Search Header Logo

literasi dan numerasi

Authored by Maulina Hidayah

Mathematics

10th Grade

Used 7+ times

literasi dan numerasi
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

6 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

5 + (-3) -4 = ...

2

-2

4

-4

-7

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

8 - 5 + 6 x 3 : 2 = ...

15

12

-6

6

Answer explanation

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

100 : -5 + 30 - 4 x 4 = ...

-24

24

-6

6

Answer explanation

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 2 pts

SALJU GURUN

Di hamparan gurun yang seragam, jangan lagi menjadi butiran pasir. Sekalipun nyaman engkau di tengah impitan sesamamu, tak akan ada yang tahu jika kau melayang hilang.

Di lingkungan gurun yang serba serupa, untuk apalagi menjadi kaktus. Sekalipun hijau warnamu, engkau tersebar di mana-mana. Tak ada yang menangis rindu jika kau mati layu.

Di lanskap gurun yang mahaluas, lebih baik tidak menjadi oase. Sekalipun rasanya kau sendiri, burung yang tinggi akan melihat kembaranmu di sana-sini.

Di tengah gurun yang tertebak, jadilah salju. Embun pagi tak akan kalahkan dinginmu, angin malam akan menggigil ketika melewatimu, oase akan jengah, kaktus akan terperangah. Semua butir pasir akan tahu jika kau pergi, atau sekedar bergerak dua inci.

Dan setiap senti gurun akan terinspirasi, karena kau berani beku dalam panas, kau berani putih meski sendiri, karena kau… berbeda.

Disadur dari Buku Filosofi Kopi, Dewi Lestari

Disadur oleh: Ruri Irawati

 

Sumber foto: https://kumparan.com/

Mengapa "engkau" tidak perlu menjadi sebuah kaktus di lingkungan gurun yang serba serupa?

Akan ada banyak yang menyamai warnanya

Warnanya belum tersebar di setiap sudut gurun.

Tidak akan diketahui jika pergi melayang hilang

Tidak akan ada yang menangis rindu saat mati layu

Tidak akan ada yang bersedih saat terkena badai

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 3 pts

Panic Buying sebagai Gejala Sosial

Gejala sosial adalah fenomena yang menandai munculnya permasalahan sosial di masyarakat.  Permasalahan ini memengaruhi dan dipengaruhi oleh tingkah laku setiap individu di dalam lingkungan hidupnya. Pengertian umum ini diadopsi dari ilmu alam untuk diterapkan dalam ilmu sosial, khususnya Sosiologi. Emile Durkheim adalah tokoh sosiologi klasik yang mempopulerkan gejala sosial sebagai objek kajian sosiologi.

Munculnya gejala sosial diawali dari perubahan-perubahan sosial yang ada di masyarakat. Contoh perubahan tersebut adalah perubahan kondisi ekonomi, kondisi pemerintahan, kondisi lingkungan alam, dan kondisi sosial dalam komunitas masyarakat. Misalnya saja perubahan sosial yang terjadi di masa pandemi virus corona pada tahun 2020. Merebaknya virus corona ke beberapa negara pada tahun tersebut menyebabkan banyak terjadi gejala sosial baru. Kepanikan sosial melanda di banyak sudut dunia. Salah satu gejala sosial yang melanda beberapa negara akhir-akhir ini adalah panic buying.

Panic buying merupakan fenomena ketika masyarakat melakukan penimbunan beberapa barang pada saat terjadi situasi darurat tertentu. Dalam kasus merebaknya virus corona, barang-barang yang menjadi incaran para konsumen adalah hand sanitizer (cairan pembersih tangan) dan masker. Hal ini terjadi karena kepanikan masyarakat akan kelangkaan barang yang menyebabkan melambungnya harga.

Memahami gejala sosial, seperti panic buying, sangat penting untuk mencegah munculnya permasalahan sosial yang lebih besar. Tindakan mengobati gejala sosial dapat mengurangi risiko bencana sosial ke depan. Dengan memahami dan menemukan solusi atas munculnya gejala sosial ini, diharapkan efek negatif ke depan bisa diantisipasi.

 

Sumber: https://www.merdeka.com/jatim/gejala-sosial-panic-buying-apa-penyebabnya-dan-bagaimana-mengatasinya-kln.html dan http://sosiologis.com/gejala-sosial

Berdasarkan teks wacana tersebut, apa efek negatif panic buying bagi negara?


menimbulkan inflasi atau kenaikan harga

membuat keuangan akan terganggu

melancarkan usaha masyarakat kecil

menyebabkan produktivitas meningkat

meningkatkan daya saing dan kualitas

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 2 pts

Ibu meminta Ciko untuk mengantar kue.

Ciko akan mengantar kue ke rumah Vino, Ayu, dan Siska.

Rumah Vino berjarak 3 nomor ke kiri dari rumah Ciko.

Rumah Ayu berjarak 2 nomor ke arah kanan dari rumah Ciko.

Rumah Siska berjarak 1 nomor ke kiri dari rumah Ciko.

Jarak antara rumah Ayu ke rumah Vino adalah .... nomor.

1

2

3

4

5

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?