NEW
Font size
WorksheetsPelayanan KB
Total questions: 60
Worksheet time: 2hrs 0mins
Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 datang ke BPM. Mengatakan telah melahirkan 1 bulan yang lalu dan menyusui bayinya secara ekslusif. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 86x/menit, R 22x/menit, SB 36,5°C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-), terdapat varises di kaki. Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai pada kasus tersebut?
MOW
Pil kombinasi
Suntik kombinasi
AKBK
AKDR
Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 datang ke BPM. Mengatakan telah melahirkan 3 bulan yang lalu, tidak menyusui bayi secara ekslusif dan menginginkan kontrasepsi jangka pendek. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 84x/menit, R 22x/menit, SB 36,5°C, tanda-tanda kemungkinan hamil (-). Alat kontrasepsi apakah yang paling sesuai pada kasus tersebut?
MOW
MAL
Suntik kombinasi
AKBK
AKDR
Seorang perempuan umur 32 tahun P3A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi jangka panjang tetapi yang tidak mengganggu produksi ASI. Hasil anamnesis: telah melahirkan anak ketiga 6 bulan yang lalu. Selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid. Berdasarkan hasil pemeriksaan Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 160/100 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat sesuai kasus tersebut?
MAL
Kondom
AKDR
Mini Pil
Suntik 3 bulan
Seorang perempuan umur 24 tahun P1A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin memakai kontrasepsi jangka pendek untuk mengatur jarak kehamilan yang tidak mengganggu ASI. Hasil anamnesis: melahirkan anak pertama 6 bulan yang lalu, selama ini memberikan ASI ekslusif dan belum pernah haid. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,7°C. Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat untuk kasus diatas?
Suntik 1 bulan
Suntik 3 bulan
Pil kombinasi bifasik
Pil kombinasi trifasik
Pil kombinasi minifasik
Seorang perempuan umur 21 tahun datang bersama suaminya ke BPM. Mengatakan ingin ber-KB. Hasil anamnesis: baru menikah 1 bulan yang lalu dan ingin menunda kehamilan selama 2 tahun. KU baik, TD 110/80 mmHg, N 86x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C, tidak ada tanda-tanda kehamilan, plano test (-). Alat kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Pil
IUD
MOW
Kondom
MAL
Seorang perempuan, umur 28 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat. Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Mencabut IUD
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan terapi hormon
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 30 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat, plano test (-). Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Mencabut IUD
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan terapi hormonm
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 32 tahun, akseptor IUD, datang ke BPM dengan keluhan sejak 2 bulan yang lalu tidak haid. Hasil anamnesis: nyeri perut bagian bawah, perut terasa membesar. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, palpasi TFU belum teraba, inspekulo benang IUD masih terlihat, plano test (+). Tindakan awal apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Mencabut IUD
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan terapi hormon
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 35 tahun, P3A0, akseptor KB pil, datang ke BPM karena lupa minum pil selama 2 hari berturut-turut. Hasil anamnesis: 10 jam yang lalu sudah berhubungan dengan suaminya, ibu merasa khawatir takut hamil. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit, SB 36,7°C. Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Memberi suntikan KB
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan kontrasepsi darurat
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 25 tahun, akseptor KB pil, datang ke BPM dengan keluhan selama 3 bulan ini mengeluarkan bercak darah berwarna merah kecoklatan dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, N 82x/menit, R 24x/menit, SB 36,5°C, tidak ada masa pada abdomen, tampak bercak darah (+). Efek samping apakah yang sedang dialami pada kasus tersebut?
Spotting
Menoragia
Metroragia
Haemoragia
Menometroragia
Seorang perempuan, umur 28 tahun, akseptor KB pil, datang ke BPM dengan keluhan selama 3 bulan ini mengeluarkan bercak darah berwarna merah kecoklatan dari jalan lahir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, N 90x/menit, R 24x/menit, SB 36,6°C, tidak ada masa pada abdomen, tampak bercak darah (+).Tindakan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Mengganti metode kontrasepsi
Memberikan konseling
Melakukan tes kehamilan
Memberikan kontrasepsi darurat
Merujuk ke dokter kandungan
Seorang perempuan, umur 23 tahun, akseptor KB pil, datang bersama keluarga ke Puskesmas dengan keluhan muntah. Hasil anamnesis: baru menggunakan pil 3 bulan yang lalu, mual muntah disertai diare, tidak memakan makanan yang menyebabkan diare. Hasil pemeriksaan: KU ibu baik, TD 100/60 mmHg, N 74x/menit, R 28x/menit, SB 37,°C, tidak teraba masa pada abdomen. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Anjurkan untuk berhenti minum pil
Rawat inap untuk observasi fisik
Memberikan obat anti mual
Mengganti kontrasepsi
Rujuk ke RS
Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A0, akseptor KB pil, datang bersama suami ke RS dengan keluhan lupa minum pil 2 hari. Hasil anamnesis: anak terkecil 3 tahun, menstruasi teratur setiap bulan, ibu merasa khawatir. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/70 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit, SB 36,8°C, tidak ada massa pada abdomen. Rencana asuhan apakah yang paling tepat dilakukan pada kasus tersebut?
Lanjutkan minum pil sesuai jadwal
Ganti metode kontrasepsi
Minum 2 pil sekaligus
Minum 1 pil sekaligus
Berhenti minum pil
Seorang perempuan, umur 28 tahun, datang ke BPM dengan keluhan kapsul implant keluar. Hasil anamnesis: pemasangan KB implant dilakukan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/80 mmHg, R 20 x/menit, N 88 x/menit, SB 36,6°C, tampak kapsul implant di ujung luka pemasangan, tidak ada tanda infeksi. Klien mengatakan masih ingin menggunakan metode kontrasepsi implant. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Konseling pasca pemasangan
Menyarankan untuk mengganti metode
Mencabut dan mengganti kapsul implant
Kolaborasi dengan dokter untuk penangannnya
Membiarkan kapsul implant dan segera rujuk ke RS
Seorang perempuan, umur 24 tahun, datang ke Puskesmas dengan keluhan daerah tempat insersi implant terasa nyeri, merah, bengkak, tidak bernanah. Hasil anamnesis: pemasangan KB implant dilakukan 2 hari yang lalu. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 110/80 mmHg, R 20 x/menit, N 88 x/menit, SB 38,5°C, terlihat tanda infeksi. Klien mengatakan masih ingin menggunakan metode kontrasepsi implant. Tindakan apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Bersihkan daerah insersi dengan sabun dan air atau antiseptic, berikan antibiotik yang sesuai untuk 7 hari
Cabut implan dan pasang yang baru pada sisi lengan yang lain
Cabut implant dan ganti cara
Jelaskan bahwa hal tersebut tidak apa-apa dan biasa terjadi setelah pemasangan implant
Balut luka pada lengan ibu dengan menggunakan kassa betadine
Seorang perempuan, umur 26 tahun, P2A0, nifas 6 minggu datang ke BPM untuk konsultasi. Hasil anamnesis: tidak cocok menggunakan metode hormonal, riwayat infeksi panggul, dismenorhoe, suami bekerja di luar kota, berencana memberikan ASI eksklusif, sudah mendapatkan haid dan belum berhubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD 120/70 mmHg, N 80 x/menit, SB 37°C, R 20 x/menit, TFU tidak teraba. Metode kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
MAL
AKDR
Kondom
Metode kalender
Senggama terputus
Seorang perempuan, umur 25 tahun, P2A0, nifas 6 minggu dan menyusui bayinya secara eksklusif, datang ke BPM untuk konsultasi KB. Hasil anamnesis: riwayat infeksi panggul, dismenorhoe, belum haid dan belum berhubungan seksual. Hasil pemeriksaan: KU baik, TD
170/100 mmHg, N 80 x/menit, SB 37°C, R 20 x/menit, TFU tidak teraba. Metode kontrasepsi apakah yang tepat pada kasus tersebut?
MAL
AKDR
AKBK
Suntik
Pil
Seorang perempuan, umur 40 tahun, P6A1, datang ke BPM bersama suaminya untuk berkonsultasi mengenai metode KB. Hasil anamnesis: menstruasi teratur, siklus 28 hari, anak terkecil 2 tahun, memiliki riwayat preeklamsia dan perdarahan postpartum serta berencana tidak ingin menambah anak. Hasil pemeriksaan: TD 120/80 mmHg, N 82 x/ menit, R 20 x/menit, abdomen tidak teraba massa. Metode kontrasepsi apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
AKDR
AKBK
Suntik
MOW
Kondom
Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 datang ke BPM. Ia ingin menggunakan KB, anak terakhir umur 3 bulan dan ibu sedang menyusui bayinya. Hasil anamnesis TD 120/80 mmhg, R 22x/m, N 80 x/m, SB 36,5°C. Jenis kontrasepsi yang tepat digunakan pada kasus tersebut diatas adalah?
Suntik Kombinasi
Kondom
Mini pil
Implant
Pil kombinasi
Seorang perempuan umur 28 tahun P2A0 datang ke BPM. Hasil anamnesis klien menggunakan KB AKDR sejak 3 tahun yang lalu sampai sekarang. Klien ingin mengontrol benang AKDR. TD 120/80 mmhg, R 24 x/m, N 90 x/m, SB 36,5°C. Kontraindikasi dari metode kontrasepsi AKDR adalah?
Sakit kepala
Tekanan darah tinggi
Varices
Belum pernah melahirkan
Pernah mengalami pembekuan darah
Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 datang ke BPM pada tanggal 20 Januari 2021. Mengatakan ingin menggunakan metode kontrasepsi suntikan yang tidak mengganggu produksi ASi. Hasil anamnesis anak umur 6 bulan, haid hari ketiga. Ku baik, TD 100/80 mmhg, R 24 x/m, N 82 x/m, SB 36°C dan telah diberikan suntikan KB 3 bulan oleh bidan. Tanggal penyuntikan kembali adalah?
13 Februari 2021
17 Februari 2021
13 April 2021
17 April 2021
13 Maret 2021
Seorang perempuan umur 30 tahun P2A0 datang ke BPM pada tanggal 15 Maret 2021. Mengatakan ingin menggunakan metode kontrasepsi suntikan. Hasil anamnesis anak umur 3 bulan, tidak menyusi bayinya secara eksklusif, haid hari kelima. Ku baik, TD 110/80 mmhg, R 22 x/m, N 86 x/m, SB 36°C dan telah diberikan suntikan KB 1 bulan oleh bidan. Tanggal penyuntikan kembali adalah?
8 April 2021
12 April 2021
12 Mei 2021
8 Juni 2021
12 Juni 2021
Seorang perempuan, usia 35 tahun P2A0, datang ke puskesmas untuk ber KB. Hasil pengkajian pasien belum pernah ber KB. Pada dokumtentasi bidan menggaris bawahi usia pasien. Apakah alasan bidan menganggap usia peting di perhatikan pada kasus tersebut?
Usia 35 tahunan batas resiko
Pasien terlambat ber KB
Pasien belum pernah ber KB
Karena pasien sudah memiliki 2 anak
Untuk penentuan alternative KB yang di pilih
Seorang perempuan berusia 28 tahun P3A0 datang ke BPM. Mengatakan ingin menggunakan kontrasepsi jangka panjang AKDR untuk tidak memiliki anak lagi. Hasil pemeriksaan plano test (-) dan sedang haid hari ke 3. Apakah tindakkan awal di lakukan bidan tersebut?
Melakukan pemasangan AKDR
Memberikan informed consent KB AKDR
Memberi konseling AKDR
Mempersiapkan peralatan AKDR
Memberikan informed choice kontrasepsi
Seorang perempuan usia 26 tahun P1A0 datang keklinik telah melahirkan 6 bulan lalu, belum ber-KB, ingin memakai alat kontrasepsi dan sedang menyusui. Hasil pemeriksaaan TD 100/70mmHg, planotest (-). Apakah tindakan yang paling utama dilakukan bidan pada perempuan tersebut?
Pemeriksaan fisik pada klien
Pemberian alat kontrasepsi KB pada klien
Lakukan konseling KB pada klien
Memberikan informed choice pada klien
Memberikan informed consent pada klien
Seorang perempuan 21 tahun, menikah 1 bulan yang lalu datang ke klinik bersalin. Dengan keluhan belum ingin memiliki anak, suami bekerja di luar kota dan akan menggunakan KB kondom. Dari hasil anamnesa suami mempunyai riwayat ejakulasi dini. Apakah efek samping utama pada penggunaan KB tersebut?
Ekspulsi
Keputihan
Reaksi alergi
Infeksi saluran uretera
Timbul cairan vagina yang berbau
Seorang perempuan usia 26 tahun P2A0. Mengatakan anak ke 2 berusia 2 bulan, masih menyusui dan belum mendapatkan haid. Datang ke bidan dengan maksud ingin ber KB yang tidak mengganggu kelancaran ASI, hasil pemeriksaan TTV normal. Apakah konseling kontrasepsi yang tepat diberikan bidan pada kasus tersebut?
Kontrasepsi mantap
Implant
Suntikan
Pil kombinasi
MAL sampai bayi berusia 6 bulan
Seorang perempuan umur 24 tahun P1A0, anak umur 6 bulan, datang ke BPM ingin menggunakan kontrasepsi suntik 3 bulanan. Dari hasil anamnesa saat ini sedang haid hari ke2. Hasil pemeriksaan TD 110/70 mmhg, nadi 80x/menit, respirasi 20x/menit, suhu 37°C. Kapan waktu pemberian kontrasepsi yang tepat pada kasus diatas?
Saat itu juga
1 minggu lagi
2 minggu lagi
3 minggu lagi
Haid yang akan datang
Seorang perempuan umur 42 tahun P6A1. Mengatakan 1 bulan post partum anak ke 6 dan ingin menggunakan metode kontrasespi. Dari hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, N 80x/menit, R 24x/menit. Apakah metode kontrasepsi yang sebaiknya disarankan untuk perempuan tersebut?
Kontrasepsi sederhana tanpa alat
Kontrasepsi sederhana dengan alat
Kontrasepsi hormonal
Kontrasepsi non hormonal
Kontrasepsi mantap
Pasangan suami istri umur 45 tahun dan 35 tahun sudah mempunyai 6 anak. Anak terkecil umur 1 tahun. Datang ke BPM untuk konsultasi mengenai kontrasepsi pria yang efektifitasnya tinggi. Bidan menyarankan untuk menggunakan metode KB MOP. Dimanakah tempat pelayanan yang dapat melaksanakan tindakan kontrasepsi tersebut?
Klinik
Rumah sakit
Poskesdes
Puskesmas
Bidan praktek mandiri
Seorang perempuan umur 26 tahun anak 1 umur 2 tahun, datang ke bidan praktik mandiri ingin menggunakan kontrasepsi IUD. Hasil pemeriksaan dalam batas normal. Bagaimanakah cara kerja dari alat kontrasepsi yang akan digunakan pada kasus tersebut ?
Menekan ovulasi
Mencegah implantasi
Mengentalkan lendir servik
Membuat endometrium menjadi atrofi
Menghambat pertemuan sperma dan ovum
Seorang perempuan umur 20 tahun anak 1 umur 1,5 tahun. akseptor KB implan sejak 10 bulan. Datang ke bidan praktik mandiri menyatakan 3 bulan mengeluarkan darah bercak hitam dari jalan lahir dan berlanjut perdarahan lebih banyak, tetapi ibu tetap ingin menggunakan implant. Hasil pemeriksaan dalam batas normal. Tindakan apakah yang harus dilakukan oleh bidan dalam kasus diatas?
Berikan ibuprofen 3 x 800 mg selama 5 hari
Berikan pil kombinasi 2 tablet selama 5 hari
Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 400 mg selama 3 hari
Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 800 mg selama 3 hari
Berikan pil kombinasi 1 siklus atau ibuprofen 3 x 800 mg selama 5 hari
Seorang perempuan umur 27 tahun P2A0 belum ingin hamil lagi datang ke BPM mengatakan tadi malam baru melakukan hubungan sesksual pada masa subur padahal ia tidak menggunakan alat kontrasepsi. Apakah tindakan bidan pada kasus diatas?
Menunda kehamilan
Morning after pil
Berikan kontrasepsi suntik
Berikan kontrasepsi darurat
Kontrasepsi pil mini
Seorang perempuan berusia 42 tahun P6A0, datang ke bidan dan mengatakan ingin ber KB tetapi dilarang oleh suaminya. Haid masih teratur dan ingin punya anak lagi karena menurutnya banyak anak banyak rezeki. Hasil pemeriksaan TD 130/90 mmHg, N 88x/menit, SB 36,7°C. Sikap bidan dalam menghadapi klien tersebut adalah?
Dipaksa untuk ber KB
Membiarkan ibu memilih
Mendukung keputusan ibu
Memberikan konseling resiko kehamilan
Memberikan masukan untuk komunikasi dengan suami
Seorang perempuan umur 44 tahun P5A0 datang ke BPM mengatakan dianjurkan suaminya untuk ber-KB karena haid masih teratur dan takut hamil lagi. Pemeriksaan TD 120/80, N 88 x/mnt, SB 36,5°C. Metode kontrasepsi apa yang cocok digunakan klien tersebut?
Pil KB
Suntik KB
Kondom
AKDR
MOW
Sepasang suami istri usia 25 tahun, P1A0 datang ke BPM ingin menjadi akseptor KB. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 78 kg, TD 120/80 mmHg, usia anak 5 bulan. Klien mengatakan siklus haid sebelum hamil tidak teratur, dan tidak ada riwayat penyakit radang panggul. Metode kontrasepsi apa yang paling cocok untuk pasangan tersebut?
Pil
AKDR
Suntik
Implant
Kondom
Seorang perempuan usia 33 tahun dan suaminya datang ke BPM. Mengatakan biasa menggunakan kontrasepsi kondom namun semalam melakukan hubungan seksual tanpa kondom karena kehabisan. Saat ini ibu tersebut berada pada siklus haid hari kesepuluh. Pagi ini klien datang ke bidan minta bantuan agar tidak hamil. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 52kg dan TD 110/80 mmHg. Apakah alat kontrasepsi yang tepat untuk ibu tersebut?
AKBK
Pil progestin
Pil Kombinasi
Suntik progestin
Kontrasepsi darurat pil
Seorang perempuan usia 28 tahun P2 A0 datang ke BPM PMB untuk pemasangan implant dan sekarang dalam kondisi sehat. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 54kg, TD 110/80, riwayat kesehatan tidak ada penyakit hipertensi maupun jantung. Apakah informasi kontrasepsi yang menguntungkan disampaikan pada ibu tersebut?
Bisa dilayani di daerah pedesaan
Berat badan bertambah
Payudara tegang
Dipakai 3 tahun
Biaya ringan
Seorang laki-laki usia 50 tahun didampingi oleh istrinya datang ke rumah sakit datang membawa surat rujukan dari Puskesmas untuk dilakukan vasektomi. Apakah bagian alat reproduksi laki-laki yang dipotong dalam proses tersebut?
Ureter
Testis
Skrotum
Epididimis
Vas deferens
Seorang perempuan berusia 30 tahun P1A0 datang ke polindes baru saja melahirkan 6 minggu yang lalu dan memberikan ASI eksklusif. Ibu ingin menunda kehamilan, ingin menggunakan alat kontrasepsi dan ingin ber-KB secara alami. Siklus menstruasi ibu biasanya tidak teratur. Apakah Metode kontrasepsi yang sesuai dipakai pada kasus tersebut?
Metode Barier
Metode Kalender
Senggama Terputus
Metode Amenore Laktasi
Metode Keluarga Berencana Alamiah
Seorang perempuan berusia 37 tahun, P3A0, telah melahirkan 9 minggu yang lalu, datang ke bidan ingin menggunakan KB, sekarang ibu sudah mendapatkan menstruasi hari ke 3, ibu seorang perokok aktif > 15 batang per hari dan memiliki riwayat infeksi saluran reproduksi. Ibu tidak ingin memiliki anak lagi tetapi ibu tidak mau mengikuti kontrasepsi mantap. Hasil pemeriksaan BB 54kg, TD 120/80 mmHg. Apakah alat kontrasepsi apa yang tepat diberikan?
AKDR
AKBK
Pil Kombinasi
Suntikan progestin
Suntikan kombinasi
Seorang perempuan berusia 25 tahun P1A0 dengan umur anak 7 bulan. Bersama suami datang ke bidan ingin ber-KB tetapi tidak mau ikut KB IUD. Menstruasi ibu tidak teratur sejak masa remaja. Hasil pemeriksaan didapatkan BB 52kg, TD 110/80mmHg. Apakah Konseling alkon yang paling tepat diberikan bidan kepada pasangan tersebut?
Implant
Kontrasepsi mantap
Alat kontrasepsi sederhana
Cara menentukan masa subur
Alat kontrasepsi pasca sanggama
Seorang perempuan umur 25 tahun P1A0 usia anak 1 bulan datang ke BPM ingin KB suntik yang tidak mengganggu produksi ASI. Kandungan hormon apakah yang bisa digunakan pada kontrasepsi tersebut?
Estrogen
Progesteron
Estrogen dan progesteron
Anti androgen
FSH dan LH
Seorang perempuan umur 33 tahun P2A0 datang ke BPM ingin mengikuti KB. Mengatakan anak terakhir usia 1 tahun dan masih minum ASI. Hasil pengkajian ibu mempunyai riwayat penyakit kanker payudara, BB: 60kg, TD 1200/80 mmHg. Apakah jenis kontrasepsi yang cocok untuk kasus tersebut?
Minipil
Pil kombinasi
Suntikan DMPA
AKDR
AKBK
Seorang perempuan umur 28 tahun P1A0, usia anak 3 tahun, datang ke BPM ingin menggunakan KB suntik1 bulan. Apakah kandungan hormone yang ada dalam alat kontrasepsi tersebut?
5 mg Noretindron enantat dan 25 mg estradiol valerat
Estrogen
Estrogen dan Progesteron
25 mg Noretindron enantat dan 0,5 mg estradiol valerat
Progesteron
Seorang perempuan berumur 38 tahun, P2A0, postpartum hari pertama, ingin menjadi akseptor kontrasepsi tubektomi. Kapankah waktu pelaksanaan tubektomi yang terbaik pada kasus diatas?
Pasca persalinan < 48 jam
Pasca persalinan < 6 minggu
Setelah 6 minggu postpartum
Setiap waktu selama siklus menstruasi apabila diyakini tidak hamil
Hari ke-6 s/d ke-13 siklus menstruuasi (fase proliferasi)
Seorang perempuan usia 21 tahun P1A0 usia anak 1 tahun datang ke BPM ingin konsultasi alat kontrasepsi. Hasil pemeriksaan TD : 120/80 mmHg, KU ibu baik, tidak ditemukan kelainan pada alat reproduksinya, ingin menggunakan alat kontrasepasi yang sekaligus bisa mencegah PMS, ibu mengatakan suaminya kerja diluar kota. Apakah alat kontrasepsi yang bisa diberikan bidan sesuai kondisi ibu?
IUD
Kondom
Implant
Suntik kombinasi
Pil kombinasi
Seorang perempuan, P2A0, umur 30 tahun, datang ke Puskesmas, mengatakan ingin mengganti kontrasepsinya. Sebelumnya menggunakan suntikan 3 bulanan dan sekarang ingin memakai kontrasepsi IUD. Ibu mengatakan belum haid setelah berhenti menggunakan suntikan sejak 1 bulan yang lalu. Berdasarkan hasil pemeriksaan TD 150/100 mmHg. Apakah asuhan kebidanan yang tepat dilakukan pada klien tersebut?
Memasangan KB IUD sesegera mungkin pada klien
Melakukan konseling tentang jenis-jenis kontrasepsi
Menganjurkan klien untuk menurunkan tekanan darahnya terlebih dahulu
Melakukan Pemeriksaan Plano Test pada klien
Menunggu sampai datang haid untuk mengganti jenis kontrasepsi
Seorang perempuan usia 24 tahun P2A0 datang ke Praktik Mandiri Bidan ingin menjadi akseptor KB. Hasil anamnese anak terakhir umur 1 bulan, ibu tidak ada riwayat hipertensi, tidak ada infeksi alat genital, namun siklus haidnya tidak teratur. Hasil pemeriksaan: BB 57kg, TD 110/80, suhu 36°C. Ibu tidak menghendaki metode hormonal dan menginginkan penggunaan jangka panjang. Metode kontrasepsi apa yang sesuai untuk ibu tersebut?
Pil mini
IUD
Suntik
Implant
Kondom
Seorang perempuan usia 28 tahun, akseptor pil KB kombinasi datang ke BPM dengan keluhan mengeluarkan perdarahan bercak sejak 10 hari yang lalu, klien merasa terganggu dengan kondisinya. Klien menggunakan KB pil sejak 2 bulan yang lalu. Apakah yang dilakukan oleh bidan untuk menangani kasus tersebut?
Menganjurkan ibu untuk menggunakan alat kontrasepsi yang lain
Menganjurkan ibu untuk sementara menggunakan kondom bila ingin melakukan hubungan seksual
Memberikan tablet Fe
Memberikan terapi pil kombinasi dosis estrogen lebih rendah
Menjelaskan bahwa perdarahan bercak merupakan hal biasa pada 3 bulan pertama pemakaian
Seorang perempuan berusia 33 tahun akseptor KB IUD selama 6 tahun akan melepas alat kontrasepsi karena ingin mengganti alat kontrasepsi. Akseptor sudah berada dalam ruangan tindakan kebidanan dan sudah merasa siap. Akseptor dibimbing naik ke atas meja ginekologi dan diposisikan litotomi. Tindakan apakah yang selanjutnya harus dilakukan oleh bidan?
Memberikan konseling pencabutan IUD
Melakukan inform consent
Periksa genetalia eksterna
Mengusap serviks dan vagina dengan larutan anti septic 2 sampai 3 kali
Memasukkan sonde uterus
Seorang perempuan berusia 40 tahun P4A0 datang ke Praktik Mandiri Bidan Klien ingin menggunakan metode kontrasepsi jangka panjang AKDR agar tidak memiliki anak lagi. Hasil pemeriksaan plano test (-) dan klien sedang haid hari ke-3. Apa tindakan awal yang dilakukan bidan pada kasus tersebut?
Melakukan pemasangan AKDR
Memberikan konseling tentang metode kontrasepsi AKDR
Memberikan konseling peralatan AKDR
Mempersiapkan peralatan AKDR
Memberikan informed choice kontrasepsi
Seorang perempuan umur 30 tahun P4A0 datang ke Puskesmas untuk ikut program KB. Hasil anamnesa: suami mendukung untuk tidak punya anak lagi, menyusui, umur anak terkecil 6 bulan, haid hari ke-3. Hasil pemeriksaan TD 120/80 mmHg, R 24 x/mnt, N 80 x/mnt, SB 36,5°C. Metode kontrasepsi apa yang paling dianjurkan pada kasus tersebut?
Pil
AKBK
AKDR
Suntik
Kontap
Seorang perempuan umur 21 tahun bersama calon suami datang ke BPM untuk konseling pra nikah. Mereka akan menikah tanggal 1 April 2021. Namun ia bersama calon suami menginginkan selama 3 tahun perkawinan belum ingin punya anak. Pasangan tersebut tidak tahu harus memilih alat kontrasepsi apa. Sekarang tanggal 25 Maret 2021 adalah hari pertama haid. Pilihan alat kontrasepsi yang tepat bagi calon pasangan tersebut adalah yang bersifat?
Efektif permanen
Sederhana
Reversible
Alami
Jangka panjang
Seorang perempuan 45 tahun P4A0 dan Suami 50 tahun datang ke BPM ingin mendapatkan informasi tentang metode kontrasepsi. Klien tidak ingin hamil lagi karena menderita penyakit jantung yang berat. Klien ingin suaminya yang mengikuti program KB. Jenis kontrasepsi yang sesuai adalah?
Vasektomi
Tubektomi
IUD
Implant
Suntik
Seorang perempuan umur 38 tahun P4A1 datang ke Puskesmas umtuk menjadi akseptor KB. Hasil anamnesis: tidak mau hamil lagi, takut operasi, haid hari ke-3, riwayat kehamilan yang lalu karena gagal KB pil. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 82 x/mnt, R 22 x/mnt, SB 36°C. Jenis kontrasepsi yang paling dianjurkan pada kasus tersebut adalah?
AKDR
AKBK
Suntik
KB pantang berkala
Tubektomi
Seorang bidan sedang melakukan pemasangan AKBK pada seorang calon akseptor pada suatu acara KB safari di desa. Total 40 orang akan dipasang AKBK. Cuaca panas sehingga dilakukan di balai desa. Ketika akan dimasukkan trocar, tiba-tiba seorang pasien menolak dan tidak mau dipasang. Faktor utama penyebab penolakan pada kasus tersebut adala?
Tipe pasien yang tidak kooperatif
Jumlah calon akseptor yang ramai
Kegagalan konseling pra pemasangan
Situasi lingkungan yang kurang nyaman
Kurang koordinasi antar panitia pelaksana
Seorang perempuan umur 37 tahun P5A0 akseptor KB suntik datang ke BPM untuk ganti cara KB. Hasil anamnesis: kontrasepsi terakhir suntuk KB 3 bulan, saat ini belum tahu apakah ibu ingin punya anak lagi, haid hari ke-3, anak terkecil umur 2 tahun. Hasil pemeriksaan: TD 110/80, N 88 x/mnt, R 24 x/mnt, SB 36,5°C. Konseling apakah yang paling tepat pada kasus tersebut?
Kontrasepsi jangka panjang
Kontrasepsi non hormonal
Efek samping alkon
Keterbatasan kontap
KB alamiah
Nn. Y usia 20 tahun akan menikah tanggal 25 Maret 2021. Namun Nn. Y bersama calon suami menginginkan selama 2 tahun perkawinan belum ingin punya anak. Pasangan tersebut tidak tahu harus memilih alakon apa. Sekarang tanggal 20 Maret 2021 hari pertama haid. Nn. Y dan calon suaminya datang ke BPM untuk konseling pra nikah. Nn. Y disarankan untuk tidak memakai alkon?
Pil
Suntik KB 3 bulan
Spermisid
Kondom
Senggama terputus
Ny. O 23 tahun P1A0 post partum 6 minggu dan belum pernah haid, menyusui secara eksklusif. Datang ke Puskesmas untuk berkonsultasi tentang metode KB yang tepat. Ny. O merasa takut menggunakan metode kontrasepsi karena issue-issue yang beredar. Hasil pemeriksaan: TD 110/80 mmHg, N 86 x/mnt, R 20 x/mnt, SB 36,3°C. Tindakan utama yang sebaiknya dilakukan bidan adalah?
Menganjurkan Ny O memakai kontrasepsi pil KB
Menganjurkan Ny O memakai kontrasepsi suntik KB
Menyalahkan issue yang beredar tentang alat kontrasepsi
Memberi informasi tentang KB yang tidak menekan produksi ASI
Menyerahkan keputusan kepada klien untuk memilih kontrasepsi
