Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Quiz Sanitarian

Total questions: 35

Worksheet time: 1hrs 10mins

Name
Class
Date
1.

Seorang PNS yang ditugaskan secara penuh untuk melaksanakan fungsi di bidang kesehatan lingkungan secara professional pada jabatan fungsional Sanitarian berdasarkan peraturan MenNegPan nomor :

a)

Kep 17/2000, Jo.Per. 10/2006

b)

Kep 18/2000, Jo Per. 10/2006

c)

Kep.19/2000, Jo Per. 10/2006

d)

Kep.17/2000, Jo Per.10/2010

2.

Seorang Sanitaria Ahli memiliki kompetensi,antara lain :

a)

Melaksanakan uji coba desain & studi kelayakan.

b)

Mampu menyusun instrument pengumpulan data primer kesling.

c)

Mampu mengidentifikasi prilaku untuk menentukan program.

d)

Jawaban di atas semua benar.

3.

Tugas pokok Sanitarian adalah :

a)

Persiapan dan Pengamatan kesling

b)

Pengawasan kesling

c)

Pemberdayaan masyarakat dlm bidang kesling

d)

Jawaban di atas semua benar

4.

Upaya untuk mengetahui tingkat resiko pencemaran dan atau penyimpangan standar, persyaratan, kriteria kesehatan media lingkungan dan rekomendasi tindak lanjut perbaikan kualitasnya di sebut upaya :

a)

Pengamatan kesling

b)

Pengawasan kesling

c)

Penelitian Kesling

d)

Peningkatan Mutu Kesling

5.

Persyaratan Minimal Seorang PNS, untuk dapat menduduki jabatan fungsional Sanitarian Ahli :

a)

Pendidikan minimal S.1/ D.IV Kesmas; Teknik Lingk; Biologi; Kimia Lingkungan.

b)

Sarjana Kesehatan

c)

Jawaban a dan b benar

d)

Jawaban a dan b salah

6.

Proses pembelajaran Sanitarian Ahli didasarkan prinsip-prinsip Diklat, kecuali :

a)

Andragogy

b)

Learning by doing

c)

Kompetensi

d)

Pedagogy

7.

Pasca pelatihan diharapkan Sanitarian Ahli memiliki kemampuan di bidang :

a)

Bidang persiapan / perencanaan kesehatan lingkungan

b)

Bidang pengamatan dan pengawasan kegiatan kesling

c)

Bidang pemberdayaan masyarakat dan pengembangan profesi dalam pengembangan kualitas lingkungan.

d)

Jawaban di atas semua benar

8.

Sebagai seorang Sanitarian Ahli Pertama memiliki 31 (tiga pukuh satu) kompetensi kegiatan bidang persiapan/ perencanaan kesehatan lingkungan, kecuali :

a)

Menyusun TOR Rencana Lima tahunan tingkat Propinsi.

b)

Menyajikan rancangan rencana tahunan tingkat Propinsi.

c)

Menyusun rencana 3 bulanan tingkat Propinsi.

d)

Menyusun rencana operasional tingkat kecamatan/puskesmas

9.

Sebagai Seorang Sanitarian Ahli memilki 2 ( dua) fungsi Pengamatan kesehatan lingkungan, kecuali :

a)

Pengumpulan data primer

b)

Pengumpulan data sekunder

c)

Pengolahan data secara manual

d)

Jawaban b dan c benar

10.

Sebagai Sanitarian Ahli fungsi bidang Pemberdayaan masyarakat dalam peningkatan kualitas kesehatan lingkungan, kecuali :

a)

Membuat instrumen sederhana untuk identifikasi prilaku dalam rangka persiapan kegiatan.

b)

Menganalis secara komprehensif tentang prilaku.

c)

Mempersiapkan dan Menjaga alat peraga

d)

Membuat laporan hasil pemberdayaan mayarakat

11.

Kegiatan pertama yang harus dilakukan dan menjadi acuan pelaksanaan kegiatan Kesling :

a)

Pengamatan Kegiatan Kesling

b)

Pengawasan Kegiatan Kesling

c)

Perencanaan Kegiatan Kesling

d)

Jawaban di atas semua benar

12.

Dalam rangka menyusun suatu program yang rasional,diperlukan data meliputi :

a)

Tenaga ( man)

b)

Dana ( Money)

c)

Logistik (material)

d)

Jawaban di atas semua benar.

13.

Salah satu metode penentuan sebab masalah adalah :

a)

Fisher Methode

b)

Fishbone Methode

c)

Bone Methode

d)

Jawaban di atas semua salah

14.

Beberapa syarat yang diperlukan dalam menetapkan tujuan antara lain :

a)

Rasional (realistis)

b)

Memiliki Target Waktu

c)

Jawaban a dan b salah

d)

Jawaban a dan b benar

15.

Kegiatan utama kesehatan lingkungan di Bidang Penyehatan perumahan dan lingkungan, kecuali :

a)

Pendataan permasalahan kesehatan perumahan

b)

Penilaian rumah sehat

c)

Pelatihan dan pembinaan kader kesehatan

d)

Pengamatan dan Penanggulangan keracunan makanan

16.

Berikut adalah parameter Kualitas air minum (air galon) yang harus diperiksa secara fisik :

a)

Suhu

b)

Bau

c)

Rasa

d)

Warna

17.

Parameter Kualitas Ruangan pada Pemeriksaan TTU secara konvensional adalah :

a)

Penerangan

b)

Kebisingan

c)

Kesejukan

d)

Jawaban a dan b benar

18.

Mikroba yang dijadikan parameter secara bakteriologis pada Pemeriksaan TTU secara konvensional seperti air minum adalah :

a)

Salmonella

b)

Shigella

c)

E.Coli

d)

Klebsiella

19.

Penerapan ADKL dalam pembangunan adalah :

a)

Upaya pemantauan dampak statu rencana usaha terhadap kesehatan

b)

Upaya pengelolaan koalitas lingkungan yang terkait dengan risiko kesehatan masyarakat seperti : kejadian pencemaran, keracunan, dan penyakit-penyakit berbasis lingkungan.

c)

Jawaban a dan b benar

d)

Jawaban a dan b salah

20.

Unit ADKL dibentuk untuk menangani masalah faktor risiko kesehatan lingkungan atas dasar :

a)

PP Nomor : 27 tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL)

b)

Kepmenkes Nomor : 1277 tahun 2001 tentang Organisasi dan Tata Kerja Depkes

c)

Kepmenkes Nomor : 19 tahun 2000 tentang Jabatan fungsional dan Angka Kreditnya

d)

Kepmenkes Nomor : 876 tahun 2001 tentang Pedoman Teknis Analisis Dampak Kesehatan Lingkungan

21.

Tugas dan fungsi Jabfung Sanitarian dalam upaya penyehatan lingkungan dengan pendekatan ADKL antara lain meliputi :

a)

Pengamatan kesehatan lingkungan

b)

Pengawasan kesehatan lingkungan

c)

Perbaikan kualitas lingkungan secara Saniter

d)

Pemberdayaan masyarakat dalam perilaku hidup bersih dan sehat

22.

Indikator keberhasilan pembangunan bidang kesehatan lingkungan dapat dilihat dari aspek :

a)

Status kesehatan

b)

Status kesejahteraan

c)

Derajat kesehatan masyarakat

d)

Jawaban di atas semua benar

23.

Dalam menyusun laporan pemeriksaan kondisi lingkungan, dokumen input yang harus dipersiapan seorang sanitarian Ahli adalah,kecuali :

a)

Surat Perintah atasan

b)

Alat, bahan, instruyen atau form inspeksi sanitasi

c)

Buku pedoman/Juknis/manual pabrikan

d)

Jawaban di atas semua salah

24.

Proses mendorong dan memperkenan orang-orang dalam organisasi mengambil tanggung jawab secara pribadi untuk meningkatkan bagaimana cara mereka melaksanakan tugas dan menkontribusikannya kepada pencapaian tujuan organisasi merupakan definisi dari :

a)

Motivasi

b)

Inspirasi

c)

Pemberdayaan

d)

Jawaban di atas semua salah

25.

Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2014, adalah peraturan tentang :

a)

Penyehatan Lingkungan

b)

Sanitasi Lingkungan

c)

Kesehatan Lingkungan

d)

Kesehatan dan Keselamatan Kerja

26.

Setiap pengelola, penyelenggara, atau penanggung jawab lingkungan Permukiman, Tempat Kerja, tempat rekreasi, serta tempat dan fasilitas umum wajib melakukan upaya Penyehatan, Pengamanan, dan Pengendalian Kesehatan lingkungan, ini adalah sesuai dengan pasal PP 66 Tahun 2016 pada pasal :

a)

Pasal 50

b)

Pasal 51

c)

Pasal 52

d)

Pasal 53

27.

Sedangkan Kewajiban Pemerintah dalam mengatur dan menyelenggarakan upaya Kesehatan lingkungan diatur dalam Pasal :

a)

Pasal 50

b)

Pasal 51

c)

Pasal 52

d)

Pasal 53

28.

Teknologi tepat guna yang yang cocok harus dikembangkan di masyarakat harus memperhatikan hal-hal berikut, antara lain :

a)

Harganya harus mahal

b)

Perawatannya tidak rumit

c)

Teknologinya harus canggih

d)

Memprioritaskan pada masyarakat yg mampu secara ekonomi

29.

Peraturan menteri yang mengatur profesi sanitarian :

a)

KMK No. 373 Th 2007

b)

Permenkes 273 th 2012

c)

KMK No.293 Th 2007

d)

KMK No.573 Th 2007

30.

Seorang Sanitarian harus menghargai hak-hak klien, atau masyarakat dst, merupakan bagian kode etik sanitarian secara :

a)

Umum

b)

Pada Masyarakat

c)

Pada teman sejawat

d)

Pada diri sendiri

31.

Kode Etik sanitarian terdiri beberapa kewajiban yang berjumlah :

a)

20 Kewajiban

b)

25 Kewajiban

c)

30 Kewajiban

d)

35 Kewajiban

32.

Yang bukan bagian langkah-langkah metode ilmiah :

a)

Mendefinisikan masalah

b)

Menentukan Hipotesa

c)

Menentukan kegiatan analisis

d)

Menentukan jumlah sampel

33.

Ciri-ciri Karya Tulis Ilmiah :

a)

Merupakan temuan baru

b)

Berdasarkan kaidah ilmiah

c)

Sasaran orang intelektual

d)

Tulisan laku dijual

34.

Pada perhitungan Angka Kredit untuk pemeriksaan objek kelompok I (TTU&TPM) secara sederhana dan konvensional bisa dilaksanakan oleh sanitarian :

a)

Sanitarian Gol. 2A – 2B

b)

Sanitarian Gol. 2C – 2D

c)

Sanitarian Gol. 3A – 3B

d)

Sanitarian Gol. 3B – 3C

35.

Pada perhitungan Angka Kredit untuk pemeriksa objek kelompok II (TTU-TPM dan Pestisida, secara konvensional bisa dilakukan oleh :

a)

Sanitarian Gol 2A – 2B

b)

Sanitarian Gol 2B – 2C

c)

Sanitarian Gol 2C – 2D

d)

Sanitarian Gol 3A – 3B