NEW
Font size
WorksheetsSoal UN TSM TA 2015/2016
Total questions: 40
Worksheet time: 35mins
Untuk memaksimalkan umur dan fungsi kerja komponen/part agar tidak berubah bentuk/patah, atau rusak pola ulir, maka yang perlu dilakukan adalah
Pemasangan komponen/baut dikencangkan dengan kunci ring
Kencangkan komponen/baut sesuai torsi spesifikasi
Kencangkan komponen/baut menggunakan kunci sock
Pemasangan komponen/baut dikencangkan dengan kunci pas
Kencangkan komponen/baut dibawah torsi spesifikasi
Sebuah sepeda motor memiliki perkaitan gigi transmisi : jumlah gigi penggerak (A) 31 dan jumlah gigi yang digerakkan (B) 18. Jika momen input 20 Nm, maka momen outputnya adalah
8,10 Nm
10,80 Nm
11,61 Nm
12,90 Nm
15,50 Nm
Rendahnya tekanan kompresi dapat disebabkan bocornya campuran udara dan bahan bakar karena kerusakan baut kepala silinder. Tindakan pemesinan untuk perbaikannya adalah
Disnei
Ditap
Dibubut
Dikikir
Disekrap
Perhatikan gambar berikut adalah langkah kerja mesin 4 langkah, dengan melihat posisi katup dan piston, tentukan langkah apa yang terjadi
Langkah hisap
Langkah kompresi
Langkah usaha
Langkah buang
Langkah penghisapan
Komponen yang ditunjukkan dengan nomor 7 pada gambar di bawah ini berfungsi untuk
Mengubah energi listrik menjadi energi mekanik dalam bentuk putaran
Menopang fieldcoil dan memperkuat medan magnet dari fieldcoil
Meneruskan arus listrik dari fieldcoil ke armature massa melalui komutator
Membangkitkan medan magnet dan disambungkan dengan armature
Meneruskan gerak putar dari motor starter ke fly wheel dan mencegah over running
Kinerja kompresor udara dapat diketahui berdasarkan hasil pengujian pada komponen-komponennya. Pengujian yang dilakukan pada komponen yang diberi tanda panah pada gambar berikut adalah
Pengujian kondisi fisik sabuk
Pengujian motor penggerak
Pengujian dimensi sabuk penggerak
Pengujian getaran kompresor
Pengujian putaran kompresor udara
Ukuran kertas gambar sudah ditentukan berdasarkan standar gambar internasional, pilihlah jawaban berikut yang merupakan ukuran kertas gambar A3
210 X 148 mm
247 X 210 mm
420 X 297 mm
594 X 420 mm
841 X 594 mm
Berikut ini merupakan potongan gambar simbol komponen elektronika pada sepeda motor yang berfungsi
Menyimpan energi listrik
Menghambat dan mengatur arus listrik
Membangkitkan medan magnet
Mengatur frekuensi dan sebagai stabilisasi tegangan
Menghantarkan listrik dengan arus kecil
Penyetelen celah kelonggaran katup yang dilakukan oleh teknisi, selain mesin dalam kondisi dingin, posisi piston harus pada saat
TMA langkah akhir pembuangan
TMA akhir langkah kompresi
TMA langkah akhir penghisapan
TMA langkah akhir kerja
TMA langkah akhir usaha
Komponen alternator yang berfungsi menghasilkan GGL
Rotor
Stator
Konduktor
Armature
Isolator
Pengukuran keausan dinding silinder pada area seperti gambar perlu dilakukan untuk menentukan tingkat oversize silinder. Alat ukur mekanik yang tepat digunakan untuk tujuan tersebut adalah
Mistar baja
Micrometer
Dial indikator
Bore gauge
Vernier caliper
Kegiatan berturut-turut berikut ini: pelepasan busi, pemasangan pressure gauge pada lubang busi, pembukaan throttle valve secara penuh dan menginjak pedal starter berkali-kali adalah tindakan
Pengukuran tekanan kompresi silinder
Pemeriksaan kebocoran lubang busi
Pemeriksaan kerja starter
Pembersihan kotoran silinder melalui lubang busi
Pengukuran rasio kompresi silinder
Seorang teknisi melakukan pemeriksaan seperti pada gambar berikut. Diperoleh hasil 0,3 mA sedangkan standarnya adalah 0,1 mA. Hal ini menandakan
Massa baterai tidak terikat baik
Ada kontinuitas
Ada arus input pada baterai
Terjadi hubung singkat
Baterai bekerja dengan baik
Seorang teknisi ingin mengangkat beban menggunakan dongkrak hidrolik. Jika tekanan silindris pada sistem 200 kg.cm2 dan diameter penampang sisi angkat dongkrak 4 cm, berapakah beban kerja aman ( safe working load ) dongkrak….
800 kg
2 ton
2,5 ton
4 ton
5 ton
Penanganan minyak rem harus memperhatikan dampak kontaminasi yang dapat ditimbulkan yaitu
Kerusakan cat
Luka bakar
Gatal-gatal
Iritasi
Demam
Sistem hidrolik pada suspensi perlu dilakukan pemeriksaan komponen seperti terlihat pada gambar. Pengukuran apakah yang dimaksud
Keolengan fork pipe
Putaran fork pipe
Kebocoran fork pipe
Puntiran fork pipe
Celah samping fork pipe
Permasalahan suara bising atau tidak normal pada knalpot dapat diatasi dengan cara
Menambahkan saringan pada knalpot
Membersihkan karat pada bagian luar knalpot
Melepas gasket knalpot
Menambal peredam knalpot yang bocor
Membersihkan karbon pada pangkal knalpot
Diketahui baterai sepeda motor dengan kapasitas 12 V 4,5 Ah. Arus pengisian normal untuk baterai tersebut adalah
0,22 ampere
0,45 ampere
0,80 ampere
4,5 ampere
8,0 ampere
Seorang teknisi telah melakukan pengukuran kerataan kepala silinder. Pengukuran memberikan hasil 0,02 mm. Jika spesifikasi servis adalah 0,05 mm, apakah analisa hasil pengukuran tersebut
Kepala silinder melengkung
Kepala silinder perlu dibubut
Kepala silinder dalam kondisi baik
Kepala silinder perlu ditambah paking
Kerataan tidak dapat ditoleransi
Berapakah arus yang mengalir pada lampu belakang sepeda motor dengan spesifikasi 12V 21/5W ketika saklar lampu utama dinyalakan
0,42 ampere
0,57 ampere
1,75 ampere
2,17 ampere
2,40 ampere
Thermostat pada sistem pendinginan air mulai membuka pada suhu
65 – 70oC
70 - 75 oC
75 - 80 oC
80 - 85 oC
85 - 90 oC
Yang bukan termasuk actuator dalam sistem injeksi bahan bakar adalah
Pompa bahan bakar
Injector
Ignition
Lampu indikator (mil)
Bank angle
Sering terjadi ledakan pada knalpot saat gas tangan dilepaskan disebabkan oleh
Penyetelan campuran idle yang terlalu kaya
Penyetelan campuran idle yang terlalu miskin
Main jet terlalu besar
Main jet terlalu kecil
Slow jet terlalu besar
Standar tahanan sensor engine coolant temperature saat suhu temperature mencapai 100oC adalah
0,1 – 0,2 K ohm
1 – 2 K ohm
10 – 20 K ohm
0,1 – 0,2 ohm
1 – 2 ohm
Cara mengukur celah ring torak yang benar adalah
Diameter alur celah piston dikurangi diameter dalam cincin torak
Mengukur celah cincin torak saat terpasang pada piston
Mengukur celah cincin torak saat terlepas dari piston
Memasukkan cincin torak ke silinder kemudian mengukur celah cincin torak
Memasukkan cincin torak ke silinder sekaligus kemudian mengukur celah cincin torak
Mesin sepeda motor tidak mau hidup, setelah diperiksa ternyata busi tidak memercikkan bunga api. Tindakan apa yang paling tepat untuk dilakukan jika terjadi hal seperti itu ?
Memriksa dan membersihkan baterai
Memeriksa dan membersihkan coil
Memeriksa dan membersihkan kabel busi
Mengganti baterai dan koil
Mengganti busi jika pengapian sudah sampai ke kabel busi
Kondisi yang menyebabkan handle kopling terasa berat adalah
Penyetelan jarak kebebasan kopling longgar
Pegas kopling keras
Plat kopling aus
Bearing pengungkit aus
Pengungkit kopling bengkok
Pegas kopling merupakan komponen yang penting dalam sistem kopling, jika pegas kopling lemah atau tidak sesuai dengan batas servis maka
Kopling akan lebih berat
Kanvas kopling cepat habis
Pelat kopling cepat habis
Tenaga motor kuat
Cincin washer akan cepat aus
Seorang teknisi melakukan pemeriksaan diameter dalam garpu pemindah, didapatkan hasil pengukuran seperti pada gambar di bawah ini sebesar 35,10 mm, sedangkan batas servis adalah 31,15 mm. Tindakan apa yang sebaiknya dilakukan oleh teknisi tersebut ?
Mengganti garpu pemindah gigi
Mengganti tromol pemindah gigi
Melebarkan alur pemindah gigi
Mengganti bos gigi transmisi
Menganti bushing garpu pemindah gigi
Seorang teknisi melakukan pengukuran pada komponen piston sesuai gambar di bawah ini. Apakah yang ingin diketahui oleh teknisi dari tahapan pengukuran tersebut ?
Untuk mengetahui diameter pin piston
Untuk mengetahui jarak kerenggangan pin torak dengan piston
Untuk mengetahui diameter lubang pin torak pada piston
Untuk mengetahui celah oli pada piston
Untuk mengetahui kebengkokan pin piston
Apabila terjadi mudah kendornya baut pengikat poros engkol pada komponen CVT sepeda motor matic, pemeriksaan yang harus dilakukan teknisi pada komponen transmisi CVT adalah
Bagian yang bergerak ke samping
Bagian pemberat / weight
Bagian tetap (collar dan pulley bergerak)
Permukaan pulley dan v-belt
Conical spring washer pada crankshaft
Pengukuran komponen/bagian sistem rem sepeda motor yang ditunjukkan seperti pada gambar di bawah adalah
Pengukuran ketebalan disc brake
Pengukuran run-out disc brake
Pengukuran ketebalan brake pad
Pengukuran diameter dalam cylinder caliper
Pengukuran diameter luar piston caliper
Perhatikan gambar pengukuran komponen suspensi roda depan sepeda motor menggunakan indicator di bawah ini, hasil pengukuran menunjukkan pembacaan total indicator sebesar 0,1 mm. bagaimana analisa anda terhadap hasil pengukuran ini
Fork pipe masih dalam batas toleransi defleksi
Fork pipe mengalami defleksi sebenarnya sebesar 0,1 mm
Fork pipe mengalami keolengan sebenarnya sebesar 1,0 mm
Fork pipe mengalami defleksi sebesar 2,0 mm
Fork pipe mengalami keolengan sebenarnya sebesar 0,5 mm
Seorang pemilik sepeda motor mengeluhkan bahwa kemudi sepeda motornya terasa berat, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata ditemukan beberapa penyebab, salah satunya adalah
Bantalan roda tidak berfungsi
Poros depan bengkok
Tekanan udara ban tidak cukup
Ban aus sebelah
Pelek bengkok
Di bawah ini merupakan jenis-jenis rangkaian kelistrikan sepeda motor, yang termasuk dalam klasifikasi rangkaian sistem penerangan yang berfungsi sebagai signaling/warning adalah
Instrument lights
Headlight
Alternator
Netral light
Taillight
Sebuah sepeda motor matic 110 cc menggunakan motor starter dengan spesifikasi 72W/12V. Berapa ampere besar arus yang mengalir ke motor starter tersebut
DC 6 ampere
AC 6 ampere
DC 8 ampere
AC 8 ampere
DC 10 ampere
Perhatikan gambar pemeriksaan sistem pengisian di bawah ini, apabila hasil pengukuran seperti pada gambar menunjukkan nilai sebesar 0,5 mA, maka kesimpulan dari pemeriksaan tersebut adalah
Besarnya arus pengisian sebesar 0,5 mA
Terjadi kebocoran arus sebesar 0,5 mA
Arus yang mengalir sebesar 1 mA
Baterai mengeluarkan arus sebesar 0,5 mA
Amperemeter membutuhkan arus 0,5 mA dari baterai
Perhatikan gambar ignition coil di bawah ini. Untuk melakukan pengukuran tahanan kumparan sekunder, maka bagian-bagian ignition coil yang harus dihubungkan dengan probe ohm meter adalah
3 dan 4
3 dan 5
4 dan 5
4 dan 6
5 dan 6
Pemeriksaan komponen sistem pengapian sepeda motor seperti pada gambar di bawah ini dilakukan dengan posisi kunci kontak ON dan mesin sepeda motor diputar oleh electric starter. Pemeriksaan apakah yang dilakukan pada gambar tersebut?
Pemeriksaan kumparan pulsa pengapian
Pemeriksaan kumparan alternator
Pemeriksaan ignition coil primary peak voltage
Pemeriksaan tegangan puncak kumparan pembangkit
Pemeriksaan tegangan puncak kumparan pengapian
Perhatikan gambar pengukuran komponen kelistrikan sepeda motor berikut. Pengukuran apakah yang dilakukan pada gambar di bawah ini
Pengukuran voltase dengan headlight connector tersambung
Pengukuran voltase dengan regulator/rectifier connecter tersambung
Pengukuran tegangan lampu kepala
Pengukuran kontinuitas regulator/rectifier connecter
Pengukuran tegangan alternator
