Search Header Logo
materi budidaya unggas petelur

materi budidaya unggas petelur

Assessment

Presentation

Other

12th Grade

Hard

Created by

Muhammad Apah

Used 1+ times

FREE Resource

61 Slides • 59 Questions

1

Budidaya Unggas Petelur dan Pedaging

By Muhammad Apah

2

Pembelajaran PKWU kelas XII

by Muhammad Yusuf Apah, ST., Gr

3

Budidaya Unggas Pedaging

By Muhammad Yusuf Apah, ST., Gr

4

Unggas, yang secara umum dikenal sebagai burung, memiliki beberapa ciri khas yang membedakannya dari kelompok hewan lain. Ciri-ciri utama unggas meliputi tubuh yang ditutupi bulu, memiliki sepasang sayap, dua kaki, dan paruh. Selain itu, unggas juga berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). 

Berikut adalah ciri-ciri unggas secara lebih rinci:

  • Bulu: Hampir semua unggas memiliki bulu yang menutupi seluruh tubuh mereka. Bulu ini berfungsi untuk menjaga suhu tubuh, membantu terbang, dan juga berperan dalam tampilan visual. 

  • Sayap: Sayap adalah adaptasi penting untuk terbang. Sayap unggas terdiri dari tulang yang ringan dan kuat, dilapisi oleh bulu sayap. 

  • Kaki: Unggas memiliki dua kaki yang digunakan untuk berjalan, berlari, atau berenang, tergantung pada jenis unggasnya. Beberapa unggas memiliki kaki yang berselaput untuk berenang. 

  • Paruh: Paruh adalah struktur khas unggas yang terdiri dari rahang atas dan bawah yang tidak memiliki gigi. Bentuk paruh unggas bervariasi tergantung pada jenis makanannya. 

5

  • Bertelur: Unggas adalah hewan ovipar, yang berarti mereka berkembang biak dengan cara bertelur. Setelah bertelur, induk unggas biasanya mengerami telur-telur tersebut hingga menetas.

  • Tulang berongga:Beberapa unggas memiliki tulang yang berongga, yang membantu mengurangi berat tubuh dan memfasilitasi penerbangan. 

  • Pernapasan: Unggas memiliki sistem pernapasan yang efisien, yang meliputi paru-paru dan kantung udara, yang membantu dalam proses pernapasan terutama saat terbang. 

  • Sistem pencernaan: Sistem pencernaan unggas lebih sederhana dibandingkan dengan hewan ruminansia. Makanan dicerna dan diserap terutama di usus halus. 

  • Kloaka: Unggas memiliki kloaka, yaitu ruang pertemuan antara saluran pencernaan, saluran urin, dan saluran reproduksi. 

6

Unggas adalah kelompok burung yang umumnya dipelihara manusia untuk diambil manfaatnya seperti daging, telur, bulu, atau bahkan suara. Beberapa jenis unggas yang umum dikenal antara lain: ayam, bebek, angsa, kalkun, puyuh, dan merpati.

  • Ayam: Ayam adalah jenis unggas yang paling umum dipelihara dan memiliki berbagai jenis, termasuk ayam pedaging (broiler) dan ayam petelur. 

  • Bebek/Itik: Bebek adalah unggas air yang sering dipelihara untuk diambil telur dan dagingnya. Beberapa jenis bebek yang populer antara lain bebek Bali, Mojosari, Tegal, dan Alabio. 

  • Angsa: Angsa adalah unggas yang memiliki leher panjang dan sering dipelihara untuk keindahan atau diambil telurnya. 

  • Kalkun: Kalkun adalah unggas berukuran besar yang populer sebagai unggas pedaging, meskipun ada juga kalkun petelur. 

  • Puyuh: Puyuh adalah unggas kecil yang populer sebagai unggas petelur dan pedaging. 

  • Merpati: Merpati adalah unggas yang sering dipelihara sebagai burung hias atau untuk tujuan tertentu seperti pengiriman pesan (dara). 

7

Multiple Select

Unggas adalah jenis hewan yang termasuk ke dalam kelompok burung-burungan. Ciri-ciri unggas adalah . . . .

1

bersayap, berbulu, berkaki

2

bertelur, berbulu, berkaki

3

berbulu, berkaki empat, memiliki paruh

4

berkaki dua, bertelur, berbulu

5

beranak, berkaki empat, memiliki tanduk

8

Undang-undang pangan di Indonesia yang berlaku saat ini adalah Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan.

  • Definisi Pangan:

    Pangan sebagai segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati, baik yang diolah maupun tidak, yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia. 

  • Asas Penyelenggaraan Pangan:

    Penyelenggaraan pangan dilakukan berdasarkan asas kedaulatan, kemandirian, ketahanan, keamanan, manfaat, pemerataan, keberlanjutan, dan keadilan. 

  • Tujuan:

    Undang-undang ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar manusia akan pangan yang adil, merata, dan berkelanjutan, serta mewujudkan kedaulatan, kemandirian, dan ketahanan pangan. 

9

Multiple Choice

Pangan adalah segala sesuatu yang berasal dari sumber hayati produk pertanian, perkebunan, kehutanan, perikanan, peternakan , perairan dan air, baik yang diolah maupun tidak diolah yang diperuntukkan sebagai makanan atau minuman bagi konsumsi manusia, termasuk bahan tambahan pangan bahan baku pangan dan bahan lainnya yang digunakan dalam proses penyiapan, pengolahan,dan atau pembuatan makanan atau minuman. Ini merupakan isi dari Undang – undang Pangan…

1

No. 19 Tahun 2012

2

No. 19 Tahun 2013

3

No. 18 Tahun 2012

4

No. 18 Tahun 2013

10

Ayam Dwiguna/Ayam Petelur Medium
Ayam yang memiliki bobot lebih besar dari ayam petelur putih dan menghasilkan daging yang cukup disebut ayam tipe dwiguna atau ayam petelur medium. Ayam ini dipelihara untuk menghasilkan telur dan juga daging, sehingga memiliki karakteristik yang berada di antara ayam petelur dan ayam pedaging

Ayam Dwiguna:

  • Ayam ini dikembangbiakkan untuk tujuan ganda, yaitu menghasilkan telur dan daging. Mereka memiliki ukuran tubuh sedang, tidak lamban dalam bergerak, dan memiliki kemampuan bertelur yang cukup baik. 

  • Ayam Petelur Medium:

    Ayam ini memiliki bobot tubuh yang lebih besar dari ayam petelur putih (tipe ringan), tetapi tidak sebesar ayam pedaging. Mereka menghasilkan telur yang umumnya berwarna cokelat,

11

Ayam Dwiguna/Ayam Petelur Medium
Ayam yang memiliki bobot lebih besar dari ayam petelur putih dan menghasilkan daging yang cukup disebut ayam tipe dwiguna atau ayam petelur medium. Ayam ini dipelihara untuk menghasilkan telur dan juga daging, sehingga memiliki karakteristik yang berada di antara ayam petelur dan ayam pedaging

Ayam Dwiguna:

  • Ayam ini dikembangbiakkan untuk tujuan ganda, yaitu menghasilkan telur dan daging. Mereka memiliki ukuran tubuh sedang, tidak lamban dalam bergerak, dan memiliki kemampuan bertelur yang cukup baik. 

  • Ayam Petelur Medium:

    Ayam ini memiliki bobot tubuh yang lebih besar dari ayam petelur putih (tipe ringan), tetapi tidak sebesar ayam pedaging. Mereka menghasilkan telur yang umumnya berwarna cokelat,

12

Multiple Choice

Ayam yang ditandai dengan bobot yang lebih besar dibandingkan dengan ayam petelur putih sehingga dapat menghasilkan daging cukup disebut

1

Ayam Petelur ringan

2

Ayam Petelur Berat

3

Ayam Pedaging Berat

4

Ayam petelur medium

13

Kegiatan budidaya unggas petelur meliputi beberapa tahap utama, mulai dari persiapan kandang, pemilihan bibit unggas, pemberian pakan dan air, manajemen kesehatan, hingga panen dan pasca panen. Selain itu, terdapat juga aspek penting lainnya seperti pemilihan lokasi kandang yang strategis, menjaga kebersihan kandang, dan melakukan vaksinasi secara rutin
Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai kegiatan-kegiatan tersebut:

1. Persiapan Kandang:

  • Pemilihan Lokasi:

    Kandang sebaiknya terletak di lokasi yang strategis, dekat dengan sumber pakan, jauh dari keramaian, dan memiliki aksesibilitas yang baik. 

  • Pembangunan Kandang:

    Kandang harus dibangun dengan mempertimbangkan ventilasi yang baik, pencahayaan yang cukup, dan keamanan dari gangguan cuaca serta hewan liar. 

  • Peralatan Kandang:

    Kandang perlu dilengkapi dengan peralatan seperti tempat pakan, tempat minum, dan tempat bertelur yang memadai

14

2. Pemilihan Bibit Unggas:

  • Pemilihan Bibit Unggas:

    Pilih bibit unggas yang sehat, aktif, dan memiliki potensi produksi telur yang baik. Untuk ayam petelur, biasanya menggunakan DOC (Day Old Chick) atau ayam umur sehari.

  • Kriteria Bibit Unggas:

    Bibit unggas yang baik memiliki ciri-ciri seperti bulu yang bersih dan mengkilap, mata yang cerah, kaki yang kuat, serta berat badan yang sesuai dengan usianya. 

3. Pemberian Pakan dan Air:

  • Pakan Berkualitas:

    Berikan pakan yang mengandung nutrisi yang seimbang dan sesuai dengan kebutuhan unggas petelur pada berbagai fase pertumbuhan. 

  • Jadwal Pemberian Pakan:

    Pastikan pemberian pakan dilakukan secara teratur dan sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. 

  • Pemberian Air:

    Sediakan air bersih dan segar setiap saat untuk memenuhi kebutuhan cairan unggas. 

15

4. Manajemen Kesehatan:

  • Vaksinasi: Lakukan vaksinasi secara rutin untuk mencegah berbagai penyakit pada unggas petelur. 

  • Pengobatan: Segera lakukan pengobatan jika terdapat tanda-tanda penyakit pada unggas. 

  • Kandang Bersih: Jaga kebersihan kandang secara teratur untuk mencegah penyebaran penyakit. 

5. Panen dan Pasca Panen:

  • Panen Telur: Panen telur dilakukan secara rutin, biasanya setiap hari, dengan hati-hati untuk menghindari telur pecah atau kotor.

  • Penyortiran dan Pembersihan: Telur yang telah dipanen perlu disortir berdasarkan ukuran dan kualitas, serta dibersihkan dari kotoran.

  • Penyimpanan: Simpan telur pada suhu yang tepat untuk menjaga kualitasnya. 

16

6. Pemasaran:

  • Penjualan Telur: Telur yang telah dipanen dapat dijual langsung ke konsumen, pasar tradisional, atau dijual melalui kerjasama dengan pihak lain. 

  • Penjualan Ayam Afkir: Ayam petelur yang sudah tidak produktif dapat dijual sebagai ayam afkir. 

17

Multiple Choice

Dibawah ini adalah kegiatan budidaya unggas petelur, kecuali

1

Penyediaan bibit

2

Penyediaan kandang

3

Pemeliharaan

4

Penyediaan karyawan

18

Multiple Choice

Untuk membantu pertumbuhan dan menjaga kesehatan unggas diperlukan adalah

1

Vitamin

2

Obat

3

Energi

4

Hormon

19

Multiple Choice

Yang termasuk kedalam biaya proses budidaya ayam petelur

1

Membayar gaji karyawan

2

Memberikan vaksinasi

3

Memberikan peralatan budidaya

4

Membayar pembersihan kandang

20

Pemberian pakan pada ayam, khususnya ayam broiler, dibagi menjadi beberapa fase yang disesuaikan dengan umur dan kebutuhan nutrisi ayam. Secara umum, ada tiga fase utama

  • starter (0-6 Minggu), Fase starter pada ayam petelur adalah periode awal kehidupan ayam, yaitu dari umur 0 hingga 6 minggu. Pada fase ini, ayam masih sangat rentan terhadap penyakit dan membutuhkan perhatian khusus untuk memastikan pertumbuhan yang optimal. 

  • grower (6-18 Minggu), Fase grower pada ayam petelur adalah periode pertumbuhan setelah fase starter, berlangsung dari usia sekitar 6 hingga 18 minggu. Pada fase ini, ayam fokus pada pertumbuhan kerangka dan organ tubuh, serta mencapai keseragaman berat badan untuk persiapan produksi telur. 

  • finisher (18-20 Minggu). Fase finisher pada ayam petelur dimulai pada usia 6 minggu dan berlanjut hingga ayam mencapai usia dewasa kelamin, yang biasanya pada usia 18-20 minggu.

21

Fase Starter Ayam Petelur (0-6 Minggu):

  • Perawatan Khusus: Anak ayam membutuhkan lingkungan kandang yang hangat dan bersih. 

  • Suhu Kandang: Suhu ideal pada minggu pertama sekitar 32-35°C, kemudian diturunkan bertahap setiap minggu. 

  • Pakan: Pakan berkualitas tinggi dengan protein tinggi (22-24%) sangat penting untuk pertumbuhan. 

  • Pakan Starter: Pemberian pakan starter minimal 6-8 kali sehari dengan takaran 11-28 gram per hari per ekor. 

  • Kebersihan: Kandang harus selalu bersih dan kering untuk mencegah penyakit. 

  • Pencegahan Penyakit: Perhatikan kebersihan kandang dan air minum untuk mencegah infeksi penyakit. 

  • Vaksinasi: Vaksinasi juga penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam. 

22

Fase Starter Ayam Petelur (0-6 Minggu):

  • Perawatan Khusus: Anak ayam membutuhkan lingkungan kandang yang hangat dan bersih. 

  • Suhu Kandang: Suhu ideal pada minggu pertama sekitar 32-35°C, kemudian diturunkan bertahap setiap minggu. 

  • Pakan: Pakan berkualitas tinggi dengan protein tinggi (22-24%) sangat penting untuk pertumbuhan. 

  • Pakan Starter: Pemberian pakan starter minimal 6-8 kali sehari dengan takaran 11-28 gram per hari per ekor. 

  • Kebersihan: Kandang harus selalu bersih dan kering untuk mencegah penyakit. 

  • Pencegahan Penyakit: Perhatikan kebersihan kandang dan air minum untuk mencegah infeksi penyakit. 

  • Vaksinasi: Vaksinasi juga penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh ayam. 

23

Berikut adalah penjelasan lebih detail mengenai beberapa jenis ayam petelur tersebut:

  • Ayam Leghorn:

    Ayam ini dikenal sebagai salah satu ras ayam petelur terbaik di dunia, mampu menghasilkan lebih dari 280-300 butir telur per tahun, dengan ukuran telur yang cukup besar dan cangkang yang kuat. 

  • Ayam Isa Brown:

    Ini adalah ayam hibrida yang sangat populer karena produktivitasnya yang tinggi, mampu menghasilkan 300-350 butir telur per tahun, bahkan bisa mencapai satu butir telur per hari dalam setahun. 

  • Ayam Australorp:

    Ayam ini juga sangat produktif, pernah memecahkan rekor dengan menghasilkan 364 telur dalam 365 hari. 

24

  • Ayam Rhode Island Red:

    Ras ayam petelur ini menghasilkan telur berwarna cokelat dan lebih tahan terhadap cuaca ekstrem. 

  • Ayam Hibrida (Golden Comet):

    Ayam jenis ini bisa menghasilkan sekitar 280 telur per tahun dengan kualitas yang bagus dan memiliki ciri khas tubuh berwarna emas dan cokelat. 

  • Ayam KUB:

    Ayam Unggul Balitbangtan, juga dikenal sebagai ayam KUB, memiliki produksi telur 2x lebih banyak dari ayam kampung biasa, yaitu 280-300 butir per tahun, dengan ukuran telur 60 gram, tanpa mengerami. 

  • Ayam Lokal Petelur (Kedu, Sentul, dll.):

    Ayam lokal seperti Kedu dan Sentul juga memiliki potensi bertelur yang cukup baik, bahkan ayam Sentul memiliki performa yang baik dalam produktivitas telur dan daging, serta mampu beradaptasi dengan berbagai kondisi lingkungan

25

Multiple Choice

Fase starter yaitu pemberian pakan ayam petelur pada umur

1

0-2 minggu

2

0-6 minggu

3

0-4 minggu

4

0-5 minggu

26

Multiple Choice

Jenis-jenis unggas petelur yang umum dibudidayakan karena permintaan dan kebutuhan masyarakat yang tinggi adalah

1

Ayam petelur

2

Ayam Pedaging

3

Ayam dwiguna

4

Ayam oriental

27

Multiple Choice

Kandang yang berbentuk kotak dan bersambungan anatara yang satu dengan yang lainnya, dapat bertingkst atau satu tingkat saja, disebut

1

Kandang baterry

2

Kandang bujur sangkar

3

Kandang Postal

4

Kandang lingkar

28

Multiple Choice

Di bawah ini yang bukan merupakan kegiatan budidaya unggas petelur adalah

1

Penyediaan kandang

2

Penyediaan bibit

3

Pemeliharan

4

Penangkapan unggas

29

Multiple Choice

Berikut merupakan komposisi nutrisi pakan unggas, kecuali

1

Karbohidrat

2

protein

3

Galium

4

Lemak

30

Multiple Choice

Salah satu lokasi yang sesuai untuk budidaya ayam petelur adalah

1

Sering berpindah

2

Dekat dengan keramaian

3

Sulit dijangkau untuk pemasaran

4

Mudah dijangkau untuk pemasaran

31

Open Ended

Apa perbedaan unggas dan non unggas pada hewan peternakan

32

Open Ended

Apa itu budidaya unggas petelur?

33

Open Ended

Tuliskan jenis jenis unggas petelur dan tuliskan 2 tipe ayam ras petelur?

34

Open Ended

Jelaskan ciri-ciri kandang yang baik bagi unggas petelur

35

Open Ended

Apa saja kegiatan dalam proses budidaya unggas petelur? sebutkan dan jelaskan!

36

Multiple Choice

Yang tidak termasuk asam amino esensial adalah…

1

Sistein, asam glutamat, arginin

2

Methionine, threonine, valin

3

Sistin, lysine, leusin

4

Isoleusin, trypthopan, asam aspartat

37

Multiple Choice

Unggas air yang memiliki badan lebih gemuk dan bergerak lebih lamban. Ini merupakan ciri – ciri unggas

1

Itik

2

Entok

3

Angsa

4

Kalkun

38

Multiple Choice

Ayam petelur yang dipelihara adalah ayam

1

Jantan

2

Betina

3

Jago

4

Dwiguna

39

Multiple Choice

Perhatikan beberapa pernyataan berikut ini :

1) Badan ramping atau kecil

2) Badan tidak kurus, tetapi tidak gemuk

3) Menghasilkan telur berwarna cokleat

4) Menghasilkan telur berwarna putih

5) Warna bulu putih bersih

6) Warna bulu cokelat

Berdasarkan pernyataan di atas, yang merupakan ciri – ciri ayam petelur medium ditunjukkan oleh nomor…

1

1), 3) dan 5)

2

1), 4) dan 6)

3

2), 3) dan 6)

4

2), 4) dan 6)

40

Multiple Choice

Berikut yang tidak termasuk syarat lokasi untuk beternak ayam petelur adalah…

1

Daerahnya lembab dengan kecepatan angin tinggi

2

Jauh dari pemukiman penduduk

3

Air bersih mudah diperoleh untuk minum

4

Jauh dari jalan raya untuk menghindari bising

41

Multiple Choice

Question image

Gambar di atas merupakan…

1

Ayam petelur ringan

2

Ayam petelur medium

3

Itik

4

Entok

42

Multiple Choice

Tempat pada kandang ayam yang dibuat untuk tempat istirahat atau tidur disebut

1

Tempat bertengger

2

Tempat bertelur

3

Tempat grit

4

Lantai litter

43

Multiple Choice

Berikut ini yang tidak termasuk kategori DOC yang dipilih sebagai bibit ayam petelur adalah…

1

Bulu tampak halus dan penuh

2

Ditemukan bekas kotoran dianusnya

3

Mempunyai nafsu makan yang baik

4

Berasal dari induk yang sehat

44

Multiple Choice

Question image

Gambar di atas merupakan kandang…

1

Koloni

2

Litter

3

Postal

4

Battery

45

Multiple Choice

Yang termasuk dalam kentungan kandang battery adalah..

1

Tidak mudah untuk mengumpulkan telur

2

Biaya pembuatan yang mahal

3

Terjadinya kanibalisme antarunggas

4

Menghindarkan kerusakan telur oleh unggas

46

Multiple Choice

Pada umur berapa ayam petelur ditempatkan pada kandang battery?

1

4 bulan

2

5 bulan

3

8 bulan

4

3 bulan

47

Multiple Choice

Pada bibit ayam biasanya yang digunakan adalah bibit ayam dara. Alasan yang tidak tepat dalam menggunakan bibit ayam dara adalah…

1

Harga lebih murah

2

Kurangnya resiko kematian

3

Lebih cepat bertelur

48

Multiple Choice

Pemberian pakan ayam petelur terdiri dari 3 fase yaitu fase starter, fase grower dan fase layer. Fase grower umur…

1

5 – 20 minggu

2

0 – 4 minggu

3

21 – 80 minggu

49

Multiple Choice

Telur dipanen 3 kali dalam sehari. Waktu pengambilan telur ketiga (terakhir) yaitu..

1

15.00 – 16.00

2

13.00 – 14.00

3

16.00 – 17.00

4

14.00 - 15.00

50

Multiple Choice

Telur dibagi menjadi 2 yaitu telur normal dan telur abnormal. Ciri – ciri telur normal adalah…

1

Berat telur 57,6 gram

2

Berat telur 56,7 gram

3

Bentuk telur lonjong

4

Kulit tidak rata

51

Multiple Choice

Vaksin yang mengandung virus atau bakteri hidup dan kekebalan yang ditimbulkan lebih lama. Ini merupakan..

1

Vaksin aktif

2

Vaksin pasif

3

Vaksin inaktif

52

Multiple Choice

Ayam petelur yang sudah habis masa bertelurnya disebut dengan…

1

Ayam pejantan

2

Ayam afkir

3

Ayam nunukan

4

Ayam kedu

53

Multiple Choice

Apa itu telur konsumsi?

1

Telur yang tidak dibuahi oleh pejantan

2

Telur yang dibuahi oleh pejantan

54

Multiple Choice

Sistem konsinyasi adalah suatu bentuk kerjasama penjualan antara pemilik barang (disebut sebagai konsinyor) dengan penyalur atau pemilik toko (disebut sebagai konsinyi) dalam menjual produk konsinyor. Keuntungan sistem konsinyasi yang didapati oleh konsinyor adalah

1

Strategi pemasaran yang tidak tepat

2

Resiko kerugian sangat kecil

3

Hemat biaya pemasaran

4

Mendapatkan profit tanpa mengeluarkan modal

55

Multiple Choice

Di bawah ini yang bukan merupakan sarana dan peralatan yang dibutuhkan dalam budidaya unggas petelur ....

1

Kandang

2

Pakan

3

Vitamin

4

Bibit

5

Sapu

56

Multiple Choice

Hasil utama budidaya ayam petelur adalah ....

1

daging

2

telur

3

bulu

4

daging dan telur

5

jeroannya

57

Multiple Choice

Berikut yang termasuk ayam petelur adalah..

1
2
3
4
5

58

Multiple Choice

Salah satu lokasi yang sesuai untuk budidaya ayam petelur adalah ....

1

Mudah dijangkau untuk pemasaran

2

Sering berpindah

3

Dekat dengan keramaian

4

Sulit dijangkau untuk pemasaran

5

Dekat dengan penduduk

59

Multiple Choice

Pemberian pakan yang berlebihan pada fase grower akan berakibat ....

1

Ayam cepat bertelur

2

Peternak akan rugi

3

Ayam kegemukan

4

Biaya untuk pakan lebih besar

5

Pemborosan

60

Multiple Choice

Bibit ayam petelur diperoleh pada penyedia bibit. Bibit ayam yang digunakan disebut DOC/ayam umur sehari. DOC adalah kepanjangan dari ....

1

Day On Chicken

2

Day Of Kitchen

3

Dear Old Close

4

Day Of Close

5

Day Old Chicken

61

Multiple Choice

Peluang wirausaha di bidang budidaya ternak unggas petelur sangat besar karena ....

1

kebutuhan telur untuk memenuhi nutrisi masyarakat sangat tinggi

2

kebutuhan telur untuk memenuhi kebutuhan pokok

3

harga telur sangat tinggi

4

harga telur sangat murah

5

telur dijual dimana-mana

62

Multiple Choice

Campuran dari beberapa bahan baku baik yang sudah lengkap maupun yang masih akan dilengkapi yang disusun secara khusus dan mengandung zat gizi yang mencukupi kebutuhan ternak adalah …..

1

Pangan

2

Pakan

3

Ransum

4

Vitamin

5

Obat-obatan

63

Multiple Choice

Peluang wirausaha di bidang budidaya ternak unggas petelur sangat besar karena ....

1

Kebutuhan telur berkurang untuk memenuhi nutrisi masyarakat

2

Kebutuhan telur untuk memenuhi kebutuhan pokok

3

Harga telur sangat tinggi

4

Harga telur sangat rendah

5

Harga telur kurang diminati

64

Multiple Choice

Di bawah ini sarana dan prasarana yang dibutuhkan dalam budidaya ayam petelur, kecuali ....

1

Karyawan

2

Kandang

3

Bibit

4

Pakan

5

Vaksin

65

Multiple Choice

Berikut merupakan komposisi nutrisi pakan unggas, kecuali ....

1

Sianida ramah lingkungan

2

Karbohidrat

3

Serat

4

Lemak

5

Protein

66

Multiple Choice

Di bawah ini kegiatan budidaya unggas petelur, kecuali ....

1

Penyediaan kandang

2

Penyediaan bibit

3

Pemeliharaan

4

Penyediaan karyawan

5

Penyediaan pakan

67

Multiple Choice

Untuk mempercepat pertumbuhan unggas dibutuhkan ....

1

Hormon

2

Energi

3

Vitamin

4

Serat

5

Nutrisi

68

Multiple Choice

Sebagai wirausaha yang baik, dalam menjalankan usaha agar mendapatkan hasil yang baik seharusnya kita memiliki sifat....

1

Mengejar keuntungan yang maksimal saja

2

Memperhatikan kesehatan dan keselamatan konsumen

3

Bekerja tanpa henti

4

Berusaha mandiri dan acuh terhadap konsumen

5

Tidak pernah menyusahkan dan tidak peduli terhadap orang lain

69

Multiple Choice

Kegiatan pasca panen yang tepat dilakukan pada hadil budidaya unggas petelur adalah.....

1

Sortir dan pembersihan telur

2

Pembersihan kandang

3

Perbaikan kandang

4

Pensterilan kandang

5

Penetasan telur

70

Multiple Choice

Lampu kandang yang tetap dinyalakan pada siang hari saat musim prnghujan memiliki tujuan....

1

Penerang ruangan

2

Penerang dan penghangat

3

Mencegah gangguan tikus

4

Menghindari unggas tidur

5

Menghemat listrik

71

Multiple Choice

Ayam yang masa bertelurnya sudah habis dan dapat menjadi ayam pedaging, biasanya dinamakan ayam ....

1

Afkir

2

Finisher

3

Starter

4

Inaktiv

5

Beginner

72

Multiple Choice

Unggas air yang memiliki badan lebih gemuk dan bergerak lebih lamban. Ini merupakan ciri – ciri unggas

1

Itik

2

Entok

3

Angsa

4

Kalkun

5

Ayam

73

Multiple Choice

Ayam petelur yang dipelihara adalah ayam

1

Jantan

2

Betina

3

Jago

4

Dwiguna

5

Hias

74

media

75

media

76

media

77

media

78

media

79

media

80

media

81

media

82

media

83

media

84

media

85

media

86

media

87

media

88

media

89

media

90

media

91

media

92

media

93

media

94

media

95

media

96

Poll

Assalamu'alaikum Wr Wb

Selamat Pagi..Apa Kabar? Bagiamana perasaan Hari ini?

97

Mari kita awali pemblajaran hari ini dengan embacaan basmallah dan do'a dipersilahkan....

​Hari Ini Kita Mempelajari Budidaya Unggas Petelur

3.2 menganalisis sistem produksi usaha budidaya unggas petelur berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

4.2 memproduksi unggas petelur berdasarkan daya dukung yang dimiliki oleh daerah setempat

media

98

Open Ended

https://www.youtube.com/watch?v=-_EaU9NQxKI

Setelah menyaksikan vdeo di atas tuliskan apa yang ada dibenak kalian?

99

​Perancangan dan Kegiatan budidaya Unggas Petelur

​Budidaya unggas petelur merupakan usaha pengelolaan sumber daya hayati berupa unggas dengan tujuan untuk dipanen hasilnya yang berupa telur.

​Syarat lokasi kandang: jauh dari keramaian, mudah dijangkau untuk pemasaran, bersifat menetap

media

100

​1. Sarana dan peralatan budidaya Unggas Petelur

a. Kandang

Fungsi: menjaga unggas agar tidak berkeliaran, memudahkan pemeliharaan (pemberian pakan dan obat-obatan, memudahkan pemanenan atau pengumpulan hasil ternak), agar diperoleh hasil hasil yang berkualitas

Jenis Kandang : terlebih dahulu dipelihara dikandang postal kemudian di pindahkan ke kandang Battery (modifikasi kandang sangkar)

media

​Kandang Postal

media

​Kandang Battery

101

​Bahan &keuntungan Kandang Battery

​Bahan untuk membuat kandang Battery: kawat, kayu, bambu, plastik.

​Biaya: cukup besar

​Keuntungan/kelebihan:

​1. memudahkan mengambil dan mengumpulkan telur

​2. Menghindari kerusakan telur

​3. Memperoleh telur yang bersih dari kotoran

​4. Menghindari kanibalisme

media
media

102

​b. Peralatan Kandang

Peralatan kandang: tempat makan dan tempat minum dengan jumlah yang cukup.

​Tempat makan dan minum pada kandang Battery biasanya menyatu

Syarat: kuat, tidak bocor, dan tidak berkarat

media

Tempat makan berwarna kuning, tempat air berwarna merah

103

c. Bibit

​Bibt DOC (Day Old Chicken)/ ayam umur sehari

Syarat DOC

​1. DOC berasal dari induk yang sehat

​2. Bulu tampak halus dan penuh serta baik pertumbhannya

​3. Tidak ada kecatatan tubuh

​4. Napsu makan yang baik

​5. Ukura badan normal BB 35-40 gram

​6. Tidak ada letakan tinja di dubur

media

104

​d. Pemanas Kandang

​Fungsi: untuk mempertahankan suhu tubuhnya

​Pemanas kandang dapat berupa lampu

media
media

105

​e. Pakan

​Fungsi: pertumbuhan ukuran  dan berat tubuh, produksi bulu dan telyr, dan pertahanan tubuh

​Bahan: campuran beberapa bahan baku pakan yang sudah lengkapi atau yang akan dilengkapi.

​Jenis pakan unggas: Jagung, kedelai, dan bahan lainnya seperti dedak

​Komposisi nutrisi: Karbohidrat, serat kasar, protein, lemak, kalsium, fosfor.

​Pakan yang siap pakai tersedia di toko pakan yang dilengkapi SNI

media
media

106

​Membuat pakan sendiri

​Bahan: dedak sisa penggilingan padi ditambah dengan jagung, kedelai, cangkang siput, kapur dll

​Bentuk-bentuk pakan: tepung, butiran pecah, pelet, butiran. 

​Jumlah dan komposisi nutrisi ayam petellur disesuikan dengan periode pertumbuhan ungas.

media
media

107

​f. Obat-obatan, Vitamin, Hormon

​Diberikan kepada unggas yang sakit, sesuai dengan penyakitnya, dengan memperhatikan jumlah, dosis, dan waktu pemberianya.

​Vitamin 

​Berfungsi: membantu pertumbuhan, menjaga kesehatan unggas

​Hormon

​Mempercepat pertumbuhan unggas

media
media
media

108

​g. Peralatan Panen dan pengemasan

​Fungsi: mempermudah dan mempercepat panen, serta mencegah telur pecah atau rusak

​jneis peralatan panen: wadah telur seperti ember, baskom, keranjang

media
media
media
media
media

109

​2. Teknik Budidaya unggas petelur

​a. Penyediaan kandang

​b. Penyediaan Bibit

​c. Penyediaan Pakan

​d. Pemeliharaan meliputi: pemberian pakan, minum, dan pengendalian hama atau penyakit

​e. Panen: sehari 3 x agar telur tehindar dari virus, yaitu 10.00-11.00, 13.00-14.00, 15.00-16.00

​selain telur hasil tambahan lain dagung dari petelur apkir, kotoran

​f. Pasca Panen: penyortiran dan pembersihan telur, pengemasan dan pemasaran

media
media

110

​Kriteria

​Telur Normal; berbentuk oval, bersih, kulitnya mulus, beratnya 57,6 gram, volume 63cc.

​Telur abnormal: terlalu kecil atau terlalu besar, kulit tidak rata atau retak, bentuk lonjong.

media
media

​telur abnormal

111

​Sanitasi Kandang dan pemeliharaan kandang

​Tujuan:

  • untuk menjaga kesehatan dan keamanan ayam yang dipelihara

  • ​Pemeliharaan kandang bertujuan agar kandang mempunyai daya guna yang maksimal tanpa mengurangi persyaratan kandang

  • ​Sanitasi kandang dan lingkungan kandang sebagai usaha pencegahan penyakit

112

Newcastle disease (ND): Penyakit yang bersumber dari virus ini pertama kali ditemukan Kreneveld di daerah Priangan pada tahun 1926. Nama Newcastle Disease (ND) diberikan Doyle pada tahun 1927 setelah banyak ayam di Kota NewcastleAyam yang terserang tetelo akan menunjukan gejala pernafasan, gejala syaraf berupa sayap terkulai, kaki lumpuh serta kepala dan leher terpuntir,.

belum ada satu jenis obat yang efektif dapat menyembuhkan ayam dari penyakit ini. Penanggulangannya hanya dapat dilakukan dengan dengan tindakan pencegahan dengan vaksin yaitu vaksin aktif dan vaksin inaktif.

113

Infeksi bronchitis (IB)

IB merupakan penyakit akut pada ayam petelur. Penyakit ini menyerang saluran pernafasan ayam dan dapat berlangsung selama 5-21 hari dengan angka kematian 0-40 persen. IB sangat mudah menular pada ayam dalam satu kelompok atau antar kelompok lainnya.

Infeksi bronchitis menyerang semua umur ayam. Pada ayam petelur, penyakit ini menurunkan produksi telur. Hasil telur dari ayam yang terserang penyakit ini punya ciri antara lain telur lembek, kulit telur tidak normal, putih telur encer dan kuning telur mudah berpindah tempat (kuning telur yang normal selalu ada ditengah). Belum ada pengobatan untuk penyakit ini tetapi dapat dicegah dengan vaksinasi.

114

Pullorum

Penyakit ini menyerang ayam petelur dengan angka kematian yang tinggi. Berak putih disebabkan karena salmonella pullorum. Ciri ayam yang terkena penyakit ini mengeluarkan kotoran berwarna putih menyerupai kapur (pasta). Penyakit ini menyebabkan ayam sulit bernapas dan sebagian lainnya mati mendadak. Ayam yang terserang penyakit ini bisa diobati dengan antibiotik.

115

Egg Drop Syndrome (EDS)

EDS merupakan penyakit pada unggas yang disebabkan Avian Adenovirus tipe I. Penyakit ini menyerang pada periode pertumbuhan dan periode bertelur.

Ayam yang terinfeksi EDS tidak memperlihatkan gejala spesifik. Ciri yang bisa dilihat hanya sebatas warna kepucatan pada vial dan jengger yang disebabkan anemia.

Telur yang dihasilkan ayam terserang EDS memiliki kualitas cangkang yang tidak normal. Cangkang telur akan tipis atau lembek bahkan bisa tanpa cangkang sama sekali.

Pencegahannya bisa dilakukan dengan memberikan vaksin. Namun, untuk ayam yang sudah terlanjur terkena EDS dapat diberi antibiotik.

116

Avian Encephalomyelitis (AE)

Penyakit ini disebabkan virus RNA dari family Picornaviridae. Penyakit AE pada ayam petelur akan mengakibatkan penurunan produksi telur antara 5-20 persen.

Gejala ayam yang menderita AE antara lain tampak sayu, diikuti ataksia karena adanya inkoordinasi dari otot-otot kaki, sehingga ayam dapat jatuh ke samping dengan kedua kaki terjulur ke satu sisi. Selanjutnya terjadi tremor pada kepala dan leher terutama bila dipacu, keadaan akan berlanjut dengan kelumpuhan dan diakhiri dengan kematian.

Pencegahan dilakukan dengan vaksinasi. Pada ayam sakit yang masih hidup dapat diberikan ransum pakan yang baik disertai vitamin dan elektrolit

117

Poll

Setlah mempelajari materi ini apakah 

memahami semua materi

memahami sebagian materi

memahami sedikit materi

belum memahami

118

​Daftar Pustaka

​Buku Paket PKWU kelas XII

Monica Adelina,2020, https://peternakan.sariagri.id/57558/kenali-sebelum-terlambat-ini-5-penyakit-ayam-petelur

119

Open Ended

Tuliskan hal menarik yang kalian peroleh setelah mempelajari materi ini dan tuliskan hal yang kurang menarik

120

​Penutup

​Terima kasih telah mengikuti kegiatan pembelajarn ini silahkan tugas dapat dilihat di topik tugas

​Kita tutup pertemuan hari ini dengan membaca hamdallah....

​Wasalamu'alaikum wr wb

Budidaya Unggas Petelur dan Pedaging

By Muhammad Apah

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 120

SLIDE