Search Header Logo

Puisi Lama dan Baru, Unsur Pembangun Puisi (X)

Authored by Marliana Saragih

World Languages

10th Grade

Used 33+ times

Puisi Lama dan Baru, Unsur Pembangun Puisi (X)
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

30 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Sarang garuda di pohon beringin

Buah kemuning di dalam puan

Sepucuk surat dilayangkan angin

Putih kuning sambutlah Tuan


Puisi di atas dikategorikan sebagai pantun karena ...

berima a-a-a-a

mengandung nasihat

memiliki sampiran dan isi

terdiri dari empat baris

memiliki ketentuan baku

2.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Diriku lemah anggotaku layu

Rasakan cinta bertalu-talu

Kalau begini datangnya selalu

Tentulah kakanda berpulang dahulu


Puisi di atas tergolong puisi lama karena ...

terikat oleh ketentuan baku

jumlah baris selalu tetap

tidak jelas penyairnya

mengandung isi

berima sama

3.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Sudah gaharu, cendana pula

Sudah tahu, bertanya pula


Nasihat yang terkandung di dalam gurindam di atas adalah ...

banyak bertanya itu baik

bertanyalah sewaktu-waktu saja

sebaiknya bisa menahan diri kalau sudah banyak tahu

jangan angkuh dengan banyaknya pengetahuan

bertanya itu penting kalau memang kita tidak tahu

4.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Mengumpat dan memuji hendaklah pikir

Di situlah banyak orang tergelincir


Gurindam di atas mengandung maksud bahwa ...

banyak-banyaklah memuji orang

memuji dan membicarakan orang sama-sama tidak baik

menebar fitnah bisa berbahaya bagi orang lain

membicarakan kebaikan dan kejelekan orang harus berhati-hati

berawal dari suatu pembicaraan seseorang bisa melukai seseorang

5.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Dengan seorang sahabatnya, mereka tanda tangani naskah itu

Mereka memancang tiang bendera, merobah nama dan peta, berjaga membacakan sejarah, mengganti bahasa pada buku. Lalu dia meniup terompet dengan selaksa noda kebangkitan sukma


Cuplikan puisi di atas digolongkan sebagai ode karena ...

bertema ketuhanan

berisi kekaguman pada seorang tokoh

disajikan dalam bentuk cerita

mengungkapkan rasa duka penyair

mengandung sindiran-sindiran

6.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Titah baginda raja sultani,

Kampung siapa gerangan ini,

Hendak masuk tiada berani,

Baiklah aku berhenti di sini,


Putri menangis seraya berkata,

Kakanda, wai, apa bicara kita,

Sakit perut rasanya beta,

Berdebar lenyap di dalam cita


Puisi di atas termasuk jenis puisi apa…

karmina

seloka

talibun

syair

gurindam

7.

MULTIPLE SELECT QUESTION

30 sec • 1 pt

Bacalah kutipan syair dan pantun berikut !

Syair Pantun

Putri menangis terlalu lama, Cik Daud berketam padi,

Melihat anakanda mula pertama, Sambil petik buah pundak,

Jikalau hilang jiwa arma, Tuan pergi ke laut api,

Hilanglah Bunda bersama-sama. Biar hangus kuturut juga.


Persamaan syair dan pantun dalam kutipan syair dan pantun di atas adalah ...

setiap bait terdiri atas empat larik.

sajak/rimanya terdiri atas a, a, a, a

dua larik pertama merupakan sampiran, sedangkan larik ketiga dan keempat mengandung isi.

keempat larik merupakan isi (pesan).

sajak /rimanya a, b, a, b

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?