
Uji Kecepatan Efektif Membaca
Authored by Rukaman Rukaman
Education
9th - 12th Grade
Used 5+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
12 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • Ungraded
Petunjuk:
1. Bacalah text pada slide berikut
2. Jawablah pertanyaan pada slide selanjutnya.
3. Apakah anda sudah memahaminya?
Sudah
Belum
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • Ungraded
MEDITASI
Setelah Pertapa Gotama mendapatkan tempat dengan singgasana permata yang besar, dan dengan kondisi tubuh yang sehat dan baik, serta dengan keyakinannya, untuk mencapai kebuddhaan, kemudian Pertapa Siddharta melakukan meditasi Anapana/ Anãpãnãsati, yaitu meditasi dengan menggunakan objek keluar dan masuknya napas. Tidak seberapa lama pikiran-pikiran yang tidak baik mengganggu batinnya, seperti perasaan lapar dan haus yang luar biasa; keinginan yang sangat dan melekat kepada benda-benda, malas dan tidak suka mengerjakan apa-apa; takut terhadap jin-jin, hantu-hantu jahat; keragu-raguan, kebodohan, keras kepala, keserakahan; keinginan untuk dipuji dan dihormati dan hanya melakukan hal-hal yang membuat dirinya terkenal; tinggi hati dan memandang rendah kepada orang lain.
Lanjut text 2
-
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • Ungraded
Perjuangan hebat dalam batin Pertapa Gotama melawan keinginan dan nafsu-nafsu tidak baik, digambarkan sebagai perjuangan melawan Dewa Mara yang jahat, seperti dapat diikuti dalam bacaan di bawah ini. Pada saat itu muncul mara dewa hawa nafsu, yang bermaksud menghalanghalangi Pertapa Gotama memperoleh penerangan agung, disertai balatentaranya yang mahabesar. Pertapa Gotama berlindung kepada sepuluh kesempurnaan kebajikan (Paramita) yang sejak lama dilatihnya. Semua usaha mara gagal semua dan akhirnya mara melempar cakkavudha yang ternyata berubah menjadi payung yang dengan tenang bergantung dan melindungi kepala Pertapa Gotama.
Lanjut text 3
-
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
3 mins • Ungraded
Pertapa Gotama memperlihatkan kesabaran terhadap semua perbuatan buruk dari mara jahat, dan Beliau melihat mara tanpa rasa takut tetapi dengan penuh cinta kasih. Bumi telah menjadi saksi, bahwa Pertapa Siddharta layak untuk menjadi Buddha. Gajah Girimekhala berlutut di hadapan Pertapa Gotama dan mara menghilang, lari bersama-sama dengan bala tentaranya. Para dewa yang menyingkir sewaktu mara tiba dengan balatentaranya datang kembali dan semua bersuka cita dengan keberhasilan Pertapa Gotama. Setelah berhasil mengalahkan mara, Pertapa Gotama memperoleh kebijaksanaan-kebijaksanaan.
Selesai
-
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • Ungraded
Siapkah anda menjawab beberapa pertanyaan berikut ini !
Siap
belum
6.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
2 mins • 1 pt
Tuliskan Judul Bacaan tersebut !
(a)
7.
FILL IN THE BLANKS QUESTION
2 mins • 1 pt
Siapakah yang bermeditasi ?
(a)
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?