wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Sosialisasi Peraturan Perundangan Papua

Total questions: 20

Worksheet time: 3mins

Name
Class
Date
1.

Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 mengatur tentang....

a)

Bantuan Pengamanan Pada Objek Vital Nasional Dan Objek Tertentu

b)

Pemberian Bantuan Pengamanan Pada Objek Tertentu Dan Objek Vital Nasional

c)

Pemberian Batuan Pengamanan Pada Objek Vital Nasional Dan Objek Tertentu

d)

Pemberian Bantuan Pengamanan Pada Objek Vital Nasional Dan Objek Tertentu

2.

Obvitnas adalah...

a)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat yang dibuang orang banyak, kepentingan negara dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis

b)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis

c)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang dikelola oleh negara, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, objek vital swasta nasional dan asing

d)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang dimiliki oleh negara untuk dimanfaatkan sebaik2nya

3.

Objek Tertentu adalah...

a)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang dikelola oleh negara, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, objek vital swasta nasional dan asing

b)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut hajat hidup orang banyak, kepentingan negara dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis

c)

kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang difungsikan oleh negara, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, objek vital swasta nasional dan asing

d)

Kawasan/lokasi, bangunan/instalasi dan/atau usaha yang menyangkut buang hajat orang banyak, kepentingan negara dan sumber pendapatan negara yang bersifat strategis

4.

Yang BUKAN merupakan prinsip yang dilaksanakan dalam Pemberian Bantuan Pengamanan pada Obvitnas dan Objek Tertentu adalah

a)

proporsional

b)

nesessitas

c)

prioritas

d)

legalitas

5.

Yang BUKAN isi Pasal 4 Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2017 adalah

a)

Pengelola Obvitnas dan Objek Tertentu bertanggungjawab atas penyelenggaraan pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu masing-masing berdasarkan prinsip pengamanan internal

b)

Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu oleh pengelola Obvitnas atau Objek Tertentu harus dipandang sebagai aset atau investasi dan bukan merupakan beban biaya

c)

Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu dilaksanakan secara terpadu bersama pengelola Obvitnas dan Objek Tertentu melalui Sispam sebagai bentuk bantuan bagi pengelola Obvitnas dan Objek Tertentu

d)

Pengelola Obvitnas dan Objek Tertentu bertanggung jawab dalam mengembangkan fungsi, sistem dan metode pengamanan

6.

Kegiatan preventif meliputi, KECUALI...

a)

Melaporkan atau menginformasikan ke kantor Kepolisian terdekat tentang terjadinya tindak pidana

b)

Penjagaan pada lokasi untuk mengantisipasi terjadinya pelanggaran/kejahatan di lingkungan Obvitnas atau Objek Tertentu

c)

Patroli pada lokasi, lingkungan sekitar Obvitnas atau Objek Tertentu

d)

Pengaturan terhadap kegiatan, lalu lintas manusia, barang dan kendaraan di lingkungan Obvitnas atau Objek tertentu

7.

Petugas pelaksana pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu terdiri atas...

a)

TNI dan anggota Polri

b)

TNI dan petugas pengamanan internal

c)

petugas pengamanan internal dan external

d)

Petugas pengamanan internal dan anggota Polri

8.

Sebelum ditentukan pola pengamanan terlebih dahulu dilakukan identifikasi spesifikasi objek, meliputi KECUALI

a)

Klasifikasi objek

b)

Nilai aset objek

c)

Pemilik aset objek

d)

Nilai strategis objek

9.

Pengamanan langsung adalah...

a)

Pemantauan, pengawasan dan penerimaan laporan kepada pengelola Objek Migas

b)

Pemantauan, pengawasan dan penerimaan laporan dari pengelola Obvitnas dan Objek Tertentu

c)

Pengerahan dan penggelaran kekuatan beserta sarana prasarana pengamanan sesuai kebutuhan dan perkiraan ancaman dan/atau gangguan Kamtibmas yang telah terjadi

d)

Pengerahan dan penggelaran kekuatan beserta sarana prasarana pengamanan sesuai kebutuhan dan perkiraan ancaman dan/atau gangguan Kamtibmas yang mungkin terjadi

10.

Sifat pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu meliputi pengamanan terbuka dan pengamanan tertutup, yang BUKAN pengamanan tertutup adalah...

a)

Pemeriksaan terhadap badan, barang dan kendaraan yang masuk dan keluar

b)

Pengawasan terhadap tamu, karyawan, barang, dan dokumen

c)

Penggalangan terhadap karyawan dan masyarakat di sekitar Obvitnas atau Objek Tertentu

d)

Pengamanan dan perlindungan terhadap personel dan tamu Obvitnas atau Objek Tertentu yang termasuk dalam kategori Very Important Person/Very Very Important Person (VIP/VVIP)

11.

Yang BUKAN sasaran Pengamanan Obvitnas dan Objek Tertentu adalah

a)

Dokumen

b)

Tempat kegiatan produksi

c)

Karyawan

d)

Trotoar

12.

Yang bukan standar kemampuan pelaksana pengamanan untuk anggota Polri

a)

memiliki kompetensi di bidang komunikasi sosial

b)

memiliki kompetensi di bidang programming perangkat lunak

c)

memiliki kompetensi di bidang membuat Laporan Informasi

d)

memiliki masa dinas paling singkat 2 (dua) tahun

13.

Penyelenggaraan jasa pengamanan dan/atau Jasa Manajemen Sispam Obvitnas dan Objek Tertentu dilaksanakan setelah...

a)

adanya kesepakatan

b)

adanya kontrak Kerja Sama

c)

berjanji sehidup semati

d)

makan sirih pinang

14.

Pengawasan dan pengendalian dilakukan dalam bentuk, kecuali

a)

asistensi

b)

pelaporan

c)

pengendalian

d)

inspeksi

15.

Keputusan Bupati Sorong No. 593.322.82/KEP. 294A/X/Tahun 2017 Tentang Penetapan Harga Dasar Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat Pada Daerah Konsensi Pertambangan Minyak dan Gas Bumi di Kabupaten Sorong ditetapkan...

a)

di Aimas 4 September 2011

b)

di Sorong 14 September 2017

c)

di Aimas 4 September 2017

d)

di Raja Ampat 31 desember 2019

16.

Keputusan Bupati Sorong No. 593.322.82/KEP. 294A/X/Tahun 2017 menggantikan....

a)

Keputusan Bupati Sorong No. 156 Tahun 2011 tentang Penetapan Harga Dasar Tanah Adat/Garapan dan Tanah bersertifikat pada daerah konsensi pertambangan Migas di Kabupaten Sorong

b)

Keputusan Bupati Sorong No. 156 Tahun 2012 tentang Penetapan Harga Dasar Tanah Adat/Garapan dan Tanah bersertifikat pada daerah konsensi pertambangan Migas di Kabupaten Sorong

c)

Keputusan Bupati Sorong No. 155 Tahun 2011 tentang Penetapan Harga Dasar Tanah Adat/Garapan dan Tanah bersertifikat pada daerah konsensi pertambangan Migas di Kabupaten Sorong

d)

Keputusan Bupati Sorong No. 156 Tahun 2011 tentang Penetapan Harga Dasar Tanah Adat/Garapan dan Tanah bersertifikat pada daerah konsensi pertambangan Migas di Propinsi Papua Barat

17.

Besarnya Harga Dasar Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat yang dibebaskan dan dipergunakan sebagai lokasi sumur Minyak dan Gas Bumi (Migas) sebesar

a)

Rp 8.000 per meter persegi

b)

Rp 8 juta per meter persegi

c)

Rp 16.000 per meter persegi

d)

Rp 15.000 per meter persegi

18.

Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat yang dibebaskan dan dipergunakan sarana dan prasarana penunjang kegiatan pertambangan dan atau pengelolaan Migas sebesar

a)

Rp 8.000.000 per meter persegi

b)

Rp 800.000 per meter persegi

c)

Rp 80.000 per meter persegi

d)

Rp 8.000 per meter persegi

19.

Biaya administrasi atas Proses Pembebasan Tanah Ulayat Masyarakat Hukum Adat dibebankan kepada

a)

Pihak Pemohon/Perusahaan sesuai dengan ketentuan yang berlaku

b)

Pihak Termohon/Pemilik Tanah Ulayat sesuai dengan ketentuan yang berlaku

c)

Pemerintah daerah sesuai dengan ketentuan yang berlaku

d)

Pertamina sesuai dengan ketentuan yang berlaku

20.

Provinsi Papua Barat terdiri dari berapa kabupaten/kota?

a)

13

b)

12

c)

11

d)

14