Search Header Logo
Modul 1

Modul 1

Assessment

Presentation

Other

University

Hard

Created by

Panut Setiono

Used 4+ times

FREE Resource

17 Slides • 9 Questions

1

Pendidikan IPS

integrasi Model Experiential Learning dengan Hybrid Flexible

2

By Panut Setiono

media

Dimanakah lokasi dalam gambar ini?
Siapakah tokoh dalam plang nama jalan ini?
Deskripsikan tokoh tersebut!

Coba Anda perhatikan Gambar ini!

​P

3

Multiple Select

Dalam bayangan Anda, manakah yang merupakan gambar Pangeran Natadirja?

1
2
3
4

4

Multiple Select

Question image

Mengapa Anda tidak dapat menemukan jawaban yang benar pada Gambar tersebut?

1

Tidak ada foto/ilustrasi otentik yang mudah diakses.

2

Fokus pembelajaran lebih ke cerita/peran tokoh

3

Akses arsip terbatas

4

Deskripsi teks minim atau bersifat umum.

5

Word Cloud

Sama halnya dengan Pembelajaran IPS, apa yang terbersit dalam pikiran Anda tentang IPS?

Tuliskan 1 atau 2 kata yang mewakili!

6

Anda bukan lagi siswa, TAPI CALON GURU!

Jangan ulangi hal sama tentang IPS:
Membosankan; Menghafal; Menulis; Mencatat; Ujian!

GANTI!!!!!!

7

Caranya.....!

media

8

Memahami Tujuan Pembelajaran Pendidikan IPS

By Panut Setiono

9

Apa yang akan dipelajari?

Mampu memahami struktur materi dan pembelajaran mata kuliah Pendidikan IPS yang diikuti untuk merancang strategi belajar untuk optimalisasi hasil belajar.

  • Pembelajaran Pendidikan IPS.

  • Keterampilan Pendukung Pembelajaran.

  • Strategi Belajar Adaptif.

  • Kemampuan Metakognitif, Kreatif, dan Metaliterasi

10

Memahami Learning Outcomes (LO)

  • LO adalah pernyataan terukur tentang apa yang harus diketahui, dipahami, dan dilakukan setelah pembelajaran (Kennedy et al., 2007).

  • Fokus pada hasil belajar mahasiswa, bukan hanya aktivitas mengajar dosen.

  • Penting bagi calon guru: kelak akan merancang dan mengevaluasi LO untuk siswa.

11

Pentingnya LO bagi Calon Guru

  • LO membantu mahasiswa memahami arah belajar dan fokus pada pencapaian yang jelas.

  • Konsep constructive alignment (Biggs & Tang, 2011) → LO, strategi pengajaran, dan asesmen harus saling mendukung.

  • Manfaat LO (Mahajan & Singh, 2017):

    1. Meningkatkan transparansi pembelajaran.

    2. Memberi arah yang jelas.

    3. Membantu pengajar memilih metode & asesmen tepat.

12

Multiple Choice

Apa yang Paling Membantu Anda Bertahan & Fokus Belajar?

1

Lingkungan belajar yang nyaman.

2

Punya cita-cita yang jelas sebagai tujuan.

3

Dukungan dosen dan teman belajar.

4

Dipaksa orang tua

13

4C dalam Learning Outcomes (Brandt et al., 2021) - Elemen Kunci LO

  • Connection → membangun hubungan bermakna dengan siswa & komunitas.

  • Competence → menguasai pengetahuan, keterampilan, dan pedagogi relevan.

  • Context → memahami lingkungan, budaya, dan situasi belajar.

  • Commitment → dedikasi untuk belajar dan beradaptasi terus-menerus.

14

Keterkaitan LO & Kompetensi CPMK Pendidikan IPS

  • LO menjadi dasar dalam penyusunan CPMK.

  • CPMK Pendidikan IPS mencakup 3 aspek utama:

    1. Pengetahuan → konsep & disiplin ilmu sosial (NCSS, 2018).

    2. Keterampilan → perencanaan, pembelajaran aktif, asesmen autentik.

    3. Sikap → profesional, peduli keadilan sosial, terbuka terhadap perubahan.

  • Integrasi kearifan lokal memperkaya pembelajaran, membentuk perspektif kritis, dan memperkuat literasi budaya siswa.

15

Poll

Keterampilan Paling Penting untuk Guru IPS Masa Depan?

Menguasai konten & pedagogi IPS

Mengintegrasikan kearifan lokal ke pembelajaran

Menguasai teknologi pembelajaran.

Kemampuan mengelola kelas yang kondusif.

16

Konsep Dimensi Capaian Pembelajaran IPS di SD

  • Capaian pembelajaran = perubahan yang diharapkan pada siswa setelah proses belajar.

  • Berdasarkan tiga domain utama (Kennedy et al., 2007):

    1. Kognitif → pemahaman konsep, analisis, penalaran sosial.

    2. Afektif → sikap toleransi, empati, tanggung jawab sosial.

    3. Psikomotorik → keterampilan mengamati, membuat peta, melakukan simulasi sosial.

  • Dalam pembelajaran IPS di SD, ketiganya harus terintegrasi untuk membentuk siswa berpengetahuan, berkarakter, dan terampil sosial.

17

Poll

Manakah, kemampuan ini yang paling penting dikuasai oleh calon guru?

Kognitif (Pengetahuan)

Afektif (Sikap dan empati sosial)

Psikomotor (Praktik dan Keterampilan Sosial)

Seluruhnya penting

Ragu - Ragu

18

Dimensi Kemampuan Guru IPS (KKNI Level 6)

  • Tiga aspek utama:

    1. Sikap → etika, tanggung jawab sosial, menghargai keberagaman.

      • Peran: Culturally Responsive Educator, Reflective Practitioner.

    2. Pengetahuan → penguasaan materi IPS (sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi) & keterkaitan dengan isu terkini.

      • Peran: Content Expert, Instructional Designer for Civic Competence.

    3. Keterampilan → berpikir kritis, literasi digital, pembelajaran otentik & inklusif.

      • Peran: Facilitator of Authentic Learning, Self-Regulated Learning Facilitator.

19

Konsep Pengalaman Belajar Pendidikan IPS

  • Tidak hanya teori, tetapi aplikatif & kontekstual.

  • Mengembangkan kemampuan menerapkan pengetahuan IPS (sejarah, geografi, ekonomi, sosiologi) pada situasi nyata di SD.

  • Menumbuhkan kesadaran sosial, sikap kritis, keterampilan kewarganegaraan sejak dini.

  • Strategi aktif: observasi lapangan → identifikasi masalah → solusi berdasarkan teori sosial.

20

  • Kombinasi tatap muka, daring sinkron, daring asinkron.

  • Fleksibel sesuai kebutuhan mahasiswa.

  • Menuntut self-regulated learning dan literasi teknologi.

Hybrid Flexible (HyFlex)

Concrete Experience – pengalaman langsung (observasi ).

Reflective Observation – refleksi dari pengalaman nyata.

Abstract Conceptualization – menghubungkan pengalaman dengan teori.

Active Experimentation – menerapkan konsep pada RPP/media ajar.

Experiential Learning

Model Pembelajaran Experiential Learning dengan Hybrid Flexible

21

Poll

Tahapan Experiential Learning mana yang menurut Anda paling menantang?

Concrete Experience (mengalami langsung)

Reflective Observation (merefleksi pengalaman)

Abstract Conceptualization (menghubungkan teori & praktik)

Active Experimentation (menerapkan konsep)

Ragu - Ragu

22

Strategi Menciptakan Pengalaman Belajar

  • Keterampilan menulis akademik & mengutip sumber.

  • Konsentrasi & daya ingat (peta konsep, pomodoro).

  • Presentasi lisan (langsung & daring).

  • Motivasi internal (tujuan belajar jelas).

  • Belajar mandiri (self-regulated learning).

  • Refleksi rutin (jurnal belajar, laporan harian).

  • Berpikir kritis (analisis data, evaluasi informasi).

  • Partisipasi aktif (diskusi, tanya jawab, kerja kelompok).

  • Pemanfaatan teknologi (LMS, Zoom, Google Docs).

23

Poll

Strategi apa yang paling membantu Anda sukses dalam pembelajaran HyFlex?

Manajemen waktu yang disiplin.

Pemanfaatan teknologi belajar.

Refleksi dan evaluasi rutin.

Partisipasi aktif dalam diskusi.

Ragu - Ragu

24

Pengembangan Capaian Pembelajaran IPS di SD: High-Level Cognitive Learning Outcomes

Tiga Dimensi Utama

  1. Keterampilan Metakognitif – Memahami, mengatur, dan mengevaluasi proses berpikir sendiri.

  2. Keterampilan Berpikir Kreatif – Menghasilkan ide baru dan solusi inovatif.

  3. Kemampuan Metaliterasi – Mengakses, mengevaluasi, menggunakan, dan memproduksi informasi secara kritis & etis.

25

Keterkaitan Kompetensi Guru IPS dengan
Kemampuan Metakognitif, Berpikir Kreatif, dan Metaliterasi

No.

Kompetensi Calon Guru IPS

Kemampuan Metakognitif

Kemampuan Berpikir Kreatif

Metaliterasi

1

Content Knowledge

Membantu pebelajar menyadari apa yang diketahui dan belum diketahui dalam disiplin IPS, serta mengatur strategi belajar mandiri berbasis isu lokal.

Memfasilitasi pengembangan pendekatan baru untuk memahami konsep sejarah, geografi, ekonomi, dan budaya lokal secara mendalam.

Menuntut kemampuan mengevaluasi informasi digital dan non-digital tentang kearifan lokal untuk memahami keberagaman sosial secara kritis.

2

Application of Content Through Planning

Mendorong refleksi tentang kebutuhan murid dan efektivitas rencana pembelajaran berbasis budaya lokal.

Mengembangkan desain pembelajaran inovatif yang mengintegrasikan cerita rakyat, nilai adat, atau praktik lokal untuk mendorong inkuiri dan keterlibatan murid SD.

Mengintegrasikan teknologi dan sumber digital lokal dalam perencanaan pembelajaran untuk membangun literasi informasi berbasis konteks budaya.

3

Design and Implementation of Instruction and Assessment

Memerlukan pemantauan dan penyesuaian strategi pembelajaran dengan mengacu pada nilai-nilai lokal yang relevan bagi murid SD.

Mengembangkan metode penilaian autentik yang mengaitkan pengalaman belajar dengan realitas sosial lokal, serta memicu pemikiran terbuka dan kontekstual.

Mendorong pemanfaatan media lokal dan arsip budaya digital dalam pembelajaran serta pengembangan evaluasi berbasis konteks kultural.

4

Social Studies Learners and Learning

Menuntut pemahaman terhadap gaya belajar dan latar belakang budaya murid SD untuk menyesuaikan pendekatan berbasis kearifan lokal.

Mendorong eksplorasi ide dari perspektif budaya lokal, serta kolaborasi komunitas untuk membentuk pemahaman atas isu sosial khas daerah masing-masing.

Menanamkan kebiasaan berpikir kritis terhadap informasi sosial dan budaya, termasuk cara penyebarannya melalui media tradisional dan digital.

5

Professional Responsibility and Informed Action

Mendorong refleksi nilai-nilai lokal, keadilan sosial, serta pengaruh praktik budaya terhadap cara guru mengajar dan bertindak di masyarakat.

Membentuk sikap proaktif dan orisinal dalam merespons isu sosial melalui aksi nyata berbasis tradisi dan solusi lokal dalam komunitas.

Mengembangkan kesadaran guru sebagai agen literasi budaya, serta kontributor informasi lokal yang etis, inklusif, dan berdampak bagi masyarakat luas.

26

Word Cloud

Buatkan 2 kata tentang, aspek mana yang paling penting dikuasai oleh Anda sebagai calon guru SD yang akan mengajarkan IPS dan dampak yang akan diterima? Contoh: metakognitif; kelemahan diri

Pendidikan IPS

integrasi Model Experiential Learning dengan Hybrid Flexible

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 26

SLIDE