wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Pelayanan KB

Total questions: 60

Worksheet time: 2hrs 0mins

Name
Class
Date
1.

Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 datang ke BPM. Mengatakan telah melahirkan 1 bulan yang lalu dan menyusui bayinya secara ekslusif. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 86x/menit, R 22x/menit, SB 36,5°C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-), terdapat varises di kaki. Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai pada kasus tersebut?

a)

MOW

b)

Pil kombinasi

c)

Suntik kombinasi

d)

AKBK

e)

AKDR

2.

Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 datang ke BPM. Mengatakan telah melahirkan 3 bulan yang lalu, tidak menyusui bayi secara ekslusif dan menginginkan kontrasepsi jangka pendek. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 84x/menit, R 22x/menit, SB 36,5°C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-). Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai pada kasus tersebut?

a)

MOW

b)

MAL

c)

Suntik kombinasi

d)

AKBK

e)

AKDR

3.

Seorang perempuan umur 32 tahun P3A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi jangka panjang tetapi yang tidak mengganggu produksi ASI. Hasil anamnesis: telah melahirkan anak ketiga 6 bulan yang lalu. Selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid. Berdasarkan hasil pemeriksaan Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 160/100 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?

a)

MAL

b)

Kondom

c)

AKDR

d)

Mini Pil

e)

Suntik 3 bulan

4.

Seorang perempuan umur 24 tahun P1A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi jangka pendek untuk mengatur jarak kehamilan yang tidak mengganggu ASI. Hasil anamnesis: melahirkan anak pertama 6 bulan yang lalu, selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,7°C. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat untuk kasus diatas?

a)

Suntik 1 bulan

b)

Suntik 3 bulan

c)

Pil kombinasi bifasik

d)

Pil kombinasi trifasik

e)

Pil kombinasi minifasik

5.

Seorang perempuan umur 21 tahun datang bersama suaminya ke BPM. Mengatakan ingin ber-KB. Hasil anamnesis: baru menikah 1 bulan yang lalu dan ingin menunda kehamilan selama 2 tahun. KU baik, TD 110/80 mmHg, N 86x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C, tidak ada tanda-tanda kehamilan, plano test (-). Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Pil

b)

IUD

c)

MOW

d)

Kondom

e)

MAL

6.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat. Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mencabut IUD

b)

Memberikan konseling

c)

Melakukan tes kehamilan

d)

Memberikan terapi hormon

e)

Merujuk ke dokter kandungan

7.

Seorang perempuan, umur 30 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat, plano test (-). Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mencabut IUD

b)

Memberikan konseling

c)

Melakukan tes kehamilan

d)

Memberikan terapi hormonm

e)

Merujuk ke dokter kandungan

8.

Seorang perempuan, umur 32 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat, plano test (+). Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mencabut IUD

b)

Memberikan konseling

c)

Melakukan tes kehamilan

d)

Memberikan terapi hormon

e)

Merujuk ke dokter kandungan

9.

Seorang perempuan, umur 35 tahun, P3A0, akseptor KB pil, datang ke BPM karena lupa minum pil selama 2 hari berturut-turut. Hasil anamnesis: 10 jam yang lalu sudah berhubungan dengan suaminya, ibu merasa khawatir takut hamil. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit, SB 36,7°C. Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Memberi suntikan KB

b)

Memberikan konseling

c)

Melakukan tes kehamilan

d)

Memberikan kontrasepsi darurat

e)

Merujuk ke dokter kandungan

10.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, akseptor KB pil, datang ke BPM dengan keluhan selama 3 bulan ini mengeluarkan bercak darah berwarna merah kecoklatan dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 82x/menit, R 24x/menit, SB 36,5°C, tidak ada masa pada abdomen, tampak bercak darah (+). Efek samping apakah yang sedang dialami pada kasus tersebut?

a)

Spotting

b)

Menoragia

c)

Metroragia

d)

Haemoragia

e)

Menometroragia

11.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, akseptor KB pil, datang ke BPM dengan keluhan selama 3 bulan ini mengeluarkan bercak darah berwarna merah kecoklatan dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, tidak ada masa pada abdomen, tampak bercak darah (+).Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Mengganti metode kontrasepsi

b)

Memberikan konseling

c)

Melakukan tes kehamilan

d)

Memberikan kontrasepsi darurat

e)

Merujuk ke dokter kandungan

12.

Seorang perempuan, umur 23 tahun, akseptor KB pil, datang bersama keluarga ke Puskesmas dengan keluhan muntah. Hasil anamnesis: baru menggunakan pil 3 bulan yang lalu, mual muntah disertai diare, tidak memakan makanan yang menyebabkan diare. Hasil pemeriksaan: KU ibu baik, TD 100/60 mmHg, N 74x/menit, R 28x/menit, SB 37,°C, tidak teraba masa pada abdomen. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Anjurkan untuk berhenti minum pil

b)

Rawat inap untuk observasi fisik

c)

Memberikan obat anti mual

d)

Mengganti kontrasepsi

e)

Rujuk ke RS

13.

Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A0, akseptor KB pil, datang bersama suami ke RS dengan keluhan lupa minum pil 2 hari. Hasil anamnesis: anak terkecil 3 tahun, menstruasi teratur setiap bulan, ibu merasa khawatir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/70 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C, tidak ada massa pada abdomen. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?

a)

Lanjutkan minum pil sesuai jadwal

b)

Ganti metode kontrasepsi

c)

Minum 2 pil sekaligus

d)

Minum 1 pil sekaligus

e)

Berhenti minum pil

14.

Seorang perempuan, umur 28 tahun, datang ke BPM dengan keluhan kapsul implant keluar. Hasil anamnesis: pemasangan KB implant dilakukan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, R 20 x/menit, N 88 x/menit, SB 36,6°C, tampak kapsul implant di ujung luka pemasangan, tidak ada tanda infeksi. Klien mengatakan masih ingin menggunakan metode kontrasepsi implant. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Konseling pasca pemasangan

b)

Menyarankan untuk mengganti metode

c)

Mencabut dan mengganti kapsul implant

d)

Kolaborasi dengan dokter untuk penangannnya

e)

Membiarkan kapsul implant dan segera rujuk ke RS

15.

Seorang perempuan, umur 24 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan daerah tempat insersi implant terasa nyeri, merah, bengkak, tidak bernanah. Hasil anamnesis: pemasangan KB implant dilakukan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, R 20 x/menit, N 88 x/menit, SB 38,5°C, terlihat tanda infeksi. Klien mengatakan masih ingin menggunakan metode kontrasepsi implant. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Bersihkan daerah insersi dengan sabun dan air atau antiseptic, berikan antibiotik yang sesuai untuk 7 hari

b)

Cabut implan dan pasang yang baru pada sisi lengan yang lain

c)

Cabut implant dan ganti cara

d)

Jelaskan bahwa hal tersebut tidak apa-apa dan biasa terjadi setelah pemasangan implant

e)

Balut luka pada lengan ibu dengan menggunakan kassa betadine

16.

Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A0, nifas 6 minggu datang ke BPM untuk konsultasi. Hasil anamnesis: tidak cocok menggunakan metode hormonal, riwayat infeksi panggul, dismenorhoe, suami bekerja di luar kota, berencana memberikan ASI eksklusif, sudah mendapatkan haid dan belum berhubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/70 mmHg, N 80 x/menit, SB 37°C, R 20 x/menit, TFU tidak teraba. Metode kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

MAL

b)

AKDR

c)

Kondom

d)

Metode kalender

e)

Senggama terputus

17.

Seorang perempuan, umur 25 tahun, P2A0, nifas 6 minggu dan menyusui bayinya secara eksklusif, datang ke BPM untuk konsultasi KB. Hasil anamnesis: riwayat infeksi panggul, dismenorhoe, belum haid dan belum berhubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD

170/100 mmHg, N 80 x/menit, SB 37°C, R 20 x/menit, TFU tidak teraba. Metode kontrasepsi apakah yang tepat pada kasus tersebut?

a)

MAL

b)

AKDR

c)

AKBK

d)

Suntik

e)

Pil

18.

Seorang perempuan, umur 40 tahun, P6A1, datang ke BPM bersama suaminya untuk berkonsultasi mengenai metode KB. Hasil anamnesis: menstruasi teratur, siklus 28 hari, anak terkecil 2 tahun, memiliki riwayat preeklamsia dan perdarahan postpartum serta berencana tidak ingin menambah anak. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 82 x/ menit, R 20 x/menit, abdomen tidak teraba massa. Metode kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

AKDR

b)

AKBK

c)

Suntik

d)

MOW

e)

Kondom

19.

Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 datang ke BPM. Ia ingin menggunakan KB, anak terakhir umur 3 bulan dan ibu sedang menyusui bayinya. Hasil anamnesis TD 120/80 mmhg, R 22x/m, N 80 x/m, SB 36,5°C. Jenis kontrasepsi yang tepat digunakan pada kasus tersebut diatas adalah?

a)

Suntik Kombinasi

b)

Kondom

c)

Mini pil

d)

Implant

e)

Pil kombinasi

20.

Seorang perempuan umur 28 tahun P2A0 datang ke BPM. Hasil anamnesis klien menggunakan KB AKDR sejak 3 tahun yang lalu sampai sekarang. Klien ingin mengontrol benang AKDR. TD 120/80 mmhg, R 24 x/m, N 90 x/m, SB 36,5°C. Kontraindikasi dari metode kontrasepsi AKDR adalah?

a)

Sakit kepala

b)

Tekanan darah tinggi

c)

Varices

d)

Belum pernah melahirkan

e)

Pernah mengalami pembekuan darah

21.

Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 datang ke BPM pada tanggal 20 Januari 2021. Mengatakan ingin menggunakan metode kontrasepsi suntikan yang tidak mengganggu produksi ASi. Hasil anamnesis anak umur 6 bulan, haid hari ketiga. Ku baik, TD 100/80 mmhg, R 24 x/m, N 82 x/m, SB 36°C dan telah diberikan suntikan KB 3 bulan oleh bidan. Tanggal penyuntikan kembali adalah?

a)

13 Februari 2021

b)

17 Februari 2021

c)

13 April 2021

d)

17 April 2021

e)

13 Maret 2021

22.

Seorang perempuan umur 30 tahun P2A0 datang ke BPM pada tanggal 15 Maret 2021. Mengatakan ingin menggunakan metode kontrasepsi suntikan. Hasil anamnesis anak umur 3 bulan, tidak menyusi bayinya secara eksklusif, haid hari kelima. Ku baik, TD 110/80 mmhg, R 22 x/m, N 86 x/m, SB 36°C dan telah diberikan suntikan KB 1 bulan oleh bidan. Tanggal penyuntikan kembali adalah?

a)

8 April 2021

b)

12 April 2021

c)

12 Mei 2021

d)

8 Juni 2021

e)

12 Juni 2021

23.

Seorang perempuan, usia 35 tahun P2A0, datang ke puskesmas untuk ber KB. Hasil pengkajian pasien belum pernah ber KB. Pada dokumtentasi bidan menggaris bawahi usia pasien. Apakah alasan bidan menganggap usia peting di perhatikan pada kasus tersebut?

a)

Usia 35 tahunan batas resiko

b)

Pasien terlambat ber KB

c)

Pasien belum pernah ber KB

d)

Karena pasien sudah memiliki 2 anak

e)

Untuk penentuan alternative KB yang di pilih

24.

Seorang perempuan berusia 28 tahun P3A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang AKDR untuk tidak memiliki anak lagi. Hasil pemeriksaan plano test (-) dan sedang haid hari ke 3. Apakah tindakkan awal di lakukan bidan tersebut?

a)

Melakukan pemasangan AKDR

b)

Memberikan informed consent KB AKDR

c)

Memberi konseling AKDR

d)

Mempersiapkan peralatan AKDR

e)

Memberikan informed choice kontrasepsi

25.

Seorang perempuan usia 26 tahun P1A0 datang keklinik telah melahirkan 6 bulan lalu, belum ber-KB, ingin memakai alat kontrasepsi dan sedang menyusui. Hasil pemeriksaaan TD 100/70mmHg, planotest (-). Apakah tindakan yang paling utama dilakukan bidan pada perempuan tersebut?

a)

Pemeriksaan fisik pada klien

b)

Pemberian alat kontrasepsi KB pada klien

c)

Lakukan konseling KB pada klien

d)

Memberikan informed choice pada klien

e)

Memberikan informed consent pada klien

26.

Seorang perempuan 21 tahun, menikah 1 bulan yang lalu datang ke klinik bersalin. Dengan keluhan belum ingin memiliki anak, suami bekerja di luar kota dan akan menggunakan KB kondom. Dari hasil anamnesa suami mempunyai riwayat ejakulasi dini. Apakah efek samping utama pada penggunaan KB tersebut?

a)

Ekspulsi

b)

Keputihan

c)

Reaksi alergi

d)

Infeksi saluran uretera

e)

Timbul cairan vagina yang berbau

27.

Seorang perempuan usia 26 tahun P2A0. Mengatakan anak ke 2 berusia 2 bulan, masih menyusui dan belum mendapatkan haid. Datang ke bidan dengan maksud ingin ber KB yang tidak mengganggu kelancaran ASI, hasil pemeriksaan TTV normal. Apakah konseling kontrasepsi yang tepat diberikan bidan pada kasus tersebut?

a)

Kontrasepsi mantap

b)

Implant

c)

Suntikan

d)

Pil kombinasi

e)

MAL sampai bayi berusia 6 bulan

28.

Seorang perempuan umur 24 tahun P1A0, anak umur 6 bulan, datang ke BPM ingin menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulanan. Dari hasil anamnesa saat ini sedang haid hari ke2. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmhg, nadi 80x/menit, respirasi 20x/menit, suhu 37°C. Kapan waktu pemberian kontrasepsi yang tepat pada kasus diatas?

a)

Saat itu juga

b)

1 minggu lagi

c)

2 minggu lagi

d)

3 minggu lagi

e)

Haid yang akan datang

29.

Seorang perempuan umur 42 tahun P6A1. Mengatakan 1 bulan post partum anak ke 6 dan ingin menggunakan metode kontrasespi. Dari hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit. Apakah metode kontrasepsi yang sebaiknya disarankan untuk perempuan tersebut?

a)

Kontrasepsi sederhana tanpa alat

b)

Kontrasepsi sederhana dengan alat

c)

Kontrasepsi hormonal

d)

Kontrasepsi non hormonal

e)

Kontrasepsi mantap

30.

Pasangan suami istri umur 45 tahun dan 35 tahun sudah mempunyai 6 anak. Anak terkecil umur 1 tahun. Datang ke BPM untuk konsultasi mengenai kontrasepsi pria yang efektifitasnya tinggi. Bidan menyarankan untuk menggunakan metode KB MOP. Dimanakah tempat pelayanan yang dapat melaksanakan tindakan kontrasepsi tersebut?

a)

Klinik

b)

Rumah sakit

c)

Poskesdes

d)

Puskesmas

e)

Bidan praktek mandiri

31.

Seorang perempuan umur 26 tahun anak 1 umur 2 tahun, datang ke bidan praktik mandiri ingin menggunakan kontrasepsi IUD. Hasil pemeriksaan dalam batas normal. Bagaimanakah cara kerja dari alat kontrasepsi yang akan digunakan pada kasus tersebut ?

a)

Menekan ovulasi

b)

Mencegah implantasi

c)

Mengentalkan lendir servik

d)

Membuat endometrium menjadi atrofi

e)

Menghambat pertemuan sperma dan ovum

32.

Seorang perempuan umur 20 tahun anak 1 umur 1,5 tahun. akseptor KB implan sejak 10 bulan. Datang ke bidan praktik mandiri menyatakan 3 bulan mengeluarkan darah bercak hitam dari jalan lahir dan berlanjut perdarahan lebih banyak, tetapi ibu tetap ingin menggunakan implant. Hasil pemeriksaan dalam batas normal. Tindakan apakah yang harus dilakukan oleh bidan dalam kasus diatas?

a)

Berikan ibuprofen 3 x 800 mg selama 5 hari

b)

Berikan pil kombinasi 2 tablet selama 5 hari

c)

Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 400 mg selama 3 hari

d)

Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 800 mg selama 3 hari

e)

Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 800 mg selama 5 hari

33.

Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 belum ingin hamil lagi datang ke BPM mengatakan tadi malam baru melakukan hubungan sesksual pada masa subur padahal ia tidak menggunakan alat kontrasepsi. Apakah tindakan bidan pada kasus diatas?

a)

Menunda kehamilan

b)

Morning after pil

c)

Berikan kontrasepsi suntik

d)

Berikan kontrasepsi darurat

e)

Kontrasepsi pil mini

34.

Seorang perempuan berusia 42 tahun P6A0, datang ke bidan dan mengatakan ingin ber KB tetapi dilarang oleh suaminya. Haid masih teratur dan ingin punya anak lagi karena menurutnya banyak anak banyak rezeki. Hasil pemeriksaan TD 130/90 mmHg, N 88x/menit, SB 36,7°C. Sikap bidan dalam menghadapi klien tersebut adalah?

a)

Dipaksa untuk ber KB

b)

Membiarkan ibu memilih

c)

Mendukung keputusan ibu

d)

Memberikan konseling resiko kehamilan

e)

Memberikan masukan untuk komunikasi dengan suami

35.

Seorang perempuan umur 44 tahun P5A0 datang ke BPM mengatakan dianjurkan suaminya untuk ber-KB karena haid masih teratur dan takut hamil lagi. Pemeriksaan TD 120/80, N 88 x/mnt, SB 36,5°C. Metode kontrasepsi apa yang cocok digunakan klien tersebut?

a)

Pil KB

b)

Suntik KB

c)

Kondom

d)

AKDR

e)

MOW

36.

Sepasang suami istri usia 25 tahun, P1A0 datang ke BPM ingin menjadi akseptor KB. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 78 kg, TD 120/80 mmHg, usia anak 5 bulan. Klien mengatakan siklus haid sebelum hamil tidak teratur, dan tidak ada riwayat penyakit radang panggul. Metode kontrasepsi apa yang paling cocok untuk pasangan tersebut?

a)

Pil

b)

AKDR

c)

Suntik

d)

Implant

e)

Kondom

37.

Seorang perempuan usia 33 tahun dan suaminya datang ke BPM. Mengatakan biasa menggunakan kontrasepsi kondom namun semalam melakukan hubungan seksual tanpa kondom karena kehabisan. Saat ini ibu tersebut berada pada siklus haid hari kesepuluh. Pagi ini klien datang ke bidan minta bantuan agar tidak hamil. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 52kg dan TD 110/80 mmHg. Apakah alat kontrasepsi yang tepat untuk ibu tersebut?

a)

AKBK

b)

Pil progestin

c)

Pil Kombinasi

d)

Suntik progestin

e)

Kontrasepsi darurat pil

38.

Seorang perempuan usia 28 tahun P2 A0 datang ke BPM PMB untuk pemasangan implant dan sekarang dalam kondisi sehat. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 54kg, TD 110/80, riwayat kesehatan tidak ada penyakit hipertensi maupun jantung. Apakah informasi kontrasepsi yang menguntungkan disampaikan pada ibu tersebut?

a)

Bisa dilayani di daerah pedesaan

b)

Berat badan bertambah

c)

Payudara tegang

d)

Dipakai 3 tahun

e)

Biaya ringan

39.

Seorang laki-laki usia 50 tahun didampingi oleh istrinya datang ke rumah sakit datang membawa surat rujukan dari Puskesmas untuk dilakukan vasektomi. Apakah bagian alat reproduksi laki-laki yang dipotong dalam proses tersebut?

a)

Ureter

b)

Testis

c)

Skrotum

d)

Epididimis

e)

Vas deferens

40.

Seorang perempuan berusia 30 tahun P1A0 datang ke polindes baru saja melahirkan 6 minggu yang lalu dan memberikan ASI eksklusif. Ibu ingin menunda kehamilan, ingin menggunakan alat kontrasepsi dan ingin ber-KB secara alami. Siklus menstruasi ibu biasanya tidak teratur. Apakah Metode kontrasepsi yang sesuai dipakai pada kasus tersebut?

a)

Metode Barier

b)

Metode Kalender

c)

Senggama Terputus

d)

Metode Amenore Laktasi

e)

Metode Keluarga Berencana Alamiah

41.

Seorang perempuan berusia 37 tahun, P3A0, telah melahirkan 9 minggu yang lalu, datang ke bidan ingin menggunakan KB, sekarang ibu sudah mendapatkan menstruasi hari ke 3, ibu seorang perokok aktif > 15 batang per hari dan memiliki riwayat infeksi saluran reproduksi. Ibu tidak ingin memiliki anak lagi tetapi ibu tidak mau mengikuti kontrasepsi mantap. Hasil pemeriksaan BB 54kg, TD 120/80 mmHg. Apakah alat kontrasepsi apa yang tepat diberikan?

a)

AKDR

b)

AKBK

c)

Pil Kombinasi

d)

Suntikan progestin

e)

Suntikan kombinasi

42.

Seorang perempuan berusia 25 tahun P1A0 dengan umur anak 7 bulan. Bersama suami datang ke bidan ingin ber-KB tetapi tidak mau ikut KB IUD. Menstruasi ibu tidak teratur sejak masa remaja. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 52kg, TD 110/80mmHg. Apakah Konseling alkon yang paling tepat diberikan bidan kepada pasangan tersebut?

a)

Implant

b)

Kontrasepsi mantap

c)

Alat kontrasepsi sederhana

d)

Cara menentukan masa subur

e)

Alat kontrasepsi pasca sanggama

43.

Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 usia anak 1 bulan datang ke BPM ingin KB suntik yang tidak mengganggu produksi ASI. Kandungan hormon apakah yang bisa digunakan pada kontrasepsi tersebut?

a)

Estrogen

b)

Progesteron

c)

Estrogen dan progesteron

d)

Anti androgen

e)

FSH dan LH

44.

Seorang perempuan umur 33 tahun P2A0 datang ke BPM ingin mengikuti KB. Mengatakan anak terakhir usia 1 tahun dan masih minum ASI. Hasil pengkajian ibu mempunyai riwayat penyakit kanker payudara, BB: 60kg, TD 1200/80 mmHg. Apakah jenis kontrasepsi yang cocok untuk kasus tersebut?

a)

Minipil

b)

Pil kombinasi

c)

Suntikan DMPA

d)

AKDR

e)

AKBK

45.

Seorang perempuan umur 28 tahun P1A0, usia anak 3 tahun, datang ke BPM ingin menggunakan KB suntik1 bulan. Apakah kandungan hormone yang ada dalam alat kontrasepsi tersebut?

a)

5 mg Noretindron enantat dan 25 mg estradiol valerat

b)

Estrogen

c)

Estrogen dan Progesteron

d)

25 mg Noretindron enantat dan 0,5 mg estradiol valerat

e)

Progesteron

46.

Seorang perempuan berumur 38 tahun, P2A0, postpartum hari pertama, ingin menjadi akseptor kontrasepsi tubektomi. Kapankah waktu pelaksanaan tubektomi yang terbaik pada kasus diatas?

a)

Pasca persalinan < 48 jam

b)

Pasca persalinan < 6 minggu

c)

Setelah 6 minggu postpartum

d)

Setiap waktu selama siklus menstruasi apabila diyakini tidak hamil

e)

Hari ke-6 s/d ke-13 siklus menstruuasi (fase proliferasi)

47.

Seorang perempuan usia 21 tahun P1A0 usia anak 1 tahun datang ke BPM ingin konsultasi alat kontrasepsi. Hasil pemeriksaan TD : 120/80 mmHg, KU ibu baik, tidak ditemukan kelainan pada alat reproduksinya, ingin menggunakan alat kontrasepasi yang sekaligus bisa mencegah PMS, ibu mengatakan suaminya kerja diluar kota. Apakah alat kontrasepsi yang bisa diberikan bidan sesuai kondisi ibu?

a)

IUD

b)

Kondom

c)

Implant

d)

Suntik kombinasi

e)

Pil kombinasi

48.

Seorang perempuan, P2A0, umur 30 tahun, datang ke Puskesmas, mengatakan ingin mengganti kontrasepsinya. Sebelumnya menggunakan suntikan 3 bulanan dan sekarang ingin memakai kontrasepsi IUD. Ibu mengatakan belum haid setelah berhenti menggunakan suntikan sejak 1 bulan yang lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan TD 150/100 mmHg. Apakah asuhan kebidanan yang tepat dilakukan pada klien tersebut?

a)

Memasangan KB IUD sesegera mungkin pada klien

b)

Melakukan konseling tentang jenis-jenis kontrasepsi

c)

Menganjurkan klien untuk menurunkan tekanan darahnya terlebih dahulu

d)

Melakukan Pemeriksaan Plano Test pada klien

e)

Menunggu sampai datang haid untuk mengganti jenis kontrasepsi

49.

Seorang perempuan usia 24 tahun P2A0 datang ke Praktik Mandiri Bidan ingin menjadi akseptor KB. Hasil anamnese anak terakhir umur 1 bulan, ibu tidak ada riwayat hipertensi, tidak ada infeksi alat genital, namun siklus haidnya tidak teratur. Hasil pemeriksaan: BB 57kg, TD 110/80, suhu 36°C. Ibu tidak menghendaki metode hormonal dan menginginkan penggunaan jangka panjang. Metode kontrasepsi apa yang sesuai untuk ibu tersebut?

a)

Pil mini

b)

IUD

c)

Suntik

d)

Implant

e)

Kondom

50.

Seorang perempuan usia 28 tahun, akseptor pil KB kombinasi datang ke BPM dengan keluhan mengeluarkan perdarahan bercak sejak 10 hari yang lalu, klien merasa terganggu dengan kondisinya. Klien menggunakan KB pil sejak 2 bulan yang lalu. Apakah yang dilakukan oleh bidan untuk menangani kasus tersebut?

a)

Menganjurkan ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi yang lain

b)

Menganjurkan ibu untuk sementara menggunakan kondom bila ingin melakukan hubungan seksual

c)

Memberikan tablet Fe

d)

Memberikan terapi pil kombinasi dosis estrogen lebih rendah

e)

Menjelaskan bahwa perdarahan bercak merupakan hal biasa pada 3 bulan pertama pemakaian

51.

Seorang perempuan berusia 33 tahun akseptor KB IUD selama 6 tahun akan melepas alat kontrasepsi karena ingin mengganti alat kontrasepsi. Akseptor sudah berada dalam ruangan tindakan kebidanan dan sudah merasa siap. Akseptor dibimbing naik ke atas meja ginekologi dan diposisikan litotomi. Tindakan apakah yang selanjutnya harus dilakukan oleh bidan?

a)

Memberikan konseling pencabutan IUD

b)

Melakukan inform consent

c)

Periksa genetalia eksterna

d)

Mengusap serviks dan vagina dengan larutan anti septic 2 sampai 3 kali

e)

Memasukkan sonde uterus

52.

Seorang perempuan berusia 40 tahun P4A0 datang ke Praktik Mandiri Bidan Klien ingin menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang AKDR agar tidak memiliki anak lagi. Hasil pemeriksaan plano test (-) dan klien sedang haid hari ke-3. Apa tindakan awal yang dilakukan bidan pada kasus tersebut?

a)

Melakukan pemasangan AKDR

b)

Memberikan konseling tentang metode kontrasepsi AKDR

c)

Memberikan konseling peralatan AKDR

d)

Mempersiapkan peralatan AKDR

e)

Memberikan informed choice kontrasepsi

53.

Seorang perempuan umur 30 tahun P4A0 datang ke Puskesmas untuk ikut program KB. Hasil anamnesa: suami mendukung untuk tidak punya anak lagi, menyusui, umur anak terkecil 6 bulan, haid hari ke-3. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, R 24 x/mnt, N 80 x/mnt, SB 36,5°C. Metode kontrasepsi apa yang paling dianjurkan pada kasus tersebut?

a)

Pil

b)

AKBK

c)

AKDR

d)

Suntik

e)

Kontap

54.

Seorang perempuan umur 21 tahun bersama calon suami datang ke BPM untuk konseling pra nikah. Mereka akan menikah tanggal 1 April 2021. Namun ia bersama calon suami menginginkan selama 3 tahun perkawinan belum ingin punya anak. Pasangan tersebut tidak tahu harus memilih alat kontrasepsi apa. Sekarang tanggal 25 Maret 2021 adalah hari pertama haid. Pilihan alat kontrasepsi yang tepat bagi calon pasangan tersebut adalah yang bersifat?

a)

Efektif permanen

b)

Sederhana

c)

Reversible

d)

Alami

e)

Jangka panjang

55.

Seorang perempuan 45 tahun P4A0 dan Suami 50 tahun datang ke BPM ingin mendapatkan informasi tentang metode kontrasepsi. Klien tidak ingin hamil lagi karena menderita penyakit jantung yang berat. Klien ingin suaminya yang mengikuti program KB. Jenis kontrasepsi yang sesuai adalah?

a)

Vasektomi

b)

Tubektomi

c)

IUD

d)

Implant

e)

Suntik

56.

Seorang perempuan umur 38 tahun P4A1 datang ke Puskesmas umtuk menjadi akseptor KB. Hasil anamnesis: tidak mau hamil lagi, takut operasi, haid hari ke-3, riwayat kehamilan yang lalu karena gagal KB pil. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 82 x/mnt, R 22 x/mnt, SB 36°C. Jenis kontrasepsi yang paling dianjurkan pada kasus tersebut adalah?

a)

AKDR

b)

AKBK

c)

Suntik

d)

KB pantang berkala

e)

Tubektomi

57.

Seorang bidan sedang melakukan pemasangan AKBK pada seorang calon akseptor pada suatu acara KB safari di desa. Total 40 orang akan dipasang AKBK. Cuaca panas sehingga dilakukan di balai desa. Ketika akan dimasukkan trocar, tiba-tiba seorang pasien menolak dan tidak mau dipasang. Faktor utama penyebab penolakan pada kasus tersebut adala?

a)

Tipe pasien yang tidak kooperatif

b)

Jumlah calon akseptor yang ramai

c)

Kegagalan konseling pra pemasangan

d)

Situasi lingkungan yang kurang nyaman

e)

Kurang koordinasi antar panitia pelaksana

58.

Seorang perempuan umur 37 tahun P5A0 akseptor KB suntik datang ke BPM untuk ganti cara KB. Hasil anamnesis: kontrasepsi terakhir suntuk KB 3 bulan, saat ini belum tahu apakah ibu ingin punya anak lagi, haid hari ke-3, anak terkecil umur 2 tahun. Hasil pemeriksaan: TD 110/80, N 88 x/mnt, R 24 x/mnt, SB 36,5°C. Konseling apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?

a)

Kontrasepsi jangka panjang

b)

Kontrasepsi non hormonal

c)

Efek samping alkon

d)

Keterbatasan kontap

e)

KB alamiah

59.

Nn. Y usia 20 tahun akan menikah tanggal 25 Maret 2021. Namun Nn. Y bersama calon suami menginginkan selama 2 tahun perkawinan belum ingin punya anak. Pasangan tersebut tidak tahu harus memilih alakon apa. Sekarang tanggal 20 Maret 2021 hari pertama haid. Nn. Y dan calon suaminya datang ke BPM untuk konseling pra nikah. Nn. Y disarankan untuk tidak memakai alkon?

a)

Pil

b)

Suntik KB 3 bulan

c)

Spermisid

d)

Kondom

e)

Senggama terputus

60.

Ny. O 23 tahun P1A0 post partum 6 minggu dan belum pernah haid, menyusui secara eksklusif. Datang ke Puskesmas untuk berkonsultasi tentang metode KB yang tepat. Ny. O merasa takut menggunakan metode kontrasepsi karena issue-issue yang beredar. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 86 x/mnt, R 20 x/mnt, SB 36,3°C. Tindakan utama yang sebaiknya dilakukan bidan adalah?

a)

Menganjurkan Ny O memakai kontrasepsi pil KB

b)

Menganjurkan Ny O memakai kontrasepsi suntik KB

c)

Menyalahkan issue yang beredar tentang alat kontrasepsi

d)

Memberi informasi tentang KB yang tidak menekan produksi ASI

e)

Menyerahkan keputusan kepada klien untuk memilih kontrasepsi