wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

Teks Cerita Anekdot 1

Total questions: 10

Worksheet time: 20mins

Name
Class
Date
1.

Kisah Pemulung


Pada siang hari di sebuah kompleks perumahaan yang kelihatan mewah terjadi perdebatan antara Pak RT dan Pak Pemulung. Masalah yang mereka debatkan adalah hal remeh yaitu di lingkungan perumahan itu, memang sudah banyak ditempel papan dengan tulisan “Pemulung Dilarang Masuk”, tetapi masih saja ada pemulung yang tidak menaati aturan tersebut.

Pak RT : “Pak sedang cari apa di tempat sampah itu?”


Pemulung :“Ya, sudah tentu cari barang bekas atau botol plastik yang dapat didaur ulang.”

Pak RT : “Maaf ya Pak, Bapak dapat baca tulisan yang ada di depan pintu gerbang perumahan ini, tidak?”

Pemulung :“Emang tulisannya apa, Pak?”

Pak RT : “Di papan itu tertulis Pemulung Dilarang Masuk, lantas kenapa Bapak nekat masuk di perumahan ini?”

Pemulung : “Yah, Pak RT ini gimana sih… kalau saya bisa baca tulisan yang di papan itu, tentu saya tidak akan jadi pemulung, Pak!”

Pak RT kemudian terdiam membisu dan berpikir bahwa jawaban pemulung itu ada benarnya juga. Pemulung tadi ternyata buta huruf, jelaslah ia tidak bisa baca papan larangan pemulung.


Dari teks anekdot di atas, makna tersiratnya adalah ...

a)

Ternyata masih banyak pemulung disekitar kita.

b)

Ternyata angka buta aksara disekitar kita masih banyak.

c)

Banyak pemulung yang tidak menaati peraturan.

d)

Pemulung dilarang masuk!

e)

Masih banyak orang miskin di sekitar kita!

2.

Berikut yang termasuk struktur teks anekdot adalah ...

a)

Abstrak,orientasi,reaksi,krisis,dan koda

b)

Abstrak,orientasi,aksi,krisis,dan koda

c)

Abstrak,orientasi,reaksi,krisis,dan kode

d)

Abstrak,orientasi,aksi,krisis,dan kode

e)

Abstrak,organisasi,aksi,krisi,dan koda

3.

Cermati kutipan anekdot berikut untuk menjawab soal!

Suatu hari, budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu,malam hari dan hujan turun

dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya

padam. Karena tidak ada penerangan, budi mengikuti lampu belakang mobil

didepannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan budi menabrak mobil

tersebut.

Budi : “ini bukan salah

saya, salah kamu yang berenti

mendadak!”(sambil menantang)

Sopir : “itu jelas salahmu!”

Budi : “kok bisa, jelas-jelas kamu

yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada

menantang)

Sopir : ”kamu kira ini

dimana?disini kan garasi rumahku.”

Tokoh utama pada kutipan anekdot tersebut adalah…

a)

Budi

b)

Sopir

c)

Seseorang

d)

Mobil

e)

Orang sial

4.

Cermati kutipan anekdot berikut untuk menjawab soal!

Suatu hari, budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu,malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan, budi mengikuti lampu belakang mobil didepannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan budi menabrak mobil tersebut.

Budi : “ini bukan salah saya, salah kamu yang berenti mendadak!”(sambil menantang)

Sopir : “itu jelas salahmu!”

Budi : “kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada

menantang)

Sopir : ”kamu kira ini dimana?disini kan garasi rumahku.”

Bagian dari cerita tersebut yang merupakan latar adalah …

a)

Garasi

b)

Mobil

c)

Tempat parkir umum

d)

Jalan raya

e)

Rumah sesorang

5.

Cermati kutipan anekdot berikut untuk menjawab soal!

Suatu hari, budi dalam perjalanan pulang dengan mengendarai sebuah mobil. Saat itu,malam hari dan hujan turun dengan lebat. Sial bagi budi, lampu depan mobilnya padam. Karena tidak ada penerangan, budi mengikuti lampu belakang mobil didepannya. Tiba-tiba, mobil yang diikuti budi berhenti mendadak, dan mengakibatkan budi menabrak mobil tersebut.

Budi : “ini bukan salah saya, salah kamu yang berenti mendadak!”(sambil menantang)

Sopir : “itu jelas salahmu!”

Budi : “kok bisa, jelas-jelas kamu yang berhenti mendadak!” (masih dengan nada

menantang)

Sopir : ”kamu kira ini dimana?disini kan garasi rumahku.”

Nilai didik pada kutipan anekdot terebut adalah ...

a)

Emosi harus terkendali saat menghadapi persoalan

b)

Jangan lekas marah kepada orang lain jika belum tau persoalan yang sebenarnya

c)

Seorang tidak boleh marah

d)

Seorang sopir yang marah

e)

Budi seseorang pemarah

6.

Perbedaan anekdot dengan cerita yang lain terletak pada titik …

a)

Kelucuannya

b)

Bentuknya

c)

Pelakunya

d)

Rupanya

e)

Temanya

7.

Bagian yang tidak boleh dihilangkan dari cerita anekdot adalah …

a)

Kelucuannya dan nilai didiknya

b)

Gaya berceritanya

c)

Model tulisannya

d)

Pelaku dan alurnya

e)

Panjang cerita dan bagusnya

8.

Salah satu kaidah dalam cerita anekdot adalah penggunaan waktu lampau . Berikut yang termasuk penggunaan waktu lampau adalah …

a)

pada suatu waktu ada seorang raja bermimpi

b)

sekarang lah saatnya belajar membuat anekdot

c)

Besok ramai-ramai mereka berdemo

d)

Mengapa semua terjadi?

e)

Anekdot memang perlu dibaca agar memberi nilai tambah

9.

Cermati kutipan anekdot berikut untuk menjawab soal!

Malik :”Tuan abdul, saya sudah cari kemana – mana, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia .”

Abdul :”Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih”...

Kutipan anekdot tersebut tergolong kedalam bagian ...

a)

Abstrak

b)

Orientasi

c)

Reaksi

d)

Krisis

e)

Koda

10.

Cermati kutipan anekdot berikut untuk menjawab soal!
Malik :”Tuan abdul, saya sudah cari kemana – mana, tetapi saya tidak menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia .”
Abdul :”Bagaimana kalau kita membuat sayembara, cepat buat pengumuman keseluruh negeri bahwa kita membutuhkan seekor kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia untuk disembelih”...
Abstrak dari kutipan aneka tersebut adalah …

a)

Tuan malik mencari kambing kemana-mana tetapi tidak   menemukan.

b)

Tuan abdul membuat sandiwara perihal pencarian kambing.

c)

Seluruh negeri membutuhkan kambing. 

d)

Susah menemukan kambing yang punya tanduk sejengkal manusia.

e)

Tuan malik dan tuan Abdul bersepakat membuat sandiwara untuk mencari kambing yang memiliki tanduk sejengkal manusia .