
soal Materi dakwah, khutbah, dan tablig
Authored by pembelajaran Romli
Other
2nd Grade
Used 3+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
20 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Perhatikan potongan ayat berikut: وَمَن يُشَاقِقِ الرَّسُولَ مِن بَعْدِ مَا تَبَيَّنَ لَهُ الْهُدَىٰ وَيَتَّبِعْ غَيْرَ سَبِيلِ الْمُؤْمِنِينَ... “Dan barang siapa menentang Rasul setelah jelas kebenaran baginya dan mengikuti jalan yang bukan jalan orang-orang mukmin...” (Q.S. An-Nisā’/4:115) Dalam konteks dakwah dan khutbah masa kini, ayat tersebut memberikan peringatan agar seorang dai atau khatib tidak menyimpang dari ajaran Rasulullah saw. Berdasarkan ilmu tajwid, hukum bacaan pada kata "مَن يُشَاقِقِ" adalah...
Idgham bighunnah, karena terdapat huruf nun sukun bertemu huruf ya, menunjukkan peleburan dengan dengung.
Izhar halqi, karena nun sukun bertemu dengan huruf ha.
Iqlab, karena nun sukun bertemu dengan huruf ba.
Ikhfa haqiqi, karena nun sukun bertemu dengan huruf ta.
Idgham bilaghunnah, karena nun sukun bertemu dengan huruf lam.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Ayat Q.S. An-Nisā’ ayat 115 tidak hanya berbicara tentang pelanggaran terhadap Rasulullah saw., tetapi juga menggambarkan konsekuensi sosial dan spiritual bagi orang yang menolak kebenaran setelah mengetahuinya. Arti lengkap ayat tersebut menunjukkan bahwa...
Barang siapa menentang Rasul dan tidak mengikuti jalan orang beriman setelah jelas kebenaran baginya, maka Allah akan membiarkannya dalam kesesatan dan memasukkannya ke dalam neraka Jahannam.
Barang siapa mengikuti Rasul maka akan mendapatkan pahala berlipat ganda.
Barang siapa mengikuti jalan orang mukmin maka akan diberi petunjuk dunia.
Barang siapa menentang kebenaran maka tetap diterima amalnya.
Barang siapa menolak wahyu maka masih bisa mendapatkan ampunan tanpa tobat.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Ayat Q.S. An-Nisā’/4:115 menjadi dasar penting dalam pelaksanaan khutbah dan dakwah karena mengingatkan bahwa kebenaran tidak boleh disampaikan tanpa bimbingan wahyu. Dalam konteks khutbah Jumat, pesan ayat ini menegaskan bahwa seorang khatib harus…
Menyampaikan khutbah berdasarkan tuntunan Rasulullah saw. dan para sahabat agar isi khutbah tidak menyimpang dari jalan kebenaran.
Menyampaikan khutbah dengan menyesuaikan gaya bicara jamaah.
Menghindari pembacaan ayat Al-Qur’an agar khutbah lebih singkat.
Mengedepankan opini pribadi agar lebih menarik perhatian.
Membahas isu sosial tanpa dalil agar jamaah fokus pada konteks kekinian.
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Perhatikan hadis berikut: عَنْ عَبْدِ اللهِ بْنِ عَمْرٍو، قَالَ: قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، “بَلِّغُوا عَنِّي وَلَوْ آيَةً...” (رواه البخاري) Dalam konteks modern, ketika pesan keislaman dapat disampaikan melalui berbagai media seperti podcast, media sosial, atau video pendek, hadis di atas mengandung makna bahwa...
Setiap muslim berkewajiban menyampaikan ajaran Islam walau satu ayat, selama sesuai dengan pemahamannya yang benar dan niat yang ikhlas.
Hanya ulama yang boleh menyampaikan pesan agama agar tidak salah tafsir.
Setiap orang dilarang menyampaikan pesan Islam di luar mimbar masjid.
Dakwah sebaiknya dilakukan hanya dalam forum resmi agar tertib.
Hanya guru agama yang berhak menafsirkan ayat Al-Qur’an kepada masyarakat.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Hadis Nabi “Ballighu ‘anni walau ayah” menunjukkan tanggung jawab universal umat Islam dalam menyampaikan pesan kebenaran. Dalam konteks pendidikan, seorang siswa yang menasihati temannya agar jujur dan rajin beribadah telah menerapkan…
Prinsip tablig sesuai hadis, yaitu menyampaikan kebenaran sekecil apa pun secara ikhlas dan bertanggung jawab.
Prinsip dakwah bil hal yang hanya dilakukan oleh guru atau ustaz.
Prinsip khutbah formal yang wajib dilakukan di masjid.
Prinsip dakwah yang bersifat paksaan agar teman berubah.
Prinsip sosial tanpa nilai keagamaan.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Dalam khutbah Jumat, terdapat syarat tertentu agar khutbah sah secara syar’i. Misalnya, khatib harus laki-laki, suci dari hadas dan najis, berdiri di atas mimbar, dan mengetahui rukun khutbah. Syarat-syarat tersebut mengandung makna bahwa…
Seorang khatib harus memenuhi kriteria kesucian dan keilmuan agar pesan keagamaannya diterima dengan baik.
Khutbah boleh dilakukan oleh siapa pun selama niatnya baik.
Syarat-syarat tersebut hanya berlaku di masa Rasulullah saw.
Khatib boleh membaca khutbah sambil duduk tanpa berdiri.
Syarat khatib hanya bersifat formalitas tanpa nilai spiritual.
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
2 mins • 1 pt
Isi khutbah yang baik bukan hanya menampilkan ayat dan hadis, tetapi juga menyentuh kebutuhan moral masyarakat. Jika seorang khatib menyampaikan khutbah yang mengandung unsur hasutan terhadap kelompok tertentu, maka khutbah tersebut…
Tidak sesuai syarat materi khutbah karena bertentangan dengan tujuan meningkatkan ketakwaan dan persaudaraan umat.
Diperbolehkan karena mengungkapkan fakta sosial.
Tetap sah selama dilakukan di atas mimbar.
Hanya berdampak pada kelompok yang disinggung saja.
Dapat diterima jika isi khutbahnya disetujui oleh jamaah.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?