NEW
Font size
WorksheetsMCQ
Total questions: 50
Worksheet time: 37mins
Bayi aterm, lahir SC karena fetal distress. Bayi lahir tidak menangis, tonus otot lemah. Langkah apa yang akan Anda lakukan pertama kali?
VTP & kompresi dada
Hangatkan, posisikan, bersihkan jalan napas
Pasang monitor, jika asistol lakukan kompresi dada
Intubasi, VTP
Dengarkan detak jantung, jika < 100x/ menit lakukan VTP
Anak perempuan usia 7 tahun datang ke poliklinik dengan keluhan sesekali sesak napas berbunyi. Sesak hilang dengan diuap. Pencetus adalah minum es atau makan coklat. Batuk/ sesak di malam hari jarang. Saat ini pasien tidak sesak. Apa tatalaksana yang Anda berikan?
Berikan metilprednisolon 1 mg/kg/hari selama 3-5 hari
Berikan kortikosteroid inhalasi dosis rendah sampai gejala terkontrol
Berikan inhalasi B2 agonis kerja lama
Edukasi hindari pencetus & inhalasi B2 agonis kerja pendek jika perlu
Edukasi hindari pencetus & inhalasi kortikosteroid dosis rendah
Kriteria memulangkan pasien DHF adalah, kecuali:
Trombosit > 100.000
Bebas demam 24 jam
Nafsu makan baik
Tidak ada kegawatan napas
Bebas syok 2-3 hari
Pasien usia 5 bulan, BB 2 kg. Berat lahir 2,2 kg. Pasien sering demam & diare. Langkah awal yang Anda lakukan:
Segera rujuk ke rumah sakit terdekat
Berikan nutrisi 120 kkal/kg/hari
Berikan ReSoMal 10 cc/kg tiap mencret
Berikan Ferrous sulfat 3 mg/kg/hari
Cegah hipotermi, dehidrasi, hipoglikemi
Bayi usia 9 bulan sudah mendapatkan Hepatitis B1, Polio 0, BCG, Pentabio1, Polio 1. imunisasi apa yang akan Anda berikan sekarang?
MR
MR, POLIO 2
Hepatitis B2, Pentabio 2, Polio 2
Pentabio 2, Polio 2, MR
Hepatitis B1, Polio 2, MR
Anak dengan keluhan kedua tungkai & kelopak mata bengkak sejak 1 minggu, tanda vital normal, ditemukan udem palpebra & pretibia bilateral. Pameriksaan apa yang Anda anjurkan?
Ureum-kreatinin, C3, C4
Darah perifer lengkap, LED
Urinalisa, profil lipid, albumin
Elektrolit, SGOT, SGPT
CRP, ureum-kreatinin, elektrolit
Tatalaksana GNAPS adalah, kecuali:
Bed rest
Steroid
Diuretik
Antibiotik golongan penisilin
Anti hipertensi
Vaksin manakah yang tidak boleh digunakan?
B,C,D
A,B
C,D
A,B,C
B,C
Anda telah menolong persalinan bayi prematur. Sebelum melakukan rujukan ke rumah sakit terdekat, kondisi yang harus diperhatikan adalah, kecuali:
Gula darah bayi > 60 mg/dl
Sudah terpasang alat bantu napas
Sudah diberikan penjelasan ke orang tua
Suhu bayi 36,5-37,5 C
Sirkulasi baik
Jenis nutrisi yang dianjurkan untuk fase rehabilitasi gizi buruk adalah:
Diet TKTP
F135
F100
F75
Mineral mix
Anak 2 tahun dengan kejang 2 kali 12 jam SMRS, berhenti sendiri, < 5 menit. Pasien sudah mengalami keluhan serupa 4 x dalam setahun terakhir. Suhu 39 C, pasien sadar. Terapi yang diberikan:
Diazepam 0,3 mg/kg/kali per oral
Fenitoin 20 mg/kg dalam NaCl 50 cc drip dalam 30 menit
Fenobarbital 20 mg/ kg IV
Stesolid supp 10 mg
Fenobarbital 5 mg/kg/hari
Tatalaksana gizi buruk meliputi:
A.Fase rehabilitasi – transisi - stabilisasi – tindak lanjut
A.Fase transisi – stabilisasi – tindak lanjut – rehabilitasi
A.Fase stabilisasi – rehabilitasi – transisi – tindak lanjut
A.fase transisi – rehabilitasi – tindak lanjut – stabilisasi
A.fase stabilisasi – transisi – rehabilitasi – tindak lanjut
Anak usia 2 tahun, 10 kg, datang dengan keluhan sesak memberat sejak 1 hari. Awalnya pasien demam, batuk, flu 1 minggu. Pasien tidak mau makan & minum hanya sedikit. Pada pemeriksaan fisis didapatkan frekuensi napas 50x/menit, nadi 120x/menit, suhu 38 C. Napas cuping hidung & retraksi interkostal +. Paru: bronkovesikuler, rhonki basah halus +/+, wheezing -/-. Antibiotik yang Anda berikan adalah:
kotrimoksazole
ampisilin & kotrimoksazole
ampisilin & kloramfenikol
sefotaksim & gentamisin
amoksisiklin
Anda menolong persalinan SC seorang ibu dengan usia kehamilan 30 minggu dan PEB. Bayi lahir tidak bernapas, tonus otot lemas. Langkah awal apa yang akan Anda lakukan?
VTP & kompresi dada
Bungkus plastik, hangatkan, posisikan, bersihkan jalan napas
Pasang monitor, jika asistol lakukan kompresi dada
Hangatkan, keringkan, bersihkan jalan napas, rangsang
Dengarkan detak jantung, jika < 100x/ menit lakukan VTP
Untuk menentukan status gizi anak usia < 5 tahun digunakan:
kurva CDC NCHS 2000
kurva WHO 2006
grafik Lubchenco
kurva Nellhaus
kurva fenton
Jenis mikronutrien untuk fase stabilisasi gizi buruk adalah, kecuali:
zink
besi
magnesium
Vitamin A
Asam folat
Indikasi pemberian antikejang rumatan pada kejang demam adalah, kecuali:
Kejang > 2 x dalam 24 jam
Kejang fokal
Kejang > 15 menit
Terdapat defisit neurologis nyata
Pasien dengan cerebral palsy
Seorang ibu membawa anaknya yang berusia 1 tahun untuk konsultasi. Bapak pasien saat ini sedang meminum obat rutin untuk flek paru. Pasien saat ini tidak ada keluhan demam/ batuk. Nafsu makan baik. Status gizi baik. Tindakan yang Anda lakukan adalah:
Meyakinkan ibu bahwa anaknya sehat dan tidak perlu obat
Berikan Rifampisin 15 mg/kg selama 6 bulan
Berikan INH 10 mg/ kg sambil dipantau munculnya gejala TB
Berikan Rifampisin 10 mg/kg sambil dipantau munculnya gejala TB
Berikan Pirazinamid 35 mg/kg sambal dipantau munculnya gejala TB
Vaksin yang bisa diberikan secara intramuskular adalah:
pentabio
BCG
MR
OPV
Varisela
Rasio kompresi:ventilasi pada bayi baru lahir yang belum terintubasi adalah:
3: 2
15: 1
30: 2
15:2
3: 1
Seorang anak prempuan usia 3 tahun datang ke IGD dengan keluhan kejang sejak 20 menit yang lalu, kejang pada bagian tubuh sebelah kiri, anak sebelumnya demam tinggi sampai 390C. Sesampai di IGD anak diberikan diazepam suppositoria, dan kejang berhenti. Anak sadar setelah kejang. Pernyataan yang tidak benar adalah:
Pasien mengalami kejang demam kompleks
Pasien dianjurkan untuk konsumsi obat rumatan anti kejang selama +1 tahun
Pasien dianjurkan untuk dirawat dan diberikan obat anti kejang
Obat pilihan utama untuk rumatan adalah fenobarbital
Dinjurkan untuk melakukan pemeriksaan EEG
Seorang anak laki-laki umur 8 tahun masuk RS dalam keadaan sesak napas. Alloanamnesis tambahan: Sejak 1 minggu yang lalu kelopak mata dan tungkai terlihat membengkak dan buang air kecil berwarna merah. Pemeriksaan fisis didapatkan kesadaran somnolen, TD 160/100 mmHg. Nadi 110 x/ menit, napas 36 x/ menit. Kemungkinan pasien menderita :
Ensefalitis
Tumor otak dengan ISK
Sindrom nefrotik dengan ensefalopati
Udem paru ec GNA
Epilepsi serangan pertama kali
Pasien berusia 10 tahun datang dengan sesak nafas. Batuk dan demam berulang dialami sejak 3 bulan terakhir. Nafsu makan menurun sejak 6 bulan terakhir. Pada PF: HR 110 x/menit, RR 35 x/menit, suhu 38oC. Status nutrisi gizi kurang . Terdapat pembesaran KGB coli kanan dan kiri. Langkah diagnostik pada pasien ini adalah :
Rontgen thoraks, tes tuberkulin, TCM sputum
Kultur sputum, rontgen thoraks, Analisa cairan pleura
Rontgen thoraks
Analisa gas darah, rontgen thoraks
Tes tuberkulin, kultur sputum
Anak perempuan usia 5 tahun, BB 15 kg, datang ke IGD karena demam sudah 4 hari. Pada pemeriksaan fisis didapatkan pasien tampak lemah, kaki & tangan dingin. TD 120/100 mmHg, nadi 130 x/ menit, napas 24 x/menit. Tatalaksana awal adalah:
Berikan cairan RL 5 cc/kg/jam
ABC, berikan RL 20 cc/kg secepatnya
Berikan KaEn 1B 5 cc//kg/jam
ABC, berikan RL 10-20 cc/kg selama 60 menit
Berikan RL 7 cc/kg/jam
Anak laki-laki berusia 3 tahun dengan keluhan sesak nafas dua hari yang lalu. Keluhan disertai batuk dan panas tinggi, dan flu sejak tiga hari yang lalu. Pada pemeriksaan fisik didapatkan RR 53 kali/menit, T 39 oC, dan nafas cuping hidung (+), retraksi (+). Pada pemeriksaan auskultasi paru terdengar ronkhi basah halus. Diagnosis pasien ini adalah :
Efusi pleura
Bronkopneumonia
Tuberculosis
Sindroma schwarte
Atelektasis
Tujuan jangka panjang dari imunisasi adalah:
Mengubah epidemiologi penyakit
Menimbulkan kekebalan tubuh terhadap penyakit tertentu
Eradikasi penyakit tertentu
Menurunkan angka kematian bayi
Mencegah penularan penyakit tertentu
Target kenaikan berat badan pada pasien gizi buruk adalah;
> 10 g/kg/hari
5-10 g/kg/hari
20-30 g/hari
> 30 g/hari
20 g/kg/hari
diagnosis baku emas untuk alergi susu sapiadalah
pemeriksaan IgE spesifik
eliminasi dan provokasi alergen
patch test
pemeriksaan eosinofil darah
skin prick test
Yang termasuk ke dalam penilaian skor ballard pada bayi baru lahir adalah:
Penilaian maturitas neuromuskular dan down score
Penilian maturitas fisik dan apgar score
Penilaian down score dan apgar score
Penilaian maturitas neuromuskular dan maturitas fisik
Penilaian lanugo dan usia bayi
Berikut ini merupakan pernytaan yang benar pada penilaian ballard score
Garis telapak kaki pertama kali muncul pada bagian posterior
Bayi very premature memiliki garis telapak kaki yang banyak
Recoil telinga sangat cepat pada bayi premature
Pada neonatus extremely premature ditemukan scrotum datar, lembut, dan kadang belum bisa ditentukan jenis kelaminnya
Pada neonatus extremely premature ditemukan labia yang menonjol, klitoris tertutupi oleh labia
Anemia normositik normokrom dapat ditemukan pada penyakit berikut ini kecuali
Anemia hemolitik
Perdarahan
Thalasemia
Infeksi berat
Keganasan
Apabila pada pemeriksaan darah rutin ditemukan anemia mikrositik hipokrom (MCV rendah), pemeriksaan rutin selanjutnya yang bisa kita lahukan adalah
Gambaran darah tepi
Feritin
Analisa Hb
Hitung leukosit dan trombosit
Hitung jenis
Yang TIDAK termasuk kedalam penilaian Apgar score score adalah
Warna kulit
Air entry
frekuensi jantung
reflex
tonus
penatalaksaan alergi susu sapi ringan-sedang adalah
lanjutkan pemberian susu formula, berikan susu extensive hydolisat formula
stop pemberian susu formula, berikan susu extensive hydolisat formula
stop pemberian susu formula, berikan susu partial hydolisat formula
lanjutkan pemberian susu formula, berikan susu partial hydolisat formula
stop pemberian susu formula, berikan susu berbasis asam amino
langkah paling tepat menentukan jumlah kalori yang dibutuhkan anak dengan gizi kurang adalah
hitung height age anak dan RDA berdasarkan height age X BB aktual berdasarkan tinggi badan anak
hitung RDA berdasarkan usia saat ini X BB ideal berdasarkan tinggi badan anak
hitung height age anak dan RDA berdasarkan height age X BB ideal berdasarkan tinggi badan anak
hitung RDA berdasarkan usia saat ini X BB aktual berdasarkan tinggi badan anak
betul semua
Berikut ini merupakan pernyataan yang SALAH mengenai kuning pada bayi baru lahir
Kuning yang terjadi dalam 24 jam pertama adalah patologis
ABO inkompatibilitas terjadi pada bayi yang dilahirkan oleh ibu ber golongan darah O
Peningkatan bilirubin Direct yang tinggi bisa menyebabkan kejang (kern icterik)
Peningkatn bilirubin >5 mg/dl/hari bersifat patologis
Breast feeding jaundice biasanya akan hilang setelah produksi ASI bertambah
Penyakit yang bisa didiagnosis dengan bagan MTBS adalah kecuali
Pneumonia
Tifoid
Diare
DHF
Malaria
Rata-rata frekuensi nafas anak usia 2 bulan - <12 bulan adalah
<60x/menit
<50x/menit
<40x/menit
<30x/menit
<20x/menit
kriteria diagnosis ketoasidosis diabetikum adalah
GDR > 300 mg/dl, pH AGD <7,4. dan ketonuria (+)
GDR > 200 mg/dl, pH AGD <7,3. dan ketonuria (+)
GDR > 250 mg/dl, pH AGD <7,2. dan ketonemia (+)
GDR > 1500 mg/dl, pH AGD <7,1. dan ketonemia (+)
GDR > 300 mg/dl, pH AGD >7,4. dan ketonuria (+)
pemeriksaan yang paling dianjurkan untuk menegakkan diagnosis infeksi SSP adalah
CT scan
analisis LCS
EEG
elektrolit
refleks patologis
Nana, anak perempuan usia 3 tahun dibawa Ibu dengan keluhan pucat. Dari pemeriksaan fisik yang dilakukan dokter tidak ditemukan organomegali. Dari pemeriksaan darah lengkap didapatkan kadar Hb 6,2 g/dl, lekosit 6000/mm3, HJ 0/1/2/63/30/4, trombosit 234.000/mm3, retikulosit 1% (N= 0,5-1,5%) gambaran darah tepi: mikrositik, hipokrom, cigar cell, sel target.
Pernyataan yang benar dari penyakit Nana adalah:
Prognosis buruk
Merupakan penyakit yang diturunkan
Pemberian makanan yang kaya kandungan vitamin C dan sayuran hijau saat makan akan membantu dalam menyembuhkan penyakit Nana
Terapi yang diberikan minimal selama 2 tahun
Prevalensi penyakitnya di Indonesia < 40%
penanganan paling tepat terhadap bayi yang lahir dari ibu penderita HIV adalah
bayi tidak diperbolehkan rawat gabung dengan ibunya
lakukan inisiasi menyusui dini setelah lahir
nutrisi terbaik adalah dengan pemberian susu formula yang memenuhi syarat AFASS
pemberian profilaksis kotrimoksazole segera setelah lahir
pemberian profilaksis ARV mulai usia 4 minggu
Seorang bayi lahir dengan berat badan 1600 gram lahir secara spontan. Bayi lahir merintih dan tampak sesak. Penyebab kelainan ini adalah
Penyakit membran hialin
Pneumonia neonatal
Takipnu transien pada neonates
Aspirasi mekonium
Hiperplasia timus
Skrining tumbuh kembang yang dapat dilakukan pada usia 3 bulan adalah
BB/U, TB/U, LINGKAR KEPALA
BB/U, TB/U, LINGKAR KEPALA, KPSP, TES DAYA DENGAR (TDD)
BB/U, TB/U, LINGKAR KEPALA, KPSP, TES DAYA DENGAR (TDD), TES DAYA LIHAT (TDL)
BB/U, TB/U, TDD, TDL, KPSP, CHAT
BB/U, TB/U, TDD, TDL, KPSP, CHAT, KMME
di IGD anda menemukan seorang bayi datang dengan kejang, mulut terlihat mencucu, dan adanya trismus. bayi masih sadar. kemungkinan diagnosis nya adalah
sepsis neonatal
meningitis
tetanus neonatorum
gangguan elektrolit
salah semua
Asuhan nutrisi pediatrik terdiri dari, kecuali
Tentukan status gizi
Tentukan kebutuhan zat gizi
Tentukan kebutuhan cairan gizi
Tentukan rute pemberian
Tentukan jenis zat gizi
Berikut ini merupakan pernyataan yang salah mengenai campak
Didahului oleh demam tinggi, batuk, dan pilek
Ruam kemerahan timbul dimulai dari pusar dan bertambah sampai ke belakang telinga
Tanda patognomonik adalah bercak koplik
Dapat sembuh sendiri tanpa pengobatan
Vitamin A dapat mebcegah komplikasi
Apabila ditemukan pasien IGD dengan kejang dan penurunan kesadaran, langkah pertama yang harus dilakukan adalah
Pemberian diazepam
Jaga jalan nafas
Berikan simple mask
Segera bawa ke RS
Cegah kekauan mulut dengan memasukkan tongue spatel
Ekstensi abnormal pada saat Pemeriksaan motorik skala glasgow diberikan nilai
0
1
2
3
4
Kriteria mayor pada dermatitis atopik pada bayi adalah kecuali
pruritus
morfologi dan distribusi yang khas
lokasi tersering di muka dan ekstensor tungkai
likenifikasi fleksura
dermatitis bersifat kronik dan residif
