wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PENGUATAN MATERI PKS 4

Total questions: 30

Worksheet time: 15mins

Name
Class
Date
1.

Kepala Sekolah BIMA SAKTI baru saja mengikuti pelatihan penguatan kepala sekolah. Pelatihan tersebut menyadarkan bahwa selama ini gaya kepemimpinannya kurang tepat. Semua tugas dikerjakan sendiri karena kurang percaya terhadap kemampuan guru-guru di sekolah. Akibatnya program pengembangan sekolah berjalan kurang optimal karena beban tugas yang terlalu banyak. Kepala sekolah akan melakukan analisis terhadap potensi semua guru, dan akan mendelegasikan tugas pada orang yang tepat dengan harapan membawa perubahan ke arah yang lebih baik.Tindakan tersebut berkaitan erat dengan peran kepala sekolah dalam hal...

a)

agen perubahan kepribadian dan sosial

b)

agen perubahan supervisi pembelajaran

c)

agen managemen sumber daya

d)

agen perubahan pembelajaran

2.

Sekolah ANDROMEDA merupakan sekolah baru yang sebagian besar gurunya adalah honorer. Guru-guru tersebut jarang mengikuti kegiatan pelatihan karena lebih mengutamakan guru PNS. Akibatnya guru honorer kurang mengikuti dinamika kurikulum.

Berdasarkan hasil pengamatan kepala sekolah saat melakukan supervisi, guru sama sekali tidak memahami model-model pembelajaran. Sehingga pembelajaran kurang menarik dan hasil belajar capaiannya juga rendah. Sebagai kepala sekolah yang mempunyai kompetensi sebagai kepemimpinan pembelajaran maka yang harus dilakukan adalah...

a)

memberikan masukan pada guru untuk memperbaiki pembelajaran

b)

Meminta guru PNS untuk membimbing guru honorer

c)

meminta pengawas sekolah untuk melakukan pembinaan

d)

memfasilitasi guru dengan menyelenggarakan pelatihan

3.

Sekolah ANAK BANGSA terletak di perkotaan dengan lahan yang sempit. Guru-guru disekolah tersebut memiliki kinerja yang baik. Animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya sangat tinggi, namun kepedulian masyarakat sangat rendah karena sebagian besar orang tua siswa dari masyarakat ekonomi rendah. Alumni selalu memberikan bantuan rutin untuk sekolah. Berdasarkan hal tersebut potensi yang dimiliki sekolah adalah...

a)

Sekolah terletak diperkotaan dan tingkat ekonomi orang tua siswa rendah

b)

Animo masyarakat tinggi dan bantuan rutin dari alumni

c)

letak sekolah dilingkungan perkotaan dan Kepedulian masyarakat tinggi

d)

Orang tua siswa dari tingkat ekonomi tinggi dan alumni rutin memberikan bantuan

4.

Sekolah ADIL MAKMUR merupakan sekolah tertua yang terletak di ibu kota kecamatan. Terdapat 2 ruang kelas yang selalu didatangi rombongan burung walet sehingga ruang kelas tersebut menjadi kotor dan beraroma tidak sedap. Meski sudah diusir dan dibersihkan namun hal ini akan berulang sehingga ruang kelas dialihkan ke laboratorium dan ruang perpustakaan.

Dari ilustrasi tersebut, yang harus dilakukan kepala sekolah untuk menangani masalah adalah ....

a)

Tetap rutin membersihkan ruang kelas hingga burung walet mencari tempat baru.

b)

Meruntuhkan bangunan ruang kelas yang menjadi sarang burung wallet

c)

Melakukan pengusiran burung walet dengan menggunakan zat kimia

d)

Membudidayakan sarang burung walet untuk dijual dan hasilnya digunakan untuk membangun ruang gedung baru dan keperluan operasional sekolah .

5.

Sekolah X terletak di wilayah perkotaan. Orang tua siswa berasal dari kalangan menengah ke atas. Tepat di samping sekolah terdapat bangunan yang merupakan gudang penyimpanan minuman keras. Hal ini cukup membuat khawatir seluruh orang tua peserta didik dan warga sekolah. Kepala sekolah merasa perlu memberikan wawasan kepada peserta didik agar dapat menanamkan kesadaran akan bahaya miras. Program kemitraan yang tepat untuk dilaksanakan adalah ...

a)

Kemitraan dengan pihak Kepolisian untuk memberi wawasan pada peserta didik tentang bahaya minuman keras

b)

Kemitraan dengan kepolisian untuk menutup gudang minuman keras karena membahayakan

c)

Kemitraan dengan pengelola gudang minuman keras agar mendapatkan dana CSR untuk mendukung operasional sekolah

d)

Kemitraan dengan tokoh masyarakat untuk menutup gudang minuman keras

6.

SMA Negeri Pelita merupakan sekolah yang memiliki lahan cukup luas, lingkungan sekolah yang nyaman , memiliki sarana prasarana pembelajaran yang memadai, namun jaringan internet sekolahnya tidak mudah diakses oleh seluruh warga sekolah serta belum memiliki tenaga ahli dibidang TIK. Dukungan orangtua sangat baik dalam kegiatan sekolah. Banyak sekolah sejenis yang memiliki kualitas lulusan yang baik. namun animo siswa yang masuk setiap tahun melebihi daya tampung sekolah . Pendidik dan peserta didik banyak yang berprestasi, baik di bidang akademik maupun non akademik. Dalam proses pembelajarannya guru-gurunya telah menggunakan metode mengajar yang bervariasi.

Dari kondisi sekolah tersebut, strategi ST apa yang dapat dilakukan oleh kepala sekolah untuk memajukan sekolahnya?

a)

Memberikan motivasi kepada pendidik untuk meningkatkan kualitas pembelajarannya di kelas, agar lulusannya dapat bersaing dengan lulusan sekolah lainnya

b)

Memberikan motivasi dan model pembelajaran kreatif dan inovatif dengan memanfatkan lingkungan sekolah yang luas dan nyaman

c)

Mengangkat pendidik yang memiliki keahlian dibidang TIK untuk meningkatkan kualitas sarana pendukung pembelajaran di sekolah

d)

Mengadakan pelatihan bagi guru tentang strategi pembelajaran bermutu dengan mendatangkan Nara Sumber dari luar sekolah

7.

Perhatikan raport mutu satuan pendidikan dibawah ini:

1. Kekuatan : Pendidik dan warga sekolah mempunyai disiplin yang tinggi

2. Kelemahan : Pemanfaatan dan penggunaan sumber belajar masih sederhana sederhana

3. Peluang : Adanya perkembangan teknologi pembelajaran yang semakin luas dan mudah diakses

4. Ancaman: Daya saing sekolah yang semakin tinggi

Berdasarkan hasil analisis tersebut, maka rekomendasi kegiatan yang harus segera dilaksanakan oleh satuan pendidikan adalah ....

a)

Mengadakan pelatihan bagi pendidik tentang pengembangan sumber belajar berbasis TIK untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

b)

Mengadakan studi banding ke sekolah yang sudah memanfaatkan TIK dalam pembelajaran di sekolah

c)

Mengadakan pelatihan bagi pendidik tentang Pengembangan dan pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi untuk meningkatkan kualitas pembelajaran

d)

Mengadakan seminar tentang pemanfaatan media berbasis teknologi dalam pembelajaran

8.

Penyusunan RKS diawali dengan pelaksanaan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) dengan menggunakan instrumen yang diturunkan dari Standar Nasional Pendidikan (SNP). Dari hasil EDS diperoleh data tentang kekurangan atau masalah pada masing-masing standar. Dari kekurangan atau masalah yang ada selanjutnya akan rekomendasi untuk perbaikan mutu sekolah yang akan datang. Selama proses pelaksanan RKS perlu dilakukan monitoring dan evaluasi secara internal oleh satuan pendidikan di sekolah. Dari pernyataan tersebut, salah satu dampak yang akan terjadi apabila sekolah tidak melakukan monitoring dan evaluasi selama pelaksanaan RKS adalah ....

a)

kegagalan program sekolah yang harus dicapai karena tidak ada data hasil pelaksanaan kegiatan sekolah

b)

sekolah tidak memiliki acuan atau dasar untuk pengembangan sekolah yang akan datang

c)

penyimpangan pengunaan sumberdaya yang dimiliki sekolah

d)

program sekolah tidak akan terpantau sehingga mengakibatkan sasaran dan target program sekolah tidak terpenuhi

9.

Rencana Kerja tahunan (RKT) yang baik mencantumkan sasaran, rumusan program dan penanggungjawab kegiatan yang akan dicapai oleh sekolah dalam kurun waktu setahun dengan melibatkan semua warga sekolah sesuai dengan tugas dan tanggungjawabnya masing-masing. Rumusan program dan penetapan penanggungjawab kegiatan merupakan salah satu komponen penting dalam mendukung ketercapaian program kerja sekolah.

Dampak yang paling serius yang ditimbulkan dari rumusan program yang tidak tepat dalam RKT adalah ....

a)

Tingkat keberhasilan pencapaian sasaran dan program sekolah sulit tercapai

b)

Kegiatan sekolah menjadi tidak terarah

c)

Resiko kegagalan relatif tinggi karena sumberdaya tidak bisa dipredikasi dengan akurat

d)

Sistem penjaminan mutu program sulit dilaksanakan

10.

Hasil evaluasi program sekolah diakhir tahun diketahui bahwa belum semua guru membuat perangkat penilaian pembelajaran sesuai dengan target dan indikator ketercapaian program yaitu semua guru memiliki perangkat penilaian sesuai mata pelajaran. Hal tersebut berdampak pada kualitas penilaian hasil belajar yang belum mencapai hasil yang maksimal. Sumber utama permasalahan dalam kasus tersebut adalah ....

a)

Rumusan program, rincian kegiatan, dan indikator keberhasilan kegiatan pada komponen Standar Penilaian kurang spesifik serta rencana pelaksanaan kegiatannya tidak jelas

b)

Perencanaan program peningkatan mutu penilaian pembelajaran tidak mempertimbangkan hasil EDS tahun sebelumnya

c)

Sasaran dan insikator keberhasilan program tidak sesuai dengan rancangan kegiatan peningkatan kualitas penilaian pembelajaran

d)

Evaluasi kegiatan peningatan mutu penilaian pembelajaran tidak dilaksanakan

11.

Kepala sekolah dalam menyusun anggaran tahunan sekolah di sesuaikan dengan kemampuan dan kebutuhan sekolah, dan melaporkan penggunaan anggaran sekolah kepada Dinas Pendidikan secara berkala. Namun didalam laporan pertanggungjawaban keuangan sekolah tidak dilampirkan bukti-bukti penggunaan kuangan , sehingga menjadi temuan dalam laporan keuangan sekolah.

Berdasarkan kasus tersebut, apa yang dapat Saudara simpulkan terkait prinsip-prinsip pengelolaan keuangan?

a)

Kepala Sekolah belum menerapkan prinsip transparan dalam mengelola keuangan sekolah

b)

Kepala Sekolah belum menerapkan prinsip akuntabilitas dalam mengelola keuangan sekolah

c)

Kepala Sekolah belum menerapkan prinsip efisiensi dalam mengelola keuangan sekolah

d)

Kepala Sekolah belum menerapkan prinsip berkeadilan dalam mengelola keuangan sekolah

12.

Pada kegiatan workshop penyusunan instrumen penilaian berbasis HOTS, SMAN Makmur mengeluarkan pajak terhutang sebesar Rp 125.000,00 untuk biaya honor pak Andi sebagai narasumber sebesar Rp 2.500.000,00. Pajak tersebut dikeluarkan untuk narasumber dengan kriteria ...

a)

PNS Golongan III, pajak terhutang PPh pasal 21

b)

Non PNS Golongan III, pajak terhutang PPh pasal 21

c)

PNS Golongan IV, pajak terhutang PPh pasal 21

d)

Non PNS Golongan IV, pajak terhutang PPh pasal 21

13.

Perhatikan rumusan tujuan pembelajaran berikut ini:


"Melalui model pembelajaran project based learning, peserta didik mampu merancang, mengembangkan dan mengevaluasi pembuatan bioteknologi sederhana sesuai dengan kehidupan sehari-hari dengan mengintegrasikan nilai karakter berpikir kritis, kreatif (kemandirian), kerjasama (gotong royong) dan kejujuran (integritas)"


Dari rumusan tujuan pembelajaran tersebut, indikator soal pengetahuan yang tepat dan mengacu pada keterampilan berpikir tingkat tinggi adalah ...

a)

Melalui penugasan, peserta didik dapat mengemukakan pengertian dan ciri-ciri bioteknologi dalam kehidupan sehari-hari

b)

Peserta didik dapat menyebutkan beberapa pengertian bioteknologi dari beberapa ahli serta komponen

c)

Disajikan hasil pembuatan bioteknologi sederhana beserta laporannya , peserta didik dapat mendeskripsikan konsep dasar bioteknologi sesuai dengan kebutuhan sehari-hari

d)

Disajikan desain pengembangan bioteknologi sederhana sesuai kebutuhan sehari-hari, peserta didik dapat mengidentifikasi ciri-ciri bioteknologi dalam rumah tangga dan bioteknologi dalam perindustrian

14.

Sebagai kepala sekolah, saudara menghadapi permasalahan tentang kondisi sarana dan prasarana sekolah yang kurang mendukung program sekolah, selain jumlahnya kurang, jenis tipe dan modelnya sudah out of date sehingga tidak sesuai dengan tuntutan kompetensi yang akan dicapai dalam proses pembelajaran. Sehubungan dengan hal tersebut di atas maka langkah pertama yang harus dilakukan dalam menyusun perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana adalah

a)

Mengidentifikasi kondisi sarana dan prasarana yang ada di sekolah

b)

Menganalisis kebutuhan sarana dan prasarana sekolah , baik kuantitas maupun kualitas

c)

Menyusun proposal pengadaan sarana dan prasarana sekolah

d)

Melakukan peremajaan sarana dan prasarana sekolah

15.

Jika seorang guru memiliki IQ dan kreativitas yang tinggi, namun dedikasi dan komitmennya rendah, maka pendekatan supervisi yang paling tepat adalah....

a)

kolaboratif partisipatif

b)

direktif

c)

kolaboratif control

d)

non direktif

16.

Pendekatan supervisi merupakan tingkah laku supervisor dalam membagi tanggungjawab antara dirinya dengan guru yang sedang disupervisi, serta dalam menganalisis dan mengambil keputusan terhadap masalah pengajaran yang dihadapi oleh guru. Pendekatan supervisi yang diambil biasanya berdasarkan tipe guru yang akan disupervisi. Jika supervisor menentukan akan menggunakan pendekatan direktif, maka perilaku supervisor yang tepat adalah ....

a)

directing (mengarahkan), problem solving (pemecahan masalah), reinforcing (memberi penguatan)

b)

directing (mengarahkan), setting the standards (menetapkan standar-standar), reinforcing (memberi penguatan)

c)

directing (mengarahkan), setting the standards (menetapkan standar-standar), encouraging (mendorong)

d)

listening (mendengarkan), setting the standards (menetapkan standar-standar), reinforcing (memberi penguatan)

17.

Supervisi yang dilakukan kepala sekolah harus diarahkan pada peningkatan kinerja tenaga kependidikan dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan sekolah. Oleh karena itu, kepala sekolah hendaknya berpandangan bahwa Hubungan antara supervisor dengan tenaga kependidikan adalah hubungan kolegial yang sederajat dan bersifat interaktif. Hubungan semacam ini lebih dikenal sebagai hubungan antara tenaga professional berpengalaman dengan yang kurang berpengalaman. Pernyataan tersebut merupakan uraian dari prinsip supervise yaitu ....

a)

supervisi harus objektif

b)

supervisi harus komprehensif

c)

supervisi harus konstruktif

d)

program supervisi terintegrasi

18.

Berikut adalah langkah-langkah yang harus dilaksanakan oleh kepala sekolah sebagai supervisor pada tahap tindak lanjut hasil supervisi Tendik: Langkah-langkah yang benar berdasarkan urutan yang harus dilakukan supervisor adalah....

(1) melaksanakan program perbaikan kinerja tendik

(2) menginventaris item-item komponen yang rendah-rendah

(3) menganalisis hasil supervisi tendik

(4) mengumpulkan hasil supervisi tendik

(5) membuat program perbaikan kinerja tendik

(6) pembinaan umum tentang perbaikan kinerja tendik

a)

2, 4, 3, 5, 1, 6

b)

4, 2, 3, 6, 5, 1

c)

2, 4, 3, 6, 1, 5

d)

4, 2, 3, 5, 6, 1

19.

Seorang Kepala Sekolah melakukan penilaian terhadap pelaksana urusan administrasi persuratan dan pengarsipan. Kepala sekolah melakukan pengamatan langsung saat petugas melakukan pencatatan surat masuk dan surat, membuat surat undangan dan aktivitas lain yang berkaitan dengan tugasnya. Untuk memastikan petugas melaksanakan tugas dengan baik kepala sekolah melakukan chek, rechek dan cross chek. Hal ini sesuai dengan prinsip penilaian………

a)

Akuntabel

b)

Transparan

c)

Objektif

d)

Valid

20.

Pak Redy Firdaus akan melakukan supervisi dengan teknik individual kunjungan kelas. Instrumen apa yang perlu disiapkan untuk melakukan supervisi tersebut?

a)

Instrumen observasi pelaksanaan pembelajaran, instrumen untuk penilaian kinerja dan sikap siswa, serta instrumen penilaian pembelajaran


b)

Instrumen perencanaan pembelajaran, instrumen observasi pelaksanaan pembelajaran, dan instrumen penilaian pembelajaran

c)

Instrumen perencanaan pembelajaran, instrumen observasi pelaksanaan pembelajaran, instrumen penilaian pembelajaran, dan instrumen penilaian kinerja siswa

d)

Instrumen perencanaan pembelajaran, instrumen observasi pelaksanaan pembelajaran, instrumen penilaian pembelajaran, dan instrumen penilaian sikap siswa

21.

Proyeksi kebutuhan TAS memerlukan data rasio perbandingan antara TAS dan peserta didik. Rasio perbandingan tersebut didapatkan dari perhitungan dengan didasarkan pada jumlah rombongan belajar (rombel). SMA yang memiliki rombongan belajar 28 kelas, sebaiknya jumlah pelaksana urusan administrasi kesiswaan yang ideal adalah ....

a)

2 orang

b)

3 orang

c)

4 orang

d)

5 orang

22.

Dewasa ini banyak tenaga laboratorium yang dirangkap oleh guru, tenaga administrasi honorer atau non-ASN yang tidak memiliki kompetensi yang sesuai. Hal ini terjadi karena pada saat perekrutan tenaga laboratorium tidak memperhatikan kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan. Untuk menghindarkan hal tersebut SMAN 1 Tasikmalaya ketika merekrut tenaga laboran mempersyaratkan para calon laboran harus memiliki kualifikasi….

a)

Minimal lulusan D1 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat laboran sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

b)

Minimal lulusan D2 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat tenaga laboratorium sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

c)

Minimal lulusan D3 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat laboran sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

d)

Minimal lulusan S1 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat tenaga laboratorium sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

23.

Sebuah sekolah memiliki 23 (dua puluh tiga) ruang kelas dan satu (1) ruang labolatorium. Dari 23 (dua puluh tiga) ruang kelas, diketahui bahwa kondisi 5 (lima) ruang kelas dalam keadaan rusak berat dan yang lain masih layak pakai. Ruang labolatorium secara fisik cukup bagus , namun peralatan yang ada sangat minum, jauh dari standar sebuah labolatorium. Sekolah tersebut mempunyai 572 orang peserta didik, yang terdiri dari 300 orang peserta didik laki-laki 272 orang peserta didik perempuan. Memiliki 17 toilet. Setahun yang lalu, sekolah membeli 6 buah bola volley dan saat ini hanya 4 buah bolavolley yang dapat digunakan. Sekolah mempunyai 2 orang tenaga administrasi, namun belum bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, karena belum memiliki pengalaman, salah satu bukti mereka belum berpengalaman adalah buku inventaris barang dan daftar inventaris setiap ruangan di sekolah belum ada.

a)

Melatih tenaga adminstrasi sekolah sesuai tugas dan tanggungjawabnya

b)

Melakukan inventarisasi dan menyusun rencana pengembangan sarana dan prasarana sekolah

c)

Pengadaan bahan dan alat labolatorium sekolah sesuai dengan standar minimal labolatorium sekolah

d)

Melakukan perbaikan 5 ruang kelas yang rusak secara sederhana

24.

Hasil Evaluasi diri Sri Yuniati S.Pd, menyatakaan bahwa yang bersangkutan belum dapat membuat RPP yang mengintegrasikan PPK, literasi, keterampilan 4C dan HOTS . Demikian pula hasil supervisi menunjukan bahwa proses pembelajaran yang dilaksanakan oleh guru tersebut masih bergaya lama. Sebagai Kepala Sekolah, Saudara harus merencanakan PKB bagi Sri Yuniati S.Pd sehingga dapat meningkatkan profesionalismenya dengan cara……

a)

Pembuatan karya publikasi ilmiah dan/atau karya inovatif

b)

Pengembangan diri melalui diklat

c)

kegiatan kolektif guru

d)

Pengembangan diri melalui workshop

25.

Permendiknas nomor 16 tahun 2007 telah menetapkan bahwa kompetensi guru meliputi kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial, dan kompetensi profesional. Untuk kompetensi pedagogik, salah satu kompetensi inti yang harus dikuasai guru adalah "Menyelenggarakan penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar".

Manakah pernyataan di bawah ini yang merupakan indikator dari kompetensi inti tersebut?

a)

Mengkomunikasikan hasil penilaian dan evaluasi kepada pemangku kepentingan.

b)

Menggunakan informasi hasil penilaian dan evaluasi untuk merancang program remedial dan pengayaan.

c)

Mengembangkan instrumen penilaian dan evaluasi proses dan hasil belajar

d)

Memanfaatkan hasil penilaian untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.

26.

Kemampuan peserta didik akan berkembang dengan baik ketika mendapat bimbingan, arahan, dan fasilitasi yang tepat sesuai dengan kapasistas, minat dan bakat yang dimilikinya, oleh karena itu penempatan peserta didik menjadi penting. Pengelompokan peserta didik yang didasarkan atas kemampuan dan bakat yang sesuai dengan apa yang dimiliki peserta didik adalah

a)

attention or interest grouping


b)

friendship grouping

c)

Aptitude grouping

d)

achievement grouping

27.

Farida Marzuki, S.Pd. adalah guru SD Kuncup Mekar dengan jabatan Guru Pertama pangkat dan golongan ruang Penata Muda III/a TMT 1 April 2017. Guru tersebut mengajar 24 jam tatap muka per minggu dan telah mengikuti PK GURU pada Desember 2017 dengan nilai 54. Rata-rata-Nilai dari teman sejawat 94, orang tua peserta didik 96 dan nilai dari peserta didik 94. Dalam satu tahun Bu Farida tidak masuk tanpa keterangan 2 hari. Berapa perolehan angka kredit dari unsur PKG bu Farida pada tahun 2018.

a)

91.73

b)

90.73

c)

92.73

d)

93.73

28.

Hasil Penilaian kinerja Tenaga Perpustakaan oleh kepala perpustakaan yang terdiri dari 7 indikator diperoleh data sebagai berikut :

4 indikator nilainya 4

2 indikator nilainya 3

1 indikator nilainya 2

Nilai kinerja Tenaga Perpusatakaan oleh kelapa Perpustakaan adalah ....

a)

87.15

b)

85.17

c)

87.51

d)

85.71

29.

Yustinawati, M.Pd baru 1 bulan menjabat kepala sekolah di sekolah yang kondisi lingkungannya kurang tertata. Beberapa atap kelas dan pagar sekolah mengalami kerusakan ringan. Sekolah tampak gersang dan cat bangunan sekolah sudah sangat usang. Tindakan yang dapat Yustinawati, M.Pd lakukan untuk mengatasi permasalahan tersebut adalah...

a)

Mengajukan proposal kepada dinas pendidikan untuk mendapatkan bantuan


b)

Mengadakan penataan lingkungan sekolah dengan melibatkan seluruh warga sekolah, komite sekolah dan paguyuban orang tua siswa

c)

Mengajukakan proposal kepada industri yang berada dekat sekolah untuk mendapatkan dana

d)

Mempercayakan sepenuhnya permasalahan kepada komite sekolah agar terhindar dari masalah dengan wartawan

30.

Dewasa ini banyak tenaga laboratorium yang dirangkap oleh guru, tenaga administrasi honorer atau non-ASN yang tidak memiliki kompetensi yang sesuai. Hal ini terjadi karena pada saat perekrutan tenaga laboratorium tidak memperhatikan kualifikasi dan kompetensi yang dipersyaratkan. Untuk menghindarkan hal tersebut SMAN 1 Tasikmalaya ketika merekrut tenaga laboran mempersyaratkan para calon laboran harus memiliki kualifikasi…….

a)

Minimal lulusan D1 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat laboran sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

b)

Minimal lulusan D2 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat tenaga laboratorium sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

c)

Minimal lulusan D3 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat laboran sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.

d)

Minimal lulusan S1 yang relevan dengan jenis laboratorium, serta memiliki sertifikat tenaga laboratorium sekolah dari perguruan tinggi yang ditetapkan pemerintah.