NEW
Font size
WorksheetsKimia 2
Total questions: 50
Worksheet time: 2hrs 40mins
Berikut ini yang merupakan isomer-isomer dari n-heptana, kecuali ….
2,4-dimetilpentana
2,2,3-trimetilbutana
3-metilheksana
3,3-dimetilpentana
4-metilheptana
Diketahui reaksi hidrokarbon berikut:
(i) H2C = CH2 + H2 → CH3 –CH3
(ii) CH4 + Cl2 →H3CCl + HCl
(iii) H3C-CH3 + Cl2 →H2C=CH2 + 2HCl
Jenis reaksi di atas berturut-turut adalah ….
adisi, substitusi, eliminasi
adisi, oksidasi, substitusi
eliminasi, substitusi, adisi
oksidasi, eliminasi, substitusi
eliminasi, adisi, substitusi
Di antara senyawa hidrokarbon berikut ini, yang memiliki titik didih paling tinggi adalah ....
n-butana
isopentana
n-pentana
isoheksana
n-heksana
Jika satu mol senyawa hidrokarbon dibakar sempurna menghasilkan 5 mol CO2 dan 6 mol H2O, maka senyawa hidrokarbon tersebut adalah ….
2-metilpentana
3-metilbutana
2,4-pentadiena
2,3-dimetilbutana
3-metilpentadiena
Ke dalam sebuah tabung reaksi dimasukkan kristal NH4Cl dan kristal Ba(OH)2.8H2O ternyata terjadi reaksi yang ditandai dengan penurunan suhu. Pernyataan yang benar tentang eksperimen tersebut adalah ....
reaksi eksoterm, karena terjadi perpindahan energi dari sistem ke lingkungan
reaksi eksoterm, karena terjadi perpindahan energi dari lingkungan ke sistem
reaksi endoterm, karena terjadi perpindahan energi dari sistem ke lingkungan
reaksi endoterm, karena terjadi perpindahan energi dari lingkungan ke sistem
reaksi endoterm, karena entalpi sistem dan lingkungan berkurang
Persamaan reaksi termokimia dari AgNO3 yang memiliki harga ∆Hof = –23 kkal/mol adalah ....
Ag+(aq) + NO3-(aq) → AgNO3 (aq) ∆H = +23 kkal
Ag(s) + N2 (g) + O2(g) → AgNO3 (aq) ∆H = - 23 kkal
2Ag(s) + 2HNO3(aq) → 2AgNO3 (aq) + H2(g) ∆H = -46 kkal
Ag2O(s) + N2O5(g) → 2AgNO3(aq) ∆H = -46 kkal
2Ag(s) + N2 (g) + 3 O2(g) → 2AgNO3 (aq) ∆H = -46 kkal
Peristiwa berikut yang termasuk reaksi endoterm adalah ....
uap air mengembun
pelarutan NaOH dalam air
lilin mencair
kertas terbakar
besi berkarat
Pernyataan yang benar untuk diagram tersebut adalah ….
Kalor pembakaran CO2(g) = +788 kJ/mol
Kalor pembakaran CO(g) = -283 kJ/mol
Kalor penguraian CO2(g) = -222 kJ/mol
Kalor pembentukan CO2(g) = -788 kJ/mol
Kalor pembentukan CO(g) = +566 kJ/mol
Apabila ke dalam suatu bejana 50 ml larutan NaOH 1M direaksikan dengan 50 ml larutan HCl 1M, ternyata suhu larutan naik dari 29oC menjadi 33oC. Jika c larutan = 4,2 J/goC, maka perubahan entalpi reaksi NaOH(aq) + HCl(aq) → NaCl(aq) + H2O(l) adalah ….
-33,6 kJ/mol
-1,68 kJ/mol
-16,8 kJ/mol
-1680 kJ/mol
-33600 kJ/mol
Diketahui ∆H0f CO, CO2, dan Fe2O3 berturut-turut adalah -26,4 kkal/mol; -94,1 kkal/mol; -198,5 kkal/mol. Perubahan entalpi reaksi: Fe2O3(s) + 3CO(g) → 2Fe(s) + 3CO2(g) adalah ....
-1,15 kkal
-4,6 kkal
-18,4 kkal
-2,3 kkal
-9,2 kkal
Perhatikan reaksi :
C(s)+ O2(g) → CO2(g) ΔH = -394 kJ/mol
2CO(g) + O2(g) → 2CO2(g) ΔH = -569 kJ/mol
Reaksi pembentukan 56 gram karbon monoksida (Mr = 28) disertai perubahan entalpi sebesar ....
-547,5 kJ
+175 kJ
-219 kJ
+219 kJ
-175 kJ
Ungkapan laju yang paling tepat untuk reaksi 2A + 2B → 3C + D adalah ....
laju bertambahnya konsentrasi A dan B setiap satuan waktu
laju bertambahnya konsentrasi B setiap satuan waktu
laju berkurangnya konsentrasi C dan D setiap satuan waktu
laju berkurangnya konsentrasi C setiap satuan waktu
laju bertambahnya konsentrasi C dan D setiap satuan waktu
Massa kristal NaOH yang dibutuhkan untuk membuat 250 mL larutan 0,1 M adalah …. (Mr H = 1, O = 16, Na = 23)
0,01 gram
0,1 gram
1,0 gram
10 gram
100 gram
Pernyataan yang tidak tepat mengenai reaksi A + B → C dengan persamaan laju reaksi v = k [A]2 adalah ….
laju reaksi dipengaruhi oleh perubahan konsentrasi A
orde reaksi atau tingkat reaksi konsentrasi B sama dengan nol
laju reaksi tidak dipengaruhi oleh konsentrasi B
laju reaksi hasil pereaksi C mempengaruhi laju reaktan B
koefisien pereaksi A tidak sama dengan orde reaksi
Diketahui pernyataan sebagai berikut:
(I) Energi kinetik partikel reaktan meningkat
(II) Jumlah partikel reaktan per volume bertambah
(III) Frekuensi tumbukan antarpartikel reaktan meningkat
(IV) Energi aktivasi partikel reaktan meningkat
Berdasarkan teori tumbukan, efek apakah yang muncul pada partikel reaktan apabila suhu dinaikkan?
I dan II
I dan III
II dan III
II dan IV
I dan IV
Ammonium nitrit NH4NO2 terurai menurut persamaan berikut:
NH4NO2 (aq) → N2 (g) + 2H2O (l)
Pada awal reaksi konsentrasi ammonium nitrit adalah 0.6 M dan berubah menjadi 0.24 M setelah 2 jam. Laju penguraian ammonium nitrit dalam molar per detik adalah ….
5 x 10-2 M/detik
5 x 10-3 M/detik
5 x 10-4 M/detik
5 x 10-5 M/detik
5 x 10-6 M/detik
Rumus kecepatan reaksi tersebut adalah ….
r = k[NO2-]
r = k[NO2-]²[NH4+]
r = k[NO2-][NH4+]2
r = k[NO2-][NH4+]
r = k[NO2-]²[NH4+]2
Pada suhu 10oC suatu reaksi berlangsung selama 45 menit. Jika suhu dinaikkan sebesar 20oC reaksi akan berlangsung tiga kali lebih cepat. Maka pada suhu 50oC reaksi akan berlangsung selama .…
1/50 menit
1 menit
1/25 menit
5 menit
1/5 menit
Faktor yang mempengaruhi laju pada percobaan 2 dan 5 adalah ….
waktu
konsentrasi
suhu
bentuk
katalis
Pernyataan yang tepat untuk tabel di atas adalah ….
Orde reaksi terhadap H2 adalah 2
Orde reaksi terhadap H2 adalah -1
Orde reaksi terhadap SO2 adalah 2
Orde total reaksi tersebut adalah 2
Persamaan laju reaksinya adalah v = k [H2]2 [SO2]2
Kesetimbangan dikatakan dinamis apabila dalam keadaan setimbang ….
Ada perubahan mol zat dari kiri ke kanan tetapi jumlahnya setimbang
Reaksi dari kiri tidak sama dengan reaksi dari kanan
Reaksi kesetimbangan dari kiri dan kanan yang berlangsung satu arah
Reaksi bersifat irreversible
Reaksi berjalan dua arah
Kc=[Ag+][Fe2+][Ag][Fe3+]
Kc=[Ag+][Fe3+][Ag+][Fe2+]
Kc=[Ag][Ag+][Fe2+]
Kc=[Ag+][Fe2+][Fe3+]
Kc=[Ag+][Fe2+][Ag]
Jika pada suhu tetap dalam kesetimbangan terbentuk 1 mol gas O2, maka tetapan kesetimbangannya adalah ….
0,5
1,0
1,5
2,0
4,0
Harga Kc kesetimbangan tersebut adalah ....
Kc=[0,1][0,3]3[1,8]2
Kc=[1,8]2[0,1][0,3]3
Kc=[1,8][0,1][0,3]
Kc=[1,8]2[0,1]
Kc=[0,1][0,3][1,8]
Jika pada saat setimbang diperoleh 2 mol C dan tekanan total 10 atm, maka besarnya Kp adalah ….
0,05
0,25
0,50
0,60
0,80
4-etil-3-metil-2-pentena
2-etil-4-metil-3-pentena
2-etil-3-metil-2-pentena
3,4-dimetil-2-heksena
3,4-dimetil-4-heksena
Dari persamaan di bawah ini asam sulfat yang bertindak sebagai basa Bronsted-Lowry adalah ….
H2SO4 + 2H2O ↔ H3O+ + SO42–
H2SO4 + H2S2O3 ↔ H3SO4+ + HSO2O3–
H2SO4 + H2O ↔ HSO4– + H3O+
H2SO4 + CH3NH2 ↔ CH3NH3+ + HSO4–
H2SO4 ↔ H+ + HSO4–
Derajat ionisasi dari larutan HCN 0,02 M jika diketahui Ka = 18 x10-10 M adalah ....
0,424 %
0,3 %
0,0424 %
0,03 %
0,003 %
Besarnya pH larutan 0,74 gram Ca(OH)2 (Ar Ca = 40, O = 16, dan H = 1) dalam 500 mL larutan adalah ….
2 – log 2
2 – log 4
12 – log 4
12 + log 2
12 + 2 log 2
Campuran 200 mL HCl 0,25 M dan 300 mL H2SO4 0,25 M akan memberikan larutan dengan pH sebesar ….
1 – log 2,5
1 + log 2,5
1 – log 2
1 – log 4
1 + log 4
100 ml larutan HCl 0,4 M dicampur dengan 100 ml Ca(OH)2 0,1 M maka pH larutan setelah dicampur adalah ….
1
2 – log 15
4 – log 1
13
12 + log 15
Larutan HCN dengan pH=5 akan berubah menjadi pH=6 bila diencerkan sebanyak ... volume awal. (Ka HCN = 6 x 10-10)
2 kali
10 kali
20 kali
50 kali
100 kali
Logam magnesium sebanyak 0,24 gram dicampur dengan larutan HBr 0,2 M sesuai persamaan reaksi: Mg(s) + HBr(aq) → MgBr2(aq) + H2(g) (belum setara)
Volume HBr yang diperlukan untuk melarutkan logam magnesium tersebut adalah …. (Ar Mg = 24)
4 mL
40 mL
100 mL
200 mL
400 mL
Garam berikut ini yang dapat membirukan lakmus merah adalah....
CaBr2
NaClO4
HCOONH4
C6H5NH3Cl
KBrO
Suatu larutan diuji pH-nya dengan beberapa indikator diperoleh:
· Dengan MJ memberikan warna kuning
· Dengan MM memberikan warna kuning
· Dengan BTB memberikan warna hijau
· Dengan PP tidak berwarna
pH larutan tersebut diperkirakan ....
7,8
6,5
6,1
5,8
4,5
Sebanyak 10 mL H2CO3 dititrasi oleh larutan standar NaOH 0,5 M dengan tiga kali percobaan. Titik ekivalen pada percobaan pertama, kedua, dan ketiga berturut-turut tercapai pada saat volume larutan standar 26,0 mL; 25,3 mL dan 25,5 mL. Konsentrasi H2CO3 tersebut adalah ....
0,32 M
0,64 M
1,28 M
1,30 M
1,92 M
Massa (CH3COO)2Ba (Mr = 255) yang harus ditambahkan kedalam 200 mL air, sehingga diperoleh larutan dengan pH = 9 adalah .... ( Ka CH3COOH = 2 x 10-5)
2,55 g
5,10 g
7,65 g
10,20 g
20,40 g
Campuran berikut yang menghasilkan larutan penyangga adalah ....
50 mL H2SO4 0,1 M + 50 mL NH3 0,2 M
50 mL HCN 0,1 M + 50 mL NH4OH 0,1 M
50 mL HCl 0,2 M + 50 mL NaOH 0,1 M
50 mL NH3 0,2 M + 50 mL HNO3 0,3 M
50 mL NH3 0,2 M + 50 mL HCl 0,1 M
100 mL larutan HCN 0,001 M ditambahkan ke dalam 100 mL larutan Ca(CN)2 0,001M, kemudian ditambahkan air sebanyak 300 mL. Jika Ka HCN sebesar 2 x 10-10 , maka pH campuran tersebut adalah ....
4 + log 2
5 – log 5
9 + log 5
10 – log 2
10 + log 1
Reaksi antara Zn(NO3)2 dan H2SO4 dalam larutan paling tepat diberikan oleh persamaan ....
Zn (NO3)2(aq) + H2SO4(aq) → ZnSO4(s) + HNO3(aq)
Zn2+(aq) + H2SO4(aq) → ZnSO4(s) + 2H+(aq)
Zn(NO3)2(aq) + SO42–(aq) → ZnSO4(s) + 2NO3–(aq)
Zn(NO3)2(aq) + H2SO4(aq) → ZnSO4(s) + 2HNO3(aq)
Zn(NO3)2(aq) + SO42–(aq) → ZnSO4(aq) + 2NO3–(aq)
Volume HCl 0,4M dan Volume C2H5NH2 0,2M berturut-turut yang diperlukan untuk membuat 100 mL larutan dengan pH = 10 + log 4 adalah .... ( Kb C2H5NH2 = 4x 10-4)
20 mL dan 80 mL
40 mL dan 60 mL
50 mL dan 50 mL
60 mL dan 40 mL
80 mL dan 20 mL
Di dalam 100 mL larutan terdapat 37,7 mg KF yang terlarut. Maka pH larutan tersebut adalah .... (Ka HF = 6,5 x10-4, Ar K = 39; F = 19)
5
6,5
7,5
10
13
50 mL larutan NH4OH 0,8 M dicampurkan dengan 50 mL larutan H2SO4 0,4 M. Jika Kb NH4OH = 10-5, maka pH larutan adalah ....
5 - log 2
5 + log 2
6 - log 2
4 - log 2
4 + log 2
Rumus Ksp yang benar adalah ....
Ksp ScF3 = [Sc3+] [3F-]
Ksp Li2CO3 = [2Li+]2 [CO32-]
Ksp Ca3(PO4)2 = [Ca2+]2 [PO43-]3
Ksp AgIO3 = [Ag3+] [IO-]3
Ksp BaSO4 = [Ba2+] [SO42-]
Hasil kali kelarutan MgCO3 sebesar 3 x 10-8, kelarutan MgCO3 dalam air adalah ....
(3 x 10-8)1/2
(3 x 10-8)2
4 x (3 x 10-8)4
27 x (3 x 10-8) 4
(273x10−8)41
Jika pada suhu tertentu kelarutan SrSO4 dalam air adalah 5x10-4, kelarutan SrSO4 dalam larutan Na2SO4 0,02 M pada suhu tersebut adalah ....
5,00 x 10-4 M
2,50 x 10-4 M
1,25 x 10-4 M
1,25 x 10-5 M
5,00 x 10-5 M
Sebanyak 100 mL larutan Pb(NO3)2 0,1M dicampur dengan 100 mL larutan KBr 0,01M. Jika Ksp PbBr2 = 6,6 x 10-6, campuran tersebut adalah ....
Mengendap karena Q > Ksp
Mengendap karena Q < Ksp
Tidak mengendap karena Q = Ksp
Tidak mengendap karena Q > Ksp
Tidak mengendap karena Q < Ksp
Diketahui beberapa contoh koloid dalam kehidupan sehari-hari sebagai berikut;
(1) Keju
(2) Agar-agar
(3) Mutiara
(4) Tinta
(5) Busa sabun
Pasangan koloid yang termasuk golongan emulsi padat adalah ....
(1) dan (2)
(1) dan (3)
(2) dan (4)
(3) dan (5)
(4) dan (5)
Beberapa peristiwa yang berhubungan dengan sifat koloid adalah;
(1) Pembentukan delta di muara sungai
(2) Penyembuhan sakit perut dengan norit
(3) Penggumpalan getah karet
(4) Pemutihan gula pasir dengan tanah diatomae; dan
(5) Perebusan telur
Pemanfaatan sifat adsorpsi ditunjukan pada nomor ....
(1) dan (3)
(1) dan (4)
(2) dan (4)
(2) dan (5)
(3) dan (5)
Diketahui tetapan hasil kali kelarutan X(OH)3 pada suhu 25oC adalah 2,7 x 10-23. pH larutan jenuh X(OH)3 pada suhu 25oC adalah ....
10
8 + log 3,0
8
7 + log 3,3
6 – log 3,0
