Search Header Logo
Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja

Kompetisi Dalam Kebaikan dan Etos Kerja

Assessment

Presentation

Religious Studies

10th Grade

Hard

Created by

Kifli Tulung

Used 3+ times

FREE Resource

25 Slides • 0 Questions

1

Kompetisi Dalam Kebaikan
dan Etos Kerja

By Kifli Tulung

2

media

MEDIA MENGAJAR

UNTUK SMA KELAS X

Pendidikan Agama Islam

dan Budi Pekerti

3

media

Sumber: freepik.com/tirachardz

Kompetisi dalam Kebaikan
dan Etos Kerja


Bab 1

4

media

Tujuan
Pembelajaran

Peserta didik diharapkan dapat membaca ayat Al-Qur’an dengan tartil dan hadis tentang perintah berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja

Peserta didik mampu menghafal dengan fasih dan lancar ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja

Peserta didik dapat menjelaskan ayat Al-
Qur’an dan hadis tentang perintah untuk
berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja

Peserta didik mampu menganalisis ayat Al-Qur’an dan hadis tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja

Peserta didik dapat memyajikan konten dan paparan tentang perintah untuk berkompetisi dalam kebaikan dan etos kerja dalam bentuk penelitian.

5

media

A. Kompetisi Dalam Kebaikan

Dalil tentang Kompetisi dalam Kebaikan

Q.S.Al-Maidah/5: 48

media

6

media

Terjemah

Q.S.Al-Maidah/5: 48

Dan Kami telah menurunkan Kitab (Al-Qur'an) kepadamu (Muhammad) dengan membawa kebenaran, yang membenarkan kitab-kitab yang diturunkan sebelumnya dan menjaganya, maka putuskanlah perkara mereka menurut apa yang diturunkan Allah dan janganlah engkau mengikuti keinginan mereka dengan meninggalkan kebenaran yang telah datang kepadamu. Untuk setiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang. Kalau Allah menghendaki, niscaya kamu dijadikan-Nya satu umat (saja), tetapi Allah hendak menguji kamu terhadap karunia yang telah diberikan-Nya kepadamu, maka berlomba-lombalah berbuat kebajikan. Hanya kepada Allah kamu semua kembali, lalu diberitahukan-Nya kepadamu terhadap apa yang dahulu kamu perselisihkan,

7

media

Isi Kandungan Q.S. Al-Maidah/5: 48

  1. Allah Swt. menurunkan kitab suci Al-Qur’an dengan kebenaran mutlak.

  2. Kitab suci Al-Qur’an membenarkan isi kitab-kitab sebelumnya.

  3. Allah Swt. memerintahkan manusia agar menjadikan Al-Qur’an pedoman hidup dalam memutuskan segala perkara.

  4. Allah Swt. memerintahkan manusia untuk berlomba-lomba dalam kebaikan dan menjauhi kemaksiatan.

8

media

Dalil tentang Kompetisi dalam Kebaikan

Hadis Riwayat Ibnu Majah

Dari Jabir bin ‘Abdullah, ia berkata, “Rasulullah berkhutbah di hadapan kami, beliau mengatakan: “Wahai manusia, bertaubatlah kepada Allah sebelum kalian mati, bersegeralah beramal shalih sebelum kalian sibuk, dan sambunglah antara kalian dengan Rabb kalian dengan memperbanyak dzikir kepada-Nya, banyak sedekah dengan sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan. Niscaya kalian akan diberi rezeki, ditolong dan dicukupi.

media

9

media

Isi Kandungan Hadis

Segera bertaubat sebelum datang kematian.

Segera beramal saleh sebelum datang kesibukan.

10

media

Kompetisi dalam kebaikan diartikan sebagai berlomba-lomba dalam berbuat
kebaikan. Dalam Al-Qur’an, hal ini disebut fastabiqul khairāt.

Pengertian

Ibadah (hablum minallāh

Membantu tetangga yang membutuhkan pertolongan, ikut
bergotong royong dan menyantuni anak yatim.

Muamalah ( hablum minannās )

Sholat berjamaah tepat waktu dan membaca Al-Qur’an setiap hari.

Kompetisi dalam Kebaikan

11

media

Kompetisi dalam Kebaikan

Hal-hal yang harus diperhatikan
dalam berkopetisi dalam kebaikan

  • Memegang teguh syariat Islam.

  • Dilakukan dengan ikhlas hanya mengharapkan rida Allah Swt.

  • Tidak boleh menunda kebaikan.

Manfaat berkompetisi

  • Menjadikan waktu lebih bermanfaat dan energi tersalurkan untuk kegiatan positif.

  • Dapat saling memotivasi dan membentuk lingkungan yang istikamah dalam berbuat kebaikan.

  • Mendorong untuk menjadi hamba yang beruntung.

12

media

Kompetisi dalam Kebaikan

  • Selalu memaksakan diri untuk terbiasa
    berbuat baik sejak dini.

  • Memperdalam pengetahuan tentang Islam

  • Berteman dengan orang-orang yang berjiwa fastabiqul khairāt.

  • Memahami manfaat berjiwa fastabiqul
    khairāt.

Cara menerapkan kompetisi dalam kebaikan

13

media

B. Etos Kerja

14

media

Dalil tentang Etos Kerja

Dan katakanlah, “Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin, dan kamu akan dikembalikan kepada (Allah) Yang Mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakan-Nya kepada kamu apa yang telah kamu kerjakan.”,

Q.S. At-Taubah/9: 105

media

15

media

Isi Kandungan Q.S.
At- Taubah/9: 105

  • Bekerja dan beramal harus berkualitas.

  • Jenis pekerjaan dan amal yang dilakukan manusia sesuai bakat dan kemampuan.

  • Manusia harus menjauhkan diri dari sikap malas dan menyia-nyiakan waktu.

  • Beramaln harus dilakukan secara ikhlas agar menjadi bermanfaat.

16

media

Dalil tentan g Etos Kerja

Hadis Riwayat Muslim

“Dari Abu Hurairah berkata, Rasulullah saw bersabda Mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah SWT daripada Mukmin yang lemah, tetapi dalam diri kedua mereka ada kebaikan. Berusahalah kamu terhadap apa yang bermanfaat bagimu dan minta tolonglah kepada Allah. Dan janganlah kamu lemah. Apabila musibah menimpamu, maka janganlah berkata ‘seandainya’ aku melakukan begini dan begitu, tetapi katakanlah bahwa sesuatu itu atas kekusaan dan kehendak-Nya, karena sesungguhnya kata ‘sendainya’ merupakan pintu masuk pekerjaan syaitan.

media

17

media

Isi Kandungan Hadis

  • Menjadi umat Islam yang kuat.

  • Menjauhkan diri dari meminta-minta karena dapat merendahkan derajat dan harga diri umat Islam.

  • Selalu waspada terhadap kebodohan dan kemiskinan karena dapat medekatkan pada kekafiran.

18

media

Etos Kerja

Pengertian

  • Etos kerja dapat diartikan sebagai kerja keras.

  • Menurut KBBI, etos kerja adalah semangat kerja yang menjadi ciri khas dan keyakinan seseorang atau suatu kelompok .

Karakteristik
orang yang
memiliki etos
kerja

  • Memiliki sikap disiplin.

  • Selalu menghargai waktu.

  • Memiliki inisiatif.

  • Betanggung jawab dalam bekerja.

  • Memiliki dedikasi tinggi untuk pekerjaan.

Sumber: shutterstock.com/1954601692

19

media
  1. Islam memerintahkan umatnya untuk kerja keras.

  2. Etos kerja memberi peluang untuk meraih hasil yang maksimal

  3. Umat islam yang kuat secara ekonomi lebih dicintai Allah Swt. karena dapat memberi keleluasaan untuk beramal dan menyelamatkan keimanan diri dari orang lain.

Sebab-Sebab Pentingnya

Etos Kerja

Manfaaat Etos

Kerja

  1. Memperoleh hasil kerja maksimal.

  2. Mewujudkan produktivitas dan
    efesiensi kerja.

  3. Menciptakan lingkungan kerja
    positif.

  4. Menjadi umat islam yang kuat
    secara ekonomi.

  5. Dapat menjaga iman dan dicintai
    Allah Swt. dan rasul-Nya.

20

media

Cara Menumbuhkan Etos Kerja

1. Menghargai waktu .
2. Memiliki komitmen.
3. Memiliki kejujuran.
4. Konsisten
5. Bekerja dengan ikhlas dan syukur.
6. Bekerja dengan rasa tanggung jawab.
7. Bekerja dengan tekun.

.

1.Kerja adalah rahmat.

2.Kerja adalah amanah.

3.Kerja adalah panggilan.

4.Kerja adalah aktualisasi.

5.Kerja adalah ibadah .

6.Kerja adalah seni.

7.Kerja adalah kehormatan.

8.Kerja adalah pelayanan.

Prinsip Menumbuhkan

Etos Kerja

21

media

C. Penerapan Kompetisi
dalam Kebaikan dan Etos
Kerja dalam Kehidupan
Sehari-Hari

Sumber: shutterstock.com/1718883472

22

media

Umat Islam diperbolehkan bersikap iri kepada orang lain terhadap dua hal sebagaimana dalam hadis Nabi Saw, yaitu:

“Dari Abu Hurairah R.A. bahwasanya Rasulullah Saw. Bersabda, “Tidak diperbolehkan hasad (iri), kecuali pada dua orang, yaitu seseorang yang telah diajari Al-Qur’an oleh Allah, sehingga ia membacanya di pertengahan malam dan siang, sampai tetangga yang mendengarnya berkata, ‘Duh, sekiranya aku diberikan sebagaimana apa yang diberikan kepada si Fulan, niscaya aku akan melakukan apa yang dilakukannya.’ Kemudian seseorang diberi karunia harta oleh Allah, sehingga ia dapat membelanjakannya pada kebenaran. Lalu orang pun berkata, ‘Seandainya aku diberi karunia sebagaimana Fulan, maka niscaya aku akan melakukan sebagaimana yang dilakukannya,’” (HR. Bukhari)

media

23

media

Penerapan Kompetisi dalam Kebaikan dan Etos Kerja

•Si A, setiap waktu istirahat pertama disekolah, selalu ke masjid untuk melakukan sholat Dhuha 2 rakaat.
Si B, melihat hal tersebut dan mulai mengikuti dgn sholat Dhuha 4 rakaat.

Ibadah (Hablum minallah)

•Si C, setiap hari selalu berinfak di kelas sejumlah Rp. 5.000. Si D,
mengetahui hal tersebut dan karena uangnya sakunya lebih besar, ia diam-diam berinfak sebesar Rp. 10.000.

Muamalah (Hablum minannas)

1. Belajar dengan sungguh-sungguh.
2.
Mengikuti pelajaran secara aktif.
3.
Mengerjakan tugas tepat waktu dan tidak menunda-nunda.
4.
Mengerjakan ulangan dengan jujur dan mandiri.

Etos

kerja

yang

dapat

diterapkan

sebagai

pelajar

24

media

Kesimpulan

Islam memerintahkan umatnya untuk berkompetisi dalam kebaikan agar menjadi orang yang beruntung di dunia dan akhirat. Islam juga memerintahkan umatnya untuk memiliki etos kerja yang tinggi agar menjadi umat yang kuat, baik secara iman, islam dan ekonomi. Kedua sikap ini harus menjadi budaya umat Islam dalam kehidupan sehari-hari melalui pembiasaan sejak kecil dalam kehidupan keluarga ataupun berteman. Dengan demikian, umat Islam dapat memahami betapa besar manfaat kedua sikap tersebut dalam kehidupan sehari-hari.

25

media

Terima Kasih

Kompetisi Dalam Kebaikan
dan Etos Kerja

By Kifli Tulung

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 25

SLIDE