WorksheetsMSME Risk Awareness
Total questions: 10
Worksheet time: 5mins
Berikut ini penyebab dari Risiko Operasional, yaitu
a. System & External event
b. People/ SDM
c. Internal Procces
d. Semua Benar
Early Warning Review (EWRL) merupakan proses deteksi dini atas kondisi atau kelemahan kualitas kredit debitur, agar Unit Bisnis atau pihak terkait dapat mengambil tindakan dan langkah pengamanan resiko kredit serta menjadi bahan penentuan Watch List Account atau kualitas kredit debitur (kolektibilitas). Berikut ini periode bulan pelaporan ERWL
a. Maret- Juni- September- Desember
b April- Agustus- Desember
c. Agustus- Desember
d. Desember
Periodical Review ERWL, dapat dilakukan secara 6 (enam) bulanan untuk debitur yang memenuhi kriteria sebagai berikut, kecuali
a.Tercatat sebagai kolektibilitas 1 dengan track record pembayaran lancar, baik pokok maupun bunga, minimal dalam 6 (enam) bulan sebelum periode review
b. Debitur tidak termasuk kategori debitur yang sedang atau akan melakukan proses restrukturisasi. Definisi serta persyaratan restrukturisasi mengacu kepada Kebijakan Kredit Komersial sub kebijakan Penanganan Kredit Bermasalah dan SOP Restrukturisasi Kredit Bermasalah
c. Debitur memiliki financial covenant breach
d. Debitur tidak termasuk kategori Prohibited Credit, High Risk Credit dan/atau Special Consideration Credit. Definisi serta kriteria dari ketiga jenis kredit tersebut mengacu kepada Kebijakan Kredit Komersial sub kebijakan Pemberian Kredit.
Pilihlah pernyataan terkait pelaksanaan kunjungan berikut yang paling benar dilakukan oleh RM
a. RM melakukan kunjungan ke Debitur selama tahun berjalan dengan kondisi kolektibilitas 1 di bulan September dan November.
b. RM melakukan kunjungan ke Debitur selama tahun berjalan dengan kondisi Debitur Kolektibilitas 2 di bulan January, February dan Agustus.
c. RM tidak melakukan kunjungan ke Debitur, dikarenakan fasilitas Debitur ialah fully Secured (Cash Collateral)
d. RM melakukan kunjungan ke Debitur selama tahun berjalan dengan kondisi Debitur Kolektibilitas 1 di bulan January, Maret dan Agustus.
Dibawah ini merupakan tugas dan tanggung jawab Unit Bisnis dalam pembuatan Basic Information Report (BIR), kecuali
a. Bertanggung jawab melakukan pengumpulan informasi, data serta seluruh dokumen yang diperlukan untuk kemudian melakukan pengisian seluruh informasi debitur pada BIR
b. Memastikan bahwa informasi yang dituangkan merupakan data terkini dari debitur
c. Menginput data sesuai dengan field yang tersedia pada core system
d. Bertanggung jawab atas informasi yang diisi pada BIR
Dibawah ini pernyataan terkait pelaksanaan Trade Checking, Pilihlah pernyataan yang paling benar:
1. Trade Checking dapat dilakukan kepada 2 Buyer
2. Trade Checking dapat dilakukan kepada 1 Buyer terbesar dan 1 supplier manapun
3. Trade Checking harus dilakukan kepada Top 5 Buyer dan Top 5 Supplier
4. Trade Checking dapat dilakukan diluar Top 5 Buyer dan Top 5 Supplier, namun dengan justifikasi yang jelas dan dicantumkan pada BIR
Pernyataan yang paling benar ialah…
a. 1 dan 2
b. 1 dan 3
c. 1,2, dan 3
d. 1,3,dan 4
Sesuai dengan Kebijakan Kredit Komersial, AML Checking wajib dilakukan kepada pihak pihak berikut ini kecuali:
a. Debitur dan Pasangan Nikah
b.Guarantor (PG & CG)
c. Pengurus dan Key Person
d. Supplier Debitur (Debitur tidak transaksi Trade Finance dalam mata uang valas)
Manakah dari pernyataan berikut yang tidak benar terkait pelaksanaan SLIK Checking
a. SLIK Checking wajib dilakukan kepada Pengurus dan Key Person
b. SLIK Checking tidak wajib dilakukan kepada Pasangan Nikah Debitur (jika Debitur terikat perjanjian pisah harta)
c. SLIK Checking dapat dilakukan kepada Calon Debitur hanya jika sudah terdapat Form Permohonan Kredit Debitur
d, a. SLIK Checking dapat dilakukan ketika Debitur secara lisan menyatakan ketersediaannya untuk mengajukan permohonan Kredit.
Jika Unit Bisnis menemukan Debitur dengan kategori Politically Exposed Person pada saat pengajuan perpanjangan fasilitas, maka yang harus dilakukan Unit Bisnis ialah
a. Menjalankan proses Escalated Due Diligence
b. Menjalankan proses Customer Due Diligence
c. Menjalankan proses Enhanced Due Diligence
d. Mengajukan persetujuan khusus untuk diteruskan proses Approvalnya
Analisa Primary Source of Repayment (PSOR), Secondary Source of Repayment (SSOR), Primary Source of Breakeven dilakukan kepada…
a. Debitur dengan limit ≥ Rp 25 Milyar, termasuk BPR
b. Debitur dengan limit ≥ Rp 25 Milyar, kecuali RLP,BPR.
c. Debitur dengan limit Rp 15 - Rp 25 Milyar
d. Debitur dengan limit sampai dengan Rp 25 Milyar
