
Penelitian Lactogen
Science
Professional Development
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Swajeska, 2013 dengan tema waktu tangis dan metode RCT Buta Ganda dilakukan kepada anak yang terkena kolik kurang dari 5 bulan dgn control 40 anak dan placebo 40 anak dan lama intervensi 21 hari dan di follow up 21 hari, hasilnya adalah
97,5 % pada hari ke 21 dan 100 % pada hari ke 28 waktu tangis anak menurun hingga 50 %
97,5 % pada hari ke 21 dan 100 % pada hari ke 28 waktu tangis anak menurun hingga 60%
97,5 % pada hari ke 21 dan 100 % pada hari ke 28 waktu tangis anak menurun hingga 70%
97,5 % pada hari ke 21 dan 100 % pada hari ke 28 waktu tangis anak menurun hingga 80%
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Guiterezz dengan tema Durasi diare dan metode RCT Buta Ganda dilakukan kepada anak usia 6-36 bulanyang sehat di day care control 168 anak dan placebo 168 anak dan lama intervensi 3 bulan= 12 minggu dan di follow up 3 bulan = 21 minggu , hasilnya adalah
Probiotik l reuteri dapat menurunkan lama durasi diare hingga 69 %. Assesment minggu 12 signifikan setelah dihentikan intervensi tetap signifikan di minggu ke 24
Probiotik l reuteri dapat menurunkan lama durasi diare hingga 67 %. Assesment minggu 12 signifikan setelah dihentikan intervensi tetap signifikan di minggu ke 24
Probiotik l reuteri dapat menurunkan lama durasi diare hingga 70 %. Assesment minggu 12 signifikan setelah dihentikan intervensi tetap signifikan di minggu ke 24
Probiotik l reuteri dapat menurunkan lama durasi diare hingga 80%. Assesment minggu 12 signifikan setelah dihentikan intervensi tetap signifikan di minggu ke 24
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Cocorulio et all dengan tema Gerakan usus dan metode Placebo control Buta Ganda dilakukan kepada anak terkena konstipasi dgn control 22 anak dan placebo 22 anak dan lama intervensi 8 minggu dan di follow up minggu 2, 4, 8, hasilnya adalah
assessment minggu 2 , 4 , 8 gerakan usus meningkat perminggu setiap assessment di minggu ke 8 gerakan usus bsa sampai 5-7 kali perminggu
assessment minggu 2 , 4 , 8 gerakan usus meningkat perminggu setiap assessment di minggu ke 8 gerakan usus bsa sampai 7-9 kali perminggu
assessment minggu 2 , 4 , 8 gerakan usus meningkat perminggu setiap assessment di minggu ke 8 gerakan usus bsa sampai 6-7 kali perminggu
assessment minggu 2 , 4 , 8 gerakan usus meningkat perminggu setiap assessment di minggu ke 8 gerakan usus bsa sampai 4-7 kali perminggu
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Savino et all dengan tema komposisi mikroba dengan metode studi observasional kasus control dengan sample anak yang dirawat di RS control 30 anak dan placebo 30 anak hasilnya adalah
bayi dengan Prebiotikmemiliki jumlah gram negative anaerobic yang lebih rendah dan mengurangi kolonisasi pathogen serta jumlah total gram positifan aerobik yang lebih tinggi. Enterobacteria dan enterococci lebih tinggi pada kelompok control
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram positif anaerobic yang lebih rendah dan mengurangi kolonisasi pathogen serta jumlah total gram positifanaerobik yang lebih tinggi. Enterobacteria dan enterococci lebih tinggi pada kelompok control
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative anaerobic yang lebih rendah dan mengurangi kolonisasi pathogen serta jumlah total gram positifanaerobik yang lebih tinggi. Enterobacteria dan enterococci lebih tinggi pada kelompok control
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative aerobic yang lebih rendah dan mengurangi kolonisasi pathogen serta jumlah total gram positifan aerobik yang lebih tinggi. Enterobacteria dan enterococci lebih tinggi pada kelompok control
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Steven E nelson, joan Frantz dan Ziegler dengan tema Pengaruh lemak jenuh dalam peningkatan penyerapan lemak kalsium dengan metode menguji hipotesis dari 3 study dengan 10 bayi normal yang berusia antara 22 hingga 192 hari hasilnya adalah
penyerapan lemak dan kalsium oleh bayi normal lebih rendah ketika palm oil memberika peroporsi substansial dari lemak formula daripada ketika formula tidak mengandung palm olein
penyerapan lemak dan kalsium oleh bayi normal lebih tinggi ketika palm oil memberika peroporsi substansial dari lemak formula daripada ketika formula tidak mengandung palm olein
penyerapan lemak dan kalsium oleh bayi normal lebih rendah ketika palm oil memberika peroporsi substansial dari lemak formula daripada ketika formula tidak mengandung palm olein
penyerapan lemak dan kalsium oleh bayi normal lebih rendah ketika palm oil memberika peroporsi substansial dari lemak mengandung formula daripada ketika formula mengandung palm olein
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Savino f1 dengan tema kesimpulan l reuteri pada kolik infantif dengan metode a randomized double blind placebo control trial dengan sample awal 50 bayi kolik control 25 anak dan placebo 21 anak dengan fecal identifikasi dan lama intervendi menerima l reuteri 17938 atau pasebo setiap hari selama 21 hari hasilnya adalah
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative dalam 7 hari Anak menurun waktu tangisnya hingga 100 %. Terjadi peningkatan lactobacilli dan enurunan escheriacolli dan ammonia. Tidak ada penambahan berat badan frekuensi bab dan kejadian konstipasi atau regurgitasi
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative dalam 7 hari Anak menurun waktu tangisnya hingga 60 %. Terjadi peningkatan lactobacilli dan enurunan escheriacolli dan ammonia. Tidak ada penambahan berat badan frekuensi bab dan kejadian konstipasi atau regurgitasi
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative dalam 7 hari Anak menurun waktu tangisnya hingga 80 %. Terjadi peningkatan lactobacilli dan enurunan escheriacolli dan ammonia. Tidak ada penambahan berat badan frekuensi bab dan kejadian konstipasi atau regurgitasi
bayi dengan probiotik memiliki jumlah gram negative dalam 7 hari Anak menurun waktu tangisnya hingga 75 %. Terjadi peningkatan lactobacilli dan enurunan escheriacolli dan ammonia. Tidak ada penambahan berat badan frekuensi bab dan kejadian konstipasi atau regurgitasi
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Plavio Indrio dengan tema efek pprobiotik pada frekuensi regurgitasi dan waktu pengosongan lambung pada bayi gastroesopagheal dengan metode percobaan secara acak. Episode regurgitasi dicatat oleh orangtua setiap hari. Waktu pengosongan lambung dengan sample awal 40 bayi GER + 21 non GER dengan control 19 anak dan placebo 15 anak dengan lama intervensi 30 hari hasilnya
bayi dengan ger fungsional mengurangi distensi lambung dan mempercepat pengosongan lambing serta kejadian regurgitasi hingga 80 %.
bayi dengan ger fungsional mengurangi distensi lambung dan mempercepat pengosongan lambing serta kejadian regurgitasi hingga 60 %.
bayi dengan ger fungsional mengurangi distensi lambung dan mempercepat pengosongan lambing serta kejadian regurgitasi hingga 75 %.
bayi dengan ger fungsional mengurangi distensi lambung dan mempercepat pengosongan lambing serta kejadian regurgitasi hingga 50 %.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?