
persiapan asesmen bahasa indonesia kelas 7 sesi 4
Authored by muhajirin yati
Other
7th Grade
Used 1+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Menteri yang Lain
Dia membalik laporan ke halaman dua, melihat laporan itu masih panjang, lalu menyerah. Seraya meregangkan lengan di atas kepala, dia melihat ke sekeliling kantornya dengan pilu. Kantornya bagus, dengan perapian pualam indah menghadap ke jendela-jendela panjang berbingkai, yang sekarang tertutup rapat gara-gara hawa dingin yang aneh. Dengan sedikit bergidik Perdana Menteri bangkit dan berjalan ke jendela, memandang kabur yang berkumpul dan menekan jendela. Saat itulah, ketika berdiri membelakangi ruangan, dia mendengar batuk pelan di belakangnya.
Dia membeku, hidungnya menempel pada bayangan wajahnya yang ketakutan di kaca jendela. yang gelap. Dia mengenali batuk itu. Dia pernah mendengarnya sebelumnya. Dia berbalik, sangat perlahan, menghadap ruang yang kosong.
"Halo?" katanya berusaha terdengar lebih berani daripada yang dirasakannya.
Saat dia membiarkan dirinya dikuasai harapan mustahil bahwa tidak akan ada yang menjawabnya. Meskipun demikian, jawaban langsung terdengar suara yang garing dan tegas yang kedengarannya seperti membaca pernyataan tertulis. Suara itu datangnya seperti yang telah diketahui Perdana Menteri waktu mendengar batuk yang pertama kali dari pria kecil bertampak kodok memakai wig perak panjang yang tergambar dalam lukisan cat minyak kotor di sudut ruangan yang jauh.
Tema yang digunakan dalam cerita tersebut adalah . . . .
ketakutan Perdana Menteri bertemu makhluk aneh.
kebahagiaan yang dialami keluarga Perdana Menteri.
kesedihan Perdana Menteri karena terkena musibah.
kepedulian Perdana Menteri terhadap nasib orang lain.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Menteri yang Lain
Dia membalik laporan ke halaman dua, melihat laporan itu masih panjang, lalu menyerah. Seraya meregangkan lengan di atas kepala, dia melihat ke sekeliling kantornya dengan pilu. Kantornya bagus, dengan perapian pualam indah menghadap ke jendela-jendela panjang berbingkai, yang sekarang tertutup rapat gara-gara hawa dingin yang aneh. Dengan sedikit bergidik Perdana Menteri bangkit dan berjalan ke jendela, memandang kabur yang berkumpul dan menekan jendela. Saat itulah, ketika berdiri membelakangi ruangan, dia mendengar batuk pelan di belakangnya.
Dia membeku, hidungnya menempel pada bayangan wajahnya yang ketakutan di kaca jendela. yang gelap. Dia mengenali batuk itu. Dia pernah mendengarnya sebelumnya. Dia berbalik, sangat perlahan, menghadap ruang yang kosong.
"Halo?" katanya berusaha terdengar lebih berani daripada yang dirasakannya.
Saat dia membiarkan dirinya dikuasai harapan mustahil bahwa tidak akan ada yang menjawabnya. Meskipun demikian, jawaban langsung terdengar suara yang garing dan tegas yang kedengarannya seperti membaca pernyataan tertulis. Suara itu datangnya seperti yang telah diketahui Perdana Menteri waktu mendengar batuk yang pertama kali dari pria kecil bertampak kodok memakai wig perak panjang yang tergambar dalam lukisan cat minyak kotor di sudut ruangan yang jauh.
Penyebab konflik dalam kutipan ceita adalah . . .
penglihatan Perdana Menteri mulai kabur saat malam hari.
laporan yang harus dibaca Perdana Menteri terlalu banyak.
lukisan yang ada di ruang Perdana Menteri bergerak sendiri.
Perdana Menteri mendengar suara tanpa wujud yang jelas.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Dia membalik laporan ke halaman dua, melihat laporan itu masih panjang, lalu menyerah. Seraya meregangkan lengan di atas kepala, dia melihat ke sekeliling kantornya dengan pilu. Kantornya bagus, dengan perapian pualam indah menghadap ke jendela-jendela panjang berbingkai, yang sekarang tertutup rapat gara-gara hawa dingin yang aneh. Dengan sedikit bergidik Perdana Menteri bangkit dan berjalan ke jendela, memandang kabur yang berkumpul dan menekan jendela. Saat itulah, ketika berdiri membelakangi ruangan, dia mendengar batuk pelan di belakangnya.
Dia membeku, hidungnya menempel pada bayangan wajahnya yang ketakutan di kaca jendela. yang gelap. Dia mengenali batuk itu. Dia pernah mendengarnya sebelumnya. Dia berbalik, sangat perlahan, menghadap ruang yang kosong.
"Halo?" katanya berusaha terdengar lebih berani daripada yang dirasakannya.
Saat dia membiarkan dirinya dikuasai harapan mustahil bahwa tidak akan ada yang menjawabnya. Meskipun demikian, jawaban langsung terdengar suara yang garing dan tegas yang kedengarannya seperti membaca pernyataan tertulis. Suara itu datangnya seperti yang telah diketahui Perdana Menteri waktu mendengar batuk yang pertama kali dari pria kecil bertampak kodok memakai wig perak panjang yang tergambar dalam lukisan cat minyak kotor di sudut ruangan yang jauh.
Sudut pandang yang digunakan pada cerita tersebut adalah . . . .
orang pertama
orang kedua
orang ketiga
campuran
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pernah dengar bahwa orang-orang Boston payah dalam mengemudikan mobil? Nah, Paman Randolph adalah salah satunya. Pamanku menyalakan mesin mobilnya dan melesat menyusuri Commonwealth Avenue, mengabaikan lampu lalu lintas, mengklakson mobil-mobil lain terus-menerus, pindah jalur seenaknya. Dia berkali-kali melirik ke angkasa seolah sedang memantau awan badai.
Latar dalam teks tersebut adalah . . . .
di jalanan, suasana tegang
di jalanan, suasana sepi
di angkasa, suasana tegang
di lampu merah, suasana sepi
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
1 min • 1 pt
Pernah dengar bahwa orang-orang Boston payah dalam mengemudikan mobil? Nah, Paman Randolph adalah salah satunya. Pamanku menyalakan mesin mobilnya dan melesat menyusuri Commonwealth Avenue, mengabaikan lampu lalu lintas, mengklakson mobil-mobil lain terus-menerus, pindah jalur seenaknya. Dia berkali-kali melirik ke angkasa seolah sedang memantau awan badai.
Pesan yang terkandung dalam cerita tersebut adalah . . . .
kita sebaiknya memanaskan mesin mobil terlebih dahulu sebelum mengendarainya.
kita sebaiknya selalu menggunakan sabuk pengaman ketika mengendarai mobil.
kita seharusnya memberikan kesempatan kepada pengemudi lain untuk mendahului.
kita harus mematuhi rambu-rambu lalu lintas ketika sedang mengemudikan kendaraan.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Angin puting beliung itu menyapu bersih kota-kota yang dilaluinya.
Majas yang digunakan dalam kalimat tersebut ialah . . . .
personifikasi
hiperbola
simile
pleonasme
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
30 sec • 1 pt
Tubuhnya seperti tiang yang tinggi menjulang.
Majas yang digunakan dalam kalimat tersebut ialah . . . .
personifikasi
hiperbola
simile
pleonasme
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?