Search Header Logo

Uji Kompetensi Kelas X BAB 3 Bhineka Tunggal Ika

Authored by Deti Rosmiati

Moral Science

10th Grade

Used 7+ times

Uji Kompetensi Kelas X BAB 3 Bhineka Tunggal Ika
AI

AI Actions

Add similar questions

Adjust reading levels

Convert to real-world scenario

Translate activity

More...

    Content View

    Student View

20 questions

Show all answers

1.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Proses pembentukan identitas melalui keanggotaan kelompok sering kali melibatkan internalisasi norma dan nilai kelompok. Fenomena ini dapat dilihat dalam berbagai konteks, seperti kelompok etnis, organisasi profesi, atau komunitas hobi. Bagaimana internalisasi norma kelompok mempengaruhi perilaku individu dalam kelompok tersebut?

Internalisasi norma kelompok membuat individu cenderung menyesuaikan perilaku mereka dengan norma dan nilai kelompok, sehingga menciptakan rasa kesatuan dan kohesi sosial di dalam kelompok tersebut.

Internalisasi norma kelompok membuat individu menjadi lebih independen dan kurang peduli terhadap pendapat anggota kelompok lainnya.

Internalisasi norma kelompok menyebabkan individu sering bertentangan dengan nilai-nilai kelompok, yang mengarah pada konflik internal.

Internalisasi norma kelompok tidak memiliki dampak signifikan terhadap perilaku individu, karena identitas individu sepenuhnya bersifat pribadi.

Internalisasi norma kelompok hanya terjadi dalam kelompok yang memiliki pemimpin karismatik, tanpa pemimpin demikian, norma tidak akan diinternalisasi.

2.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Apa yang dimaksud dengan pengaruh keanggotaan kelompok terhadap pembentukan identitas…

Pengaruh teman sebaya

Pengaruh keluarga

Pengaruh kebudayaan populer

Pengaruh norma, nilai, dan perilaku kelompok sosial

Pengaruh pribadi

3.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Apa teori yang menyatakan bahwa individu mendefinisikan diri mereka berdasarkan keanggotaan dalam kelompok sosial tertentu?

Teori Identitas Sosial

Teori Identitas Pribadi

Teori Identitas Kolektif

Teori Identitas Budaya

Teori Identitas Individu

4.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bagaimana menghargai keberagaman identitas dapat memperkaya pengalaman kita dalam berinteraksi dengan orang lain?

Dengan membuka pikiran kita untuk perspektif dan pengalaman yang beragam.

Dengan menolak orang-orang yang berbeda dari kita.

Dengan memaksa orang-orang untuk menyesuaikan diri dengan identitas kita.

Dengan mengabaikan perbedaan yang ada.

Dengan mengeksploitasi orang-orang yang berbeda dari kita.

5.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Mengapa penting untuk membangun kesadaran tentang keberagaman identitas di tempat kerja?

Karena tempat kerja yang inklusif dan menghargai keberagaman identitas menciptakan lingkungan yang lebih produktif dan inovatif.

Karena keberagaman identitas hanya relevan di lingkungan sosial, bukan di tempat kerja.

Karena tempat kerja adalah tempat untuk mengesampingkan perbedaan dan menekankan kesamaan.

Karena keberagaman identitas hanya akan menyebabkan konflik di tempat kerja.

Karena tempat kerja tidak memiliki pengaruh terhadap perkembangan sosial.

6.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

30 sec • 1 pt

Toleransi keberagaman merujuk pada sikap terbuka dan penghargaan terhadap perbedaan-perbedaan individu dalam masyarakat. Mengapa toleransi keberagaman penting dalam sebuah masyarakat yang beragam?

Toleransi keberagaman tidak penting karena hanya akan merugikan satu kelompok tertentu
Toleransi keberagaman tidak penting karena dapat memperburuk konflik antarindividu
Toleransi keberagaman penting dalam sebuah masyarakat yang beragam karena dapat menciptakan kedamaian, mengurangi konflik, memperkuat persatuan, dan memperkaya budaya.
Toleransi keberagaman tidak penting karena tidak ada manfaatnya bagi masyarakat yang beragam
Toleransi keberagaman tidak penting karena hanya memperumit hubungan antarindividu

7.

MULTIPLE CHOICE QUESTION

2 mins • 1 pt

Bagaimana individu dapat mempraktikkan toleransi keberagaman dalam kehidupan sehari-hari?

Dengan menghargai perbedaan, mendengarkan dengan empati, menghindari prasangka, dan terbuka terhadap budaya serta keyakinan orang lain.
Mengabaikan perbedaan, menilai orang lain, membuat asumsi, dan menutup diri terhadap budaya lain
Mengkritik perbedaan, memaksakan pendapat, mengeksploitasi kelemahan, dan menolak budaya orang lain
Menghakimi perbedaan, membatasi pemahaman, mengekang kebebasan, dan menolak toleransi
Menghindari interaksi, memperkuat stereotip, menolak dialog, dan menutup mata terhadap keberagaman

Access all questions and much more by creating a free account

Create resources

Host any resource

Get auto-graded reports

Google

Continue with Google

Email

Continue with Email

Microsoft

Continue with Microsoft

or continue with

Facebook

Facebook

Apple

Apple

Others

Others

Already have an account?