wayground logo

Free Printable Worksheets

NEW

Font size

S
M
L
XL
Worksheets

PRA USPBK PAL-IP 2020

Total questions: 35

Worksheet time: 3hrs 55mins

Name
Class
Date
1.

Pengelolaan keuangan daerah merupakan bagian dari manajemen anggaran publik. Dalam akuntansi keuangan daerah, terdapat beberapa teknik akuntansi yangmenjadi dasar dalam melangkah untuk membuat dan menyusun suatu keuangan negara. Berikut ini merupakan suatu teknik yang dimaksud, yaitu ....

a)

Akuntansi publik

b)

Akuntansi penatausahaan

c)

Akuntansi anggaran

d)

Akuntansi disasimilasi

e)

Akuntansi proses

2.

Dalam teknik akuntansi keuangan daerah terdapat istilah teknik akuntansi dana. Dalam penerapannya terdapat dua jenis dana yang dapat digunakan dalam sektor publik, yaitu dana yang dapat dibelanjakan (expendable fund) dan dana yang tidak dapat dibelanjakan (nonexpendable fund). Dari dua dana ini manakah pernyataan yang paling tepat ...

a)

Expendable fund digunakan untuk organisasi pemerintahan karena tujuan utamanya mencari laba/keuntungan

b)

Nonexpendable fund digunakan untuk organisasi binis (proprietary funds) karena tujuan utamanya tidak mencari laba/keuntungan

c)

Expendable fund digunakan untuk organisasi pemerintahan karena tujuan utamanya tidak mencari laba/keuntungan melainkan pemenuhan standar pelayanan minimum

d)

Nonexpendable fund digunakan untuk organisasi pemerintahan karena tujuan utamanya tidak mencari laba/keuntungan melainkan pemenuhan standar pelayanan minimum

e)

Nonexpendable fund digunakan untuk organisasi pemerintahan karena tujuan utamanya mencari laba/keuntungan

3.

Suatu sistem/teknik akuntansi dimana pendapatan dan biaya diakui pada saat diperoleh (earned) atau terjadi (incurred) tanpa memandang apakah kas sudah diterima atau dikeluarkan merupakan bentuk teknik ....

a)

Akuntansi akrual

b)

Akuntansi komitmen

c)

Akuntansi kas

d)

Akuntansi anggaran

e)

Akuntansi dana

4.

Sistem akuntansi yang mengakui transaksi dan mencatatnya pada saat order dikeluarkan disebut ...

a)

Akuntansi akrual

b)

Akuntansi komitmen

c)

Akuntansi anggaran

d)

Akuntansi kas

e)

Akuntansi dana

5.

Tujuan dari pengaplikasian akuntansi akrual dalam sektor publik pada dasarnya adalah untuk ...

a)

Menemukan bance system

b)

Menentukan cost of fund

c)

Membuat neraca

d)

Menentukan cost of service

e)

Menyederhanakan sistem

6.

Persamaan dasar akuntansi keuangan daerah dikonsepkan sebagai berikut “AKTIVA + BELANJA = UTANG + EKUITAS DANA + PENDAPATAN”. Berdasarkan persamaan dasar tersebut, pernyataan dibawah ini yang paling benar adalah ...

a)

Suatu transaksi yang berakibat bertambahnya “AKTIVA” akan dicatat pada sisi kredit.

b)

Suatu transaksi yang berakibat berkuraangnya “UTANG” akan dicatat pada sisi kredit.

c)

Suatu transaksi yang berakibat bertambahnya “BELANJA” akan dicatat pada sisi debet.

d)

Suatu transaksi yang berakibat bertambahnya “EKUITAS DANA” akan dicatat pada sisi debet.

e)

Suatu transaksi yang berakibat berkurangnya “AKTIVA” akan dicatat pada sisi debet.

7.

Pencatatan double entry (sistem tata buku berpasangan) merupakan suatu sistem pencatatan transaksi akuntasi secara dobel atau dua kali pencatatan. Perhatikan contoh pencatatan dengan sistem double entry pada gambar!


Dari contoh di atas, maka dalam pencatatan sistem double entry dapat kita simpulkan ....

a)

Pencatatan transaksi pada sistem double entry hanya dilakukan sekali saja

b)

Pencatatan sistem double entry tidak memiliki kesamaan dengan mencatat sebuah jurnal

c)

Debit dan kredit diperlukan dalam pencatatan sistem double entry sebagai media kecurangan

d)

Nominal yang dicatat tidak akan akurat pada pencatatan sistem double entry

e)

Setiap transaksi tercatat pada akun yang tepat, karena terdapat kode rekening dan nama rekening

8.

Berikut ini yang merupakan kelemahan dari pencatatan single entry adalah ...

a)

Sederhana dan mudah dipahami oleh semua pihak

b)

Pencatatannya akurat dan teliti

c)

Kurang bagus untuk pelaporan keuangan

d)

Pengontrolan akun mudah

e)

Pencatatannya dilaukan per lembar

9.

Siklus akuntansi merupakan suatu proses kauntansi yang sudah sering disebut dalam kegiatan untuk menghasilkan sebuah laporan keuangan. Terlebih untuk siklus akuntansi instansi pemerintahan, maka laporan keuangan merupakan suatu bentuk pertanggungjawaban kepada negara dan publik. Laporan keuangan yang dihasilkan secara langsung dari proses akuntansi adalah ...

a)

Laporan Arus Kas dan CALK

b)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Neraca

c)

Neraca dan CALK

d)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA) dan Laporan Arus Kas

e)

Laporan Arus Kas

10.

Dokumen pelaksanaan anggaran yang dikaitkan pada persamaan dasar akuntansi keuangan instansi pemerintah, terdapat dua satuan kerja yaitu, Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dan Satuan Kerja Pengelolaan Keuangan Daerah (SKPKD). Terdapat perbedaan susunan akuntansi persamaan dasar sebagai pedoman penyelenggaraan keuangan. Perbedaan itu terletak pada pengeluaran pembiayaan dan penerimaan pembiayaan yang hanya dilakukan oleh SKPKD selaku bendahara umum. Jika kita tuliskan persamaan dasar akuntansi yang diterapkan oleh SKPKD adalah ....

a)

Aset + Belanja + Penerimaan Pembiayaan = Kewajiban + Ekuitas Dana + Pendapatan + Pengeluaran Pembiayaan

b)

Aset + Belanja = Kewajiban + Ekuitas Dana + Pendapatan + Penerimaan Pembiayaan

c)

Aset + Belanja = Kewajiban + Ekuitas Dana + Pendapatan

d)

Aset + Belanja + Pengeluaran Pembiayaan = Kewajiban + Ekuitas Dana + Pendapatan + Penerimaan Pembiayaan

e)

Aset + Belanja = Kewajiban + Ekuitas Dana

11.

Pada awal tahun 2019 Pemerintah Daerah Kabupaten Mahameru mencatat nilai aset sebesar Rp. 250.000.000.000,-, kewajiban sebesar Rp. 1.000.000.000,- dan ekuitas dana sebesar Rp. 249.000.000.000,-. Pada tahun 2019 berjalan, Pemda Kabupaten Mahameru melakukan kegiatan belanja barang habis pakai senilai Rp. 300.000.000,-. Selain itu menerima pendapatan pajak daerah sebesar Rp. 450.000.000,-.

a)

Nilai Aset Rp. 250.150.000.000,-. Nilai Belanja Rp. 300.000.000,-. Nilai Kewajiban Rp. 1.000.000.000,-. Nilai Ekuitas Dana Rp. 249.000.000.000,-. Nilai Pendapatan Rp. 450.000.000,-

b)

Nilai Aset Rp. 250.000.000.000,-. Nilai Belanja Rp. 300.000.000,-. Nilai Kewajiban Rp. 1.000.000.000,-. Nilai Ekuitas Dana Rp. 249.000.000.000,-. Nilai Pendapatan Rp. 450.000.000,-

c)

Nilai Aset Rp. 250.150.000.000,-. Nilai Belanja Rp. 300.000.000,-. Nilai Kewajiban Rp. 1.000.000.000,-. Nilai Ekuitas Dana Rp. 249.450.000.000,-.

d)

Nilai Aset Rp. 250.000.000.000,-. Nilai Kewajiban Rp. 1.000.000.000,-. Nilai Ekuitas Dana Rp. 249.000.000.000,-.

e)

Nilai Aset Rp. 250.000.000.000,-. Nilai Kewajiban Rp. 1.000.000.000,-. Nilai Ekuitas Dana Rp. 249.450.000.000,-

12.

1. Agar setiap transaksi yang terjadi dapat dilakukan pencatatan akuntansi, maka harus dibuatkan bukti transaksi terlebih dahulu. Sebagai ilustrasi, Pemda Amran Kuto menerima uang tunai dari hasil pembayaran pajak atau retrebusi. Maka langkah selanjutnya Pemda Amran Kuto akan menerbitkan ....

a)

SP2D

b)

SPM

c)

Cek

d)

Bukti setoran

e)

Nota kredit

13.

Dalam hal Pemerintah Daerah mengeluarkan uang dari Kasda, ada prosedur yang harus dilalui. Prosedur ini bertujuan untuk mendapatkan bukti transaksi yang nantinya akan dijadikan dasar dalam mencatat setiap transaksi keuangan. Bukti transaksi yang akan dibuat jika terjadi suatu ilustrasi mengeluarkan uang dari Kasda adalah ...

a)

SP2D

b)

SPM

c)

Cek

d)

Bukti setoran

e)

Nota kredit

14.

Dari jurnal diatas dapat disimpulkan bahwa ....

a)

Rekening belanja telepon berkurang sebesar Rp. 36.570,-

b)

Rekening perubahan SAL berkurang sebesar Rp. 36.570,-

c)

Rekening belanja telepon bertambah sebesar Rp. 36.570,-

d)

Kelompok aktiva tetap tidak mengalami perubahan

e)

Tidak ada transaksi keuangan yang terjadi

15.

Pada tanggal 12 Januari 2019, SKPKD melakukan pembayaran belanja bantuan ke parpol yang terekam melalui dokumen transaksi SP2D sebesar Rp. 50.000.000,-. Transaksi ini akan dijurnal ....

a)
b)
c)
d)
e)
16.

Informasi keuangan yang telah direkam pada jurnal selanjutnya dicatat di rekening/akun yang sesuai pada buku besar. Kegiatan ini sering disebut ...

a)

Posting Laporan

b)

Posting Neraca

c)

Posting Arus Kas

d)

Posting Jurnal

e)

Posting Buku Besar

17.

Bentuk buku besar ada tiga macam, salah satu bentuk buku besar yang dapat dipakai yaitu ...

a)

Bentuk saldo

b)

Bentuk huruf

c)

Bentuk memanjang

d)

Bentuk sementara

e)

Bentuk permanen

18.

Dalam kegiatan akuntansi dikenal dengan dua istilah jenis akun/rekening, yaitu akun riil dan akun nominal. Akun riil adalah akun yang mana saldonya akan dibawa lagi di tahun buku berikutnya. Berikut ini merupakan contoh akun rii adalah ....

a)

Piutang, DAU, DAK

b)

Kas dikasda, Persediaan, Bagi Hasil PBB

c)

Kas dikasda, Persediaan, Mobil Dinas Roda 4

d)

Belanja Pegawai, Belanja Persediaan, Belanja Peralatan

e)

Utang BPJS, Utang PPN, Belanja Pegawai

19.

Manakah yang tepat pada posisi saldo normal dari akun yang tertera ...

a)

Aset dan Kewajiban

b)

Kewajiban dan Belanja

c)

Ekuitas dana dan Belanja

d)

Pendapatan dan Belanja

e)

Ekuitas Dana dan Pendapatan

20.

Dari saldo akun normal pada soal nomor 19, jika mengalami pengurangan akan dicatat di sisi debit yaitu kelompok akun ...

a)

Aset

b)

Ekuitas dana

c)

Aset dan Kewajiban

d)

Belanja

e)

Ekuitas dana dan belanja

21.

Untuk mendapatkan laporan keuangan yang valid, maka diperlukan adanya jurnal penyesuaian pada beberapa rekening/akun. Salah satu hal mendasar yang perlu diperhatikan dalam meyesuaikan saldo setiap rekening adalah ...

a)

Mempersiapkan laporan keuangan untuk memperoleh data penyesuaian

b)

Laporan arus kas menjadi sasaran utama

c)

Rekening neraca saldo tidak perlu dikerjakan sebelum ada penyesuaian

d)

Neraca saldo di nolkan semuanya

e)

Dasar pengakuan pendapatan dan belanja

22.

Berikut ini merupakan akun/rekeing yang harus dilakukan penyesuaian di akhir periode adalah ....

a)

Peralatan Kantor

b)

Utang Biaya

c)

Mobil Dians Roda 4

d)

Kas di Kasda yang sama dengan rekening koran

e)

Mobil Dians Roda 2

23.

Dalam laporan realisasi anggaran terdapat istilah surplus dan defisit, kapan laporan ralisasi anggaran dikatakan surplus ..

a)

Ketika realisasi belanja lebih besar dari pada realisasi pendapatan

b)

Ketika realisasi pendapatan lebih kecil dari pada realisasi belanja

c)

Ketika realisasi anggaran tidak dapat dipertanggungjawabkan

d)

Ketika realisasi pendapatan sama dengan realisasi belanja

e)

Ketika realisasi pendapatan lebih besar dari pada realisasi belanja

24.

Sebuah laporan keuangan yang menginformasikan tentang arus kas masuk dan arus kas keluar disebut...

a)

Laporan Laba Rugi

b)

Laporan Arus Kas

c)

Neraca

d)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

e)

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

25.

Dalam laporan realisasi anggaran terdapat istilah surplus dan defisit, kapan laporan ralisasi anggaran dikatakan surplus ...

a)

Ketika realisasi belanja lebih besar dari pada realisasi pendapatan

b)

Ketika realisasi pendapatan lebih kecil dari pada realisasi belanja

c)

Ketika realisasi anggaran tidak dapat dipertanggungjawabkan

d)

Ketika realisasi pendapatan sama dengan realisasi belanja

e)

Ketika realisasi pendapatan lebih besar dari pada realisasi belanja

26.

Sebuah laporan keuangan yang menginformasikan tentang arus kas masuk dan arus kas keluar disebut...

a)

Laporan Laba Rugi

b)

Laporan Arus Kas

c)

Neraca

d)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

e)

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

27.

Perhatikan kegiatan-kegiatan keuangan dibawah ini!


-Kegiatan operasional

-Kegiatan investasi

-Kegiatan pembiayaan

-Kegiatan non anggaran


Kegiatan kegiatan di atas akan merupakan unsur-unsur dalam ....

a)

Laporan Laba Rugi

b)

Laporan Realisasi Anggaran (LRA)

c)

Laporan Arus Kas

d)

Neraca

e)

Catatan Atas Laporan Keuangan (CALK)

28.

Perhatikan ilustrasi transaksi keuangan instansi pemerintah berikut ini untuk soal nomor 29-32!

“Maria seorang bendaharawan suatu SKPD. Pada tanggal tertentu dia menggunakan dana Kas SKPD untuk belanja perlengkapan kantor seharga Rp. 2.200.000 sudah termasuk PPN 10%”

Harga perlengkapan kantor sebelum PPN ....

a)

Rp. 2.200.000

b)

Rp. 30.000

c)

Rp. 230.000

d)

Rp. 2.000.000

e)

Rp. 200.000

29.

Perhatikan ilustrasi transaksi keuangan instansi pemerintah berikut ini untuk soal nomor 29-32!

“Maria seorang bendaharawan suatu SKPD. Pada tanggal tertentu dia menggunakan dana Kas SKPD untuk belanja perlengkapan kantor seharga Rp. 2.200.000 sudah termasuk PPN 10%”

Nilai buku yang dicatat kedalam sistem akuntansi keuangan instansi pemerintah adalah ....

a)

Rp. 2.200.000

b)

Rp. 230.000

c)

Rp. 2.000.000

d)

Rp. 30.000

e)

Rp. 200.000

30.

Pemda Cinta Rakyat menerima setoran pajak reklame sebesar Rp. 150.000.000,-. Pengaruh transaksi ini adalah ...

a)

Kas di Kasda bertambah dan Pendapatan Pajak Rekalame bertambah Rp. 150.000.000,-

b)

Kas di Kasda bertambah dan Pendapatan Pajak Rekalame berkuran Rp. 150.000.000,-

c)

Kas di Kasda berkurang dan Pendapatan Pajak Rekalame bertambah Rp. 150.000.000,-

d)

Kas di Kasda berkurang dan Pendapatan Pajak Rekalame berkurang Rp. 150.000.000,-

e)

Kas di Kasda berkurang Rp. 150.000.000,-

31.

Pada akhir periode SKPD masih memiliki tagihan kepada Pegawai Negeri Sipil sebesar Rp. 150.000.000,-. Dari jumlah ini sebesar Rp. 50.000.000,- akan diterima pada tahun periode ini. Maka jurnal penyesuainnya adalah ...

a)
b)
c)
d)
e)
32.

Bendahara Dinas Pariwisata melakukan transaksi memungut PPN Sebesar Rp. 800.000,00 dan memotong PPh Psl 23 sebesar Rp. 120.000,00. Bentuk jurnal terhadap transaksi ini adalah ....

a)
b)
c)
d)
e)
33.

Dinas Pendidikan berkenaan dengan pengeluaran UP yang dipertanggungjawabkan dan dimintakan penggantiannya sebesar Rp. 4.000.000,00. Selanjutnya, setelah proses pengajuan Surat Perintah Pembayaran – Ganti Uang (SPP GU) dan ditindaklanjuti dengan Surat Perintah Membayar – Ganti Uang (SPM GU). Dinas terkait menerima SP2D GU dari Kuasa BUD sebesar Rp. 4.000.000,-. Dari simulasi soal ini, maka jurnal yang dibuat oleh Dinas Pendidikan adalah ...

a)
b)
c)
d)
e)
34.

Berikut ini yang tidak termasuk dalam tahapan pengelolaan keuangan desa, yaitu ....

a)

Perencanaan

b)

Pelaporan

c)

Penatausahaan

d)

Pengawasan

e)

Pelaksanaan

35.

Hak dan kewajiban desa yang dapat dinilai dengan uang serta segala sesuatu yang berupa uang dan barang yang berhubungan dengan pelaksanaan hak dan kewajiban desa disebut ....

a)

Dana desa

b)

Pemerintah desa

c)

Hibah

d)

Bendahara desa

e)

Keuangan desa