduk dalam 10 tahun ke depan.
98
Pembahasan:
Piramida expansive menunjukkan:
Mayoritas penduduk usia muda (0-14 tahun) tinggi.
Implikasi:
Beban ketergantungan tinggi (banyak anak yang belum produktif).
Pemerintah harus menyediakan lapangan kerja untuk memenuhi ledakan usia produktif di masa depan.
Investasi pendidikan dan kesehatan menjadi prioritas.
Opsi B, C, D, dan E tidak sesuai karena struktur expansive justru membutuhkan persiapan untuk ledakan usia kerja, bukan penduduk tua.
ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
By Juli Suwirtana Putra
SEKOLAH MENENGAH PERTAMA
KURIKULUM MERDEKA
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 98
SLIDE
Similar Resources on Wayground
93 questions
BADAN USAHA
Lesson
•
11th Grade
90 questions
KUIZ BAHASA MELAYU
Lesson
•
KG
85 questions
ZAT ADITIF
Lesson
•
8th Grade
88 questions
Teknologi dan Inovasi untuk Laut Bersih
Lesson
•
9th Grade
88 questions
Materi PAI Bab 2
Lesson
•
11th Grade
91 questions
Kisi-kisi PAS IPS 8 Ganjil
Lesson
•
8th Grade
91 questions
Latihan Soal PJOK
Lesson
•
10th Grade
95 questions
KESEHATAN REPRODUKSI DI SMAN 1 CEPU
Lesson
•
10th Grade
Popular Resources on Wayground
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
10 questions
Probability Practice
Quiz
•
4th Grade
15 questions
Probability on Number LIne
Quiz
•
4th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
22 questions
fractions
Quiz
•
3rd Grade
6 questions
Appropriate Chromebook Usage
Lesson
•
7th Grade
10 questions
Greek Bases tele and phon
Quiz
•
6th - 8th Grade
Discover more resources for Social Studies
17 questions
World War 2 (World History 25-26)
Quiz
•
9th Grade
16 questions
USHC 4.8 Immigration and Urbanization
Quiz
•
9th - 12th Grade
10 questions
Exploring the Executive Branch and Presidential Powers
Interactive video
•
6th - 10th Grade
16 questions
SBAC Practice HSS26
Quiz
•
9th - 12th Grade
46 questions
WWI QUIZ
Quiz
•
9th Grade
10 questions
Antebellum Reform Movements Edpuzzle
Interactive video
•
9th Grade
30 questions
WH OC 6 Economic Exchanges & Networks 2026
Quiz
•
9th Grade
25 questions
Middle East & North Africa Vocab
Quiz
•
9th Grade