Search Header Logo
Materi Bahasa Arab

Materi Bahasa Arab

Assessment

Presentation

World Languages

9th - 12th Grade

Hard

Created by

Abdul Hamid

Used 14+ times

FREE Resource

46 Slides • 0 Questions

1

By Abdul Hamid

media

2

Pertemuan 8
Jar Majrur, Isim Domir , Fiil Madhi

By Abdul Hamid

3

Jar Majrur

ٱلْبَيْتُ = مِنَ ٱلْبَيْتِ
Rumah = dari rumah

ٱلْمَسْجِدُ = إِلَى ٱلْمَسْجِدِ

Masjid = ke masjid

4

Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: مِنْ أَيْنَ أَنْتَ؟

👉 Guru: Dari mana kamu?

مُحَمَّدٌ: أَنَا مِنْ سِيتُو.

👉 Muhammad: Saya dari Setu.

5

Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: وَمِنْ أَيْنَ عَمَّارٌ؟



👉 Guru: Dari mana Ammar?

مُحَمَّدٌ: هُوَ مِنْ جِيبِينِينْغ


👉 Muhammad: Dia dari Cibening

6

Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: وَمِنْ أَيْنَ أَكْمَلُ؟


👉 Guru: Dari mana Akmal ?

مُحَمَّدٌ: هُوَ مِنْ جِيلِيدُوغ


👉 Muhammad: Dia dari Ciledug

7

Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: أَيْنَ رَافَا ؟


👉 Guru: Di mana Rafa?

مُحَمَّدٌ: خَرَجَ


👉 Muhammad: Dia keluar

8

Fiil Madhi - Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: أَيْنَ ذَهَبَ؟


👉 Guru: Ke mana dia pergi?

مُحَمَّدٌ: ذَهَبَ إِلَى ٱلْأُسْتَاذِ

👉 Muhammad: Dia pergi kepada guru

9

Fiil Madhi - Jar Majrur

ٱلْمُدَرِّسُ: وَأَيْنَ ذَهَبَ عَلِيٌّ ؟


👉 Guru: Lalu ke mana Ali pergi ?


مُحَمَّدٌ: ذَهَبَ إِلَى ٱلْمِرْحَاضِ


👉 Muhammad: Dia pergi ke kamar mandi

10

Tujuan Pembelajaran

​​1.    Pada bagian ini kita mempelajari dua kata depan ( مِنْ ‘dari’ dan إِلَى yang berarti ‘ke’ (atau kepada).

​​2. Kita juga mempelajari dua kata ganti (dhamir ):  أَنَا ) yakni ‘saya’ dan أَنْتَ yang berarti ‘kamu/anda’

​3. Kita juga telah mempelajari dua kata kerja bentuk lampau (fi‘il māḍī), yaitu ذَهَبَ (dzahaba = "dia [lk] telah pergi") dan خَرَجَ (kharaja = "dia [lk] telah keluar").

11

Kita juga mempelajari dua kata ganti (dhamir ) :
أَنَا yakni ‘saya’ dan
أَنْتَ yang berarti ‘kamu/anda’

أَنَا ‘saya’ untuk maskulin (mudzakar) dan feminin (mu’annats).

Contoh :

Saya Muhammad أنا محمدٌ

Saya Aminah أنا آمنةُ

Tetapi أَنْتَ‘ kamu/anda’ hanya dipakai untuk maskulin tunggal ‘mufrad mudzakar’.
Anda akan mempelajari feminim tunggal mufrad muannats dan bentuk plural ‘jamak’ nanti.

12

Kita juga telah mempelajari dua kata kerja bentuk lampau (fi‘il māḍī), yaitu ذَهَبَ (dzahaba = "dia [lk] telah pergi") dan خَرَجَ (kharaja = "dia [lk] telah keluar").

Perhatikan contoh berikut:

أَيْنَ بِلَالٌ؟

ذَهَبَ إِلى الْمَسْجِدِ

(Di mana Bilal? Dia telah pergi ke masjid.)

ذَهَبَ بِلَالٌ إِلَى الْمَسْجِدِ

(Bilal telah pergi ke masjid.)

13

Catatan penting:

• Kata kerja ذَهَبَ artinya "dia telah pergi".

• Jika kata kerja diikuti oleh isim (nama) sebagai subjek, maka kata ganti "dia" tidak perlu disebutkan lagi.
Contoh:
ذَهَبَ بِلَالٌ berarti "Bilal telah pergi", bukan "Dia Bilal telah pergi".

14

Demikian pula pada kata kerja lain, seperti:

• خَرَجَ = dia telah keluar.

• خَرَجَ عَلِيٌّ = Ali telah keluar.

Dengan demikian, pola fi‘il māḍī (kata kerja lampau) dalam bahasa Arab dapat berdiri sendiri sebagai kalimat sempurna, atau diikuti isim untuk memperjelas siapa subjeknya.

15

Pengertian Mufrad, Mufrad Mudzakkar, dan Mufrad Muannats

16

1. مُفْرَد (Mufrad)

👉 Kata mufrad artinya tunggal atau satu.

• Jadi kalau kita menyebut satu orang, satu benda, atau satu hewan, itu namanya mufrad.

• Contoh : كِتَابٌ (kitābun = sebuah buku),
وَلَدٌ (waladun = seorang anak laki-laki).

17

2. مُفْرَد مُذَكَّر (Mufrad Mudzakkar)

Kata mufrad mudzakkar adalah kata tunggal yang menunjukkan laki-laki atau bersifat maskulin.

• Biasanya dipakai untuk laki-laki atau sesuatu yang dianggap “jantan”.

• Contoh:

o وَلَدٌ = anak laki-laki

o مُعَلِّمٌ = guru laki-laki

o حِصَانٌ = kuda jantan

________________________________________

18

3. مُفْرَد مُؤَنَّث (Mufrad Muannats)

Kata mufrad muannats adalah kata tunggal yang menunjukkan perempuan atau bersifat feminin.

• Biasanya ditandai dengan tā’ marbūṭah (ة) di akhir kata, tapi tidak selalu.

• Contoh:

o بِنْتٌ = anak perempuan

o مُعَلِّمَةٌ = guru perempuan

o شَجَرَةٌ = pohon (dihitung sebagai muannats karena ada ة
di akhir)

19

Ḍamīr (ضمير)

Arti

Keterangan

Contoh Kalimat

هُوَ

Dia (laki-laki)

غَائِب (orang ketiga, mufrad mudzakkar)

هُوَ طَالِبٌ = Dia seorang siswa

هِيَ

Dia (perempuan)

غَائِب (orang ketiga, mufrad muannats)

هِيَ طَالِبَةٌ = Dia seorang siswi

هُم

Mereka (laki-laki)

غَائِب (orang ketiga, jamak mudzakkar)

هُمْ طُلَّابٌ = Mereka siswa

هُنَّ

Mereka (perempuan)

غَائِب (orang ketiga, jamak muannats)

هُنَّ مُعَلِّمَاتٌ = Mereka guru perempuan

أَنْتَ

Kamu (laki-laki)

مُخَاطَب (orang kedua, mufrad mudzakkar)

أَنْتَ صَدِيقِي = Kamu temanku

أَنْتِ

Kamu (perempuan)

مُخَاطَب (orang kedua, mufrad muannats)

أَنْتِ أُخْتِي = Kamu saudariku

أَنْتُم

Kalian (laki-laki)

مُخَاطَب (orang kedua, jamak mudzakkar)

أَنْتُم مُجْتَهِدُونَ = Kalian rajin

أَنْتُنَّ

Kalian (perempuan)

مُخَاطَب (orang kedua, jamak muannats)

أَنْتُنَّ مُسْلِمَاتٌ = Kalian muslimah

أَنَا

Saya

مُتَكَلِّم (orang pertama, mufrad)

أَنَا طَالِبٌ = Saya siswa

نَحْنُ

Kami/Kita

مُتَكَلِّم (orang pertama, jamak)

نَحْنُ مُسْلِمُونَ = Kami muslim

20

media

✨ Cara Cepat Mengingat

• Kalau bicara tentang diri sendiri → Mutakallim.

• Kalau bicara dengan orang di depan kita → Mukhāṭab.

• Kalau bicara tentang orang lain → Ghāib.

21

​Latihan

media

22

​Latihan

media

23

​Latihan 🏫 تَمَارِينُ

media
media

24

​Latihan 🏫 تَمَارِينُ

(٢) اِقْرَأْ وَاكْتُبْ مَعَ ضَبْطِ أَوَاخِرِ الْكَلِمَاتِ :

اَلْغُرْفَة، مِنَ الْغُرْفَة، مِن الْحَمَّام، اَلْمِرْحَاض،
إِلَى الْمِرْحَاض،
اَلْيَابَان، اَلْفِلِبِّين، مِن الْهِنْد، إِلَى الصِينِ

25

​Latihan 🏫 تَمَارِينُ

(٣) اقرأ واكتب :

media

26

(٤) ضَعْ فِي الْفَرَاغِ فِيمَا يَلِي حَرْفَ جَرٍّ مُنَاسِبًا:

(مِنْ – إِلَى – فِي – عَلَى)
“Isilah titik-titik di bawah ini dengan huruf jar (kata depan) yang tepat.”

media

27

(٤) ضَعْ فِي الْفَرَاغِ فِيمَا يَلِي حَرْفَ جَرٍّ مُنَاسِبًا:

(مِنْ – إِلَى – فِي – عَلَى)
“Isilah titik-titik di bawah ini dengan huruf jar (kata depan) yang tepat.”

media
media

28

الدَّرْسُ الخَامِسُ

Pelajaran Kelima

media

29

media

30

media

31

media

32

🕌 Pelajaran Tentang إضافة (Idhafah / Kepemilikan dalam Bahasa Arab)



Dalam bagian ini kita mempelajari cara menyatakan kepemilikan (milik) dalam bahasa Arab, yaitu dengan
susunan idhafah (mudhaf–mudhaf ilaih).

33

media

34

media

35

​ 1. Catatan Penting

​a) Mudhāf tidak berbentuk nakirah atau ma‘rifah.

Artinya tidak boleh ditulis seperti:

❌ كِتَابٌ بِلَالٍ atau ❌ اَلْكِتَابُ بِلَالٍ.

Mudhāf sudah dianggap ma‘rifah karena hubungannya dengan mudhāf ilaih, sehingga tidak memerlukan alif-lam.

36

​ 2. Catatan Penting

b) Mudhāf ilaih berbentuk majrur.

Ia selalu memakai harakat kasrah ( ـِ ) atau tanwīn kasrah ( ـٍ ).

Contoh:

​• بَيْتُ بِلَالٍ (Baitu Bilālin)

• بَيْتُ الإِمَامِ (Baitu-l-imāmi)

37

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

38

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

39

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

40

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

41

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

42

(٢) أَضِفِ الكَلِمَةَ الأُولَى إِلَى الثَّانِيَةِ

Tambahkan kata pertama kepada kata kedua (bentuklah idhafah):

media

43

(٣) اِقْرَأْ وَاكْتُبْ مَعَ ضَبْطِ أَوَاخِرِ الْكَلِمَاتِ

Bacalah dan tulislah dengan melengkapi harakat akhir kata!

media
media

44

3️⃣ Catatan Tambahan

c) Huruf “مَنْ” bersifat mabni, bukan majrur.

Contoh: كِتَابٌ مَنْ؟

Kata “مَنْ” tidak berubah bentuk karena memang termasuk kata mabni (tetap bentuknya di semua posisi kalimat).

45

3️⃣ Catatan Tambahan

d) Kata yang mengikuti huruf jar seperti عَلَى, فِي, مِنْ, إِلَى selalu berbentuk majrur.

Contoh:

• عَلَى مَكْتَبِ الْمُدَرِّسِ → di atas meja guru

Kata مَكْتَبِ menjadi majrur karena didahului oleh huruf jar عَلَى,

dan kata الْمُدَرِّسِ menjadi majrur karena sebagai mudhāf ilaih

46

4. Contoh Lain

• تَحْتَ (di bawah)

Kata benda yang mengikuti تَحْتَ juga majrur karena berfungsi sebagai mudhāf ilaih.

Contoh:

تَحْتَ الْمَكْتَبِ → di bawah meja

By Abdul Hamid

media

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 46

SLIDE