WorksheetsLATIHAN PKP BERBASIS ZONASI PJOK SD bws
Total questions: 60
Worksheet time: 49mins
PKP adalah
Peningkatan kompetensi pembelajaran
Peningkatan Keberlanjutan pembelajaran
Peningkatan Kompetensi Berkelanjutan
Peningkatan Kinerja pembelajaran
Tujuan dari PKB melalui PKP berbasis Zonasi adalah
meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
meningkatkan kompetensi guru melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
meningkatkan kompetensi siswa dan guru melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS).
semua jawaban benar
Manfaat dari PKP kecuali,.....
Membiasakan guru untuk membuat pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi mulai dari perencanaan, pelaksanaan hingga penilaiannya
Membiasakan siswa untuk berpikir tingkat tinggi sehingga dapat meningkatkan kompetensinya
Memberikan acuan kepada kepala sekolah dalam pelaksanaan supervisi akademik
Memberikan acuan kepada Guru sasaran dalam pelaksanaan supervisi akademik dan manajerial.
Yang merupakan Tujuan dari Zona PKP adalah...
•Meningkatkan efisiensi dan efektifitas peningkatan kompetensi pembelajaran, di mana kegiatan dilakukan secara terintegrasi dalam satu area wilayah dengan mempertimbangkan jarak, akses, dan volume guru yang ikut serta.
•Memudahkan dalam melakukan pembinaan terhadap program peningkatan kompetensi guru sesuai dengan hasil pemetaan yang dilakukan.
Jawaban a dan b benar
Jawaban b benar
Salah satu contoh Gerakan Literasi Nasional dalam bidang Kewarganegaraan dan budaya adalah
Mengikutsertakan siswa dalam kegiatan olahraga
Melibatkan peserta didik dalam kegiatan keagamaan
Memperingati hari hari besar nasional
Memberikan ruang kepada peserta didik untuk mengembangkan dirinya melalui kegiatan ekstra seperti kesenian daerah, mempelajari bahasa bahasa daerah
Suatu perusahaan telekomunikasi sedang melakukan survey untuk melihat aktivitas pelanggannya dalam melakukan panggilan telepon. Suatu hari Rana mendapatkan tugas dari perusahaan telekomunikasi tersebut untuk mencatat banyaknya panggilan telepon yang ia lakukan pada suatu periode hari-hari yang berurutan.
Hasil catatan Rana disajikan dalam grafik diatas:
Pertanyaan:
1. Rana melakukan surveynya selama ….
6 hari
7 hari
8 hari
9 hari
Dalam dekade terakhir pemerintah berusaha meningkatkan jati diri bangsa melalui Pendidikan karakter. Yang merupakan penguatan 5 nilai utama karakter adalah…
Religiositas, Nasionalisme, Integritas, Gotong Royong, Kemandirian
Religiositas, Nasionalisme, Internasionalisme, Gotong Royong, Kemandirian
Religiositas, Internasionalisme, Integritas, Gotong Royong, Kemandirian
Religiositas, Nasionalisme, Integritas, Gotong Royong, Internasionalisme
Yang merupakan rangkaian proses-proses yang menunjukkan kompleksitas kognitif dengan menambahkan dimensi pengetahuan menurut Anderson dan Krathwoll melalui taksonomi adalah...
Pengetahuan faktual, Pengetahuan konseptual, Pengetahuan prosedural, Pengetahuan metakognitif,
Pengetahuan faktual, Pengetahuan kongkrit, Pengetahuan prosedural, Pengetahuan metakognitif,
Pengetahuan faktual, Pengetahuan konseptual, Pengetahuan nyata, Pengetahuan metakognitif,
Pengetahuan tersetruktur, Pengetahuan konseptual, Pengetahuan prosedural, Pengetahuan metakognitif,
Ranah kognitif meliputi kemampuan dari peserta didik dalam mengulang atau menyatakan kembali konsep/prinsip yang telah dipelajari dalam proses pembelajaran yang telah didapatnya. Proses ini berkenaan dengan kemampuan dalam berpikir, kompetensi dalam mengembangkan pengetahuan, pengenalan, pemahaman, konseptualisasi, penentuan, dan penalaran. Menurut Bloom merupakan segala aktivitas pembelajaran menjadi enam tingkatan sesuai dengan jenjang terendah sampai tertinggi.Urutan tahap berfikir yang benar menurut Bloom adalah
Mengingat-memahami-menerapkan- menganalisis- mencipta menilai
Mengingat-memahami-menerapkan- menganalisis-menilai-mencipta
Mengingat- menerapkan-memahami- menganalisis-menilai-mencipta
Mengingat-memahami- menganalisis -menerapkan- -menilai-mencipta
Keterampilan proses psikomotor merupakan keterampilan dalam melakukan pekerjaan dengan melibatkan anggota tubuh yang berkaitan dengan gerak fisik (motorik) yang terdiri dari gerakan refleks, keterampilan pada gerak dasar, perseptual, ketepatan, keterampilan kompleks, ekspresif, dan interperatif. Yang merupakan urutan dari Keterampilan proses psikomotor
Mitasi, Manipulasi, Ekplorasi, Artikulasi, Naturalisasi
Mitasi, Manipulasi, Presisi, Artikulasi, Naturalisasi
Mitasi, Manipulasi, Generalisasi, Artikulasi, Naturalisasi
Apresiasi, Manipulasi, Presisi, Artikulasi, Naturalisasi
Pembelajaran abad 21 menggunakan istilah yang dikenal sebagai 4Cs, yang merupakan empat keterampilan yang telah diidentifikasi sebagai keterampilan abad ke-21 (P21) yaitu keterampilan yang sangat penting dan diperlukan untuk pendidikan abad ke-21. Yang bukan merupakan pembelajaran 4Cs adalah
Critical Thinking and Problem Solving
Creativity Thinking and innovation
Communication
Collaboration
Combination
Pengembangan indikator dan materi pembelajaran merupakan dua kemampuan yang harus dikuasai oleh seorang guru sebelum mengembangkan RPP dan melaksanakan pembelajaran. Analisis yang dilakukan guru terhadap SKL, KI, dan KD dapat membantu guru dalam mengembangkan IPK yang dijadikan dasar dalam menentukan pembelajaran. Yang bukan merupakan kategori IPK adalah
Indicator kunci
Indicator pendukung
Indicator pengayaan
Indicator turunan
Model pembelajaran penyingkapan/penemuan (Discovery/Inquiry Learning) adalah memahami konsep, arti, dan hubungan melalui proses intuitif untuk akhirnya sampai kepada suatu kesimpulan. Discovery terjadi bila individu terlibat terutama dalam penggunaan proses mentalnya untuk menemukan beberapa konsep dan prinsip. Langkah kerja pembelajaran penyingkapan/penemuan (Discovery/Inquiry Learning) yang benar adalah
Pemberian rangsangan (stimulation); Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement); Pengumpulan data (data collection); Pengolahan data (data processing);. Pembuktian (verification); dan Menarik simpulan/generalisasi (generalization).
Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement); Pemberian rangsangan (stimulation); Pengumpulan data (data collection); Pengolahan data (data processing);. Pembuktian (verification); dan Menarik simpulan/generalisasi (generalization).
Pemberian rangsangan (stimulation); Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement); Pengumpulan data (data collection); Pengolahan data (data processing);. Menarik simpulan/generalisasi (generalization).Pembuktian (verification);
Pemberian rangsangan (stimulation); Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);; Pengolahan data (data processing); Pengumpulan data (data collection) ;Pembuktian (verification); dan Menarik simpulan/generalisasi (generalization).
Peran satuan pendidikan dalam pelaksanaan literasi di sekolah sebagai berikut, kecuali ...
Melaksanakan kegiatan pembiasaan harian, mingguan, bulanan, dan semester kegiatan membaca 15 menit sebelum pembelajaran.
Menciptakan ruang-ruang baca bagi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan
Mengawasi dan mewajibkan peserta didik membaca sejumlah buku sastra dan menyelesaikannya dalam kurun waktu tertentu
Melakukan analisis kebutuhan dan mengkaji isu-isu yang terkait dengan kemampuan literasi pendidik dan peserta didik.
Manakah yang merupakan muara utama pencapaian semua mata pelajaran pada akhir jenjang satuan pendidikan ?
Standar Kompetensi Lulusan
Standar kompetensi
Kompetensi Inti
Kompetensi dasar
Kegiatan pembelajaran yang dimulai dengan pemberian stimulus oleh pendidik, mengidentifikasi masalah, mengumpulkan data/informasi, mengolah data, verifikasi data dan menyimpulkan dikenal sebagai model ...
Discovery based learning
Problem based learning
nquiri based learning
Projeck based learning
Proses berpikir kompleks dalam menguraikan materi, membuat kesimpulan, membangun representasi, menganalisis dan membangun hubungan dengan melibatkan aktivitas mental yang paling dasar. merupakan pengertian dari ...
MOTS
LOTS
HOTS
GLN
Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain merupakan nila-nilai pendidikan karakter...
Religius
ujur
Toleransi
Disiplin
Pemahaman siswa terhadap fenomena alam di sekitar dengan menggunakan metode berfikir inkuiri merupakan literasi...
Sains
Baca tulis
Numerasi
Digital
Melek pengetahuan dan kemampuan membaca dan menulis, mencari, menelusuri, mengolah dan memahami informasi untuk menganalisis, menanggapi, dan menggunakan bahasa dan sastra secara cendekia merupakan bentuk literasi...
Sains
Numerik
Baca Tulis
Digital
Jika dalam KD tertulis 3.1 arti angka 3 kompetensi yang ingin dicapai adalah ...
Spritual
Pengetahuan
Keterampilan
Sikap sosial
Ketrampilan berpikir tingkat tinggi disebut juga ...
LOTS
SWOT
HOTS
WOTS
Yang bukan termasuk kecakapan abad 21 adalah...
Berpikir kritis
Kreativitas
Komunitas
Kolaborasi
Ketrampilan berpikir tingkat rendah dinamakan...
LOTS
SWOT
HOTS
WOTS
Program Peningkatan Kompetensi Pembelajaran (PKP) merupakan program yang bertujuan untuk ...
meningkatkan kompetensi profesionalisme guru yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)
mengembangkan kompetensi guru sesuai kebutuhan, bertahap, berkelanjutan untuk meningkatkan profesionalitasnya dalam melaksanakan proses pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)
meningkatkan kompetensi siswa melalui pembinaan guru dalam merencanakan, melaksanakan, sampai dengan mengevaluasi pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)
meningkatkan kompetensi siswa melalui peningkatan kompetensi guru khususnya kompetensi pedagogi dan profesional melalui pembelajaran yang berorientasi pada keterampilan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills)
Pernyataan yang bukan merupakan mekanisme penetapan zona pengembangan kompetensi dan kinerja guru adalah ....
penetapan zona didasarkan pada pengklasifikasian setiap Satuan Pendidikan menurut definisi/tema zonasi yang akan disusun dengan mempertimbangkan indikator skala nasional
penetapan sekolah pusat zona harus mempertimbangkan sekolah nominasi dan melakukan identifikasi perlakuan/ treatment berbasis zona
melakukan analisis jumlah guru sesuai bidang tugas yang diampu di masing-masing zona
pemantauan terhadap wilayah-wilayah zonasi melalui pemberdayaan PKG/KKG/MGMP/MGBK dengan sekolah pusat zona sebagai basis kelompok/zona
Perhatikan cuplikan berita berikut :
Novvery Aliqqa merupakan atlet termuda pada penyelenggaraan Asian Games 2018. usia atlet Skateboard putri Indonesia pada nomor women's street itu baru berusia sembilan tahun. Meski begitu, Aliqqa tampil percaya diri. Aliqqa memang belum menjadi juara di nomor tersebut. Dia finish di posisi ke enam dari delapan peserta. akan tetapi, wakil Indonesia lainnya, Nyimas Bunga (12) meraih medali perunggu. "Saya ikut senang karena teman saya bisa dapat medali", tutur Aliqqa.
Nilai Karakter yang dimiliki oleh Aliqqa adalah ....
religiositas dan kemandirian
nasionalisme dan kemandirian
gotong royong dan integritas
nasionalisme dan gotong royong
di bawah ini merupakan contoh gerakan literasi masyarakat, kecuali ...
Gerakan Indonesia Membaca
Penyelenggaraan kampung literasi
sosialisasi literasi dengan melibatkan tokoh masyarakat
melibatkan orangtua menjadi sukarelawan untuk membacakan buku di dalam kelas
Perhatikan aktivitas pembelajaran di bawah ini !
- peserta didik menyelesaikan permasalahan dengan mengacu pada rancangan yang telah dibuat
- peserta didik menuangkan cara penyelesaian masalah pada kertas plano
- peserta didik menempelkan hasil cara penyelesaian masalah di dinding kelas
aktivitas tersebut merupakan sintaks Problem-based Learning pada tahapan ...
orientasi peserta didik pada masalah
mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Perhatikan aktivitas pembelajaran model Discovery Learning dibawah ini !
Peserta didik perwakilan kelompok mendemonstrasikan dan menyajikan hasil penemuan mereka dengan membuktikan bahwa 5 benda yang ditemukan tersebut ketika dipindahkan / diletakkan di tempat lain bentuknya tidak berubah mengikuti wadah bendanya.
Aktivitas di atas merupakan sintaks Discovery Learning pada tahapan ...
Stimulation
Problem Statemen
data processing
verification
Siswa melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru merupakan salah satu sintaks Project-based Learning tahap ...
menguji hasil
evaluasi pengalaman belajar
mendesain perencanaan produk
memonitoring keaktifan dan perkembangan proyek
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok. Aktivitas pembelajaran di atas merupakan model Problem Based Learning pada sintaks ...
orientasi peserta didik pada masalah
mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Kegiatan pembelajaran yang diawali dengan pemberian rangsangan, mengidentifikasi masalah, melakukan pengumpulan data dan mengolah data sehingga mampu memberikan pembuktian dan menarik kesimpulan sesuai dengan metode pembelajaran ...
Discovery Learning
Problem Based Learning
Project Based Learning
Inquiry Learning
Untuk meningkatkan kemampuan siswa memecahkan masalah lingkungan, ibu Kartika menggunakan model pembelajaran Project Based Learning dengan menugaskan siswanya membuat karya dari sampah organik. ia merencanakan untuk menilai hasil karya siswa berdasarkan kegunaan, nilai jual dan keindahan. teknik penilaian yang sesuai adalah ...
penilaian produk
tes lisan
penilaian praktik
tes tertulis
model Problem-based Learning memiliki sintaks sebagai berikut :
1. Orientasi peserta didik pada masalah;
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
aktivitas peserta didik yang menunjukkan langkah kerja (sintaks) orientasi peserta didik pada masalah adalah....
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan yang disarankan.
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah dan hasilnya dipresentasikan/disajikan dalam bentuk karya.
Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi. Kegiatan dilanjutkan dengan merangkum/ membuat kesimpulan sesuai dengan masukan yang diperoleh dari kelompok lain.
model Problem-based Learning memiliki sintaks sebagai berikut :
1. Orientasi peserta didik pada masalah;
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
aktivitas peserta didik yang menunjukkan langkah kerja (sintaks) Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar adalah....
Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi. Kegiatan dilanjutkan dengan merangkum/ membuat kesimpulan sesuai dengan masukan yang diperoleh dari kelompok lain.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah dan hasilnya dipresentasikan/disajikan dalam bentuk karya.
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok.
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan yang disarankan.
model Problem-based Learning memiliki sintaks sebagai berikut :
1. Orientasi peserta didik pada masalah;
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
aktivitas peserta didik yang menggambarkan langkah kerja (sintaks) Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok adalah....
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan yang disarankan.
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah dan hasilnya dipresentasikan/disajikan dalam bentuk karya.
Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi. Kegiatan dilanjutkan dengan merangkum/ membuat kesimpulan sesuai dengan masukan yang diperoleh dari kelompok lain.
model Problem-based Learning memiliki sintaks sebagai berikut :
1. Orientasi peserta didik pada masalah;
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
aktivitas peserta didik yang menggambarkan langkah kerja (sintaks) Mengembangkan dan menyajikan hasil karya adalah....
Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi. Kegiatan dilanjutkan dengan merangkum/ membuat kesimpulan sesuai dengan masukan yang diperoleh dari kelompok lain.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah dan hasilnya dipresentasikan/disajikan dalam bentuk karya.
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok.
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan yang disarankan.
model Problem-based Learning memiliki sintaks sebagai berikut :
1. Orientasi peserta didik pada masalah;
2. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar;
3. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok;
4. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya;
5. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah.
aktivitas peserta didik yang menggambarkan langkah kerja (sintaks) Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah adalah....
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan yang disarankan.
Peserta didik berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah.
Peserta didik melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber) untuk bahan diskusi kelompok.
Kelompok melakukan diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah dan hasilnya dipresentasikan/disajikan dalam bentuk karya.
Setiap kelompok melakukan presentasi, kelompok yang lain memberikan apresiasi. Kegiatan dilanjutkan dengan merangkum/ membuat kesimpulan sesuai dengan masukan yang diperoleh dari kelompok lain
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
- Pertanyaan Mendasar
- Mendesain Perencanaan Produk
- Menyusun Jadwal Pembuatan
- Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
- Menguji Hasil
- Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pertanyaan Mendasar adalah ....
Mengajukan pertanyaan mendasar apa yang harus dilakukan peserta didik terhadap topik/ pemecahan masalah.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
- Pertanyaan Mendasar
- Mendesain Perencanaan Produk
- Menyusun Jadwal Pembuatan
- Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
- Menguji Hasil Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Mendesain Perencanaan Produk adalah ....
Mengajukan pertanyaan mendasar apa yang harus dilakukan peserta didik terhadap topik/ pemecahan masalah.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
- Pertanyaan Mendasar
- Mendesain Perencanaan Produk
- Menyusun Jadwal Pembuatan
- Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
- Menguji Hasil
- Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Menyusun Jadwal Pembuatan adalah ....
Mengajukan pertanyaan mendasar apa yang harus dilakukan peserta didik terhadap topik/ pemecahan masalah.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
1. Pertanyaan Mendasar
2. Mendesain Perencanaan Produk
3. Menyusun Jadwal Pembuatan
4. Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
5. Menguji Hasil
6. Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek adalah ....
Mengajukan pertanyaan mendasar apa yang harus dilakukan peserta didik terhadap topik/ pemecahan masalah.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
1. Pertanyaan Mendasar
2. Mendesain Perencanaan Produk
3. Menyusun Jadwal Pembuatan
4. Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
5. Menguji Hasil
6. Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Menguji Hasil adalah ....
Mengajukan pertanyaan mendasar apa yang harus dilakukan peserta didik terhadap topik/ pemecahan masalah.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) Project-based Learning yaitu :
1. Pertanyaan Mendasar
2. Mendesain Perencanaan Produk
3. Menyusun Jadwal Pembuatan
4. Memonitor Keaktifan dan Perkembangan Proyek
5. Menguji Hasil
6. Evaluasi Pengalaman Belajar
berikut ini kegiatan siswa dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Evaluasi Pengalaman Belajar adalah ....
Setiap peserta didik memaparkan laporan, peserta didik yang lain memberikan tanggapan, dan bersama guru menyimpulkan hasil proyek.
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media, sumber yang dibutuhkan.
Peserta didik menyusun jadwal penyelesaian proyek dengan memperhatikan batas waktu yang telah ditentukan bersama.
Peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
Membahas kelayakan proyek yang telah dibuat dan membuat laporan produk/ karya untuk dipaparkan kepada orang lain.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pemberian rangsangan (stimulation) adalah ....
Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement) adalah ....
Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pengumpulan data (data collection) adalah ....
Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pengolahan data (data processing) adalah ....
Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Pembuktian (verification) adalah ....
Guru memulai kegiatan pembelajaran dengan mengajukan pertanyaan, anjuran membaca buku, dan aktivitas belajar lainnya yang mengarah pada persiapan pemecahan masalah.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
6 Langkah Kerja (Sintak) model Discovery Learning yaitu :
1) Pemberian rangsangan (stimulation);
2) Pernyataan/Identifikasi masalah (problem statement);
3) Pengumpulan data (data collection);
4) Pengolahan data (data processing);.
5) Pembuktian (verification); dan
6) Menarik simpulan/generalisasi (generalization)
berikut ini aktivitas dalam proses pembelajaran yang menunjukkan sintak Menarik simpulan/generalisasi (generalization) adalah ....
Proses menarik sebuah kesimpulan yang dapat dijadikan prinsip umum dan berlaku untuk semua kejadian atau masalah yang sama, dengan memperhatikan hasil verifikasi.
Guru memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mengidentifikasi sebanyak mungkin agenda-agenda masalah yang relevan dengan bahan pelajaran, kemudian salah satunya dipilih dan dirumuskan dalam bentuk hipotesis (jawaban sementara atas pertanyaan masalah).
Ketika eksplorasi berlangsung guru juga memberi kesempatan kepada para peserta didik untuk mengumpulkan informasi yang relevan sebanyak-banyaknya untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis.
Guru melakukan bimbingan pada saat peserta didik melakukan pengolahan data.
Peserta didik melakukan pemeriksaan secara cermat untuk membuktikan benar atau tidaknya hipotesis yang ditetapkan tadi dengan temuan alternatif, dihubungkan dengan hasil pengolahan data.
Salah satu sintaks problem based learning adalah mengorganisasikan peserta didik untuk belajar. Contoh aktivitas aktivitas pembelajarannya adalah....
Siswa berdiskusi dan membagi tugas untuk mencari data/ bahan-bahan/alat yang diperlukan untuk menyelesaikan masalah
Kelompok mengamati dan memahami masalah yang disampaikan guru atau yang diperoleh dari bahan bacaan
Siswa melakukan penyelidikan (mencari data/referensi/sumber bahan untuk diskusi)
Kelompok diskusi untuk menghasilkan solusi pemecahan masalah
Aktivitas menjawab pertanyaan atau membuktikan dengan benar tidaknya hipotesis merupakan sintaks discovery learning yang....
Perrnyataan/identifikasi masalah (problem Statment)
Pengumpulan data (Data Collection)
Pengolahan data (Data Processing)
Pembuktian (Verification)
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media sumber yang dibutuhkan peserta didik melakukan pembuatan proyek sesuai jadwal, mencatat setiap tahapan, mendiskusikan masalah yang muncul selama penyelesaian proyek dengan guru.
kegiatan tersebut merupakan model pembelajaran ....
Model Inquiry
Problem Base Learning
Problem Solving
PJBL (Project Based Learning
Peserta didik berdiskusi menyusun rencana pembuatan proyek pemecahan masalah meliputi pembagian tugas, persiapan alat, bahan, media sumber yang dibutuhkan. Aktivitas pembelajaran diatas merupakan model Project based Learning pada sintaks...
Pertanyaan Mendasar
Memonitoring keaktifan dan pengembangan
Mendesain perencanaan
Menyusun jadwal pembuatan
Pola pembelajaran pada program peningkatan kompetensi pembelajaran berbasis zonasi untuk guru sasaran adalah ……
In 1 ,On1 ,In2, On2, In3, On3, In4,On4
In1 ,In2, On1, In3, On2, In4, On3, In5
In1,In2, On1, On2 ,In3, On3, In4, On4
In1 ,On2, On1, In3, On2, In4, On3, In5
Pada kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat mengembangkan sikap jujur, teliti, disiplin, taat aturan, kerja keras, kemampuan menerapkan prosedur dan kemampuan berpikir induktif serta deduktif dalam menyimpulkan. Sikap tersebut didapat terutama pada tahapan pengalaman belajar …
Menanya
Mengasosiasi
Mengumpulkan informasi
Mengkomunikasikan
Perhatikan komponen-komponen berikut!
1) Identitas sekolah
2) KI-KD-IPK
3) Materi pelajaran
4) Pendekatan pembelajaran
5) Kegiatan pembelajaran
6) Media, alat dan bahan, dan sumber belajar
7) Penilaian
Rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang disusun oleh satuan pendidikan harus memuat …
(1), (2), (3), (5), (6), dan (7)
(1), (2), (3), (4), (5), dan (6)
(1), (3), (4), (5), (6), dan (7)
(2), (3), (4), (5), (6), dan (7)
Jika KD yang harus dikuasai adalah 3.2 Memahami variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor, non- lokomotor, dan manipulatif dengan kontrol yang baik dalam permainan bola kecil sederhana dan atau tradisional.
berikut ini yang merupakan indikator kunci adalah ....
Menjelaskan kombinasi gerak dasar lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif pada permainan kasti
Menjelaskan variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif pada permainan kasti
Mengidentifikasi variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif pada permainan kasti
Menjelaskan variasi gerak dasar lokomotor, non-lokomotor dan manipulatif pada permainan kasti
Mengidentifikasi kombinasi gerak dasar lokomotor non-lokomotor dan manipulatif pada permaian kasti
indikator pencapaian kompetensi dikategorikan menjadi 3, yaitu ...
Indikator Kunci
Indikator Pendukung
Indikator Pengayaan
Indikator Turunan
