
PENDIDIKAN AGAMA BUDDHA & BUDI PEKERTI - KELAS 9
Authored by Dwi Samuji
others
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
27 questions
Show all answers
1.
OPEN ENDED QUESTION
30 sec • Ungraded
NAMA :
Evaluate responses using AI:
OFF
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • Ungraded
KELAS:
9A
9B
9C
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 3 pts
Siswa Buddha yang menemani perjalanan ke kusinara adalah ....
Ananda
Sariputta
Moggalani
Upatisa
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 3 pts
Kondisi Kesehatan Buddha pada waktu melakukan perjalanan ke kusinara adalah ....
sehat
berduka
sakit
gembira
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 3 pts
Buddha dan rombongan melanjutkan perjalanan. Selama perjalanan, pikiran Buddha tertuju pada kesejahteraan persaudaraan para Bhikkhu. Banyak dari khotbah Beliau yang berisikan nasihat-nasihat bagaimana para bhikkhu seharusnya berperilaku untuk memastikan bahwa persaudaraan para Bhikkhu dapat berjalan terus setelah kemangkatan-Nya. Buddha mengingatkan para siswa-Nya untuk mempraktikkan Dharma. Sepanjang perjalanan, Buddha mengulang-ulang khotbah tentang pahala-pahala dari mengikuti tiga faktor dari Jalan Mulia Berunsur Delapan, yaitu ....
sukha, samadhi, panna
sila, sukha, panna
sila, samadhi, sukha
sila, samadhi, panna
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 3 pts
Setelah tiba di Pava, Buddha dan para siswa-Nya berdiam di hutan mangga milik Cunda, putra si pandai besi. Mendengar berita kedatangan Bhagava di hutan mangganya, Cunda segera menghadap Bhagava dan memberi sembah hormat pada-Nya. Bhagava memberinya dorongan dengan pembabaran Dharma serta membahagiakannya dalam latihan Dharma. Keesokan harinya, Cunda mempersiapkan makanan yang mewah, termasuk masakan khusus yang disebut sukaramaddava. Sukaramaddava adalah ....
daging lunak dicampur dengan beras
daging lunak dicampur dengan jagung
daging lunak dicampur dengan tepung
daging lunak dicampur dengan jamur
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 3 pts
Parinibbana atau wafatnya Buddha Sakyamuni terjadi di Kushinagar pada usia 80 tahun. Sebelum parinibbana, Buddha memberikan khotbah terakhirnya, mengajarkan pentingnya ketidak-kekalan dan mendorong para murid untuk berjuang dengan tekun dalam praktik Dharma. Makna penting dari khotbah terakhir Buddha sebelum Parinibbana adalah ...
Mengajarkan cara meditasi yang baru
Menekankan pentingnya ketidak-kekalan
Mendorong para murid untuk mencari pengganti dirinya
Menetapkan aturan-aturan monastik baru
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?