Wayground logo

Free Printable Worksheets

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

3.9 Laboratorium (PKP 3.13 Lab)

Total questions: 63

Worksheet time: 5mins

Name
Class
Date
1.

Berikut ini merupakan pernyataan yang benar mengenai pelayanan laboratorium klinik, kecuali …

a)

Hasil pemeriksaan yang segera (urgent), seperti dari unit gawat darurat diberikan perhatian khusus.

b)

Reagensia dan bahan-bahan lain yang harus ada untuk pelayanan laboratorium bagi pengguna layanan harus diidentifikasi dan ditetapkan

c)

Tidak ada jangka waktu yang dibutuhkan dalam melaporkan hasil tes laboratorium.

d)

Semua reagensia disimpan sesuai pedoman dari produsen atau instruksi penyimpanan yang ada pada kemasan.

2.

Ditetapkannya indikator dan mekanisme survei kepuasan pegawai terhadap penyelenggaraan KMP, UKM, UKP, laboratorium, dan kefarmasian serta kinerja pelayanan Puskesmas, maka regulasi yang perlu ditelusur oleh surveior pada dokumen Puskesmas adalah;

a)

SK tentang Penetapan Indikator Kepuasan Pegawai

b)

SOP tentang Survei Kepuasan Pegawai

c)

SK tentang Penetapan Indikator Kepuasan Pegawai dan SOP tentang Survei Kepuasan Pegawai

d)

Kerangka acuan kegiatan survei kepuasan pegawai

3.

Standar pengelolaan farmasi di Puskesmas diatur dalam?

a)

Permenkes 74/2016

b)

Permenkes 43/2019

c)

Permenkes 44/2016

d)

Permenkes 37/2012

4.

Indikator yang diminta dalam standar akreditasi puskesmas untuk evaluasi dan tindak lanjut pelayanan laboratorium pada kriteria 3.9.1 adalah :

a)

Kelengkapan isi permintaan pelayanan laboratorium

b)

Waktu tunggu pemeriksaan laboratorium

c)

Waktu pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium

d)

Pelaksanaan pemeriksaan laboratorium dilakukan oleh tenaga analis kesehatan

5.

Pada waktu melakukan telusur dokumen, surveior mendapatkan bukti penetapan rentang nilai normal untuk setiap jenis pemeriksaan laboratorium yang dilaksanakan Klinik . Pada Dokumen mana Surveior menemukan rentang nilai normal tersebaut ?

a)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang rentang Nilai Normal jenis jenis pemeriksaan laboratorium

b)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas Tentang penanggung jawab petugas labor

c)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas Tentang penyimpanan Reagensia Standart Operasional Prosedur Pemeriksaan laboratorium Klini

d)

Waktu pelaporan hasil pemeriksaan laboratorium

6.

Pada waktu melakukan telusur dokumen, pada Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang petugas yang bertanggung jawab yang melakukan Pelayanan Laboratorium. Apa kriteria petugas sebagai penanggung jawab  laboratorium sebaiknya?

a)

Analis laboratorium

b)

Petugas yg sudah dimagangkan

c)

Sanitarian  

d)

Bidan

7.

H-7 pelaksanaan survei daring, puskesmas telah mengunggah dokumen regulasi PMI dan PME lengkap, baik SK maupaun SOP. Pada saat wawancara ternyata petugas tidak memahami apa itu PMI dan PME. Apa yang harus dilakukan surveior?

a)

Memberikan pemahaman PMI dan PME pada saat klarifikasi dan masukan pada survei luring

b)

Wawancara mendalam petugas siapa sebetulnya yang menyusun SOP PMI dan PME

c)

Memberikan skor 0

d)

Wawancara kepala puskesmas tentang penyebab PMI dan PME tidak dilakukan

8.

Pada saat survei di suatu puskesmas, seorang surveior mendapatkan dokumen bukti pelaksanaan kontrol analitik dalam kegiatan PMI. Kontrol analitik merupakan monitoring proses analitik melakukan uji ketelitian dan ketepatan dengan menggunakan bahan kontrol. Apa saja periode pada kontrol analitik?

a)

Periode Pendahuluan, Periode Kontrol dan Periode pencatatan data pasien hasil pemeriksaan

b)

Periode Pendahuluan, Periode Kontrol dan Periode Penyimpanan spesimen

c)

Periode Pendahuluan, Periode Kontrol dan Periode pengambilan spesimen.

d)

Periode Pendahuluan, Periode Kontrol dan Periode Evaluasi hasil uji ketelitian.

9.

Dalam bertugas seorang petugas laboratoium melakukan kecerobohan sehingga reagensia yang harusnya tersimpan sesuai pedoman tertumpah ke lantai . Apa yang harus dilakukan petugas dalam menangani tumpahan reagensia tersebut ?

a)

Membersihkan tumpahan reagensia dengan Spill Kit yang tersedia

b)

Langsung membersihkan dengan tissue

c)

Membersihkan dengan deterjent

d)

Disiram dengan air

10.

Kegiatan PMI ini berupa kontrol pra-analitik, kontrol analitik dan kontrol paska-analitik. Apa saja kegiatan yang dilakukan pada tahap kontrol pra-analitik?

a)

Persiapan spesimen, Pengambilan dan penanganan spesimen, Penyimpanan dan transportasi spesimen. Tentukan nilai dasar yg merupakan nilai rujukan

b)

Persiapan spesimen, Pengambilan dan penanganan spesimen, Penyimpanan dan transportasi spesimen Evaluasi hasil uji ketelitian

c)

Persiapan spesimen, Pengambilan dan penanganan spesimen, Penyimpanan dan transportasi spesimen, Identifikasi dan pencatatan pasien

d)

Persiapan spesimen, Pengambilan dan penanganan spesimen, Penyimpanan dan transportasi spesimen Periode kontrol.

11.

PMI dilakukan setiap siklus pemeriksaan lab dan PME secara periodik. Bila pemeriksaan laborat dari luar maka harus ada?

a)

rentang nilai normal

b)

rentang nilai normal dan rentang nilai rujukan

c)

rentang nilai rujukan

d)

tidak dilaporkan rentang nilai

12.

Puskesmas melakukan Upaya Kesehatan Perseorangan, Laboratorium dan Kefarmasian sesuai dengan jenis-jenis pelayanan yang ditetpkan Puskesmas. Upaya apa yang dilakukan Puskesmas untuk menjamin mutu pelayanan laboratorium ?

a)

Menyediakan daftar tindakan yang dilakukan di laboratorium

b)

Melakukan pemeriksaan laboratorium gratis kepada masyarakat

c)

Melakukan pencatatan setiap reagen yang masuk

d)

Pemantapan mutu internal dan pemantapan mutu eksternal

13.

Terkait dengan PMI, langkah-langkah metode pemeriksaan laboratorium penting untuk distandarkan untuk menjaga konsistensi mutu hasil pemeriksaan. Dokumen apa yang harus tersedia?

a)

Kerangka Acuan Kerja / KAK

b)

SOP

c)

Pedoman.

d)

Kebijakan / SK.

14.

KNOWLEDGE KLINIK 3.13 LABORATORIUM KLINIK

Apa klasifikasi laboratorium pada klinik tersebut menurut PMK 411 tahun 2010 tentang Laboratorium Klinik ?

a)

Laboratorium klinik umum madya

b)

Laboratorium klinik umum pratama

c)

Laboratorium klinik umum utama

d)

Laboratorium klinik khusus

15.

Pada sebuah laboratorium Klinik wajib melakukan Pemantapan Mutu Internal (PMI ) dan Pemantapan Mutu Eksternal secara periodik bago Institusi Pemerintah . Institusi pemerintah yang mana boleh melakukan PME ?

a)

Dinas Kesehatan Provinsi

b)

Laboratorium Kesehatan Provinsi

c)

Rumah Sakit Daerah

d)

Dinas Kesehan Kota/ Kabupaten

16.

Perhatikan pernyataan berikut! 1) Terdapat penetapan nilai kritis hasil laboratorium. 2) Terdapat SPO pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis. 3) Terdapat dokumen bukti pelaksanaan pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis. 4) Melaksanakan wawancara dengan petugas laboratorium terkait pelaksanaan prosedur pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis.

Pernyataan tersebut merupakan kelengkapan bukti dari elemen penilaian pelayanan laboratorium pada bagian?

a)

Prosedur pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis.

b)

Prosedur rujukan spesimen dan/atau pengguna layanan, jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik

c)

Pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal (PMI) dan Pemantapan Mutu Eksternal (PME) secara berkala.

d)

Reagensia esensial dan bahan lain tersedia sesuai dengan jenis pelayanan yang ditetapkan, pelabelan dan penyimpanannya

17.

Pada saat Surveior melakukan telusur dokumen prosedur pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis.Surveior menemukan fakta bahwa ada dokumen pencatatan nilai kritis .Dokumen apa yang diminta surveior ?"K"

a)

Rekam Medik Pasien

b)

Catatan petugas

c)

Blanko permintaan Labor

d)

Laporan LB1.

18.

Bila sebuah klinik Pratama Rawat jalan Karena keterbatasan tenaga dan sarana sehingga tidak melaksanakan pemeriksaan laboratorium , sedangkan pasien perlu pemeriksaan laboratorium . Bagaimana sikap petugas dalam menalangi hal tersebut ?"K"

a)

Membuat rujukan sesuai SPO

b)

Meminta pasien mencari klinik sendiri

c)

Tidak dilakukan pemeriksaan labor

d)

Petugas tidak melakukan apa apa

19.

Keberadaan SPO Rujukan spesimen dan/atau pengguna layanan diperlukan jika:"K"

a)

Klinik merupakan klinik rawat inap dan tidak memiliki laboratorium

b)

Klinik merupakan klinik rawat Jalan

c)

Klinik tidak dapat melakukan pemeriksaan laboratorium

d)

Klinik hanya melakukan pelayanan POCT (point of care test)

20.

Pelayanan laboratorium dikelola sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. Pelayanan laboratorium merupakan penunjang untuk penyelenggaraan pelayanan medik di Klinik dan hanya untuk kebutuhan pelayanan di Klinik. Untuk menjaga mutu terhadap pelayanan laboratorium apa saja yang wajib dilakukan oleh klinik?"K"

a)

Menjaga kondisi ruangan

b)

Memperhatikan terhadap hasil yang khusus untuk segera dilaporkan

c)

Menetapkan jangka waktu yang dibutuhkan untuk melaporkan hasil tes laboratorium

d)

Melakukan PMI setiap siklus pemeriksaan dan PME secara periodic

21.

Klinik apa saja yang harus menyelenggarakan pemeriksaan laboratorium? "K"

a)

Seluruh klinik rawat jalan baik pratama dan utamax

b)

Seluruh klinik utama baik rawat jalan dan rawat inap

c)

Seluruh klinik pratama baik rawat jalan dan rawat inap

d)

Seluruh klinik rawat inap baik pratama dan utama

22.

Yang benar tentang TDD pada standar pelayanan laboratorium di klinik: "K"

a)

DD diberlakukan jika tersedia pelayanan laboratorium

b)

TDD diberlakukan pada klinik rawat inap

c)

TDD tidak diberlakukan jika ada pelayanan POCT

d)

TDD tidak diberlakukan pada klinik rawat jalan

23.

Pada klinik tersebut, maka apa saja yang harus dipastikan tersedia oleh klinik tersebut?"K"

a)

Ada prosedur rujukan spesimen dan/ atau pengguna layanan dan laporan hasil pemeriksaan harus dilengkapi dengan rentang nilai normal dan rentang nilai rujukan

b)

Melaksanakan dan mendokumentasikan PMI dan PME

c)

Menyiapkan kebijakan dan prosedur mengenai pemeriksaan laboratorium

d)

Menetapkan nilai normal dan rentang nilai rujukan pemeriksaan laboratorium

24.

Klinik X tidak memiliki laboratorium. Apakah jenis klinik X bila hal ini diperbolehkan? "K"

a)

Klinik pratama dan utama rawat jalan

b)

Klinik pratama rawat inap

c)

Klinik utama rawat inap

d)

Klinik pratama rawat jalan dan klinik pratama rawat inap

25.

Sebuah klinik rawat jalan menyelenggarakan pelayanan laboratorium , dan klinik  Pada Regulasi manakah bisa diliat oleh Surveior ? "K"

a)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang Jenis jenis Pelayanan laboratorium

b)

Pedoman Pelayanan Laboratorium

c)

Kerangka Acuan Kegiatan laboratorium

d)

Dokumen pelayanan laboratorium Klinik

26.

Kelengkapan bukti yang harus dipenuhi dari elemen penilaian penetapan jenis-jenis pelayanan laboratorium yang disediakan adalah …"K"

a)

Terdapat penetapan nilai pelayanan laboratorium yang disediakan

b)

Terdapat SK penetapan jenis-jenis pelayanan laboratorium yang disediakan

c)

   Terdapat SPO rujukan spesimen dan/ atau pengguna layanan

d)

Terdapat dokumen bukti pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal (PMI).

27.

Berikut yang bukan merupakan elemen penilaian pelayanan laboratorium adalah …"K"

a)

Ada bukti reagensia esensial dan bahan lain tersedia sesuai dengan jenis pelayanan yang ditetapkan, pelabelan dan penyimpanannya

b)

Ada prosedur rujukan spesimen dan/ atau pengguna layanan, jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik.

c)

Ada bukti pelaksanaan Pemantapan Mutu Internal (PMI) dan Pemantapan Mutu Eksternal (PME) secara berkala

d)

Ada bukti rekam medis diisi secara lengkap oleh Profesional Pemberi Asuhan (PPA)

28.

Surveior menuliskan rekomendasi berdasarkan atas fakta analisis yang ditemukan pada sebuah klinik utama yang memberikan pelayanan laboratorium yaitu "Lakukan Pelabelan terhadap Rapid Test yang ada di Klinik dan Reagen yang ada di Klinik". Apa fakta dan analisis yang diperoleh oleh surveior saat survei jika mengacu pada rekomendasi yang diberikannya? "K"

a)

Dokumen bukti tersedia Reagensia ialah berupa rapid test, belum disertai dengan pelabelan, namun penyimpanan reagen tersebut telah sesuai prosedur

b)

Telah disertai dengan pelabelan, dan penyimpanan reagen tersebut telah sesuai prosedur

c)

Dokumen bukti tersedia, telah disertai dengan pelabelan, dan penyimpanan reagen tersebut telah sesuai prosedur

d)

Reagen yang tersedia di Klinik hanya rapid test dan di simpan dalam lemari yang terpisah dengan bahan lainnya

29.

Klinik Utama Rawat Jalan memiliki pelayanan hiperbarik, terapi robotic, pelayanan hidroterapi. Klinik tersebut menetapkan regulasi terkait pelayanan yang diberikan. Apa regulasi yang ditetapkan oleh klinik tersebut? "K"

a)

SK penetapan pelayanan risiko tinggi

b)

SK penetapan pelayanan pasien risiko tinggi dan SPO pelayanan pasien risiko tinggi

c)

SK penetapan pelayanan risiko tinggi dan SPO pelayanan risiko tinggi

d)

SK penetapan pelayanan pasien risiko tinggi

30.

Surveior menuliskan rekomendasi berdasarkan atas fakta analisis yang ditemukan pada sebuah Klinik Utama yang memberikan pelayanan laboratorium sebagai berikut: a) Siapkan pencatatan dan pelaporan nilai kritis, b) Buatkan buku/formulir pelaporannya secara lengkap, c) Segera tindklanjuti pelaporannya, d) Tingkatkan pemahaman petugas laboratorium terkait nilai kritis. Apakah fakta dan analisis yang ditemukan untuk Standar 13 EP 6 jika mengacu pada rekomendasi yang diberikan oleh surveior tersebut? "K"

a)

Penetapan nilai Kritis belum tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis belum tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

b)

Penetapan nilai Kritis belum tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis belum tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

c)

Penetapan nilai Kritis tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut tersedia, Pelaporannya ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

d)

Penetapan nilai Kritis tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

31.

Klinik rawat jalan dapat menyelenggarakan pelayanan laboratorium, dengan POCT . POCT atau Point Of Care Testing menurut College of American Pathologist adalah pemeriksaan yang dilakukan di luar lokasi laboratorium menggunakan peralatan yang dapat dibawa dekat dengan pasien untuk mendapatkan hasil segera. Pemeriksaan apa saja yang dapat menggunakan alat POCT ?"K"

a)

glukosa darah

b)

kolesterol darah

c)

gula darah dan kolesterol darah

d)

kadar asam urat, gula darah dan kolesterol darah

32.

Saat surveior melakukan survei pada klinik pratama rawat inap, pada saat telusur dokuen, observasi dan wawancara ditemukan sebagai berikut, klinik menyelenggarakan pelayanan laboratorium, dengan penanggugjawab D3 analis, dalam kebijakan pelayanan laboratorium ditetapkannya jenis pelayanan dan nilai normanya. Pengelolaan reagennya mulai dari pengadaan. penyimpanan dan pemusahannya tidak ditetapkan dalam suatu SPO, Bila terdapat nilai kritis dilaporkan ke peminta pemeriksaan lebih dari 30 menit dari SPO yang telah ditetapkan. Rekomendasi apa yang diberikan pada standar 3.13 EP 2 bila penanggungjawab klinik tidak sesai dengan peraturan yang berlaku?"K"

a)

Penanggungjawab laboratorium klinik dapat D3 analis

b)

Penanggungjawab laboratorium klinik dapat perawat

c)

Penanggungjawab laboratorium klinik pratama minimal dokter

d)

Penanggungjawab laboratorium dapat pemilik klinik

33.

Dalam pelaksanaan pelayanan laboratorium di klinik, salah satu aspek yang sangat penting adalah manajemen mutu hasil pemeriksaan laboratorium. Manakah di bawah ini yang merupakan langkah penting dalam menjaga kualitas hasil pemeriksaan laboratorium?"K"

a)

Melakukan kalibrasi alat laboratorium hanya pada saat ditemukan kesalahan dalam hasil pemeriksaan.

b)

Penyimpanan sampel laboratorium dalam suhu ruangan tanpa perlu memperhatikan jenis sampel yang diuji.

c)

Melakukan kontrol kualitas internal secara berkala dan mengikuti uji banding eksternal untuk memastikan akurasi hasil

d)

Menggunakan  alat  laboratorium  tanpa  memperhatikan  instruksi  pabrik  mengenai pemeliharaan alat

34.

Sebuah Klinik melakukan pemeriksaan laboratorium yang urgent seperti pada kasus kasus diUnit Gawat darurat dan pasien pasien khusus , seorang petugas harus paham tentang nilai kritis laboratorium .Kepada siapakah nilai kritis tersebut harus dilaporkan petugas ?"K"

a)

Hasil Pemeriksaan diberikan ke pasien

b)

Hasil pemeriksaan labor diberikan segera ke Dokter pemeriksa

c)

Hasil pemeriksaan diberikan ke tenaga paramedis yang bertugas saat itu

d)

Dilampirkan di dalam Rekam medik Pasien

35.

Pada sebuah klinik, pemeriksaan terhadap spesimen dapat berisiko infeksi pada petugas , misalnya spesimen sputum dengan kecurigaan tuberculosis dan darah dari pasien dengan kecurigaan HIV/AiDS . Termasuk dalam jenis pemeriksaan apakah kedua hal tersebut diatas ,"K"

a)

Pemeriksaan berisiko tinggi

b)

Pemeriksaan berisiko infeksi

c)

Pemeriksaan berisiko tertular

d)

Pemeriksaan berisiko infeksi dan tertular

36.

Sebuah klinik dalam pemberian pelayanan di Laboratorium terdapat  pemeriksaan berisiko tinggi yaitu pemeriksaan terhadap spesimen yang berisiko infeksi  pada petugas. Contoh spesimen yang berisiko infeksi adalah ?"K"

a)

Spesimen sputum dengan kecurigaan tuberculosis

b)

Darah dari pasien dengan kecurigaan hepatitis B

c)

Darah dari pasien dengan kecurigaan HIV/AIDS dan Specimen sputum dengan kecurigaan tuberculosis

d)

Darah dari pasien dengan kecurigaan hepatitis B, HIV/AIDS

37.

Pada waktu melakukan telusur pada komponen dokumen bukti dan observasi,di klinik pratama rawat inap, surveior menemukan dokumen bukti daftar ketersediaan reagensia esensial dan bahan lain sesuai dengan jenis pelayanan yang ditetapkan. Saat dilakukan observasi dilaboratorium , belum ada pelabelan dan penyimpanan reagens belum tertata dengan baik, yaitu ditempatkan di lemari yang terpapar sinar matahari, ruangan tdk ber AC, tidak memiliki kulkas.  Apa yang di rekomendasikan oleh surveior terhadap fakta dan analisis yang di temukan ?"K"

a)

Lakukan pelabelan dan usulkan untuk pemasangan AC dan pembelian kulkas

b)

Lakukan pelabelan dan usulkan kebutuhan yang diperlukan agar dapat mengelola penyimpanan reagens sesuai perundang undangan.

c)

Usulkan untuk pembelian kulkas dan pemasangan AC

d)

Lakukan pelabelan dan kelola penyimpanan reagens dengan baik

38.

Informasi terperinci yang disiapkan oleh produsen atau manufaktur atau importir dari suatu bahan kimia yang menjelaskan mengenai sifat kimia dan fisika, bahaya yang ada, batas bahaya yang diperbolehkan, cara penanganan yang aman, serta pertolongan pertama dapat dilihat pada?

a)

HMIS

b)

MSDS

c)

HMIG

d)

Emergency Response Guide (ERG)

39.

Apa saja yang diamati oleh surveyor terhadap penyimpanan reagensia yang digunakan di laboratorium klinik tersebut ?"K"

a)

Tempat penyimpanan reagensia dan bahan lain dan MSDS

b)

Ketersediaan reagensia, MSDS, dan bahan lain yang digunakan

c)

Daftar reagensia esensial dan bahan lain yang digunakan, ketersediaan, penyimpanan, pelabelan, dan ketersediaan MSDS

d)

  Daftar reagensia yang digunakan dan ketersediaan MSDS

40.

Seorang laki laki dewasa , umur 44 tahun, dilakukan pemeriksaan glukosa darah di laboratorium klinik pratama rawat jalan. Hasil pemeriksaan, glukosa darah 500 mg/dl. Dalam SK Klinik  tentang rentang nilai kritis, hasil pemeriksaan tersebut termasuk nilai kritis. Nilai kritis adalah hasil pemeriksaan laboratorium yang abnormal dan mengindikasikan kelainan atau gangguan yang dapat mengancam jiwa dan memerlukan perhatian/tindakan. Pelaporan Nilai Kritis adalah mekanisme pelaporan hasil laboratorium yang berpotensi mengancam jiwa yang dilaporkan oleh petugas yang bertanggungjawab. Apa langkah langkah yang dilakukan oleh petugas laboratorium ketika menemukan nilai kritis ?"K"

a)

Melengkapi data pasien dengan cepat dan membawa hasil pemeriksaan kepada dokter/ unit yang merujuk pasien ke Laboratorium

b)

Melengkapi data pasien dengan cepat dan segera membawa hasil pemeriksaan kepada dokter/ unit yang merujuk pasien ke Laboratorium

c)

Melengkapi data pasien dengan cepat dan segera membawa hasil pemeriksaan kepada dokter /unit terkait yang merujuk pasien ke laboratorium, bila dokter tidak ada , melaporkan kondisi tersebut kepada dokter lain, perawat atau bidan yang bertugas di poli saat itu

d)

Melengkapi data pasien dan membawa hasil pemeriksaan kepada dokter /unit terkait yang merujuk pasien ke laboratorium, bila dokter tidak ada , melaporkan kondisi tersebut kepada dokter lain, perawat atau bidan yang bertugas di poli saat itu

41.

laboratorium yang tersedia, adanya nilai normal dan nilai kritis. Berapa lama pelaporan nilai kritis wajib dilaporkan ?"K"

a)

Kurang dari 30 menit

b)

Kurang dari 30 menit

c)

Kurang dari 60 menit

d)

Kurang dari 24 jam

42.

Pada waktu melakukan telusur dokumen, surveior mendapatkan bukt penetapan rentang nilai normal untuk setiap jenis pemeriksaan laboratorium yang dilaksanakan Klinik. Pada Dokumen mana  Surveior menemukan rentang nilai normal tersebaut ? "K"

a)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang rentang Nilai Normal jenis jenis pemeriksaan laboratorium

b)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang penanggung jawab petugas laboratorium

c)

Surat Keputusan Kepala Puskesmas tentang penyimpanan  reagensia

d)

Standar operasional prosedur pemeriksaan laboratorium klinik

43.

Klinik rawat jalan dapat menyelenggarakan pelayanan laboratorium. Pelayanan laboratorium dikelola sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. Hal apa yang perlu diketahui oleh surveior tentang penilaian pelayanan laboratorium?"K"

a)

Penilaian TDD pada Elemen Penilaian 1 bila klinik tidak melaksanakan penyelenggaraan laboratorium

b)

Penilaian 0-10 pada elemen peneliaan 1 bila klinik tidak menyelenggarakan pelayanan laboratorium

c)

Penilaian 0 bila klinik tidak menyelenggaran pelayanan laboratorium pada Elemen Penilaian 1

d)

Penilaian TDD pada Elemen Penilaian 1 yang menyelenggarakan pemeriksaan laboratorium secara POCT

44.

Klinik yang menyelenggarakan pelayanan laboratorium wajib melakukan Pemantapan MUtU Eksternal. Apa bila tidak ada penyelenggara Pemantapan Mutu Eksternal, Dokumen apa yang harus tersedia bahwa laboratorium di klinik melakukan pME?"K"

a)

Meminta sertifikat pME

b)

Meminta hasil QC

c)

Meminta dokumen hasil IJji banding dengan laboratorium lain

d)

Meminta sertifikat Kalibrasi

45.

Laboratorium di dalam klinik tersebut wajib melakukan Pemantapan Mutu Internal (PMI) dalam setiap siklus pemeriksaan laboratorium dan mengikuti program Pemantapan Mutu Eksternal (PME) secara periodik yang diselenggarakan oleh institusi yang ditetapkan oleh pemerintah. Dalam melakukan observasi terhadap pelaksanaan PMI, apa yang dapat dilihat oleh surveior terhadap pelaksanaan PMI?"K"

a)

Angka nilai normal

b)

Catatan hasil pemeriksaan

c)

Daftar nilai kritis

d)

Grafik QC setiap parameter pemeriksaan

46.

Laboratorium di dalam klinik tersebut wajib melakukan Pemantapan Mutu Internal (PMI) dalam setiap siklus pemeriksaan laboratorium dan mengikuti program Pemantapan Mutu Eksternal (PME) secara periodik yang diselenggarakan oleh institusi yang ditetapkan oleh pemerintah. Penanggung jawab klinik perlu menetapkan jangka waktu yang dibutuhkan untuk melaporkan hasil tes laboratorium. Di dalam elemen penilaian di standar tentang laboratorium di tanyakan tentang PMI dan PME, EP ke 7 yang berbunyi:"K"

a)

Ada bukti pelaksanaan PMI dan PME secara berkala

b)

Ada bukti pemeriksaan PMI dan PME secara teratur

c)

Ada bukti pelaksanaan secara berkala tentang PME dan PMI

d)

Ada bukti pelaksanaan PME dan PMI secara berkala

47.

Pelayanan laboratorium pada klinik dikelola sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. Klinik menetapkan jenis-jenis pelayanan laboratorium yang tersedia. Pelayanan laboratorium merupakan penunjang untuk penyelenggaraan pelayanan medik di Klinik dan hanya untuk kebutuhan pelayanan di Klinik.

Apa bukti pelaksanaan pelayanan laboratorium untuk memastikan pemantapan mutu?"K"

a)

Penetapan jenis-jenis pelayanan laboratoriumaku

b)

Dokumen pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis

c)

Pemantapan Mutu Internal (PMI) dan Pemantapan Mutu Eksternal (PME)

d)

Penetapan penaggung jawab laboraotrium sesuai dengan perundang undangan yang berlaku

48.

Pada waktu melakukan telusur pada komponen dokumen bukti dan observasi,di klinik pratama rawat inap, surveior menemukan dokumen bukti daftar ketersediaan reagensia esensial dan bahan lain sesuai dengan jenis pelayanan yang ditetapkan. Saat dilakukan observasi dilaboratorium , belum ada pelabelan dan penyimpanan reagens belum tertata dengan baik, yaitu ditempatkan di lemari yang terpapar sinar matahari, ruangan tdk ber AC, tidak memiliki kulkas. Apa yang di rekomendasikan oleh surveior terhadap fakta dan analisis yang di temukan ?"K"

a)

Lakukan pelabelan dan usulkan untuk pemasangan AC dan pembelian kulkas

b)

Lakukan pelabelan dan usulkan kebutuhan yang diperlukan agar dapat mengelola penyimpanan reagens sesuai perundang undangan.

c)

Usulkan untuk pembelian kulkas dan pemasangan AC

d)

Lakukan pelabelan dan kelola penyimpanan reagens dengan baik

49.

Anda melakukan survei pada sebuah klinik rawat jalan yang tidak menyediakan pelayanan laboratorium maupun pemeriksaan point of care test (POCT). SPO apa yang wajib dimiliki oleh klinik tersebut? "K"

a)

SPO pelaporan, pencatatan dan tindak lanjut hasil laboratorium kritis

b)

SPO rujukan spesimen dan/ atau pengguna layanan

c)

SPO pemantapan mutu internal (PMI)

d)

SPO pelabelan dan penyimpanan reagensia

50.

Apa yang dilakukan oleh surveyor untuk memastikan bahwa pemantapan mutu internal di klinik dilakukan ?"K"

a)

Meminta bukti-bukti dilakukan pemantapan mutu eksternal

b)

Melihat dokumen-dokumen bukti pelaksanaan PMI dan wawancara bagaimana proses PMI dilakukan, meliputi pra-analitik, analitik, dan pasca analitik

c)

Melihat bukti-bukti pelaksanaan PMI dan PME

d)

Melakukan observasi pelaksanaan identifikasi dan pengambilan specimen dengan benar sesuai dengan prosedur

51.

Apa saja yang dilakukan oleh analis pada pra-analitik dalam pelaksanaan pementapan mutu internal ?"K"

a)

Persiapan reagen/media, pipetasi reagen dan sampel, inkubasi, pemeriksaan, pembacaan hasil

b)

Pelaporan hasil

c)

Check permintaan pemeriksaan, persiapan pasien, pengambilan dan penerimaan specimen, penanganan specimen, persiapan sample untuk analisis

d)

Pembacaan dan pelaporan hasil pemeriksaan

52.

Klinik yang disurvei adalah klinik utama rawat inap yang memberikan pelayanan Laboratorium dengan penanggung jawab laboratorium adalah dokter ahli patologi klinik. Jenis pelayanan laboratorium sesuai dengan jenis-jenis pelayanan yang disediakan oleh Klinik. Pada penelusuran komponen regulasi di 3.13 Tidak ada prosedur rujukan spesimen dan/atau pengguna layanan, Jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik. Bagaimana surveior menulis fakta dan analisis yang ditemukan?"K"

a)

Klinik adaah klinik utama rawat inap dengan penanggung jawab lab dr ahli patologi, tidak ada SOP rujukan spesimen dan /atau pengguna layanan jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik

b)

Klinik adalah klinik utama rawat inap dengan pj laboratorium dr ahli patologi, klinik menyediakan pelayanan laboratorium sesuai jenis pelayanan di klinik. Tidak ada SOP rujukan spesimen dan /atau pengguna layanan jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik

c)

Klinik adalah klinik utama rawat inap dengan pj laboratorium dr ahli patologi, klinik menyediakan pelayanan laboratorium sesuai jenis pelayanan di klinik. Oleh karena itu klinik tidak memiliki SOP rujukan spesimen dan /atau

d)

Tidak ada SOP rujukan spesimen dan /atau pengguna layanan jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik

53.

Apa saja yang diamati oleh surveyor terhadap penyimpanan reagensia yang digunakan di laboratorium klinik tersebut ?"K"

a)

Tempat penyimpanan reagensia dan bahan lain dan MSDS

b)

Ketersediaan reagensia, MSDS, dan bahan lain yang digunakan

c)

Daftar reagensia esensial dan bahan lain yang digunakan, ketersediaan, penyimpanan, pelabelan, dan ketersediaan MSDS

d)

Daftar reagensia yang digunakan dan ketersediaan MSDS

54.

penanggung jawabnya adalah Perawat. Pelayanan laboratorium yang diberikan bukan hanya Point of care Testing (POCT).

Apa rekomendasi yang diberikan oleh surveior ? "K"

a)

Lakukan pelatihan ditempat kerja tentang laboratorium bagi perawat tersebut

b)

Hentikan pelayanan laboratorium sampai tersedia tenaga analis lab yang memiliki STR dan SIP

c)

Lakukan penetapan tentang penanggung jawab lab sementara adalah tenaga dokter.

d)

Hentikan pelayanan laboratorium dan usulkan pada pemilik klinik, segera rekrutmen tenaga analis laboratorium

55.

Sebagai seorang surveior TKPP saat melakukan telusur ke sebuah Klinik Utama yang menyediakan pelayanan laboratorium hanya melakukan layanan POCT dan ditemukan hanya dokumen PMI yang dikerjakan secara berkala. Saat dilakukan wawancara kepada petugas untuk dokumen PME tidak tersedia dan petugas tidak paham terkait PME karena layanan yang ada di klinik hanya POCT sehingga dokumen PME tidak dikerjakan secara berkala. Rekomendasi yang dapat dibuat oleh surveior, apabila menemukan fakta seperti tersebut diatas ialah …"K"

a)

Buatkan dokumen bukti pemenuhan pelaksanaan PME secara berkala

b)

Buatkan Dokumen bukti pemenuhan PMI dan PME secara berkala.

c)

Klinik melaksanakan layanan POCT sehingga tidak memerlukan dokumen bukti PME secara berkala.

d)

Buatkan dokumen bukti pelaksanaan PME secara berkala serta tingkatkan pemahaman petugas terkait dengan pelaksanaan

56.

Pada  klinik pratama rawat jalan , pelayanan laboratorium hanya menyelenggarakan POCT ( Point of Care Testing ) , yaitu pemeriksaan glukosa darah dan kolesterol darah. Bagaimana penilaian pemantauan mutu internal dan pemantauan mutu eksternal laboratorium ?"K"

a)

Pemantauan mutu internal tetap dilakukan penilaian

b)

Pemantauan mutu eksternal tidak dapat di terapkan

c)

Pemantauan mutu internal dan eksternal tetap dilakukan penilaian

d)

Pemantauan mutu internal dan eksternal tidak dapat di terapkan

57.

Seorang Surveior TKPP sedang melakukan survei di Klinik X sedang telusur dokumen  Pelayanan Laboratorium dan surveior menyakan bukti reagen essensial dan bahan lain tersedia sesuai dg jenis pelayanan yang ditetapkan pelabelan dan penyimpanannya. Dokumen apa yg surveior minta kepada petugas sebagai panduan penyimpanan dan pembuangan reagensia?"K"

a)

MSDS ( Material Safety Data Sheet )

b)

Buku catatan reagensia

c)

Laporan penyimpanan reagensia

d)

Catatan pengadaan Reagensia

58.

Pelayanan laboratorium dikelola sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. Pelayanan laboratorium merupakan penunjang untuk penyelenggaraan pelayanan medik di Klinik dan hanya untuk kebutuhan pelayanan di Klinik. Jika pemeriksaan dilaksanakan oleh laboratorium di luar klinik. Dokumen apa yang harus dilengkapi?"K"

a)

Sertifikat akreditasi

b)

  Rentang nilai kritis

c)

Rentang nilai normal dan rentang nilai rujukan

d)

Jenis-Jenis pelayanan laboratorium

59.

Jika pemeriksaan pasien dilaksanakan oleh laboratorium di luar klinik, maka laporan hasil pemeriksaan harus dilengkapi dengan?"K"

a)

rentan nilai khusus dan rentan nilai normal

b)

rentang nilai normal dan rentang nilai rujukan

c)

rentan nilai rujukan dan rentan nilai khusus

d)

rentan nilai maksimal dan rentan nilai rujukan

60.

Klinik rawat inap wajib menyelenggarakan pelayanan laboratorium. Pelayanan laboratorium dikelola sesuai dengan kebijakan dan prosedur yang ditetapkan. Apa persyaratan penanggungjawab laboratorium di klinik?"K"

a)

Minimal dokter umum untuk klinik pratama yang menyelenggarakan pelayanan laboratorium

b)

ATLM senior

c)

Perawat

d)

Dokter umum untuk klinik utama yang menyelenggarakan pelayanan laboratorium

61.

Apa yang dilakukan oleh surveyor untuk membuktikan bahwa pelaporan hasil lab kritis dilakukan dengan baik sesuai prosedur pada Standar PKP 13 EP 5 di klinik tersebut ?

a)

Terdapat prosedur pelaporan hasil lab kritis

b)

Terdapat dokumen pencatatan hasil kritis di laboratorium

c)

Terdapat prosedur pelaporan hasil lab kritis, bukti dokumen pelaporan, dan hasil wawancara tentang bagaimana pelaporan dilakukan dan tindak lanjutnya

d)

  Terdapat catatan komunikasi efektif dilakukan oleh petugas laboratorium dengan perawat di rawat inap maupun rawat jalan.

62.

Surveior menuliskan rekomendasi berdasarkan atas fakta analisis yang ditemukan pada sebuah Klinik Utama yang memberikan pelayanan laboratorium sebagai berikut: a) Siapkan pencatatan dan pelaporan nilai kritis, b) Buatkan buku/formulir pelaporannya secara lengkap, c) Segera tindklanjuti pelaporannya, d) Tingkatkan pemahaman petugas laboratorium terkait nilai kritis. Apakah fakta dan analisis yang ditemukan untuk Standar 13 EP 5 jika mengacu pada rekomendasi yang diberikan oleh surveior tersebut?"K"

a)

Penetapan nilai Kritis tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut tersedia. Pelaporannya ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

b)

Penetapan nilai Kritis belum tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis belum tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

c)

Penetapan nilai Kritis tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas kurang paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

d)

Penetapan nilai Kritis belum tersedia, SPO Pelaporan pencatatan dan tindak lanjut hasil lab kritis belum tersedia. D: Dokumen bukti pencatatan dan tindak lanjut belum tersedia, Pelaporannya belum ada, W: 2 Petugas paham menjelaskan tentang prosedur pelaporan lab kritis yang harusnya dilakukan

63.

Jika pemeriksaan dilaksanakan oleh laboratorium diluar klinik, maka laporan hasil peemriksaan harus dilengkapi dengan rentang nilai normal dan rentang nilai rujukan. Ada prosedur rujukan spesimen dan/atau pengguna layanan, jika pemeriksaan laboratorium tidak dapat dilakukan oleh klinik. Prosedur rujukan spesimen dan/pengguna layanan, merupakan isi dari elemen penilaian keberapa?"K"

a)

EP ke 4

b)

EP ke 5

c)

EP ke 6

d)

EP ke 7