Search Header Logo
Konsep Dasar Sejarah

Konsep Dasar Sejarah

Assessment

Presentation

History

10th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

FANELLIA ANGGREINI

Used 7+ times

FREE Resource

22 Slides • 28 Questions

1

​KONSEP DASAR SEJARAH

By FANELLIA ANGGREINI

2

3

media

Mengapa pohon? Karena seperti pohon yang memiliki akar, batang, dahan, ranting, dan daun, sejarah juga memiliki silsilah atau asal-usul yang saling berkaitan dari waktu ke waktu. Setiap peristiwa memiliki sebab dan akibat yang terhubung

Secara bahasa, kata "sejarah" berasal dari bahasa Arab, "syajaratun," yang artinya pohon.

4

Ilmu yang mempelajari peristiwa dan kejadian di masa lampau.

SEJARAH

media

5

Peristiwa sejarah disusun secara berurutan berdasarkan waktu kejadiannya. Ini membantu kita melihat hubungan sebab-akibat antar peristiwa

KRONOLOGIS

Sejarah harus berdasarkan fakta, bukan imajinasi. Fakta ini didapatkan dari sumber-sumber yang valid, seperti dokumen, artefak (benda-benda bersejarah), atau foto.

FAKTA

Ciri-Ciri Sejarah
Untuk membedakan sejarah dari cerita fiksi, ada beberapa ciri khas yang perlu diingat:

6

Peristiwa yang dianggap sejarah biasanya memiliki dampak besar bagi kehidupan banyak orang.

PENTING

Setiap peristiwa sejarah bersifat unik atau hanya terjadi satu kali dan tidak akan terulang sama persis. Misalnya, peristiwa Proklamasi Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 1945 hanya terjadi satu kali.

UNIK

Ciri-Ciri Sejarah
Untuk membedakan sejarah dari cerita fiksi, ada beberapa ciri khas yang perlu diingat:

7

Fill in the Blanks

8

Multiple Choice

Sejarah harus berdasarkan fakta, bukan imajinasi. Fakta ini didapatkan dari sumber-sumber yang valid, seperti dokumen, artefak (benda-benda bersejarah), atau foto. Termasuk ke dalam ciri sejarah yang bersifat kronologis.

1

Benar

2

Salah

9

Fill in the Blanks

10

Open Ended

Menurut kalian, Untuk apa anak SMK belajar Sejarah?

11

media
  • Memahami Akar Industri

  • Membentuk Karakter Bangsa

  • Mengambil Pelajaran

  • Berpikir Kritis

Manfaat belajar sejarah

12

media

KONSEP RUANG DAN WAKTU

13

Konsep Ruang (Spasial)

Ruang dalam sejarah merujuk pada lokasi atau tempat di mana suatu peristiwa terjadi. Konsep ini membuat kita menyadari bahwa setiap peristiwa memiliki latar geografis yang memengaruhi jalannya kejadian.

  • Contoh: Perang Diponegoro (1825-1830) terjadi di Jawa Tengah dan sekitarnya. Konsep ruang ini penting karena topografi dan kondisi geografis wilayah tersebut (pegunungan, hutan) menjadi strategi Pangeran Diponegoro dalam melawan Belanda dengan menggunakan perang gerilya.

  • Relevansi: Konsep ruang membantu kita memahami hubungan antara manusia dengan lingkungannya. Lingkungan geografis, seperti iklim, sumber daya alam, dan bentang alam, bisa menjadi faktor pendorong atau penghambat suatu peristiwa.

14

Konsep Waktu (Temporal)

Waktu dalam sejarah adalah konsep yang paling mendasar karena sejarah pada dasarnya adalah ilmu tentang waktu. Waktu merujuk pada kapan suatu peristiwa terjadi. Konsep waktu dibagi menjadi dua cara berpikir utama:

Berpikir Diakronis

Berpikir Sinkronik

Cara berpikir yang memanjang dalam waktu tetapi terbatas dalam ruang. Ini adalah metode yang paling sering digunakan dalam sejarah, yaitu mengurutkan peristiwa dari awal hingga akhir secara berkesinambungan.

cara berpikir yang meluas dalam ruang tetapi terbatas dalam waktu. Ini menganalisis suatu peristiwa dari berbagai aspek (ekonomi, sosial, politik, budaya) pada satu periode waktu tertentu.

​Contoh: Sejarah kemerdekaan Indonesia dapat dilihat secara diakronis dengan mengurutkan peristiwa:
20 Mei 1908: Berdirinya Budi Utomo (awal pergerakan nasional).
28 Oktober 1928: Sumpah Pemuda.
17 Agustus 1945: Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
27 Desember 1949: Pengakuan kedaulatan oleh Belanda.

​Contoh: Menganalisis kondisi Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 secara sinkronis, kita tidak hanya fokus pada peristiwa proklamasi, tetapi juga melihat:
Politik: Kekosongan kekuasaan (vacuum of power) akibat kekalahan Jepang.
Sosial: Kondisi masyarakat yang penuh ketegangan dan semangat revolusi.

Ekonomi: Kondisi ekonomi yang sulit pasca-penjajahan Jepang.

15

Multiple Choice

Pernyataan: Letak strategis Kerajaan Sriwijaya di jalur perdagangan laut internasional sangat mendukung kejayaannya. Pernyataan ini menunjukka pentingnya konsep ruang

1

Benar

2

Salah

16

Multiple Choice

Manakah pernyataan di bawah ini yang paling tepat menggambarkan konsep diakronis?

1

Mempelajari perkembangan pergerakan nasional di Indonesia dari tahun 1908 hingga 1945

2

Menganalisis kondisi sosial, ekonomi, dan politik Indonesia pada tahun 1965

3

Mengumpulkan informasi tentang artefak peninggalan masa lalu

4

Meneliti penyebab Perang Diponegoro dari sudut pandang Belanda dan pribumi

17

Multiple Choice

Konsep yang berfokus pada analisis suatu peristiwa sejarah secara meluas dalam aspek ekonomi, sosial, dan politik pada satu waktu tertentu adalah...

1

Sinkronis

2

Spasial

3

Diakronis

4

Kronologis

18

Multiple Choice

Pernyataan: Perang Diponegoro terjadi di Jawa Tengah dan sekitarnya dari tahun 1825 hingga 1830. Manakah dari pernyataan berikut yang benar?

1

Pernyataan tersebut mencakup konsep ruang dan waktu.

2

Pernyataan tersebut mencakup konsep waktu saja.

3

Pernyataan tersebut tidak relevan dengan konsep sejarah.

4

Pernyataan tersebut mencakup konsep ruang saja.

19

Multiple Choice

Pernyataan: Cara berpikir diakronis digunakan untuk menganalisis berbagai aspek suatu peristiwa secara mendalam pada satu waktu tertentu.

1

Benar

2

Salah

20

Multiple Choice

Pernyataan 'Peristiwa Proklamasi Kemerdekaan terjadi di Jakarta pada tanggal 17 Agustus 1945' menunjukkan adanya konsep...

1

Historis dan Kronologis

2

Silsilah dan Diakronis

3

Diakronis dan spasial

4

Kronologis dan Sinkronis

21

Multiple Choice

Berpikir sinkronis juga dikenal sebagai cara berpikir kronologis

1

Benar

2

Salah

22

media

KONSEP PERUBAHAN DAN KEBERLANJUTAN

23

Keberlanjutan adalah keadaan di mana suatu kondisi atau pola yang ada di masa lalu tetap dipertahankan atau tidak mengalami perubahan signifikan dari waktu ke waktu. Keberlanjutan menunjukkan adanya kesinambungan dalam sejarah.

KEBERLANJUTAN

Perubahan dalam sejarah adalah bergesernya suatu keadaan dari waktu ke waktu. Perubahan ini bisa terjadi secara lambat (evolusi) atau cepat (revolusi). Ciri-ciri perubahan dalam sejarah antara lain:

PERUBAHAN

Konsep
Perubahan dan Keberlanjutan

24

Ciri-ciri perubahan dalam sejarah antara lain:

  • Bersifat Relatif: Tidak ada perubahan yang terjadi secara mutlak. Suatu peristiwa yang terlihat baru mungkin memiliki akar dari peristiwa sebelumnya.

  • Beragam: Perubahan bisa terjadi dalam berbagai aspek, seperti sosial, politik, ekonomi, dan budaya.

  • Faktor Pendorong: Perubahan bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti penemuan baru, konflik, atau masuknya ideologi asing.

CONTOH :

  • Perubahan Politik: Sistem pemerintahan Indonesia yang berubah dari masa Kerajaan menjadi Republik, dan kemudian dari Orde Lama, Orde Baru, hingga Reformasi. Perubahan ini membawa dampak besar pada struktur kekuasaan dan cara bernegara.

  • Perubahan Teknologi: Perubahan dari mesin tik menjadi komputer dan dari surat pos menjadi email. Perubahan ini merevolusi cara manusia berkomunikasi dan bekerja.

25

Ciri-ciri keberlanjutan dalam sejarah antara lain:

  • Pewarisan Nilai: Nilai-nilai budaya, adat istiadat, atau sistem kepercayaan yang terus dipertahankan dari generasi ke generasi.

  • Tradisi yang Kuat: Adanya tradisi yang tidak mudah hilang meskipun zaman sudah berganti, seperti upacara adat atau ritual keagamaan.

  • Struktur yang Bertahan: Beberapa struktur sosial atau ekonomi bisa bertahan selama berabad-abad meskipun ada perubahan di aspek lain.

CONTOH :

  • Sistem Kemasyarakatan: Tradisi gotong royong di pedesaan Indonesia yang sudah ada sejak zaman praaksara dan masih dipertahankan hingga kini, meskipun bentuknya bisa sedikit berbeda.

  • Peninggalan Budaya: Bangunan candi atau artefak kuno yang tetap bertahan dan berfungsi sebagai bukti keberlanjutan peradaban di masa lalu, seperti Candi Borobudur yang masih menjadi pusat ziarah umat Buddha.

26

Kaitan Antara Perubahan dan Keberlanjutan
Perubahan dan keberlanjutan tidak bisa dilihat secara terpisah. Keduanya adalah dua sisi dari satu koin. Seringkali, sebuah perubahan besar hanya bisa terjadi karena ada faktor keberlanjutan dari masa lalu. Sebaliknya, keberlanjutan juga bisa menjadi pemicu sebuah perubahan.

  • Perubahan yang Mempertahankan Keberlanjutan: Indonesia merdeka dari penjajahan (perubahan), namun tetap mempertahankan keberlanjutan dari nilai-nilai kebangsaan yang sudah tumbuh sejak masa pergerakan nasional.

  • Keberlanjutan yang Memicu Perubahan: Keberlanjutan tradisi feodal di beberapa daerah justru memicu gerakan revolusi sosial untuk menuntut perubahan.

27

Multiple Choice

Konsep keberlanjutan dalam sejarah merujuk pada...

1

Peristiwa yang hanya terjadi satu kali dan tidak akan terulang.

2

Perubahan yang sangat cepat dan drastis dalam suatu masyarakat.

3

Keadaan di mana suatu pola atau tradisi tetap dipertahankan dari waktu ke waktu.

4

Adanya konflik antara kelompok-kelompok masyarakat.

28

Multiple Choice

Peralihan sistem pemerintahan Indonesia dari Orde Lama ke Orde Baru merupakan contoh dari konsep...

1

Kronologi

2

Keberlanjutan

3

Perubahan

4

Sinkronis

29

Multiple Choice

Proses bergesernya suatu keadaan atau pola dari waktu ke waktu secara lambat disebut.

1

Revolusi

2

Evolusi

3

Keberlanjutan

4

Stagnasi

30

Multiple Choice

Revolusi adalah contoh perubahan yang terjadi secara cepat dan menyeluruh.

1

Benar

2

Salah

31

Multiple Choice

Setiap perubahan dalam sejarah selalu menghilangkan semua tradisi atau nilai dari masa lalu.

1

Benar

2

Salah

32

Multiple Choice

Periodisasi adalah cara untuk menandai perubahan dan keberlanjutan dalam sejarah.

1

Benar

2

Salah

33

media

Penelitian Sejarah

34

Penelitian sejarah adalah proses sistematis untuk mengungkap, menganalisis, dan menafsirkan peristiwa-peristiwa di masa lampau.

4 Tahapan Penelitian Sejarah

  • Heuristik (Pencarian sumber)

  • Verifikasi (Kritik Sumber)

  • Interpretasi (Penafsiran)

  • Historiografi (Penulisan Sejarah)

35

1. Heuristik (Pencarian Sumber) : Tahap pertama ini adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang relevan dengan topik yang diteliti. Sumber-sumber ini bisa beragam bentuknya.

Jenis-Jenis Sumber:
Sumber Primer: Sumber asli yang dibuat pada masa peristiwa itu terjadi. Contohnya: dokumen asli (surat, catatan harian), artefak (benda-benda kuno), kesaksian lisan dari pelaku sejarah.
Sumber Sekunder: Sumber yang berasal dari interpretasi atau tulisan orang lain tentang sumber primer. Contohnya: buku-buku sejarah, ensiklopedia, atau artikel penelitian.


Tujuan: Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan gambaran yang utuh tentang peristiwa yang akan diteliti.

36

1. Heuristik (Pencarian Sumber) : Tahap pertama ini adalah kegiatan mencari dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang relevan dengan topik yang diteliti. Sumber-sumber ini bisa beragam bentuknya.

Jenis-Jenis Sumber:
Sumber Primer: Sumber asli yang dibuat pada masa peristiwa itu terjadi. Contohnya: dokumen asli (surat, catatan harian), artefak (benda-benda kuno), kesaksian lisan dari pelaku sejarah.
Sumber Sekunder: Sumber yang berasal dari interpretasi atau tulisan orang lain tentang sumber primer. Contohnya: buku-buku sejarah, ensiklopedia, atau artikel penelitian.


Tujuan: Mengumpulkan data sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan gambaran yang utuh tentang peristiwa yang akan diteliti.

37

2. Verifikasi (Kritik Sumber) : Setelah sumber terkumpul, tahap selanjutnya adalah menguji keaslian dan kredibilitas sumber tersebut. Tahap ini juga dikenal sebagai kritik sejarah.

Jenis Kritik:
Kritik Ekstern: Menguji keaslian fisik dari sumber. Pertanyaannya: Apakah sumber ini benar-benar asli? Apakah dokumennya dipalsukan? Apakah penulisnya benar-benar orang yang diklaim?
Kritik Intern: Menguji kredibilitas isi dari sumber. Pertanyaannya: Apakah informasi di dalamnya dapat dipercaya? Apakah penulisnya memiliki bias atau kepentingan tertentu? Apakah ada sumber lain yang membenarkan informasi ini?

Tujuan: Memastikan bahwa sumber yang digunakan valid dan tidak bias, sehingga fakta yang didapat akurat.

38

3. Interpretasi (Penafsiran) : Tahap ini adalah proses menafsirkan fakta-fakta sejarah yang telah lolos verifikasi. Sejarawan akan menghubungkan satu fakta dengan fakta lain untuk menyusun sebuah cerita sejarah yang logis dan masuk akal.

  • Tujuan: Menemukan makna di balik fakta-fakta yang ada. Tahap ini sering kali bersifat subjektif karena bergantung pada sudut pandang dan teori yang digunakan oleh sejarawan, namun tetap harus berdasarkan bukti yang kuat.

39

4. Historiografi (Penulisan Sejarah): Tahap terakhir adalah menuliskan hasil penelitian dalam bentuk tulisan sejarah, seperti buku, artikel, atau jurnal. Tulisan ini harus disusun secara sistematis dan mudah dipahami.

​ * Tujuan: Menyampaikan hasil temuan kepada publik. Penulisan ini harus memenuhi kaidah ilmiah, seperti menggunakan bahasa yang jelas, menyertakan referensi yang valid, dan tidak membuat klaim yang tidak didukung oleh fakta.

40

Multiple Choice

Tahap pertama dalam metode penelitian sejarah adalah Heuristik. Apa tujuan utama dari tahapan ini?

1

Menafsirkan fakta-fakta sejarah untuk menyusun sebuah narasi yang logis.

2

Mencari dan mengumpulkan sumber-sumber sejarah yang relevan.

3

Menguji keaslian dan kredibilitas sumber-sumber yang ditemukan.

4

Menuliskan hasil penelitian dalam bentuk tulisan sejarah.

41

Multiple Choice

Seorang sejarawan menemukan surat pribadi yang ditulis oleh Pangeran Diponegoro. Surat ini dapat dikategorikan sebagai...

1

Sumber lisan

2

Sumber tersier

3

Sumber sekunder

4

Sumber primer

42

Multiple Choice

Pernyataan: 'Tahap verifikasi dalam penelitian sejarah hanya menguji keaslian fisik dari sumber sejarah.'

1

Benar

2

Salah

43

Multiple Choice

Seorang sejarawan memeriksa apakah dokumen yang ia temukan benar-benar ditulis pada tahun yang tertera dan bukan dokumen palsu. Kegiatan ini termasuk dalam tahapan...

1

Kritik Intern

2

Interpretasi

3

Kritik Ekstern

4

Heuristik

44

Multiple Choice

Manakah dari kegiatan berikut yang paling tepat menggambarkan tahapan Interpretasi dalam penelitian sejarah?

1

Menghubungkan fakta-fakta dari berbagai sumber untuk menyusun narasi yang utuh.

2

Membuat daftar pustaka dari semua sumber yang digunakan dalam penelitian.

3

Meneliti apakah penulis sebuah buku memiliki kepentingan politik.

4

Mengumpulkan foto-foto dan surat-surat lama tentang sebuah peristiwa.

45

Multiple Choice

Pernyataan: 'Sumber sekunder memiliki nilai lebih tinggi dalam penelitian sejarah dibandingkan sumber primer.'

1

Benar

2

Salah

46

Multiple Choice

Mengapa tahap verifikasi sangat penting dalam penelitian sejarah?

1

Untuk membuat cerita sejarah menjadi lebih menarik dan mudah dibaca.

2

Agar hasil penelitian dapat dipublikasikan dengan cepat.

3

Agar sejarawan tidak perlu mencari sumber baru lagi.

4

Untuk memastikan fakta yang digunakan akurat dan tidak bias.

47

Multiple Choice

Pernyataan: 'Tahap Historiografi hanya berfokus pada penulisan ulang peristiwa dari buku-buku sejarah sebelumnya.'

1

Benar

2

Salah

48

Multiple Choice

Buku-buku pelajaran sejarah yang kalian gunakan di sekolah dapat dikategorikan sebagai...

1

Sumber sekunder

2

Artefak

3

Sumber primer

4

Kesaksian lisan

49

Multiple Choice

Mengapa tahapan Interpretasi sering dianggap sebagai tahap yang paling subjektif dalam metode sejarah?

1

Karena sejarawan bebas menulis tanpa dasar fakta.

2

Karena penafsiran fakta sangat bergantung pada sudut pandang sejarawan.

3

Karena hanya dilakukan oleh satu orang sejarawan.

4

Karena tahap ini tidak memiliki kaidah ilmiah.

50

Poll

Apakah kalian sudah mulai memahami pelajaran sejarah hari ini?

Sudah memahami

Ragu-ragu

Belum memahami

​KONSEP DASAR SEJARAH

By FANELLIA ANGGREINI

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 50

SLIDE