Search Header Logo
DASAR DKV

DASAR DKV

Assessment

Presentation

Education

10th Grade

Hard

Created by

Bambang Subrata

FREE Resource

121 Slides • 0 Questions

1

media

Dasar-dasar Desain
Komunikasi Visual

Volume 1

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMK/MAK KELAS

X

2

media
media

BAB 1
Technopreneur di
Bidang Desain
Komunikasi Visual

Sumber:https://www.shutterstock.com/

3

media

Profesi atau pekerjaan

dalam dunia komunikasi yang bertujuan untuk

menyampaikan pesan, informasi atau tujuan lain dengan

memanfaatkan elemen – elemen visual atau seni rupa yang

menarik diberbagai media

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Pekerjaan dan Profesi di Bidang
Desain Komunikasi Visual

A

4

media
media

1. Definisi Pekerjaan dan Profesi

a. Pengertian

Pekerjaan

Pencaharian, yang dijadikan
pokok penghidupan, atau
sesuatu yang dilakukan
untuk mendapat nafkah
tanpa harus memiliki
keterampilan khusus.

Sumber: https://www.freepik.com/

5

media
media

1. Definisi Pekerjaan dan Profesi

b. Pengertian

Profesi
Bidang pekerjaan yang
dilandasi pendidikan
keahlian (keterampilan,
kejuruan, dan sebagainya)
tertentu.

Sumber: https://www.freepik.com/

6

media
media

1) Semua orang dapat melakukannya tanpa

terkecuali.
2) Tidak membutuhkan uji kompetensi.

3) Dapat dilakukan tanpa keahlian khusus.

4) Umumnya tidak membutuhkan lisensi keterampilan.

5) Tidak membutuhkan wadah resmi seperti organisasi atau
asosiasi.

6) Tidak memiliki kode etik secara tertulis dan tidak terikat aturan

7) Kebebasan dalam bekerja diatur oleh pemilik usaha

8) Status sosial dan penghasilan relatif lebih kecil bergantung

pada lama kerja, jenis pekerjaan, dan lama pengerjaan.

2. Karakteristik Pekerjaan dan Profesi

a. Karakteristik

Pekerjaan

Sumber: https://www.freepik.com/

7

media
media

1) Tidak semua orang dapat melakukannya.

2) Membutuhkan uji kompetensi.

3) Diperoleh dengan pelatihan dan pendidikan khusus.

4) Lisensi didapatkan setelah lolos pelatihan atau sertifikasi.

5) Mutlak membutuhkan asosiasi profesi.

6) Memiliki keterikatan dengan kode etik yang disahkan oleh undang-
undang.
7) Kebebasan diatur oleh pemerintah, lembaga, dan tempat kerja.

8) Pada umumnya memiliki status sosial yang relatif tinggi dan
penghasilan yang cukup besar bergantung pada keahlian dan

pengalaman kerja.

2. Karakteristik Pekerjaan dan Profesi

b. Karakteristik

Profesi

Sumber: https://www.freepik.com/

8

media

Mengikuti pelatihan atau pendidikan untuk
mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di
bidang tertentu.

Membutuhkan pelatihan-pelatihan reguler dan
berkesinambungan untuk melaksanakan jabatan atau
pekerjaan.

Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan intelektual.

1.

2.

3.

3. Syarat – Syarat Profesi

Syarat Melakukan Suatu

Profesi

Sumber : freepik.com

9

media

3. Syarat – Syarat Profesi

Syarat Melakukan Suatu

Profesi

Membutuhkan persiapan dengan jangka waktu
yang panjang untuk mengikuti pelatihan dan
pendalaman ilmu

Memiliki aturan dan kode etik yang sudah
ditentukan undang-undang.

Memiliki wadah bersama berupa organisasi atau
asosiasi profesi sesuai dengan bidang keahlian
tertentu

1.

2.

3.

Sumber : freepik.com

10

media
media

Proses pemberian sertifikat kompetensi yang
dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji
kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi
kerja nasional Indonesia dan/atau
internasional(Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No.23 Tahun 2004)
Sumber : shutterstock.com

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

Sertifikasi

Profesi

11

media
media

Proses untuk mendapatkan sertifikat kompetensi
kerja tersebut harus melalui Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP)

Sumber : shutterstock.com

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

Sertifikasi

Profesi

12

media
media

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

c. Klasifikasi Lembaga Sertifikasi

Profesi

LSP P1 merupakan LSP dengan jumlah
terbanyak yang tersebar di seluruh
Indonesia. Berdasarkan data BNSP
pada bulan Juni 2022, jumlah LSP P1
telah mencapai 1.509 atau sekitar
76,8% dari total LSP. Sementara itu,
LSP P2 berjumlah 99 atau sekitar 5%,
dan LSP P3 berjumlah 357 atau sekitar
18,2%.

1.

LSP P1 yang berbasis pendidikan
vokasi atau keahlian dapat
menyesuaikan kurikulum sesuai
dengan permintaan dari industri. Hal
ini tentu berimplikasi positif pada
terciptanya lulusan yang sesuai
dengan kebutuhan dunia usaha dan
industri.

1.

Ruang lingkup lisensi atau yang disebut
juga dengan skema kompetensi yang
dapat dilakukan proses sertifikasi
kompetensi, mengacu pada lingkup
organisasi yang membentuknya.

1.

13

media

5. Skema Sertifikasi KKNI Level II DKV

Skema Sertifikasi KKNI Level II pada
Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi
Visual telah dikembangkan oleh BNSP
bersama dengan Direktorat SMK yang
mengacu pada SKKNI berdasarkan
keputusan Menteri Ketenagakerjaan
Republik Indonesia berikut:

SKKNI No. 351 Tahun 2013

SKKNI No. 204 Tahun 2015

SKKNI No. 301 Tahun 2016

SKKNI No. 355 Tahun 2014

SKKNI No. 419Tahun 2014

14

media
media

a.

Illustrator

Ilustrator harus bisa merumuskan
konsep dan menggambarkan ide, kata-
kata, dan gagasan menjadi bentuk
visual.

Sumber : shutterstock.com

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

Sumber : shutterstock.com

15

media

Merancang

Gambar

(Sketcher)

Bagian

Pertintaan

(Inker)

Bagian

Pewarnaan
(Colouring)

2

3
1

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

Peran

Illustrator

16

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

b. Desainer

Grafis

Seseorang yang mampu merancang
dan menciptakan karya desain
menggunakan elemen visual, seperti
tipografi, fotografi, dan ilustrasi yang
menarik

Sumber : shutterstock.com

17

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

c. Desainer Situs

Web

Seorang desainer situs web dituntut
untuk bisa membuat tampilan web
yang menarik serta mudah dipahami
dan dioperasikan oleh penggunanya.

Sumber : freepik.com

18

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

d.

Animator

Animator adalah seseorang yang memiliki
kreativitas untuk menciptakan ilusi
ataupun imajinasi yang tidak terbatas
dalam bentuk animasi gerakan.

Sumber : https://www.lipscomb.edu/

19

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

e. Pembuat Model 3D (3D

Modeler)

Konsep visual dalam bentuk 3D saat ini
sangat dibutuhkan karena visual dalam
bentuk 3D dapat menyerupai situasi
atau gambaran nyata seperti aslinya.

Sumber : https://www.freepik.com/

20

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

f. Videografer atau Juru

Kamera

Tantangan bagi seorang videografer
adalah kemampuan yang baik dalam
mengoperasikan kamera dan Teknik
pengambilan gambar, baik statis
maupun dinamis.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

21

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

g. Editor Video (Video

Editor)

Seseorang yang memiliki kemampuan
dalam melakukan proses video editing.
Kemampuan dalam membuat komposisi
gambar, baik pengaturan gambar,
warna, maupun manipulasi gambar

Sumber : https://www.freepik.com/

22

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

h. Fotografer atau Juru

Foto

Seorang fotografer harus mengetahui
cara memilih jenis-jenis kamera,
mengidentifikasi arah, karakter, hingga
menentukan elemen pencahayaan
dalam pengambilan gambar yang sesuai.

Sumber : https://www.freepik.com/

23

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

i. Editor Foto (Photo

Editor)

Kemampuan editor foto dalam
mengoreksi atau memperbaiki hasil
pemotretan merupakan sebuah profesi
yang juga menjanjikan.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

24

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

j. Seniman Efek Visual (Visual Effect

Artist)

Profesi sebagai seniman pembuat efek
visual (visual effect artist)merupakan
profesi yang sangat unik dan spesifik
serta minim pesaing.

Hasil yang didapatkan adalah tayangan
menjadi lebih hidup dan menarik
dengan efek-efek yang telah
dimanipulasi.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

25

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

k. Pembuat Konten (Content

Creator)

Kemampuan fotografi dan videografi
yang dimiliki seorang content creator
memungkinkan untuk menyajikan
konten yang sangat berkualitas bagi
masyarakat.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

26

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

l. Desainer

UI/UX

Desainer UI/UX memastikan UI dan UX
dikembangkan dengan tepat agar
menciptakan tampilan dan pengalaman
terbaik bagi user produk.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

27

media

Menanamkan moral dan
kejujuran secara konsisten

Menyelesaikan tugas tepat

waktu

Menjaga nama baik

perusahaan tempat bekerja

Tidak melakukan plagiarisme

terhadap karya orang lain

Menghargai sesama profesi

7. Etika Profesi dalam Bidang
DKV

28

media

Technopreneur merupakan

pelaku bisnis (wirausaha), sedangkan technopreneurship adalah
kemampuan seorang pelaku bisnis atau pelaku usaha dalam hal

pemanfaatan teknologi informasi (kewirausahaan).

B

Technopreneur di
Bidang
Desain Komunikasi
Visual

Sumber:https://www.freepik.com/

29

media
media

Secara sederhana, technopreneur dapat
didefinisikan sebagai orang yang
memanfaatkan teknologi informasi sebagai
landasan dalam mengelola usahanya.

1. Pengertian Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

30

media
media

Richard Cantillon (1725)
kewirausahaan adalah perilaku seseorang
yang mampu mengambil risiko (risk-taker)
sehubungan dengan harga ketika menjual
suatu barang atau jasa.

Jean Baptista Say (1816)
Wirausaha adalah agen yang menyatukan
jenis-jenis alat produksi dan menemukan
nilai dari hasil produksi (produk).

1. Pengertian Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Kewirausahaan Menurut Para

Ahli

31

media

2. Elemen Dalam Berwirausaha

Mendapatkan sumber daya

(finansial dan material).

Mengembangkan strategi
atau rencana usaha

Membentuk bagian sumber
daya manusia (SDM)

Memiliki tanggung jawab

32

media

2. Elemen Dalam Berwirausaha

Memanfaatkan peluang

Memiliki jiwa kepemimpinan

Memiliki strategi
pengambilan risiko
Menghindari risiko

usaha

33

media
media

a. Membangun Sebuah Tim yang Solid

Dengan tim yang solid, hambatan yang terjadi,
baik dalam kerja sama maupun komunikasi
akan dapat diminimalkan.

Sumber: https://www.shutterstock.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

34

media
media

b. Meningkatkan kemampuan dalam
memecahkan masalah

Kesabaran dan rasa percaya diri akan menuntun
Anda untuk memecahkan permasalahan setelah
penyebab masalah dapat teridentifikasi.

Sumber: https://www.freepik.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

35

media
media

c. Meningkatkan kemampuan dalam
menentukan strategi

Technopreneur yang andal akan mampu
mempertimbangkan banyak hal termasuk
menghitung risiko yang akan dihadapi.

Sumber: https://www.freepik.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

36

media
media

4. Peran dan Tujuan Technopreneur
Trilogi

Technopreneurship

Technician
Pekerja yang memiliki kemampuan
dalam
memanfaatkan kemajuan teknologi.
Enterpreneur
kemampuan seseorang dalam
melakukan kegiatan berwirausaha.
Manager
Mengelola bisnis dengan
menghubungkan sumber daya yang
dimiliki dan masyarakat yang menjadi
konsumennya (pasar)

37

media
media

4. Peran dan Tujuan Technopreneur

Peran dan Tujuan

Technopreneur

Menciptakan lapangan
pekerjaan
Memanfaatkan sumber daya
local
Mengimplementasikan
kemajuan teknologi
Memanfaatkan modal

38

media

Mampu

membaca

peluang pasar

dan usaha

Memiliki visi
dan passion

(renjana)

Pantang

menyerah dan

sistematis

Teliti, tekun
dan produktif

5. Sikap dan Perilaku Technopreneur

39

media

Berani ambil

resiko

Kritis, kreatif
dan inovatif

Memiliki etika

bisnis yang

sehat

Semangat
dan mandiri

5. Sikap dan Perilaku Technopreneur

40

media
media

6. Karakter Technopreneur

a. Memiliki wawasan dan pola pikir yang

luas

Dalam bidang DKV, karakteristik ini akan
terlihat karena aktivitas kerja yang
menuntut kreativitas dan inovasi
tentunya dilandasi oleh wawasan,
pengetahuan, dan pola pikir yang luas.

Sumber : https://www.freepik.com/

41

media
media

6. Karakter Technopreneur

b. Memiliki Sifat Need For

Achievement

Need for achievement merupakan
kepribadian yang dimiliki seseorang
untuk melakukan yang lebih baik
sehingga menjadi motivasi dalam dirinya

Sumber : https://www.freepik.com/

42

media
media

6. Karakter Technopreneur

c. Memiliki Kemampuan
Konseptual
dan Pemecahan Masalah

Technopreneur harus memiliki
kemampuan merancang konsep yang
kreatif dan inovatif sebagai landasan
untuk menemukan jalan keluar yang
solutif.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

43

media
media

6. Karakter Technopreneur

d. Memiliki kemampuan
Dalam Pengambilan
Keputusan

Technopreneur dengan kemampuan
pengambilan keputusan yang tinggi,
tentu tidak akan pernah ragu untuk
mengambil keputusan sebagai
kebijakannya dalam menghadapi risiko
yang dihadapi.

Sumber : https://www.freepik.com/

44

media
media

6. Karakter Technopreneur

e. Mampu Bekerja Sama Dalam
Tim

Hubungan kerja yang terbangun
harmonis dan saling melengkapi
tersebut dapat terlihat karena seorang
technopreneur harus mampu
menghilangkan sifat individualisnya.

Sumber : https://www.freepik.com/

45

media
media
media

Melakukan Penelitian atau
Riset

Dengan melakukan riset dapat
mengetahui keinginan pasar
yang merupakan sebuah
peluang bisnis termasuk dalam
bidang DKV

a.

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Faktor Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

46

media
media
media

Kemampuan berkomunikasi
dalam bidang DKV adalah
berkomunikasi secara lisan atau
secara langsung juga
kemampuan dalam menciptakan
visualisasi.

b. Memiliki Kemampuan
Berkomunikasi

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.shutterstock.com/

47

media
media
media

Memiliki Kemampuan
Menawarkan Produk

Teknik pemasaran adalah suatu
cara atau metode dalam
mempromosikan sebuah produk,
baik barang maupun jasa dengan
strategi tertentu guna
mendapatkan keuntungan.

a.

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

48

media
media
media

Seorang technopreneur harus
membekali diri dengan
kemampuan dalam hal
beradaptasi dengan segala situasi
yang terjadi, sekaligus mampu
mencari jalan keluar untuk
memecahkan masalah yang
timbul dalam perjalanan
bisnisnya.

d. Memiliki Kemampuan Mengatasi
Masalah

7. Aspek Penting Keberhasilan
Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

49

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Melanie Perkins merupakan
technopreneur yang berasal dari
Australia. Ia dikenal sebagai pendiri
dan pemilik Canva pada tahun 2013

a. Melanie Perkins

50

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang
DKV

Jon Oringer telah mengalami beberapa kali
kegagalan dalam menjalankan bisnis hingga
akhirnya dia mendirikan Shutterstock pada tahun
2003.

b. Jon Oringer

51

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

John Warnock dan Charles
Geschke merupakan dua tokoh
yang mendirikan Adobe. Salah
satu pendirinya, yaitu Charles
Geschke merupakan ilmuwan
komputer yang menemukan
portable document format (PDF),

c. John Warnock dan Charles
Geschke

52

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Dylan Field merupakan anak jenius yang
telah sukses menjadi miliarder muda. Saat
berumur 20 tahun, ia dan rekannya, yaitu
Evan Wallace mendirikan Figma pada tahun
2012.

d. Dylan Field

53

media
media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Ryan Gondokusumo merupakan salah satu
technopreneur nasional yang mendirikan
Sribu.com yang merupakan situs web jasa
desain online.

e. Ryan Gondokusumo

54

media

Fokus utama yang menjadi peluang

usaha bagi seorang technopreneur dalam bidang DKV, yaitu unit usaha

dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, internet, layanan, serta

produk berteknologi, seperti perangkat keras maupun perangkat lunak.

C

Peluang Usaha di Bidang
Desain Komunikasi Visual

Sumber:https://www.freepik.com/

55

media
media

1. Rumah Produksi (Production
House)

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Bidang usaha rumah produksi sangat
dibutuhkan keberadaannya sebagai mitra
dalam upaya promosi dan publikasi produk
ataupun jasa.

56

media
media

2. Periklanan (Advertising)

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Proses pembuatan iklan promosi dapat
dihasilkan melalui kemampuan desain
grafis untuk media cetak ataupun proses
videografi atau bahkan animasi dalam
pembuatan iklan berbentuk video.

57

media
media

3. Perfilman dan Penyiaran Televisi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Dunia perfilman dan penyiaran televisi di
Indonesia saat ini berkembang pesat.
Bahkan, produksi film nasional telah
mampu menarik perhatian dunia dengan
penayangan di berbagai negara.

58

media
media

4. Dokumentasi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Rancangan kemasan dokumentasi yang
dibuat tidak hanya berfungsi sebagai media
refleksi semata, melainkan juga sebagai
tayangan yang menghibur dan menjadi
visualisasi yang siapa pun ingin selalu
melihatnya.

59

media
media

5. Aplikasi Game dan Animasi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Peluang usaha ini sangat erat kaitannya dan
bahkan sangat dipengaruhi oleh
perkembangan teknologi yang makin
inovatif.

Aplikasi game saat ini tidak hanya disukai
oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa
sebagai sarana hiburan untuk mengisi
waktu luang.

60

media

Konsep ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep

yang saat ini sedang berkembang pesat. Dunia mengenal era saat ini sebagai
era ekonomi baru yang di dalamnya terdapat kreativitas dan inovasi sebagai
penopang utama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi

dan komunikasi.

D

Wirausaha di Bidang
Ekonomi Kreatif

Sumber:https://www.freepik.com/

61

media

Bidang DKV tidak melakukan
kegiatan ekstraktif yang
mengoptimalkan sumber daya alam
(SDA), tetapi lebih kepada pemikiran
kreatif dan inovatif yang
mengoptimalkan sumber daya
manusia (SDM).

1. Wirausaha di Bidang Ekonomi Kreatif

Wirausaha dalam bidang rumah produksi
memiliki fokus usaha berupa produk visual
berbentuk iklan, film, web series, infografik,
atau bahkan profil perusahaan (company
profile).

62

media
media

BAB 1
Technopreneur di
Bidang Desain
Komunikasi Visual

Sumber:https://www.shutterstock.com/

63

media

Profesi atau pekerjaan

dalam dunia komunikasi yang bertujuan untuk

menyampaikan pesan, informasi atau tujuan lain dengan

memanfaatkan elemen – elemen visual atau seni rupa yang

menarik diberbagai media

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Pekerjaan dan Profesi di Bidang
Desain Komunikasi Visual

A

64

media
media

1. Definisi Pekerjaan dan Profesi

a. Pengertian

Pekerjaan

Pencaharian, yang dijadikan
pokok penghidupan, atau
sesuatu yang dilakukan
untuk mendapat nafkah
tanpa harus memiliki
keterampilan khusus.

Sumber: https://www.freepik.com/

65

media
media

1. Definisi Pekerjaan dan Profesi

b. Pengertian

Profesi
Bidang pekerjaan yang
dilandasi pendidikan
keahlian (keterampilan,
kejuruan, dan sebagainya)
tertentu.

Sumber: https://www.freepik.com/

66

media
media

1) Semua orang dapat melakukannya tanpa

terkecuali.
2) Tidak membutuhkan uji kompetensi.

3) Dapat dilakukan tanpa keahlian khusus.

4) Umumnya tidak membutuhkan lisensi keterampilan.

5) Tidak membutuhkan wadah resmi seperti organisasi atau
asosiasi.

6) Tidak memiliki kode etik secara tertulis dan tidak terikat aturan

7) Kebebasan dalam bekerja diatur oleh pemilik usaha

8) Status sosial dan penghasilan relatif lebih kecil bergantung

pada lama kerja, jenis pekerjaan, dan lama pengerjaan.

2. Karakteristik Pekerjaan dan Profesi

a. Karakteristik

Pekerjaan

Sumber: https://www.freepik.com/

67

media
media

1) Tidak semua orang dapat melakukannya.

2) Membutuhkan uji kompetensi.

3) Diperoleh dengan pelatihan dan pendidikan khusus.

4) Lisensi didapatkan setelah lolos pelatihan atau sertifikasi.

5) Mutlak membutuhkan asosiasi profesi.

6) Memiliki keterikatan dengan kode etik yang disahkan oleh undang-
undang.
7) Kebebasan diatur oleh pemerintah, lembaga, dan tempat kerja.

8) Pada umumnya memiliki status sosial yang relatif tinggi dan
penghasilan yang cukup besar bergantung pada keahlian dan

pengalaman kerja.

2. Karakteristik Pekerjaan dan Profesi

b. Karakteristik

Profesi

Sumber: https://www.freepik.com/

68

media

Mengikuti pelatihan atau pendidikan untuk
mendapatkan pengetahuan dan keterampilan di
bidang tertentu.

Membutuhkan pelatihan-pelatihan reguler dan
berkesinambungan untuk melaksanakan jabatan atau
pekerjaan.

Berpartisipasi dalam berbagai kegiatan intelektual.

1.

2.

3.

3. Syarat – Syarat Profesi

Syarat Melakukan Suatu

Profesi

Sumber : freepik.com

69

media

3. Syarat – Syarat Profesi

Syarat Melakukan Suatu

Profesi

Membutuhkan persiapan dengan jangka waktu
yang panjang untuk mengikuti pelatihan dan
pendalaman ilmu

Memiliki aturan dan kode etik yang sudah
ditentukan undang-undang.

Memiliki wadah bersama berupa organisasi atau
asosiasi profesi sesuai dengan bidang keahlian
tertentu

1.

2.

3.

Sumber : freepik.com

70

media
media

Proses pemberian sertifikat kompetensi yang
dilakukan secara sistematis dan objektif melalui uji
kompetensi yang mengacu pada standar kompetensi
kerja nasional Indonesia dan/atau
internasional(Peraturan Pemerintah Republik
Indonesia No.23 Tahun 2004)
Sumber : shutterstock.com

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

Sertifikasi

Profesi

71

media
media

Proses untuk mendapatkan sertifikat kompetensi
kerja tersebut harus melalui Lembaga Sertifikasi
Profesi (LSP)

Sumber : shutterstock.com

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

Sertifikasi

Profesi

72

media
media

4. Lembaga Sertifikasi Profesi

c. Klasifikasi Lembaga Sertifikasi

Profesi

LSP P1 merupakan LSP dengan jumlah
terbanyak yang tersebar di seluruh
Indonesia. Berdasarkan data BNSP
pada bulan Juni 2022, jumlah LSP P1
telah mencapai 1.509 atau sekitar
76,8% dari total LSP. Sementara itu,
LSP P2 berjumlah 99 atau sekitar 5%,
dan LSP P3 berjumlah 357 atau sekitar
18,2%.

1.

LSP P1 yang berbasis pendidikan
vokasi atau keahlian dapat
menyesuaikan kurikulum sesuai
dengan permintaan dari industri. Hal
ini tentu berimplikasi positif pada
terciptanya lulusan yang sesuai
dengan kebutuhan dunia usaha dan
industri.

1.

Ruang lingkup lisensi atau yang disebut
juga dengan skema kompetensi yang
dapat dilakukan proses sertifikasi
kompetensi, mengacu pada lingkup
organisasi yang membentuknya.

1.

73

media

5. Skema Sertifikasi KKNI Level II DKV

Skema Sertifikasi KKNI Level II pada
Kompetensi Keahlian Desain Komunikasi
Visual telah dikembangkan oleh BNSP
bersama dengan Direktorat SMK yang
mengacu pada SKKNI berdasarkan
keputusan Menteri Ketenagakerjaan
Republik Indonesia berikut:

SKKNI No. 351 Tahun 2013

SKKNI No. 204 Tahun 2015

SKKNI No. 301 Tahun 2016

SKKNI No. 355 Tahun 2014

SKKNI No. 419Tahun 2014

74

media
media

a.

Illustrator

Ilustrator harus bisa merumuskan
konsep dan menggambarkan ide, kata-
kata, dan gagasan menjadi bentuk
visual.

Sumber : shutterstock.com

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

Sumber : shutterstock.com

75

media

Merancang

Gambar

(Sketcher)

Bagian

Pertintaan

(Inker)

Bagian

Pewarnaan
(Colouring)

2

3
1

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

Peran

Illustrator

76

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

b. Desainer

Grafis

Seseorang yang mampu merancang
dan menciptakan karya desain
menggunakan elemen visual, seperti
tipografi, fotografi, dan ilustrasi yang
menarik

Sumber : shutterstock.com

77

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

c. Desainer Situs

Web

Seorang desainer situs web dituntut
untuk bisa membuat tampilan web
yang menarik serta mudah dipahami
dan dioperasikan oleh penggunanya.

Sumber : freepik.com

78

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

d.

Animator

Animator adalah seseorang yang memiliki
kreativitas untuk menciptakan ilusi
ataupun imajinasi yang tidak terbatas
dalam bentuk animasi gerakan.

Sumber : https://www.lipscomb.edu/

79

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

e. Pembuat Model 3D (3D

Modeler)

Konsep visual dalam bentuk 3D saat ini
sangat dibutuhkan karena visual dalam
bentuk 3D dapat menyerupai situasi
atau gambaran nyata seperti aslinya.

Sumber : https://www.freepik.com/

80

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

f. Videografer atau Juru

Kamera

Tantangan bagi seorang videografer
adalah kemampuan yang baik dalam
mengoperasikan kamera dan Teknik
pengambilan gambar, baik statis
maupun dinamis.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

81

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

g. Editor Video (Video

Editor)

Seseorang yang memiliki kemampuan
dalam melakukan proses video editing.
Kemampuan dalam membuat komposisi
gambar, baik pengaturan gambar,
warna, maupun manipulasi gambar

Sumber : https://www.freepik.com/

82

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

h. Fotografer atau Juru

Foto

Seorang fotografer harus mengetahui
cara memilih jenis-jenis kamera,
mengidentifikasi arah, karakter, hingga
menentukan elemen pencahayaan
dalam pengambilan gambar yang sesuai.

Sumber : https://www.freepik.com/

83

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

i. Editor Foto (Photo

Editor)

Kemampuan editor foto dalam
mengoreksi atau memperbaiki hasil
pemotretan merupakan sebuah profesi
yang juga menjanjikan.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

84

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

j. Seniman Efek Visual (Visual Effect

Artist)

Profesi sebagai seniman pembuat efek
visual (visual effect artist)merupakan
profesi yang sangat unik dan spesifik
serta minim pesaing.

Hasil yang didapatkan adalah tayangan
menjadi lebih hidup dan menarik
dengan efek-efek yang telah
dimanipulasi.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

85

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

k. Pembuat Konten (Content

Creator)

Kemampuan fotografi dan videografi
yang dimiliki seorang content creator
memungkinkan untuk menyajikan
konten yang sangat berkualitas bagi
masyarakat.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

86

media
media

6. Profesi dan Peluang Usaha di Bidang DKV

l. Desainer

UI/UX

Desainer UI/UX memastikan UI dan UX
dikembangkan dengan tepat agar
menciptakan tampilan dan pengalaman
terbaik bagi user produk.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

87

media

Menanamkan moral dan
kejujuran secara konsisten

Menyelesaikan tugas tepat

waktu

Menjaga nama baik

perusahaan tempat bekerja

Tidak melakukan plagiarisme

terhadap karya orang lain

Menghargai sesama profesi

7. Etika Profesi dalam Bidang
DKV

88

media

Technopreneur merupakan

pelaku bisnis (wirausaha), sedangkan technopreneurship adalah
kemampuan seorang pelaku bisnis atau pelaku usaha dalam hal

pemanfaatan teknologi informasi (kewirausahaan).

B

Technopreneur di
Bidang
Desain Komunikasi
Visual

Sumber:https://www.freepik.com/

89

media
media

Secara sederhana, technopreneur dapat
didefinisikan sebagai orang yang
memanfaatkan teknologi informasi sebagai
landasan dalam mengelola usahanya.

1. Pengertian Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

90

media
media

Richard Cantillon (1725)
kewirausahaan adalah perilaku seseorang
yang mampu mengambil risiko (risk-taker)
sehubungan dengan harga ketika menjual
suatu barang atau jasa.

Jean Baptista Say (1816)
Wirausaha adalah agen yang menyatukan
jenis-jenis alat produksi dan menemukan
nilai dari hasil produksi (produk).

1. Pengertian Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Kewirausahaan Menurut Para

Ahli

91

media

2. Elemen Dalam Berwirausaha

Mendapatkan sumber daya

(finansial dan material).

Mengembangkan strategi
atau rencana usaha

Membentuk bagian sumber
daya manusia (SDM)

Memiliki tanggung jawab

92

media

2. Elemen Dalam Berwirausaha

Memanfaatkan peluang

Memiliki jiwa kepemimpinan

Memiliki strategi
pengambilan risiko
Menghindari risiko

usaha

93

media
media

a. Membangun Sebuah Tim yang Solid

Dengan tim yang solid, hambatan yang terjadi,
baik dalam kerja sama maupun komunikasi
akan dapat diminimalkan.

Sumber: https://www.shutterstock.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

94

media
media

b. Meningkatkan kemampuan dalam
memecahkan masalah

Kesabaran dan rasa percaya diri akan menuntun
Anda untuk memecahkan permasalahan setelah
penyebab masalah dapat teridentifikasi.

Sumber: https://www.freepik.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

95

media
media

c. Meningkatkan kemampuan dalam
menentukan strategi

Technopreneur yang andal akan mampu
mempertimbangkan banyak hal termasuk
menghitung risiko yang akan dihadapi.

Sumber: https://www.freepik.com/

3. Aspek – Aspek Seorang Technopreneur

96

media
media

4. Peran dan Tujuan Technopreneur
Trilogi

Technopreneurship

Technician
Pekerja yang memiliki kemampuan
dalam
memanfaatkan kemajuan teknologi.
Enterpreneur
kemampuan seseorang dalam
melakukan kegiatan berwirausaha.
Manager
Mengelola bisnis dengan
menghubungkan sumber daya yang
dimiliki dan masyarakat yang menjadi
konsumennya (pasar)

97

media
media

4. Peran dan Tujuan Technopreneur

Peran dan Tujuan

Technopreneur

Menciptakan lapangan
pekerjaan
Memanfaatkan sumber daya
local
Mengimplementasikan
kemajuan teknologi
Memanfaatkan modal

98

media

Mampu

membaca

peluang pasar

dan usaha

Memiliki visi
dan passion

(renjana)

Pantang

menyerah dan

sistematis

Teliti, tekun
dan produktif

5. Sikap dan Perilaku Technopreneur

99

media

Berani ambil

resiko

Kritis, kreatif
dan inovatif

Memiliki etika

bisnis yang

sehat

Semangat
dan mandiri

5. Sikap dan Perilaku Technopreneur

100

media
media

6. Karakter Technopreneur

a. Memiliki wawasan dan pola pikir yang

luas

Dalam bidang DKV, karakteristik ini akan
terlihat karena aktivitas kerja yang
menuntut kreativitas dan inovasi
tentunya dilandasi oleh wawasan,
pengetahuan, dan pola pikir yang luas.

Sumber : https://www.freepik.com/

101

media
media

6. Karakter Technopreneur

b. Memiliki Sifat Need For

Achievement

Need for achievement merupakan
kepribadian yang dimiliki seseorang
untuk melakukan yang lebih baik
sehingga menjadi motivasi dalam dirinya

Sumber : https://www.freepik.com/

102

media
media

6. Karakter Technopreneur

c. Memiliki Kemampuan
Konseptual
dan Pemecahan Masalah

Technopreneur harus memiliki
kemampuan merancang konsep yang
kreatif dan inovatif sebagai landasan
untuk menemukan jalan keluar yang
solutif.

Sumber : https://www.shutterstock.com/

103

media
media

6. Karakter Technopreneur

d. Memiliki kemampuan
Dalam Pengambilan
Keputusan

Technopreneur dengan kemampuan
pengambilan keputusan yang tinggi,
tentu tidak akan pernah ragu untuk
mengambil keputusan sebagai
kebijakannya dalam menghadapi risiko
yang dihadapi.

Sumber : https://www.freepik.com/

104

media
media

6. Karakter Technopreneur

e. Mampu Bekerja Sama Dalam
Tim

Hubungan kerja yang terbangun
harmonis dan saling melengkapi
tersebut dapat terlihat karena seorang
technopreneur harus mampu
menghilangkan sifat individualisnya.

Sumber : https://www.freepik.com/

105

media
media
media

Melakukan Penelitian atau
Riset

Dengan melakukan riset dapat
mengetahui keinginan pasar
yang merupakan sebuah
peluang bisnis termasuk dalam
bidang DKV

a.

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Faktor Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.shutterstock.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

106

media
media
media

Kemampuan berkomunikasi
dalam bidang DKV adalah
berkomunikasi secara lisan atau
secara langsung juga
kemampuan dalam menciptakan
visualisasi.

b. Memiliki Kemampuan
Berkomunikasi

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.shutterstock.com/

107

media
media
media

Memiliki Kemampuan
Menawarkan Produk

Teknik pemasaran adalah suatu
cara atau metode dalam
mempromosikan sebuah produk,
baik barang maupun jasa dengan
strategi tertentu guna
mendapatkan keuntungan.

a.

7. Aspek Penting Keberhasilan Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

108

media
media
media

Seorang technopreneur harus
membekali diri dengan
kemampuan dalam hal
beradaptasi dengan segala situasi
yang terjadi, sekaligus mampu
mencari jalan keluar untuk
memecahkan masalah yang
timbul dalam perjalanan
bisnisnya.

d. Memiliki Kemampuan Mengatasi
Masalah

7. Aspek Penting Keberhasilan
Technopreneur

Sumber: https://www.freepik.com/

Sumber: https://www.freepik.com/

109

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Melanie Perkins merupakan
technopreneur yang berasal dari
Australia. Ia dikenal sebagai pendiri
dan pemilik Canva pada tahun 2013

a. Melanie Perkins

110

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang
DKV

Jon Oringer telah mengalami beberapa kali
kegagalan dalam menjalankan bisnis hingga
akhirnya dia mendirikan Shutterstock pada tahun
2003.

b. Jon Oringer

111

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

John Warnock dan Charles
Geschke merupakan dua tokoh
yang mendirikan Adobe. Salah
satu pendirinya, yaitu Charles
Geschke merupakan ilmuwan
komputer yang menemukan
portable document format (PDF),

c. John Warnock dan Charles
Geschke

112

media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Dylan Field merupakan anak jenius yang
telah sukses menjadi miliarder muda. Saat
berumur 20 tahun, ia dan rekannya, yaitu
Evan Wallace mendirikan Figma pada tahun
2012.

d. Dylan Field

113

media
media
media

8. Tokoh - Tokoh Technopreneur di Bidang DKV

Ryan Gondokusumo merupakan salah satu
technopreneur nasional yang mendirikan
Sribu.com yang merupakan situs web jasa
desain online.

e. Ryan Gondokusumo

114

media

Fokus utama yang menjadi peluang

usaha bagi seorang technopreneur dalam bidang DKV, yaitu unit usaha

dalam bidang teknologi informasi dan komunikasi, internet, layanan, serta

produk berteknologi, seperti perangkat keras maupun perangkat lunak.

C

Peluang Usaha di Bidang
Desain Komunikasi Visual

Sumber:https://www.freepik.com/

115

media
media

1. Rumah Produksi (Production
House)

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Bidang usaha rumah produksi sangat
dibutuhkan keberadaannya sebagai mitra
dalam upaya promosi dan publikasi produk
ataupun jasa.

116

media
media

2. Periklanan (Advertising)

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Proses pembuatan iklan promosi dapat
dihasilkan melalui kemampuan desain
grafis untuk media cetak ataupun proses
videografi atau bahkan animasi dalam
pembuatan iklan berbentuk video.

117

media
media

3. Perfilman dan Penyiaran Televisi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Dunia perfilman dan penyiaran televisi di
Indonesia saat ini berkembang pesat.
Bahkan, produksi film nasional telah
mampu menarik perhatian dunia dengan
penayangan di berbagai negara.

118

media
media

4. Dokumentasi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Rancangan kemasan dokumentasi yang
dibuat tidak hanya berfungsi sebagai media
refleksi semata, melainkan juga sebagai
tayangan yang menghibur dan menjadi
visualisasi yang siapa pun ingin selalu
melihatnya.

119

media
media

5. Aplikasi Game dan Animasi

Sumber:https://www.shutterstock.com/

Peluang usaha ini sangat erat kaitannya dan
bahkan sangat dipengaruhi oleh
perkembangan teknologi yang makin
inovatif.

Aplikasi game saat ini tidak hanya disukai
oleh anak-anak, tetapi juga orang dewasa
sebagai sarana hiburan untuk mengisi
waktu luang.

120

media

Konsep ekonomi kreatif merupakan sebuah konsep

yang saat ini sedang berkembang pesat. Dunia mengenal era saat ini sebagai
era ekonomi baru yang di dalamnya terdapat kreativitas dan inovasi sebagai
penopang utama dalam memenuhi kebutuhan masyarakat akan informasi

dan komunikasi.

D

Wirausaha di Bidang
Ekonomi Kreatif

Sumber:https://www.freepik.com/

121

media

Bidang DKV tidak melakukan
kegiatan ekstraktif yang
mengoptimalkan sumber daya alam
(SDA), tetapi lebih kepada pemikiran
kreatif dan inovatif yang
mengoptimalkan sumber daya
manusia (SDM).

1. Wirausaha di Bidang Ekonomi Kreatif

Wirausaha dalam bidang rumah produksi
memiliki fokus usaha berupa produk visual
berbentuk iklan, film, web series, infografik,
atau bahkan profil perusahaan (company
profile).

media

Dasar-dasar Desain
Komunikasi Visual

Volume 1

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMK/MAK KELAS

X

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 121

SLIDE