wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Equacore 21

Total questions: 108

Worksheet time: 1hrs 21mins

Name
Class
Date
1.

Seorang pria umur 42 tahun dengan pekerjaan sebagai petani datang ke RS dengan keluhan demam suhu 39oC sejak 7 hari yang lalu, sakit kepala dan nyeri otot betis. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya perdarahan subkonjutiva, kulit berwarna kuning (jaundice) dan oligouri. Kemungkinan bakteri penyebab infeksi pada kasus ini ialah :

a)

Leptospira ichterohemorrhagica

b)

Bacillus anthracis

c)

Staphylococcus aureus

d)

Rickettsia rickettsii

e)

Streptococcus viridan

2.

Pada kasus diatas pemeriksaan laboratorium secara mikrobiologis yang paling tepat dapat dilakukan ialah :

a)

Microagglutination test (MAT)

b)

Pewarnaan Negatif

c)

Kultur darah kuda

d)

Kultur pada medium tellurite

e)

Pewarnaan Gram

3.

Seorang laki laki umur 28 tahun datang ke Poliklinik dengan keluhan demam (suhu badan 38o C), batuk dan nyeri tenggorokan, nyeri otot dan diare. Pada pemeriksaan fisik ditemukan adanya radang saluran pernapasan atas dan anda pneumonia. Kemungkinan penderita tersebut menderita

a)

HIV AIDS

b)

Dengue hemorhhagic fever

c)

Hepatitis

d)

Typhoid fever

e)

Flu burung

4.

Pemeriksaan mikrobiologis yang paling tepat untuk menentukan penderita tersebut diatas dilakukan :

a)

Pewarnaan Gram

b)

Kultur dari hapusan hidung

c)

Deteksi RNA H5N1 dengan RT PCR

d)

Kultur darah

e)

Deteksi antibodi terhadap antigen H5N1

5.

Pemeriksaan laboratorium yang paling mudah untuk infeksi Brucella ialah :

a)

Coombs

b)

Serum agglutination test

c)

Complement fixation

d)

2-ME

e)

Lateral flow

6.

Dosis toksik Bacillus anthracis yang mematikan pada mencit ialah :

a)

  50 unit/kg

b)

1000 unit/kg

     

c)

100 unit/kg

      

d)

500 unit/kg

      

e)

10 unit/kg

7.

Spesies Brucella yang paling sering menyebabkan patogen pada manusia :

a)

B. neotomae

b)

B. suis

c)

B. rangiferi tarandi

d)

B. abortus

e)

B. canis

8.

Hal dibawah ini merupakan sifat dari virus Rabies :

a)

Masa inkubasi 1 sampai 2 minggu

b)

   Termasuk papopaviridae

  

c)

Pemeriksaan laboratorium melihat badan nigra

      

d)

Host perbanyakannya adalah babi

e)

       Terjadi peningkatan tekanan CSF pada penderita

9.

Pemeriksaan laboratorium yang paling tepat untuk infeksi Rabies ialah:

a)

   Isolasi virus

b)

Electron microscopy

 

  

c)

    RT PCR

d)

Immunofluorescence

    

e)

   Tes serologi

10.

Seorang laki-laki 50 tahun datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan demam 7 hari. Demam naik turun, terkadang pasien merasa sehat tanpa demam sama sekali. Pasien juga mengeluhkan sakit kepala, menggigil, mual dan muntah. Hasil pemeriksaan fisik tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, suhu 40°C, denyut nadi 110x/menit, frekuensi pernafasan 24x/menit. Konjungtiva anemis dan splenomegali Schuffner 5. Riwayat berkunjung ke daerah Nusa Tenggara kurang lebih 1 bulan yang lalu. Pada pasien dilakukan pemeriksaan awal yaitu hematologi, tes fungsi hati serta urinalisis. Hasil pemeriksaan fungsi hati didapatkan peningkatan enzim-enzim transaminase dan hasil urinalisis ditemukan hemoglobinuria. Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, apakah pemeriksaan diagnostik utama yang harus dilakukan selanjutnya?

a)

   Isolasi virus pada masa akut

     

b)

  Mikroskop lapangan gelap

c)

       Kultur darah

d)

Mikroskopik apusan darah tebal dan tipis

e)

       Polymerase Chain Reaction

11.

Seorang laki-laki 50 tahun datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan demam 7 hari. Demam naik turun, terkadang pasien merasa sehat tanpa demam sama sekali. Pasien juga mengeluhkan sakit kepala, menggigil, mual dan muntah. Hasil pemeriksaan fisik tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, suhu 40°C, denyut nadi 110x/menit, frekuensi pernafasan 24x/menit. Konjungtiva anemis dan splenomegali Schuffner 5. Riwayat berkunjung ke daerah Nusa Tenggara kurang lebih 1 bulan yang lalu. Pada pasien dilakukan pemeriksaan awal yaitu hematologi, tes fungsi hati serta urinalisis. Hasil pemeriksaan fungsi hati didapatkan peningkatan enzim-enzim transaminase dan hasil urinalisis ditemukan hemoglobinuria. Dari hasil pemeriksaan hematologi didapatkan leukosit 7.000/uL dan hasil pemeriksaan mikroskopik didapatkan 700 parasit per 200 leukosit, maka berapakah jumlah parasit/uL ?

a)

35.000/uL

b)

25.000/uL

c)

34.500/uL

d)

24.500/uL

e)

14.500/Ul

12.

Seorang laki-laki 50 tahun datang ke poliklinik rumah sakit dengan keluhan demam 7 hari. Demam naik turun, terkadang pasien merasa sehat tanpa demam sama sekali. Pasien juga mengeluhkan sakit kepala, menggigil, mual dan muntah. Hasil pemeriksaan fisik tanda vital tekanan darah 110/80 mmHg, suhu 40°C, denyut nadi 110x/menit, frekuensi pernafasan 24x/menit. Konjungtiva anemis dan splenomegali Schuffner 5. Riwayat berkunjung ke daerah Nusa Tenggara kurang lebih 1 bulan yang lalu. Pada pasien dilakukan pemeriksaan awal yaitu hematologi, tes fungsi hati serta urinalisis. Hasil pemeriksaan fungsi hati didapatkan peningkatan enzim-enzim transaminase dan hasil urinalisis ditemukan hemoglobinuria. Dari hasil pemeriksaan hematologi didapatkan leukosit 7.000/uL dan hasil pemeriksaan mikroskopik didapatkan 700 parasit per 200 leukosit, maka berapakah jumlah parasit/uL ?

a)

35.000/uL

b)

25.000/uL

c)

34.500/uL

d)

24.500/uL

e)

14.500/Ul

13.

Apakah kelemahan pemeriksaan apusan darah tebal malaria?

a)

Mahal

b)

Tidak dapat membedakan jenis plasmodium

c)

Tidak dapat menghitung derajat parasitemia

d)

Kurang sensitif jika derajat parasitemia rendah

e)

Hasil tidak dapat didokumentasikan

14.

Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat rumah sakit dengan keluhan demam 4 hari, terus menerus dan disertai sakit kepala, mual, nyeri otot dan nyeri sendi. Sehari sebelum ke RS pasien mengeluh muncul bintik-bintik merah pada lengan atas. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/70 mmHg, denyut nadi 100x/menit, frekuensi pernafasan 24x/menit, dan suhu 38,5˚C. Dari pemeriksaan fisis didapatkan petekie padaabdomen, tungkai atas dan tungkai bawah. Apakah kemungkinan hasil pemeriksaan hematologi lengkap pasien ini?

a)

  Lekopenia, trombositosis dan hematokrit menurun

    

b)

Lekopenia, trombositosis dan hematokrit meningkat

  

c)

   Lekositosis, trombositosis dan hematokrit menurun

 

d)

Lekopenia, trombositopenia dan hematokrit meningkat

e)

Lekositosis, trombositopenia dan hematokrit meningkat

15.

Seorang perempuan berusia 35 tahun datang ke Instalasi Gawat Darurat rumah sakit dengan keluhan demam 4 hari, terus menerus dan disertai sakit kepala, mual, nyeri otot dan nyeri sendi. Sehari sebelum ke RS pasien mengeluh muncul bintik-bintik merah pada lengan atas. Pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/70 mmHg, denyut nadi 100x/menit, frekuensi pernafasan 24x/menit, dan suhu 38,5˚C. Dari pemeriksaan fisis didapatkan petekie padaabdomen, tungkai atas dan tungkai bawah. Apakah kemungkinan hasil pemeriksaan hematologi lengkap pasien ini?

a)

  Lekopenia, trombositosis dan hematokrit menurun

    

b)

Lekopenia, trombositosis dan hematokrit meningkat

  

c)

   Lekositosis, trombositosis dan hematokrit menurun

 

d)

Lekopenia, trombositopenia dan hematokrit meningkat

e)

Lekositosis, trombositopenia dan hematokrit meningkat

16.

Apabila dilakukan pemeriksaan Anti Dengue IgG/IgM dan didapatkan hasil IgM negatif dan IgG positif. Apakah interpretasi dari hasil pemeriksaan tersebut?

a)

Infeksi kronik virus dengue

b)

Infeksi primer virus dengue

c)

Infeksi akut virus dengue

d)

Infeksi sekunder virus dengue

e)

Indeterminate, lakukan pemeriksaan ulang

17.

Seorang laki-laki 40 tahun datang ke Unit gawat darurat rumah sakit dengan keluhan demam selama 7 hari dan sulit bergerak akibat nyeri pada kedua betis. Dari pemeriksaan fisis didapatkan TD 100/60 mmHg, nadi 115 kali per menit, suhu 39,5°C dan pernafasan 26x /menit, ada ikterus, nyeri otot, mual dan muntah. Riwayat pasien memiliki pekerjaan sebagai pembersih saluran air. Berdasarkan data di atas, apakah kemungkinan penyebab penyakit pada pasien ini?

a)

Virus Dengue

b)

Wuchereria bancrofti

    

c)

  Staphylococcus spp

 

d)

   Plasmodium malariae

e)

Leptospira interrogans

18.

Seorang laki-laki 40 tahun datang ke Unit gawat darurat rumah sakit dengan keluhan demam selama 7 hari dan sulit bergerak akibat nyeri pada kedua betis. Dari pemeriksaan fisis didapatkan TD 100/60 mmHg, nadi 115 kali per menit, suhu 39,5°C dan pernafasan 26x /menit, ada ikterus, nyeri otot, mual dan muntah. Riwayat pasien memiliki pekerjaan sebagai pembersih saluran air. Apakah kemungkinan akan didapatkan pada hasil urinalisis pada pasien ini?

a)

Pyuria dan glukosuria

     

b)

Ketonuria dan pyuria

c)

Glukosuria dan bilirubinuria

  

d)

Pyuria dan bilirubinuria

e)

Ketonuria dan proteinuria

19.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dibawa ibunya ke poliklinik anak rumah sakit dengan keluhan demam 6 hari disertai nyeri perut bagian kiri bawah dan susah buang air besar dalam 2 hari terakhir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, denyut nadi 74x/menit, frekuensi pernafasan 20x/menit, suhu 39,5°C, lidah kotor dan nyeri tekan hipokondrium kiri bawah. Pemeriksaan diagnostik apakah yang sebaiknya dilakukan?

a)

Anti Dengue IgG/IgM

     

b)

Hematologi rutin

c)

Anti Salmonella typhi IgM

     

d)

  Laju endap darah

   

e)

    Anti Leptospira

20.

Seorang anak laki-laki berusia 12 tahun dibawa ibunya ke poliklinik anak rumah sakit dengan keluhan demam 6 hari disertai nyeri perut bagian kiri bawah dan susah buang air besar dalam 2 hari terakhir. Dari pemeriksaan fisik didapatkan tekanan darah 110/70 mmHg, denyut nadi 74x/menit, frekuensi pernafasan 20x/menit, suhu 39,5°C, lidah kotor dan nyeri tekan hipokondrium kiri bawah.

Sampel cairan tubuh apakah yang dapat digunakan untuk pemeriksaan kultur dan identifikasi bakteri pasien pada saat itu?

a)

  Cairan pleura

      

b)

Darah

  

c)

Cairan otak

     

d)

  Urin

      

e)

Feses

21.

Seorang perempuan berusia 24 tahun datang ke rumah sakit dengan keluhan batuk dalam 2 minggu terakhir disertai sesak nafas, nafsu makan menurun, berat badan dirasakan menurun drastis dalam 1 bulan terakhir. Pasien juga menderita diare selama 1 bulan terakhir, sudah mengkonsumsi obat namun tidak ada perbaikan. Pasien sudah menikah dan memiliki seorang bayi berusia 6 bulan yang mendapat ASI eksklusif. Pasien bekerja sebagai kasir kelab malam. Pada pemeriksaan tanda vital didapatkan tekanan darah 90/60 mmHg, frekuensi pernafasan 28 kali permenit, denyut nadi 20x/menit, suhu 37°C. Pada pemeriksaan fisis didapatkan konjungtiva anemis, kandidiasis oral dan ronkhi pada medial paru kiri. Apakah pemeriksaan diagnostik utama yang sebaiknya dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Anti HIV 1/2 rapid test/EIA

     

b)

  Hematologi lengkap

    

  

c)

   Sputum BTA

   

d)

   Pemeriksaan feses

    

      

e)

Glukosa darah puasa

22.

Etiologi dari kondiloma akuminata adalah

a)

  HPV 45

     

b)

HPV 6 dan 11

c)

HPV 31 dan 33

   

d)

  HPV 16 dan 18

e)

     HPV 52 dan 58  

23.

Infeksi HPV yang ditemukan pada 2 kali kunjungan pemeriksaan kontrol selama 4-6 bulan disebut

a)

     Infeksi persisten

     

b)

  Infeksi primer

      

c)

Infeksi rekuren

     

d)

  Infeksi sekunder

 

e)

infeksi kronik

24.

Terapi topikal yang memberi efek kaustik dan menimbulkan koagulasi dan nekrosis pada jaringan superficial terutama pada bentuk hiperkeratotik dari kondiloma akuminata adalah

a)

5 fluorourasil

      

b)

podofilin

  

c)

    trichloracetate

      

     

d)

podofilotoksin

   

e)

   Imiquimod 5% krim

25.

Pemeriksaan penunjang yang membantu menegakkan diagnosis kondiloma akuminata dan dapat menentukan batas pada lesi yang datar

a)

   PCR

b)

Acetowhitening

    

c)

      Biopsi

  

d)

  Pap smear

    

e)

   ELISA

26.

Terapi bedah yang menggunakan nitrogen cair adalah

a)

Bedah eksisi

     

b)

Bedah listrik

      

c)

Cryoterapi

    

d)

  Bedah kimia

   

e)

   Bedah laser

27.

Infeksi virus yang berbentuk papul miler, lentikuler ukuran 3-6 mm adalah

a)

     Kondiloma akuminata

      

b)

Varicella

c)

Moloskum kontagiosum

     

d)

  Veruka Vulgaris

e)

Herpes simplex

28.

Paronikia kronik

a)

Diikuti oleh pembentukan abses superficial

 

b)

  Kutikula biasanya terlepas dari lempeng kuku

c)

Eritem dan nyeri diposterior atau lateral lipatan kuku

     

     

d)

  Disebabkan oleh staphylococcus aureus

      

e)

Terdapat pus dibawah kutikula kuku

29.

Hiperplasia epidermis yang disebabkan oleh HPV 1,2,3,4 adalah

a)

Veruka vulgaris

      

b)

Herpes simlex

c)

Kondiloma akuminata

     

d)

Moloskum kontagiosum

     

e)

  HMFD

30.

Hiperplasia epidermis yang disebabkan oleh HPV 1,2,3,4 adalah

a)

Veruka vulgaris

      

b)

Herpes simlex

c)

Kondiloma akuminata

     

d)

Moloskum kontagiosum

     

e)

  HMFD

31.

Diagnosis banding veruka vulgaris KECUALI

a)

  Granuloma piogenik

    

b)

   Varicella

  

c)

     Klavus

d)

Keratosis seboroik

e)

  Hiperplasia sebaseus

32.

Infeksi dari virus varicella zoster adalah penyebab dari penyakit

a)

A dan B benar (A dan Varicella)

    

b)

   Varicella

c)

  Herpes simplex

 

d)

Herpes zoster

e)

A,B dan C benar (A dan B benar, Varicella, Herpes zoster)

33.

Patogenesis herpes zoster yang benar

a)

Tidak pernah menyerang ganglion anterior

b)

Tidak terdapat di ganglion posterior susunan saraf tepi

c)

        Kelainan setingkat darah persarafan ganglion

      

d)

Tidak terdapat diganglion cranialis

e)

Tidak dapat menyebabkan gangguan motorik

34.

Patogenesis herpes zoster yang benarReaktivasi kembali virus varicella zoster menyebabkan penyakit

a)

  A dan B benar

  

b)

     Varicella

   

c)

  Herpes simplex

   

d)

    Herpes zoster

     

e)

A, B dan C benar

35.

Letak infeksi dari Herpes zoster oftamicus adalah dicabang pertama dari

a)

    N. brachialis

   

b)

   N.Trigeminus

     

c)

   N.Oticus

     

d)

N. Facialis

e)

N. Medianus

36.

Terapi herpes zoster yang tepat (tepat dosis, tepat sediaan)

a)

      Acyclovir 5x800 mg

b)

      Acyclovir 3x800 mg

c)

Acyclovir 5x200 mg

d)

     Acyclovir 5x400 mg

    

e)

  Acyclovir 3x400 mg

37.

Seorang anak umur 9 tahun, dibawa ke IGD oleh Orang tuanya dengan keluhan demam selama 7 hari, terutama sore dan malam hari, tidak menggigil, sudah 3 hari tidak buang air besar. Pada pemeriksaan fisik : bibir kering, lidah kotor, nyeri perut, mual dan mutah. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik di atas, anak dicurigai menderita demam tifoid. Untuk diagnosis pasti dilakukan pemeriksaan penunjang berikut :

a)

Darah tepi lengkap

      

b)

Widal

c)

Typohi-dot IgM

    

d)

   Kultur darah

    

e)

   Tubex

38.

Seorang anak umur 9 tahun, dibawa ke IGD oleh Orang tuanya dengan keluhan demam selama 7 hari, terutama sore dan malam hari, tidak menggigil, sudah 3 hari tidak buang air besar. Pada pemeriksaan fisik : bibir kering, lidah kotor, nyeri perut, mual dan mutah. Berdasarkan anamnesis dan pemeriksaan fisik di atas, anak dicurigai menderita demam tifoid. Untuk diagnosis pasti dilakukan pemeriksaan penunjang berikut :

a)

Sefixim 10-15 mg/kgbb/12 jam selama

b)

Kloramfenikol 100 mg/kgbb selama 10-14 hari

    

c)

   Amoxicillin 100 mg/kgbb selama 10 hari

      

  

d)

Claritromisin 10 mg/kgbb selama 5 hari

e)

Ceftriaxone 80 mg/kg intravena selama 5 hari

39.

Setelah dilakukan terapi dengan kloramfenikol selama 5 hari tidak ada perbaikan, dicurigai kemungkinan terjadi resistensi terhadap obat, maka obat pengganti yang paling baik diberikan pada pasien ini bila tidak diakukan uji resistensi adalah :

a)

   Sefixim oral

b)

   Azitromicin oral

c)

Seftriakson intravena

d)

   Fluoroquinolon oral

  

e)

     Amoksisilin oral

40.

Selama perawatan penderita tidak menunjukkan perbaikan dan keadaan klinis anak bertambah buruk, dicurigai telah terjadi komplikasi. Pada pemeriksaan fisik ditemukan peristaltik melemah, nyeri tekan abdomen, pekak hepar menghilang, defanse musculaire positif. Berdasarkan keluhan dan pemeriksaan fisik di atas kemungkinan penderita mengalami komplikasi berupa :

a)

    Perforasi

     

b)

Peritonitis

 

c)

     Ensefalitis

d)

     Pedarahan

      

e)

Hepatitis

41.

Seorang anak Perempuan usia 15 tahun, datang di IGD diantar oleh Ibunya dengan kelujan demam tinggi ( 38.80 - 39.50 C) selama 10 hari, selama sakit diberikan obat antibiotik cefixime dan parasetamol tanpa resep dokter. Pada pemeriksaan fisik ditemukan, anak tampak sakit berat, lemah dan suhu aksiler 38.50 C, nyeri tekan lepas pada abdomen dan bising usus menghilang. Hasil laboratorium darah lengkap : Hb. 10.3 gr/dL, Hct 33.3 %, 13.500/µL, Plt 475.000, pemeriksaan widal O:1/640, dan H: 1/640. Pada foto abdomen ditemukan udara bebas (perfoasi). Penanganan yang tepat pada pasien ini adalah:

a)

   Konsul spesialis bedah anak

      

b)

Hentikan intake oral

c)

Antibiotik ceftriaxone intravena

    

d)

   Nutrisi pareteral

  

e)

Semua jawaban benar

42.

Seorang anak berusia 5 tahun datang diawa oleh ibunya ke poliklinik dengan keluhan demam disertai ruam kemarahan seluruh tubuh. Keluhan disertai dengan batuk, nyeri telan dan kemerahan di kedua mata. Riwayat tetangganya juga mengalami keluhan serupa. Tanda vital nadi 110x/mnt, Pernapasan 24x/menit, suhu 38,2°C. pemeriksaan fisik terdapat faring hiperemis, konjungtivitis kedua mata, becak koplik dan ruam makulopapular merata seluruh tubuh. Diagnosis yang sesuai untuk kasus diatas adalah ?

a)

Morbili

  

b)

  Varicela

c)

Infeksi dengue

 

    

d)

  Dermatitis alergi

e)

   Kawasaki disease

43.

Seorang anak berusia 5 tahun datang diawa oleh ibunya ke poliklinik dengan keluhan demam disertai ruam kemarahan seluruh tubuh. Keluhan disertai dengan batuk, nyeri telan dan kemerahan di kedua mata. Riwayat tetangganya juga mengalami keluhan serupa. Tanda vital nadi 110x/mnt, Pernapasan 24x/menit, suhu 38,2°C. pemeriksaan fisik terdapat faring hiperemis, konjungtivitis kedua mata, becak koplik dan ruam makulopapular merata seluruh tubuh. Diagnosis yang sesuai untuk kasus diatas adalah ?

a)

Morbili

  

b)

  Varicela

c)

Infeksi dengue

 

    

d)

  Dermatitis alergi

e)

   Kawasaki disease

44.

Seorang anak berusia 5 tahun datang diawa oleh ibunya ke poliklinik dengan keluhan demam disertai ruam kemarahan seluruh tubuh. Keluhan disertai dengan batuk, nyeri telan dan kemerahan di kedua mata. Riwayat tetangganya juga mengalami keluhan serupa. Tanda vital nadi 110x/mnt, Pernapasan 24x/menit, suhu 38,2°C. pemeriksaan fisik terdapat faring hiperemis, konjungtivitis kedua mata, becak koplik dan ruam makulopapular merata seluruh tubuh. Imunisasi yang tepat untuk dapat mencegah kasus tersebut adalah?

a)

PCV

b)

Imunisasi Varicela

c)

MR

d)

Imunisasi Dengue

    

e)

DPT

45.

Seorang anak berusia 7 tahun datang dibawa oleh orang tuanya ke UGD dengan keluhan sesak. Keluhan ini disertai dengan demam, batuk dan nafsu makan menurun. Tanda vital nadi 100x/mnt, Pernapasan 40x/menit, suhu 39,2°C, SpO2 87%. Pemeriksaan fisik terdapat napas cuping hidung, retraksi subcosta dan intracostae, auskultasi terdengan suara ronkhi dan krepitasi. Pemeriksaan radiologi tampak infiltrate di kedua lapang paru. Apakah etiologi yang paling sering ditemukan pada kasus ini?

a)

   RSV

b)

Enterovirus

c)

Corynebacterium diptheriae

d)

Clostridium tetani

    

e)

Paramyxovirus

46.

Seorang anak berusia 7 tahun datang dibawa oleh orang tuanya ke UGD dengan keluhan sesak. Keluhan ini disertai dengan demam, batuk dan nafsu makan menurun. Tanda vital nadi 100x/mnt, Pernapasan 40x/menit, suhu 39,2°C, SpO2 87%. Pemeriksaan fisik terdapat napas cuping hidung, retraksi subcosta dan intracostae, auskultasi terdengan suara ronkhi dan krepitasi. Pemeriksaan radiologi tampak infiltrate di kedua lapang paru. Apakah etiologi yang paling sering ditemukan pada kasus ini?

a)

   RSV

b)

Enterovirus

c)

Corynebacterium diptheriae

d)

Clostridium tetani

    

e)

Paramyxovirus

47.

Imunisasi yang diberikan sebagai upaya pencegahan penyakit pneumonia yaitu :

a)

MR

 

b)

   BCG

c)

    DPT

d)

Hep B

    

e)

PCV

48.

Imunisasi ulangan atau boster DPT, polio dan MR diberikan pada balita usia ?

a)

19 bulan

     

b)

16 bulan

    

c)

    18 bulan

     

d)

17 bulan

     

    

e)

20 bulan

49.

Imunisasi ulangan atau boster DPT, polio dan MR diberikan pada balita usia ?Seorang anak laki-laki umur 10 tahun diantar oleh ibunya ke puskesmas karena batuk darah disertai cacing. Anak ini kadang-kadang mengeluhkan sesak. Anak ini memiliki kebiasaan bermain keluar rumah tanpa alas kaki.Pada pemeriksaan fisik didapatkan konjungtiva anemis, perut buncit, pruritus. Pemeriksaan laboratorium didapatkan cacing dewasa seperti benang tembus cahaya dengan kutikula bergaris-garis dan larva filariform dengan ekor bercabang. Apakah diagnosis pada kasus di atas

a)

Trichuriasis

  

b)

Strongiloidosis

c)

        Enterobiasis

  

d)

   Necatoriasis

      

e)

Ascariasis

    

50.

Seorang anak laki-laki berumur 7 tahun di atar oleh ibunya ke puskesmas dengan keluhan gatal-gatal di daerah dubur sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisis didapatkan TD 90/50 frekuensi nadi 60x/mnt, frekuensi napas 16x/menit dan suhu 370C. Status Lokalis didapatkan vesikel-vesikel kecil, eritem yang luas sekitar anus dan perineum. Apakah diagnosis pada kasus di atas

a)

  Trichuriasis

b)

   Strongiloidosis

     

c)

  Enterobiasis

 

d)

      Necatoriasis

   

e)

    Ascariasis

      

    

51.

Seorang anak laki-laki berumur 7 tahun di atar oleh ibunya ke puskesmas dengan keluhan gatal-gatal di daerah dubur sejak 2 minggu yang lalu. Pemeriksaan fisis didapatkan TD 90/50 frekuensi nadi 60x/mnt, frekuensi napas 16x/menit dan suhu 370C. Status Lokalis didapatkan vesikel-vesikel kecil, eritem yang luas sekitar anus dan perineum. Apakah gold standard pemeriksaan untuk kasus di atas adalah

a)

Fecal cuture

    

b)

  Patch test

     

c)

scratch test

      

d)

 Anal swab

     

e)

Urine culture

      

    

52.

Seorang perempuan umur 32 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan perut membengkak sejak 1 bulan terakhir. Selain di perut bengkak juga ada pada wajah dan kedua tungkai. Pasien juga mengeluhkan mual, muntah dan nyeri ulu hati. Pasien ini memiliki kebiasaan makan lalapan bunga teratai. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/50 frekuensi nadi 60x/mnt, frekuensi napas 16x/menit suhu 33,80C. Status lokalis: hepatomegali. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan adanya ulkus yang luas pada dinding usus. Apakah diagnosis pada kasus di atas

a)

Ancylostomiasis

      

b)

Taeniasis

c)

   Strongiloidosis

    

d)

  Faskiolosis

e)

Schistosomiasis

     

    

53.

Seorang perempuan umur 32 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan perut membengkak sejak 1 bulan terakhir. Selain di perut bengkak juga ada pada wajah dan kedua tungkai. Pasien juga mengeluhkan mual, muntah dan nyeri ulu hati. Pasien ini memiliki kebiasaan makan lalapan bunga teratai. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/50 frekuensi nadi 60x/mnt, frekuensi napas 16x/menit suhu 33,80C. Status lokalis: hepatomegali. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan adanya ulkus yang luas pada dinding usus. Apakah stadium parasit yang menyebabkan keluhan pada kasus di atas?.

a)

   Dewasa

      

b)

Telur

   

c)

    Kista

     

d)

Larva

e)

Metaserkaria

     

    

54.

Seorang perempuan umur 32 tahun masuk rumah sakit dengan keluhan perut membengkak sejak 1 bulan terakhir. Selain di perut bengkak juga ada pada wajah dan kedua tungkai. Pasien juga mengeluhkan mual, muntah dan nyeri ulu hati. Pasien ini memiliki kebiasaan makan lalapan bunga teratai. Pada pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/50 frekuensi nadi 60x/mnt, frekuensi napas 16x/menit suhu 33,80C. Status lokalis: hepatomegali. Pada pemeriksaan radiologis didapatkan adanya ulkus yang luas pada dinding usus. Apakah stadium infektif parasit pada kasus di atas adalah...

a)

   Dewasa

    

b)

  Telur

     

c)

Kista

    

  

d)

  Larva

e)

Metaserkaria

     

    

55.

Seorang anak laki-laki berusia 7 tahun diantar ibunya ke UGD RS dengan keluhan diare berdarah yang dialami sejak 3 hari yang lalu. Keluhan disertai nyeri ulu hati, mual dan muntah. Dari pemeriksaan fisik didapatkan TD 90/50 mmHg, frekuensi Nadi: 60x/menit, frekuensi napas 20x/memit dan Suhu: 37,80C, tanda-tanda dehidrasi ringan-sedang. Pada pemeriksaan laboratorium Hb: 10gr/dl, trofozoid parasit.

Apakah parasit penyebab keluhan pasien di atas

a)

   Balantidium coli

b)

Entamoeba hystolitica

  

c)

Trichomonas vaginalis    

d)

  Toxoplasma gondii

e)

       Giardia lamblia

    

56.

Seorang laki-laki 40 tahun dirawat pada ruang perawatan Rumah Sakit akibat tergigit anjing gila sekitar 1 bulan yang lalu. Pasien saat ini tampak lemah, nyeri kepala dan nyeri saat menelan. Pasien terlihat bingung dan gelisah serta tampak seperti ketakutan. Pada pemeriksaan fisis, diperoleh hipersalivasi dan hiperlakrimasi. Apakah tahap/fase yang sedang dialami pasien sesuai dengan penyakit tersebut?

a)

  Paralisis

b)

    Prodromal

      

c)

Eksitasi

  

d)

    Sensorik

     

e)

Delirium

    

57.

Seorang laki-laki berusia 8 tahun di antar ke Puskesma karena mengalami luka lecet pada kaki akibat cakaran anjing saat bermain di halaman rumahnya 2 jam yang lalu. Anjing tersebut berhasil ditangkap dan saat ini telah dikandangkan. Apakah tindakan tepat yang dilakukan kepada anak tersebut?

a)

Tidak diberikan VAR sambil menunggu kondisi anjing dalam 14 hari

      

b)

Diberikan VAR sambil menunggu kondisi anjing dalam 14 hari

      

c)

Diberikan SAR sambil menunggu kondisi anjing dalam 14 hari

  

  

d)

Diberikaan VAR dan SAR sambil menunggu kondisi anjing dalam 14 hari

   

     

e)

    Diberikan VAR tanpa menunggu kondisi anjing dalam 14 hari

    

58.

Seorang laki-laki berusia 16 tahun diantar ke Puskesmas akibat mengalami luka gigitan anjing pada tangan dan kaki saat berjalan pulang dari sekolah. Pada pemeriksaan status lokalis, tampak luka lebar dan dalam. Anjing yang menggigit tersebut mati dibunuh oleh warga sekitar. Apakah tindakan yang tepat yang dapat dilakukan pada pasien tersebut?

a)

Segera diberi VAR, SAR dan TT

  

b)

     Segera diberi VAR

c)

Segera diberi VAR dan SAR

    

d)

   Segera diberi SAR

  

e)

Tidak diberi VAR dan SAR

59.

Seorang laki-laki berusia 18 tahun di antar ke IGD Rumah Sakit dengan demam dan tampak lemah setelah sekitar 3 minggu lalu tangan pasien tergigit anjing liar. Keluhan disertai dengan nyeri kepala, nyeri teggorokan, pegal-pegal seluruh badan dan tampak sangat cemas. Pada lokasi gigitan pasien merasa kesemutan dan kram-kram. Pasien rencana akan diberikan VAR. Bagaimanakan pemberian VAR menurut metode Zagreb?

a)

   Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-14: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

b)

Hari 0 diberikan 2 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

c)

Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

d)

Hari 0 diberikan 2 dosis, hari ke-14: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

e)

Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-14: 1 dosis

60.

Seorang laki-laki berusia 18 tahun di antar ke IGD Rumah Sakit dengan demam dan tampak lemah setelah sekitar 3 minggu lalu tangan pasien tergigit anjing liar. Keluhan disertai dengan nyeri kepala, nyeri teggorokan, pegal-pegal seluruh badan dan tampak sangat cemas. Pada lokasi gigitan pasien merasa kesemutan dan kram-kram. Pasien rencana akan diberikan VAR. Bagaimanakan pemberian VAR menurut metode Zagreb?

a)

   Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-14: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

b)

Hari 0 diberikan 2 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

c)

Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

d)

Hari 0 diberikan 2 dosis, hari ke-14: 1 dosis dan hari ke-21: 1 dosis

      

e)

Hari 0 diberikan 1 dosis, hari ke-7: 1 dosis dan hari ke-14: 1 dosis

61.

Seorang laki-laki berusia 45 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan kram-kram pada seluruh ekstremitas yang dialami sejak lama. Riwayat pasien saat ini sedang mendapat terapi ARV akibat terinfeksi virus HIV sejak sekitar 1 tahun terakhir. Apakah terapi simptomatik yang tepat diberikan pada pasien tersebut?

a)

Natrium dklofenat

     

b)

  Ibuprofen

    

c)

   Pregabalin

      

d)

     Vitamin B Com

      

e)

Celecoxibe

62.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan nyeri kepala disertai demam yang terjadi sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat pasien menderita batuk lama berlendir (1 bulan) dan kadang lendir bercampur darah. Pada pemeriksaan rangsang meningeal diperoleh kaku kuduk (+). Pemeriksaan foto thoraks didapatkan gambaran bercak berawan disertai dengan cavitas, pemeriksaan dahak diperoleh BTA +++. Apakah pemeriksaan yang tepat untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

a)

EEG

b)

Lumbal Pungsi

    

c)

   MRI Kepala

   

d)

    CT Scan Kepala

      

e)

EMG 

      

63.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun datang ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan nyeri kepala disertai demam yang terjadi sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat pasien menderita batuk lama berlendir (1 bulan) dan kadang lendir bercampur darah. Pada pemeriksaan rangsang meningeal diperoleh kaku kuduk (+). Pemeriksaan foto thoraks didapatkan gambaran bercak berawan disertai dengan cavitas, pemeriksaan dahak diperoleh BTA +++. Apakah pemeriksaan yang tepat untuk menegakkan diagnosis pada kasus tersebut?

a)

EEG

b)

Lumbal Pungsi

    

c)

   MRI Kepala

   

d)

    CT Scan Kepala

      

e)

EMG 

      

64.

Seorang laki-laki berusia 52 tahun di antar ke IGD Rumah Sakit dengan kejang kaku seluruh tubuh sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai mulut tidak dapat membuka secara maksimal dan demam. Pemeriksaan fisis neurologi ditemukan trismus dan opistotonus. Riwayat pasien mengalami luka tertusuk paku sekitar 10 hari yang lalu yang tidak diobati dengan baik. Apakah tatalaksana antibiotik lini pertama yang tepat diberikan pada kasus tersebut?

a)

Ampicilin intravena

b)

Levovloksasin intravena

  

c)

Doxisisiklin intravena

d)

Metronidazole intravena

e)

   Gentamicin intravena

65.

Seorang laki-laki berusia 32 tahun di antar ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan kaku seluruh tubuh sejak 1 hari yang lalu. Keluhan disertai mulut tidak dapat membuka secara maksimal dan demam. Pemeriksaan fisis neurologi ditemukan trismus dan opistotonus. Riwayat pasien mengalami luka tertusuk paku sekitar 10 hari yang lalu yang tidak diobati dengan baik. Apakah tatalaksana farmakologi yang tepat untuk mengatasi kakuan dan spasme pada kasus tersebut

a)

Human Tetanus Imunoglbulin

     

b)

  Metronidazole intravena

    

c)

   Anti Tetanus Serum

   

d)

Diazepam intravena

      

e)

Atropin intravena

66.

Seorang laki-laki berusia 56 tahun diantar ke IGD Rumah Sakit dengan keluhan mengalami kejang pada ekstremitas kanan saat berada di rumah sejak 1 minggu terakhir frekuensi 1 kali per hari dengan durasi sekitar 1 menit. Riwayat pasien berobat ke dokter jantung karena mengalami endocarditis. Pemeriksaan CT Scan Kepala diperoleh gambaran hiperdens pada lobus frontal dengan batas tegas dan terdapat ring enhacement. Bagaimanakah mekanisme penyebaran infeksi yang terjadi pada pasien tersebut?

a)

Traumatik

     

b)

  Direct

  

c)

   Kriptogenik

d)

Hematogen

  

e)

  Limfagenik

67.

Seorang laki-laki berusia 50 tahun diantar ke IGD Rumah Sakit dengan penurunan kesadaran yang terjadi secara perlahan progresif disertai demam yang terjadi sejak 2 minggu yang lalu. Riwayat pasien menderita batuk lama (1 bulan) dan kadang lendir bercampur darah. Pada pemeriksaan neurologis diperoleh GCS E3M5V2, kaku kuduk (+). Pemeriksaan foto thoraks didapatkan gambaran bercak berawan disertai dengan cavitas. Apakah pemeriksaan yang selanjutnya dianjurkan pada pasien tersebut?

a)

   EMG

b)

Lumbal Pungsi

     

c)

     EEG

 

d)

CT Scan Kepala

      

e)

TCD 

68.

Seorang anak laki-laki, berusia 10 tahun, diantar keluarganya ke puskesmas dengan keluhan batuk yang disertai dahak berdarah, yang dikeluhkan sejak empat minggu lalu. Gejala batuk dusertai sesak napas dan demam pada malam hari. Hasil pemeriksaan fisik: status gizi kurang, Denyut nadi 110 kali/menit, irregular, frekuensi napas 40 kali per menit, suhu badan 38,5oC. Inspeksi tenggorokan: tonsil membesar, hiperemis, tampak lapisan mengkilap. Auskultasi terdengar suara napas vesikobronkial. Hasil pemeriksaan laboratorium; leukositosis. Riwayat penderita tersebut dicatat dalam rekam medik, dan diedukasi agar mendapatkan penanganan program khusus kesehatannya di puskesmas.

Apakah faktor risiko yang dapat meningkatkan distribusi kasus tersebut?.

a)

Usia harapan hidup memendek 

   

b)

   Case Fatality Rate tinggi

   

c)

Penurunan diagnosis kasus

     

d)

Migrasi keluar orang sakit

e)

  Durasi penyakit lebih panjang

69.

Seorang anak laki-laki, berusia 10 tahun, diantar keluarganya ke puskesmas dengan keluhan batuk yang disertai dahak berdarah, yang dikeluhkan sejak empat minggu lalu. Gejala batuk dusertai sesak napas dan demam pada malam hari. Hasil pemeriksaan fisik: status gizi kurang, Denyut nadi 110 kali/menit, irregular, frekuensi napas 40 kali per menit, suhu badan 38,5oC. Inspeksi tenggorokan: tonsil membesar, hiperemis, tampak lapisan mengkilap. Auskultasi terdengar suara napas vesikobronkial. Hasil pemeriksaan laboratorium; leukositosis. Riwayat penderita tersebut dicatat dalam rekam medik, dan diedukasi agar mendapatkan penanganan program khusus kesehatannya di puskesmas.

Apakah tujuan penanggulangan jangka panjang terhadap kasus tersebut?

a)

Mewujudkan angka kesembuhan dari semua penderita baru

      

b)

Meningkatkan cakupan pelacakan kasus penderita

 

c)

Mencapai angka kesembuhan dari semua penderita baru

d)

Menurunkan angka kesakitan dan kematian kasus

e)

Meningkatkan angka kesakitan dan angka kematian penyakit

70.

Seorang anak laki-laki, berusia 10 tahun, diantar keluarganya ke puskesmas dengan keluhan batuk yang disertai dahak berdarah, yang dikeluhkan sejak empat minggu lalu. Gejala batuk dusertai sesak napas dan demam pada malam hari. Hasil pemeriksaan fisik: status gizi kurang, Denyut nadi 110 kali/menit, irregular, frekuensi napas 40 kali per menit, suhu badan 38,5oC. Inspeksi tenggorokan: tonsil membesar, hiperemis, tampak lapisan mengkilap. Auskultasi terdengar suara napas vesikobronkial. Hasil pemeriksaan laboratorium; leukositosis. Riwayat penderita tersebut dicatat dalam rekam medik, dan diedukasi agar mendapatkan penanganan program khusus kesehatannya di puskesmas.

Apakah upaya pencegahan primer yang paling sesuai terhadap kasus tersebut?

a)

Vaksinasi khusus

     

b)

Skrining penyulit

    

c)

Batasi komplikasi

   

d)

  Rehabilitasi kasus

  

e)

Pengobatan akurat

71.

Seorang laki-laki, berusia 45 tahun, diantar keluarganya ke IGD puskesmas dengan keluhan luka pada kaki kanan. Timbul lesi di kaki yang sulit sembuh, setelah tertusuk benda tajam, disertai demam tinggi, dan kaku pada badan. Hasil pemeriksaan kaki kanan: luka menggaung, ukuran 3x3 cm, disertai pus, edema hiperemis. Hasil laboratorium: leukositosis, dilakukan kultur pus. Kasus ditangani dan diedukasi agar diobservasi dengan perawatan khusus.

Apakah faktor agent penyebab yang paling mungkin terhadap kasus tersebut?

a)

Bakteri

      

b)

Virus

 

c)

   Parasit

     

d)

Jamur

e)

Protozoa  

72.

Seorang laki-laki, berusia 45 tahun, diantar keluarganya ke IGD puskesmas dengan keluhan luka pada kaki kanan. Timbul lesi di kaki yang sulit sembuh, setelah tertusuk benda tajam, disertai demam tinggi, dan kaku pada badan. Hasil pemeriksaan kaki kanan: luka menggaung, ukuran 3x3 cm, disertai pus, edema hiperemis. Hasil laboratorium: leukositosis, dilakukan kultur pus. Kasus ditangani dan diedukasi agar diobservasi dengan perawatan khusus.

Apakah fakor risiko utama perkiraan prevalensi kasus tersebut pada populasi?

a)

Pelayanan Kesehatan

      

b)

Perilaku hidup

    

c)

Lingkungan Sosial

     

d)

Riwayat Genetik

   

e)

Lingkungan Biologis

73.

Seorang laki-laki, berusia 45 tahun, diantar keluarganya ke IGD puskesmas dengan keluhan luka pada kaki kanan. Timbul lesi di kaki yang sulit sembuh, setelah tertusuk benda tajam, disertai demam tinggi, dan kaku pada badan. Hasil pemeriksaan kaki kanan: luka menggaung, ukuran 3x3 cm, disertai pus, edema hiperemis. Hasil laboratorium: leukositosis, dilakukan kultur pus. Kasus ditangani dan diedukasi agar diobservasi dengan perawatan khusus.

Apa salah satu perlakuan yang paling sesuai dalam pencegahan kasus tersebut?

a)

Pelayanan terapi ketergantungan obat

      

b)

Perawatan kesehatan dasar

c)

   Perawatan dan pengobatan kasus

      

d)

Konseling dan tes sukarela

e)

Pelayanan klinik substitusi pengobatan

74.

Seorang perempuan, berusia 55 tahun datang ke puskesmas, dengan keluhan demam sejak tiga minggu yang lalu, dirasakan timbul setiap 3 hari sekali, yang diawali menggigil dan diakhiri dengan berkeringat, kemudian pulih seperti biasa. Pasien pernah bepergian dari daerah endemis, selama 3 minggu menetap, di daerah transmisi kasus yang terjadi sepanjang tahun. Hasil pemeriksaan sediaan apusan darah tepi, ditemukan adanya agent spesifik.

Apakah jenis transmisi yang paling mungkin terjadi pada kasus tersebut?

a)

  Hypoendemic

     

b)

Endoendemic

     

c)

Hiperendemic

     

      

d)

  Holoendemic

     

e)

Mesoendemic

75.

Seorang perempuan, berusia 55 tahun datang ke puskesmas, dengan keluhan demam sejak tiga minggu yang lalu, dirasakan timbul setiap 3 hari sekali, yang diawali menggigil dan diakhiri dengan berkeringat, kemudian pulih seperti biasa. Pasien pernah bepergian dari daerah endemis, selama 3 minggu menetap, di daerah transmisi kasus yang terjadi sepanjang tahun. Hasil pemeriksaan sediaan apusan darah tepi, ditemukan adanya agent spesifik. Apakah fakor risiko utama dari tingkat endemisitas kasus tersebut pada populasi?

a)

  Pelayanan Kesehatan

      

b)

Perilaku hidup

    

c)

Lingkungan Sosial

     

      

d)

Riwayat Genetik

 

e)

   Lingkungan Biologis     

     

76.

Seorang perempuan, berusia 55 tahun datang ke puskesmas, dengan keluhan demam sejak tiga minggu yang lalu, dirasakan timbul setiap 3 hari sekali, yang diawali menggigil dan diakhiri dengan berkeringat, kemudian pulih seperti biasa. Pasien pernah bepergian dari daerah endemis, selama 3 minggu menetap, di daerah transmisi kasus yang terjadi sepanjang tahun. Hasil pemeriksaan sediaan apusan darah tepi, ditemukan adanya agent spesifik.

a)

   Bakteri

      

b)

Virus

   

c)

  Amoeba

      

    

     

      

d)

Jamur

      

e)

Parasit

      

     

77.

. Seorang anak perempuan, berusia 11 tahun, dibawa keluarganya ke IGD puskesmas, dengan keluhan demam tinggi sejak empat hari yang lalu, terus menerus. Penderita sudah diberi minum obat penurun panas, kondisi demamnya sempat menurun, namun kemudian naik lagi. Penderita juga mengalami mimisan dan BAB bercampur darah tersamar. Riwayat mimisan berdarah sebelumnya disangkal. Hasil pemeriksaan darah lengkap, terdapat konsentrasi trombosit menurun, kadar PCV dan leukosit meningkat. Apakah salah satu strategi dalam menurunkan angka kejadian kasus tersebut?.

a)

Memanfaatkan kerjasama atau bantuan luar negeri

b)

Melaporkan kegiatan melalui SP2TP secara lengkap dan teratur à ut malaria

    

c)

Memberantas semua fokus agar tidak menjadi daerah endemis à ut malaria     

d)

Meningkatkan mutu pelayanan surveilans serta ketrampilan petugas

78.

Seorang anak perempuan, berusia 11 tahun, dibawa keluarganya ke IGD puskesmas, dengan keluhan demam tinggi sejak empat hari yang lalu, terus menerus. Penderita sudah diberi minum obat penurun panas, kondisi demamnya sempat menurun, namun kemudian naik lagi. Penderita juga mengalami mimisan dan BAB bercampur darah tersamar. Riwayat mimisan berdarah sebelumnya disangkal. Hasil pemeriksaan darah lengkap, terdapat konsentrasi trombosit menurun, kadar PCV dan leukosit meningkat.

Apakah program penanggulangan efektif yang paling mungkin dapat dilakukan?

a)

   Menghindari gaya hidup yang berisiko

      

b)

Perawatan kesehatan dasar anak

    

c)

Penemuan kasus berkesinambungan

   

    

d)

   Pendidikan sebaya anak pra sekolah

e)

    Sanitasi lingkungan air yang tergenang

79.

Seorang anak perempuan, berusia 11 tahun, dibawa keluarganya ke IGD puskesmas, dengan keluhan demam tinggi sejak empat hari yang lalu, terus menerus. Penderita sudah diberi minum obat penurun panas, kondisi demamnya sempat menurun, namun kemudian naik lagi. Penderita juga mengalami mimisan dan BAB bercampur darah tersamar. Riwayat mimisan berdarah sebelumnya disangkal. Hasil pemeriksaan darah lengkap, terdapat konsentrasi trombosit menurun, kadar PCV dan leukosit meningkat.

Apakah program penanggulangan efektif yang paling mungkin dapat dilakukan?

a)

   Menghindari gaya hidup yang berisiko

      

b)

Perawatan kesehatan dasar anak

    

c)

Penemuan kasus berkesinambungan

   

    

d)

   Pendidikan sebaya anak pra sekolah

e)

    Sanitasi lingkungan air yang tergenang

80.

Seorang karyawan laki-laki, berusia 55 tahun, datang ke puskesmas, dengan keluhan demam menggigil, flu, batuk, pilek, nyeri otot, sejak seminggu yang lalu, setelah berpergian dari luar kota. Pemeriksaan status gizi kurang, dan suhu badan 38oC. Tampak ruam kemerahan pada seluruh tubuh, faring hiperemis. Petugas kesehatan melihat data pelayanan pasien, tercatat riwayat vaksinasi pada masa pandemi, sudah lengkap dosis booster ketiga, kemudian dilakukan edukasi dan konseling untuk pengobatan selanjutnya, oleh dokter puskesmas.

Apakah tujuan umum dari program pokok pelayanan primer puskesmas tersebut?

a)

Tercapainya target Univesal Health Coverage

      

b)

Tercapainya reduksi penyakit menular

      

c)

Tercapainya eradikasi penyakit menular

     

    

d)

  Tercapainya eliminasi penyakit menular

e)

Turunnya morbiditas, disabilitas dan mortalitas

81.

Seorang karyawan laki-laki, berusia 55 tahun, datang ke puskesmas, dengan keluhan demam menggigil, flu, batuk, pilek, nyeri otot, sejak seminggu yang lalu, setelah berpergian dari luar kota. Pemeriksaan status gizi kurang, dan suhu badan 38oC. Tampak ruam kemerahan pada seluruh tubuh, faring hiperemis. Petugas kesehatan melihat data pelayanan pasien, tercatat riwayat vaksinasi pada masa pandemi, sudah lengkap dosis booster ketiga, kemudian dilakukan edukasi dan konseling untuk pengobatan selanjutnya, oleh dokter puskesmas.

Apakah sasaran utama program pokok pelayanan primer puskesmas tersebut?.

a)

    Adaptive Imunity

      

b)

Herd Imunity

    

c)

  Natural Imunity

    

d)

      Spesific Imunity

e)

Non Specific Imunity

82.

Seorang karyawan laki-laki, berusia 55 tahun, datang ke puskesmas, dengan keluhan demam menggigil, flu, batuk, pilek, nyeri otot, sejak seminggu yang lalu, setelah berpergian dari luar kota. Pemeriksaan status gizi kurang, dan suhu badan 38oC. Tampak ruam kemerahan pada seluruh tubuh, faring hiperemis. Petugas kesehatan melihat data pelayanan pasien, tercatat riwayat vaksinasi pada masa pandemi, sudah lengkap dosis booster ketiga, kemudian dilakukan edukasi dan konseling untuk pengobatan selanjutnya, oleh dokter puskesmas.

Apakah tujuan khusus program pokok pelayanan primer puskesmas tersebut ?

a)

   Tercapainya peningkatan kekebalan penyakit

      

b)

Tercapainya penurunan angka kematian

      

c)

Tercapainya penurunan angka kesakitan

    

d)

   Tercapainya penurunan angka kecatatan

e)

    Tercapainya pengurangan penularan penyakit

83.

Seorang karyawan laki-laki, berusia 55 tahun, datang ke puskesmas, dengan keluhan demam menggigil, flu, batuk, pilek, nyeri otot, sejak seminggu yang lalu, setelah berpergian dari luar kota. Pemeriksaan status gizi kurang, dan suhu badan 38oC. Tampak ruam kemerahan pada seluruh tubuh, faring hiperemis. Petugas kesehatan melihat data pelayanan pasien, tercatat riwayat vaksinasi pada masa pandemi, sudah lengkap dosis booster ketiga, kemudian dilakukan edukasi dan konseling untuk pengobatan selanjutnya, oleh dokter puskesmas.

Apakah jenis kegiatan lanjutan yang sesuai terhadap keadaan pasien tersebut ?

a)

    Surveilans dan Perawatan

      

b)

Skrining dan Perawatan

    

c)

  Skrining dan Pengobatan

      

d)

Deteksi dan Pengobatan

     

e)

  Surveilans dan Pengobatan

84.

Seorang perempuan berusia 29 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dialami sejak 7 hari yang lalu secara tidak terus menerus dan bebas demam selama 3 hari setelah itu demam muncul Kembali diseratai dengan mengigil . Riwayat bepergian dari daerah endemis malaria 2 minggu yang lalu. Hasil identifikasi di laboratorium parasitologi ditemukan adanya plasmodium malaria. Apakah terapi yang tepat diberikan pada pasien ini ?

a)

    Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) di dahului dengan pemberian artesunate

      

b)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 3 hari

c)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1-14 hari

     

d)

   Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1 hari

e)

Artesunat 1 hari

85.

. Seorang perempuan berusia 25 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dialami sejak 3 hari yang lalu secara tidak terus menerus dan bebas demam selama 2 hari setelah itu demam Kembali mucul disertai dengan mengigil. Riwayat bepergian dari daerah endemis malaria 2 minggu yang lalu. Hasil identifikasi di laboratorium parasitologi ditemukan adanya plasmodium malaria. Apakah terapi yang tepat diberikan pada pasien ini ?

a)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) di dahului dengan pemberian artesunate

      

b)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 3 hari

c)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1-14 hari

  

d)

     Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1 hari

    

e)

  Artesunat 1 hari

86.

Seorang laki-laki berusia 27 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dialami sejak 3 hari yang lalu secara tidak terus menerus dan bebas demam selama 2 hari setelah itu demam Kembali muncul disertai dengan mengigil. Riwayat bepergian dari daerah endemis malaria 2 minggu yang lalu. Hasil identifikasi di laboratorium parasitologi ditemukan adanya plasmodium malaria. Apakah terapi yang tepat diberikan pada pasien ini ?

a)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) di dahului dengan pemberian artesunate

      

b)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 3 hari

c)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1-14 hari

  

d)

     Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1 hari

    

e)

  Artesunat 1 hari

87.

Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke puskesmas dengan keluhan demam dialami sejak 3 hari yang lalu secara tidak terus menerus dan berlangsung setiap hari disertai dengan mengigil. Riwayat bepergian dari daerah endemis malaria 2 minggu yang lalu. Hasil identifikasi di laboratorium parasitologi ditemukan adanya plasmodium malaria. Apakah terapi yang tepat diberikan pada pasien ini ?

a)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) di dahului dengan pemberian artesunate

      

b)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 3 hari

c)

Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1-14 hari

  

d)

     Dihidroartemisinin-Piperakuin (DHP) 1-3 hari + Primakuin 1 hari

    

e)

  Artesunat 1 hari

88.

Seorang laki-laki berusia 32 tahun datang ke puskesmas demam tinggi dan menggigil disertai dengan kesadaran menurun. Dokter berencana untuk merujuk ke rumah sakit dengan diagnosis malaria berat. Apakah terapi yang harus diberikan sebelum pasien tersebut dirujuk ?

a)

  Artesunat

    

b)

Artemisinin

       

c)

Doksisiklin

    

d)

Primakuin

    

e)

Seftriakson

89.

Seorang perempuan 32 tahun datang ke Unit Gawat Darurat dengan keluhan utama kaku pada seluruh badan di alami sejak 1 hari yang lalu disertai dengan kesulitan membuka mulut. Dokter mendiagnosis sebagai tetanus dan memberikan metronidazole sebagai terapi. Apa alasan yang mendasari pemilihan antibiotik tersebut pada kasus ini ?

a)

    bakteri mikroerofilik

b)

  bakteri aerob obligat

       

c)

  bakteri fakultatif anaerob

d)

    bakteri anaerob obligat

    

e)

bakteri fakultatif aerob

90.

. Seorang perempuan berumur 24 tahun datang di poliklinik dengan keluhan demam dialami sejak 5 hari yang lalu terutama menjelang sore-malam hari disertai dengan mual, dan gangguan buang air besar. Riwayat memakan jajanan di jalan setelah seminar proposal. Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan tubex TF +8. Pada daftar obat yang dikonsumsi ditemukan paracetamol, vitamin B.compleks, dan Antasida. Dokter bermaksud memberikan siproflokasasin. Pada tahap manakah pada proses farmakokinetik antibiotik ini akan mengalami gangguan ?

a)

   Fase Absorbsi

  

b)

Fase Metabolisme

     

c)

Fase Eliminasi

     

d)

Fase Distribusi

    

    

e)

   Fase Ekskresi

91.

Seorang perempuan berusia 28 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan bercak keputihan pada daerah wajah dan punggung disertai dengan rasa baal dialami sejak 1,5 bulan yang lalu. Dokter mendiagnosis sebagai lepra tipe pausibasiler. Apa kombinasi antibiotik yang tepat diberikan pada hari pertama setiap bulannya ?

a)

Rifampisin, dapson, dan isoniazid

     

b)

  Rifampisin dan dapson

   

c)

Rifampisin, dapson dan lampren

      

d)

Rifampisin dan lampren

     

e)

  Rifampisin dan isoniazid

92.

Seorang perempuan berusia 32 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan bercak keputihan pada daerah wajah dan punggung disertai dengan rasa baal dialami sejak 1 bulan yang lalu. Dokter mendiagnosis sebagai lepra tipe multibasiler. Apa kombinasi antibiotik yang tepat diberikan pada hari pertama setiap bulannya ?

a)

Rifampisin, dapson, dan isoniazid

      

b)

 Rifampisin dan dapson

c)

Rifampisin, dapson dan lampren

      

   

      

d)

Rifampisin dan lampren

    

     

e)

   Rifampisin dan isoniazid

93.

Seorang perempuan berusia 5 tahun datang ke polkilinik dengan keluhan bercak kemerahan pada area sekitar hidung dan mulut dialami sejak 3 hari yang lalu. Tampak lesi hiperemis disertai dengan krusta. Dokter mendiagnosis sebagai pyoderma. Dokter memberikan terapi klindamisin. Mengapa antibiotik tersebut tepat diberikan untuk pasien ini ?

a)

   penyebab merupakan bakteri atipikal

 

b)

penyebab merupakan bakteri gram positif

c)

  penyebab merupakan bakteri tahan asam

d)

   penyebab merupakan bakteri gram negatif

      

     

e)

penyebab merupakan bakteri intraseluler

94.

Seorang pasien 25 tahun datang ke IGD dengan keluhan demam dialami sejak 1 minggu yang lalu disertai dengan gambaran lesi pada tungkai. Dokter mendiagnosis sebagai ricketsiosis dan memberikan doksisiklin sebagai terapi. Mengapa dokter memilih antibiotik tersebut sebagai terapi ?

a)

      karena bersifat lipofilik

b)

karena bersifat spektrum luas

c)

   karena bersifat spektrum sempit

d)

  karena mempunyai efek anaerob

e)

karena merupakan antibiotik concentration dependent

95.

Disebut apakah proses perpindahan plasmid yang memuat gen resistensi dari suatu bakteri ke bakteri yang lain melalui pili ?

a)

Horizontal Gen Transfer

      

b)

Konjugasi

    

c)

Transformasi

      

d)

Transduksi

   

e)

  Vertikal Gen transfer

96.

Seorang perempuann 31 tahun datang ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan HIV. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa pasien tersebut telah memenuhi syarat untuk memulai pengobatan. Dokter memberikan pengobatan kombinasi lini pertama. Apa nama obat yang dapat menimbulkan efek samping gangguan psikiatri ?

a)

Dolutegravir

b)

Tenofovir disoproxil fumarate

      

c)

Lamivudine

      

d)

Efavirenz

      

   

e)

Ritonavir

97.

Seorang laki-laki 28 tahun datang ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan HIV. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa pasien tersebut telah memenuhi syarat untuk memulai pengobatan. Dokter memberikan pengobatan kombinasi lini pertama yang terdiri dari tenofovir disoproxil fumarate. Apa efek samping yang dari penggunaan obat tersebut ?

a)

      Gangguan konsentrasi

      

b)

Hepatic stetatosis

           

c)

  Somnolence

     

      

d)

Lactic asisdosis

  

      

   

e)

     Osteomalacia

98.

Seorang laki-laki 29 tahun datang ke puskesmas untuk mendapatkan pengobatan HIV. Hasil pemeriksaan menunjukan bahwa pasien tersebut telah memenuhi syarat untuk memulai pengobatan. Dokter memberikan pengobatan kombinasi lini pertama yang terdiri dari lamivudin. Apa efek samping yang dari penggunaan obat tersebut ?

a)

  Insomnia

  

b)

  Renal injury

c)

Lactic asidosis

d)

Fanconi syndrome

   

e)

     Dizziness

99.

Cara transmisi leptospira yang menyebabkan leptospirosis adalah:

a)

Melalui kontak kulit/selaput lendir yang luka dengan tanah yang tercemar leptospira

b)

Melalui kontak langsung penderita leptospirosis

c)

Melalui fecal-oral

d)

Melalui gigitan nyamuk sebagai vektor

      

e)

Secara airborne

100.

Yang merupakan pemeriksaan penunjang dalam mendiagnosis leptospirosis:

a)

  Mikroskop lapangan gelap

      

b)

Kultur Darah/Urine

      

c)

MAT

      

d)

MSAT

e)

  Benar semua

101.

Terapi terpilih untuk Leptospirosis berat:

a)

   Penisilin G 1,5 juta unit/6 jam IV

      

b)

Doksisiklin 2x100 mg tablet

      

      

c)

Ampisilin 4x500 mg tablet

      

d)

Amoksisilin 4x500 mg tablet

      

e)

Bukan salah satu di atas

102.

Weil Disease ditandai dengan adanya:

a)

     Ruam kulit

    

b)

Nyeri otot m.gastronemius oleh karena nekrotis lokal

    

      

c)

   Bradikardi relatif

      

d)

Sakit kepala

   

e)

Ikterik, perdarahan, anemia, azotemia, gangguan kesadaran

103.

Yang tidak benar terkait leptospirosis:

a)

         Dapat menyebabkan trombositosis

b)

   Kenaikan titer antibodi MAT > 4x pada fase akut dan fase rekonvalesen merupakan diagnosis definitif    

      

c)

Gambaran klinis menyerupai penyakit lain seperti Demam Dengue atau Malaria

d)

    Gejala dapat ringan sampai dengan berat

e)

Merupakan penyakit self-limiting disease

  

104.

Seorang laki-laki berusia 30 tahun datang kerumahsakit dengan keluhan nafsu makan menurun sejak 3 bulan terakhir. Keluhan disertai demam dan penurunan BB dalam 3 bulanterakhir. Pemeriksaan tanda vital dalam batas normal. Pemeriksaan fisik didapatkan muscle wasting pada kedua lengan dan kedua tungkai. Hasillaboratoriummenunjukkan HIV reaktif (+), penurunan CD4. Apakah penyebab muscle wasting yang terjadi pada pasien tersebut?

a)

       Hipometabolisme

      

b)

Anabolisme

    

c)

Stresmetabolik

 

d)

  HiperKatabolisme

e)

     Metabolisme normal

      

105.

Pasien dengan sepsis, dirawat Di ICU tanda vital TD : 130/80, HR : 88x/menit saturasi Oksigen 99 %, terpasang NGT dengan residu lambung 500 cc/4 jam, Pada pasien tersebut fungsi saluran cerna tidak fungsional, maka nutrisi yang paling baik diberikan adalah :

a)

     Nutrisi oral dan nutrsis parenteral

      

b)

Nutrisi oral

 

c)

Nutrisi parenteral

     

d)

Nutrisi enteral

e)

Nutrisi enteral dannutrisi parenteral  

106.

Pasien sepsis dirawat di ICU hari pertama perawatan didapatkan tekanan darah 80/40, HR 120x menit, suhu:35◦ C, Melihat tanda vital pasien , menandakan pasien dalam keadaan :

a)

    Akut phase

      

b)

Ebb phase

c)

Repair phase

     

d)

  Flow phase

   

e)

Healing phase      

107.

Pasien sepsis dirawat setelah 3 hari diICU, tanda vital didapatkan TD 120/90. HR 88x menit, saturasi oksigen 99 % , Suhu : 36,8 ◦ C, pasien tersebut berada dalam keadaan :

a)

    Akut phase

      

b)

Ebb phase

    

c)

  Shock phase

     

d)

Flow phase

 

e)

Healing phase      

108.

Nutrisi spesifik yang diberikan untuk mengurangi stress oksidatif sehingga meningkatkan system imun pada pasien sepsis adalah :

a)

    Karbohidrat

      

b)

Lemak

     

c)

Mineral

      

d)

Protein

  

e)

Antioksidan