WorksheetsC124sh_CL4ss_C
Total questions: 113
Worksheet time: 2hrs 53mins
Name
Class
Date
1.
Seorang pemimpin yang memiliki budaya untuk melakukan diskusi di pagi hari untuk memotivasi dan menyemangati para bawahan, sehingga para bawahan menerima dan memahami tujuan organisasi secara antusias, dan bekerja secara efektif ke arah tercapainya tujuan organisasi. Hal tersebut menunjukkan peranan pemimpin sebagai…..
a)
Sumber inspirasi (inspiring)
b)
Katalisastor (catalysing)
c)
Pendukung tercapainya tujuan (supplying objectives)
d)
Pencipta rasa aman (providing security)
2.
Salah satu peranan pemimpin yaitu bersikap adil (arbitrating). Hal tersebut bermakna bahwa
a)
Apabila di antara bawahan tidak bisa memecahkan persoalan dalam hubungan di antara mereka, pemimpin perlu turun tangan untuk segera menyelesaikan dengan adil dan tidak memihak.
b)
Apabila di antara bawahan tidak bisa memecahkan persoalan dalam hubungan di antara mereka, pemimpin perlu turun tangan untuk memerintahkan para bawahan untuk segera menyelesaikan.
c)
Pemimpinan memiliki kewibawaan atau pengaruh yang mampu menggerakan hati orang lain.
d)
Pemimpinan mampu memelihara dan membina rasa pengabdian, partisipasi dan harga diri, serta rasa kebersamaan diantara para bawahan.
3.
Menjadi pimpinan yang menjadi tauladan bagi bawahan karena mampu melaksanakan prinsip “walk the talk” akan menjadikan seorang pemimpin memiliki kewibawaan yang pada akhirnya sangat mendukung peranan seorang pemimpin, yaitu..
a)
Memberikan sugesti (suggesting)
b)
Mendukung tercapainya tujuan (supplying objectives)
c)
Bersikap menghargai (praising)
d)
Katalisastor (catalysing)
4.
Mana yang merupakan contoh prosedur analitis:
a)
Rekalkulasi bunga terhutang
b)
Konfirmasi piutang
c)
Menganalisa fluktuasi nilai akun dari tahun ke tahun
d)
Menguji otorisasi pada SPM
5.
Analisa laporan keuangan biasa digunakan dalam rangka:
a)
Prosedur analitis
b)
Pengujian Pengendalian
c)
Pemahaman entitas
d)
Pengujian substantif
6.
Suatu pernyataan atau informasi yang mewakili pernyataan manajemen tentang suatu akun disebut dengan:
a)
Representasi
b)
Asersi
c)
Keterangan
d)
Catatan
7.
Contoh asersi manajemen yang paling benar adalah:
a)
completeness, presentation and disclosure, right and obligation, Existence or occurence, valuation
b)
Existence, completeness, right, valuation
c)
Completeness, right, valuation, presentation
d)
Existence or occurence, right and obligation, completeness, full disclosure, presentation
8.
Membandingkan antara penambahan belanja modal pada LRA dengan penambahan nilai asset tetap merupakan prosedur analitas dalam menilai asersi:
a)
Existence
b)
Completeness
c)
Right
d)
Existence dan completeness
9.
Melakukan analisis trend pendapatan dari tahun ketahun dilakukan dalam rangka menilai asersi:
a)
Existence
b)
Completeness
c)
Right
d)
Mungkin Ketiga-tiganya
10.
Analisa yang logik atas hubungan yang wajar atau tidak wajar dari suatu asersi dengan asersi lain atau antar informasi dalam laporan keuangan disebut dengan :
a)
Pengujian substantif
b)
Pengujian pengendalian
c)
Prosedur analitis
d)
Prosedur investigatif
11.
Manakah pernyataan yang paling tepat dibawah ini:
a)
Nilai-nilai etika menjadi dasar penerapan moral dan memperkuat nilai spiritual yang telah ada pada diri setiap orang.
b)
Nilai etika dan nilai moral merupakan dua hal yang berbeda namun saling mendukung dan melengkapi
c)
Nilai-nilai spiritual menjadi pondasi dalam memperkuat dan menginternalisasi nilai-nilai etika
d)
Nilai-nilai etika akan mengatur perilaku setiap individu organisasi agar tercapai tujuan setiap individu
12.
Knight and O’leary (2005) pada Unti Ludigdo (2010) menyatakan bahwa beberapa problem etis dalam kapitalisme korporat berpusat pada kegagalan kepemimpinan dalam bisnis korporat tersebut, maka pernyataan yang tepat atas pendapat tersebut adalah:
a)
Pemimpin yang tidak beretika akan membuat semua individu organisasi tidak beretika
b)
Pemimpin yang hanya mendahulukan keberhasilan material akan mengabaikan nilai etika
c)
Faham kapitalisme mempengaruhi tidak terimplementasikannya nilai-nilai etika
d)
Nilai-nilai pemimpin akan lebih dikedepankan dibandingkan nilai-nilai etika
13.
Sasaran penerapan nilai-nilai dasar BPK adalah:
a)
Menumbuhkembangkan nilai-nilai moral dalam perilaku kehidupan sehari-hari
b)
Menyelaraskan persepsi, pola pikir dan perilaku yang menyimpang dalam melaksanakan tugas
c)
Mempercepat proses penyidikan atas Korupsi, Kolusi, dan Nepotisme
d)
Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap setiap individu pemeriksaan BPK
14.
Unti Ludigdo (2010) “menjelaskan bahwa hati adalah sumber keberanian, semangat, integritas, dan komitmen”, maka pernyataan yang tepat adalah:
a)
Maka penerapan nilai-nilai dasar harus dimulai dengan hati
b)
Motivasi diri setiap individu dimulai dari hatinya
c)
Semua tindakan individu dikendalikan oleh apa yang ada dihatinya
d)
Selesaikan masalah hati sebelum menerapkan nilai-nilai dasar
15.
Manakah dibawah ini pernyataan yang tepat atas SQ:
a)
kemampuan untuk menjadikan setiap perilakunya adalah bagian dari ibadah
b)
kemampuan memecahkan persoalan makna hidup dalam organisasi
c)
kemampuan menggunakan semangat spiritual dalam masalah ritual hidup
d)
kemampuan menyelaraskan tujuan hidup dalam tujuan beraktivitasnya
16.
Emotional Quotient (EQ) berarti adalah:
a)
Kecerdasan emosi
b)
Kemampuan mengelola pelaksanaan tugas agar tidak emosional
c)
Kemampuan mengelola tensitas emosi sesuai kebutuhan lingkungan
d)
Kemampuan mengelola emosi marah-sedih-takut-gembira sesuai tujuan jangka pendek dan jangka panjang
17.
Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2004 Pasal 7, mengatur sikap perilaku PNS, “tanggap, terbuka, jujur, dan akurat, serta tepat waktu dalam melaksanakan setiap kebijakan dan program Pemerintah” merupakan bagian dari etika:
a)
Dalam berorganisasi
b)
Dengan sesama PNS
c)
Dalam bermasyarakat
d)
Dalam bernegara
18.
Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2004 Pasal 7, mengatur sikap perilaku PNS, “mewujudkan pola hidup sederhana” merupakan bagian dari etika:
a)
Dalam berorganisasi
b)
Dengan diri sendiri
c)
Dalam bermasyarakat
d)
Dalam bernegara
19.
Peraturan Pemerintah No 42 Tahun 2004 Pasal 7, mengatur sikap perilaku PNS, “jujur dan terbuka serta tidak memberikan informasi yang tidak benar”, merupakan bagian dari etika:
a)
Dalam berorganisasi
b)
Dengan diri sendiri
c)
Dalam bermasyarakat
d)
Dalam bernegara
20.
Unsur-unsur dari Perbuatan Melawan Hukum adalah sebagai berikut,kecuali:
a)
Adanya suatu keharusan atau kebiasaan dalam masyarakat yang terlanggar
b)
Adanya suatu perbuatan; Perbuatan tersebut melawan hukum
c)
Adanya kesalahan dari pihak pelaku; Adanya kerugian bagi korban
d)
Adanya hubungan kausal antara perbuatan dengan kerugian
21.
Semua unsur dari rumusan delik telah dipenuhi merupakan makna dari
a)
Sifat melawan hukum formal
b)
Sifat melawan hukum materil
c)
Perbuatan melawan hukum
d)
kata melawan hukum dicantumkan dalam rumusan delik
22.
Dalam hukum pidana, sifat melawan hukum memiliki makna, KECUALI
a)
perbuatan melawan hukum diartikan syarat umum
b)
kata melawan hukum dicantumkan dalam rumusan delik
c)
sifat melawan hukum formal
d)
Adanya kesalahan dari pihak pelaku
23.
……………..mengandung dua pandangan yakni dari sudut perbuatannya mengandung arti melanggar atau membahayakan kepentingan hukum yang hendak dilindungi oleh pembuat UU rumusan delik.
a)
Sifat melawan hukum materil
b)
Perbuatan melawan hukum
c)
Sifat melawan hukum formal
d)
kata melawan hukum dicantumkan dalam rumusan delik
24.
Dari sudut sumber hukumnya, sifat melawan hukum mengandung pertentangan dengan asas:
a)
kepatutan, keadilan dan hukum yang hidup di masyarakat
b)
kepatuhan, kebijakan aturan dan etika yang berlaku di masyarakat
c)
tradisi, adat istiadat dalam masyarakat
d)
kepatutan, kepatuhan dan etika yang berlaku di masyarakat
25.
Berikut merupakan beberapa behavioural red flags yang sering terlihat pada pelaku fraud berdasarkan ACFE 2012 Report to the Nations, KECUALI:
a)
Asymetri information; consumtion need; passion
b)
Living beyond means; Financial difficulties
c)
Unusually close association with vendor/customer
d)
Control issues, Divorce/family problems; Wheeler-dealer attitude
26.
“Semua orang melakukannya” “(Kecurangan) itu sudah membudaya di organisasi ini” “Perusahaan ini berhutang pada saya” “Tidak akan ada orang yang tahu” “Atasan memerintahkan saya melakukannya” “(Uang) ini cuma saya pinjam sementara, nanti saya kembalikan”, merupakan
a)
Rationalization
b)
Opportunities
c)
Pressure
d)
Kickback and deadline
27.
Pemeriksa dapat menggali komponen Pressure dengan cara berikut ini, KECUALI:
a)
evaluasi spi dan kebijakan yang diterapkan
b)
hasil survey kepuasan pegawai
c)
interview beberapa pegawai
d)
mereviu Kode Etik organisasi
28.
Komponen Opportunity dapat digali melalui:
a)
evaluasi spi dan kebijakan yang diterapkan
b)
Kickback and deadline
c)
interview beberapa pegawai
d)
korespondensi
29.
Komponen Rationalization dapat digali melalui informasi melalui
a)
wawancara intensif ataupun reviu dokumen/notulen/korespondensi/dan lain-lain secara mendetail
b)
Survey dan penyebaran angket ke supplier/vendor
c)
Observasi lapangan dan observasi dokumen
d)
evaluasi system pengendalian intern dan kebijakan yang diterapkan
30.
Terlepas dari manfaat penggunaan fraud triangle analytics dalam upaya pencegahan dan pendeteksian kecurangan, berikut hal-hal yang harus diperhatikan mengenai fraud triangle analytics, KECUALI:
a)
Semua auditor internal harus menselaraskan prosedur audit mereka dengan konsep fraud triangle.
b)
Gunakan fraud triangle analytics hanya untuk area-area yang berisiko tinggi. Metodologi fraud triangle analytics memang efektif, namun juga agresif. Gunakan dengan bijak sebagai bagian dari program pencegahan atau respon terhadap kecurangan.
c)
Pahami peraturan perundang-undangan yang berlaku, terutama terkait akses terhadap data pribadi saat mengidentifikasi sumber informasi.
d)
Fraud triangle analytics dapat menjadi kompas/penunjuk arah dalam penelaahan data awal suatu kasus. Dapat dimodifikasi dan disesuaikan dengan budaya masingmasing organisasi.
31.
SPKN terdiri atas
a)
Kerangka Konseptual Pemeriksaan dan Penjelasan Standar
b)
Kerangka Konseptual Pemeriksaan dan Pernyataan Standar Pemeriksaan
c)
Peraturan BPK dan Naskah Standar
d)
Pasal-pasal peraturan BPK dan Penjelasan standar
32.
Apabila suatu kriteria dapat memberikan interpretasi yang berbeda-beda diantara pengguna kriteria tersebut, maka kriteria itu dikatakan TIDAK memiliki karakteristik:
a)
dapat dipahami
b)
dapat diterapkan
c)
akuntabel
d)
relevan
33.
bentuk independensi yang harus dipertahankan pemeriksa secara terus menerus meliputi:
a)
independensi materiil dan independensi formal (independence by law)
b)
independensi dalam pemikiran (independence of mind) dan independensi dalam penampilan (independence in appearance)
c)
independesi totalitas dan independensi partial
d)
independesi secara individu dan independensi secara kelembagaan
34.
pengertian dari bukti pemeriksaan adalah
a)
informasi yang digunakan oleh pemeriksa dalam menentukan kesesuaian hal pokok dengan kriteria pemeriksaan
b)
dokumen transaksi keuangan pemerintah yang terkait dengan temuan pemeriksaan
c)
dokumen yang dikumpulkan dan digunakan oleh pemeriksa untuk melakukan pemeriksaan
d)
informasi dalam dokumen transaksi yang digunakan pemeriksa untuk menggambarkan kondisi pemeriksaan
35.
Dalam pelaksanaan tugasnya, BPK memiliki wewenang untuk melakukan pemeriksaan KECUALI di:
a)
Tempat penyimpanan barang milik negara
b)
Tempat pelaksanaan kegiatan
c)
Tempat penyimpanan bukti/ dokumen
d)
Tempat pengujian hasil kegiatan
36.
Kewenangan BPK dalam pemeriksaan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, adalah:
a)
Menyita dokumen dan atau barang milik negara/ daerah yang menjadi bukti penyimpangan pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara
b)
Memutuskan penanggung jawab dan besaran semua kerugian negara yang terjadi dalam pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara
c)
Memberikan masukan atas rencana tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan yang dimuat dalam laporan hasil pemeriksaan
d)
Menentukan objek pemeriksaan, merencanakan dan melaksanakan pemeriksaan, menentukan waktu dan metode pemeriksaan serta menyusun dan menyajikan laporan pemeriksaan
37.
Bukan merupakan mandate pemeriksaan keuangan Negara adalah:
a)
hasil pemeriksaan BPK disampaikan kepada lembaga perwakilan rakyat sesuai kewenangannya
b)
BPK dapat mementukan objek, waktu dan metode pemeriksaan keuangan Negara
c)
keberadaan BPK untuk memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan Negara
d)
hasil pemeriksaan ditindaklanjuti oleh lembaga perwakilan dan badan lain sesuai dengan undang-undang
38.
sikap skeptisme professional selama proses pemeriksaan, dapat diwujudkan dalam bentuk…
a)
sikap dimana pemeriksa harus melakukan analisis perilaku pejabat dalam organisasi pihak terperiksa
b)
sikap dimana pemeriksa tidak menganggap auditee telah jujur dan tidak pula sebaliknya
c)
sikap dimana pemeriksa berpegangan bahwa semua manusia pada prinsipnya ingin berbuat kebaikan
d)
sikap dimana pemeriksa mengangkap bahwa pihak terperiksa pasti menyembunyikan kecurangannya
39.
Dalam pemerolehan bukti pemeriksaan, pemeriksa harus
a)
tetap melaksanakan prosedur pengumpulan bukti dengan biaya yang mahal dengan membebankan pembiayaannya pada entitas yang terperiksa
b)
menggunakan prosedur alternative yang lebih murah biayanya untuk mengumpulkan bukti yang diperlukan dalam pemeriksaan
c)
tetap melaksanakan prosedur pengumpulan bukti dengan biaya yang mahal dan melaksanakan prosedur alternative untuk pemerolehan bukti tersebut
d)
menghilangkan suatu prosedur pengumpulan bukti apabila biaya untuk memperoleh bukti tersebut sangat mahal
40.
terkait risiko pemeriksaan, yang BUKAN merupakan kewajiban pemeriksa adalah:
a)
mewaspadai keberadaan risiko pemeriksaan untuk menentukan pengaruhnya terhadap hasil pemeriksaan
b)
menyadari adanya risiko pemeriksaan
c)
mengelola risiko pemeriksaan
d)
menetapkan tingkat risiko pemeriksaan yang dapat diterima
41.
suatu sikap dan tindakan dalam melaksanakan pemeriksaan yang tidak memihak kepada siapa pun; tidak dipengaruhi oleh siapapun; objektif; dan bebas dari benturan kepentingan (conflict of interest), merupakan konsepsi dari nilai:
a)
independesi
b)
profesionalisme
c)
pemufakatan
d)
kemandrian
42.
Manakah yang paling tepat terkait kegunaan metode flow chart adalah
a)
memahami proses bisnis suatu entitas
b)
mengidentifikasi kelemahan dan pengendalian suatu siklus
c)
alat bantu ketika melakukan observasi
d)
betul semua
43.
Langkah-langkah yang tepat dalam memulai pengisian diagram SIPOC adalah:
a)
Memulai dengan mengisi bagian input karena memicu terlengkapinya sebuah proses
b)
Memulai dengan mengisi bagian proses berupa kegiatan-kegiatan inti terkait proses
c)
Memulai dengan mengisi bagian customer sebagai pihak yang mengkonsumsi output dari proses
d)
Memulai dengan mengisi bagian supplier agar diketahui siapa saja yang menyediakan input untuk menjalankan proses
44.
Fungsi dari Pareto Chart adalah
a)
Memperoleh kesimpulan hubungan antara variabel
b)
Mengidentifikasi sebab dominan berdasarkan frekuensi kejadian
c)
Menggali penyebab sebuah masalah secara sederhana
d)
mengidentifikasi adanya pengendalian
45.
Flowchrting of process flow adalah
a)
Metode yang mengambarkan suatu proses berlangsung dari awal sampai akhir
b)
Metode sample
c)
Metode gambar model
d)
Metode audit
46.
Jalur kritis adalah jalur yang menggambarkan aktivitas‐aktivitas dan event‐event yang harus dilakukan pengawasan yang ketat, karena perubahan pada jalur ini akan mengakibatkan perubahan proyek. Berikut ini adalah istilah-istilah yang biasa digunakan untuk mengetahui jalur kritis, kecuali:
a)
Event time
b)
Earliest event time
c)
Newest event time
d)
Float time
47.
Metodologi pemecahan masalah dengan cara memisahkan gejala/ symptom dari penyebab persoalan dengan mengajukan lima pertanyaan sederhana disebut metode:
a)
SIPOC
b)
Fishbone Diagram
c)
5 Whys
d)
Diagram Pareto
48.
Untuk mengidentifikasi akar penyebab dari suatu masalah serta membangkitkan ide‐ide dalam rangka mengatasi permasalahan tersebut merupakan salah satu manfaat dari metode pemcahan masalah:
a)
FMEA
b)
SIPOC
c)
Fishbone Diagram
d)
Lintasan Kritis
49.
Berikut merupakan prinsip-prinsip presentasi, kecuali:
a)
Situation
b)
Publicity
c)
Audience
d)
Material
50.
Berdasarkan eksperimen yang dilakukan pakar komunikasi Dr. John Medina, otak audiens hanya dapat memperhatikan sesuatu selama
a)
10 menit
b)
20 menit
c)
30 menit
d)
40 menit
51.
Bentuk dan karakter komunikasi dapat dilihat dari pihak yang dilibatkan dalam komunikasi. Komunikasi eksternal tim dapat terjadi terhadap:
a)
Anggota Tim
b)
Ketua Tim yang Lain
c)
Pengendali Teknis
d)
Pihak lain yang relevan
52.
Dalam menggunakan kutipan pada saat pembukaan presentasi, hal-hal yang harus diperhatikan adalah kecuali
a)
berasal dari orang-orang yang kredibel
b)
berasal dari orang-orang yang terkenal
c)
relevan
d)
ringkas
53.
Hal-hal yang perlu diperhatikan terkait dengan penggunaan suara pada saat presentasi dibawah ini, kecuali:
a)
Volume suara
b)
Intonasi
c)
Artikulasi
d)
Harmonisasi
54.
Berikut merupakan persiapan presentasi yang matang, kecuali:
a)
Mengetahui tujuan presentasi
b)
Menyiapkan bahan/ materi presentasi
c)
Mengidentifikasi karakter presenter
d)
Menyesuaikan strategi komunikasi terhadap karakter yang berbeda
55.
Yang dimaksud dengan tidak diterimanya materi presentasi yaitu, kecuali:
a)
tidak terbacanya informasi karena terlampau banyak
b)
tampilan sajian warna tumpang tindih hingga tidak jelas
c)
postur yang tidak baik
d)
komposisi visual tayangan kurang menarik
56.
Sering marah ketika merasa terancam, kemarahannya dapat beralih ke arah kecurigaan dan menyalahkan serta lebih banyak menunjukkan kemarahan daripada perilaku lainnya, merupakan ciri komunikan tipe:
a)
Si Tank
b)
Know-it-all-Experts
c)
Sniper
d)
Exploder
57.
Berikut yang bukan ciri audiens dengan tipe kinestetik:
a)
Lebih mengutamakan perasaan
b)
Cenderung bernapas dalam dan tenang
c)
Keputusan yg diambil banyak didasari oleh perasaan dan emosi
d)
Tidak pernah memperhatikan pemateri
58.
berikut ini yang bukan merupakan tehnik membukapresentasi agar lebih kuat dan menarik
a)
penggunaan kutipan
b)
pengajuan pertanyaan
c)
penyampaian manfaat
d)
penggunaan bintang tamu
59.
Metode presentasi yang tepat di BPK sehubungan dengan penyampaian hasil pemeriksaan adalah:
a)
Intemporan
b)
Entertaining
c)
Ekstemporan
d)
Persuasif
60.
Yang bukan termasuk dalam pedoman penyampaian koreksi antara lain:
a)
Dikomunikasikan secara efektif
b)
Spesifik, positif dan negatif
c)
Adanya tenggang waktu
d)
Mengkoreksi di depan umum
61.
Dari judul-judul TP berikut ini, menurut anda mana yang paling tepat
a)
Belanja Bantuan Sosial Sebesar Rp500 Juta Tidak Sesuai Ketentuan
b)
Belanja Bantuan Sosial Sebesar Rp500 Juta Tidak Didukung Bukti Pertanggungjawaban yang Memadai
c)
Belanja Bantuan Sosial Sebesar Rp500 Juta memboroskan Keuangan Daerah.
d)
Belanja Bantuan Sosial Sebesar Rp500 Juta Tidak Didukung Bukti Pertanggungjawaban yang Memadai.
62.
Kalimat berikut yang paling tepat adalah:
a)
Dia belum pernah membaca buku berjudul Dari A Sampai Z
b)
Dia belum pernah membaca buku berjudul Dari A Sampai Z.
c)
Dia belum pernah membaca buku berjudul Dari A sampai Z.
d)
Dia belum pernah membaca buku berjudul Dari A sampai Z
63.
Rumusan akibat dari temuan pemeriksaan yang paling efektif adalah:
a)
Hal tersebut dapat memboroskan keuangan negara sebesar Rp105.000.500,00.
b)
Kelebihan perhitungan anggaran biaya pemeliharaan halaman gedung kantor tersebut dapat mengakibatkan terjadinya pemborosan keuangan negara sebesar Rp105.000.500,00.
c)
Kelebihan perhitungan anggaran biaya pemeliharaan halaman gedung kantor tersebut dapat memboroskan keuangan negara sebesar Rp105.000.500,00.
d)
Kelebihan perhitungan anggaran biaya pemeliharaan halaman gedung kantor tersebut dapat mengakibatkan terjadinya pemborosan bagi keuangan negara sebesar Rp105.000.500,00.
64.
Kalimat berikut yang paling tepat adalah:
a)
Pertanyaan yang diajukan di jawab didepan sidang terbatas.
b)
Pertanyaan yang diajukan dijawab didepan sidang terbatas.
c)
Pertanyaan yang diajukan dijawab di depan sidang terbatas.
d)
Pertanyaan yang diajukan di jawab di depan sidang terbatas.
65.
Rumusan sebab dari temuan pemeriksaan yang paling tepat adalah:
a)
Hal tersebut disebabkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kurang teliti dalam merealisasikan belanja sesuai dengan mata anggarannya
b)
Hal tersebut disebabkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kurang teliti.
c)
Hal tersebut disebabkan oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kurang teliti dalam merealisasikan belanja sesuai dengan mata anggarannya.
d)
Hal tersebut terjadi disebabkan karena Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) kurang teliti dalam merealisasikan belanja sesuai dengan mata anggarannya.
66.
Kalimat berikut yang paling tepat adalah:
a)
Kemarin Kapten Joko dilantik menjadi Mayor.
b)
Kemarin Kapten Joko di lantik manjadi mayor.
c)
Kemarin Kapten Joko dilantik manjadi mayor.
d)
Kemarin kapten Joko dilantik manjadi mayor.
67.
Rumusan sebab dari temuan pemeriksaan yang paling efektif adalah:
a)
Hal tersebut disebabkan Kepala Sub Bagian Umum kurang tertib dalam menatausahakan persediaan ATK, bahan habis pakai peralatan , serta obat-obatan
b)
Hal tersebut disebabkan Kepala Sub Bagian Umum kurang tertib dalam menatausahakan persediaan ATK, bahan habis pakai peralatan , serta obat-obatan.
c)
Hal tersebut terjadi disebabkan karena Kepala Sub Bagian Umum kurang tertib dalam menatausahakan persediaan ATK, bahan habis pakai peralatan , serta obat-obatan.
d)
Hal tersebut disebabkan karena Kepala Sub Bagian Umum kurang tertib.
68.
Kalimat berikut yang paling tepat adalah:
a)
Jam kerja pegawai BPK selama 8 jam.
b)
Jam kerja pegawai BPK selama delapan Jam.
c)
Jam kerja pegawai BPK selama Delapan Jam.
d)
Jam kerja pegawai BPK selama delapan jam.
69.
Rumusan Opini Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan yang paling tepat adalah:
a)
Menurut pendapat BPK, Neraca BPKP serta Laporan Realisasi Anggaran tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta realisasi anggaran untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
b)
Menurut pendapat BPK, Neraca BPKP, Laporan Realisasi Anggaran, serta Laporan Aliran Kas tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta realisasi anggaran untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
c)
Menurut pendapat BPK, Neraca BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta Laporan Realisasi Anggaran untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta realisasi anggaran untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
d)
Menurut pendapat BPK, Neraca BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta Laporan Realisasi Anggaran dan Laporan Aliran Kas untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, menyajikan secara wajar, dalam semua hal yang material, posisi keuangan BPKP tanggal 31 Desember 2008 dan 2007, serta realisasi anggaran untuk tahun yang berakhir pada tanggal-tanggal tersebut, sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan.
70.
Kalimat berikut yang paling tepat adalah:
a)
Terjadi pemahalan harga pembangunan Gedung DPRD.
b)
Terjadi kemahalan harga pembangunan gedung DPRD.
c)
Terjadi pemahalan harga pembangunan gedung D.P.R.D.
d)
Terjadi pemahalan harga pembangunan gedung DPRD.
71.
Kalimat berikut ini memiliki subjek, kecuali
a)
Pada tanggal 6 Januari 2012, AAA Jakarta III menyampaikan surat pemberitahuan adanya retur pembayaran belanja bantuan sosial untuk bantuan biaya operasional ABCD.
b)
Bantuan tahap kedua berupa bantuan biaya operasional diberikan setelah proses pelatihan selesai dilaksanakan.
c)
Di gedung balai kota nantinya akan disampaikan penyerahan rekening dan dokumen-dokumen lain yang dibutuhkan.
d)
Bantuan sosial tersebut diberikan kepada lembaga pendidikan yang menyelenggarakan Kelompok Berlatih Calon Tenaga Kerja Indonesia Berbasis Masyarakat (KBBM).
72.
Judul temuan yang paling mudah dipahami pembaca laporan adalah
a)
Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Tanpa Proses Tender
b)
Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Tidak Sesuai Ketentuan
c)
Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Tidak Sesuai Peraturan yang Berlaku
d)
Pembangunan Gedung Sekolah Dasar Tidak Sesuai Perpres Nomor 70 Tahun 2012
73.
Salah satu realisasi belanja modal gedung dan bangunan digunakan untuk renovasi Gedung Museum Olahraga Nasional yang berlokasi di Taman Mini Indonesia Indah. Pekerjaan tersebut menjadi tanggungjawab dari Biro Keuangan dan Rumah Tangga dengan menunjuk PT. Nuri Utama Sanjaya sebagai pelaksana pekerjaan. Pekerjaan dilaksanakan dengan Surat Perjanjian/Kontrak (SPK) Nomor 187/SPK/PPK/SET/10/2011 tanggal 11 Oktober 2011 dengan nilai kontrak sebesar Rp7.513.104.000,00 dan jangka waktu penyelesaian pekerjaan selama 81 (delapan puluh satu) hari kalender, terhitung dari tanggal 11 Oktober 2011 sampai dengan 31 Desember 2011. Pekerjaan telah diserahterimakan dengan BAP Nomor 234.15/BAP/PPK/SET/12/2011 tgl 15 Des 2011 dan dibayar dengan 4 (empat) kali pembayaran dengan rincian sebagai berikut:
1. Pembayaran uang muka dengan SP2D Nomor 721370T tanggal 14 Desember 2011 sebesar Rp1.502.620.800,00;
2. Pembayaran termin I dengan SP2D Nomor 733599W tanggal 28 Desember 2011 sebesar Rp1.803.144.960,00;
3. Pembayaran termin II dengan SP2D Nomor 731514W tanggal 27 Desember 2011 sebesar Rp2.103.669.120,00;
4. Pembayaran termin III dengan SP2D Nomor 731037W tanggal 27 Desember 2011 sebesar Rp2.103.669.120,00.
Kutipan paragraf di atas berdasarkan pola pengembangannya termasuk paragraf jenis
1. Pembayaran uang muka dengan SP2D Nomor 721370T tanggal 14 Desember 2011 sebesar Rp1.502.620.800,00;
2. Pembayaran termin I dengan SP2D Nomor 733599W tanggal 28 Desember 2011 sebesar Rp1.803.144.960,00;
3. Pembayaran termin II dengan SP2D Nomor 731514W tanggal 27 Desember 2011 sebesar Rp2.103.669.120,00;
4. Pembayaran termin III dengan SP2D Nomor 731037W tanggal 27 Desember 2011 sebesar Rp2.103.669.120,00.
Kutipan paragraf di atas berdasarkan pola pengembangannya termasuk paragraf jenis
a)
Narasi
b)
Eksposisi
c)
Argumentasi
d)
Deskriptif
74.
Penulisan sumber peraturan perundang-undangan di bawah ini yang paling tepat adalah
a)
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Pasal 11 ayat (2) menyatakan bahwa “...”.
b)
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 Pasal 11 ayat 2 tentang Badan Pemeriksa Keuangan menyatakan bahwa “...”.
c)
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Pasal 11 Ayat (2) menyatakan bahwa ... .
d)
Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan Pasal 11 Ayat 2 berbunyi, “...”.
75.
Pemeriksa menemukan adanya pembayaran uang lelah kepada tim pengelolaan pelaksanaan kegiatan pembangunan gedung sarana dan prasarana pendidikan (Hotel Praktik) Tahun 2011. Jumlah yang dibayarkan seluruhnya sebesar Rp121.500.000,00. Angka tersebut sesuai dengan SPM No. 000587 tanggal 19 Desember 2011 dan SP2D No. 498225S tanggal 22 Desember 2011.
Paragraf di atas adalah bentuk paragraf
Paragraf di atas adalah bentuk paragraf
a)
Deduktif – Narasi
b)
Induktif – Argumentasi
c)
Induktif – Eksposisi
d)
Deduktif – Eksposisi
76.
Sebagai pemeriksa kinerja, teknik pengumpulan dan analisis data apakah yang akan anda lakukan untuk memperoleh alasan pemeriksaan kinerja berdasarkan cerita berikut ini “Selama beberapa tahun terakhir kesadaran masyarakat Kabupaten Bandung untuk menvaksinasi anak yang baru lahir sangat rendah terutama vaksinasi cacar. Selama tiga tahun (1997-1999) hanya terdapat 10% dari bayi yang baru lahir di vaksinasi cacar. Akibat rendahnya kesadaran masyarakat ini, kematian penderita cacar di Kabupaten Bandung termasuk yang tinggi yaitu 20 per 10.000 penderita per tahun, sedangkan di kabupaten lain kematian penderita cacar dibawah 5 dari 10.000 penderita”
a)
Analisa atas kesadaran masyarakat untuk menvaksinasi anak yang baru lahir
b)
Reviu dokumen anggaran vaksinasi penyakit cacar yang dilaksanakan oleh Dinas Kesehatan
c)
Reviu dokumen dan analisa laporan tingkat kematian akibat penyakit cacar di Kabupaten Bandung
d)
Wawancara dengan petugas parmasi terkait tingginya harga vaksin cacar
77.
“Vaksinasi cacar gratis bagi anak balita se-Kabupaten Bandung, yang dilakukan di puskesmas puskesmas atau pos yandu di seluruh Kabupaten Bandung ataupun di pos yandu. Dengan Dana yang digunakan untuk vaksinasi ini ditanggung oleh pemerintah kabupaten yaitu sebesar Rp3.000.000.000,00 dengan target sebanyak 200.000 balita sekabupaten bandung. Dana tersebut digunakan untuk membeli vaksin dan membayar honor 10.000 petugas. Dalam pengadaan vaksin cacar, pihak pemda menggunakan vaksin impor dari India dengan harga Rp9.000,00 “ ... Dokumen sumber reviu input kegiatan kecuali?
a)
Laporan kebutuhan Dokter Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
b)
Laporan rencana Anggaran Belanja Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
c)
Laporan kebutuhan Vaksin Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
d)
Laporan pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
78.
“Tujuan dari vaksinasi ini adalah untuk mengurangi tingkat kematian anak yang disebabkan oleh virus cacar di Kabupaten Bandung dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi cacar atas balita. Dalam pengadaan vaksin cacar, pihak pemda menggunakan vaksin impor dari India dengan harga Rp9.000,00 per ampul. Dengan adanya program vaksinasi cacar gratis ini, kesadaran masyarakat untuk memvaksinasi anaknya yang baru lahir meningkat tajam yang sebelumnya hanya 10 % dari jumlah bayi yang baru lahir pada tahun 2000, meningkat sebesar 60 % pada tahun 2003 dan 100% pada tahun 2004. Dinas Kesehatan Kab. Bandung kemudian membentuk tim khusus yang independen beranggotakan ahli dibidang farmasi yang bertugas menyelidiki kasus meninggalnya balita setelah disuntik vaksin. Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa yang menyebabkan demam tinggi yang berlebihan pada balita adalah komposisi bahan dalam ampul yang tidak tepat. “ dokumen sumber reviu proses dari kegiatan Vaksinasi Cacar tersebut adalah....
a)
Dokumen perencanaan Program Vaksinasi
b)
Dokumen kronologis pengorganisasian masyarakat dan dinas terkait
c)
Laporan balita yang demam karena cacar
d)
Laporan pengawasan program vaksinasi penyakit cacar
79.
Berikut ini adalah dokumen sumber reviu output yang diharapkan dari kegiatan vaksin cacar. “Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan untuk tahun berikutnya tingkat kematian anak yang disebabkan cacar menurun. Dari target 200.000 anak yang akan divaksinasi, ternyata yang dapat dilayani hanya 180.000 anak. Tidak tercapainya target tersebut disebabkan adanya reaksi negatif pengunaan vaksin dihari pertama berupa demam, sehingga sebagian masyarakat yang tadinya mau divaksin urung untuk divaksin”?
a)
Laporan kebutuhan Dokter Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
b)
Laporan rencana Anggaran Belanja Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
c)
Laporan kebutuhan Vaksin Kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
d)
Laporan pelaksanaan kegiatan Vaksinasi Cacar Kabupaten Bandung
80.
Berikut ini adalah dokumen sumber reviu OUTCOME yang diharapkan dari program berikut. “Dengan adanya vaksinasi ini diharapkan untuk tahun berikutnya tingkat kematian anak yang disebabkan cacar menurun. Dari target 200.000 anak yang akan divaksinasi, ternyata yang dapat dilayani hanya 180.000 anak. Tidak tercapainya target tersebut disebabkan adanya reaksi negatif pengunaan vaksin dihari pertama berupa demam, sehingga sebagian masyarakat yang tadinya mau divaksin urung untuk divaksin”
a)
Laporan tingkat kematian anak akibat penyakit cacar di kabupaten bandung
b)
Laporan tingkat kesadaran masyarakat untuk melakukan vaksinasi cacar di kabupaten bandung
c)
Pidato Bupati terkait program vaksinasi penyakit cacar menjadi program unggulan
d)
Laporan bahwa Kabupaten Bandung bebas dari penyakit cacar
81.
Pemeriksa melakukan penilaian atas resiko pengendalian dikarenakan:
a)
Untuk mengindentifikasi adanya risiko bawaan yang mungkin lebih besar
b)
Efek dari tingkat resiko deteksi yang diterima oleh auditor
c)
Untuk menentukan apakah resiko sample cukup rendah
d)
Memasukkan aspek dari risiko non sample yang dikendalikan
82.
Prosedur analitik yang digunakan pada tahap perencanaan suatu audit harus mengindentifikasi:
a)
Kelemahan yang material dari suatu pengendalian intern
b)
Unsur yang dapat diperkirakan dari data keuangan dari transaksi individu
c)
Berbagai asersi yang menyertai dalam laporan keuangan
d)
Area yang mengambarkan risiko tertentu yang relevan terhadap audit
83.
Wawancara terhadap staf bagian gudang mengenai kemungkinan adanya persediaan yang usang atau perputaran yang lambat, memberi keyakinan sehubungan dengan asersi manajemen:
a)
Kelengkapan
b)
Keabsahan
c)
Penilaian
d)
Presentasi
84.
Ketika auditor melakukan pengujian atas system akuntansi terkomputerisasi, maka manakah pernyataan berikut yang benar sehubungan dengan pengujian data:
a)
Data yang diuji harus terdiri dari seluruh data valid dan non valid
b)
Program yang diuji adalah program yang berbeda dengan program yang digunakan klien sepanjang tahun
c)
Beberapa transaksi dari masing-masing tipe harus diuji
d)
Data yang dilakukan oleh program komputer klien dengan pengawasan dari auditor
85.
Untuk menentukan apakah seluruh hutang dagang telah tercatat, auditor melakukan pengujian atas penerimaan barang. Populasi yang akan dipilih adalah:
a)
Tagihan vendor
b)
Pesanan barang
c)
Laporan penerimaan barang
d)
Cek yang dibatalkan
86.
Pernyataan dibawah ini secara benar menggambarkan prosedur audit untuk saldo awal, kecuali:
a)
Untuk aktiva dan kewajiban lancar, beberapa bukti audit biasanya diperoleh sebagai prosedur audit tahun berjalan.
b)
Prosedur tambahan yang biasanya diperlukan adalah berupa pengamatan atas perhitungan fisik persediaan dan rekonsiliasi atas hasilnya dengan mengadakan tarik mundur ke saldo awal tahun.
c)
Penilaian Bila laporan keuangan tahun sebelumnya telah diaudit oleh auditor independen lainnya, auditor tahun berjalan dapat memperoleh keyakinan mengenai saldo awal dengan mereview kertas kerja auditor pendahulu, kecuali jika laporan auditor pendahulu berisi selain wajar tanpa pengecualian.
d)
Tidak memeriksa saldo awal apabila laporan audit tahun lalu dikerjakan oleh kantor akuntan lainnya
87.
Tujuan utama dalam melakukan prosedur analitik ditahap akhir adalah:
a)
Memperoleh bukti dari pengujian rinci yang berhubungan dengan asersi
b)
Identifikasi area yang menggambarkan risiko tertentu dalam audit
c)
Membantu dalam penilaian akhir atas kesimpulan yang telah diambil
d)
Menyakinan atas pertanyaan mengenai keraguan akan kelangsungan hidup perusahaan
88.
Manakah pernyataan yang paling tepat mendeskripsikan konsep risiko sampling
a)
Risiko dimana sampel acak yang dipilih tidak merepresentasikan karakteristik populasi secara keseluruhan
b)
Risiko dimana auditor memilih prosedur audit yang tidak tepat mencapai tujuan tertentu
c)
Risiko dimana auditor gagal menemukan kekeliruan dalam dokumen-dokumen sampel yang dipilih
d)
Risiko dimana sampel-sampel yang dipilih tidak tersedia untuk diperiksa
89.
Berikut ini adalah metode-metode untuk mendapatkan bukti pengujian pengendalian, kecuali:
a)
Pengamatan
b)
Prosedur analitik
c)
Wawancara
d)
Dokumentasi
90.
Dalam mengaudit hutang dagang, fokus dari auditor adalah pada asersi:
a)
Keabsahan
b)
Kelengkapan
c)
Penilaian
d)
Penyajian
91.
Keuntungan digunakannya sampling secara statistic dibandingkan dengan sampling secara nonstatistik adalah sampling secara statistic membantu auditor dalam hal:
a)
Meminimalisir risiko kesalahan non-sampling
b)
Mengurangi tingkat risiko audit dan materialitas hingga relatif rendah
c)
Mengukur cukup atau tidaknya bukti audit yang diperoleh
d)
Meminimalisir kegagalan untuk mendeteksi kekeliruan dan kecurangan
92.
Manakah dari prosedur dibawah ini yang paling jarang dilakukan dalam audit atas persediaan:
a)
Membandingkan estimasi barang yang akan dijual dengan estimasi penjualan dalam satu industri
b)
Mereview atas persediaan yang slow moving
c)
Melakukan konfirmasi sehubungan dengan persediaan titipan/konsinyasi
d)
Melakukan review atas penjualan setelah tanggal neraca
93.
Dalam pengujian atas asersi eksistensi untuk aktiva, biasanya pengujian yang akan dilakukan oleh auditor berawal dari
a)
Laporan keuangan ke transaksi yang potensial untuk tidak tercatat
b)
Transaksi yang potensial untuk tidak tercatat ke laporan keuangan
c)
Catatan akuntansi ke dokumen pendukung
d)
Dokumen pendukung ke catatan akuntansi
94.
Alternatif prosedur dalam pengujian eksistensi dari piutang usaha adalah:
a)
Review atas perputaran piutang (receivable turnover)
b)
Pencocokan antara jumlah piutang dengan total tagihan yang dikirimkan
c)
Review atas subsequent collection
d)
Mengirim konfirmasi piutang
95.
Manakah prosedur berikut ini yang paling tepat, sehubungan dengan tujuan atas penilaian atas audit persediaan:
a)
Melakukan stock opname
b)
Melaksanakan prosedur roil forward/backward
c)
Melakukan pengujian atas form permintaan pembelian (puchase order) dihubungkan dengan tagihan yang dilakukan oleh supplier/pemasok
d)
Membandingkan tagihan terakhir dari pemasok dengan nilai yang dicatat oleh perusahaan
96.
Jenis Metode Sampel untuk uji substantif yang paling tepat adalah:
a)
Fixed Sample Size
b)
Sequential
c)
Discovery
d)
Monetary Unit Sampel
97.
Uji petik pemeriksaan atau audit sampling adalah :
a)
pemilihan dan evaluasi terhadap kurang dari seratus persen populasi suatu bukti pemeriksaan, bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi pemeriksa dalam merumuskan kesimpulan atas populasi tersebut
b)
pemilihan dan evaluasi terhadap seluruh populasi suatu bukti pemeriksaan, bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi pemeriksa dalam merumuskan kesimpulan atas populasi tersebut
c)
pemilihan dan evaluasi terhadap kurang dari seratus persen populasi suatu bukti pemeriksaan, bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi pemeriksa dalam merumuskan kesimpulan atas sampel tersebut
d)
pemilihan dan evaluasi terhadap seluruh populasi suatu bukti pemeriksaan, bertujuan untuk memberikan keyakinan yang memadai bagi pemeriksa dalam merumuskan kesimpulan atas sampel tersebut
98.
Jika DR ditetapkan rendah maka strategi pemeriksaanya adalah:
a)
Mengandalkan pengujian internal
b)
Pengujian substantif terbatas
c)
Materialitas yang ditetapkan tinggi
d)
Pengujian substantif yang luas dan mendalam
99.
Untuk menentukan strategi pemeriksaan, maka pemeriksa memperhitungkan DR dengan rumus:
a)
DR=AR/(IRXCR)
b)
DR=ARXIRXCR
c)
DR=(IRXCR)/AR
d)
DR=(ARXIR)/DR
100.
Jika Risiko salah saji material rendah maka:
a)
Pemeriksa akan menetapkan nilai materialitas rendah dan jumlah bukti/sampel yang dikumpulkan sedikit
b)
Pemeriksa akan menetapkan nilai materialitas tinggi dan jumlah bukti/sampel yang dikumpulkan banyak
c)
Pemeriksa akan menetapkan nilai materialitas tinggi dan jumlah bukti/sampel yang dikumpulkan sedikit
d)
Pemeriksa akan menetapkan nilai materialitas rendah dan jumlah bukti/sampel yang dikumpulkan banyak
101.
Dalam memutuskan nilai yang akan dijadikan dasar materialitas, pemeriksa sebaiknya mempertimbangkan hal sebagai berikut, kecuali:
a)
Siapa yang akan melakukan pemeriksaan
b)
Karakteristik (sifat, besar dan tugas pokok) dan lingkungan entitas yang diperiksa
c)
Area dalam laporan keuangan yang menjadi perhatian pengguna laporan keuangan
d)
Kestabilan atau keandalan nilai yang akan dijadikan dasar
102.
Faktor faktor yang mempengaruhi risiko bawaan atas akun-akun antara lain, KECUALI :
a)
Sifat bisnis/ industri entitas
b)
Hasil pemeriksaan sebelumnya
c)
Integritas personel kunci
d)
Desain Pengendalian Internal
103.
Matriks untuk menganalisis risiko bawaan level entitas adalah:
a)
MRB
b)
MRP
c)
MPR
d)
Semua jawaban salah
104.
Risiko dalam pemeriksaan keuangan meliputi:
a)
Risiko bawaan (inherent risk)
b)
Risiko pengendalian (control risk)
c)
Risiko deteksi (detection risk)
d)
Semua Jawaban Benar
105.
Manfaat RBA bagi pemeriksa antara lain, KECUALI:
a)
Pemeriksa dapat menyusun dan melaksanakan prosedur audit lebih efektif dan efisien
b)
Pemeriksa dapat mengurangi (memitigasi) risiko dalam pelaksanaan audit
c)
RBA dapat membantu peningkatan proses manajemen, pengelolaan dan pengendalian risiko dalam rangka mencapai tujuan organisasi
d)
RBA memberikan pendekatan audit sistematis dan unggul yang terfokus pada pengurangan risiko
106.
Dalam melakukan pemeriksaan kinerja, penilaian atas efektivitas SPI bertujuan untuk, KECUALI:
a)
menentukan auditabilitas
b)
menentukan fokus pemeriksaan
c)
mengidentifikasi kemungkinan salah saji, mengenai faktor-faktor yang memengaruhi risiko terjadinya salah saji, dan merancang pengujian substantif
d)
menentukan area kunci
107.
Tujuan penerapan SPI yang paling tepat adalah:
a)
Efektivitas dan Efisiensi Operasi
b)
Mengamankan kepentingan pemilik modal
c)
Memberikan informasi secara cepat
d)
Meningkatkan laba perusahaan
108.
Penentuan tingkat kelemahan pengendalian dilaku kan melalui tahapan-tahapan berikut, kecuali:
a)
Mempertimbangkan Keberadaan Pengendali Pengganti (Compensating Controls)
b)
Menyusun flowchart dokumen dari SPI siklus transaksi
c)
Menentukan Potensi Terjadinya Salah Saji
d)
Menentukan tingkat kelemahan pengendalian
109.
Penelaahan data dan informasi SPI dapat dilakukan pemeriksa melalui kuesioner SPI. Berikut adalah jenis kuesioner SPI yang digunakan oleh pemeriksa dalam melakukan pemeriksaan keuangan, yang paling tepat adalah:
a)
kuesioner SPI pada level aktifitas
b)
kuesioner SPI pada level siklus transaksi
c)
kuesioner SPI pada level entitas
d)
semua jawaban benar
110.
Pemeriksa harus memutakhirkan tingkat RP tiap asersi yang diuji berdasarkan hasil uji pengen dalian. Tingkat RP dari hasil uji pengendalian didokumentasi kan dalam MRP. Langkah-langkah dalam menentukan RP siklus adalah sebagai berikut, kecuali:
a)
Mengisi kuesioner SPI Coso
b)
Memutakhirkan RP setiap asersi yang diuji jika tingkat RP hasil uji pengendalian berbeda dengan nilai awal RP
c)
Memberikan skor RP tiap asersi yang diuji serta total skor RP
d)
Menentukan tingkat RP siklus secara kualitatif dan kuantitatif
111.
Dalam pengendalian internal di lingkungan berbasis TI diperlukan pengendalian umum anyata lain Keamanan Fisik dan Online, maksudnya adalah:
a)
Pandangan dan pemahaman pimpinan entitas mengenai TI berpengaruh terhadap efektivitas TI yang dioperasikan oleh entitas
b)
Pemisahan tugas diterapkan untuk memitigasi risiko penyalahgunaan atau kecurangan dalam mengoperasikan sistem informasi
c)
Pengendalian fisik atas komputer (termasuk perangkat keras, perangkat lunak, file data cadangan, dan media penyimpanan data) serta pembatasan akses atas perangkat lunak online dan data terkait mampu memitigasi risiko adanya pihak yangtidak berwenang mengakses dan/ atau mengubah program dan file data
d)
Pengendalian masukan didesain untuk menyakinkan bahwa informasi yang dimasukan dalam komputer adalah akurat, lengkap dan telah diotorisasi
112.
Metode uji petik atribut secara statistika adalah sebagai berikut, Kecuali:
a)
Quota
b)
Fixed Sample Size
c)
Sequential
d)
Discovery
113.
Jika hasil pengujian sampel pengendalian sebanyak 93 item dengan tingkat keyakinan 95% ditemukan penyimpangan sebanyak 3 dengan achieved UPL sebesar 8,16%, maka:
a)
Pengendalian sangat efektif
b)
Risiko pengendalian rendah
c)
Pengendalian efektif
d)
Risiko pengendalian tinggi
100 %
