

SOAL TKA BAHASA INDONESIA
Presentation
•
Other
•
12th Grade
•
Practice Problem
•
Medium
afryani sadiah
Used 28+ times
FREE Resource
1 Slide • 15 Questions
1
CONTOH SOAL TKA
BAHASA INDONESIA
By afryani sadiah
2
Multiple Choice
Malam merayap pekat di luar jendela laboratorium. Hanya desing lirih dari sistem pendingin superkomputer yang memecah kesunyian. Di depan monitor yang memancarkan cahaya kebiruan, Ardi mematung. Matanya terpaku pada sebaris kode yang baru saja selesai dieksekusi, dan hasilnya—sebuah simulasi protein yang terlipat sempurna—terpampang di layar. Sesuatu yang menurut teori para seniornya mustahil dilakukan dalam waktu kurang dari satu dekade. Dia berhasil. Algoritma yang ia rancang selama tiga tahun tanpa henti, di sela-sela cemoohan dan tatapan remeh, akhirnya bekerja.
Getar kemenangan menjalari tubuhnya, tetapi anehnya, yang muncul kemudian bukanlah euforia, melainkan sebongkah kegelisahan dingin yang menusuk ulu hati. Algoritma ini bukan hanya solusi untuk pemodelan protein; ia adalah kunci untuk merancang obat secara presisi dalam hitungan hari, bukan tahun. Ia bisa menyelamatkan jutaan nyawa. Namun, di tangan yang salah, ia juga bisa menjadi senjata biologis yang tak terbayangkan. Mengumumkan penemuan ini ke dunia sama artinya dengan melepaskan jin dari dalam botol. Dunia akan berubah, tetapi ke arah mana? Tangannya terangkat ragu di atas tombol 'Publikasikan'. Beban dunia baru seolah bertumpu pada satu klik yang rapuh.
Watak tokoh Ardi yang paling menonjol berdasarkan kutipan cerita tersebut adalah...
ambisius dan ceroboh
tekun dan penuh pertimbangan
pesimis dan mudah menyerah
pemberani dan impulsif
sombong dan pendendam
3
Multiple Choice
Sebuah artikel di majalah pendidikan membahas pentingnya literasi digital di kalangan siswa. Penulis menekankan bahwa maraknya hoaks di media sosial sering membuat pelajar kebingungan membedakan fakta dan opini. Oleh karena itu, kemampuan memilah informasi kredibel dari sumber tepercaya menjadi kunci agar generasi muda tidak mudah terpengaruh isu menyesatkan yang dapat merusak pola pikir dan perilaku mereka.
Berdasarkan paragraf tersebut, ide pokok yang paling tepat adalah ….
Literasi digital membantu siswa memilah informasi kredibel.
Banyak pelajar bingung membedakan fakta dan opini.
Artikel membahas dampak negatif media sosial terhadap siswa.
Pentingnya meningkatkan keterampilan membaca cepat di sekolah.
Hoaks menyebar cepat di kalangan remaja melalui media sosial.
4
Multiple Choice
Perhatikan kalimat berikut!
“Pidato kepala sekolah pada peringatan Hari Pendidikan Nasional sarat dengan retorika yang memukau, sehingga para siswa merasa terinspirasi untuk belajar lebih giat.”
Makna kata “retorika” yang tepat dalam konteks kalimat di atas adalah ….
Ucapan yang berlebihan dan tidak masuk akal.
Cara berbicara yang meyakinkan dan penuh emosi.
Kritik yang disampaikan secara tersirat melalui bahasa.
Gaya berbicara yang teratur, indah, dan menarik perhatian.
Bahasa yang penuh dengan kiasan dan perbandingan.
5
Multiple Choice
Dalam sebuah puisi, penulis menggunakan majas personifikasi dengan kalimat: “Hujan berbisik lembut menenangkan jiwa yang gundah.” Majas tersebut berfungsi untuk ….
Memberi sifat manusia pada benda mati sehingga lebih hidup dan indah.
Menyajikan perbandingan eksplisit dengan kata “seperti” atau “bagai”.
Menyindir secara halus sesuatu yang dianggap kurang baik.
Menegaskan makna kata dengan pengulangan yang berlebihan.
Menyampaikan makna konotatif dengan menggunakan lambang.
6
Multiple Choice
Kalimat: “Walaupun harga bahan pokok naik drastis, masyarakat tetap berbondong-bondong ke pasar tradisional untuk berbelanja.”
Hubungan makna antarklausa dalam kalimat tersebut adalah …
Sebab–akibat
Penambahan
Pertentangan
Perbandingan
Tujuan
7
Multiple Choice
“Kebijakan itu dianggap kontroversial karena menimbulkan banyak dampak negatif di masyarakat.” Dalam konteks komunikasi publik, kata “kontroversial” biasanya muncul ketika suatu kebijakan, aturan, atau peristiwa memicu reaksi yang berbeda-beda dari masyarakat sehingga menimbulkan diskusi panjang bahkan pertentangan. Berdasarkan hal tersebut, makna kata “kontroversial” yang paling dekat adalah …
Disetujui
Dipuji
Diperdebatkan
Diterima
DIPATUHI
8
Multiple Choice
Akibatnya, banyak kota di negara berkembang menghadapi masalah permukiman kumuh, krisis air bersih, dan kemacetan lalu lintas yang parah. Dari perspektif lingkungan, urbanisasi masif berkontribusi pada peningkatan polusi udara akibat emisi kendaraan dan industri, serta konversi lahan hijau menjadi beton yang mengurangi area resapan air dan memicu banjir. Selain itu, penumpukan sampah menjadi masalah pelik karena volume yang dihasilkan melampaui kapasitas sistem pengelolaan sampah kota.
Berdasarkan tersebut, masalah apa yang timbul akibat urbanisasi dari perspektif lingkungan?...
(A) Timbulnya sektor informal yang tidak memiliki jaminan sosial.
Timbulnya sektor informal yang tidak memiliki jaminan sosial.
Melebarnya kesenjangan antara penduduk kaya dan miskin.
Peningkatan polusi udara, konversi lahan hijau, dan penumpukan sampah.
Krisis perumahan layak dan sistem sanitasi yang tidak memadai.
Kemacetan lalu lintas parah karena transportasi publik yang tidak efisien.
9
Multiple Choice
Oleh karena itu, diperlukan sebuah perencanaan tata kota yang komprehensif dan berkelanjutan. Pemerintah perlu mengadopsi pendekatan holistik yang tidak hanya fokus pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada pemerataan akses terhadap layanan dasar, pelestarian lingkungan, dan pembangunan infrastruktur yang inklusif. Tanpa intervensi kebijakan yang tepat, kota-kota akan terus tumbuh secara sporadis dan menghadapi risiko krisis ekologis serta sosial yang dapat menghambat pembangunan jangka panjang.
makna kata holistik yang terdapat dalam teks tersebut adalah...
pendekatan yang fokus pada satu sektor prioritas
pendekatan yang dilakukan secara bertahap dan perlahan
pendekatan yang bersifat sebagian untuk uji coba
pendekatan dengan meninjau permasalahan secara menyeluruh dan terpadu
pendekatan yang hanya berorientasi pada hasil akhir
10
Multiple Choice
Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.
Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.
Berdasarkan pilihan kata dan deskripsi dalam teks, latar waktu yang paling dominan dalam kutipan cerita tersebut adalah...
pagi hari
tengah hari
sore hari
malam hari
dini hari
11
Multiple Choice
Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.
Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.
Konflik batin utama yang dialami oleh tokoh "aku" adalah...
ketakutan terhadap alam liar yang sunyi dan terpencil
kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru yang jauh dari kota
pertentangan antara keinginan untuk melukis dan keraguan atas kemampuannya sendiri
penyesalan karena telah meninggalkan pekerjaan yang memberikan kestabilan finansial
kebingungan dalam memilih objek yang tepat untuk dijadikan lukisan
12
Multiple Choice
Rumah Kayu di Tepi Senja
Di punggung bukit karang yang bisu,
Berdiri ia, rumah kayu lapuk dimakan waktu.
Jendelanya menatap laut tanpa jemu,
Menghitung ombak yang datang dan berlalu.
Dindingnya mendengar bisik angin payau,
Menyimpan gema dari setiap musim kemarau.
Pernah ada tawa dan duka yang meresap ke dalam jiwa kayu,
Kini hanya sunyi yang setia menjadi tamu.
Langkah seorang nelayan pernah mengisi lantainya,
Disambut senyum istri di ambang pintunya.
Kisah mereka terukir tanpa kata,
Pada tiang-tiang yang kian renta.
Maka berdirilah ia, sebagai tugu kenangan,
Menjaga martabat hidup dalam kesederhanaan.
Sebuah pelajaran hening tentang ketabahan,
Bahwa yang fana pun bisa menyimpan keabadian
Suasana yang paling dominan ingin dibangun oleh penyair dalam puisi tersebut adalah...
kemarahan dan pemberontakan
kegembiraan dan keriangan
ketakutan dan kengerian
kekhidmatan dan nostalgia
kebingungan dan kegelisahan
13
Multiple Choice
Angin berembus pelan, memainkan helai-helai ilalang di padang sabana yang terhampar laksana permadani emas di bawah mentari senja. Di kejauhan, siluet Gunung Rinjani berdiri gagah, puncaknya seolah menggaruk langit yang mulai memerah. Aku duduk di atas batu besar, membiarkan keheningan meresap ke dalam jiwa. Sudah tiga hari aku di sini, melarikan diri dari riuh rendah kota yang memenjarakan kreativitas. Sebagai seorang pelukis, aku mencari kanvas baru, bukan hanya di atas kain, tetapi juga di dalam benakku.
Namun, ketenangan ini paradoksal. Semakin sunyi alam di sekitarku, semakin gaduh suara-suara di dalam kepalaku. Mereka mempertanyakan segalanya: keputusanku meninggalkan pekerjaan mapan, bakat yang kuragukan, dan masa depan yang tampak buram seperti kabut pagi. Kupejamkan mata, mencoba menghalau bisikan keraguan itu dengan citra sabana yang baru saja kulihat. Aku harus bisa menuangkannya. Warna emas ilalang, gradasi jingga di langit, dan bayangan ungu pada punggung gunung. Itu saja. Fokus. Tapi jemariku terasa kaku, dan imajinasiku beku. Kekosongan di hadapanku terasa mengejek, sama kosongnya dengan kanvas putih yang menantiku di pondok.
Konflik batin utama yang dialami oleh tokoh "aku" adalah...
ketakutan terhadap alam liar yang sunyi dan terpencil
kesulitan beradaptasi dengan lingkungan baru yang jauh dari kota
pertentangan antara keinginan untuk melukis dan keraguan atas kemampuannya sendiri
penyesalan karena telah meninggalkan pekerjaan yang memberikan kestabilan finansial
kebingungan dalam memilih objek yang tepat untuk dijadikan lukisan
14
Multiple Choice
Larik (baris) mana sajakah dalam puisi tersebut yang menggunakan majas personifikasi untuk menghidupkan gambaran rumah kayu?
Pilihlah jawaban yang benar!
Berdiri ia, rumah kayu lapuk dimakan waktu.
Jendelanya menatap laut tanpa jemu,
Dindingnya mendengar bisik angin payau,
Pada tiang-tiang yang kian renta
Pernyataan 1 dan 2
Pernyataan 1 dan 3
Pernyataan 2 dan 3
Pernyataan 2 dan 4
Pernyataan 3 dan 4
15
Multiple Choice
Penggunaan citraan (imaji) dalam larik "Dindingnya mendengar bisik angin payau" paling efektif untuk membangkitkan indra...
penglihatan
peraba
pengecap
penciuman
pendengaran
16
Multiple Choice
Kata kredibel pada kalimat
"...mengabaikan data ilmiah dari sumber-sumber kredibel..."
memiliki makna...
populer
baru
mahal
dapat dipercaya
mudah diakses
CONTOH SOAL TKA
BAHASA INDONESIA
By afryani sadiah
Show answer
Auto Play
Slide 1 / 16
SLIDE
Similar Resources on Wayground
10 questions
Reka Bentuk Elektrik F2
Lesson
•
12th Grade
11 questions
Tema 8.1.6
Lesson
•
12th Grade
11 questions
Berpetualangan di Hutan
Lesson
•
KG
11 questions
Tema 6 Subtema 1 PBL 1 dan 2
Lesson
•
12th Grade
11 questions
Fonik dan Huruf l
Lesson
•
KG
9 questions
Presentasi Interaktif
Lesson
•
KG
11 questions
Meeting MGMP
Lesson
•
12th Grade
11 questions
Giacomo Leopardi
Lesson
•
12th Grade
Popular Resources on Wayground
8 questions
Spartan Way - Classroom Responsible
Quiz
•
9th - 12th Grade
15 questions
Fractions on a Number Line
Quiz
•
3rd Grade
14 questions
Boundaries & Healthy Relationships
Lesson
•
6th - 8th Grade
20 questions
Equivalent Fractions
Quiz
•
3rd Grade
3 questions
Integrity and Your Health
Lesson
•
6th - 8th Grade
25 questions
Multiplication Facts
Quiz
•
5th Grade
9 questions
FOREST Perception
Lesson
•
KG
20 questions
Main Idea and Details
Quiz
•
5th Grade
Discover more resources for Other
8 questions
Spartan Way - Classroom Responsible
Quiz
•
9th - 12th Grade
22 questions
El Imperfecto
Quiz
•
9th - 12th Grade
25 questions
Logos
Quiz
•
12th Grade
20 questions
Grammar
Quiz
•
9th - 12th Grade
18 questions
Mendelian Genetics
Quiz
•
10th - 12th Grade
22 questions
Regular Preterite -AR-ER-IR-
Quiz
•
12th Grade
20 questions
verbos reflexivos en español
Quiz
•
9th - 12th Grade
14 questions
Making Inferences From Samples
Quiz
•
7th - 12th Grade