
Teks Biografi
Authored by PANCARUKMI RETNANINGSIH
World Languages
10th Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
15 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Perbedaan biografi dan autobiografi adalah
Biografi merupakan teks riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut sedangkan autobiografi merupakan teks riwayat hidup yang ditulis oleh orang lain.
Biografi merupakan teks riwayat hidup yang penulisnya mendapatkan izin tokoh tersebut sedangkan autobiografi merupakan teks riwayat hidup yang penulisannya tanpa seizing tokoh tersebut.
Biografi merupakan teks perjalanan hidup lengkap seorang tokoh sedangkan autobiografi merupakan teks perjalanan karier tokoh mulai dari awal hingga akhir karier.
Biografi merupakan teks riwayat hidup yang ditulis oleh orang lain sedangkan autobiografi merupakan teks riwayat hidup yang ditulis sendiri oleh tokoh tersebut.
Biografi merupakan teks riwayat hidup yang penulisannya tanpa seizing tokoh tersebut sedangkan autobiografi merupakan teks riwayat hidup yang penulisannya mendapatkan izin tokoh tersebut.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Cermati kutipan biografi berikut!
Tuanku Iman Bonjol seorang tokoh ulama, pemimpin, dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam sebuah peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada 1803-1837. Tuanku Imam Bonjol lahir dengan nama asli Muhammad Shahab di Bonjol pada 1772. Dia merupakan putra dari pasangan Khatib Bayanuddin yang merupakan seorang alim ulama dari Sungai Rimbang, Suliki, Lima Puluh Kota dengan istrinya Hamatun. Sebagai ulama dan pemimpin masyarakat setempat, Muhammad Shahab atau Tuanku Imam Bonjol memperoleh beberapa gelar, antara lain yaitu Peto Syarif, Malin Basa, dan Tuanku Imam. Tuanku nan Renceh dari Kamang, Agam sebagai salah seorang pemimpin dari Harimau nan Salapan adalah yang menunjuknya sebagai Imam (pemimpin) bagi kaum Padri di Bonjol. Ia sendiri akhirnya lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Tuanku Imam Bonjol.
Kutipan teks tersebut merupakan bagian …. teks biografi
orientasi
perjuangan
peristiwa
keteladanan
reorientasi
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Cermati kutipan biografi berikut!
Tuanku Iman Bonjol seorang tokoh ulama, pemimpin, dan pejuang yang berperang melawan Belanda dalam sebuah peperangan yang dikenal dengan nama Perang Padri pada 1803-1837. Tuanku Imam Bonjol lahir dengan nama asli Muhammad Shahab di Bonjol pada 1772. Dia merupakan putra dari pasangan Khatib Bayanuddin yang merupakan seorang alim ulama dari Sungai Rimbang, Suliki, Lima Puluh Kota dengan istrinya Hamatun. Sebagai ulama dan pemimpin masyarakat setempat, Muhammad Shahab atau Tuanku Imam Bonjol memperoleh beberapa gelar, antara lain yaitu Peto Syarif, Malin Basa, dan Tuanku Imam. Tuanku nan Renceh dari Kamang, Agam sebagai salah seorang pemimpin dari Harimau nan Salapan adalah yang menunjuknya sebagai Imam (pemimpin) bagi kaum Padri di Bonjol. Ia sendiri akhirnya lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Tuanku Imam Bonjol.
Informasi penting dari kutipan teks tersebut adalah ….
perjuangan Tuanku Imam Bonjol
silsilah keluarga Tuanku Imam Bonjol
penghargaan yang diraih Tuanku Imam Bonjol
pengenalan tokoh Tuanku Imam Bonjol
kelahiran Tuanku Imam Bonjol
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Cermatilah kutipan biografi berikut!
Sejak masa kanak-kanak, Gus Dur mempunyai kegemaran membaca dan rajin memanfaatkan perpustakaan pribadi ayahnya. Selain itu, beliau aktif berkunjung ke perpustakaan umum di Jakarta. Pada usia belasan tahun Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel, dan buku-buku. Di samping membaca, beliau juga hobi bermain bola, catur dan music. Bahkan, Gus Dur pernah diminta untuk menjadi komentator sepak bola di televisi. Kegemaran lainnya,yang ikut juga melengkapi hobinya adalah menonton bioskop. Kegemarannya ini menimbulkan apresiasi yang mendalam dalam dunia film. Inilah sebabnya mengapa Gus Dur pada 1986-1987 diangkat sebagai ketua juri Festival Film Indonesia.
Keteladanan seorang Gus Dur adalah ….
aktif mengunjungi perpustakaan dan rajin membaca
menjadi ketua juri Festival Film Indonesia
memiliki banyak talenta, seperti bermain bola, catur, dan musik
menjadi komentator sepak bola di televisi
apresiasi yang mendalam dalam dunia film
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Cermatilah kutipan biografi berikut!
Sejak masa kanak-kanak, Gus Dur mempunyai kegemaran membaca dan rajin memanfaatkan perpustakaan pribadi ayahnya. Selain itu, beliau aktif berkunjung ke perpustakaan umum di Jakarta. Pada usia belasan tahun Gus Dur telah akrab dengan berbagai majalah, surat kabar, novel, dan buku-buku. Di samping membaca, beliau juga hobi bermain bola, catur dan music. Bahkan, Gus Dur pernah diminta untuk menjadi komentator sepak bola di televisi. Kegemaran lainnya,yang ikut juga melengkapi hobinya adalah menonton bioskop. Kegemarannya ini menimbulkan apresiasi yang mendalam dalam dunia film. Inilah sebabnya mengapa Gus Dur pada 1986-1987 diangkat sebagai ketua juri Festival Film Indonesia.
Kalimat kedua mengandung unsur kebahasaan ….
pronomina, adjektiva, dan verba
konjungsi, pronomina, adjektiva, dan verba
verba, adjektiva, waktu, peristiwa, dan tempat
adjektiva, pronomina, dan konjungsi
konjungsi, verba, waktu, peristiwa, dan tempat
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Perhatikan teks berikut!
Kematian Diana telah memunculkan debat publik mengenai peran monarki Inggris. Banyak orang merasa bahwa sentuhan “merakyat” Putri Diana berbeda jauh dengan pendekatan yang lebih formal dari keluarga Kerajaan Inggris yang lain. Kematian Diana pula yang memicu diskusi mengenai campur tangan pers dalam kehidupan orang-orang terkenal. Memang, ketika kecelakaan yang menewaskan Putri Diana terjadi, mobil yang dikendarainya sedang dikuntit oleh para paparazi (wartawan foto). Diadaptasi dari Ready Susanto, 2008, 100 Tokoh Abad Ke-20 Paling Berpengaruh, Cetakan II, Bandung: Penerbit Nuansa, hlm. 78-80.
Teks di atas termasuk struktur teks biografi bagian ….
orientasi
urutan
peristiwa
komplikasi
reorientasi
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 2 pts
Bacalah teks biografi berikut!
Raden Ajeng Kartini lahir dari keturunan keluarga terpandang pada 21 April 1879. Karakternya haus akan ilmu dan dirinya pun pernah merasakan bangku pendidikan sekolah dasar. Dirinya menginginkan untuk bisa melanjutkan pendidikan ... sang ayah justru menentang. Kartini pun akhirnya harus memendam keinginannya tersebut, tapi dia tak berhenti belajar yakni dengan banyak membaca.
Dari sinilah dia kemudian bisa mengajar wanita lain di sekitarnya dan menanamkan pola pikir lebih berkembang. Pada usia 25 tahun, Kartini meninggal dunia. Meski demikian, karya dan pemikirannya masih tetap terkenang sampai saat ini.
Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian rumpang dalam teks tersebut adalah ....
dan
dengan
tetapi
lalu
tapi
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Microsoft
or continue with
%20(1).png)
Apple
Others
By signing up, you agree to our Terms of Service & Privacy Policy
Already have an account?