Search Header Logo

MODUL 5 TITIK LEMBEK ASPAL

Authored by Afni Tambing

Used 3+ times

MODUL 5 TITIK LEMBEK ASPAL
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

7 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 15 pts

Apa yang dimaksud dengan titik lembek ?

Suhu dimana suatu lapisan aspal dan cincin yang diletakkan horisontal di dalam larutan air atau glisein yang dipanaskan secara teratur menjadi titik lembek karena beban bola baja dengan diameter 9,53 mm dan berat 3,5 gram yang diletakkan di atasnya sehingga lapisan aspal tersebut jatuh melalui jarak 25,4 mm (1 inci)

Suhu dimana suatu lapisan aspal dan cincin yang diletakkan vertikal di dalam larutan air atau glisein yang dipanaskan secara teratur menjadi titik lembek karena beban bola baja dengan diameter 9,53 mm dan berat 3,5 gram yang diletakkan di atasnya sehingga lapisan aspal tersebut jatuh melalui jarak 25,4 mm (1 inci)

Suhu dimana suatu lapisan aspal dan cincin yang diletakkan horisontal di dalam larutan air atau glisein yang dididihkan secara teratur menjadi titik lembek karena beban bola baja dengan diameter 9,53 mm dan berat 3,5 gram yang diletakkan di atasnya sehingga lapisan aspal tersebut jatuh melalui jarak 25,4 mm (1 inci)

Suhu dimana suatu lapisan aspal dan cincin yang diletakkan horisontal di dalam larutan air atau glisein yang dipanaskan secara teratur menjadi titik lembek karena beban bola baja dengan diameter 9,53 mm dan berat 3,5 gram yang diletakkan di atasnya sehingga lapisan aspal tersebut meleleh melalui jarak 25,4 mm (1 inci)

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

45 sec • 15 pts

Berikut adalah jenis cairan perendaman dan suhu yang digunakan pada pengujian titik lembek aspal?

Cairan untuk perendaman air suling untuk titik lembek 300C – 800C, Untuk titik lembek 300C – 1050C mengunakan cairan Ethylene glycol, untuk titik lembek 800C – 1570C menggunakan larutan gliserin

Cairan untuk perendaman air suling untuk titik lembek 300C – 800C, Untuk titik lembek 300C – 1100C mengunakan cairan Ethylene glycol, untuk titik lembek 800C – 1570C menggunakan larutan gliserin

Cairan untuk perendaman air suling untuk titik lembek 500C – 800C, untuk titik lembek 800C – 1570C menggunakan larutan gliserin, Untuk titik lembek 500C – 1100C mengunakan cairan Ethylene glycol

Untuk titik lembek 300C – 1100C mengunakan cairan larutan gliserin, cairan untuk perendaman air suling untuk titik lembek 300C – 800C, untuk titik lembek 800C – 1570C menggunakan Ethylene glycol

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Media Image

Apa nama alat pengujian pada gambar disamping yang ditunjukkan oleh tanda panah ?

Desikator

Pelat persiapan benda uji 1 buah

Dudukan benda uji

Cincin kuningan

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Berapa nilai titik lembek aspal pen 60/70?

48°C-58°C

300C – 800C

800C – 1570C

300 C – 1100C

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 10 pts

Setelah aspal dituangkan ke dalam cetakan cincin, aspal tersebut didiamkan berapa lama sebelum dilakukan pengujian selanjutnya?

50 menit

30 menit

40 menit

35 menit

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 15 pts

Pada saat pengujian titik lembek, perbandingan antara dua temperatur pada saat bola baja yang diselimuti aspal jatuh menyentuh pelat dasar tidak boleh melebihi berapa derajat ?

harus dengan suhu yang sama

30C

10C

20C

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

1 min • 20 pts

Berikut prosedur uji pengujian titik lembek!

·         Siapkan aspal, pengarah bola, termometer dan peralatan yang diperlukan;

·         Lalu isi bejana perendaman dengan cairan perendaman sampai dengan 105 ± 3 mm peralatan;

·         Letakkan dua bola baja pada dasar bak perendaman dengan menggunakan penjepit agar benda uji memperoleh temperatur yang merata;

·         Lalu masukkan bejana perendam dan peralatan ke dalam kulkas hingga di bawah suhu 5°C, pertahankan temperatur perendaman selama 15 menit;

·         Letakkan bola baja yang telah dikondisikan dalam bak perendaman menggunakan penjepit di atas alat pengarah bola;

·         Panaskan bejana perendaman dengan kecepatan rata-rata kenaikan termperatur 10°C/menit. Kecepatan rata-rata pemanasan tidak berlebih selama proses pengujian. Maksimum variasi kenaikan temperatur untuk periode 1 menit pertama sampai menit ke 3 adalah ± 0,5°C. Apabila kenaikan kecepatan temperatur luar di atas yang diizinkan harus diulang;

·         Catat temperatur pada saat aspal jatuh menyentuh pelat dasar. Tidak ada koreksi untuk temperatur pemanasan. Bila perbandingan antara 2 temperatur pada saat bola baja yang diselimuti aspal jatuh menyentuh pelat dasar terdapat perbedaan melebihi 1°C, ulangi pengujian titik lembek.

·         Siapkan aspal, pengarah bola, termometer dan peralatan yang diperlukan;

·         Lalu isi bejana perendaman dengan cairan perendaman sampai dengan 105 ± 3 mm peralatan;

·         Letakkan dua bola baja pada dasar bak perendaman dengan menggunakan penjepit agar benda uji memperoleh temperatur yang merata;

·         Lalu masukkan bejana perendam dan peralatan ke dalam kulkas hingga di bawah suhu 5°C, pertahankan temperatur perendaman selama 15 menit;

·         Letakkan bola baja yang telah dikondisikan dalam bak perendaman menggunakan penjepit di atas alat pengarah bola;

·         Panaskan bejana perendaman dengan kecepatan rata-rata kenaikan termperatur 5°C/menit. Kecepatan rata-rata pemanasan tidak berlebih selama proses pengujian. Maksimum variasi kenaikan temperatur untuk periode 1 menit pertama sampai menit ke 3 adalah ± 0,5°C. Apabila kenaikan kecepatan temperatur luar di atas yang diizinkan harus diulang;

·         Catat temperatur pada saat aspal jatuh menyentuh pelat dasar. Tidak ada koreksi untuk temperatur pemanasan. Bila perbandingan antara 2 temperatur pada saat bola baja yang diselimuti aspal jatuh menyentuh pelat dasar terdapat perbedaan melebihi 2°C, ulangi pengujian titik lembek.

·         Siapkan aspal, pengarah bola, termometer dan peralatan yang diperlukan;

·         Lalu isi bejana perendaman dengan cairan perendaman sampai dengan 105 ± 3 mm peralatan;

·         Letakkan satu bola baja pada dasar bak perendaman dengan menggunakan penjepit agar benda uji memperoleh temperatur yang merata;

·         Lalu masukkan bejana perendam dan peralatan ke dalam kulkas hingga di bawah suhu 5°C, pertahankan temperatur perendaman selama 15 menit;

·         Letakkan bola baja yang telah dikondisikan dalam bak perendaman menggunakan penjepit di atas alat pengarah bola;

·         Panaskan bejana perendaman dengan kecepatan rata-rata kenaikan termperatur 5°C/menit. Kecepatan rata-rata pemanasan tidak berlebih selama proses pengujian. Maksimum variasi kenaikan temperatur untuk periode 1 menit pertama sampai menit ke 3 adalah ± 0,5°C. Apabila kenaikan kecepatan temperatur luar di atas yang diizinkan harus diulang;

·         Catat temperatur pada saat aspal jatuh menyentuh pelat dasar. Tidak ada koreksi untuk temperatur pemanasan. Bila perbandingan antara 2 temperatur pada saat bola baja yang diselimuti aspal jatuh menyentuh pelat dasar terdapat perbedaan melebihi 1°C, ulangi pengujian titik lembek.

·         Siapkan aspal, pengarah bola, termometer dan peralatan yang diperlukan;

·         Lalu isi bejana perendaman dengan cairan perendaman sampai dengan 105 ± 3 mm peralatan;

·         Letakkan dua bola baja pada dasar bak perendaman dengan menggunakan penjepit agar benda uji memperoleh temperatur yang merata;

·         Lalu masukkan bejana perendam dan peralatan ke dalam kulkas hingga di bawah suhu 5°C, pertahankan temperatur perendaman selama 15 menit;

·         Letakkan bola baja yang telah dikondisikan dalam bak perendaman menggunakan penjepit di atas alat pengarah bola;

·         Panaskan bejana perendaman dengan kecepatan rata-rata kenaikan termperatur 5°C/menit. Kecepatan rata-rata pemanasan tidak berlebih selama proses pengujian. Maksimum variasi kenaikan temperatur untuk periode 1 menit pertama sampai menit ke 3 adalah ± 0,5°C. Apabila kenaikan kecepatan temperatur luar di atas yang diizinkan harus diulang;

·         Catat temperatur pada saat aspal jatuh menyentuh pelat dasar. Tidak ada koreksi untuk temperatur pemanasan. Bila perbandingan antara 2 temperatur pada saat bola baja yang diselimuti aspal jatuh menyentuh pelat dasar terdapat perbedaan melebihi 1°C, ulangi pengujian titik lembek.

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Classlink

Continue with Classlink

Clever

Continue with Clever

or continue with

Microsoft

Microsoft

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?