
PRETEST & POSTEST PANCASILA KELAS X-1 (pertemuan 1)
Authored by Icha Julianti
Other
10th Grade
Used 4+ times

AI Actions
Add similar questions
Adjust reading levels
Convert to real-world scenario
Translate activity
More...
Content View
Student View
10 questions
Show all answers
1.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Dalam sidang BPUPK, terdapat perbedaan usulan dasar negara antara Moh. Yamin, Soepomo, dan Ir. Soekarno. Soepomo menekankan konsep "negara integralistik" di mana negara menyatu dengan rakyatnya, sedangkan Soekarno lebih menonjolkan prinsip "musyawarah" dan "demokrasi". Perbedaan mendasar ini menunjukkan bahwa para pendiri bangsa...
Tidak memiliki visi yang sama sekali tentang Indonesia merdeka.
Sedang bersaing untuk menunjukkan siapa yang paling hebat.
Memiliki latar belakang pendidikan dan ideologi yang berbeda-beda.
Berusaha menggabungkan berbagai pandangan filosofis dunia untuk menciptakan dasar negara yang sesuai dengan kepribadian Indonesia.
Hanya meniru konsep negara-negara yang sudah ada saat itu.
2.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Perubahan sila pertama dalam Piagam Jakarta, dari "Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya" menjadi "Ketuhanan Yang Maha Esa" pada 18 Agustus 1945 terjadi atas usulan dari perwakilan Indonesia Timur. Dinamika ini menunjukkan sebuah pelajaran berharga, yaitu...
Keputusan mayoritas harus selalu diikuti dalam bernegara.
Para pendiri bangsa lebih mementingkan persatuan nasional di atas kepentingan golongan.
Piagam Jakarta adalah dokumen yang gagal dan tidak relevan.
Kelompok minoritas memiliki kekuatan untuk mengubah keputusan dasar negara.
Proses perumusan Pancasila berjalan dengan sangat cepat tanpa perdebatan.
3.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Pemerintah berencana mengeluarkan undang-undang baru tentang perlindungan data pribadi di dunia digital. Dalam proses pembuatannya, para ahli hukum dan DPR harus memastikan bahwa setiap pasal dalam UU tersebut tidak bertentangan dengan nilai kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial. Hal ini merupakan contoh konkret dari fungsi Pancasila sebagai...
Pandangan hidup bangsa
Ideologi negara
Dasar negara
Jiwa dan kepribadian bangsa
Perjanjian luhur bangsa
4.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Di grup WhatsApp kelasmu, tersebar sebuah berita yang menyudutkan salah satu suku tertentu. Berita tersebut belum terbukti kebenarannya dan mulai menimbulkan perdebatan panas serta saling mengejek. Sebagai siswa yang memahami nilai Pancasila, gagasan solutif yang paling tepat untuk mengatasi situasi ini adalah...
Langsung keluar dari grup untuk menghindari masalah.
Memarahi penyebar berita pertama kali di depan semua anggota grup.
Mengajak anggota grup untuk berhenti berdebat dan melakukan verifikasi fakta (tabayyun) terlebih dahulu.
Melaporkan semua anggota yang terlibat perdebatan kepada wali kelas.
Menimpali dengan lelucon agar suasana kembali cair.
5.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Ir. Soekarno dalam pidato 1 Juni 1945 mengusulkan Pancasila bisa diperas menjadi Trisila (Sosio-nasionalisme, Sosio-demokrasi, Ketuhanan) dan bahkan Ekasila, yaitu "Gotong Royong". Upaya "memeras" sila-sila ini bukanlah untuk menyederhanakan, melainkan untuk...
Menunjukkan bahwa sila-sila lain tidak terlalu penting.
Mencari satu sila pamungkas yang paling kuat dari yang lain.
Menemukan inti atau jiwa dari kelima sila yang saling berkaitan erat.
Memudahkan rakyat untuk menghafalnya.
Mengganti kelima sila dengan satu sila saja agar lebih praktis.
6.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Seorang pengusaha sukses di daerahmu selalu menyisihkan sebagian keuntungannya untuk beasiswa anak-anak tidak mampu dan rutin mengadakan program pemberdayaan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Ia melakukan ini bukan karena peraturan pemerintah, melainkan karena keyakinan bahwa kesuksesannya harus bermanfaat bagi orang lain. Sikap ini menunjukkan bahwa Pancasila telah berfungsi sebagai...
Dasar negara
Ideologi terbuka
Perjanjian luhur
Sumber hukum
Pandangan hidup bangsa (Way of Life)
7.
MULTIPLE CHOICE QUESTION
45 sec • 1 pt
Proses perumusan dasar negara memakan waktu yang cukup panjang, mulai dari sidang BPUPK pertama (Mei-Juni 1945), Panitia Sembilan (Juni 1945), hingga pengesahan oleh PPKI (18 Agustus 1945). Durasi waktu yang panjang ini mengindikasikan bahwa...
Para pendiri bangsa tidak kompeten dalam merumuskan dasar negara.
Terjadi perdebatan yang sangat mendalam dan serius untuk mencapai konsensus.
Bangsa Indonesia tidak siap untuk merdeka pada saat itu.
Ada banyak campur tangan dari pihak penjajah Jepang.
Tidak ada catatan yang jelas tentang proses perumusannya.
Access all questions and much more by creating a free account
Create resources
Host any resource
Get auto-graded reports

Continue with Google

Continue with Email

Continue with Classlink

Continue with Clever
or continue with

Microsoft
%20(1).png)
Apple
Others
Already have an account?