Search Header Logo
Kelas X: Hikayat

Kelas X: Hikayat

Assessment

Presentation

World Languages

10th Grade

Practice Problem

Medium

Created by

IRVAN PAKSI EKANANTO

Used 1+ times

FREE Resource

17 Slides • 14 Questions

1

​NILAI-NILAI & ISI HIKAYAT

By IRVAN PAKSI EKANANTO

2

PENGERTIAN HIKAYAT

Hikayat adalah karya sastra lama Melayu berbentuk prosa yang berisi cerita tentang kehidupan kerajaan, tokoh sakti, keajaiban, peperangan, atau pelipur lara.

Fungsinya:

  • Menghibur pembaca

  • Memberi pelajaran hidup (didaktis)

  • Membangkitkan semangat

  • Menjadi tradisi budaya turun-temurun

Biasanya dibacakan ketika:

  • Menghibur yang sedih

  • Di tengah perayaan

  • Untuk memberi motivasi dan semangat

3

Nilai-Nilai dalam Hikayat

Nilai = unsur kehidupan yang terkandung dalam cerita.
Nilai-nilai biasanya
tidak ditulis langsung, tapi dapat ditemukan melalui perilaku tokoh atau alur cerita.

Jenis nilai yang sering muncul:

1. Nilai Moral → tentang baik-buruk perilaku manusia
Contoh: kesetiaan, kejujuran, tidak dendam, sabar

2. Nilai Sosialhubungan manusia dengan masyarakat
Contoh: kerja sama, saling menghargai, solidaritas

3. Nilai Budayaadat istiadat, tradisi, aturan sosial
Contoh: penghormatan pada orang tua, kerajaan, upacara

4. Nilai Edukasipendidikan dan pembelajaran hidup
Contoh: belajar dari pengalaman, menuntut ilmu, nasihat

5. Nilai Religiushubungan dengan Tuhan
Contoh: berdoa, tawakal, percaya kuasa Tuhan

Satu kutipan bisa mengandung lebih dari satu nilai.

4

Perbedaan Nilai dan Amanat

Nilai

Amanat

Tuntunan hidup atau sikap

Pesan moral yang ingin disampaikan pengarang

Terlihat dari perilaku tokoh

Biasanya berupa nasihat atau kesimpulan

Lebih luas dan berlapis

Lebih spesifik dan jelas inti pesannya

5

STRUKTUR HIKAYAT

Untuk memahami isi cerita, kita harus tahu bagian-bagian penting dan struktur hikayat.

Struktur Hikayat

1. Abstraksi
Ringkasan awal atau gambaran umum isi cerita (boleh ada, boleh tidak)

2. Orientasi
Perkenalan tokoh, waktu, tempat, suasana

3. Komplikasi
Munculnya masalah, konflik, sebab–akibat mulai terlihat

4. Evaluasi
Ketegangan meningkat menuju klimaks

5. Resolusi
Solusi atau penyelesaian masalah

6. Koda
Penutup berisi pesan atau nilai yang dapat dipetik

6

UNSUR HIKAYAT

Unsur Intrinsik

Unsur pembangun cerita dari dalam:

  • Tema (gagasan utama)

  • Latar (tempat, waktu, suasana)

  • Alur (jalan cerita)

  • Tokoh & Penokohan

  • Sudut pandang pencerita

  • Amanat/pesan

  • Gaya bahasa

b. Unsur Ekstrinsik

Unsur di luar teks yang memengaruhi cerita:

  • Latar belakang budaya, adat, agama

  • Nilai sosial, moral, religius

  • Kondisi masyarakat saat cerita dibuat

7

Ciri-Ciri Hikayat

1.Bercerita tentang kerajaan (istana sentris)

2.Bahasa arkais (banyak kata kuno)

3.Tokoh utama memiliki kesaktian

4.Tokoh jahat kalah, tokoh baik menang (happy ending)

5.Tidak diketahui pengarangnya (anonim)

6.Banyak unsur keajaiban dan kemustahilan (ajaib, sakti)

7.Tokoh cenderung hitam-putih (baik–jahat)

8.Bersifat tradisional → meneruskan adat & budaya

9.Bersifat didaktis → mendidik moral atau religius

10.Menggunakan bahasa klise → ungkapan yang diulang-ulang seperti “Maka tersebutlah suatu kisah…”, “Hatta…”, “Syahdan…”

11.Umumnya berakhir bahagia (tokoh baik menang)

8

JENIS-JENIS HIKAYAT

Berdasarkan Isi:

-Cerita Islam

-Sejarah & biografi

-Cerita berbingkai

-Cerita rakyat

-Epos India

-Cerita dari Jawa

Berdasarkan Asal:

a. Melayu Asli: Hikayat Hang Tuah, Hikayat Si Miskin, Hikayat Indera Bangsawa, Hikayat Malim Deman

b. Pengaruh Jawa: Hikayat Panji Semirang, Hikayat Cekel Weneng Pati, Hikayat Indera Jaya

c. Pengaruh Hindu/India: Hikayat Sri Rama, Hikayat Perang Pandhawa, Hikayat Sangkuriang versi India

d. Pengaruh Arab–Persia: Hikayat Amir Hamzah, Hikayat Bachtiar, Hikayat Seribu Satu Malam

9

Menulis Ulang

Menulis ulang hikayat boleh, asalkan:

  • Menuliskan bahwa cerita ini adalah versi penulisan ulang

  • Mengubah kata arkais menjadi bahasa modern

  • Tidak mengubah tokoh, alur, latar, pesan

  • Tujuannya agar mudah dipahami pembaca masa sekarang

10

Contoh hikayat yang sering muncul

  • Hikayat Si Miskin

  • Hikayat Indera Bangsawan

  • Hikayat Bunga Kemuning

  • Hikayat Hang Tuah

  • Hikayat Malin Kundang

11

CONTOH TEKS HIKAYAT

Penjelasan Kerangka Strukturnya

Bagian Struktur

Kutipan dari teks

Fungsi

Orientasi

“Di sebuah kerajaan... ia merawat bunga-bunga...”

Memperkenalkan tokoh, latar, dan suasana awal

Komplikasi

“Suatu hari datang penyihir... mengutuk putri...”

Awal munculnya masalah

Klimaks

“Ibunda ratu jatuh sakit... Putri menahan tangis... berubah menjadi bunga.”

Puncak konflik

Resolusi

“Raja memerintahkan rakyat menjaga taman...”

Konflik selesai / masalah teratasi

Koda

“Bunga kemuning dipercaya sebagai simbol cinta...”

Pesan moral / penutup

12

Perbedaan Hikayat dan Dongeng

Pengertian

Hikayat

  • Karya sastra lama berbentuk prosa (cerita panjang)

  • Mengisahkan kehidupan para tokoh kerajaan, pahlawan, orang sakti, atau tokoh besar

  • Banyak berisi keajaiban, keunggulan, dan unsur fantasi

Dongeng

  • Cerita rakyat yang dibuat untuk menghibur atau memberi pelajaran moral

  • Tokohnya bisa manusia, hewan, atau makhluk lain

  • Lebih sederhana, ringan, dan pendek

13

Perbedaan Hikayat dan Dongeng

Latar dan Tokoh

Hikayat

  • Umumnya tentang kerajaan (istana sentris)

  • Tokohnya bangsawan, raja, putri, pahlawan, atau tokoh sakti

  • Tokoh biasanya memiliki kekuatan luar biasa

Dongeng

  • Bisa manusia biasa, anak kecil, hewan, atau tumbuhan

  • Tokohnya tidak selalu berasal dari kerajaan

  • Sifatnya sederhana dan dekat dengan kehidupan sehari-hari

14

Perbedaan Hikayat dan Dongeng

Isi Cerita / Tema

Hikayat

  • Banyak mengangkat keberanian, kesaktian, dan moral kehidupan bangsawan

  • Di dalamnya ada unsur keajaiban dan tidak masuk akal
    contoh: bayi langsung bisa bicara, tombak terbang sendiri, istana berubah jadi hutan

Dongeng

  • Fokus pada pesan moral atau pendidikan karakter

  • Ceritanya lebih ringan dan sering lucu atau menghibur

15

Perbedaan Hikayat dan Dongeng

Gaya Bahasa

Hikayat

  • Banyak menggunakan bahasa kuno atau formal Melayu lama
    contoh: “Maka tersebutlah suatu kisah...”

  • Ceritanya panjang dan runtut

Dongeng

  • Bahasa sederhana dan mudah dipahami anak-anak

  • Biasanya pendek

16

Perbedaan Hikayat dan Dongeng

Contoh

Hikayat

  • Hikayat Hang Tuah

  • Hikayat Bunga Kemuning

  • Hikayat Indera Bangsawan

  • Hikayat Si Miskin

Dongeng

  • Kancil dan Buaya

  • Timun Mas

  • Bawang Merah Bawang Putih

  • Kelinci dan Kura-kura

17

CONTOH TEKS HIKAYAT

Di sebuah kerajaan yang makmur, hiduplah seorang putri bernama Kemuning. Ia terkenal ramah, baik hati, dan sangat mencintai keindahan taman istana. Setiap hari, ia merawat bunga-bunga agar tetap harum dan segar. (Bagian ini = Orientasi)

Suatu hari, datanglah seorang penyihir yang iri dengan kecantikan dan kebaikan Putri Kemuning. Penyihir itu mengutuk sang putri agar berubah menjadi bunga jika ia menangis. Putri Kemuning merasa takut, namun ia tetap berusaha menghibur orang-orang agar dirinya selalu bahagia. (Bagian ini = Komplikasi/Awal masalah)

Namun, kesedihan datang ketika ibunda ratu jatuh sakit. Putri Kemuning merawat ibunya setiap malam. Ia menahan tangis sekuat tenaga, tetapi air matanya jatuh juga. Seketika, tubuh Putri Kemuning berubah menjadi setangkai bunga yang sangat harum berwarna kuning cerah. (Bagian ini = Klimaks/Komplikasi memuncak)

Melihat kejadian itu, raja memerintahkan seluruh rakyat menjaga taman agar bunga Kemuning selalu hidup dan menjadi lambang cinta keluarga. Setiap orang yang mencium bau bunganya merasakan ketenangan dan kebahagiaan. (Bagian ini = Resolusi/Penyelesaian)

Sejak itu, bunga kemuning dipercaya sebagai simbol cinta tulus dan pengorbanan seorang anak kepada ibunya. (Bagian ini = Koda/Penutup/Pesan moral)

18

Draw

Gambarkan cita-citamu secara sederhana!

19

Multiple Choice

Mengidentifikasi Nilai

Perhatikan kutipan berikut:

“Dengan penuh keberanian, Hang Tuah melawan puluhan perompak yang mencoba menawan kapal rombongan Sultan. Walaupun terluka, ia tetap bertarung sampai perompak itu melarikan diri.”

Nilai yang paling dominan pada kutipan tersebut adalah…

1

Nilai pendidikan

2

Nilai ekonomi

3

Nilai kepahlawanan

4

Nilai budaya

20

Multiple Choice

Ciri Hikayat

Teks di bawah ini menunjukkan ciri hikayat, yaitu…

“Maka tersebutlah seorang pemuda yang sakti, sekali tebasannya dapat merobohkan pohon besar, dan sekali hentakannya membuat bumi bergetar.”

1

Menggunakan bahasa sederhana

2

Mengandung keajaiban di luar logika

3

Tokoh berasal dari orang miskin

4

Tidak mengandung amanat

21

Multiple Choice

Unsur Intrinsik

Yang termasuk unsur intrinsik hikayat adalah…

1

Latar budaya dan adat masyarakat

2

Nilai moral dan nilai pendidikan

3

Tema, tokoh, sudut pandang

4

Sejarah atau situasi negara pembuat

22

Multiple Choice

Struktur Hikayat

Bagian cerita yang berisi penyelesaian masalah disebut…

1

Orientasi

2

Komplikasi

3

Resolusi

4

Evaluasi

23

Multiple Choice

HOTS (Evaluasi Struktur)

Perhatikan teks pendek berikut:

(1) Di Kerajaan Sinar Angkasa, hiduplah Putri Alamanda yang terkenal baik hati.
(2) Suatu malam, datang seekor naga yang hendak membakar kerajaan.
(3) Putri Alamanda berdoa dan naga itu berubah menjadi batu.
(4) Akhirnya kerajaan kembali damai, semua rakyat bersyukur.

Bagian (2) merupakan struktur…

1

Orientasi

2

Komplikasi

3

Resolusi

4

Koda

24

Multiple Choice

Teks:

(1) Hikayat Bunga Putih mengisahkan seorang putri yang dikutuk menjadi bunga karena melanggar janji kepada ibunya.
(2) Walaupun telah berubah menjadi bunga, keharuman bunga itu selalu mengingatkan rakyat untuk mencintai keluarga.
(3) Banyak orang datang setiap hari untuk meletakkan air dan merawat bunga itu.
(4) Sejak saat itu, bunga putih dipercaya sebagai simbol kesetiaan seorang anak kepada orang tua.

Soal:
Nilai yang paling menonjol dalam teks tersebut adalah…

1

Nilai budaya

2

Nilai estetis

3

Nilai religius

4

Nilai moral

25

Open Ended

Jelaskan dua perbedaan utama antara hikayat dan dongeng!

26

Open Ended

Sebutkan lagu favorit yang sangat mewakili kepribadianmu!

27

Multiple Choice

(1) Di Kerajaan Cahaya Surya, hiduplah seorang pangeran bernama Arlino. Ia terkenal berani dan selalu membela rakyat kecil. Suatu hari, kekacauan terjadi ketika seorang penyihir jahat datang dan mengutuk seluruh tanaman di kerajaan menjadi layu. Tanah menjadi kering dan rakyat kelaparan.

(2) Pangeran Arlino tidak tinggal diam. Ia menuju hutan larangan untuk mencari bunga ajaib bernama Bunga Sagara, bunga yang menurut legenda mampu mengembalikan kesuburan tanah. Perjalanannya penuh bahaya, mulai dari binatang buas hingga badai besar yang hampir menewaskannya. Namun, ia tetap melanjutkan perjuangannya demi rakyat.

(3) Setelah berhari-hari, ia menemukan bunga tersebut. Ketika kembali ke kerajaan, Arlino menaruh bunga di tengah lapangan. Keajaiban pun terjadi—tanah kembali subur, tanaman tumbuh, dan rakyat bersorak bahagia. Penyihir jahat itu pun menghilang tanpa jejak.

(4) Sejak saat itu, rakyat Kerajaan Cahaya Surya selalu mengenang keberanian dan pengorbanan sang pangeran. Mereka belajar bahwa pemimpin sejati adalah pemimpin yang rela berkorban demi rakyatnya.

Nilai yang paling dominan dalam teks tersebut adalah…

1

Nilai pendidikan

2

Nilai sosial

3

Nilai moral dan kepahlawanan

4

Nilai budaya

28

Multiple Choice

(1) Di Kerajaan Cahaya Surya, hiduplah seorang pangeran bernama Arlino. Ia terkenal berani dan selalu membela rakyat kecil. Suatu hari, kekacauan terjadi ketika seorang penyihir jahat datang dan mengutuk seluruh tanaman di kerajaan menjadi layu. Tanah menjadi kering dan rakyat kelaparan.

(2) Pangeran Arlino tidak tinggal diam. Ia menuju hutan larangan untuk mencari bunga ajaib bernama Bunga Sagara, bunga yang menurut legenda mampu mengembalikan kesuburan tanah. Perjalanannya penuh bahaya, mulai dari binatang buas hingga badai besar yang hampir menewaskannya. Namun, ia tetap melanjutkan perjuangannya demi rakyat.

(3) Setelah berhari-hari, ia menemukan bunga tersebut. Ketika kembali ke kerajaan, Arlino menaruh bunga di tengah lapangan. Keajaiban pun terjadi—tanah kembali subur, tanaman tumbuh, dan rakyat bersorak bahagia. Penyihir jahat itu pun menghilang tanpa jejak.

(4) Sejak saat itu, rakyat Kerajaan Cahaya Surya selalu mengenang keberanian dan pengorbanan sang pangeran. Mereka belajar bahwa pemimpin sejati adalah pemimpin yang rela berkorban demi rakyatnya.

Bagian paragraf (1) termasuk struktur…

1

Orientasi

2

Komplikasi

3

Resolusi

4

Koda

29

Multiple Choice

(1) Di Kerajaan Cahaya Surya, hiduplah seorang pangeran bernama Arlino. Ia terkenal berani dan selalu membela rakyat kecil. Suatu hari, kekacauan terjadi ketika seorang penyihir jahat datang dan mengutuk seluruh tanaman di kerajaan menjadi layu. Tanah menjadi kering dan rakyat kelaparan.

(2) Pangeran Arlino tidak tinggal diam. Ia menuju hutan larangan untuk mencari bunga ajaib bernama Bunga Sagara, bunga yang menurut legenda mampu mengembalikan kesuburan tanah. Perjalanannya penuh bahaya, mulai dari binatang buas hingga badai besar yang hampir menewaskannya. Namun, ia tetap melanjutkan perjuangannya demi rakyat.

(3) Setelah berhari-hari, ia menemukan bunga tersebut. Ketika kembali ke kerajaan, Arlino menaruh bunga di tengah lapangan. Keajaiban pun terjadi—tanah kembali subur, tanaman tumbuh, dan rakyat bersorak bahagia. Penyihir jahat itu pun menghilang tanpa jejak.

(4) Sejak saat itu, rakyat Kerajaan Cahaya Surya selalu mengenang keberanian dan pengorbanan sang pangeran. Mereka belajar bahwa pemimpin sejati adalah pemimpin yang rela berkorban demi rakyatnya.

Amanat yang paling tepat dari teks tersebut adalah…

1

Pemimpin harus memiliki kekuatan sihir

2

Rakyat harus melawan pemimpinnya

3

Keberanian dan pengorbanan akan membawa kebaikan

4

Penyihir selalu menang dalam cerita

30

Multiple Choice

(1) Di Negeri Embun Pagi, hiduplah seorang saudagar kaya raya bernama Tuan Mardin. Walaupun kaya, ia terkenal pelit dan sombong. Ia tidak pernah mau membantu rakyat miskin dan menganggap dirinya paling hebat.

(2) Suatu hari, datanglah seorang pengemis tua yang meminta sedikit makanan. Bukannya menolong, Tuan Mardin malah mengusirnya. Pengemis tua itu kemudian berkata, “Kekayaanmu akan hilang dalam sekejap jika engkau tidak pernah berbagi.” Tuan Mardin hanya tertawa dan menutup pintu rumahnya.

(3) Keesokan harinya, seluruh kekayaan Tuan Mardin hilang. Perhiasan, uang, dan bahkan kereta kudanya lenyap. Tidak ada satu pun tetangga yang menolongnya, karena ia tidak pernah peduli kepada siapa pun sebelumnya. Akhirnya, Tuan Mardin sadar dan meminta maaf kepada rakyat. Ia berjanji menjadi orang yang lebih baik.

(4) Sejak itu, Tuan Mardin hidup sederhana dan sering memberikan bantuan kepada warga miskin. Rakyat akhirnya mau menerimanya kembali.

Nilai yang dominan dalam teks tersebut adalah…

1

Nilai ekonomi

2

Nilai sosial dan moral

3

Nilai estetika

4

Nilai politik

31

Multiple Choice

(1) Di Negeri Embun Pagi, hiduplah seorang saudagar kaya raya bernama Tuan Mardin. Walaupun kaya, ia terkenal pelit dan sombong. Ia tidak pernah mau membantu rakyat miskin dan menganggap dirinya paling hebat.

(2) Suatu hari, datanglah seorang pengemis tua yang meminta sedikit makanan. Bukannya menolong, Tuan Mardin malah mengusirnya. Pengemis tua itu kemudian berkata, “Kekayaanmu akan hilang dalam sekejap jika engkau tidak pernah berbagi.” Tuan Mardin hanya tertawa dan menutup pintu rumahnya.

(3) Keesokan harinya, seluruh kekayaan Tuan Mardin hilang. Perhiasan, uang, dan bahkan kereta kudanya lenyap. Tidak ada satu pun tetangga yang menolongnya, karena ia tidak pernah peduli kepada siapa pun sebelumnya. Akhirnya, Tuan Mardin sadar dan meminta maaf kepada rakyat. Ia berjanji menjadi orang yang lebih baik.

(4) Sejak itu, Tuan Mardin hidup sederhana dan sering memberikan bantuan kepada warga miskin. Rakyat akhirnya mau menerimanya kembali.

Tokoh utama dalam teks ini digambarkan mengalami perubahan watak. Perubahan tersebut dari…

1

Baik → jahat

2

Sabar → pendendam

3

Pelit → dermawan

4

Pintar → malas

​NILAI-NILAI & ISI HIKAYAT

By IRVAN PAKSI EKANANTO

Show answer

Auto Play

Slide 1 / 31

SLIDE