Font size
WorksheetsPERSIAPAN UNBK TKR PAKET 2
Total questions: 50
Worksheet time: 37mins
Hasil pengukuran pada gambar A dan B adalah ...
7,15 mm dan 5,70 mm
7,65 mm dan 5,20 mm
7,55 mm dan 5,70 mm
7,15 mm dan 5,20 mm
7,065 mm dan 5,70 mm
Inside mikrometer diantaranya digunakan untuk mengukur ...
d. e. Tebal disc rotor (piringan rem cakram)
Backlash
Keovalan diameter
Run out
Kebengkokan poros
Pengukuran hambatan bila selector diset ke x 10 ohm adalah ….
10 ohm
90 ohm
20 ohm
4 ohm
9 ohm
Alat ukur yang digunakan untuk memeriksa berat jenis air batere adalah …
Amperemeter
Ohmmeter
Micrometer
Voltmeter
Hidrometer
Gambar dibwah ini menunujukan pemeriksaan dengan spesifikasi :
Pemerikssaan tali kipas dengan gaya 10 kg dan kelenturan 7 -13 mm
Pemerikssaan tali kipas dengan gaya 10 kg dan kelenturan 7 -11 mm
Pemerikssaan tali kipas dengan gaya 10 kg dan kelenturan 11 -14 mm
Pemerikssaan tali kipas dengan gaya 10 kg dan kelenturan 12 -16 mm
Pemerikssaan tali kipas dengan gaya 10 kg dan kelenturan 2 - 5 mm
Pemeriksaan pressure valve pada tutup radiator diberi tekanan sebesar:
Standar 0,75 – 1,05 kg/cm2,
1 Kg/cm2 – 1,05 kg/cm2
0,9 kg/cm2 – 1,05 kg/cm2
0,6 kg/cm. – 1,05 kg/cm2
Melihat tekanan yang terdapat pada tutup radiator
Fungsi sistem pendinginan pada mesin adalah untuk :
Mendinginkan mesin dan mempertahankan temperatur kerja mesin
Mendinginkan mesin dan memepertahankan suhu air di radiator
Mendinginkan mesin saat temperatur mesin panas
Mendinginkan mesin agar terjadi sirkulasi air pendingin antara mesin dengan radiator
Mendinginkan mesin saat overheating
Sistem
pendinginan dilengkapi dengan komponen :
Reservoir; radiator, pompa air, blower, sirip pendinginan, reservoir
Radiaor, sirip pendingin, selang karet, pompa air, water jacket
Radiator, pompa air, selang masuk; selang keluar; selang bypass, water jacket, reservoir, kipas dan tali kipas.
Radiator, pompa air, sirip pendingin, water jacket, blower
Radiator, pompa air, sirip pendingin, water jacket, blower, dan evaporator
Fungsi utama karburator adalah …
Mencampur bahan bakar dan udara
Mencampur udara dan pelumas
Menekan pembakaran mesin
Mengeluarkan bahan bakar
Membakar campuran bahan bakar dan udara sesuai kondisi mesin
Perhatikan gambar, nomor 2,3 dan 13 adalah …
Throttle butterfly valve, Venturi, dan Needle valve
Venturi, Needle valve, dan Power enrichment valve
Main jet, Idle port, dan Progression hole
Venturi, Main jet, dan Acceleration pump
Main jet, Idle port, dan Power circuit
Perhatikan gambar nama komponen nomor 3, 4 dan 9 pada system bahan bakar diesel adalah …
Fuel line (pipa bahan bakar), Injection pump (pompa injeksi), dan Injector (injection nozzle)
Fuel line (pipa bahan bakar), Injection pump (pompa injeksi, dan . Feed pump
Priming pump (pompa priming), feed pump, dan Injection pipe (pipa injeksi)
Priming pump (pompa priming), feed pump, dan Injector (injection nozzle)
Priming pump (pompa priming), fuel line, dan Injector (injection nozzle)
Pemeriksaan tahanan kabel tegangan tinggi adalah:
Menggunakan avo meter
Menggunakan ohm meter pada skala kilo ohm
Menggunakan ohm meter pada skala x 1 ohm
Menggunakan DC volt AVO meter
Mengguanakan ohm meter
Pemeriksaan tahanan lilitan scondary pada coil adalah:
Menggunakan ohm meter pada skala kilo ohm, antara positif coil dengan negatif coil
Menggunakan ohm meter pada skala kilo ohm, antara positif coil dengan terminal kabel tegangan tinggi
Menggunakan ohm meter pada skala ohm, antara positif coil dengan negatif coil
Menggunakan ohm meter pada skala ohm, antara positif coil dengan terminal kabel tegangan tinggi
Menggunakan ohm meter pada skala ohm, antara positif coil dengan masa koil
Konstruksi kopling jenis coil spring terdiri dari beberapa komponen, yaitu :
Clutch disc, pressure plate, Clutch Cover, release fork, release bearing, release lever, pressure spring
Clutch cover; Clutch disc; Diaphragm spring; release bearing; pressure plate
Diaphragm spring; Clutch pedal; fly wheel, release bearing; pressure plate
Release bearing; clutch cover; clutch disc; input shaft; pressure plate
Clutch disc, pressure plate, Clutch Cover, release fork, release bearing, release lever, diafrghma spring
Perhatikan gambar dibawah ini, dan pernyataan komponen mana yang paling benar
Ketika pedal kopling diinjak komponen yang berputar bersama flywheel adalah clutch disc.
Ketika pedal kopling diinjak komponen yang berputar bersama flywheel adalah clutch cover.
Ketika pedal kopling diinjak komponen yang berputar bersama flywheel adalah clutch disc dan clutch cover
Ketika pedal kopling diinjak komponen yang berputar bersama flywheel adalah clutch disc dan release bearing.
Ketika pedal kopling diinjak komponen yang berputar bersama flywheel adalah clutch disc, clutch cover dan release bearing
Nama komponen pada transmisi manual pada gambar di bawah ini adalah
5 = Intermediate plate; 4= Output shaft; 3= clutch hub; 1= input shaft
1= input shaft; 2= clutch hub; 3= output shaft; 4= intermediate plate; 5=counter gear.
1= Output shaft; 2= clutch hub; 3= output shaft; 4= intermediate plate; 5= counter gear
1= input shaft; 2 = Intermediate plate; 3= Output shaft; 4= clutch hub; 5= input shaft
1= input shaft; 2= hub sleeve; 3= output shaft; 4= intermediate plate; 5=counter gear.
Memeriksa run out poros transmisi menggunakan alat yaitu ..
Vernier calliper
Micrometer
Dial gauge indicator
Feeler gauge
Cylinder bore gauge
Komponen pada gambar no 1; 2; dan 4 adalah:
Ring gear; drive pinion dan side gear.
Differential case; drive pinion dan side gear
Differential case; drive pinion dan differential pinion
Drive pinion ; ring gear dan side gear
Planetary gear, differensial case dan side gear
Hubungan antara RPM drive wheel dan ring gear dapat diuraikan sebagai berikut:
Fungsi poros axle jenis FR adalah :
Meneruskan putaran dari poros propeller ke roda
Meneruskan putaran dari diferensial ke roda
Meneruskan putaran dari transmisi ke diferensial
Meneruskan gerakan ke diferensial
Meneruskan putaran ke transmisi
Lihat gambar !Pada gambar di atas adalah :
Toe in
Caster
Kingpin
Turning radius
toe out
Perhatikan gambar di atas !
Pemeriksaan sepatu rem, tromol rem dan diameter tromol.
Pemeriksaan ketebalan sapatu rem, diameter tromol dan celah teromol
Pemeriksaan ketebalan sapatu rem, diameter tromol dan tromol rem.
Pemeriksaan sepatu rem, diameter tromol dan tromol rem.
Pemeriksaan ketebalan sapatu rem, diameter tromol dan permukaan dalam tromol.
Untuk mengendalikan arah kendaraan no....... penghubung dari main steering shaft ke pinion gear no.......
1 dan 2
1 dan 3
2 dan 4
2 dan 3
3 dan 4
Lihat gambar ! Jenis suspensi yang digunakan pada gambar Disamping adalah …
Wishbone
Pegas torsi
Machpharson
Lateral rod
Leaf spring
2 buah batere 12 V jika dicharged (diisi) dengan batere charged 24 V, dapat dilakukan sekaligus dengan cara …
Seri
Paralel
Kombinasi
1 paralel 3 seri
3 paralel 1 seri
Alat ukur yang digunakan untuk memeriksa berat jenis air batere adalah …
Amperemeter
Voltmeter
Ohmmeter
Hidrometer
Micrometer
Banyaknya elektron yang mengalir pada suatu penghantar adalah pengertian dari :
Tegangan listrik
Arus listrik
Hambatan listrik
Daya listrik
Usaha listrik
Sistem pengapian berfungsi untuk :
Membakar campuran udara dan bahan bakar saat kompresi
Membakar campuran udara dan bahan bakar saat akhir langkah kompresi
Membakar campuran udara dan bahan bakar saat awal langkah usaha
Membakar campuran udara dan bahan bakar sesuai pengapian
Membakar campuran udara dan bahan bakar akhir langkah ekspansi
Lihat gambar dibawah ini ! Nama komponen nomor G, I dan J adalah.....
Coil, breaker point dan vacuum advancer
Distributor cup, breaker point dan centrifugal advancer
Rotor, breaker plate dan condensor
Breaker plate, breaker poiunt dan condenser
Breaker point, vacuum advancer dan centrifugal advancer
Fungsi motor starter pada kendaraan adalah …
Mengubah tenaga mekanik menjadi tenaga listrik
Mengubah tenaga listrik menjadi tenaga mekanik
Memutarkan motor pertama kali dihidupkan
Memberikan gerakan awal/tenaga putar
Mengubah tenaga panas menjadi tenaga gerak
Gambar dibawah ini menunjukan rangakaian sistem :
Starting system
Charging system
Ignition system
Fuel sytem
Cooling system
Nama komponen A,dan C dibawah ini adalah …
Rotor dan stator
Stator dan rotor
Armature dan rotor
Rectifier dan armature
Solenoid dan rotor
Komponen air conditioner pada mobil adalah sebagai berikut, kecuali
Compressor; condenser; receiver; expansion valve; evaporator, cooler dan fan
Condenser; refrigerant; receiver; expansion valve; evaporator, blower dan fan
Receiver; condenser; heater; expansion valve; evaporator ,blower dan fan
Compressor; condenser; receiver; expansion valve; evaporator blower dan fan
Compressor; condenser; receiver; expansion valve; dan evaporator
Untuk menurunkan suhu refrigerant sehingga secara otomatis berubah menjadi cairan adalah:
Compressor
Condenser
Reseiver
Blower
Evaporator
Warm–Up berfungsi untuk:
Mengatur tekanan diatas control plunger agar jumlah injeksi bahan bakar lebih banyak saat mesin dingin dan sebaliknya.
Mengatur tekanan diatas control plunger agar jumlah injeksi bahan bakar lebih banyak saat mesin panas dan sebaliknya.
Mengatur tekanan diatas control plunger agar jumlah injeksi bahan bakar lebih banyak saat mesin dingin
Mengatur tekanan diatas control plunger agar jumlah injeksi bahan bakar lebih banyak saat mesin panas.
Mengatur tekanan dibawah control plunger agar jumlah injeksi bahan bakar lebih banyak saat mesin dingin
Air Flow Meter Berfungsi untuk :
mengukur kapasitas udara yang masuk ke intake manifold dan memberi informasi ke injektor
mengukur kapasitas bahan bakar yang masuk ke intake manifold dan memberi informasi ke ECU
mengukur kapasitas udara yang masuk ke intake manifold dan siap memberikan bahan bakar.
mengukur kapasitas udara yang masuk ke intake manifold dan memberi informasi ke ECU
mengukur kapasitas udara yang masuk ke intake manifold dan memberi informasi ke aktuator
Gambar dibawah ini sedang melakukan pemeriksaan
Tekanan Kompressi pada mesin diesel
Tekanan Kompressi pada mesin bensin
Putaran mesin pada mesin diesel
Putaran mesin pada mesin bensin
Run out mesin bensin
Pernyataan cara kerja, Perhatikan gambar rangkaian lampu kepala di atas!
Arus kunci kontak dari battere – relay – fuse – lampu dan ground dari bodi – dimmer swith – lampu > maka lampu nyala.
Arus datang dari battere – relay – fuse – lampu dan ground dari bodi – dimmer swith – lampu > maka lampu nyala.
Arus datang dari battere – relay – fuse – lampu dan ground dari relay – dimmer swith – lampu > maka lampu nyala.
Massa datang dari battere – relay – fuse – lampu dan arus dari bodi – dimmer swith – lampu > maka lampu nyala.
Massa datang dari battere – relay – fuse – lampu dan arus dari bodi – lampu – dimmer swith > maka lampu nyala.
Gambar di atas menunujukkan:
Dikendalikan oleh swicth , lampu jauh menerangi jarak 100 m
Dikendalikan oleh swicth , lampu dekat menerangi jarak 40 m
Dikendalikan oleh swicth , lampu jauh menerangi jarak 100 m dan lampu dekat menerangi jarak 40 m
Dikendalikan oleh swicth , lampu jauh menerangi jarak 40 m
Dikendalikan oleh swicth , lampu dekat menerangi jarak 100 m
Pemeriksaan yang dilakukan pada motor stater sebagai berikut kecuali:
Pemeriksaan armature, commutator, brush; field coil; gigi overuning clutch
Pemeriksaan return pinion gear.
Pemeriksaan pul incoil dan hold incoil
Pemeriksaan motor stater tanpa beban
Pemeriksaan kumparan primer
Bagian penampang ukuran pada vernier caliper berikut menunjukkan hasil pembacaan dengan nilai pengukuran...
0,4 cm
1,4 cm
5,40 mm
12,56 mm
15,40 mm
Dari pengamatan gambar di samping, maka nilai hasil pembacaan alat ukur elektronik tersebut adalah .....
22 ohm
22 kilo ohm
120 volt
24 volt
5 volt
Berikut ini dalah gambaran sistem bahan bakar motor diesel VE (rotary). Untuk memajukan saat injeksi pada putaran tinggi digunakan…
Automatic Timer
Governor
Spill Ring
Adjusting Lever
Cam Plate
Nama komponen berdasarkan nomor pada gambar transmisi tersebut adalah?
1 = lebar ban (inch); 2 = Aspek Rasio; 3 = Diameter pelek (inch); 4 = Indeks beban; 5 = Simbol kecepatan
1 = lebar ban (mm); 2 = Aspek Rasio; 3 = Diameter pelek (inch); 4 = simbol kecepatan; 5 = indeks beban
1 = lebar ban (mm); 2 = Aspek Rasio; 3 = Diameter pelek (inch); 4 = Indeks beban; 5 = Simbol kecepatan
1 = lebar ban (mm); 2 = Diameter pelek (mm); 3 = Aspek Rasio; 4 = Indeks beban; 5 = Simbol kecepatan
1 = lebar ban (mm); 2 = Aspek Rasio; 3 = Diameter pelek (mm); 4 = Indeks beban; 5 = Simbol kecepatan
Perhatikan gambar sistem pengapian konvensional dengan contact point di bawah ini!
Fungsi sistem pengapian pada motor bensin adalah……
Membakar campuran udara bahan bakar
Memenuhi syarat terjadinya proses pembakaran
Mengubah tegangan rendah baterai menjadi tegangan tinggi pada ignition coil
Mengubah sistem pembakaran menjadi sistem elektronik
Menghasilkan percikan bunga api pada spark plug
Perhatikan gambar sistem pengisian dengan regulator contact point di bawah ini!
Jika kunci kontak “ON” dan engine mati, maka arus mengalir secara berurutan dari...
Baterai, fusible link, kunci kontak, fuse, lampu indikator pengisian padam, L regulator, Po regulator, E regulator dan massa. Timbul kemagnetan di rotor coil.
Baterai, fusible link, kunci kontak, fuse, lampu indikator menyala, L regulator, Po regulator, E regulator dan massa. Timbul kemagnetan di rotor coil.
Baterai, fusible link, kunci kontak, IG regulator, PL1, PL0, PL2 regulator dan massa. Rotor coil tidak ada kemagnetan.
Baterai, fusible link, kunci kontak, IG regulator, PL1, PL0, F regulator, F alternator, rotor coil, E alternator, dan massa. Rotor coil masih tidak ada kemagnetan.
Arus keluar dari B alternator dan N alternator. Arus B alternator digunakan untuk mengisi baterai dan beban kelistrikan lainnya (Load).
Perhatikan gambar sistem pengapian elektronik ini.
Signal generator berfungsi untuk …….
Membangkitkan kemagnetan pada transistor sehingga memutuskan arus yang masuk ke primary coil
Membangkitkan kemagnetan pada transistor untuk memutuskan arus yang masuk ke primary coil
Membangkitkan tegangan pada transistor untuk menghubungkan arus yang masuk ke primary coil
Membangkitkan tegangan pada resistor untuk menghubungkan arus yang masuk ke primary coil.
Membangkitkan arus pada resistor untuk memutuskan arus yang masuk ke primary coil
Perhatikan gambar signal rotor dan pick up coil pada camshaft berikut!
Tonjolan yang ditunjukkan pada no.2 berfungsi untuk …..
Mendeteksi sudut crankshaft untuk pengapian tiap silinder
Mendeteksi sudut camshaft untuk VVTI
Mendeteksi sudut camshaft untuk pengapian tiap silinder
Menentukan posisi piston 1 pada Titik Mati Atas (TMA)
Menentukan posisi piston 1 untuk penyetelan katup masuk (intake valve)
Di bawah ini, manakah pernyataan yang benar bahwa sistem injeksi elektronik pada kendaraan dapat dikatakan ada gangguan ?
MIL/lampu check engine hidup saat ignition switch diposisikan IG
fuel pump belum bekerja saat ignition switch diposisikan IG
injector sudah mendapat input tegangan saat ignition switch diposisikan IG (belum di-start)
saat mesin telah hidup, MIL/lampu check engine mati
fuel pump bekerja sejenak saat ignition switch diposisikan IG dan belum di-start
Jika pada pedal rem harus dinjak berkali-kali untuk meperoleh pengeraman yang maksimal maka kemungkinan kerusakan yang terjadi adalah...
Kampas rem sudah tipis
Ada bagian yang bocor sehingga minyak rem berkurang dan kemasukan udara
Permasalahan terjadi pada bagian booster rem
Permukaan rem cakram atau rem tromol yang sudah tak rata lagi
Tinggi pedal rem yang harus di stell.
