Search Header Logo
Untitled Presentation

Untitled Presentation

Assessment

Presentation

Social Studies

10th Grade

Hard

Created by

Isna Fabriana

FREE Resource

72 Slides • 24 Questions

1

By Isna Fabriana

2

Manusia Purba dan Peradaban Awal Indonesia Bagian 1

SSejarah Kelas X Semester Gasal

Oleh Bu Isna

media

3

Open Ended

Nama Lengkap kalian

4

Poll

Kelas

X-1

X-2

5

Petunjuk Belajar

  • Siapkan diri kamu, berdoa sebelum dan sesudah belajar.

  • Baca dan pahami materi ini, setelah beberapa slide akan ada pertanyaan berkaitan materi yang sudah dibaca sebelumnya untuk menilai seberapa jauh pemahaman kalian.

  • Dalam pengerjaan ini kalian boleh terus mengulang (lebih dari satu kali) untuk mendapatkan pemahaman dan nilai yang baik

  • Selamat belajar, semoga dimudahkan dalam memahami materi dan mengerjakan soal!

6

media

7

media

8

media

9

media

10

media

11

media

12

media

13

media

14

media

15

media

16

Multiple Choice

Zaman pra-aksara adalah sebuah periode sejarah yang berisi peradaban manusia yang tidak memiliki sistem bahasa tertulis atau tulisan. Berdasarkan arkeologi terdapat periodisasi menjadi empat pembabakan zaman yaitu Paleolotikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum. Dari keempat zaman tersebut PERSAMAAN mendasar yang paling tepat adalah

1

Cara hidup dengan cara Nomaden (Berpindah-pindah)

2

Menghasilkan makanan dengan cara berternak dan bertani

3

Hidup secara individu (masing-masing) atau dalam kelompok kecil

4

Peradaban yang masih menggunakan teknologi dari bebatuan

5

Mengenal teknik membuat alat dari logam

17

media

18

media

19

media

20

media

21

media

22

media

23

Multiple Select

Fosil Meganthropus pertama kali ditemukan oleh von Koenigswald pada 1941 di Desa Sangiran sekitar lembah Sungai Bengawan Solo. Meganthropus merupakan jenis manusia purba paling tua. Berdasarkan hal tersebut ciri-ciri yang tepat menggambarkan mengenai Meganthropus Paleojavanicus adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Tidak terlihat memiliki dagu, tetapi bagian mulutnya menonjol

2

Memiliki rahang bawah yang tebal dan kuat

3

Tingginya sekitar 2,5 meter

4

volume otak 650–1.000 cc.

5

Berat badan sekitar 30 KG

24

media

25

media

26

Multiple Choice

Pithecanthropus mojokertensis ditemukan oleh von Koenigswald di Mojokerto tahun 1936 pada lapisan pleistosen bawah ini hidup sekira 2,5–1,25 juta tahun lalu. Dibawah ini yang BUKAN merupakan ciri-ciri dari Pithecanthropus mojokertensis adalah...

1

Berbadan bungkuk

2

Otot-otot tengkuk kokoh

3

Muka menonjol ke depan

4

volume otak 650–1.000 cc

5

Memiliki tulang pipi yang kuat

27

media

28

media

29

Multiple Choice

Pithecanthropus erectus (homo erectus) memiliki daerah persebaran paling luas. Pada 1890 Eugene Dubois berhasil menemukan beberapa fosil Pithecanthropus erectus di Kedungbrubus, Trinil, dan Ngawi. Penemuan yang paling besar dari jenis manusia purba ini dan dianggap sebagai manusia purba yang cerdas adalah...

1

Penemuan Api

2

Penemuan Kapal

3

Penemuan Lukisan di Dinding Gua

4

Memiliki Volume otak > 750 CC

5

Memiliki alat pengunyah yang kuat

30

media

31

media

32

Multiple Select

Homo wajakensis (manusia dari Wajak) ditemukan di lembah Sungai Brantas, Wajak, Tulungagung, Jawa Timur. Von Koenigswald mengategorikan Homo wajakensis dalam jenis Homo sapiens (manusia cerdas) karena sudah mengenal upacara penguburan. Dibawah ini yang merupakan ciri fisik yang tepat dari Homo Wajakensis adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Muka datar dan lebar

2

Dahi simetris (lurus)

3

Tubuh tinggi

4

Tenggorokannya berukuran sangat kecil

5

Isi tengkorak besar.

33

media

34

media

35

Multiple Choice

Fosil Homo soloensis pertama kali ditemukan oleh von Koenigswald pada 1931–1934 di daerah Ngandong, di tepi Sungai Bengawan Solo. Selain itu, fosil Homo soloensis ditemukan di Sambungmacan dan Ngawi. Manusia purba Homo soloensis diperkirakan hidup pada...

1

900–200 ribu tahun lalu.

2

1000–300 ribu tahun lalu.

3

800–100 ribu tahun lalu.

4

1100–400 ribu tahun lalu.

5

1200–500 ribu tahun lalu.

36

media

37

media

38

Multiple Select

Homo floresiensis ditemukan oleh para ilmuwan dari Australia pada 2003 dalam ekskavasi di gua Liang Bua, Flores. Manusia purba ini hidup di Kepulauan Flores sekira 18.000 tahun lalu. Dibawah ini merupakan ciri-ciri fisik yang tepat mengenai manusia purba Homo Floresiensis adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Memiliki ukuran tengkorak sedang

2

Memiliki volume otak yang besar lebih dari 1000 CC

3

Homo floresiensis diperkirakan memiliki tinggi badan 100 cm

4

Tidak memiliki dagu.

5

Homo floresiensis diperkirakan memiliki berat badan 30 kg

39

media

40

media

41

media

42

Multiple Choice

Indonesia merupakan kawasan paling nyaman untuk didiami manusia purba, iklim yang sedang, matahari yang bersinar sepanjang tahun membuatmanusia purba betah tinggal di kawasan Indonesia. Dibawah ini yang BUKAN merupakan lokasi/ tempat penemuan manusia purba di Indonesia adalah...

1

Sangiran

2

Wajak

3

Flores

4

Sarawak

5

Trinil

43

media

44

media

45

media

46

media

47

Multiple Select

Salah satu tahap kehidupan masyarakat pra-aksara di Indonesia adalah masa "Berburu dan Mengumpulkan Makanan" atau nama lainnya adalah "Food Gathering" . Adapun ciri-ciri kehidupan masyarakat pada masa ini yang paling tepat adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Hidup Nomaden (Berpindah-pindah)

2

Berburu di sekitar hutan, rawa, sungai, dan pantai

3

Menggunakan alat-alat dari logam

4

Memiliki kepercayaan adanya kehidupan setelah kematian

5

Bertahan hidup dengan membuka ladang dan berternak

48

Multiple Choice

Question image

Pada gambar terlihat salah satu hasil kebudayaan pada masa berburu dan meramu (paleolitikum) yaitu kapak perimbas yang dimana kapak ini tidak memiliki tangkai dan cara pemakaiannya adalah digenggam memakai jari tangan. Kapak ini sering disebut sebagai kapak penetak atau chopper dan kapak perimbas biasanya dibuat dengan meruncingkan batu pada satu sisi permukaannya terlebih dahulu untuk menghasilkan sudut yang tajam. Selain itu, kulit batu yang masih menempel di seluruh anggota permukaan batu yang tidak ditajamkan supaya bisa digenggam dengan aman dan nyaman tanpa melukai jari-jari tangan. Berdasarkan karakteristik pada gambar, kapak ini memiliki fungsi sebagai...

1

Sebagai tempat sesajen dalam pelaksanaan upacara

2

Sebagai perhiasaan (aksesoris)

3

Wadah untuk kegiatan memasak

4

Sebagai alat musik dalam pelaksanaan upacara

5

Sebagai alat memotong daging dari hasil buruan

49

media

50

Open Ended

Nama Lengkap

51

Poll

Kelas

X IPS 1

X IPS 2

X IPS 3

X IPS 4

52

Petunjuk Belajar

  • Siapkan diri kamu, berdoa sebelum dan sesudah belajar. Jangan lupa juga untuk absen di : http://bit.ly/AbsenPakDody

  • Baca dan pahami materi ini, setelah beberapa slide akan ada pertanyaan berkaitan materi yang sudah dibaca sebelumnya untuk menilai seberapa jauh pemahaman kalian. Bila materi disini tidak terlihat kamu bisa buka materi yang ada di GCR.

  • Dalam pengerjaan ini kalian boleh terus mengulang (lebih dari satu kali) untuk mendapatkan pemahaman dan nilai yang baik

  • Selamat belajar, semoga dimudahkan dalam memahami materi dan mengerjakan soal!

53

media

54

media

55

media

56

media

57

media

58

media

59

media

60

media

61

media

62

media

63

Multiple Choice

Zaman pra-aksara adalah sebuah periode sejarah yang berisi peradaban manusia yang tidak memiliki sistem bahasa tertulis atau tulisan. Berdasarkan arkeologi terdapat periodisasi menjadi empat pembabakan zaman yaitu Paleolotikum, Mesolitikum, Neolitikum, dan Megalitikum. Dari keempat zaman tersebut PERSAMAAN mendasar yang paling tepat adalah

1

Cara hidup dengan cara Nomaden (Berpindah-pindah)

2

Menghasilkan makanan dengan cara berternak dan bertani

3

Hidup secara individu (masing-masing) atau dalam kelompok kecil

4

Peradaban yang masih menggunakan teknologi dari bebatuan

5

Mengenal teknik membuat alat dari logam

64

media

65

media

66

media

67

media

68

media

69

media

70

Multiple Select

Fosil Meganthropus pertama kali ditemukan oleh von Koenigswald pada 1941 di Desa Sangiran sekitar lembah Sungai Bengawan Solo. Meganthropus merupakan jenis manusia purba paling tua. Berdasarkan hal tersebut ciri-ciri yang tepat menggambarkan mengenai Meganthropus Paleojavanicus adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Tidak terlihat memiliki dagu, tetapi bagian mulutnya menonjol

2

Memiliki rahang bawah yang tebal dan kuat

3

Tingginya sekitar 2,5 meter

4

volume otak 650–1.000 cc.

5

Berat badan sekitar 30 KG

71

media

72

media

73

Multiple Choice

Pithecanthropus mojokertensis ditemukan oleh von Koenigswald di Mojokerto tahun 1936 pada lapisan pleistosen bawah ini hidup sekira 2,5–1,25 juta tahun lalu. Dibawah ini yang BUKAN merupakan ciri-ciri dari Pithecanthropus mojokertensis adalah...

1

Berbadan bungkuk

2

Otot-otot tengkuk kokoh

3

Muka menonjol ke depan

4

volume otak 650–1.000 cc

5

Memiliki tulang pipi yang kuat

74

media

75

media

76

Multiple Choice

Pithecanthropus erectus (homo erectus) memiliki daerah persebaran paling luas. Pada 1890 Eugene Dubois berhasil menemukan beberapa fosil Pithecanthropus erectus di Kedungbrubus, Trinil, dan Ngawi. Penemuan yang paling besar dari jenis manusia purba ini dan dianggap sebagai manusia purba yang cerdas adalah...

1

Penemuan Api

2

Penemuan Kapal

3

Penemuan Lukisan di Dinding Gua

4

Memiliki Volume otak > 750 CC

5

Memiliki alat pengunyah yang kuat

77

media

78

media

79

Multiple Select

Homo wajakensis (manusia dari Wajak) ditemukan di lembah Sungai Brantas, Wajak, Tulungagung, Jawa Timur. Von Koenigswald mengategorikan Homo wajakensis dalam jenis Homo sapiens (manusia cerdas) karena sudah mengenal upacara penguburan. Dibawah ini yang merupakan ciri fisik yang tepat dari Homo Wajakensis adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Muka datar dan lebar

2

Dahi simetris (lurus)

3

Tubuh tinggi

4

Tenggorokannya berukuran sangat kecil

5

Isi tengkorak besar.

80

media

81

media

82

Multiple Choice

Fosil Homo soloensis pertama kali ditemukan oleh von Koenigswald pada 1931–1934 di daerah Ngandong, di tepi Sungai Bengawan Solo. Selain itu, fosil Homo soloensis ditemukan di Sambungmacan dan Ngawi. Manusia purba Homo soloensis diperkirakan hidup pada...

1

900–200 ribu tahun lalu.

2

1000–300 ribu tahun lalu.

3

800–100 ribu tahun lalu.

4

1100–400 ribu tahun lalu.

5

1200–500 ribu tahun lalu.

83

media

84

media

85

Multiple Select

Homo floresiensis ditemukan oleh para ilmuwan dari Australia pada 2003 dalam ekskavasi di gua Liang Bua, Flores. Manusia purba ini hidup di Kepulauan Flores sekira 18.000 tahun lalu. Dibawah ini merupakan ciri-ciri fisik yang tepat mengenai manusia purba Homo Floresiensis adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Memiliki ukuran tengkorak sedang

2

Memiliki volume otak yang besar lebih dari 1000 CC

3

Homo floresiensis diperkirakan memiliki tinggi badan 100 cm

4

Tidak memiliki dagu.

5

Homo floresiensis diperkirakan memiliki berat badan 30 kg

86

media

87

media

88

media

89

Multiple Choice

Indonesia merupakan kawasan paling nyaman untuk didiami manusia purba, iklim yang sedang, matahari yang bersinar sepanjang tahun membuatmanusia purba betah tinggal di kawasan Indonesia. Dibawah ini yang BUKAN merupakan lokasi/ tempat penemuan manusia purba di Indonesia adalah...

1

Sangiran

2

Wajak

3

Flores

4

Sarawak

5

Trinil

90

media

91

media

92

media

93

media

94

Multiple Select

Salah satu tahap kehidupan masyarakat pra-aksara di Indonesia adalah masa "Berburu dan Mengumpulkan Makanan" atau nama lainnya adalah "Food Gathering" . Adapun ciri-ciri kehidupan masyarakat pada masa ini yang paling tepat adalah... (PILIH/KLIK 3 <TIGA> JAWABAN YANG TEPAT)

1

Hidup Nomaden (Berpindah-pindah)

2

Berburu di sekitar hutan, rawa, sungai, dan pantai

3

Menggunakan alat-alat dari logam

4

Memiliki kepercayaan adanya kehidupan setelah kematian

5

Bertahan hidup dengan membuka ladang dan berternak

95

Multiple Choice

Question image

Pada gambar terlihat salah satu hasil kebudayaan pada masa berburu dan meramu (paleolitikum) yaitu kapak perimbas yang dimana kapak ini tidak memiliki tangkai dan cara pemakaiannya adalah digenggam memakai jari tangan. Kapak ini sering disebut sebagai kapak penetak atau chopper dan kapak perimbas biasanya dibuat dengan meruncingkan batu pada satu sisi permukaannya terlebih dahulu untuk menghasilkan sudut yang tajam. Selain itu, kulit batu yang masih menempel di seluruh anggota permukaan batu yang tidak ditajamkan supaya bisa digenggam dengan aman dan nyaman tanpa melukai jari-jari tangan. Berdasarkan karakteristik pada gambar, kapak ini memiliki fungsi sebagai...

1

Sebagai tempat sesajen dalam pelaksanaan upacara

2

Sebagai perhiasaan (aksesoris)

3

Wadah untuk kegiatan memasak

4

Sebagai alat musik dalam pelaksanaan upacara

5

Sebagai alat memotong daging dari hasil buruan

96

media

By Isna Fabriana

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 96

SLIDE