Search Header Logo

Kondisi masyarakat masa penjajahan

Authored by Ryan Ramadhan

Other

1st Grade

Kondisi masyarakat masa penjajahan
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

30 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Nama lain sistem sewa tanah yang diterapkan Gubernur Thomas Stamford Raffles adalah

landrent system

Island system

Landing system

cultuur stelsel

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

1) Beban pajak yang ditanggung semakin besar dan berat.

2) Berfcembangnya pasar dan aktivitas ekonomi kota.

3) Terjadinya urbanisasi dan berakhirnya budaya perdesaan.

4) Lahirnya budaya konsumsi dalam masyarakat.

Pada masa pemerintahannya, Raffles memperkenalkan sistem ekonomi uang atau monetisasi. Pengaruh monetisasi terhadap masyarakat Indonesia pada masa sesudah Raffles ialah

1 dan 3

1 dan 4

2 dan 4

3 dan 4

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

- Masyarakat desa belum mengenal sistem uang.memiliki tanah yang sama.

- Sulit menentukan luas dan tingkat kesuburan tanah petani.

- Sulit menentukan besar kecil pajak bagi pemilik tanah karena tidak semua rakyat

- Keterbatasan jumlah pegawai.

Uraian tersebut merupakan faktor kegagalan dari

Sistem sewa tanah

Sistem tanam paksa

Sistem politik terbuka

Sistem agraria

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pada tahun 1830,Johannes van den Bosch menerapkan sistem tanam paksa (cultuur

stelsel). Kebijakan ini diberlakukan karena Belanda menghadapi kesulitan keuangan

akibat dari

Perang Malaka (1825-1830) dan Perang Spanyol (1830-1831)

Perang di Aceh (1825-1830) dan Perang Perancis (1830-1831)

Perang Padri (1825-1830) dan Perang Inggris (1830-1831)

Perang Diponegoro (1825-1830) dan Perang Belgia (1830-1831)

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

“Menurut ketentuan, tanah yang digunakan untuk tanaman wajib hanya 1/5 dari

tanah yang dimiliki rakyat. Namun kenyataannya, selalu lebih bahkan sampai ½

bagian dari tanah yang dimiliki rakyat.” Hal ini menyebabkan

Rakyat Indonesia kekurangan bahan pangan karena tidak menanam tanaman pangan

Rakyat Indonesia bisa memenuhi kebutuhan kopi dan tembakau

Rakyat Indonesia menjadi lebih makmur karena produksi tanaman ekspor meningkat

Rakyat Indonesia bekerja lebih lama di lahan-lahan pertanian yang mereka miliki

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

1) Baron van Hoevel

2) Ernest Eduard Douwes Dekker

3) L. Vitalis

4) Eduard Douwes Dekker

5) Dirk Jan Struik

Orang-orang Belanda yang menentang adanya Tanam Paksa adalah

1-2-3

1-2-5

1-3-4

1-3-5

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Pada tahun 1870 pemerintah Hindia Belanda mengeluarkan 2 undang-undang yaitu

Undang-Undang Agraria (Agrarische Wet) dan Undang-undang Kopi (Koffie Wet)

Undang-Undang Agraria (Agrarische Wet) dan Undang-undang Gula (Suiker Wet)

Undang-Undang Pertanian (Landbouw Wet) dan Undang-undang Gula (Suiker Wet)

Undang-Undang Pertanian(Landbouw Wet) dan Undang-undang Kopi (Koffie Wet)

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?