Search Header Logo
Daspen

Daspen

Assessment

Presentation

Social Studies

University

Practice Problem

Hard

Created by

Muhammad Hidayatulloh

Used 18+ times

FREE Resource

11 Slides • 2 Questions

1

​Lembaga Pendidikan
Pendidikan Kejuruan

By Muhammad Hidayatulloh

2

media

Pendidikan kejuruan adalah pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Pendidikan ini menekankan pada penguasaan keterampilan praktis dan kompetensi teknis yang dibutuhkan di dunia kerja.

definisi

3

media

Perkins (1990) Pendidikan kejuruan adalah pendidikan yang dirancang untuk mengembangkan keterampilan, kemampuan, pemahaman, sikap, kebiasaan kerja, dan apresiasi yang diperlukan oleh pekerja dalam memasuki dan membuat kemajuan dalam pekerjaan yang berguna dan produktif.

Evans & Edwin (1978) Pendidikan kejuruan adalah bagian dari sistem pendidikan yang mempersiapkan seseorang agar lebih mampu bekerja pada suatu kelompok pekerjaan atau satu bidang pekerjaan daripada bidang-bidang pekerjaan lainnya.

UU No. 20 Tahun 2003 Pendidikan kejuruan merupakan pendidikan menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam bidang tertentu. Di Indonesia, pendidikan kejuruan diwujudkan dalam bentuk Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

4

media

Karakteristik Pendidikan Kejuruan

  1. Berorientasi pada Dunia Kerja - Kurikulum disesuaikan dengan kebutuhan industri dan pasar tenaga kerja

  2. Pembelajaran Praktik Dominan - Perbandingan teori dan praktik biasanya 30:70 atau 40:60

  3. Kompetensi Spesifik - Fokus pada keterampilan teknis bidang tertentu

  4. Link and Match - Kerja sama erat dengan dunia usaha dan industri (DUDI)

  5. Sertifikasi Kompetensi - Lulusan mendapat sertifikat kompetensi sesuai standar industri

5

Open Ended

Apa alasan orang tua memilih SMK sebagai pendidikan menengah bagi anak?

6

fungsi pendidikan kejuruan

fungsi preparasi / persiapan

Mempersiapkan peserta didik memasuki dunia kerja dengan bekal keterampilan dan pengetahuan teknis yang memadai. Fungsi ini menjadikan lulusan siap bekerja (ready to work) setelah lulus.

Implementasi:

  • Pelatihan keterampilan teknis sesuai bidang keahlian

  • Praktik kerja industri (Prakerin/PKL)

  • Simulasi lingkungan kerja di sekolah

  • Pembentukan etos kerja profesional

7

Fungsi Seleksi dan Sosialisasi

Menyalurkan peserta didik sesuai dengan bakat, minat, dan kemampuan mereka ke bidang pekerjaan yang tepat. Sekaligus mensosialisasikan budaya kerja dan nilai-nilai profesional.

Implementasi:

  • Penjurusan sesuai minat dan bakat

  • Magang di berbagai bidang industri

  • Pembelajaran soft skills dan budaya kerja

  • Networking dengan profesional industri

8

Fungsi Spesialisasi

Memberikan pendidikan dan pelatihan khusus dalam bidang keahlian tertentu sehingga peserta didik menjadi ahli dalam bidangnya.

Implementasi:

  • Kurikulum mendalam pada kompetensi keahlian

  • Program keahlian spesifik (misal: Teknik Otomotif, Tata Boga, Multimedia)

  • Sertifikasi profesi sesuai standar nasional/internasional

  • Penguasaan peralatan dan teknologi terkini

9

Fungsi Difusi (Penyebaran)

Menyebarkan inovasi teknologi dan pengetahuan baru dari industri ke masyarakat melalui lulusannya.

Implementasi:

  • Transfer teknologi dari industri ke sekolah

  • Lulusan sebagai agen perubahan di lingkungannya

  • Teaching factory sebagai model pembelajaran

  • Produk inovatif yang bermanfaat bagi masyarakat

10

Fungsi Ekonomi

Meningkatkan produktivitas tenaga kerja dan pertumbuhan ekonomi dengan menyediakan tenaga kerja terampil.

Implementasi:

  • Menghasilkan tenaga kerja produktif

  • Mengurangi pengangguran

  • Meningkatkan daya saing industri nasional

  • Mendukung pertumbuhan UMKM

11

Fungsi Sosial

Memberikan kesempatan mobilitas sosial vertikal bagi peserta didik dari berbagai latar belakang ekonomi.

Implementasi:

  • Akses pendidikan berkualitas bagi semua kalangan

  • Peningkatan status sosial melalui pekerjaan layak

  • Pengentasan kemiskinan melalui keterampilan

  • Pemberdayaan masyarakat

12

Fill in the Blank

Sebuah kota di Provinsi Jawa Tengah yaitu..

13

TANTANGAN PENDIDIKAN KEJURUAN

Meskipun memiliki banyak manfaat, pendidikan kejuruan menghadapi beberapa tantangan:

  1. Stigma Sosial - Masih dianggap pilihan kedua setelah SMA

  2. Update Teknologi - Perlu investasi besar untuk fasilitas terkini

  3. Link and Match - Kesenjangan antara kurikulum dan kebutuhan industri

  4. Kualitas Guru - Kebutuhan guru yang kompeten dan update dengan industri

  5. Revolusi Industri 4.0 - Adaptasi terhadap digitalisasi dan otomasi

​Lembaga Pendidikan
Pendidikan Kejuruan

By Muhammad Hidayatulloh

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 13

SLIDE